Accounting 2

download Accounting 2

of 31

  • date post

    09-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    44
  • download

    1

Embed Size (px)

description

dede

Transcript of Accounting 2

1. Untuk melindungi kepentingan penjual dari kemungkinan tidak ditepatinya kewajiban-kewajiban oleh pihak pembeeli, maka terdapat beberapa bentuk perjanjian (kontrak) penjualan angsuran sebagai berikut, kecuali :

SOAL AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT 1

1. Untuk melindungi kepentingan penjual dari kemungkinan tidak ditepatinya kewajiban-kewajiban oleh pihak pembeli, maka terdapat beberapa bentuk perjanjian (kontrak) penjualan angsuran sebagai berikut, kecuali :a) perjanjian penjualan bersyarat, dimana barang-barang telah diserahkan, tetapi hak atas barang-barang masih berada di tangan penjual sampai seluruh pembayarannya lunas

b) pada saat perjanjian ditandai-tangani dan pembayaran pertama telah dilakukan, hak milik dapat diserahkan kepada pembeli, tetapi dengan menggadaikan atau menghipotikkan untuk bagian harga penjualan yang dibayar kepada si penjual

c) pada saat perjanjian ditanda-tangani dan pembayaran pertama telah dilakukan, hak milik dapat diserahkan kepada pembeli, tetapi dengan menggadaikan atau menghipotikkan aktiva yang dimiliki pembeli

d) beli sewa, dimana barang-barang telah diserahkan kepada pembeli. Pembayaran angsuran pertama dianggap sewa sampai harga dalam kontrak telah dibayar lunas, baru sesudah itu hak milik berpindah kepada pembeli. *

2. Pada umumnya pengakuan Laba kotor dalam transaksi penjualan ada 2 (dua) cara, diantaranya yaitu :

a) Laba kotor diakui pada saat penerimaan kas pelunasannya

b) Laba kotor diakui pada saat pembayaran pertama (down payment) dilaksanakan *

c) Laba kotor dapat dihubungkan dengan periode dimana realisasi pembayaran telah terjadi sesuai dengan perjanjian

d) Laba kotor dapat dihubungkan dengan periode dimana realisasi pembayaran pertama (down payment) dilaksanakan.

3. PT. ANGGRAINI PERSADA menjual sebuah rumah kepada tuan Hartono dengan harga Rp. 2.500.000. Harga pokok rumah itu menurut pembukuan PT ANGGRAINI PERSADA sebesar Rp. 1.500.000. Pembayaran pertama (down payment) sebesar Rp. 500.000. Apabila pada akhir periode tersebut tidak dilakukan transaksi pembayaran, maka besarnya realisasi laba kotor yang diakui adalah sebesar :

a) Rp. 1.000.000, yang merupakan selisih harga jual dengan harga pokoknya

b) Rp. 500.000, dimana semua uang muka diakui sebagai laba kotor terealisasi *

c) Rp. 200.000, yang merupakan besarnya prosentase laba kotor terealisasi dari pembayaran pertamanya

d) tidak ada jawaban yang benar.

4. Untuk Laba Kotor Yang Belum Direalisasi di dalam kelompok di dalam neraca dapat dicantumkan ke dalam salah satu dari ketiga kelompok tersebut dibawah ini, kecuali :

a) sebagai hutang (liability) dan dilaporkan di bawah kelompok Pendapatan Yang Masih Akan Diterima (deffered revenue) *b) sebagai rekening penilaian (valuation account) dan mengurangi rekening Piutang Penjualan Angsuran

c) sebagai piutang (receivable) dan dilaporkan di bawah kelompok Pendapatan Yang Masih Akan Diterima (deferred revenue)d) sebagai rekening modal dan dicatat sebagai bagian dari Laba Yang Ditahan: (retained earnings).5. Di dalam perjanjian penjualan angsuran, biasanya si penjual di samping memperhitungkan laba juga memperhitungkan beban bunga terhadap jumlah harga dalam kontrak yang belum dibiayai oleh pembeli. Kebijaksanaan pembayaran bunga secara periode pada umumnya dilakukan dalam bentuk seperti tersebut di bawah ini, kecuali :a) bunga diperhitungkan dari sisa harga kontrak selama jangka waktu angsuran *

b) bunga diperhitungkan dari setiap angsuran yang harus dibayar

c) bunga diperhitungkan dari besarnya nilai transaksi yang dilakukan

d) pembayaran angsuran periodik dilakukan dalam jumlah yang sama, dimana di dalamnya termasuk angsuran pokok dan bunga yang diperhitungkan dari saldo harga kontrak selama jangka waktu perjanjian.

6. Pembukuan terhadap transaksi-transaksi dengan agen, yang akan diselenggarakan oleh Kantor Pusat, tergantung pada tujuan yang dikehendaki, yaitu mengenai Laba (rugi) yang didapat dari aktivitas penjualan melalui agen tersebut. Dalam hal ini terdapat dua alternatif penetapannya, yang mana salah satu diantaranya adalah sebagai berikut :

a) Laba (rugi) yang didapat dari aktivitas penjualan Kantor Pusat tidak ditentukan secara terpisah *

b) Laba (rugi) yang didapat dari aktivitas penjualan Kantor Pusat ditentukan secara terpisah

c) Laba (rugi) yang didapat dari aktivitas penjualan Agen tidak ditentukan secara terpisah

d) Laba (rugi) yang didapat dari aktivitas penjualan Agen ditentukan secara terpisah dari transaksi penjualan reguler Agen tersebut

7. Pada akhir periode atau pada saat akan menutup buku-buku, sebab-sebab adanya perbedaan saldo di antara 2 (dua) rekening yang reciprocal antara Kantor Pusat dan Cabang tersebut harus diselidiki dan penyesuaiannya harus dilakukan seperlunya. Data yang perlu dipertimbangkan dalam menyesuaikan dua rekening tersebut, pada dasarnya dapat digolongkan ke dalam golongan berikut, kecuali :a) Debit rekening Kantor Cabang tanpa ada hubungan dengan kredit rekening Kantor Pusat *

b) Debit rekening Kantor Pusat tanpa ada hubungan dengan kredit rekening Kantor Cabang

c) Kredit rekening Kantor Cabang berhubungn dengan kredit rekening Kantor Pusat

d) Kredit rekening Kantor Cabang tanpa ada hubungan dengan kredit rekening Kantor Pusat.

