Struktur Atom & Sistem Periodik 2018-10-16¢  C. Perkembangan Model Atom Susunan...

download Struktur Atom & Sistem Periodik 2018-10-16¢  C. Perkembangan Model Atom Susunan partikel dasar atom

of 14

  • date post

    24-Apr-2020
  • Category

    Documents

  • view

    162
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Struktur Atom & Sistem Periodik 2018-10-16¢  C. Perkembangan Model Atom Susunan...

  • MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

    E-book ini hanya untuk kalangan sendiri tidak untuk dijualbelikan

    1

    A. Atom

    Bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi disebut atom (berasal dari bahasa Yunani

    “atomos” yang berarti tidak dapat dibagi lagi). Namun, berakhir pendapat tersebut dapat dipatahkan dengan

    berbagai penelitian ilmiah. Berdasarkan penelitian ilmiah diketahui bahwa partikel dasar atom terdiri atas proton

    (bermuatan +), (elektron -), dan neutron (tidak bermuatan).

    B. Nomor Atom dan Nomor Massa

    Suatu atom dinotasikan dengan:

    XAZ

    X = lambang atom unsur

    A = nomor massa (jumlah proton + neutron)

    Z = nomor atom (jumlah proton)

    Perhatikan skema hubungan atom-atom berikut ini berdasarkan nomor atom dan nomor massanya.

    C. Perkembangan Model Atom

    Susunan partikel dasar atom tersebut mengalami perubahan, mulai dari model Dalton, model Thomson,

    model Rutherford, model Bohr, hingga diperoleh model atom modern seperti sekarang. Konsep dari model atom

    tersebut sebagai berikut :

    1. Model Atom Dalton

    Atom berbentuk seperti bola pejal. Gambar:

    Model atom Dalton

    Hubungan Atom-Atom

    Isotop Isobar Isoton Isoelektro

    n

    Nomor atom sama,

    tetapi mempunyai

    nomor massa berbeda

    Nomor atomnya

    berbeda, tetapi nomor

    massanya sama

    Unsurnya berbeda,

    tetapi jumlah

    neutronnya sama

    Unsurnya berbeda,

    tetapi jumlah

    elektronnya sama

    dan dan dan dan

  • MODUL KIMIA SMA IPA KELAS 10

    2 E-book ini hanya untuk kalangan sendiri

    tidak untuk dijualbelikan

    2. Model Atom Thomson

    Atom berbentuk bola yang bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron-elektron yang bermuatan

    negatif mengelilingi inti atom. Gambar:

    Model atom Thomson

    3. Model Atom Rutherford

    Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif, sedangkan elektron yang bermuatan negatif mengelilingi

    inti atom.

    Gambar:

    Model Atom Rutherford

    4. Model Atom Bohr

    Atom terdiri atas inti atom yang mengandung proton, sedangkan elektron bergerak mengelilingi inti atom

    pada lintasan dengan tingkat energi tertentu.

    Gambar:

    Model Atom Bohr

    5. Model Atom Modern

    Atom terdiri atas inti atom yang mengandung proton dan neutron, sedangkan elektron-elektron yang

    mengelilingi inti atom berada pada orbital tertentu membentuk kulit atom.

    Gambar:

    Model Atom Modern

    D. Bilangan Kuantum

    Bilangan kuantum adalah bilangan yang menyatakan posisi elektron dalam suatu atom. Perhatikan skema

    berikut :

    Terdiri dari

    Menyatakan

    Magnetik

    (m)

    Bilangan Kuantum

    Utama (n) Azimuth (l) Spin (s)

    Tingkat energi utama

    atau kulit utama

    dimana elektron

    berada dan

    menggambarkan

    perkiraan jarak

    elektron dari inti.

    Nilai n mulai dari 1, 2,

    3, ... dan seterusnya

    Subkulit pada setiap

    kulit n yang juga

    menentukan bentuk

    orbital. Nilai l mulai

    dari l = 0 sampai l = n –

    1, dilambangkan

    dengan huruf s, p, d, f,

    g, h, ... sebagai contoh,

    jika orbital s maka l = 0,

    jika orbital p maka l =

    1, jika orbital d maka l

    = 2, dan seterusnya

    Orbital-orbital

    yang ditempati

    elektron pada

    setiap subkulit.

    Nilai m adalah

    mulai dari –l

    sampai +l

    Sifat magnetik

    elektron (arah

    rotasi elektron).

    Nilai s adalah + ½

    (dinyatakan

    dengan tanda ⌠)

    dan – ½

    (dinyatakan

    dengan tanda⌡)

  • MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

    E-book ini hanya untuk kalangan sendiri tidak untuk dijualbelikan

    3

    E. Konfigurasi Elektron

    Gambaran penyebaran elektron yang paling mungkin ke dalam orbital-orbital kulit elektron dinamakan

    konfigurasi elektron suatu atom. Terdapat 3 aturan yang harus diperhatikan dalam menentukan konfigurasi

    elektron, seperti yang ditunjukkan oleh skema berikut.

    Gambar:

    Urutan pengisian

    elektron pada

    subkulit

    Urutan pengisian elektron pada subkulit: 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d ... dan seterusnya. Tabel berikut

    menunjukkan jumlah maksimal elektron yang dapat ditampung oleh tiap subkulit.

