2012730031_Doddy Ariyo Siswanto Putro

download 2012730031_Doddy Ariyo Siswanto Putro

of 25

  • date post

    11-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    223
  • download

    0

Embed Size (px)

description

kehamilan kembar

Transcript of 2012730031_Doddy Ariyo Siswanto Putro

METODE PENELITIANPengaruh Senam Aerobik Dalam menurunkan Berat Badan Mahasiswi Kedokteran Universitas Muhammadyah Jakarta

PEMBIMBING :DR. dr. A. Watik Pratiknya, Ph.D

Disusun oleh:Doddy Ario Siswanto Putro2012730031

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTERFAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA2014

3

KATA PENGANTAR

Assalamu alaikum wr.wb.Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan proposal penelitian yang berjudul PENGARUH SENAM AEROBIK DALAM MENURUNKAN BERAT BADAN MAHASISWI KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADYAH JAKARTA.Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W, yang telah membimbing kita ke zaman yang penuh ilmu pengetahuan seperti sekarang ini. Penulis ucapkan terimakasih kepada : DR. dr. A. Watik Praktikya, PhD. selaku dosen pembimbing, yang telah membantu dan membimbing penulis sehingga proposal ini dapat diselesaikan. Dr.dr.Toha Muhaimin, M.Sc.selaku Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta yang telah mendukung selama proses pembuatan proposal penelitian ini. Rekan-rekan mahasiswa Program Studi Dokter Fakultas Kedokteran dan Kesehatan angkatan 2011, yang selalu memberikan dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan proposal penelitian ini.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam proposal penelitian ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar proposal penelitian ini dapat menjadi lebih baik lagi. Penulis berharap semoga proposal penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca umunya dan bagi penulis khususnya.

Wassalamualaikum Wr.Wb.Jakarta, Januari 2014

DAFTAR ISI

KATA PENGANTARiDAFTAR ISIiiBAB I PENDAHULUAN11.1Latar Belakang11.2Rumusan Masalah21.3Tujuan Penelitian21.4Manfaat Penelitian2BAB II TINJAUAN PUSTAKA42.1Definisi Berat Badan42.2Faktok factor yang dapat mempengaruhi berat badan42.3Klasifikasi Berat Badan Menurut WHO52.4Komplikasi Berat Badan Berlebih ( Obesitas )62.5Definisi Senam Aerobik62.6Macam Macam Senam Aerobik72.7Sistematika Senam Aerobik82.8Manfaat Senam Aerobik9BAB III KERANGKA TEORI103.1Skema Kerangka Teori103.2Hipotesis103.3Operasionalisasi hipotesis10BABIVMETODEPENELITIAN124.1Tempat dan Waktu124.2Alat-Alat Yang Digunakan124.3Subjek Penelitian124.4Besar Sample124.5Batasan Operasional Penelitian124.6Metode penelitian124.7Data Analisis134.8Hipotesis Statistik134.9Hasil Uji144.10Uji Statistik (paired t test)154.11Pembahasan16BABVPENUTUP175.1Simpulan175.2Saran17DAFTARPUSTAKA18

PENDAHULUAN

Latar BelakangBerat badan yang berlebih adalah salah satu masalah yang pada umunya dihadapi oleh para wanita terutama usia usia yang terbilang muda dan belum berumah tangga. Hal ini disebabkan karena berat badan yang berlebih akan mengganggu penampilan fisik seseorang akibatnya orang tersebut akan merasa kurang percaya diri ketika berinteraksi dengan lingkungan sosialnya seperti, lingkungan perkuliahan bagi para mahasiswi, lingkungan kantor bahkan lingkungan keluarga.Pada saat ini diperkirakan lebih dari 100 juta penduduk dunia menderita kegemukan. Berdasarkan data yang diterima oleh WHO (World Health Organisation), kian hari kian bertambah jumlah penderita yang mengalami masalah kelebihan berat badan. Menurut data penelitian terakhir di Amerika Serikat sekitar 30% orang dewasa menderita obesitas (Ade, 2006).Dengan obesitas tersebut, seseorang lalu berusaha untukmenurunkan berat badannya. Berbagai cara dapat ditempuh untuk menurunkan berat badan, dari mulai mengkonsumsi obat obatan, minum susu pelangsing, bahkan ada yang sampai rela berkorban untuk mengeluarkan uang berjuta juta demi mendapatkan berat badan idealnya.. Namun, hasilnya amat beragam, dari berhasil total hingga justru menambah masalah baru karena selain gagal juga menimbulkan banyak efek samping.Berat badan yang berlebih bukan hanya saja menggaggu nilai estetika fisik seseorang tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan. Awal dari semua penyakit yang mematikan adalah berat badan yang berlebih. Seseorang dengan obesitas akan meningkatkan factor risiko untuk terjangkit penyakit penyakit seperti Diabetes Melitus, Penyakit Jantung koroner, Sindrom Metabolik, Osteoarthritis dan masih banyak lagi. Terkadang timbulnya penyakit yang diakibatkan obesitas bukan menjadi masalah utamanya, bagi para wanita khusunya, masalah utama dari obesitas terkait dengan berkurangnya keindahan fisik. Hal inilah yang cenderung membuat wanita frustasi sehingga melakukan berbagai cara untuk menurunkan berat badannya.Dari sekian banyak cara untuk menurunkan berat badan hanya sebagian kecil yang mengambil cara untuk melakukan aktivitas aktif seperti olahraga dan senam aerobic. Kebanyakan para wanita mengiginkan hasil yang instan tanpa harus banyak bergerak untuk mendapatkan berat badan idealnya, seperti mengkonsumsi obat obatan, atau susu pelangsing dimana kebanyakan produk oral tersebut tidak mencantumkan efek sampingnya apabila dikonsumsi dalam waktu yang cukup lama.Ada salah satu cara yang mungkin dapat dicoba untuk menurunkan berat badan yaitu dengan mengikuti latihan senam aerobic secara rutin. Gerakan gerakan aktif yang ada pada senam aerobic akan membantu untuk membakar lemak berlebih yang mungkin akan lebih cepat dalam menurunkan berat badan pada beberapa orang jika latihan senam itu dikerjakan secara teratur dan disiplin.Rumusan MasalahApakah melakukan senam aerobic dapat menurunkan berat badan mahasiswi kedokteran Universitas Muhammadyah Jakarta?Tujuan PenelitianUntuk mengetahui ada tidaknya pengaruh melakukan senam aerobic terhadap penurunan berat badan mahasiswi kedokteran Universitas Muhammadyah Jakarta.Manfaat Penelitian1.4.1 Manfaat teoritikMemperkuat teori-teori yang menyatakan bahwa melakukan senam aerobic secara rutin dan disiplin dapat menurunkan berat badan1.4.2. Manfaat metodologikBagi peneliti dan lembaga penelitian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk melakukan penelitian analitik lanjutan, yaitu penelitian Kohort karena disain penelitian tersebut lebih kuat untuk membuktikan apakah ada pengaruh senam aerobic dalam menurunkan berat badan

