Revisi atom, molekul, ion

download Revisi atom, molekul, ion

of 39

  • date post

    22-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    5.614
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Revisi atom, molekul, ion

  • 1. N O M O L A T O M I E K U L

2. Oleh: - Arina Ilmayani VIIIC/02 - Naura Firdaus H VIIIC/10 - Navila Ufi S VIIIC/11 - Nizza Kartika S VIIIC/13 - Tita Andini NHN VIIIC/18 Pak Budi Setyawan 3. ATOM PROTON ELEKTRON NEUTRON ION MOLEKUL MOLEKUL UNSUR MOLEKUL SENYAWA ION POSITIF ION NEGATIF TERDIRI ATAS MELEPASKAN/MENERIMA ELEKTRON BERGABUNG MELALUI REAKSI KIMIA 4. Atom Ion Molekul 5. Atom perusal dari bahasa Yunani, yakni atomos (a berarti tidak dan tomos berarti tak terbagi). Setiap unsur terdiri atas partikel-partikel terkecil yang tak dapat dibagi-bagi disebut Atom. ATOM 6. Setiap atom mengandung 3 macam partikel, yaitu: 1. Elektron 2. Proton 3. Neutron 7. 1. Elektron adalah partikel subatom yang bermuatan negatif dan umumnya ditulis sebagai e-. Elektron tidak memiliki komponen dasar ataupun substruktur apapun yang diketahui, sehingga ia dipercayai sebagai partikel elementer. Elektron memiliki massa sekitar 1/1836 massa proton. 8. 2. Proton adalah partikel subatomik dengan muatan positif sebesar 1.6 10-19 coulomb dan massa 938 MeV (1.6726231 10-27 kg, atau sekitar 1836 kali massa sebuah elektron). 9. 3. Neutron atau netron adalah partikel subatomik yang tidak bermuatan (netral) dan memiliki massa 940 MeV/c (1.6749 10-27 kg, sedikit lebih berat dari proton. Putarannya adalah . 10. Persamaan untuk atom netral (neutron) Jumlah proton (p) = jumlah elektron (e) p = e 11. Nomor massa menunjukkan massa atom unsur tersebut Nomor massa + jumlah massa proton + jumlah massa neutron 12. Menghitung Proton, Elektron, Neutron Rumus umum untuk menghitung jumlah proton, neutron dan elektron : 1). Untuk nuklida atom netral : AXZ : p = Z e = Z n = (A-Z) 2). Untuk nuklida kation : AXZ Y+ : p = Z e = Z (+y ) n = (A-Z) 3). Untuk nuklida anion : AXZ Y- : p = Z e = Z (-y) n = (A-Z) 13. Adapun intisari dari pemikiran John Dalton , yaitu : a. Setiap unsur terdiri atas partikel-partikel terkecil yang tak dapat dibagi-bagi lagi disebut Atom. b. Semua atom dari unsur yang sama memiliki ukuran dan massa yang sama. Atom dari unsur yang berbeda memiliki massa yang berbeda pula. c. Atom-atom tidak dapat dirusak, dimusnahkan atau diciptakan melalui reaksi kimia. d. Melalui reaksi kimia, atom-atom dari pereaksi akan memiliki susunan yang baru dan akan saling terikat satu sama lain dengan rasio tau perbandingan bilangan tertentu. 14. Atom dari unsur yang berbeda diberi warna yang berbeda. Misalnya, warna atom karbon diberi warna hitam, sementara atom oksigen diberi warna merah. Pewarnaan yang berbeda hanya untuk menunjukkan bahwa atom tersebut berasal dari unsur yang berbeda. 15. Dua zat atau lebih zat murni dapat bercampur di antara satu dan lainnya membentuk suatu campuran tanpa kehilangan masing-masing sifatnya. Dengan demikian,komponen- komponen yang terdapat dalam suatucampuran dapat dipisahkan kembali satu sama lainnya dengan cara-cara fisika seperti penyaringan,destilasi,kristalisasi,sublimasi, da n kromatografi. 16. Berbeda dengan campuran,zat murni tidak dapat dipisahkan menjadi materi yang lebih sederhana dengan menggunakan cara fisika. Zat murni selanjutnya dapat dikelompokkan menjadi unsur dan senyawa(gabungan dari dua atau lebih unsur yang terbentuk melalui reaksi kimia).Dengan demikian, hasil gabungan tersebut merupakan zat baru. 17. Setiap zat yang berbeda mengandung komposisi partikel terkecil yang berbeda pula misal: Logam besi disusun oleh partikel-partikelterkecil yang berbeda dengan partikel-partikel kecil yang menyusun kalsium. Air mengandung partikel-partikel terkecil yang berbeda dengan partikel-partikel terkecil yang menyusun garam dapur partikel-partikel terkecil yang menyusun berbagai macam zat dikelompokkan menjadi 3 golongan yaitu: atom,molekul, dan ion 18. Secara umum, dapat dikatakan bahwa cara atom-atom berikatan ikut menentukan sifat dari zat yang dibentuk. Dalam grafit, bahwa atom-atom karbon membentk lapisan-lapisan tersendiri. Dalam setiap lapisan, satu atom karbon memiliki tiga atom yang berdekatan (bertetangga). Sementara dalam intan, atom- atom tersusun lebih rapat, satu atom karbon dikelilingi oleh empat atom karbon. 