Seri Ujian

17
Seri ujian Persiapan Menghadapi Ujian Untuk melakukan ujian dengan baik, mula-mula kamu harus mempelajari dan melakukan review materi sebelum ujian. Berikut adalah beberapa teknik untuk memahami materi ujian dengan lebih baik: Belajar - Pasca Belajar Review catatanmu segera setelah kelas. Review catatanmu dengan singkat sebelum masuk kelas kembali. Jadwalkan waktu yang agak lama untuk review catatan tersebut setiap minggunya Review Atur catatan, teks dan tugas-tugasmu. Perkirakan waktu yang kamu butuhkan untuk melakukan review. Buatlah jadwal review yang terdiri dari waktu dan bahan materi. Ujilah dirimu sendiri dengan materi tersebut. Selesaikan belajarmu sehari sebelum ujian dimulai. Seri ujian Mengantisipasi Soal Ujian Perhatikan setiap pedoman belajar ang dibagikan oleh dosen dalam kelas sebelum ujian, atau bahkan pada awal kuliah. Misalnya: poin utama, bab-bab tertentu atau bagian-bagian suatu bab, handouts, dll. Tanyalah dosenmu apa yang perlu diantisipasi dalam ujian bila dia tidak memberikan informasi sedikitpun. Perhatikan dengan lebih seksama - sebelum ujian - poin-poin yang yang diangkat oleh dosen dalam kuliah. Buatlah daftar pertanyaan ujian yang akan kamu buat bila kamulah yang membuat soalnya, kemudian cobalah untuk Pelajari ujian-ujian sebelumnya yang telah dinilai oleh dosen.

description

Seri Ujian

Transcript of Seri Ujian

Page 1: Seri Ujian

Seri ujianP e r s i a p a n M e n g h a d a p i U j i a n

Untuk melakukan ujian dengan baik, mula-mula kamu harus mempelajari dan melakukan review materi sebelum ujian.

Berikut adalah beberapa teknik untuk memahami materi ujian dengan lebih baik:

Belajar - Pasca Belajar Review catatanmu segera setelah kelas. Review catatanmu dengan singkat sebelum masuk kelas

kembali. Jadwalkan waktu yang agak lama untuk review catatan

tersebut setiap minggunyaReview

Atur catatan, teks dan tugas-tugasmu. Perkirakan waktu yang kamu butuhkan untuk melakukan

review. Buatlah jadwal review yang terdiri dari waktu dan bahan

materi. Ujilah dirimu sendiri dengan materi tersebut. Selesaikan belajarmu sehari sebelum ujian dimulai.

 

Seri ujianM e n g a n t i s i p a s i S o a l U j i a n

Perhatikan setiap pedoman belajarang dibagikan oleh dosen dalam kelas sebelum ujian, atau bahkan pada awal kuliah. Misalnya: poin utama, bab-bab tertentu atau bagian-bagian suatu bab, handouts, dll.

Tanyalah dosenmu apa yang perlu diantisipasi dalam ujianbila dia tidak memberikan informasi sedikitpun.

Perhatikan dengan lebih seksama - sebelum ujian -poin-poin yang yang diangkat oleh dosen dalam kuliah.

Buatlah daftar pertanyaan ujianyang akan kamu buat bila kamulah yang membuat soalnya, kemudian cobalah untuk

Pelajari ujian-ujian sebelumnyayang telah dinilai oleh dosen.

Berdiskusilah dengan teman kuliahmuuntuk menebak kira-kira soal apa yang akan keluar dalam ujian.

Page 2: Seri Ujian

Perhatikan pada petunjukyang menunjukkan bahwa dosen mungkin menguji pada suatu ide tertentu, seperti ketika dosen:

berbicara tentang sesuatu lebih dari satu kali. menulis material pada papan tulis. memberikan waktu untuk mencatat. bertanya-tanya. berkata, "Ini akan muncul dalam ujian!"

Seri ujianS e p u l u h t i p s s a a t u j i a n

Ketika kamu melakukan ujian,

kamu sedang mendemonstrasikan

kemampuanmu dalam memahami

materi kuliah, atau dalam

melakukan tugas-tugas tertentu.

