07Penentuan Harga Barang Publik

of 21 /21
Click to edit Master subtitle style 5/28/12 Penentuan Harga Barang Publik KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN , Ak., ME

Embed Size (px)

Transcript of 07Penentuan Harga Barang Publik

Sampurna Budi Utama, Ak., ME

Penentuan Harga BarangMaster subtitle style Click to edit Publik

5/28/12

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

Mengapa Perlu?

Meski berkewajiban untuk mengadakan barang/jasa publik, pemerintah tidak akan menjual barang/jasa publik kepada masyarakat sebagaimana yang dilakukan sektor swasta. Diperlukan adanya mekanisme untuk menentukan harga 5/28/12 barang/jasa publik karena

22

Tujuan kebijakan harga barang publik

Meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya, dan Menciptakan keadilan dalam distribusi pendapatan. Tujuan tsb mencakup tindakantindakan yang diperlukan agar pasar bekerja lebih baik, termasuk memperbaiki arus informasi atau Keuangan Negara, D-III 5/28/12 mengurangi unsur monopoli dan

P

MC B AC

P1

P2 P0 A MR 44 Q Q

C

Q

AR

Titik A dimana MR=MC menunjukk an keuntunga n maksimum yang terjadi di pasar persaingan Q 5/28/12

Kebijakan di sektor primer: Pembatasan jumlah produksiP 2 P 1

S

E E D

S

Keuangan Negara, D-III

Q 2

Q 1

Q 3

5/28/12

Tujuan pembatasan produksi adalah menjaga produksi tidak melebihi tingkat tertentu. Dampak kebijakan:

Harga barang akan menguat/naik, Jumlah yang boleh diproduksi dan dijual petani akan berkurang.

Apakah petani diuntungkan?Keuangan Negara, D-III 5/28/12

Tergantung pada elastisitas permintaan produk tsb.

Apabila permintaan produknya bersifat inelastis maka kebijakan ini akan menaikkan pendapatan petani.Keuangan Negara, D-III 5/28/12

Stabilisasi harga pada ekuilibrium pasarS

E 1

E

E 2

D

D Q 1 Q Q 2

Keuangan Negara, D-III

5/28/12

Apa dampaknya bagi petani?

Kebijakan tsb akan menstabilkan harga, namun pendapatan petani menjadi sangat tidak stabil.

Pada waktu produksi petani tinggi, pendapatan petani juga akan tinggi. Apabila produksi rendah, maka pendapatan petani akan jatuh.

Jika sifat permintaan produknya bersifat uniter (elastisitas=1) maka pendapatan petani akan tetap/stabil.Keuangan Negara, D-III 5/28/12

Penentuan harga barang publik

Dijual dengan harga pasar. Dijual dengan tingkat harga tertentu yang berbeda dengan harga pasar. Diberikan secara gratis Keuangan konsumen. 5/28/12 kepada Negara, D-III

Implementasi penentuan harga untuk Sektor Pertanian

Kebijakan harga positif. Kebijakan harga negatif. Kebijakan penyangga (buffer stock).Keuangan Negara, D-III 5/28/12

Tanggapan Harga Sektor Pertanian

S P1 P3

P4 P2 D

1212

Penyesuaian produksi sektor primer yang memerlukan tenggang waktu akan membentuk teorema cobweb.5/28/12

Q2

Q3

Q1

Kebijakan harga positif/minimum

Adalah kebijakan harga yang ditujukan untuk mendorong peningkatan produksi. Salah satu mekanisme yang dipakai adalah dengan memberi jaminan harga yang tinggi sehingga produsen cukup responsif terhadap insentif harga.

Keuangan Negara, D-III

5/28/12

Kebijakan harga minimumExcess Suply E SD

P' P

D Q 2 Q Q 15/28/12

Keuangan Negara, D-III

Untuk mencegah kemerosotan harga maka pemerintah harus membeli kelebihan penawaran yg terjadi di pasar.

Potensi masalah yg dapat timbul:

Stock pemerintah ini dapat diekspor atau menjadi cadangan pasokan yang dikeluarkan pada saat ada gangguan produksi. Apabila ekspor tdk bisa dilakukan dan cadangan sudah terlalu banyak, Keuangan Negara, D-III 5/28/12 kelebihannya harus dimusnahkan.

Subsidi sbg alternatifP 2 P P 1E

S

Q

Pembelian S kelebihan E penawaran yang terjadi di pasar secara terus menerus dapat E diatasi dengan pemberian D subsidi Q pendapatan 1 Keuangan Negara, D-III 5/28/12 kepada petani.

Melalui kebijakan subsidi, pemerintah menentukan harga jaminan yg lebih tinggi dari harga ekuilibrium pasar. Jumlah subsidi yg diberikan kepada produsen untuk setiap unit produksi adalah sebesar perbedaan antara harga jaminan dan harga ekuilibrium (P1EEP2)Keuangan Negara, D-III 5/28/12

Kebijakan harga negatif/maksimum

Adalah kebijakan harga yang ditujukan untuk mengurangi peningkatan produksi. Mekanismenya dengan menekan harga agar suatu komoditas pokok, mis: produk pertanian, sehingga tidak menganggu sektor industri/jasa lain. Agar produksi pertanian tidak merosot, pemerintah memberikan subsidi input yang dibarengi penyuluhan pertanian yang intensif.Keuangan Negara, D-III 5/28/12

S

Pb m P Pm ak s

B E

A D

D

Q2

Q

Q1 Keuangan Negara, D-III

Apabila pengawasan lemah, kebijakan harga maksimum berkecenderu ngan untuk menciptakan pasar gelap.5/28/12

Kebijakan penyangga

Dilakukan dengan menentukan harga patokan berupa harga minimum (floor) dan harga maksimum (ceiling). Berhasil tidaknya kebijakan ini ditentukan pada ketersediaan dana untuk operasi pasar dan kemampuan pengawasan pemerintah.

Keuangan Negara, D-III

5/28/12

Matur nuwun, Danke, Jazakallah

Keuangan Negara, D-III

5/28/12