Anatomis Dan Fisiologis Ginjal

download Anatomis Dan Fisiologis Ginjal

of 44

  • date post

    30-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    69
  • download

    7

Embed Size (px)

description

menjelaskan bagian bagian dari ginjal dan mekanisme kerja ginjal dari enzim-enzim atau hormon yang mempengaruhi sampai zat zat yang dihasilkan

Transcript of Anatomis Dan Fisiologis Ginjal

PROBLEM BASED LEARNINGLAPORAN TUGAS MANDIRI

Nama :No.Pokok : Kelompok: B 2Tutor : dr. Irwandy

Blok : 10UROGENITAL 1

Telah di periksa dan disetujui oleh :Pada Tutorial 2Tanggal. 8 Oktober 2009

( dr. Irwandy)Tutor

BAB I PENDAHULUAN1.1 Kata Pengantar

Kelangsungan hidup dan berfungsinya sel secara normal bergantung pada pemeliharaan konsentrasi garam,asam dan elektrolit di lingkungan cairan internal. Kelangsungan hidup juga bergantung pada pengeluaran secara terus meneruszat-zat sisa metabolism toksik. Ginjal berperan penting dalam mempertahankan homeostasis dengan mengatur konsentrasi banyak konsituen plasma,terutama elektrolit dan air.Dalam makalah ini akan dijelaskan secara terperinci,system urinaria,mulai dari ginjal,urether,vesica urinaria.

1.2 Tujuan

Tujuan pembuatan makalah ini adalah : Mengetahui struktur makroskopis dan makroskoipis ginjal,ureter,vesica urinaria Mengetahui mekanisme kerja ginjal Mengetahui berbagai pemeriksaan ginjal,baik pemeriksaan fisik dan penunjang

BAB II ISI2.1 Struktur

Ginjal a. Makroskopis ginjal

Ginjal terletak retro perineal. Bentuknya seperti kacang merah. Berat ginjal diperkirakan 0,5 % dari berat badan dn panjangnya kira-kira 10cm. ginjal terdiri dari dua bagian utama : Korteks Reniskorteks banyak glomerulus dan pembulu darah. Pada bagian korteks banyak sekali mengandung banyak sekali nefrron. Setiap nefron terdiri atas badan malpihigi dan tubulus * yang panjang Medulla RenisMedulla terbagi menjadi segitiga-segitiga yang disebut pyramis renis (malphigi). Diantara pyramis-pyramis terdapat columna renalis *. Beberapa calyx minor membentuk calyx mayor. Beberapa calyx mayor membentuk pelvis renalis.

1. Pembungkus ginjal Capsula fibrosa Hanya menyelubungi ginjal dan mudah dikupas Capsula adiposeMengandung banyak lemak, membungkus ginjal dan glandula supra renalis. Fascies renalis Terletak di luar capsula fibrosa. Terdiri dari dua lembar. Kedua lembar fasies renalis ke caudal * tetap teripsah dan menyatu di cranial sehingga kantng ginjal terbuka ke bawah.Ginjal terdiri dari sekita satu juta satuan fungsional yang dikenal sebagai nefron. Setiap nefron teriri dari glomerulus dan tubulus. GlomerulusMerupakan bagian dari ginjal yang sangat dominan dengan pembulu darah, berupa berkas kapiler yang berbentuk bola sebagai tempat berlangsungnya filtrasi. arteriol aferan.Pada saat memasuki ginjal arteri renalis secara sistematis terbagi menjadi pembuluh-pembuluh halus yang dikenal sebagai arterial aferan. Arteriol eferenTempat keluarnya darah yang tidak difiltrasi Kapiler peritubulu Merupakan cabang dari arteriol eferen yang memperdarahi jaringan ginjal dan penting dalam pertukaran antara system tubulus dan darah. Kapiler-kapiler peritubulus menyatu dan membentuk venula yang mengalir ke vena ranalis,tempat darah meninggalkan ginjal. Kapsula bowman Tubulus proksimal Lenkung henle Apparatus jukstaglomerulus Tubulus distal