Bila kamu ragu terhadap

kejujuran ujian, atau

kredibilitas ujian tersebut

untuk menguji

kemampuanmu, temuilah

dosen pembimbingmu.

Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaianterhadap perkembangan belajarmu.Ada beberapa kondisi lingkungan,termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:

Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

Tenang dan percaya diri.Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

Bersantailah tapi waspada.Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

Page 3: Seri Ujian

Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

Jawab soal-soal ujian secara strategis.Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:

soal paling sulit yang membutuhkan waktu lama untuk menulis

jawabannya memiliki nilai terkecil

Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.

Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.

Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

Page 4: Seri Ujian

Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

Analisa hasil ujianmu.Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Seri ujianU j i a n B e n a r / S a l a h

Ujian benar/salah sering terdiri dari jawaban benar daripada jawaban salah.Ketika kamu merasa ragu, pilihlah jawaban benar. Paling tidak kamu memiliki kesempatan 50% menjawab dengan tepat.

Perhatikan seksama penggunaan kata "qualifier", negatif dan kalimat pernyataan yang panjang.

"Qualifier" adalah kata yang membatasi atau mengarah kepada pernyataan umum.Kata-kata seperti "tanpa, tidak pernah, tidak ada, selalu, setiap, keseluruhan, hanya" mengurangi kemungkinan dan biasanya berarti pernyataan salah. Penggunaan jenis kata semacam ini mengharuskan pernyataan yang tercantum tepat 100% selamanya. Kata-kata seperti "kadang-kadang, sering, biasanya, pada umumnya" memungkinkan adanya pernyataan yang akurat dan biasanya berarti pernyataan yang benar. Kata-kata tersebut membuat suatu pernyataan mewakili realitas.

Kata negatif memusingkan.Bila pertanyaan mengandung kata negatif, seperti "tanpa, tidak, tidak dapat," lingkari kata negatif tersebut dan baca kalimatnya lagi tanpa menggunakan kata negatif tersebut. Putuskan apakah kalimat tersebut benar atau salah. Bila benar,

Page 5: Seri Ujian

ini berarti kebalikannya atau negatifnya merupakan pernyataan yang salah.

Setiap bagian dari kalimat yang benar selalu benar.Bila satu bagian dari kalimat adalah salah, semua kalimat tersebut salah tanpa mempedulikan pernyataan benar lainnya. Karena itu baca kalimat-kalimat panjang secara hati-hati dan perhatikan seksama kelompok kata yang dipisahkan dengan tanda baca. Kalimat-kalimat yang terdiri dari rangkaian panjang kata-kata biasanya - tetapi tidak selalu - berupa pernyataan salah.

Diadaptasi dari How to Study In College oleh Walter Pauk.

Seri ujianK o n s e n t r a s i

Kesenian atau latihan dalam berkonsentrasi, bejalar biologi ataupun main billiard, ialah menyisihkan ganguan dan memperhatikan apa yang kamu kerjakan. Jika anda menemukan sesuatu yang tidak anda mengerti dalam bacaan, atau jika anda mengalami kesulitan dalam mendengarkan kuliah, semoga pentunjuk-petunjuk berikut ini bisa menolong anda:

Melakukan kebiasaan rutine,jadwal belajar yang efisien

Belajar di lingkungan yang tenang Untuk istirahat,

kerjakan sesuatu yang lain dari kebiasaan yang anda lakukan (misalnya jalan-jalan sehabis duduk), dan lain-lain

Hindari mengelamundengan menanyakan diri sendiri tentang bahan pelajaran sambil mempelajarinya

Sebelum kelas, pelajari catatandari pertemuan sebelumnya dan baca bahan kuliah yang akan dibahas di kelas sehingga anda dapat mengetahui topik utama yang akan dibahas oleh dosen terlebih dahulu

Tunjukan perhatian anda saat di dalam kelas(ekspresi and sikap badan dengan penuh perhatian) untuk medorong semangat belajar anda 

Hindari ganguandengan duduk di depan kelas jauh dari ganguan teman sekelas dan dengan memperhatikan dosen sehingga dapat mendengarkan dan menulis catatan yang baik

Page 6: Seri Ujian

Sumber: J. R. Hayes, The Complete Problem Solver, Franklin Institute Press, 1981See also: Techniques in concentration

Termasuk informasi yang diadaptasi dari On Becoming a

Master Student oleh David B. Ellis dan How to Study in

College oleh Walter Pauk.