1.4.3. Manfaat Aplikatif1. Bagi PenelitiPenelitian ini merupakan prasyarat pendidikan dan diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang manfaat melakukan senam aerobic dalam menurunkan berat badan dan pentingnya senam aerobic bagi kesehatan2. Bagi FKK-UMJMenambah hasil karya tulis ilmiah di perpustakaan FKK UMJ yang dapat dimanfaatkan mahasiswa angkatan baru di kemudian hari. 3. Bagi Peneliti LainSebagai bahan acuan atau perbandingan untuk penelitian berikutnya.

TINJAUAN PUSTAKA

Definisi Berat BadanBerat badan merupakan ukuran antropometris yang paling banyak digunakan karena parameter ini mudah dimengerti sekalipunoleh mereka yang buta huruf. Agar berat badan dijadikan suatu ukuran yang valid parameter lain seperti tinggi badan, ukuran rangka, proporsi lemak, otot, tulang, serta komponen berat patologis harus dipertimbangkan.Berat badan memperkirakan gambaran tentang masa tubuh ( otot dan lemak) karena masa tubuh sangat sensitive terhadap perubahan yang mendadak misalnya karena penyakit infeksi, berkurangnya nafsu makan, atau berkurangnya asupan makanan maka berat badan merupakan ukuran antropometri yang sangat labil ( mudah berubah ).Dalam keadaan normal dimana keadaan kesehatan baik dan keseimbanganan antara intake dan kebutuhan zat gizi terjamin, berat badan berkembang mengikuti pertambahan umur. Sebaliknya keadaan abnormal terdapat dua kemungkinan perkembangan berat badanyaitu berkembanglebih cepat atau lebih lambat dari normal.Faktok factor yang dapat mempengaruhi berat badana. Faktor genetikObesitas cenderung berlaku dalam keluarga. Ini disebabkan oleh faktor genetik, pola makan keluarga, dan kebiasaan gaya hidup. Walaupun begitu, mempunyai anggota keluarga yang obesitas tidak menjamin sesorang itu juga akan mengalami obesitas (Gayle Galletta, 2005).b. Faktor Emosional/Psikis Sebagian masyarakat mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak karena depresi, putus asa, marah, bosan, dan banyak alasan lain yang tidak ada hubungannya dengan rasa lapar. Ini tidak berarti bahwa penderita obesitas mengalami lebih banyak masalah emosional daripada orang normal yang lain. Tetapi hanya berarti bahwa perasaan seseorang mempengaruhi kebiasaan makan dan membuat seseorang makan terlalu banyak. Dalam kasus yang jarang, obesitas dapat digunakan sebagai mekanisme pertahanan akibat tekanan sosial yang dihadapi terutama pada dewasa putri. Dalam kasus seperti ini ditambah dengan masalah emosional yang lain, intervensi psikologis mungkin menberikan manfaat (Gayle Galletta, 2005). c. Gaya Hidup Faktor lingkungan yang paling memainkan peranan adalah gaya hidup seseorang. Kebiasaan makan dan aktivitas seseorang dipengaruhi oleh masyarakat sekitarnya. Makan terlalu banyak dan aktivitas yang pasif (tidak aktif) merupakan faktor resiko utama terjadinya obesitas (Gayle Galletta, 2005).d. Pola MakanKebiasaan makan sehari hari mempengaruhi peningangkatan dan penurunan berat badan. Bukan hanya saja porsi yang dihitung dalam menentukan banyak tidaknya asupan makanan tetapi yang paling penting adalah berapa jumlah kalori yang terkandung dalam satu porsi makanan yang dikonsumsi. Mengkonsumsi makanan yang kurang bergizi kurang mamapu meningkatkan berat badan, sedangkan makanan dengan tinggi kalori akan dengan mudah meningkatkan berat badan.e. Aktivitas fisik (Olahraga)Peningkatan aktifitas fisik seperti olahraga akan meningkatkan aktivitas pembakaran kalori sehingga mengurangi lemak tubuh.f. PenyakitPenyakit penyakit seperti keganasan, infeksi yang kronis, penyakit jantung koroner akan menyebabkan penurunan berat badan baik itu secara cepat maupun gradual.Klasifikasi Berat Badan Menurut WHOUntuk mengetahui klasifikasi berat badan seseorang dikat