19. Grafit dan Intan Beserta Model Susunan Atomnya 20. Struktur atom sederhana 21. Unsur-unsur logam seperti natrium, kalsium, tembaga, emas, dan besi dalam keadaan bebasnya atau tidak bersenyawa dengan unsur lain, tersusun atas partikel terkecil materi yang termasuk kedalam golongan atom. Jadi, sepotong logam besi disusun oleh atom-atom besi yang memiliki struktur atau pola tertentu. 22. Definisi paling awal mendefinisikan molekul sebagai partikel terkecil bahan-bahan kimia yang masih mempertahankan komposisi dan sifat-sifat kimiawinya Definisi ini sering kali tidak dapat diterapkan karena banyak bahan materi seperti bebatuan, garam, dan logam tersusun atas jaringan-jaringan atom dan ion yang terikat secara kimiawi dan tidak tersusun atas molekul-molekul diskret 23. Molekul adalah gabungan dua atom/ lebih yg berasal dari unsur yang sama atau berbeda. Jika atomnya berusul dari unsur yang sama maka disebut molekul unsur. Jika suatu molekul tersusun atas dua atau lebih atom dari unsur yg berbeda maka disebut molekul senyawa. MOLEKUL 24. Unsur-unsur golongan gas mulia tersusun atas partikel kecil kelompok atom. Adapun unsur-unsur golongan halogen tersusun atas molekul unsur 25. Contoh molekul senyawa 26. Contoh zat yg partikel terkecilnya merupakan molekul senyawa adalah air. Air yg biasa kita minum mengandung partikel- paryikel terkecil yg disebut molekul air. Molekul air ini tersusun atas 2 atom unsur hidrogen dan 1unsur oksigen. 27. Karbon monoksida adalah gas yang dapat meracuni darah kita sehingga menimbulkan kematian. Adapun etanol yaitu zat yg bisa dipakai untuk berbagai keperluan, seperti sterilisasi, campuran minuman keras, dan bahan bakar. Semua zat tersebut tersusun atas partikel-partikel terkecil materi yg disebut molekul. 28. RUMUS MOLEKUL Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat Contohnya, asetilena memiliki rumus molekuler C2H2, namun rumus empirisnya adalah (CH) Dikenal beberapa senyawa dengan rumus empiris CH2O, antara lain : - Formaldehida, HCHO atau (CH2O); Mr = 30 - Asam asetat, CH3 COOH atau (CH2O)2 ; Mr = 60 - Glukosa, C6H12O6 atau (CH2O)6 ; Mr = 180 29. Ion adalah atom yang bermuatan Partikel terkecil dari materi tidak hanya berbentuk atom, molekul, tetapi juga berbentuk ion ION 30. Muatan elektron merupakan jumlah muatan terkecil yang disebut sebagai muatan dasar (e) Muatan ion adalah satu kali atau beberapa kali muatan dasar tersebut Karena itu, muatan ion hanya dituliskan dengan angka satu atau kelipatan dari muatan tersebut 31. Atom yang bermuatan disebut Ion Atom yang bermuatan positif disebut Kation Atom yang bermuatan negatif disebut Anion 32. Atom dapat bermuatan positif karena melepaskan elektron. Unsur yang mudah melepaskan elektron adalah unsur dengan kecenderungan lebih besar untuk melepaskan elektron 33. Unsur unsurnya antara lain: 1. Litium 2. Natrium 3. Kalium 4. Rubidium 5. Sesium 6. Fransium 7. dsb 34. Atom yang melepaskan 1 elektron membentuk ion positif bermuatan 1. Atom yang melepaskan 2 elektron membentuk ion positif 2 Contoh: Na -> Na+ + e Mg -> Mg2++2 e 35. Atom dapat bermuatan negatif karena menerima elektron. Unsur yang mudah menerima elektron adalah unsur dengan kecenderungan lebih besar untuk menerima elektron 36. Unsur tersebut antara lain: 1. Iodin 2. Oksigen 3. Fluorin 4. Belerang 5. Bromin 6. dsb 37. Atom yang menerima 1 elektron membentuk ion negatif bermuatan 1. Atom yang menerima 2 elektron membentuk ion negatif bermuatan 2 Contoh: F + e -> F- O + 2 e -> O2- 38. Antara ion positif dan ion negatif yang menyusun suatu garam saling tarik menarik satu dengan yang lainnya membentuk kisi kristal 39. Kisi kristal ini beragam jenisnya, bergantung dengan perbandingan ukuran ion positif dan ion negatif yang berikatan Salah satu model kisi kristal dari senyawa garam dapur (NaCI)