Seri ujianM e n g g u n a k a n D a y a I n g a t  

s e c a r a E f e k t i fTeknik-teknik berikut digunakan secara bersama-sama dengan huruf, imej, peta, yang membantu ingatan Anda.

Anda juga dapat memperoleh melalui teknik-teknik ini, yang mencoba memikirkan strategi yang akan berguna bagi Anda!Beberapa orang menggunakan sejumlah huruf, imej, atau lagu.Masing-masing tergantung pada apakah cocok dengan Anda, atau apakah berguna terhadap cara Anda berpikir.

1. AkronimAkronim adalah suatu temuan gabungan huruf.Setiap huruf mengisyaratkan atau menyarankan sesuatu, sebagai pokok yang perlu Anda ingat.

PEMDAS, rangkaian pemecahan atau pengevaluasian persamaan matematika.Tanda kurung | Eksponen (pangkat dalam matematika)| Perkalian| Pembagian| Penambahan| PenguranganROY G. BIV, aneka warna yang kelihatanMerah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, UnguIPMAT, tingkatan pembagian selInterphase, Prophase, Metaphase, Anaphase, Telephase 

2. Sanjak (huruf awal/akhir setiap kata di dalam sajak) adalah temuan kalimat atau puisi dengan huruf pertama sebagai kunci: Huruf pertama setiap kata adalah isyarat ke arah suatu ide yang Anda perlukan untuk mengingat.

Please Excuse My Dear Aunt Sally (PEMDAS, above)rangkaian pemecahan atau pengevaluasian persamaan matematikaParenthesis | Exponents | Multiplication | Division | Addition | SubtractionEvery Good Boy Dererves Fun Sanjak untuk mengingat rangkaian (tangga) nada musik (G-kunci nada musik bidang

Page 7: Seri Ujian

permusikan)--E, G, B, D, FLihat juga:  Silva Rhetoricae; Acrostics for Children;

3. Kunci Persajakan: ( untuk daftar perintah atau tanpa perintah)Pertama, hafal kata kunci yang dapat digabungkan dengan angka.

Contoh:  bun (kue, sanggul) = one (satu); shoe (sepatu) = two (dua), tree (pohon) = three (tiga), door (pintu) = , hive (sarang) = five (lima), dsb.Ciptakan suatu imej tentang pokok-pokok ini yang Anda perlukan untuk mengingat dengan kata kunci.

Empat kelompok makanan dasar ?produksi harian; daging, ikan, unggas, beras, buah dan sayuran. Pikirkan keju dengan kue (satu), persediaan hidup dengan sepatu (dua), satu karung beras tergantung di sebuah pohon (tiga), sebuah pintu ke ruangan persediaan buah dan sayuran (empat).

4. Metode Loci: (untuk kira-kira 20 pokok atau item)Pilih suatu lokasi yang Anda kenal dengan baik.Baik untuk pelajar-pelajar ilmu gerak!

Bayangkan Anda sendiri berjalan melalui lokasi itu, memilih dengan jelas tempat-tempat secara pasti?pintu, sofa, pendingin, rak, dsb. Bayangkan diri Anda meletakkan obyek-obyek yang Anda perlukan ke setiap tempat ini dengan berjalan langsung melalui lokasi ini.

Sekali lagi, Anda memerlukan patokan arah secara jelas ke lokasi obyek-obyek untuk memudahkan obyek-obyek tersebut ditemukan kembali.

George Washington, Thomas Jefferson, dan Richard Nixon, Anda dapat bayangkan berjalan ke pintu lokasi Anda dan melihat selembar uang dollar di pintu, ketika Anda membuka pintu Jefferson sedang berbaring di sofa dan Nixon sedang makan tanpa alat pendingin.