    Tabel Subkulit dan Jumlah Maksimal Elektron

    Subkulit Jumlah Orbital Jumlah Maksimal Elektron

    s

    p

    d

    f

    ...

    1

    3

    5

    7

    ...

    2

    6

    10

    14

    ...

    Beberapa hal penting mengenai konfigurasi elektron, di antaranya sebagai berikut:

    1. Konfigurasi panjang, yaitu urutan pengisian elektron pada subkulit yang ditulis secara lengkap.

    Contoh: 17Cl : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5

    2. Konfigurasi singkat, yaitu konfigurasi yang ditulis dengan menggunakan gas mulia.

    Contoh: 17Cl : (Ne) 3s2 3p5

    3. Konfigurasi elektron ion, yaitu konfigurasi elektron dari atom yang telah melepaskan atau menerima

    elektron dari atom lain. Contoh: 17Cl-: (Ne) 3s2 3p6

    4. Berdasarkan percobaan, subkulit d cenderung penuh (d10) atau setengah penuh (d5) lebih stabil. Hal ini

    menyebabkan konfigurasi elektron beberapa atom tidak sesuai dengan asas Aufbau.

    Contoh: menurut asas Aufbau 29Cu : (Ar) 4s2 3d9

    Menurut percobaan 29Cu : (Ar) 4s1 3d10 (lebih stabil)

    Aturan

    Konfigurasi

    Elektron

    Asas Aufbau

    Asas larangan Pauli

    Kaidah Hund

    Elektron-elektron cenderung

    menempati orbital dengan

    energi terendah terlebih

    dahulu, kemudian baru ke

    tingkat energi yang lebih

    tinggi

    Tidak boleh ada dua elektron

    yang mempunyai empat

    bilangan kuantum sama

    Elektron akan menempati

    orbital sendiri-sendiri dengan

    spin yang sama (sejajar),

    kemudian baru berpasangan

    (spin berlawanan)

  • MODUL KIMIA SMA IPA KELAS 10

    4 E-book ini hanya untuk kalangan sendiri

    tidak untuk dijualbelikan

    F. Tabel Periodik Unsur-unsur

    Table periodik unsur modern disusun berdasarkan nomor atom dan kemiripan sifat. Lajur horizontal disebut

    periode, sedangkan lajur vertikal disebut golongan. Unsur segolongan mempunyai sifat kimia yang hampir sama

    sedangkan unsur seperiode mempunyai jumlah kulit yang terisi elektron sama.

    Berdasarkan konfigurasi elektronnya, unsur-unsur dalam tabel periodik dibagi menjadi 4 blok, yaitu blok s,

    p, d, dan f.

    G. Menentukan Golongan dan Periode

    Golongan menyatakan jumlah elektron valensi, sedangkan periode menyatakan jumlah kulit. Berikut ini

    penentuan golongan unsur.

    Menentukan golongan unsur utama (IA – VIIIA) : ns1-2 np1-6

    Menentukan golongan unsur transisi (blok d) : (n-1)d1-10 4s1-2

    Menentukan golongan unsur transisi dalam (blok f) : lantanida →4f ; aktinida → 5f

    H. Sifat Unsur dan Keperiodikan Unsur

    1. Sifat keperiodikan unsur

    Susunan unsur-unsur dalam tabel periodik membentuk keteraturan atau sifat keperiodikan, seperti yang

    ditunjukkan gambar di bawah ini.

    Gambar:

    Sifat keperiodikan unsur-unsur

    kimia.

     Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom sampai ke elektron di kulit terluar.

     Energi ionisasi adalah energi minimum yang dibutuhkan atom untuk melepaskan satu elektron yang terikat

    paling lemah.

     Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dilepas oleh atom netral dalam bentuk gas pada penangkapan

    satu eletron untuk membentuk ion negatif.

    Jenis blok dalam tabel periodik

    Blok s Blok p Blok d Blok f

    Golongan IA dan IIA

    termasuk logam aktif,

    kecuali H

    Golongan IIIA sampai VIIIA

    disebut unsur perwakilan,

    karena blok p memiliki

    logam, metaloid (semilogam),

    dan nonlogam

    Golongan IB

    sampai VIIIB

    semuanya logam

    Lantanida dan

    aktinida disebut

    transisi dalam,

    semuanya

    logam

    - Jari-jari atom menurun - Energi ionisasi meningkat - Afinitas elektron meningkat - Keelektronegatifan meningkat

    - Jari-jari atom meningkat - Energi ionisasi menurun - Afinitas elektron menurun - Keelektronegatifan menurun

  • MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

    E-book ini hanya untuk kalangan sendiri tidak untuk dijualbelikan

    5

     Keelektronegatifaan adalah ukuran kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron ke pihaknya dalam

    suatu ikatan.

    2. Sifat unsur

    a. Sifat Logam-Nonlogam

    Sifat logam-nonlogam suatu unsur dapat diprediksikan dari letaknya dalam tabel periodik. Perhatikan

    gambar berikut.

    b. Kereaktifan

    Kereaktifan unsur adalah kemampuan suatu unsur bereaksi dengan unsur yang