Community development

download Community development

of 34

  • date post

    01-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    0

Embed Size (px)

description

PPM

Transcript of Community development

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangAda dua istilah yang disamakan terkait intervensi pemberdayaan masyarakat, yaitu pengembangan masyarakat dan pengorganisasian masyarakat. Perbedaan pengembangan masyarakat lebih memfokuskan diri pada pengembangan kehidupan ekonomi, prasarana jalan, bangunan dam pendidikan, disamping bidang kesehatan dan kesejahteraan dalam arti sempit. Sedangkan pengorganisasian (kesejahteraan) masyarakat lebih memfokuskan diri pada penyesuaian antara kebutuhan dan sumber daya yang terkait dengan kesejahteraan sosial di perkotaan, propinsi dan Negara, seperti pula pada wilayah pedesaan.Pengembangan masyarakat harus dilakukan melalui gerakan yang kooperatif dan harus berhubungan dengan bentuk pemerintahan lokal terdekat (Colonial Office 1954: appendix D, h.49 dalam Brokensha dan Hdge, 1969: h.34) A movement designed to promote better living for the whole community with the active participation, and, if possible, on the initiative of the community. It includes the whole range of development activities in the district whether these are undertaken by government or unofficial bodies.Dunham (1958) mendefinisikan pengembangan masyarakat sebagai berbagai upaya yang terorganisir yang dilakukan guna meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat, terutama melalui usaha yang kooperaitf dan mengembangkan kemandirian dari masyarakat pedesaan, tetapi hal tersebut dilakukan dengan bantuanj teknis dari pemerintah ataupun lembaga-lembaga sukarela (organized efforts to improve the conditions of community life, primarily through the enlistment of self-help and cooperative effort from the villagers, but with technical assistance from government or voluntary organizations).Di Indonesia, istilah pembangunan masyarakat (pembangunan = development, masyarakat = community) digunakan untuk menggambarkan pembangunan bangsa secara keseluruhan. Sedangkan dalam arti yang sempit istilah pengembangan masyarakat di Indonesia sering dipadankan dengan pembangunan masyarakat desa dengan mempertimbangkan desa dan kelurahan berada pada tingkatan yang setara, sehingga pengembangan masyarakat (desa) kemudian menjadi setara dengan konsep pengembangan masyarakat lokal (locality development) yang dikemukakan oleh Rothman dan Tropman.Intervensi kesehatan telah banyak menerapkan model Community Development dalam prinsipnya. Harapannya dengan model intevensi ini, masyarakat dapat secara lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhannya yang terkait dengan upaya pemeliharaan kesehatan. Pemeliharaan kesehatan memiliki tujuan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat guna mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu community development yang menerapakan konsep kemandirian dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam upaya pemecahan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Sehingga penting kiranya membahas intervensi pemberdayaan masyarakat menggunakan model ini yang telah banyak diterapkan oleh pemerintah dalam tiap program promosi kesehatan

1.2 Rumusan Masalah1. Apakah yang dimaksud dengan Community Development ?2. Bagaimana prinsip dasar Community Development menurut Dunham dan penerapannya di negara berkembang ?3. Bagaimana bentuk perspektif makro dan perspektif mikro dari community development ?4. Apa saja yang termasuk unsur dasar pendekatan community development ?5. Bagaimana tahap intervensi dari community development ?6. Apa saja hambatan yang terjadi dalam proses community development ?7. Bagaimana cara untuk meminimalisir hambatan dalam proses community development ?8. Bagaimana bentuk aplikasi dari community development ?1.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan1.3.1 Tujuan Penulisan1. Untuk mengetahui pengertian dari Community Development2. Untuk mengetahui prinsip dasar Community Development untuk Dunham dan negara berkembang3. Untuk mengetahui bentuk perspektif makro dan perspektif mikro dari community development4. Untuk mengetahui unsur dasar pendekatan community development5. Untuk mengetahui tahap intervensi dari community development6. Untuk mengetahui hambatan yang terjadi dalam proses community development7. Untuk mengetahui cara untuk meminimalisir hambatan dalam proses community development8. Untuk mengetahui bentuk aplikasi dari community development.

1.3.2 Manfaat Penulisan1. Manfaat untuk penyusun :Dalam penyususnan tugas ini, manfaat yang didapat bagi penyusun adalah menambah wawasan tentang apa yang dimaksud dengan Community Development sebagai suatu intervensi dalam pemberdayaan masyarakat yang banyak diterapakan dalam progam-program penunjang bidang kesehatan.

2. Manfaat untuk pembaca :Dalam penyusunan makalah ini penyusun berharap pembaca mampu menangkap isi dari makalah guna menambah pengetahuannya atau pembaca dapat menilai makalah yang telah disusun untuk memberi penilaian dan masukan yang membangun bagi penyusun.

