PENGARUH PERCEIVED SOCIAL SUPPORT PADA ...repository.usd.ac.id/31515/2/139114056_full.pdfdengan...

of 100 /100
PENGARUH PERCEIVED SOCIAL SUPPORT PADA PROKRASTINASI AKADEMIK DI KALANGAN MAHASISWA PENULIS SKRIPSI DI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi Disusun Oleh: Ignatius Seno Aji Prasetyo 139114056 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2018 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Embed Size (px)

Transcript of PENGARUH PERCEIVED SOCIAL SUPPORT PADA ...repository.usd.ac.id/31515/2/139114056_full.pdfdengan...

  • PENGARUH PERCEIVED SOCIAL SUPPORT PADA

    PROKRASTINASI AKADEMIK DI KALANGAN

    MAHASISWA PENULIS SKRIPSI DI UNIVERSITAS

    SANATA DHARMA YOGYAKARTA

    SKRIPSI

    Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi

    Program Studi Psikologi

    Disusun Oleh:

    Ignatius Seno Aji Prasetyo

    139114056

    PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

    JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI

    UNIVERSITAS SANATA DHARMA

    YOGYAKARTA

    2018

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • Scanned by CamScanner

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • Scanned by CamScanner

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • iv

    HALAMAN MOTTO

    “It does not matter how slowly you go as you do not stop”

    -Confucius-

    Everyone has their own time zone

    People around you might seen ahead of you & some might seem to be behind you.

    But everyone is running their own race, in their own time.

    Do not envy them.

    They are in their time zone, and you are in yours.

    Don’t worry too much.

    You are not late.

    Yet.

    You are not early.

    -Anonymous-

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • v

    HALAMAN PERSEMBAHAN

    Skripsi ini saya persembahankan untuk:

    Tuhan Yesus Kritus dan Bunda Maria yang selalu melindungi dan

    memberkati serta mencurahkan rahmat dan karunia-Nya kepada saya

    dalam mengerjakan dan menyelesaikan skripsi ini

    Bapak, Ibu, dan Kakak tercinta yang selalu memberikan dukungan, doa,

    serta kerja keras selama pengerjaan skripsi ini hingga selesai

    Teman-teman semua yang telah membantu, mendukung, serta menghibur

    saya dalam penyelesaian skripsi ini

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • Scanned by CamScanner

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • vii

    PENGARUH PERCEIVED SOCIAL SUPPORT PADA PROKRASTINASI

    AKADEMIK DI KALANGAN MAHASISWA PENULIS SKRIPSI DI

    UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

    Ignatius Seno Aji Prasetyo

    ABSTRAK

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived social support pada

    prokrastinasi akademik para mahasiswa penulis skripsi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Hipotesis menyatakan perceived social support berpengaruh pada

    prokrastinasi akademik mahasiswa penulis skripsi. Subjek berjumlah 100 mahasiswa.

    Pengumpulan data menggunakan alat ukur skala. Skala prokrastinasi terdiri dari 32 item

    dengan koefisien reliabilitas α = 0,889, sedangkan skala dukungan sosial dengan 30 item memiliki koefisien reliabilitas α = 0,910. Teknik analisis data adalah analisis regresi

    linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived social support

    berpengaruh positif pada prokrastinasi akademik mahasiswa penulis skripsi. Semakin mengalami perceived social support, semakin melakukan prokrastinasi akademik.

    Kata kunci: prokrastinasi akademik, perceived social support

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • viii

    THE EFFECT OF PERCEIVED SOCIAL SUPPORT ON ACADEMIC

    PROCRASTINATION AMONG THE WRITING THESIS STUDENTS OF

    SANATA DHARMA UNIVERSITY YOGYAKARTA

    Ignatius Seno Aji Prasetyo

    ABSTRACT

    This research aimed to know the effect of perceived social support on academic

    procrastination among the thesis writing students at the University of Sanata Dharma

    Yogyakarta. The hypothesis was that perceived social support effects academic procrastination among the thesis writing students. The subject were 100 students. The

    data were gathered using the instruments of scale. The scale of procrastination consisted

    of thirty two items with coefficient of reliability α = 0.889, whereas the scale of social

    support consisted of thirty items with coefficient of reliability α = 0.910. The data analysis used the simple linear regression anlaysis. These result shows that perceived

    social support has positive and significant impact on academic procrastination. The more

    perceived social support, the more academic procrastination.

