Perda no.-16-thn-2013 ret-penj-produksi-usaha-daerah

download Perda no.-16-thn-2013 ret-penj-produksi-usaha-daerah

of 28

  • date post

    14-Apr-2017
  • Category

    Law

  • view

    56
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Perda no.-16-thn-2013 ret-penj-produksi-usaha-daerah

  • PERATURAN DAERAH KABUPATEN KONAWE SELATAN

    NOMOR : /6 TAHUN 2013

    TENTANG

    RETRIBUSI PENJUALAN PRODUKSI USAHA DAERAH

    \( ( :. i

    J

    DITERBITKAN OLEH

    BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAHil;KABUPATEN KONAWE SELATAN

    TAHUN 2013

  • PERATURAN DAERAH KABUPATEN KONAWE SELATAN

    NOMOR /6 TAHUN 2013

    TENTANG

    RETRIBUSI PENJUALAN PRODUKSI USAHA DAERAH

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    BUPATI KONAWE SELATAN,

    Menimbang bahwa Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 1998

    tentang Retribusi Penjualan Produksi Usaha

    Daerah, sudah tidak sesuai lagi pada saat ini

    ditinjau dari segi hukum pembentukannya dan

    tarif retribusinya sehingga perlu di revisi;

    bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

    dimaksud pada huruf a, perlu membentuk

    Peraturan Daerah tentang Retribusi Penjualan

    Produksi Usaha Daerah;

    Mengingat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang

    Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan

    Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 3209);

    Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang

    Sistem Budidaya Tanaman (Lembaran Negara

    Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 46,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 3478);

    Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang

    Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    1QQ2 Nomor 56. Tambahan Lembaran Negara

  • 4. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang

    Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas

    dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran

    Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor

    75, Tambahan Lembaran Negara Republik

    Indonesia Nomor 3851);

    5. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2003 tentang

    Pembentukan Kabupaten Konawe Selatan di

    Provinsi Sulawesi Tenggara (Lembaran Negara

    Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 24,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4267);

    6. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang

    Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2004 Nomor 118, Tambahan Lembaran

    Negara Republik Indonesia Nomor 4433);

    sebagaimana telah diubah dengan Undang -

    Undang Nomor 45 Tahun 2009 (Lembaran Negara

    Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 154,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 5073);

    7. Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang

    Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan

    Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

    4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah

    terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12

    Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan

    Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4844);

  • 8. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang

    Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat

    dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara

    Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4438);

    9. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang

    Peternakan dan Kesehatan Hewan (Lembaran

    Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor

    84, Tambahan Lembaran Negara Republik

    Indonesia Nomor 5015);

    10. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang

    Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran

    Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor

    130, Tambahan Lembaran Negara Republik

    Indonesia Nomor 147);

    11. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang

    Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 5059);

    12. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang

    Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 5234);

    13. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1983

    tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    1983 Nomor 28, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 3253);

  • 14. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1983

    tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 8

    Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    1983 Nomor 36, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 3258);

    15. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005

    tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran

    Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor

    140, Tambahan Lembaran Negara Republik

    Indonesia 4578);

    16. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007

    tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara

    Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi,

    Pemerintahan Daerah Kabupaten /Kota

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 4737);

    17. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2010

    tentang Tata cara Pemberian dan Pemanfaatan

    Insentif Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi

    Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2010 Nomor 119, Tambahan Lembaran

    Negara Republik Indonesia Nomor 5161);

    18. Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan

    Nomor 10 Tahun 2007 tentang Urusan

    Pemerintah yang Menjadi Kewenangan

    Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan

    (Lembaran Daerah Kabupaten Konawe Selatan

    Tahun 2007 Nomor 10);

    18. Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan

    Nomor 1 Tahun 2009 tentang Pokok-pokok

    pengelolaan Keuangan Daerah Kabhupaten

    Konawe Selatan (Lembaran Daerah Kabupaten

  • Dengan Persetujuan Bersama

    DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

    KABUPATEN KONAWE SELATAN dan

    BUPATI KONAWE SELATAN

    MEMUTUSKAN :

    Menetapkan : PERATURAN DAERAH KABUPATEN KONAWE SELATAN

    TENTANG RETRIBUSI PENJUALAN PRODUKSI USAHA DAERAH DI KABUPATEN KONAWE SELATAN .