BAB IIPEMBAHASAN

2.1 Pengertian Community DevelopmentCommunity development dapat didefinisikan sebagai kegiatan pengembangan masyarakat yang diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat untuk mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih baik apabila dibandingkan dengan sebelum adanya kegiatan pembangunan. Sehingga masyarakat di tempat tersebut diharapkan menjadi lebih mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik.Community development yang dimaknai sebagai pengembangan masyarakat terdiri dari dua konsep, yaitu pengembangan dan masyarakat. Secara singkat, pengembangan atau pembangunan merupakan usaha bersama dan terencana untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia pada umumnya. Bidang-bidang pembangunan biasanya meliputi berbagai sektor kehidupan, yaitu sektor ekonomi, sektor pendidikan, kesehatan dan sosial budaya. Sedangkan pengertian masyarakat menurut pandangan Mayo (1998: 162) dapat diartikan dalam dua konsep, yaitu :1. Masyarakat sebagai sebuah tempat bersama, yakni sebuah wilayah geografi yang sama. Sebagai contoh, sebuah rukun tetangga, perumahan di daerah perkotaan atau sebuah kampung di wilayah pedesaan.2. Masyarakat sebagai kepentingan bersama, yakni kesamaan kepentingan berdasarkan kebudayaan dan identitas. Sebagai contoh, kepentingan bersama pada masyarakat etnis minoritas atau kepentingan bersama berdasarkan identifikasi kebutuhan tertentu seperti halnya pada kasus para orang tua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus (anak cacat fisik) atau bekas para pengguna pelayanan kesehatan mental.Pemberdayaan masyarakat yang berbasis masyarakat seringkali diartikan dengan pelayanan sosial gratis dan swadaya yang biasanya muncul sebagai respon terhadap melebarnya kesenjangan antara menurunnya jumlah pemberi pelayanan dengan meningkatnya jumlah orang yang membutuhkan pelayanan. Pemberdayaan masyarakat juga diartikan sebagai pelayanan yang menggunakan pendekatan-pendekatan yang lebih bernuansa pemberdayaan (empowerment) yang memperhatikan keragaman pengguna dan pemberi pelayanan. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai metoda yang memungkinkan orang dapat meningkatkan kualitas hidupnya serta mampu memperbesar pengaruh terhadap proses-proses yang mempengaruhi kehidupannya (AMA, 1993: 71).Pemberdayaan masyarakat memiliki fokus terhadap upaya menolong anggota masyarakat yang memiliki kesamaan minat untuk bekerja sama, mengidentifikasi kebutuhan bersama dan kemudian melakukan kegiatan bersama untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pemberdayaan masyarakat seringkali diimplementasikan dalam bentuk (a) proyek-proyek pembangunan yang memungkinkan anggota masyarakat memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhannya; atau melalui (b) kampanye dan aksi sosial yang memungkinkan kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh pihak-pihak lain yang bertanggungjawab (Payne, 1995: 165).Melengkapi definisi di atas, Dunham seorang pakar community development (dalam Suharto, 1997: 99) merumuskan community development adalah usaha-usaha yang terorganisasi yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat, dan memberdayakan masyarakat untuk mampu bersatu dan mengarahkan diri sendiri. Pembangunan masyarakat bekerja terutama melalui peningkatan dari organisasi-organisasi swadaya dan usaha-usaha bersama dari individu-individu di dalam masyarakat, akan tetapi biasanya dengan bantuan teknis baik dari pemerintah maupun organisasi-organisasi sukarela.Rumusan community development yang dikemukakan Dunham tersebut jika dicermati secara seksama ternyata lebih berorientasi dengan pembangunan masyarakat desa sebagai basis dari pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah dalam berbagai aspek itu. Lebih lanjut Dunham mengemukakan 4 (empat) unsur-unsur community development sebagai berikut :1. A plan program with a focus on the total needs of the village community (suatu program rencana dengan suatu fokus pada total kebutuhan masyarakat desa/ kampung).2. Technical assistance (bantuan teknis)3. integrating various specialities for the help of the community (pengintegrasian berbagai kekhususan untuk bantuan masyarakat)4. A major emphasis upon selp-help and participation by the residents of the community (suatu penekanan utama atas bantuan diri dan partisipasi masyarakat).Berdasarkan pandangan-pandangan tentang community development yang telah dikemukakan oleh para ahli di atas, maka dapatlah ditarik kesimpulan sebagai berikut :1. Community development merupakan suatu proses pembangunan yang berkesinambungan. Artinya kegiatan itu dilaksanakan secara terorganisir dan dilaksanakan tahap demi tahap dimulai dari tahap permulaan sampai pada tahap kegiatan tindak lanjut dan evaluasi follow-up activity and evaluation.2. Community development bertujuan memperbaiki to improve kondisi ekonomi, sosial dan kebudayaan masyarakat untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.3. Community development memfokuskan kegiatannya melalui pemberdayaan potensi-potensi yang dimiliki masyarakat untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka, sehingga prinsip to help the community to help themselve dapat menjadi kenyataan.4. Community development m