    Keywords: academic procrastination, perceived social support

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • Scanned by CamScanner

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • x

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas segala

    berkat, karunia, serta perlindunganNya, penulisan skripsi ini dapat diselesaikan

    dengan baik. Penulisan skripsi ini tidak akan pernah selesai tanpa adanya bantuan

    secara langsung ataupun tidak langsung serta dukungan dari berbagai pihak.

    Penulis mengucapkan terima kasih kepada:

    1. Ibu Dr. Titik Kristiyani, M.Psi, selaku Dekan Fakultas Psikologi

    Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

    2. Ibu Monica Eviandaru Madyaningrum Ph.D, selaku Ketua Program Studi

    Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

    3. Ibu Sylvia Carolina M.Y.M M.Si dan Bapak Minta Istono, M.Si selaku

    Dosen Pembimbing Akademik yang telah memberikan nasihat dan

    mendukung saya selama masa perkuliahan.

    4. Bapak Dr. T. Priyo Widiyanto, M.Si. selaku Dosen Pembimbing Skripsi

    yang telah memberikan semangat dan bimbingan kepada saya sehingga

    pengerjaan skripsi ini dapat selesai dengan baik.

    5. Seluruh Dosen Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

    yang telah mendidik dan membagikan pengalaman hidup serta

    pengetahuan mengenai ilmu psikologi.

    6. Seluruh staff dan karyawan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma

    atas segala bantuan yang diberikan selama saya berkuliah di fakultas

    psikologi.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xi

    7. Orang tua saya yang selalu memberikan doa dan semangat. Terima kasih

    atas kerja keras yang bapak ibu lakukan.

    8. Kakak saya yang selalu setia menemani dan membantu dalam

    penyelesaian skripsi ini.

    9. Teman-teman Classy Class 2013 yang mau menerima saya sebagai teman

    selama masa-masa perkuliahan. Friends are diamonds.

    10. Kekasihku yang selalu menemani dan menyemangatiku. Terima kasih

    atas dukungan dan doanya.

    11. Teman-teman HANDOKO yang telah memberikan tawa serta menemani

    untuk wedangan di angkringan dan warung kopi lainnya.

    12. Teman-teman semua yang telah bersedia untuk mengisi skala dalam

    penelitian saya dan semua pihak yang telah membantu selama berkuliah.

    Peneliti menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna dan

    masih ada kekurangan. Peneliti mengharapkan kritik dan saran yang

    membangun untuk skripsi ini sehingga dapat berguna bagi semua orang.

    Terima kasih. Berkah dalem.

    Yogyakarta, 22 Mei 2018

    Peneliti,

    Ignatius Seno Aji Prasetyo

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL .................................................................... i

    HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ............... ii

    HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI ........................................ iii

    HALAMAN MOTTO ................................................................... iv

    HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................... v

    HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .................... vi

    ABSTRAK ................................................................................... vii

    ABSTRACT ................................................................................... viii

    HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ................................. ix

    KATA PENGANTAR .................................................................. x

    DAFTAR ISI ................................................................................ xii

    DAFTAR TABEL ........................................................................ xvi

    DAFTAR LAMPIRAN ................................................................. xvii

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah ................................................. 1

