PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH MELALUI SISTEM bdksurabaya- ... PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH...

download PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH MELALUI SISTEM bdksurabaya- ... PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH MELALUI

of 13

  • date post

    18-Mar-2021
  • Category

    Documents

  • view

    3
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH MELALUI SISTEM bdksurabaya- ... PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH...

  • PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH MELALUI SISTEM INFORMASI

    MANAJEMEN PENDIDIKAN YANG TERPADU DAN TERINTEGRASI

    (Pengembangan Materi Diklat Total Quality Management)

    Andiek Widodo, MM

    Widyaiswara Muda

    BDK Surabaya

    Abstrak

    Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat dan pesat sangat

    berpengaruh diseluruh bidang kehidupan masyarakat, termasuk bidang pendidikan.

    Saat ini lembaga pendidikan yang berusaha terus eksis dengan meningkatkan

    kualitasnya agar memenangkan persaingan dengan meningkatkan kapabilitas

    penguasaan teknologi informasi. Daya saing lembaga pendidikan sangat tergantung

    pada perencanaan yang disusun dan direvisi secara berkala. Dan penerapan teknologi

    informasi melalui penggunaan sistem informasi manajemen merupakan bagian utama

    dalam perencanaan tersebut. Peningkatan kinerja pengelolaan pendidikan sangat

    ditentukan dari sejauhmana implementasi sistem informasi manajemen yang tidak

    hanya berfungsi sebagai sarana pendukung, namun sebagai senjata utama meraih

    keberhasilan dunia pendidikan sehingga mampu bersaing di pasar global lebih – lebih

    saat memasuki Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) 2015. Dengan diterapkannya Sistem

    Informasi Manajemen Pendidikan yang mengintegrasikan seluruh data – data

    pendidikan maka upaya meningkatkan kualitas pendidikan akan bisa diwujudkan.

    Kata Kunci : Sistem Informasi Manajemen, Daya Saing & Lembaga Pendidikan

    A. Latar Belakang

  • Dengan berkembangnya teknologi informasi yang demikian cepat telah

    mempengaruhi duni pendidikan. Pendidikan berkualitas akan bisa diwujudkan bila

    ditunjang dengan system informasi manajemen pendidikan yang bagus. Pusat Data,

    Analisis, Laporan dan Informasi Lembaga pendidikan adalah Bank Data lembaga

    pendidikan yang meliputi Analisis Stastistik dan Pusat Informasi yang berfungsi sebagai

    bahan untuk melakukan Perencanaan dan mengambil keputusan secara bijaksana

    serta profesional dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan Lembaga

    pendidikan. Untuk mewujudkan Lembaga pendidikan yang berkualitas tentunya

    dibutuhkan perencanaan program pendidikan Lembaga pendidikan yang baik. Dimana

    dalam perencanaan pencapaian pendidikan Lembaga pendidikan yang berkualitas

    perlu memperhatikan kondisi - kondisi yang mempengaruhi, strategi-strategi yang tepat,

    langkah – langkah perencanaan dan memiliki kriteria penilaian.

    Dalam pengelolaan pendidikan kegiatan analisis keadaan sekarang, perkiraan

    keadaan yang akan datang, perumusan tujuan yang akan dicapai, analisis dan

    diagnosis, pengembangan alternatif, proses pengambilan keputusan, penentuan

    kebijakan, penentuan program dan prioritas, perhitungan anggaran, perumusan

    rencana, penyusunan rincian-rencana, evaluasi rencana dan revisi rencana.

    Dari penguraian tentang peningkatan kualitas mutu pendidikan Lembaga

    pendidikan di atas kalau dicermati, nampak jelas pentingnya peranan Lembaga

    pendidikan sebagai pelaku dasar utama yang otonom, dan peranan orang tua dan

    masyarakat dalam mengembangkan mutu pendidikan. Aktifitas dan dinamika

    pendidikan termasuk di dalamnya soal kualitas mutu pendidikan bukan ditentukan oleh

    pihak dari luar Lembaga pendidikan, melainkan oleh Lembaga pendidikan yang

    bersangkutan dalam interaksinya dengan para pelanggan. Lembaga pendidikan

    sebagai unit pelaksana pendidikan formal yang terdepan dengan berbagai keragaman,

    kondisi lingkungan yang berbeda satu dengan lainnya maka Lembaga pendidikan harus

    dinamis dan kreatif dalam melaksanakan perannya untuk mengupayakan peningkatan

    kualitas / mutu pendidikan. Hal ini akan dapat dilaksanakan jika Lembaga pendidikan

    dengan berbagai keragamannya itu, diberikan kepercayaan untuk mengatur dan

    mengurus dirinya sendiri sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan pelanggan.

