Standar Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal yang Bereputasi

Click here to load reader

download Standar Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal yang Bereputasi

of 111

  • date post

    01-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    231
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Standar Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal yang Bereputasi

  • Standar Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal yang Bereputasi Internasional Terindeks

    WASMEN MANALUDEPARTEMEN ANATOMI, FISIOLOGI, DAN FARMAKOLOGI, FAKULTAS KEDOKTERAN HEWANINSTITUT PERTANIAN [email protected]

  • PENDAHULUANKENAPA PERLU MENULIS ARTIKEL ILMIAH (HASIL PENELITIAN) KITA PADA JURNAL ILMIAH INTERNASIONAL?KENAPA KITA TIDAK MENULIS DI JURNAL ILMIAH NASIONAL SAJA?

  • KEWAJIBAN JENIS PUBLIKASI (V) UNTUK MENDUDUKI JENJANG JABATAN AKADEMIK (S: Disarankan; W: Wajib) (Dikti 2014)

    NoJabatan AkademikJurnal NasionalJurnal Nasional TerakreditasiJurnal InternasionalJurnal Internasional Bereputasi1AsistenAhliWSSS2LektorWSSS3LektorKepala/MagisterSSWSLektorKepala/DoktorSWSS4ProfesorSSSW

  • PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 92 TAHUN 2014 Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

  • KARYA ILMIAH (Dikti 2014)Adalah hasil penelitian atau pemikiran yang dipublikasikan dan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan. Hal ini berarti selain jurnal sebagai tempat publikasi, kualitas dan teknik penulisan artikel ilmiah merupakan parameter penting yang diperhatikan dalam penulisan.

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Karya tulis ilmiah adalah tulisan hasil pokok pikiran, pengembangan, dan hasil kajian/penelitian yang disusun oleh Dosen baik perorangan atau kelompok, yang membahas suatu pokok bahasan ilmiah di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan menuangkan gagasan tertentu melalui identifikasi, tinjauan pustaka, metodologi, sintesis, deskripsi, analisis, evaluasi, kesimpulan, dan saran-saran, pemecahannya.

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Karya ilmiah berbentuk buku dari hasil penelitian atau pemikiran yang original dapat berupa buku referensi atau monograf atau buku jenis lainnya yang diterbitkan dan dipublikasikan.Karya ilmiah dalam bentuk buku yang diakui sebagai komponen penelitian untuk kenaikan jabatan akademik adalah:Isi buku sesuai dengan bidang keilmuan penulisMerupakan hasil penelitian atau pemikiran yang original. Kriteria ini yang membedakan antara buku referensi/monograf dengan buku ajarMemiliki ISBNTebal paling sedikit 40 (empat puluh) halaman cetak (menurut format UNESCO).Ukuran : standar, 15 x 23 cmDiterbitkan oleh penerbit Badan Ilmiah/Organisasi/Perguruan TinggiIsi tidak menyimpang dari falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945Monograf atau buku referensi yang diambil dari disertasi atau tesis tidak dapat dinilai untuk usul kenaikan jabatan akademik/pangkat.

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Buku Referensi adalah suatu tulisan dalam bentuk buku yang substansi pembahasannya pada satu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang mengandung nilai kebaruan, metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori mutakhir yang lengkap dan jelas, serta ada kesimpulan dan daftar pustaka.

  • Keterangan tambahanMenurut ketentuan Senat Akademik IPB bahwa buku referensi adalah suatu tulisan dalam bentuk buku yang menyajikan hasil dari serangkaian kegiatan penelitian yang original, mendalam, dan menyeluruh pada satu cabang ilmu. Tulisan didasarkan pada hasil penelitian bertahun-tahun sehingga menggambarkan otoritas penulisnya dalam aspek keilmuan tersebut. Tulisan harus diterbitkan dan memenuhi syarat-syarat penerbitan buku, yang substansi pembahasannya dalam satu cabang ilmu dan menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu dan teknologi (SA-IPB).

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Buku Monograf adalah suatu tulisan ilmiah dalam bentuk buku yang substansi pembahasannya hanya pada satu topik/hal dalam suatu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang mengandung nilai kebaruan (novelty/ies), metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori mutakhir yang lengkap dan jelas, serta ada kesimpulan dan daftar pustaka.

  • Keterangan tambahanMenurut ketentuan Senat Akademik IPB bahwa : Monograf adalah suatu tulisan dalam bentuk buku yang menyajikan hasil dari serangkaian kegiatan penelitian yang original, mendalam, dan menyeluruh pada satu aspek dalam suatu bidang ilmu. Tulisan didasarkan pada hasil penelitian bertahun-tahun sehingga menggambarkan otoritas penulisnya dalam aspek keilmuan tersebut. Tulisan harus diterbitkan dan memenuhi syarat-syarat penerbitan buku (SA-IPB).

