BAB IV HASIL PENELITIAN DAN .2017-04-29  contoh soal mencari luas trapesium dan layang-layang

Click here to load reader

download BAB IV HASIL PENELITIAN DAN .2017-04-29  contoh soal mencari luas trapesium dan layang-layang

of 14

  • date post

    28-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    213
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BAB IV HASIL PENELITIAN DAN .2017-04-29  contoh soal mencari luas trapesium dan layang-layang

28

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Deskripsi Subjek Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SD Laboratorium Kristen Satya Wacana

Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas

V SD Laboratorium Kristen Satya Wacana Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga

Tahun Ajaran 2015/2016. Dengan jumlah siswa 25 terdiri dari 16 siswa laki-laki

dan 9 siswa perempuan. Data yang diperoleh dari guru mengenai hasil ulangan

harian mata pelajaran matematika masih rendah. Dari 25 siswa terdapat 4 siswa

atau 16% yang tuntas di atas KKM 70, sedangkan 21 siswa atau 80% masih

belum tuntas atau berada di bawah KKM

29

4.3 Deskripsi Pelaksanaan siklus I

Dalam siklus I penelitian tindakan kelas ini terdiri dari tiga kali pertemuan

dengan rincian sebagai berikut:

4.3.1 Perencanaan Tindakan

Sebelum melaksanakan tindakan, peneliti melakukan perencanaan

tindakan berupa mengidentifikasi masalah, mengobservasi, wawancara guru

kelas dan mencari solusi dari masalah tersebut. Setelah itu peneliti

menentukan indikator keberhasilan yang akan dicapai dalam proses

pembelajaran. Kemudian peneliti membuat Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP) siklus I yang terdiri dari tiga kali pertemuan dengan

materi luas bangun datar. Selanjutnya peneliti menyediakan alat dan media

yang akan digunakan pada siklus I. Alat yang digunakan diantaranya adalah

buku, pensil, pulpen, spidol dan pengaris. Media yang digunakan adalah

kertas origami yang telah dipotong berbentuk jenis-jenis bangun datar.

Selain itu peneliti juga menyediakan lembar observasi guru dan siswa yang

akan digunakan selama proses model pembelajaran kooperatif tipe STAD.

4.3.2 Tindakan

4.3.2.1 Pertemuan Pertama

Pertemuan pertama pada siklus I dilaksanakan pada hari Senin, 15 Februari 2016.

Rincian kegiatan pada pertemuan pertama Siklus I adalah sebagai berikut:

a. Kegiatan Awal

Pada kegiatan awal guru mengajak siswa berdoa sebelum pelajaran

dimulai, setelah itu guru menanyakan kabar dan kegiatan siswa sebelum

berangkat ke sekolah. Setelah itu guru mengabsen siswa, selanjutnya guru

dan siswa melakukan kegiatan appersepsi sebelum pelajaran inti di mulai.

Guru meminta siswa menyebutkan benda-benda disekitar ruang kelas.

Kemudian guru menyampaikan materi dan tujuan pelajaran yang akan

dicapai.

30

b. Kegiatan Inti

Guru membagi siswa kedalam kelompok yang terdiri dari 4-5 orang untuk

1 kelompok. Selanjutnya (Eksplorasi) guru bertanya kepada siswa apakah

kalian pernah belajar bangun datar dan apa itu bangun datar. Kemudian

guru menjelaskan bangun datar dengan bantuan kertas origami kemudian

meminta 2 orang siswa untuk mengunting bangun datar membentuk

trapesium dan layang-layang. Selanjutnya (Elaborasi) guru memberikan

contoh soal mencari luas trapesium dan layang-layang. Kemudian guru

dan siswa melakukan tanya jawab terkait materi, selanjutnya guru

memberikan tugas kepada setiap anggota kelompok kemudian siswa

mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas. Guru memberikan

apresiasi terhadap jawaban setiap kelompok. Selanjutnya (Konfirmasi)

guru dan siswa melakukan tanya jawab terkait materi yang sudah

dipelajari hari ini. Kemudian guru memberikan penguatan terhadap materi

yang dipelajari.

c. Penutup

Guru dan siswa membuat kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini,

kemudian guru memberi motivasi kepada siswa untuk lebih giat belajar

dan menutup pelajaran dengan doa.

4.3.2.2 Pertemuan Kedua

Pertemuan kedua pada siklus I dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Februari

2016. Rincian kegiatan pada pertemuan kedua siklus I adalah sebagai berikut:

a. Kegiatan Awal

Pada kegiatan awal guru mengajak siswa berdoa sebelum pelajaran

dimulai, setelah itu guru menanyakan kabar dan kegiatan siswa sebelum

berangkat ke sekolah. Setelah itu guru mengabsen siswa, selanjutnya guru

dan siswa melakukan kegiatan appersepsi sebelum pelajaran inti di mulai.