    BAB I

    KETENTUAN UMUM

    Pasal 1

    Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :

    1. Daerah adalah Daerah Kabupaten Konawe Selatan.

    2. Pemerintah Daerah adalah Bupati Konawe Selatandan Perangkat

    Daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di

    Konawe Selatan.

    3. Bupati adalah Konawe Selatan.

    4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disebut DPRD

    adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Konawe Selatan

    sebagai unsur Penyelenggara Pemerintahan Daerah.

    5. Dinas Perikanan dan Kelautan adalah Dinas Perikanan dan Kelautan

    Kabupaten Konawe Selatan.

    6. Dinas Pertanian dan Peternakan adalah Dinas Pertanian dan

    Peternakan Kabupaten Konawe Selatan.

    7. Dinas Perkebunan dan hortikultura adalah Dinas Perkebunan dan

    hortikultura Kabupaten Konawe Selatan.

  • 8. Retribusi penjualan produksi usaha daerah yang selanjutnya dapat

    disebut retribusi adalah pembayaran atas penjualan hasil produksi

    perikanan.

    9. Wajib retribusi adalah orang pribadi atau badan yang menurut

    Peraturan Perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk

    melakukan pembayaran retribusi.

    10. Masa Retribusi adalah jangka waktu tertentu yang merupakan batas

    waktu bagi wajib Retribusi untuk memanfaatkan jasa penjualan

    produksi perikanan.

    11. Surat Setoran Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat SSRD

    adalah bukti pembayaran atau Penyetoran retribusi yang telah

    dilakukan dengan menggunakan formulir atau telah dilakukan

    dengan cara lain ke kas daerah melalui tempat pembayaran yang

    ditunjuk oleh Bupati.

    12. Surat Ketetapan Retribusi Daerah, yang selanjutnya disingkat SKRD

    adalah surat keputusan yang menentukan besarnya jumlah Retibusi

    yang terhutang.

    13. Surat Tagihan Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat STRD

    adalah surat untuk melakukan tagihan retribusi dan atau saksi

    administrasi berupa bunga dan atau denda.

    14. Benih tanaman yang selanjutnya disebut benih, adalah tanaman atau

    bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan/atau

    mengembangbiakkan tanaman.

    15. Mata tempel adalah tunas atau titik tumbuh tanaman atau

    bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan/atau

    mengembangbiakkan tanaman yang diambil dari bagian ranting atau

    cabang tanaman.

    16. Hortikultura adalah tanaman jenis buah-buahan, sayuran, rimpang

    atau obat-obatan dan tanaman hias.

    17. Benih Padi adalah benih tanaman padi dari berbagai varietas, baik

    unggul nasional maupun unggul lokal.

    18. Benih Dasar yang selanjutnya disingkat BD adalah keturunan

    pertama dari benih penjenis yang memenuhi standar mutu kelas

    benih dasar, benih ini diberi label berwarna putih.

  • 19. Benih Pokok yang selanjutnya disingkat BP adalah keturunan

    pertama dari Benih Dasar atau Benih Penjenis yang memenuhi

    standar mutu kelas benih pokok, benih ini diberi label berwarna

    ungu.

    20. Benih Sebar yang selanjutnya disingkat BR adalah keturunan

    pertama Benih Pokok, Benih Dasar atau Benih Penjenis yang

    memenuhi standar mutu kelas benih sebar, benih ini diberi label

    berwarna biru.

    21. Blok Penggandaan Mata Tempel yang selanjutnya disingkat dengan

    BPMT adalah tempat yang ditetapkan sebagai lahan pertanaman

    pohon induk tanaman buah yang merupakan hasil perbanyakan yang

    bahannya berasal dari pertanaman Blok Fondasi, benih ini diberi

    label berwarna ungu. Peratanaman pohon induk pada BPMT