8. Ciri utama dari persekutuan Firma adalah: :

a) perwakilan Bersama *

b) umur tak terbatas

c) tanggung sekutu terbatas pada investasinya

d) Investasi dalam Firma dimiliki secara terpisah oleh masing-masing individu.

9. Di antara keuntungan yang harus dipertimbangkan dalam memilih bentuk persekutuan Firma adalah :

a) kemudahan dalam pendirian dan pembubarannya *

b) tanggung jawab pribadi sekutu akan hutang perusahaan

c) kelemahan dalam kelangsungan hidup perusahaan

d) kesulitan dalam memindah tangankan kepentingan pemilik.

10. Posisi pajak penghasilan terhadap persekutuan Firma dan Perseroan Terbatas adalah :

a) wajib melapor dan membayarnya

b) Laba perseroan terkena tarif pajak perseroan

c) Laba perseroan terkena tarif pajak perseroan dan masing-masing sekutu dikeenakan pajak lagi setelah deviden dibagi / dilikuidasi

d) pada firma sekutu dikenakan pajaknya atas bagian laba yang diperoleh dan pada PT , sekutu dikenakan pajak setelah deviden dibagi / dilikuidasi. *

11. Kantor Akuntan, pengacara atau makelar barang tak bergerak dapat dikategorikan sebagai :

a) Firma Dagang

b) Firma Non Dagang *

c) Firma Umum

d) Firma Terbatas

12. Persekutuan Firma dapat didirikan dengan struktur modal dalam bentuk saham pindah tangan / dapat dipindah tangankan, Firma tersebut dapat disebut sebagai :

a) Firma Umum

b) Firma Terbatas

c) Firma Khusus

d) Joint Venture. *

13. Akte persekutuan Firma harus mengandung semua ketentuan yang berkaitan dengan pendirian Firma, yang mencakup hal-hal sebagai berikut, kecuali :a) Rasio pembagian laba / rugi

b) Asuransi jiwa atas para sekutu

c) prosedur penyelesaian kepentingan sekutu

d) besarnya Gaji dan Bonus masing-masing sekutu. *

14. Perkiraan yang diselenggarakan untuk mencatat kegiatan para sekutu terdiri atas hal-hal dibawah ini, kecualia) perkiraan Modal

b) perkiraan Prive

c) perkiraan Hutang dan Piutang Usaha

d) perkiraan pembagian Laba. *

15. Kenaikan kepentingan sekutu dalam persekutuan Firma dapat disebabkan oleh :

a) penanggungan / pembayaran kewajiban persekutuan Firma oleh sekutu*

b) pengambilan Prive dari persekutuan Firma

c) penagihan klaim persekutuan Firma oleh sekutu

d) rugi dari kegiatan persekutuan Firma.

16. Penurunan kepentingan sekutu dalam persekutuan Firma dapat disebabkan oleh :

a) penanggungan / pembayaran kewajiban pribadi sekutu oleeh Firma *

b) Investasi dalam persekutuan Firma

c) penagihan klaim sekutu oleh persekutuan Firma

d) laba dari kegiatan perseekutuan Firma

17. Laba dan Rugi persekutuan Firma pada umumnya dibagi berdasarkan salah satu cara berikut :

a) Merata

b) Arbitrary

c) Rasio Modal

d) Berdasarkan cara yang dikehendaki sekutu *

18. Yang dimaksud dengan matualiability dalam sifat keanggotaan peersekutuan (Firma) adalah :

a) semua anggota harus melunasi hutang Firma

b) tanggung jawab anggota sampai dengan harta pribadi

c) kewajiban Firma atas nama suatu anggota, menjadi tanggung jawab seluruh anggota *

d) anggota tidak boleeh keluar

19. Tuan Jeffry dan Tuan Deny meendirikan persekutuan dengan modal masing-masing Rp. 175.000, dan Rp. 250.000, keuntungan dan kerugiannya disepakati untuk dibagi sama rata. Jika Ny. Uphiet masuk dan menyetor sebesar Rp. 150.000 yang merupakan hak penyertaan 1/4 bagian dari modal persekutuan yang baru. Maka manakah pernyataan dibawah ini yang benar :

a) rekening modal Tuan Jeffry dan Tuan Deny masing-masing akan bertambah Rp. 25.000,

b) modal Tuan Jeffry dan Tuan Deny masing-masing akan turun Rp. 25.000,

c) rekening modal Tuan Jeffry dan Tuan Deny masing-masing akan bertambah Rp. 12.500, *

d) Modal Tuan Jeffry dan Tuan Deny masing-masing akan turun Rp. 12.500,

20. Persekutuan Trio U yang anggotanya terdiri dari Unyil, Ucrit, Usro dalam proses likuidasinya buku besarnya menunjukkan :

KasRp.100.000,

PersediaanRp.120.000,

Hutang dagangRp.80.000,

Modal Unyil (25%)Rp.60.000,

Ucrit (50%)Rp.65.000,

Usro(25%)Rp.55.000,

Jika kas yang ada didistribusikan semuanya, maka :

a) Anggota Trio U masing-masing mendapat Rp. 26.666,67