2. Pendarahan ginjal A. renalis ,cabang aorta abdominalis A. interlobaris A. arcuata pada komponene vascular. Glomerulus berupa suatu berkas kapiler berbentuk bola A. interlobularis

b.Mikroskopis ginjalSetiap ginjal terdiri dari sekitar satu juta satuan fungsional berukuran mikroskopis yang dikenal sebagai nefron. Setiap nefron terdiri dari komponen vascular dan komponen tubulus. Bagian yang dominan pada komponen vaskular adalah glomerulus. Struktur internal dari ginjal adalah sebagai berikut:1

1. Hilus, adalah tingkat kecekungan tepi medial ginjal.2. Sinus ginjal, adalah rongga berisi lemak yang membuka pada hilus. Sinus ini membentuk perlekatan untuk jalan masuk dan keluar ureter, vena dan arteri renalis, saraf dan limfatik.3. Pelvis ginjal, adalah perluasan ujung proksimal ureter. Ujung ini berlanjut menjadi dua sampai tiga khaliks major, yaitu rongga yang mencapai glandular, bagian penghasil urine pada ginjal. Pada khaliks major bercabang menjadi beberapa (8-18) khaliks minor.4. Parenkim ginjal, adaah jaringan ginjal yang menyelubungi sruktur sinus ginjal. Jaringan ini terbagi menjadi medula dalam dan korteks luar. Medulla terdiri dari massa-massa triangular yang disebut piramida ginjal. Ujung yang sempit dari setiap piramida, papilla, masuk ke dalam khaliks minor dan ditembus ductus pengumpul urine. Korteks tersusun dari tubulus dan pembuluh darah nefron yang merupakan unit structural dan fungsional ginjal. Korteks terletak di dalam di antara piramida-piramida medulla yang bersebelahan untuk membentuk kolumna ginjal.5. Ginjal terbagi lagi menjadi lobus ginjal. Setiap lobus terdiri dari satu piramida ginjal, kolumna yang saling berdekatan, dan jaringan korteks yang melapisinya.

Struktur Mikoskopik Nefron.Satu ginjal mengandung 1-4 juta nefron yang merupakan unit pembentuk urine. Setiap nefron memiliki satu komponen vascular (kapilar) dan satu komponen tubular.11. Glomerulus, adalah gulungan kapiler yang dikelilingi kapsul epitel berdining ganda yang disebut kapsula Bowman. Glomerulus dan kapsul Bowman bersama-sama membentuk sebuah korpuskel ginjal.1. Lapisan visceral kapsula Bowman adalah lapisan internal epithelium. Sel-sel lapisan visceral dimodifikasi menjadi padosit (:sel seperti , kaki), yaitu sel-sel epitel khusus di sekitar kapiler glomerular.2. Lapisan parietal kapsula Bowman membentuk tepi luar korpuskel ginjal. i. Pada kutub vascular korpuskel ginjal, arteriola afferen masuk ke glomerulus dan arteriola efferent keluar dari glomerulus.ii. Pada kutub urinarius korpuskel ginjal, glomerulus memfiltrasi aliran yang masuk ke dalam tubulus kontortus proksimal.2. Tubulus Kontortus Proksimal, panjangnya mencapai 15mm dan sangat berliku. Pada permukaan yang menghadap lumen tubulus ini terdapat sel-sel epithelial kuboid yang kaya akan mikrovilus (brush border) dan mamperluas area permukaan lumen.3. Ansa Henle. Tubulus kontortus proksimal mengarah ke tungkai desenden ansa Henle yang masuk ke dalam medulla, membentuk lengkungan jepit yang tajam (lekukan), dan membalik ke atas membentuk tungkai asenden ansa Henle.4. Tubulus kontortus distal juga sangat berliku, panjangnya sekitar 5 mm dan membentuk segmen terakhir nefron.1. Di sepanjang jalurnya, tubulus ini bersentuhan dengan dinding arteriol aferen. Bagian tubulus yang bersentuhan dengan arteriol mengandung sel-sel ermodifikasi yang disebut macula densa. Macula densa berfungsi sebagai suatu kemoreseptor dan distimulasi oleh penurunan ion natrium. 2. Dinding arteriol aferen yang bersebelahan dengan macula densa mengandung sel-sel otot polos termodifikasi yang disebur sel jukstaglomerular. Sel ini distimulasi melalui penurunan tekanan darah untuk memproduksi renin.3. Macula densa, sel jukstaglomerular, dan sel mesangium saling bekerja sama untuk membentuk apparatus jukstaglomerular yang penting dalam pengaturan tekanan darah.5. Tubulus dan ductus pengumpul. Karena setiap tubulus pengumpul berdesenden di korteks, maka tubulus tersebut akan mengalir ke sejumlah tubulus kontortus distal. Tubulus pengumpul membentuk ductus pengumpul besar yang lurus. Ductus pengumpul membentuk tuba yang lebih besar yang mengalirkan urine ke dalam khaliks minor. Khaliks minor bermuara ke dalam pelvis ginjal melalui khaliks major. Dari pelvis ginjal, urine dialirkan ke ureter yang mengarah ke vesica urinaria.