    B. Perumusan Masalah ........................................................ 4

    C. Tujuan Penelitian ............................................................ 5

    D. Manfaat Penelitian .......................................................... 5

    BAB II LANDASAN TEORI

    A. Prokrastinasi Akademik

    1. Pengertian Prokrastinasi Akademik ............................ 6

    2. Jenis-jenis Prokrastinasi .............................................. 7

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xiii

    3. Ciri-ciri Prokrastinasi Akademik................................. 8

    4. Faktor Prokrastinasi Akademik ................................... 9

    B. Perceived Social Support

    1. Pengertian Perceived Social Support .......................... 10

    2. Aspek Perceived Social Support ................................. 11

    3. Dampak Perceived Social Support .............................. 12

    C. Dinamika Perceived Social Support Pada Prokrastinasi

    Akademik Mahasiswa Penulis Skripsi ............................ 13

    D. Skema Kerangka Berpikir ............................................... 15

    E. Hipotesis ......................................................................... 16

    BAB III METODE PENELITIAN

    A. Jenis Penelitian ............................................................... 17

    B. Identifikasi Variabel ....................................................... 17

    C. Definisi Operasional

    1. Prokrastinasi Akademik .............................................. 17

    2. Perceived Social Support ............................................ 18

    D. Subjek Penelitian ............................................................ 18

    E. Metode Pengumpulan Data

    1. Skala Prokrastinasi Akademik .................................... 19

    2. Skala Perceived Social Support ................................. 20

    F. Validitas dan Reliabilitas

    1. Uji Validitas ............................................................... 21

    2. Seleksi Item

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xiv

    a. Skala Prokrastinasi Akademik ................................ 22

    b. Skala Perceived Social Support.............................. 23

    3. Uji Reliabilitas............................................................ 24

    G. Teknik Analisis Data

    1. Uji Asumsi

    a. Uji Liniearitas ........................................................ 25

    b. Uji Homoskedastisitas ........................................... 25

    c. Uji Normalitas Residu ............................................ 26

    2. Uji Hipotesis............................................................... 26

    BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

    A. Persiapan Penelitian ....................................................... 27

    B. Pelaksanaan Penelitian ................................................... 28

    C. Deskripsi Subjek ............................................................ 28

    D. Deskripsi Data Penelitian ............................................... 30

    E. Hasil Penelitian

    1. Uji Asumsi

    a. Uji Normalitas Residu ........................................... 33

    b. Uji Liniearitas ....................................................... 34

    c. Uji Homoskedastisitas ........................................... 35

    2. Uji Hipotesis .............................................................. 37

    F. Pembahasan .................................................................. 38

    BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

    A. Kesimpulan .................................................................. 40

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xv

    B. Saran

    1. Bagi Mahasiswa ........................................................ 40

    2. Bagi Penelitian Selanjutnya ....................................... 40

    DAFTAR PUSTAKA ................................................................... 41

    LAMPIRAN ................................................................................. 45

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xvi

    DAFTAR TABEL

    Tabel 1. Sebaran Item Skala ProkrastinasiAkademik

    Sebelum Uji Coba ........................................................... 20

    Tabel 2. Sebaran Item Skala Perceived Social Support

    Sebelum Uji Coba ........................................................... 21

    Tabel 3. Sebaran Item Skala Prokrastinasi Akademik

    Setelah Uji Coba ............................................................. 23

    Tabel 4. Sebaran Item Skala Perceived Social Support

    Setelah Uji Coba ............................................................. 24

    Tabel 5. Deskripsi Subjek Berdasarkan Fakultas ........................... 29

    Tabel 6. Deskripsi Subjek Berdasarkan Jenis Kelamin .................. 29

    Tabel 7. Deskripsi Subjek Berdasarkan Angkatan ......................... 30

    Tabel 8. Deskripsi Data Penelitian ................................................ 31

    Tabel 9. Norma Kategori............................................................... 32

    Tabel 10. Kategorisasi Skor Variabel Perceived Social Support .... 32

    Tabel 11. Kategorisasi Skor Variabel Prokrastinasi Akademik ...... 33

    Tabel 12. Uji Normalitas Residu ................................................... 34

    Tabel 13. Uji Liniearitas ............................................................... 35

    Tabel 14. Uji Glejser ..................................................................... 36

    Tabel 15. Regresi Linier ................................................................ 37

    Tabel 16. Koefisien Regresi .......................................................... 37

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xvii

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 1 Scatter plot ................................................................... 36

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xviii

    DAFTAR LAMPIRAN

    LAMPIRAN 1 Skala Uji Coba ...................................................... 45

    LAMPIRAN 2 Analisis Reliabilitas dan Seleksi Item

    Prokrastinasi Akademik ........................................ 54

    LAMPIRAN 3 Analisis Reliabilitas dan Seleksi Item

    Perceived Social Support ...................................... 59

    LAMPIRAN 4 Skala Setelah Uji Coba.......................................... 64

    LAMPIRAN 5 Hasil Uji t Mean Teoritik dan Emprik ................... 73

    LAMPIRAN 6 Hasil Uji Normalitas Residu .................................. 75

    LAMPIRAN 7 Hasil Uji Liniearitas .............................................. 77

    LAMPIRAN 8 Hasil Uji Homoskedastisitas.................................. 79

    LAMPIRAN 9 Hasil Uji Hipotesis ................................................ 81

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah

    Prokrastinasi akademik dalam penulisan skripsi dialami oleh

    kalangan mahasiswa. Penelitian mengenai prokrastinasi di Indonesia

    oleh Surijah dan Tjundjing (2007) pada mahasiswa Fakultas Psikologi

    Universitas Surabaya menunjukkan sekitar 30,9% dari 316 mahasiswa

    memiliki tingkat prokrastinasi tinggi sampai dengan sangat tinggi.

