STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KEBERSIHAN DAN .penghijauan di sekitar rumah, ... pertamanan kota...

download STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KEBERSIHAN DAN .penghijauan di sekitar rumah, ... pertamanan kota Samarinda

of 30

  • date post

    26-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    215
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KEBERSIHAN DAN .penghijauan di sekitar rumah, ... pertamanan kota...

eJournal Ilmu Komunikasi, 2013, 1 (3) :408-423ISSN 0000-0000, ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id Copyright 2013

STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KEBERSIHAN DANPERTAMANAN KOTA SAMARINDA DALAM

PELAKSANAAN PROGRAM SAMARINDA HIJAUBERSIH DAN SEHAT (HBS) PADA RT 07 KELURAHAN

MUGIREJO

Muhammad Junaidi 1

AbstrakHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya pendekatan-

pendekatan yang menunjang program Samarinda Hijau Bersih dan Sehat(HBS) melalui pendekatan edukatif dan persuasif menggunakan media cetakberupa Koran, baliho, spanduk, dan poster untuk media elektronikmemanfaatkan radio dan televisi untuk menyebarkan informasi tentangprogram Samarinda Hijau Bersih dan Sehat (HBS) serta internet. DinasKebersihan dan Pertamanan melalui Bidang Penyuluhan dan Pengawasanmelakukan pendekatan kerjasama kepada beberapa perusahaan danlembaga untuk menunjang kesuksekan program Samarinda Hijau Bersihdan Sehat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sertalembaga-lembaga yang ikut mendukung program pemerintah yaitu menujuSamarinda yang Hijau Bersih dan Sehat.

Faktor pendukung Dinas Kebersihan dan Pertamanan melaluitentang program Samarinda Hijau Bersih dan Sehat (HBS) adalahkomitmen pemerintah terhadap kebersihan lingkungan, dukunganperusahaan dengan bentuan CSR. Sedangkan hambatan yang dihadapiadalah masyarakat masih bergantung kepada pemerintah, heterogenitasmasyarakat yang masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkunganserta wilayah Samarinda dibatasi dengan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Program Samarinda Hijau Bersih danSehat (HBS)

PendahuluanKota Samarinda memberikan kontribusi positif terhadap upaya

peningkatan kualitas lingkungan dan mewujudkan kota Samarinda yang bersih,

1 Mahasiswa Program studi S1 Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Mulawarman.Samarinda. Email :junodskate@yahoo.com

Strategi Komunikasi DKP dalam program Samarinda HBS pada RT 07 (M. Junaidi)

409

indah, hijau dan sehat, dalam hal ini dinas kebersihan dan pertamanan kotamengajak seluruh lapisan masyarakat berperan aktif mendukung upayapemerintah daerah salah satunya melalui penilaian lomba HBS tingkatKelurahan dan RT se-Kota Samarinda yang diadakan setiap tahunnya.Samarinda hijau bersih dan sehat merupakan wujud kebersamaan pemerintahdengan masyarakat dalam membangun lingkungan kota yang baik. Selain ituPemerintah kota daerah ingin membangun dan menanamkan pola pikir sertawawasan masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang bersih, hijau dansehat. Kebersamaan seperti itu harus dibina dan dikembangkan, sehinggamasyarakat kita sadar akan pentingnya lingkungan hidup yang baik, danberperan aktif dalam membentuk lingkungan tempat tinggal yang baik dansehat. Untuk menciptakan lingkungan yang hijau bersih dan sehat antara lainpenghijauan di sekitar rumah, memanfaatkan limbah sampah organik dan nonorganik menjadi kompos untuk tanaman, maupun kerajinan tangan hasil daurulang sampah sehingga metode pengelolaan sampah yang baik yaitu reduceatau mengurangi, reuse atau menggunakan kembali, recycle atau mendaurulang (Sumber poskotakaltim.com)

Strategi komunikasi yang bisa dilakukan oleh dinas kebersihan danpertamanan kota Samarinda antara lain melakukan kegiatan sosialisasi,penyuluhan atau mengadakan seminar tentang pengolahan bahan daur ulang.Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan karenatidak semua sampah (barang bekas) berakhir di tempat pembuangan sampah(TPS) bila masyarakat tahu bagaimana cara mengolahnya.

Upaya yang dilakukan oleh dinas kebersihan dan pertamanan kota dalampelaksanaan program Samarinda hijau bersih dan sehat belumlah berjalanlancar jika peran dari masyarakatnya belum masksimal. Kebersihan kota bukanhanya tugas dinas kebersihan dan pertamanan kota, akan tetapi tugas semuamasyarakat untuk tetap saling menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itusangat diperlukan kegiatan kampanye Samarinda Hijau Bersih dan Sehat dansemua itu dibutuhkan strategi yang dapat diterima oleh masyarakat.

Program ini adalah milik pemerintah kota Samarinda yang ditugaskanoleh dinas kebersihan dan pertamanan kota agar kedepannya kota Samarindamenjadi lebih baik dari tahun kemarin.

Perumusan MasalahAdapun yang menjadi perumusan masalah daripada penulisan proposal

ini adalah :1. Bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh dinas kebersihan

dan pertamanan kota Samarinda dalam pelaksanaan program Samarindahijau bersih dan sehat pada RT 07 kelurahan Mugirejo ?

2. Apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat dinas kebersihandan pertamanan kota dalam pelaksanaan program hijau bersih dan sehatdi kota Samarinda ?

eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 3, 2013: 408-423

410

Tujuan PenelitianAdapun yang menjadi tujuan yang ingin diberikan dari pembuatan

proposal ini adalah :1 Untuk mengetahui mendiskripsikan dan menganalisa strategi

komunikasi dinas kebersihan dan pertamanan kota Samarinda dalampelaksanaan program Samarinda hijau bersih dan sehat pada RT 07kelurahan Mugirejo.