Uretera.Makroskopis ureter

Panjang ureter 25-35 cm. Merupakan lanjutan pelvis renalis menuju distal dan bermuara pada vesica urinaria. Ureter terbagi menjadi dua bagian Pars abdominalis Pars pelvinab. Mikroskopis ureterUreter adalah saluran tunggal yang mengalirkan urin dari pelvis menuju vesika urinaria (kantung air seni). Mukosa mempunyai lipatan memanjang dengan epitel transisional *. Terdiri dari tiga macan tunika *, yaitu : Tunika propia terdiri dari jaringan ikat dan pembulu-pembulu Tunika adventisia terdiri dari jaringan ikat yang mengandung pembulu darah,pembuluh limfe saraf Tunika muskularis,terdiri dari otot polos sangat longgar dan saling dipisahkan oleh jaringan ikat longgar dan anyaman serabut elastic. Otot membentuk tiga lapisan , yaitu stratum longitudinal,stratum internum,stratum sirkuler dan stratum longitudinal eksternum.

Vesica urinariaa. Makroskopis vesika urinariaDisebut juga bladder atau kandung kemih. Vesica urinaria terletak di belakang os .keadaan kosong berbentuk limas. Bagian-bagian vesica urinaria yaitu apex,corpus dan fundus. Lapisan vesica urinaria terdiri dari tiga otot yang saling menutupi : M. Detrusor Terdapat pada bagian dalam yang berfungsi mengeluarkan isi vesica urinaria M. TrigonalTerdapat dalam segitiga liutaudi yang ikut membentuk uvula dan ikut membentuk orificium urethra interna M. Sphincter vesicaDapat menahan urin dalam vesica urinariaPendarahan vesica urinaria oleh Aa vesicales superior, Aa vesicales inferioir dan A. vesiculodeferentialis,dan dipersarafi oleh plexus * hypogastrika inferior.b. Mikroskopis vesika urinaria Memeiliki epitel transisional yang terdiri atas lima sampai sepuluh sel padat yang kendor Tunika muskularis cukup tebal,tersusn oleh lapisan otot longitudinal dan sirkuler Tunika aventisia terdiri dari jaringan ikat fibroelastin

2.2 Mekanisme kerjaGinjal merupakan organ tubuh yang terbanyak dilalui pembulu darah. ginjal berfungsi untuk mengsekresikan sampah metabolisme tubuh (misalnya asam dan sampah normal tubuh), mempertahankan nutrient (misalnya elektrolit,protein,air dan glukosa), menjaga keseimbangan asam basa,air dan elektrolit serta mensintesis eritropoetin,rennin,1-25 dihidroksikolekalsiferol. Semua fungsi ginjal tersebut dilaksanakan dengan membentuk urin yang terjadi melalui tiga proses yaitu filtrasi,reabsorbsi dan ekskresi.Golerulus filtrasi rate (GFR) adalah kecepatan filtrasi glomerulus. Apada orang dewasa normal,tiap menit disaring disaring satu liter darah. Dari satu liter darah tersebut akn membentuk 120 ml/menit filtrate dalam kapsila bowman. Filtart glomrulus mengandung semua zat y