5. Metode Kata Kunci (untuk kosa kata bahasa asing)Pertama, sesudah memutuskan kata asing yang Anda perlukan untuk mengingat, pilihlah kata kunci dalam bahasa Inggris yang berbunyi seperti kata asing.Kemudian, bayangkan suatu imej yang mengandung kata kunci bahasa asing dengan makna bahasa Inggris.Sebagai contoh, Menurut bahasa Spanyol kata "cabina" berarti "phone booth" (tempat tilpon) Untuk kata kunci bahasa Inggris,

Page 8: Seri Ujian

Anda boleh memikirkan "cab in a ... ." Anda kemudian akan menemukan suatu imej ?a cab trying to fit in a phone booth?. Apabila Anda melihat kata ?cabina" saat ujian, Anda harus mungkin mengembalikan imej tentang ?cab? dan Anda harus menemukan kembali definisi ?phone booth?.

6. Imej -Teknik Penamaan: (untuk mengingat nama-nama)Temuan yang sederhana dalam hubungan apa saja antara nama dan sifat-sifat fisik seseorang. Sebagai contoh, kalau Anda mengingat nama Shirley Temple, Anda boleh melekatkan nama itu dengan kenangan bahwa ia mempunyai rambut keriting sekitar pelipisnya. ?curly?(bersajak dengan Sherly).

7. Merangkai : (untuk daftar perintah dan yang bukan)Ciptakan sebuah cerita di mana setiap kata atau ide memungkinkan Anda mengingat kembali ide berikutnya yang Anda perlukan. Kalau Anda ingat kata Napoleon, telinga, pintu, dan Jerman, Anda akan menemukan cerita Napoleon dengan telinganya ke pintu untuk mendengar orang berbicara bahasa Jerman.

Lihat juga:Alat.alat berpikir: Memory Improvement Techniques

Seri ujianB e r p i k i r K r i t i s

Strategi Berpikir Kritis di dalam BelajarStudi berpikir kritis suatu subyek atau masalah dengan pengertian yang luas (terbuka).Proses dimulai dengan sutau pernyataan apa yang akan dipelajari,menampilkan temuan tidak terbatas dan pertimbangan kemungkinan-kemungkinan,dan kesimpulan pola-pola pengertian yang didasarkan pada kejadian. Alasan-alasan, penyimpangan, dan prasangka baik para pengajar maupun para ahli membandingkan dan membentuk lembaga penilaian.

Masuk dengan pikiran terbuka: Jelaskan tujuan Anda, apa yang Anda ingin pelajari

Bereskan dan yakinkan subyek Anda dengan guru Anda atau ahli.

Page 9: Seri Ujian

Topik dapat dengan frase yang sederhana:"Peran Gender di dalam permainan video game?"Sejarah Politik Perancis di antara Perang Besar pada paruh abad ke-20?"Penanaman Pohon Mahogoni di Amerika Tengah?"Peraturan Perpipaan Domestik di Daerah Pinggiran Kota?"Kosa kata dan Struktur Kerangka Manusia?

Pikirkan apa yang Anda ketahui tentang subyekApa yang Anda sudah ketahui akan membantu Anda di dalam studi ini?Apa prasangka Anda?

Sumber apa yang penting untuk Anda, dan penentuan garis waktu Anda?

Memperoleh informasiMenutup pikiran tidak akan membuka pilihan Anda danpeluang kesempatan.

BertanyalahApa prasangka para pengarang terhadap informasi?

Aturlah apa yang Anda kumpulkan ke dalam pola-pola pemahamanCarilah kaitannya

Ajukan pertanyaan (lagi) Pikirkan bagaimana Anda akan mendemonstrasikan

pelajaran Andaesuaisesuai dengan topik Anda. Ya! Bagaimana Anda mencipatakan ujianTentang apa yang Anda pelajari?Dari yang sederhana ke yang lebih sulit (1-6) terapan:

1

.

Daftar, label, identitas Demonstrasi Pengetahuan

2

.

