BAB XVIII - Tanggungjawab sosial terhadap konsumen

Post on 07-Dec-2014

1.046 views 8 download

description

File presentasi

Transcript of BAB XVIII - Tanggungjawab sosial terhadap konsumen

TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP KONSUMEN

Agustinus-107007020Fauzy Oloan Bonardo Sagala-107007025

Rizky Syahputra-107007011

Memahami Konsumen dan Praktik Bisnis yang Merugikan

Kepentingan Produsen dan Konsumen

Konsumen menginginkan dapat memperoleh barang dan jasa dengan sebaik-baiknya.Produsen menginginkan memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya agar ia dapat bertahan dalam usahanya.

Perbedaan kepentingan tersebut seringkali menjadi sumber

ketegangan antara konsumen dan produsen.

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen

Menurut Garman (1991) praktik penjualan yang merugikankonsumen:

A. Manipulasi hargaMenaikkan harga tiba-tiba karena para spekulan pedagang.Ini biasanya terjadi pada menjelang hari raya, natal dan tahun baru.

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen

B. Promosi pengurangan harga yang tidak benar, contohnya diskon yang sebelumnya harganya dinaikkan terlebih dahulu

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen

C. Biaya kemasan yang meningkatkan harga makanan.Cth: Produk air mineral Fillico Beverly Hills harga $100/bottle

Sumber: http://www.luxist.com/2008/02/08/fillico-beverly-hills-100-bottled-water/

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen (lanjutan)

D. Shortweighting and slackfilling. Shortweighting adalah berat makanan yang sebenarnya lebih kecil daripada yang tertera pada kemasan.

Slackfilling adalah suatu impresi yang diberikan oleh kemasan seolah-olah produk terisi penuh, padahal terdapat ruang kosong yang tidak berguna dalam kemasan.

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen (lanjutan)

E. Manipulasi TimbanganSumber: www.youtube.com/watch?v=4dpWYVpG1Ek

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen (lanjutan)

F. Pemberian Harga GanjilCth: harga produk disupermarket/department storeSumber:http://ureport.news.viva.co.id/news/read/279975-mencermati-harga-harga-ganjil-di-pasar-modern

G. Produk tanpa tanggal kadaluarsaCth: Produk rokok kadaluarsaSumber:http://suaramedianasional.blogspot.com/2010/12/15-merk-rokok-kadaluarsa-ditemukan-di.html

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen (lanjutan)

Praktik-Praktik Penjualan Makanan yang Merugikan Konsumen (lanjutan)

H. Penempatan produk yang mentah atau rusak

Sumber: http://suaramedianasional.blogspot.com/2011/04/supermarket-ufo-menjual-buah-busuk.html

Tugas Akhir dan Journal tentang Tanggung Jawab Sosial terhadap Konsumen

TUGAS AKHIR

Studi-Perbandingan-Pengaturan-Tentang-Corporate-Social-Responsibility

Konsumen dan Keamanan MakananJournal

THE IMPORTANCE OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY ON CONSUMER BEHAVIOUR IN MALAYSIA

Hak Konsumen

Hak Konsumen menurut Jhon F Kennedy tahun 1962(Consumer ‘s Bill of Rights)

1.Hak untuk memperoleh makanan.

2.Hak untuk memperoleh informasi

3.Hak untuk didengar

4.Hak untuk memilih

Hak-Hak Konsumen(Undang-Undang Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999)

Hak konsumen adalah :1. Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi

barang dan/atau jasa.2. Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang

dan/atau jasa tsb sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.

3. Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan yang dijanjikan.

4. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan.

Bab IIIHAK DAN KEWAJIBAN

Bagian PertamaPasal 4

5. Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindngan konsumen secara patut.

6. Hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen.7. Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur

serta tidak diskriminatif.8. Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau

penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.

9. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

THE END