Shooting Bola Basket

Click here to load reader

  • date post

    05-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    53
  • download

    4

Embed Size (px)

description

bola basket

Transcript of Shooting Bola Basket

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang

Bola basket merupakan olahraga yang terus berkembang setiap waktu seiring perkembangan teknologi pada saat ini. Semakin ke depan peraturan bola basket juga mengalami perubahan-perubahan yang semakin kompleks. Perkembangan ilmu teknologi dan komunikasi yang semakin pesat dalam bidang pendidikan menjadi penting terutama dalam bidang kepelatihan khususnya bola basket. Salah satu cara penggunaan berbagai macam media dalam pembelajaran sesuai dengan tujuan materi dan karakteristik atlet itu sendiri. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam media berbasis video, akan sangat membantu perkembangan latihan atlet untuk mencapai prestasi yang maksimal.Dalam teknik bola basket ada beberapa dasar gerak yang perlu diberikan oleh pelatih, yaitu shoot (menembak), passing (mengumpan), dan dribble (menggiring bola). Dari semua teknik dasar, shoot (menembak) merupakan yang paling penting karena shoot (menembak) merupakan segala usaha memasukkan bola ke dalam ring (basket) untuk memperoleh point atau nilai. Shoot terdiri dari beberapa teknik, antara lain jump shoot, lay up, set shoot, hook shoot dan segala macam gerakan dengan upaya memasukkan bola ke dalam ring (Wissel Hal, 1996: 24).Menurut Danny Kosasih (2008: 13), permainan bola basket dibagi menjadi empat quarter, setiap quarter berdurasi sepuluh menit. Dengan demikian dapat dibayangkan bagaimana para pemain berusaha untuk mencetak point sebanyak-banyaknya dan pemain yang mempertahankan keranjang atau ringnya agar tidak kemasukan bola. Tembakan atau shooting adalah usaha memasukkan bola ke keranjang. Menurut Nuril Ahmadi (2007: 18) tembakan atau shooting merupakan usaha memasukkan bola ke keranjang.Menembak atau shooting merupakan teknik dasar yang lebih penting dari pada teknik dasar lain. Sesuai dengan inti permainan bola basket, yaitu memasukkan bola ke keranjang lawan dengan menembak dan menjaga daerah sendiri agar tidak kemasukan. Teknik dasar bola basket seperti operan, menggiring, bertahan, dan rayahan digunakan sebagai sarana agar pemain memperoleh peluang yang cukup besar untuk mencetak point, akan tetapi setiap pemain harus mampu melakukan tembakan dengan baik. Untuk itu teknik shooting perlu dilatihkan, salah satu jenis menembak yang sering dilatihkan adalah jump shoot. Jump Shoot adalah salah satu tembakan yang sangat penting penggunaanya dalam bola basket. Seorang pemain mahir melakukan tembakan jump shoot dengan baik, merupakan ancaman bagi lawan-lawannya. Misalnya pemain tersebut dapat melakukan tembakan jump shoot dari situasi apapun, contohnya selagi pemain melakukan dribble dan menerima umpan dalam keadaan diam dan bergerak.Shooting dalam bola basket bisa menghasilkan 1 angka, 2 angka, 3 angka. Salah satu jenis shooting yang sering digunakan dalam permainan bola basket adalah shooting under basket. Menurut Oliver (2007 : 18) Shooting under basket adalah shooting yang dilakukan ketika seorang pemain penyerang berada didekat ring basket menerima sebuah umpan, merebut bola dari rebound, atau melakukan jump stop setelah melakukan drible drive ke arah ring basket.Pembelajaran dalam melakukan shooting dapat dilakukan dengan cara memberikan informasi teori terlebih dahulu kepada atlet, kemudian mempraktekkan gerakan baik menggunakan peraga terlebih dahulu sebagai contoh maupun pada saat latihan langsung di lapangan dan setelah itu atlet mempraktekkan gerakan yang sudah dijelaskan. Permasalahan pelatih dalam melatihkan shooting biasanya terhambat oleh beberapa faktor, contohnya kurang terampil pelatih dalam memperagakan gerakan shooting atau faktor usia pelatih yang sudah tidak memungkinkan untuk memperagakan. Permasalahan tersebut dapat mempengaruhi pembentukan teknik fundamental bola basket atlet, seharusnya pelatih lebih kreatif dalam memberikan informasi gerakan meskipun tanpa memperagakan sendiri, seperti memanfaatkan media audio visual video latihan shooting dalam melatihkan gerak dasar shooting. Dengan memanfaatkan media audio visual, selain pelatih dapat lebih mudah memberikan arahan, atlet juga dapat mengembangkan kemampuan kognitif, kreatif, dan inovatif yang lebih baik dengan harapan akan mendapatkan hasil pembelajaran yang lebih maksimal.

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimanakah pengertian dari shooting pada bola basket ?

2. Bagaimanakah petunjuk umum shooting pada bola basket ?

3. Bagaimanakah kesalahan umum shooting pada bola basket ?

4. Bagaimanakah hal-hal yang harus diperhatikan pada saat tembakan (shooting) pada bola basket ?5. Bagaimanakah teknik dasar menembak (shooting) pada bola basket ?BAB IIPEMBAHASAN

2.1 Pengertian ShootingMenembak(shooting) adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukanshootingini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.Shooting adalah keahlian yang sangat penting dalam olahraga bola basket. Banyak sekali jenis-jenis tembakan dalam bola basket. Menurut Paye (1999 : 77) tembakan yang paling baik adalah tembakan yang tidak mengenai atau memantul papan ring. Teknik dasar seperti operan, menggiring, bertahan dan rebounding dilakukan untuk memperoleh peluang besar membuat skor, tapi tetap saja harus mampu melakukan tembakan, karena kemenangan dalam suatu pertandingan ditentukan dengan jumlah hasil tembakan yang dibuat regu tersebut.2.2 Petunjuk Umum Shooting1. Pandangan ke arah ring.