2 Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalampelaksanaan program Samarinda hijau bersih dan sehat.

Manfaat PenelitianSuatu penelitian tentu akan memiliki manfaat bagi peneliti maupun

pihak lain yang akan menggunakannya. Oleh karena itu, maka penelitian inimemiliki manfaat sebagai berikut :

1. Teoritis:Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbang pikiran

dan memperkaya pembendaharaan kepustakaaan bagi pengembangan ilmupengetahuan pada umumnya dan bagi jurusan ilmu komunikasi pada khususnyayang berkaitan dengan Strategi komunikasi Dinas Kebersihan dan Pertamanankota Samarinda dalam pelaksanaan program Samarinda hijau bersih dan sehatserta sebagai masukan pada penelitian-penelitian mendatang.

2. Praktis:Hasil penelitian ini di harapkan juga dapat berguna bagi kedua belah

pihak baik masyarakat dan pemerintah dinas kebersihan dan pertamanan,dimana hasil penelitian ini dapat berguna sebagai bahan informasi danevaluasi serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang berkaitandengan strategi komunikasi.

Kerangka Dasar TeoriTeori dan KonsepTeori-Teori yang peneliti gunakan adalah :1. S-O-R TheoryTeori yang mendasari penelitian ini adalah S-O-R Theory (Stimulus Organisme- Response). Menurut stimulus response ini, efek yang ditimbulkanadalah reaksi khusus terhadap stimulus khusus. Unsur yang terdapat dalamteori adalah Pesan (Stimulus), Komunikan (Organism) dan Efek (Response).Yang mana tujuan dari teori ini adalah bagaimana mengubah sikap komunikandengan stimulus.2. Teori LaswellTeori Difusi Inovasi, teori ini dikemukakan oleh Everett M. Rogers dalamSumadi Dilla (2007:52) yang menjelaskan teori ini banyak digunakan sebagai

Strategi Komunikasi DKP dalam program Samarinda HBS pada RT 07 (M. Junaidi)

411

pendekatan dalam komunikasi pembangunan. Teori ini pada prinsipnya adalahkomunikasi dua tahap, jadi didalamnya dikenal pula adanya pemula pendapatatau agen perubahan. Oleh karenanya teori ini sangat menekankan padasumber-sumber non media mengenai gagasan-gagasan baru yangdipublikasikan untuk mengubah perilaku melalui penyebaran informasi danupaya mempengaruhi motivasi dan sikap. Selain itu, adapun unsur-unsur utamadalam difusi ide yaitu inovasi, komunikasi melalui saluran tertentu, jangkawaktu tertentu dan diantara para anggota suatu sistem sosial. Kemudianmenurut Rogers ada 4 tahap dalam suatu proses difusi inovasi yaitupengetahuan, persuasi, keputusan, dan peneguhan.

Pengertian Strategi KomunikasiMenurut Ahmad S. Adnanptra yang dikutip oleh Ruslan (2002: 120),

Strategi adalah bagian terpadu dari suatu rencana (plan), sedangkan rencana suatuproduk dari suaut perencanaan (planning), yang pada akhirnya perencanaan adalahsatu fungsi dasar dari proses manajemen. Sedangkan Suryadi (2007: 28)berpendapat bahwa Strategi Komunikasi adalah bagian dari fungsi manajemendan proses pengambilan keputusan, yang didasarkan pada perencanaan matangdalam hal mengidentifikasi masalah, pengumpulan data, mempertimbangkanalternatif, dan menentukan tindakan. Komunikasi startegi berakar pada misiorganisasi mulai dari mereka yang berada pada garis bawah. Garis bawah tersebutterletak jauh daripada hal-hal yang berkenaan dengan uang yang dihasilkan ataudiperoleh, akan tetapiberfokus pada tujuan ataufundamental perusahaan.

Sedangkan Ruslan (2000: 31) mengatakan. Strategi Komunikasi adalahsuatu perencanaan dan manajemen untuk mencapai tujuan tertentu dalam praktikoperasionalnya.

Tujuan utama dari strategi komunikasi menurut, R. Wayne Pace, Brent D.Peterson, dan M. Dallas Burnett dalam Ruslan (2005:37), adalah sebagai berikut :a. To secure understanding

Untuk memastikan bahwa terjadi suatu pengertian dalam berkomunikasi.b. To establish acceptance

Bagaimana cara penerimaan itu terus dibina dengan baik.c. To motive action

Penggiatan untuk memotivasinya.d. The goals which the communicator sought to achieve

Bagaimana mencapai tujuan yang hendak dicapai oleh pihak komunikatordari proses komunikasi tersebut.

Dengan strategi komunikasi pesan-pesan yang disampaikan akan lebihdapat terarah, lebih jelas dan efektif dalam pesan yang disampaikan tersebut dapatmemperoleh pemahaman dimana pesan itu dapat bermanfaat dan membantuberjalannya sebuah program agar dapat berjalan dengan baik dengan persiapanyang matang dalam mencapai sasaran atas pesan yang disampaikan.

eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 3, 2013: 408-423

412

Kebijakan Pemerintah Tentang HBSa. Terwujudnya penguatan sistem pengelolaan tata kota yang bersih,

nyaman dan bebas banjir melalui penyediaan dan rehabilitasi drainase,pembuatan pintu air dan pengendalian banjir guna mewujudkan kotametrop