Guru bercerita tentang layang-layang. Kemudian guru menyampaikan

materi dan tujuan pelajaran yang akan dicapai.

b. Kegiatan Inti

31

Guru meminta siswa duduk dengan kelompok yang sudah dibagikan

sebelumnya. Selanjutnya (Eksplorasi) guru bertanya kepada siswa tentang

materi yang dipelajari pada hari Senin. Guru meminta siswa menyebutkan

bangun datar lain, selain trapesium dan layang-layang. Kemudian guru

bertanya tentang cara mencari luas layang-layang dan trapesium, serta

menulis rumusnya di papan tulis. Selanjutnya (Elaborasi) guru

memberikan contoh soal mencari luas segitiga dan jajar genjang kemudian

meminta siswa mengerjakan di papan tulis. Guru dan siswa melakukan

tanya jawab terkait saol yang sudah dikerjakan. Guru memberikan tugas

kepada tiap-tiap kelompok. Selanjutnya siswa mempresentasikan hasil

kerja kelompok di depan kelas. Guru memberikan apresiasi terhadap

semua jawaban kelompok. Selanjutnya (Konfirmasi) guru dan siswa

melakukan tanya jawab terkait materi yang sudah dipelajari hari ini.

Kemudian guru memberikan penguatan terhadap materi yang dipelajari.

c. Penutup

Guru dan siswa membuat kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini,

kemudian guru memberi motivasi kepada siswa untuk lebih giat belajar

dan menutup pelajaran dengan doa.

4.3.2.3 Pertemuan Ketiga

Pertemuan ketiga pada siklus I dilaksanakan pada hari Jumat, 19 Februari

2016. Rincian kegiatan pada pertemuan ketiga siklus I adalah sebagai berikut:

a. Kegiatan Awal

Pada kegiatan awal guru mengajak siswa berdoa sebelum pelajaran

dimulai, setelah itu guru menanyakan kabar dan kegiatan siswa sebelum

berangkat ke sekolah. Setelah itu guru mengabsen siswa, selanjutnya guru

dan siswa melakukan kegiatan appersepsi sebelum pelajaran inti di mulai.

Guru meminta siswa memegang benda-benda disekitar ruang kelas yang

berbentuk bangun datar. Kemudian guru menyampaikan materi dan tujuan

kegiatan yang akan dilakukan pada hari ini.

b. Kegiatan Inti

32

Guru bertanya terkait materi yang sudah dipelajari sebelumnya untuk

mengingatkan kembali pemahaman siswa. Guru membuka ruang tanya

jawab kepada siswa untuk bertanya terkait materi yang sudah dipelajari.

Guru memberikan contoh soal tentang trapesium dan layang-layang.

Kemudian guru bersama siswa membahas contoh soal yang telah

dikerjakan siswa. Selanjutnya guru membagikan soal evaluasi individu,

siswa tidak diperbolehkan untuk kerja sama. Guru memberikan penguatan

terhadap materi yang sudah dipelajari.

c. Penutup

Guru dan siswa membuat kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini,

guru bertanya terkait soal evaluasi yang dikerjakan. kemudian guru

memberi motivasi kepada siswa untuk lebih giat belajar dan menutup

pelajaran dengan doa.

4.3.3 Hasil Observasi

Pada pelaksanaan siklus I ini, peneliti melibatkan guru kelas dan teman

sejawat untuk mengobservasi kegiatan guru dan siswa selama proses

pembelajaran berlangsung pada siklus I. Observasi ini menggunakan lembar

observasi yang telah disediakan berdasarkan langkah-langkah STAD. Menurut

observer, proses pembelajaran pada aktivitas guru secara umum sudah baik

diantaranya: penyampaian materi dan tujuan pelajaran, menjelaskan teknis kerja,

memfasilitasi terjadinya interaksi antar guru dan siswa, siswa dan sumber belajar.

Mengarahkan presentasi kelompok, penguasaan kelas dan menumbuhkan

antusiasme dalam belajar. Selanjutnya pada aktivitas siswa juga sudah berjalan

dengan baik hal ini terlihat dari siswa siswa memperhatikan secara saksama ketika

guru menyampaikan dan menjelaskan materi, aktif bertanya, ada interaksi positif

antar siswa dan memahami materi yang dijelaskan guru. Namun demikian

keberanian siswa untuk menyampaikan pendapat belum terlihat pada siklus I.

33

Dari pertimbangan hasil observasi tersebut, maka pelaksanaan siklus I

belum berhasil sepenuhnya kemudian akan dilaksanakan siklus II.

4.3.4 Hasil Tindakan Siklus I

Tabel 4.3

Hasil Belajar Siswa Siklus I

Kategori Jumlah Siswa Persentase Keterangan

70 13 52% Tuntas < 70 12 48% Tidak Tuntas

Jumlah 25 100%

Nilai rata-rata 66,8

KKM 70

Berdasarkan hasil tindakan siklus I dapat dilihat bahwa dari 25 siswa yang

menjadi subjek penelitian dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika

menggunakan model kooperatif tipe STAD. Terdapat 13 atau 52% siswa yang

berada di atas KKM 70 dan 12 atau 48% siswa yang belum mencapai KKM atau

< 70. Hai ini menunjukan bahwa hasil pembelajaran siklus I mengalami

peningkatan dari prasiklus yang sebelumnya terdapat 4 atau 16% siswa yang

berada diatas KKM 70, dan 21 atau 84% siswa yang belum mencapai KKM atau

< 70. Namun demikian walaupun hasil belajar siklus I mengalami peningkatan

dari prasiklus, namun belum mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentuk

Dari tabel di atas nampak bahwa persentase hasil