Bahkul fisiologi olahraga ppg

download Bahkul fisiologi olahraga ppg

of 50

  • date post

    23-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.541
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Bahkul fisiologi olahraga ppg

  • 1. BAHAN KULIAH FISIOLOGI OLAHRAGA Oleh : Sutardji PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fisik/jasmani manusia Psichologi dan anatomi sama juga mempelajari manusia Fisiologi olaharga adalah mempelajari fungsi fisik ketika manusia berolahraga Tingkat Organiasi di Dalam Tubuh Fungsi dasar sel Macam jaringan sel Jaringan,organ sampai sistem

2. Tingkat Organisasi Dalam Tubuh PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA Tinjauan fisiologik, manusia adalah sebuah organisasi, sehingga disebut sebagai organ Sebagai organisasi setiap memiliki kerja maka organ-organnya akan sibuk Sel adalah satuan kehidupan yang paling mendasar, sel adalah penyusun jaringan, organ dan berperan dalam sisitem tubuh semua sel memiliki gambaran yang hampir sama 3. Secara progresif, Sel membentuk organisasi PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA Sebagaimana mesin, sel bekerja terkordinir untuk melakukan kerja yang sistematis. Ada empat tingkat organisasi sel, yakni sel, jaringan, organ dan system. 4. Fungsi Dasar Sel (meningkat pada saat berolahraga) PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA 1. Mendapatkan zat gizi dan Oksigen dari lingkungannya 2. Menjalankan reaksi kimia dengan menngunakan zat gizi dan Oksigen untuk menghasilkan energi 3. Mengeluarkan zat sisa berupa Karbondioksida di lingkungannya. 4. Mensintesis protein dan komponen lain untuk membentuk struktur sel. 5. Sensitif dan responsive terhadap perubahan lingkungan sel 6. Mengontrol pertukaran berbagai zat antara sel dan lingkungan sekitar 7. Memindahkan zat dari bagian satu ke bagian lain 8. Berkembang biak/ bereproduksi 5. POLA ORGANISASI TUBUH MANUSIA PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA SEL JARINGAN ORGAN SUB SISTEM TUBUH SISTEM TUBUH 6. Pada organisme multi sel, fungsi dasar tersebut dapat berkembang, PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA 1. Dengan memanfaatkan kemampuan mensintesis protein, sel endokrin dapat mensekresi enzim-enzim pencernaan. 2. Dengan memanfaatkan kemampuan merespons, sel- sel syaraf dapat membentuk dan menyalurkan impuls listrik di bagian tubuh yang lain. 3. Dengan memanfaatkan kemampuan control pertukaran zat, sel-sel ginjal dapat menahan zat tertentu yang masih diperlukan oleh tubuh. 4. Dengan memanfaatkan kemampuan inheren, pada kontraksi otot sel dapat mengkordinir secara selektif berbagai struktur sel. 7. Ada banyak jenis jaringan Jaringan Otot Tugas pokok dari jaringan otot adalah berkontraksi ( teori kontraksi akan di bicarakan tersendiri) Ada tiga jenis jaringan otot; otot rangka, otot jantung dan otot polos. ( kenalilah karakteristiknya masing-masing) Jaringan saraf Tugas utama sel saraf adalah membentuk dan menyalurkan impuls listrik, dari bagian satu ke bagian lain. Jaringan saraf ada di jumpai di : Otak, korda spinalis, Persarafan otot dan kelenjar, saraf yang peka terhadap lingkungan eksternal, contoh perubahan tekanan darah. Jaringan epitel Tugas jaringan epitel adalah pertukaran zat dari bagian satu ke bagian lain ( luar dalam). Ada dua jenis yang terkait dengan jaringan epitel, yakni lapisan epitel dan jaringan sekretorik. Kelenjar sekretorik, pada dasarnya turunan epitel yang membentuk kantung dan dapat mengasilkan produk. Ada dua jenis, jakni kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin. (lihat gambar 1.1, hal 4.) Jaringan ikat Ciri dari jaringan ini memiliki sel yang tak padat terbenam di dalam metric ekstra sel. Tugas utama dari jaringan ini adalah sebagai penghubung / penunjang. Ada bermacam jenisnya : jaringan ikat longgar ( contoh yang melekat pada epitel) dan tendon adalah jaringan ikat yang ketat. Jaringan tulang 8. Konsep Homeostasis HOMEOSTASIS : DASAR-DASAR FISIOLOGI OLAHRAGA 1. Ketika seorang anak berdiri disebelah tiang listrik pada jam satu siang, apakah panas badan anak sama dengan panas tiang listrik 2. Ketika kita berada di puncak gunung pagi hari yang amat dingin, apakah panas tubuh kita sama dengan batu gunung yang ada di sana 3. Mengapa saat berpuasa keringat kita, ludah kita, bahkan kencing kita amat terbatas 4. Mengapa saat anak didik kita frekuensi pernafasannya bertambah saat sesudah kita suruh lari jauh 9. Konsep Homeostasis HOMEOSTASIS : DASAR-DASAR FISIOLOGI OLAHRAGA Ketika anak didik kita melaksanakan latihan jamani maka tubuh pun selalu homeostasis Apa dan bagaimana Homeostasiss itu ? 1. Upaya pemeliharaan lingkungan internal yang stabil-dinamis dan satandar untuk keberlangsungan hidupnya sel-sel tubuh. Untuk mencapai standarisasi tersebut menuntut kontribusi dari sel-sel dengan spesifikasinya masing-masing. 