    Penelitian lain oleh Fibriana (2009) melaporkan bahwa 38% dari 149

    mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

    telah menempuh studi lebih dari 5 tahun.

    Data Biro Administrasi Akademik Universitas Sanata Dharma

    Yogyakarta pada bulan Maret tahun 2018 menyatakan 128 mahasiswa

    angkatan 2011 (tahun ketujuh) dan 249 mahasiswa angkatan 2012

    (tahun keenam) belum menyelesaikan studi mereka, meskipun sudah

    lebih dari 5 tahun.

    Penelitian oleh Ferrari, Lay, Pychyl dan Schouwenburg (2004)

    mengenai prokrastinasi menunjukkan bahwa lebih dari 70%

    mahasiswa di Amerika Utara melakukan prokrastinasi. Goode (2008)

    menyatakan 70% mahasiswa menjadikan prokrastinasi sebagai

    rutinitas. Mahasiswa berprokrastinasi akademik dengan meninggalkan

    tugas akademik, seperti tidak mempersiapkan diri untuk ujian atau

    tidak menyelesaikan tugas akademik sampai batas waktu yang

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 2

    ditentukan termasuk penyelesaian penulisan skripsi (Milgram, Mey-

    Tal & Levinson, 1998; Solomon dan Rothblum, 1984).

    Prokrastinasi mahasiswa disebabkan oleh faktor internal dan

    eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik dan kondisi psikologis.

    Mahasiswa berprokrastinasi karena kelelahan fisik. Mahasiswa dengan

    kelelahan fisik cenderung memilih untuk beristirahat daripada

    mengerjakan tugas (Fauziah, 2015). Kondisi psikologis juga

    menyebabkan munculnya prokrastinasi. Penelitian Rakes dan Dunn

    (2010) mengatakan kekurangan motivasi memunculkan prokrastinasi

    akademik.

    Faktor eksternal adalah faktor dari luar individu. Faktor eksternal

    meliputi lingkungan, pengasuhan orangtua, dan dukungan sosial.

    Peneliti memilih dukungan sosial sebagai salah satu bagian dari faktor

    eksternal untuk diteliti karena dukungan sosial merupakan hal yang

    masih ambigu. Ambiguitas ini tampak dari penelitian mengenai

    prokrastinasi akademik dan dukungan sosial oleh Wahyuni (2015) dan

    Pradinata dan Susilo (2016). Kedua penelitian tersebut melakukan

    pengambilan data menggunakan alat ukur skala dan dianalisis

    menggunakan korelasi pearson product moment.

    Penelitian Wahyuni (2015) mengatakan bahwa dukungan sosial

    yang tinggi berkorelasi negatif dengan prokrastinasi akademik,

    sedangkan penelitian oleh Pradinata dan Susilo (2016) menyebutkan

    semakin tinggi dukungan sosial, semakin tinggi pula prokrastinasi

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 3

    akademik. Penelitian Wahyuni (2015) serta penelitian oleh Pradinata

    dan Susilo (2016) menunjukkan hasil berbeda, meskipun memiliki

    tema sama. Perbedaan tersebut kemungkinan disebabkan oleh

    perbedaan subjek dan penggunaan aspek pembuatan skala dukungan

    sosial.

    Subjek penelitian Wahyuni (2015) adalah mahasiswa penulis

    skripsi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Bangsa Binjai,

    sedangkan subjek dalam penelitian Pradinata dan Susilo (2016) adalah

    mahasiswa penulis skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Katolik

    Widya Mandala Surabaya.

    Penelitian Wahyuni (2015) menggunakan skala dukungan sosial

    orang tua dari Weiss (dalam Cutrona, 1994). Skala tersebut mencakup

    berbagai aspek yaitu attachment (kasih sayang), social intergration

    (integrasi sosial), reassurance of worth (penghargaan/pengakuan),

    reliable alliance (ikatan/hubungan yang dapat diandalkan), guidance

    (bimbingan), dan opportunity for marturance (kemungkinan dibantu).

    Penelitian Pradinata dan Susilo (2016) menggunakan skala dukungan

    sosial teman sebaya dari House (1981) dengan aspek-aspek berikut,

    yaitu dukungan emosional, instrumental, penghargaan, dan informatif.