  • Sistem Aplikasi Lembaga pendidikan yang terpadu ini secara sistem akan

    mengolah data spasial, data angka, foto dan dokumen laporan menjadi suatu tampilan

    informasi yang lengkap, menarik, informatif dan terbaru. Data-data pada Sistem Aplikasi

    Lembaga pendidikan Terpadu ini merupakan pengembangan dari Sistem Informasi

    Manajemen Lembaga pendidikan yang kemudian kami kelompokkan menjadi data

    informasi, data kegiatan lembaga pendidikan, data Strategis dan data statistik yang

    sifatnya dinamis, informatif dan aktual. “ sistem aplikasi lembaga pendidikan terpadu

    diperlukan untuk menjamin agar pelayanan Lembaga pendidikan dapat dilaksanakan

    secara efisien dan efektif ”

    B. Rumusan Masalah

    1. Bagaimana meningkatkan daya saing madrasah melalui sistem informasi

    manajemen pendidikan yang terpadu dan terintegrasi?

    2. Bagaimana konsep sistem informasi manajemen pendidikan yang terpadu

    dan terintegrasi dalam meningkatkan daya saing madrasah?

    C. Tujuan Penulisan

    Setelah memaparkan latar belakang, identifikasi, dan perumusan masalah,

    tujuan kajian ini adalah sebagai berikut:

    1. Memahami pentingnya daya saing madrasah melalui sistem informasi

    manajemen pendidikan yang terpadu dan terintegrasi

    2. Mengetahui konsep sistem informasi manajemen pendidikan yang terpadu

    dan terintegrasi dalam meningkatkan daya saing madrasah melalui

    D. Pembahasan

    I. Sekilas Konsep Sistem Informasi Manajemen

    Menurut Gordon B. Davis (1999) dalam bukunya Management Information sistem

    mendefinisikan sistem adalah bagian – bagian yang beroperasi bersama-sama untuk

    mencapai beberapa tujuan. Bagian –bagian ini tentunya saling terkait dan saling

    mempengaruhi dalam proses yang sedang dijalankan . Kurang lebih ada enam ciri

  • suatu system, yaitu perilaku dengan tujuan tertentu, keseluruhan, keterbukaan, terjadi

    transformasi, terjadi korelasi, memiliki mekanisme kontrol.

    Infor masi yang merupakan data yang diproses ke dalam suatu bentuk yang memiliki

    arti bagi penerima dan memiliki nilai nyata yang dibutuhkan untuk proses pengambilan

    keputusan saat ini dan yang akan dating (Gordon B. Davis, 1999). Dalam bukunya Budi

    Sutedjo (2002) menyebutkan informasi merupakan hasil pemrosesan data yang

    diperoleh dari setiap elemen system tersebut menjadi bentuk yang mudah difahami

    dan merupakan pengetahuan yang relevan dan dibutuhkan adalam pemahaman

    berbagai fakta yang ada.

    Manajemen yang merupakan proses yang terdiri dari tindakan – tindakan perencanaan,

    pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah

    ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya

    (George R. Terry, 1997). Sedangkan menurut stoner AF menyebutkan manajemen

    merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan

    antar anggota organisasi dengan menggunakan seluruh sumber daya organisasi untuk

    mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

    Dalam Undang – Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Bab I Pasal 1 Ayat (1) : Pendidikan

    adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan Susana belajar dan proses

    pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk

    memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,

    kepribadian,kecerdasan,akhlaq mulia,serta ketrampilan yang diperlukan dirinya,

    masyarakat, bangsa dan negara.

    Secara umum pendidikan merupakan suatu system yang memiliki kegiatan cukup

    kompleks, meliputi berbagai komponen yang berkaiatan satu sama lain. Jika

    menginginkan pendidikan terlaksana teratur, berbagai elemen yang terlibat dalam

    kegiatan pendidikan perlu dikenali terlebih dahulu. Sehingga diperlukan sebuah kajian

    usaha pendidikan sebagai sebuah system yang dapat dilihat secara mikro dan makro.

    Secara mikro pendidikan dilihat dari hubungan elemen peserta didik, pendidik dan

  • interaksi keduanya dalam usaha pendidikan. Sedangkan secara makro pendidikan

    menjangkau komponen – komponen lebih luas.

    Sistem Informasi Manajemen menurut Roberts W.Holmes, 1992 adalah system yang

    dirancang untuk menyajikan informasi pilihan yang berorientasi kepada keputusan yang

    diperlukan oleh manajemen guna merencanakan, mengawasi, dan menilai aktivitas

    organisasi yang dirancang dalam kerangka kerja yang menekankan pada perencanaan

    keuntungan, penampilan, dan pengawasan pada di setiap tahapan. Sedangkan

    menurut Joseph F.Kelly,1990 SIM merupakan perpaduan antar sumber daya manusia

    dan sumber daya lainnya yang berlandaskan computer yang berlandaskan komputer

    yang menghasilkan kumpulan penyimpanan, perolehan kembali, komunikasi, dan

    penggunaan data untuk tujuan operasi manajemen yang efisien,dan bagi perencanaan

    bisnis.

    Robert W.Holmes, 1992, Sistem Informasi Manajemen merupakan proses komunikasi

    di mana input di rekam, disimpan, dan diambil kembali untukmenyajikan keputusan

    yang berbentuk output mengenai perencanaan, pengoperasian dan pengendalian.

    Sistem informasi terbentuk dari gabungan perangkat keras (hardware), perangkat lunak

    (software) dan perangkat manusia (brainware). Pada teori manajemen, untuk

    mengelola suatu organisasi pendidikan, strategi organisasi pendidikan dan strat