2. Sel-sel pada organisme multisel harus memberi kontribusi thd kelangsungan hidup organisme secara keseluruhan, sebaliknya hidupnya ( sel tsb) tergantung dari sel lainya. Jika Amuba/ sel tunggal dapat terlayani kebutuhannya dari lingkungan eksternal ( zat gizi, O2) dan dapat membuang ( CO2, Zat sisa lain), maka Upaya pemeliharaan lingkungan internal yang stabil-dinamis dan satandar untuk keberlangsungan hidupnya sel-sel tubuh. Untuk mencapai standarisasi tersebut menuntut kontribusi dari sel-sel dengan spesifikasinya masing-masing. 5. Jika Amuba/ sel tunggal dapat terlayani kebutuhannya dari lingkungan eksternal ( zat gizi, O2) dan dapat membuang ( CO2, Zat sisa lain), maka Cairan ekstrasel yang menjadi media kehidupan sel, selalu mendapatkan layanan oleh sirkulasi darah, dan inilah jalan agar mendapatkan zat gizi dan O2 yang sumbernya ada di luar tubuh. Sirkulasi darah juga dipakai untuk sarana pembuangan zat sisa oleh sel. 6. Sel-sel tubuh hanya dapat bertahan hidup dan berfungsi ketika cairan ekstrasel mampu diciptakan pada komposisi standar. Sehingga komposisi kimiawi dan dan keadaan fisik internal hanya diperbolehkan menyimpang pada batas-batas yang tipis saja. Pemeliaharaan lingkungan internal yang dijaga pada tingkat stabil disebut sebagai homeostasis. 7. Faktor internal maupun eksternal selalu mengancam homeostasis ini. 10. Upaya internal (Dalam mempertahankan, agar homeostasis tetap terjaga ) HOMEOSTASIS : DASAR-DASAR FISIOLOGI OLAHRAGA 1. Konsentrasi molekul-molekul nutrient 2. Konsentrasi O2 dan CO2 3. Konsentrasi zat-zat sisa 4. PH 5. Konsentrasi air 6. Suhu 7. Volume dan tekanan 11. OLAHRAGA MELIBATKAN SEMUA ORGAN TUBUH PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Banyak pandangan bahwa olahraga adalah terbatas pada kerja otot yang menggerakkan tulang Untuk menyanggah pandangan di atas, renungkan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : 1) Mengapa jantung kita berdetak keras sesudah lari 2) Mengapa nafas kita tersengal selama main sepak bola 3) Mengapa kita berkeringat saat berolahraga 4) Mengapa kita merasa lapar sesudah berolahraga 5) Mengapa kita tak bisa lari cepat lagi sesudah jarak tertentu 12. OLAHRAGA MELIBATKAN SEMUA ORGAN TUBUH PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Olahraga membutuhkan transportasi Zat, sehingga peranan jantung di olahraga adalah seksi transportasi Olahraga memerlukan oksigen dan membuang zat sisa Olahraga memerlukan bahan bakar Olahraga memerlukan kerjasama organ tubuh 13. OTOT/MUSCLE PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Otot menempati sebagian besar jaringan lunak penyusun tubuh manusia Karakteristi utama dari otot adalah berkontraksi Ada dua jenis otot yakni otot rangka, otot polos dan otot jantung Kecuali otot polos, otot rangka dan ot jantung selalu bekerja saat manusia berolahraga Tanda bahwa otot rangka bekerja rangka adalah saat berolahraga adalah anggota tubuh kita dapat bergerak fleksi, ekstensi, rotasi dan sirkumduksi Dalam bekerja otot membutuhkan biaya/energi, sehingga makin banyak bekerja tubuh harus menyediakan energi yang besar Demikian juga otot yang menyusun jantung 14. JANTUNG/COR PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Jantung manusia berfungsi mengalirkan cairan darah keseluruh tubuh Pada saat berolahraga detak jantung meningkat, sebagai tanda bahwa jantung ikut terlibat jika manusia berolahraga Semakin banyak tuntutan tubuh terhadap bahan-bahan metabolik, semakin menutut aliran yang lebih cepat Ketika tidak berolahraga, jantung berdetak 70 kali tiap menit, dan meningkat sesuai dengan intensitas olahraga yang dilakukan 15. PARU/PULMO PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Paru manusia ada di rongga dada yang terdiri atas bronciolus dan alvioli Peran paru adalah sebagai terminal Oksigen yang diambil dari udara admosfir Masuknya Oksigen sampai pada paru semata-mata hasil kerja otot-otot pernafasan Ketika manusia berolahraga, kebutuhan akan oksigen dan produk akan karbondioksida meningkat, itulah yang mengakibatkan pernafasan kita menjadi meningkat Pada saat tidak berolahraga frekuensi pernafasan kita 16 kali tiap menit dan akan meningkat sesuai intensitas yang dilakukan 16. Alat Pencernaan/traktus digestivus PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Peranan alat pencernaan manusia adalah mengolah bahan makanan yang bisa sampai ke dalam sel Harus di mutilasi hingga sekecil molekul Kapasitas gudang makanan dalam tubuh terbatas, akibatnya alat ini harus bekerja ketika gudang makanan sudah mulai habis Ketika berolahraga pekerjaan memutilasi harus sudah selesai Jika waktu mutilasi makanan, bersamaan dengan otot yang bekerja maka akan terjadi ketidak sempurnaan salah satu 17. ORGAN EKSKRESI ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Hasil dari metabolisme saat berolahraga adalah panas Ketika panas terus terakumulasi akan menimbulkan gangguan homeostasis Gangguan homeostasis yang amat hebat dapat mengakibatkan kematian Ginjal , kulit, dan mulut adalah alat pembuangan zat sisa sekaligus membuang panas Ketika panas tubuh meningkat ketiganya akan terlibat bekerja keras 18. PSYCHIS/JIWA PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Pandangan yang salah bahwa olahraga tak melibatka