Defininisikan, jelaskan, ringkaskan dengan kata-kataAnda sendiri

Pengertian/Pemahaman

3

.

Pecahkan, terapkan ke situasi baru

Gunakan pelajaran Anda, dan terapkan

Page 10: Seri Ujian

4

.

Bandingkan dan tentangkan, perbedaan antara item

Analisis

5

.

Ciptakan, gabungkan, invent Sintesis

6

.

Alihkan, rekomendasikan, nilai Evaluasi dan jelaskan mengapa

Pikirkan di dalam aturan bagaimana membuat pelajaran Anda sebagai petualangan di dalam penjelajahan!Ringkasan Berpikir Kritis:

Tentukan fakta-fakta di dalam situasi baru atau subyek tanpa prasangka

Tempatkan fakta-fakta dan informasi ini sedemikian rupa di dalam pola Sehingga Anda memahaminya

Menerima atau menolak sumber nila dan kesimpulan yang didasarkan pada pengalaman, penilaian, dan keyakinan Anda.

Translations:  Margaretha Agustin Liwoso, Lecturer, Sam Ratulangi University Manado, North-Sulawesi, Indonesia

Seri ujianB e r p i k i r y a n g C e r d i k

"Meskipun anda bukanlah seorang jenius, anda dapat mengunakan strategi yang sama seperti yang digunakan Aristotle dan Einstein untuk memanfaatkan kreatifitas berpikir anda dan mengatur masa depan anda lebih baik."

Kedelapan statregi berikut ini dapat mendorong cara berpikir anda lebih produktif daripada reproduktif untuk memecahkan masalah-masalah. "Strategi-strategi ini pada umumnya ditemui pada gaya berpikir bagi orang-orang yang jenius dan kreatif di ilmu pengetahuan, kesenian, dan industri-industri sepajang sejarah."

1. Lihatlah persoalan anda dengan berbagai cara yang berbeda dan cari perspektif baru yang belum pernah dipakai oleh orang lain (atau belum diterbitkan!)

Leonardo da Vinci percaya bahwa untuk menambah pengetahuan tentang suatu masalah dimulai dengan

Page 11: Seri Ujian

mempelajari cara menyusun ulang masalah tersebut dengan berbagai cara yang berbeda. Ia merasa bahwa pertama kali melihat masalah itu terlalu prubasangka. Seringkali, masalah itu dapat disusun ulang dan menjadi suatu masalah yang baru.

2. Bayangkan!Ketika Einstein memikirkan suatu masalah, ia selalu menemukan bahwa perlu untuk merumuskan persoalannya dalam berbagai cara yang berbeda-beda yang masuk akal, termasuk menggunakan diagram-diagram. Ia membayangkan solusi-solusinya dan yakin bahwa kata-kata dan angka-angka tidak memegang peran penting dalam proses berpikirnya.

3. Hasilkan! Karakteristik anak jenius yang membedakan adalah produktivitas.

Thomas Edison memegang 1.093 paten. Dia memberikan jaminan produktivitas dengan memberikan ide-ide pada diri sendiri dan asistennya. Dalam studi dari 2.036 ilmuwan sepanjang sejarah, Dekan Keith Simonton, dari University of California di Davis, menemukan bahwa ilmuwan-ilmuwan yang dihormati tidak hanya menciptakan banyak karya-karya terkenal, tapi banyak yang buruk. Mereka tidak takut gagal, atau membuat kesalahan besar untuk meraih hasil yang hebat.

4. Buat kombinasi-kombinasi baru. Kombinasikan, and kombinasikan ulang, ide-ide, bayangan-bayangan, and pikiran-pikiran ke dalam kombinasi yang berbeda, tidak peduli akan keanehan atau ketidakwajaran.

Keturunan hukum-hukum yang menjadi dasar ilmu genetika modern berasal dari pendeta Austria, Grego Mendel, yang mengkombinasikan matematika dan biologi untuk menciptakan ilmu pengetahuan baru.

