ANATOMI HIDUNG

11
ANATOMI HIDUNG Ns. Akhmad Maulidi Sofyan, S.Kep

description

anatomi hidung

Transcript of ANATOMI HIDUNG

ANATOMI HIDUNG

Ns. Akhmad Maulidi Sofyan, S.Kep

HIDUNG hidung adalah penonjolan pada

vertebrata yang mengandung nostril, yang menyaring udara untuk pernapasan.

Pada manusia hidung adalah bagian yang paling menonjol di wajah, yang berfungsi menghirup udara pernapasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara.

Hidung terbagi menjadi 2 :• Hidung bagian eksternal eksternal terdapat di permukaan muka dan terdiri dari rangka penyokong yang dibentuk oleh tulang rawan.• Hidung bagian internal internal hidung terdiri dari kaviti yang besar di tengkorak terletak diatas dari mulut dan di antara dua kaviti orbit.

Bagian – bagian hidung1. Saraf pembau yang terletak pada selaput

lendir di rongga hidung atas, kerang hidung atas dan permukaan atas kerang hidung tengah.

2. Selaput lendir berfungsi untuk menahan kotoran yang terbawa oleh udara yang kita hirup.

3. Bulu-bulu hidung berfungsi untuk menahan kotoran yang terbawa oleh udara yang kita hirup.

Struktur hidung• Strukturnya terdiri dari tulang pada 1/3 atas dan

cartilage pada 2/3 bawah.• Memiliki 2 rongga terpisah yang dibatasi oleh

Septum nasi• Bagian depan rongga disebut dengan NOSTRIL

(anterior nares) : terdapat folikel-folikel rambut (vibrissae) sebagai mekanisme pertahanan pertama sistem pernapasan.

• Bagian belakang rongga disebut CHOANA yang berhubungan dengan nasofaring.

• Tiga proyeksi tulang utama di rongga hidung disebut TURBINATE atau CONCHAE yang keluar dari dinding lateral rongga bagian dalam.

Fungsi hidung Hidung berfungsi sebagai saluran untuk

udara yang mengalir ke paru-paru. sebagai penyaring kotoran dan

melembabkan serta menghangatkan udara yang dihirupkan ke dalam paru-paru.

Sembagai indra penciuman(pembau)

Salah satu gangguan pada hidung

AnosmiaPenyakit ini menyebabkan penderitanya kehilangan rasa bau. Penyakit ini disebabkan karena : 1.Penyumbatan rongga hidung, misalnya tumor, polyp.2.Reseptor pembauan rusak karena inveksi virus atau atrophi.3.Gangguan pada syaraf ke 1, bulbus, tractus olfactoris ataupun cortex otak karena benturan kepala ataupun tumor.

Terima kasih