2. Posisi badan (keseluruhan) menghadap ke ring.

3. Pada saat melakukan tembakan badan tidak maju.

4. Jalannya bola parabola.

5. Tidak kaku baik badan, kaki, dan tangan.

6. Keseimbangan (balance).7. Konsentrasi.

2.3 Kesalahan Umum Dalam Shooting1. Anak mementingkan masuknya dari pada tekhnik tembakannya/gerakannya.

2. Badan maju setelah shooting.3. Tangan dan pergelangan kaku atau ditahan sehingga bola jalannya cepat.

4. Irama shooting tidak seimbang.

5. Posisi tangan terlalu mendatar.

6. Membawa bola kebelakang kepala atau bahu.7. Tidak konsentrasi.

8. Terlalu cepat menarik tangan penyeimbang bola.

2.4 Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Pada Saat Tembakan (Shooting)Menurut Wissel, hal-hal yang perlu diperhatikan secara umum pada saat melaksanakan tembakan adalah sebagai berikut:

1. Pandangan (Sight)

Pusatkan mata pada ring, tujukan hanya pada sisi muka lingkaran untuk semua jenis tembakan kecuali untuk tembakan pantulan. Pakai tembakan samping bila ada pada posisi 45 dari papan ring. Untuk tembakan sisi, tujukan pada puncak dekat kotak pada papan ring. Lalu pandang sasaran secepatnya dan jaga mata terfokus padanya hingga mencapai sasaran dan mata jangan mengikuti gerakan bola, konsentrasi pada target mengurangi gangguan, seperti teriakan, lambaian handuk, tangan lawan, atau pelanggaran keras.2. Posisi Tangan

Untuk shooting adalah penting dalam menempatkan bola pada tangan tepat dibelakang bola dan juga penting menempatkan tangan yang tidak menembak dibawah bola sebagai penjaga keseimbangan. Posisi ini disebut block and tuck. Lalu tangan menembak secara langsung dibelakang bola, jari telunjuk pada titik tengah kemudian bola dilepaskan pada jari telunjuk tepat berada di kutub atau tanda lain pada bagian tangah bola, supaya kontrol dan sentuhan ujung jari yang sudah terbangun dapat menghasilkan lemparan yang lembut tetapi tepat.

3. Persejajaran Siku Dalam

Pegang bola di depan dan di atas bahu untuk menembak, diantara telinga dan bahu, pertahankan siku-siku di dalam dan pada saat siku menembak, bola sejajar dengan basket dan selanjutnya letakkan tangan dibelakang bola dan gerakkan siku ke dalam semampu pemain.

4. Irama Menembak

Menembak merupakan sinkronisasi antara kaki, siku tembak, kelenturan pergelangan dan jari tangan. Tembakan boleh dengan halus, bersamaan dengan gerakan mengangkat yang ritmis. Kekuatan inti dan ritme tembakan berasal dari gerakan naik turun kaki. Awali dengan lutut sedikit lentur, tekuk lutut dan kemudian rentangkan sepenuhnya di dalam gerakan naik turun pada saat kaki terentang sepenuhnya, punggung dan bahu terentang ke arah atas dan ketika tembakan dimulai dari tengah dan tangan menembak.2.5 Teknik Dasar Menembak (Shooting)Menurut Wissel, secara umum teknik dasar shooting itu ada tujuh jenis, yaitu:

1. Tembakan satu tangan (One-hand Set Shot)

Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :

1) Lihat target2) Rentangkan kaki, punggung dan bahu3) Lenturkan pergelangan dan jari-jari ke depan4) Lepaskan ibu jari5) Tangan mengimbang pada posisi bola terlepas6) Irama yang seimbang2. Lemparan bebas (Free Thouw)

Suksesnya dalam melakukan lemparan bebas memerlukan keahlian, kebiasaan, konsentrasi dan keyakinan, kebiasaan, rileks dan irama mendukung konsentrasi dan keyakinan diri adapun langkah-langkah pelaksanaannya, yaitu:

1) Lihat target2) Ucapkan kata-kata kunci sasaran berirama3) Rentangkan kaki, punggung dan bahu4) Rentangkan siku5) Lenturkan pinggang dan jari-jari ke depan6) Lepaskan jari telunjuk7) Tangan menyeimbang pada bola sampai terlepas3. Tembakan sambil melompat (Jump Shoot)

Tembakan melompat sama dengan tembakan satu tangan hanya ada dua penyesuaian dasar, dimana pada tembakan melompat dalam mengangkat bola harus lebih tinggi dan menembak setelah melompat, bukannya menembak bersama dengan melompat. Langkah-langkah teknik ini adalah:

1) Loncat lalu menembak2) Tinggi lompatan tergantung pada jarak tembakan3) Rentang kaki, punggung dan bahu4) Rentangkan siku5) Lenturkan pinggang dan jari-jari ke depan6) Lepaskan jari-jari telunjuk7) Laju penyeimbang pada bola sampai terlepas8) Irama yang sama9) Lihat target4. Tembakan tiga skor (Three Pount Shot)

Untuk tembakan tiga angka, disiapkan pada kejauhan yang cukup dari garis untuk minghindar penginjakan garis dan untuk mempokuskan pandang