5. Bentuklah hubungan-hubungan; buatlah hubungan antara peroalan-persoalan yang berbeda

Da Vinci menemukan hubungan antara suara bel dan sebuah batu yang jatuh ke dalam air.Hal ini memungkinkan Da Vinci untuk membuat hubungan bahwa suara mengalir melalui gelombang-gelombang.Samuel Morse menciptakan stasiun-stasiun penghubung untuk tanda-tanda telegraf ketika memperhatikan stasiun-stasiun penghubung untuk kuda-kuda.

6. Berpikir secara berlawanan.Ahli ilmu fisika Niels Bohr percaya bahwa jika andamemegang pertentangan secara bersamaan, kemudian anda

Page 12: Seri Ujian

menyingkirkan pikiran anda dan akal anda bergerak menuju tingkatan yang baru.Kemampuannya untuk membayangkan secara bersamaan mengenai suatu partikel dan suatu gelombang mengarah pada konsepsinya tentang prinsip saling melengkapi.Dengan menyingkirkan pikiran (logis) dapat memungkinkan akal anda untuk menciptakan sesuatu yang baru.

7. Berpikir secara metafor.Aristotle menganggap metafora sebagai tanda yang jenius, dan percaya bahwa individual yang memiliki kapasitas untuk menerima persamaan antara dua keberadaan yang berbeda dan menghubungkannya adalah individual yang punya bakat kusus.

8. Persiapkan diri anda untuk menghadapi kesempatan.Bilamana kita mencoba sesuatu dan gagal, kita akhirnya mengerjakan sesuatu yang lain. Hal ini adalah prinsip pertama dari kekreatifan.Kegagalan dapat menjadi produktif hanya jika kita tidak terfokus pada satu hal sebagai suatu hasil yang tidak produktif. Sebaliknya, menganalisa proses, komponen-kompnen dan bagaimana anda dapat mengubahnya untuk memperoleh hasil yang lain. Jangan bertanya, ?Mengapa saya gagal?? melainkan ?Apa yang telah saya lakukan??

Diadaptasi dengan seijin: Michalko, Michael, Thinking Like a Genius: Eight strategies used by the super creative, from Aristotle and Leonardo to Einstein and Edison (New Horizons for Learning seperti yang dilihat darihttp://www.newhorizons.org/wwart_michalko1.html, (June 15, 1999) Artikel ini pertama kali diterbitkan di THE FUTURIST, May 1998Michael Michalko adalah pengarang buku Thinkertoys (A Handbook of Business Creativity), ThinkPak (A Brainstorming Card Set), dan Cracking Creativity: The Secrets of Creative Geniuses (Ten Speed Press, 1998).

Seri ujianK o n s e p a t a u P e m e t a a n

pikiran untuk belajar

Banyak dari kita sudah mempelajari subyek garis besardi dalam kasus belajar, seperti:I. Item pertama

Page 13: Seri Ujian

II. Item keduaA. sub itemB. sub item

1. sub sub item2. sub sub item

III. item ketigaHal ini merupakan pendekatan yang bersifat sangat linear, namun tidak seperti kerjanya pikiran kita.Kenapa pemetaan?Sebaliknya, pikiran kita bekerja seperti web sites:sekelompok halaman atau ide atau konsep yang dihubungan satu sama lain, atau berpindah sendiri ke kelompok atau web sites yang lain.Pembelajaran mengkombinasikan apa yang telah anda ketahui dengan apa yang ingin anda ketahui, dan menghubungkan informasi baru ini ke dalam gudang pengetahuan kita. Ingatan kita kemudian memproses ?hubungan? baru ini dan mempersiapkan untuk digunakan sewaktu-waktu.Suatu pemetaan pikiran berfokus pada satu ide; Konsep memetakan bekerja dengan beberapa atau banyak hal.Kapan memetakannya?