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Jurnal atau berkala ilmiah atau majalah ilmiah yang selanjutnya disebut sebagai jurnal adalah bentuk terbitan yang berfungsi meregistrasi kegiatan kecendekiaan, mensertifikasi hasil kegiatan yang memenuhi persyaratan ilmiah minimum, mendiseminasikannya secara meluas kepada khalayak ramai, dan mengarsipkan semua temuan hasil kegiatan kecendekiaan ilmuwan yang dimuatnya. Untuk proses penilaian karya ilmiah dalam jabatan akademik dosen jurnal dibedakan menjadi:Jurnal nasionalJurnal nasional terakreditasiJurnal internasional Jurnal internasional bereputasi

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Jurnal nasional adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai berikut:a.Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuanb.Memiliki ISSNc.Memiliki terbitan versi onlined.Dikelola secara profesional: ketepatan keberkalaan, ketersediaan petunjuk penulisan, identitas jurnal, dll.e.Bertujuan menampung/mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentuf.Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin-disiplin keilmuan yang relevan.g.Diterbitkan oleh Penerbit/badan Ilmiah/Organisasi Profesi/Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya.h.Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia.i.Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal dua institusi yang berbedaj.Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal dua institusi yang berbeda k.Jurnal nasional yang memenuhi kriteria a sampai j dan terindek oleh DOAJ atau laman lain sesuai dengan pertimbangan tim pakar Dirjen Dikti diberi nilai yang lebih tinggi dari jurnal nasional yaitu maksimal 15.

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Jurnal internasional adalah jurnal yang memenuhi kriteria sebagai berikut (butir8):a.Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuanb.Memiliki ISSNc.Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok)d.Memiliki terbitan versi onlinee.Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara.f.Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 4 (empat) negara.g.Terindeks oleh database internasional bereputasi: Web of Science, Scopus, Microsoft Academic Search, dan/atau laman sesuai dengan pertimbangan tim pakar Ditjen Dikti.

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional sebagaimana butir 8 dengan kriteria tambahan mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters)atau Scimago Journal Rank (SJR) mempunyai urutan tertinggi dalam penilaian karya ilmiah dan dinilai paling tinggi 40.Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional pada butir 8 dan terindeks oleh database internasional bereputasi (Web of Science, Scopus, atau Microsoft Academic Search) namun belum mempunyai faktor dampak (impact factor)dari ISI Web of Science (Thomson Reuters)atau Scimago Journal Rank (SJR) dalam penilaian karya ilmiah dan dinilai paling tinggi 30.Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional pada butir 8 yang belum terindeks pada database internasional bereputasi (Web of Science, Scopus, atau Microsoft Academic Search) namun telah terindeks pada database internasional seperti DOAJ, CABI, Copernicus, dan/atau laman sesuai dengan pertimbangan tim pakar Ditjen Dikti dan dapat dinilai karya ilmiah paling tinggi 20.

  • HAL-HAL PENTING DALAM KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI (UNSUR B) (PAK Dikti 2014)Publikasi pada Jurnal internasional edisi khusus/suplemen atau jurnal ilmiah nasional terakreditasi edisi khusus/suplemen yang memuat artikel yang disajikan dalam sebuah seminar/simposium/lokakarya dapat dinilai sama dengan jurnal edisi normal (bukan edisi khusus) namun tidak dapat digunakan untuk memenuhi syarat publikasi kenaikan jabatan akademik. Perlu ditekankan, edisi khusus/suplemen ini harus diproses seperti pada penerbitan non edisi khusus (terbitan normal) dan memenuhi syarat-syarat karya ilmiah.Lain-lainProses penilaian jurnal yang hanya mempunyai edisi elektronik disamakan dengan kriteria jurnal yang berlaku (tidak dibedakan). Artikel dalam jurnal nasional yang terindeks oleh DOAJ atau laman lain sesuai dengan pertimbangan tim pakar Dirjen Dikti yang berbahasa INA dinilai maksimal 15 dan yang berbahasa Inggris 20Jurnal nasional yang tidak memenuhi kriteri jurnal nasional disetarakan dengan publikasi pada proseding yang tidak didiseminasikan pada suatu seminar atau yang lainnya. Jurnal ilmiah yang walaupun ditulis dalam Bahasa Resmi PBB namun tid