Mengorganizasi suatu subyek Melakukan pembelajaran yang

"lebih mendalam"

Mengintegrasikan pengetahuan

yang lama dan baru

Merevisi and mempersiapkan

untuk test

Mencatat

Menggantikan ide-ide baru dalam

suatu struktur

Mengingat kembali

Mengkomunikasikan ide-ide yang kompleks

Gunakan pemetaan untuk meletakkan hal-hal secara perspektif, menganalisa hubungan, dan untuk membuat prioritas.Bagaimana saya melakukan pemetaan?Mula-mula tolaklah ide dari suatu garis besar, atau paragraf yang menggunakan kalimat-kalimat.

Page 14: Seri Ujian

Kemudian berpikirlah dengan kata kuncinya atau simbol-simbol yang mewakili ide dan kata-kata.

Ambilah sebuah pensil (anda akan menghapus!) dan selembar kertas kosong (tidak bergaris) yang besar atau gunakan papan tulis dan kapur (berwarna):

Tulislah kata yang paling penting atau ungkapan pendek atau simbol di bagian tengah.Pikirkan hal ini; lingkarilah.

Tuliskan kata-kata penting lainnya di luar lingkaran.(pikirkan halaman-halaman yang berhubungan dalam suatu web sites)Sisakan ruang kosong untuk mengembangkan pemetaan anda untuk:

pengembangan lebih lanjut penjelasan item-item yang berkaitan

Bekerjalah dengan cepattanpa menganalisa pekerjaan anda.

Ubahlah fase pertama ini.Pikirlah mengenai hubungan item-item yang di luar dengan yang di tengahHapus dan gantilah dan pendekkan kata-kata pada ide kunci iniLetakkan kembali item-item penting lebih dekat satu sama lain untuk pengorganisasian yang lebih baikJika memungkinkan, gunakan warna untuk mengorganisasikan informasiHubungkan konsep dengan kata-kata untuk memperjelas hubungan

Tetaplah bekerja di bagian luarDengan bebas dan cepat tambahkan kata-kata kunci dan ide-ide lainnya (anda dapat selalu menghapus!)Berpikirlah secara tidak umum: rekatkan halaman-halaman secara bersamaan untuk memperluas pemetaan anda; pecahkan ikatan-ikatan yang adaKembangkan ke mana arah topik membawa anda ? tak terbatas oleh ukuran kertasKetika anda memperluas pemetaan anda, anda akan cenderung menjadi lebih spesifik dan detail

Singkirkan pemetaan tersebutKemudian, lanjutkan pengembangan dan revisiBerhenti dan pikirlah mengenai hubungan yang anda

Page 15: Seri Ujian

kembangkanPerluas pemetaan sepanjang waktu (sampai ujian tiba!)

Pemetaan ini adalah dokumen pembelajaran pribadi andaHal ini mengkombinasikan apa yang anda ketahui dengan apa yang anda pelajari dan apa yang mungkin anda butuhkan untuk melengkapi "lukisan" anda

Lihat juga pembahasan James Cook University's (North Queensland, Australia) mengenai pemetaan pikiran padaKonsep pemetaan awalnya berasal dari hasil karya David Ausubel (advanced organizers). Konsep teknik pemetaan dikembangkan oleh Joseph D Novak di Cornell."Konsep pemetaan berasal dari gerakan pembelajaran yang disebut konstruktivisme.Pada umumnya, konstruktivisme menyatakan bahwa pengetahuan awal digunakan sebagai dasar untuk mempelajari pengetahuan yang baru. Pada intinya, bagaimana kita berpikir memepengaruhi bagaimana dan apa yang kita pelajari. Konsep pemetaan mengindentifikasikan cara kita berpikir, cara kita melihat hubungan antar pengetahuan." Grayson H. Walker, Concept Mapping and Curriculum Design, Teaching Resource Center, The University of Tennessee at Chattanooga, http://www.utc.edu/Teaching-Resource-Center/concepts.html, (March 2, 2000).Pemetaan pikiran dikembangkan oleh Tony Buzan: "The Mind Map Book: How to Use Radiant Thinking to Maximize Your Brain's Untapped Potential", Penguin Books, New York. Informasi lebih lanjut tersedia pada dokumen a Mind Mapping FAQ (Frequently Asked Questions). (http://www.ozemail.com.au/~caveman/Creative/Mindmap/index.html)