    Prokrastinasi akademik menimbulkan dampak lebih luas, yaitu

    perasaan cemas, stres, kehilangan motivasi, sehingga membuat

    mahasiswa tidak menyelesaikan skripsi (Mu’tadin, 2002). Mahasiswa

    pelaku prokrastinasi cenderung mengalami masalah kekebalan tubuh

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 4

    seperti lebih sering terserang flu, masalah pencernaan, serta sering

    mengalami insomnia. Prokrastinasi juga menyebabkan individu ragu-

    ragu untuk berinisiatif dan takut memulai pekerjaan.

    Prokrastinasi penulisan skripsi jelas menghambat kelulusan

    mahasiswa. Keterlambatan ini menjadi beban negara. Menteri

    Pendidikan, Musliar Kasim mengatakan “kalau mahasiswa tidak lulus

    tepat pada waktunya, maka subsidi yang dikeluarkan pemerintah terus

    berjalan. Semakin lama mereka lulus melebihi batas waktu yang

    seharusnya, maka mereka semakin merugikan negara.”

    (Republika.co.id, 2014).

    Peneliti tertarik untuk mengetahui pengaruh perceived social

    support pada prokrastinasi akademik mahasiswa penulis skripsi karena

    mengingat dampak negatif dari prokrastinasi akademik dan ambiguitas

    pada dukungan sosial.

    B. Perumusan Masalah

    Berdasarkan dampak negatif prokrastinasi dan ambiguitas dari

    dukungan sosial maka rumusan masalah penelitian ini adalah apa

    pengaruh perceived social support pada prokrastinasi akademik

    mahasiswa penulis skripsi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta?

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 5

    C. Tujuan Peneltian

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived

    social support pada perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa

    penulis skripsi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

    D. Manfaat Penelitian

    a. Manfaat Teoretis

    Penelitian ini memberikan manfaat dalam psikologi klinis

    khususnya mengenai masalah prokrastinasi dan perceived

    social support.

    b. Manfaat Praktis

    Memberikan informasi mengenai pengaruh perceived social

    support pada prokrastinasi akademik penulisan skripsi,

    sehingga mahasiswa mampu mengurangi perilaku prokrastinasi

    akademik.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 6

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    A. PROKRASTINASI AKADEMIK

    1. Pengertian Prokrastinasi Akademik

    Solomon dan Rothblum (1984) mengatakan bahwa prokrastinasi adalah

    kecenderungan menunda menyelesaikan tugas dan memilih melakukan aktivitas

    lain, meskipun individu sadar harus menyelesaikan pekerjaan. Perilaku

    prokrastinasi menimbulkan kecemasan dalam diri individu.

    Steel (2007) menyatakan prokrastinasi sebagai perilaku menunda pekerjaan

    secara sengaja, meskipun individu mengetahui bahwa perilaku tersebut

    menghasilkan dampak buruk. Ferrari (2010) menyatakan bahwa prokrastinasi

    merupakan penundaan untuk tidak mengerjakan tugas, sehingga memunculkan

    perasaan cemas dan menyesal.

    Prokrastinasi dalam bidang akademik dinamakan prokrastinasi akademik.

    Prokrastinasi akademik adalah perilaku meninggalkan tugas akademik seperti

    tidak mempersiapkan diri untuk ujian, tidak mengerjakan tugas sampai batas

    waktu pengumpulan. Prokrastinasi akademik menyebabkan rasa tidak nyaman

    (Milgram, Mey-Tal & Levinson, 1998; Slomon & Rothblum, 1984). Pada bidang

    akademik, prokrastinasi dipandang sebagai hal merugikan karena mengganggu

    proses belajar dan membuat mahasiswa tidak mengerjakan tugas.

    Penelitian ini memilih definisi prokrastinasi menurut Ferrari (2010) yaitu

    penundaan mengerjakan tugas, sehingga memunculkan perasaan cemas dan

    menyesal.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 7

    2. Jenis-jenis Prokrastinasi

    Ferrari et al. (1995) menetapkan dua jenis prokrastinasi sebagai berikut:

    a. Disfunctional procrastination

    Seseorang dengan disfunctional procrastination cenderung melakukan

    penundaan karena kurang mampu membuat keputusan dengan cepat dan

    bertindak. Disfunctional procrastination melakukan penundaan yang tidak

    bertujuan dan menimbulkan masalah. Disfunctional procrastination

    memiliki dua bentuk yaitu keputusan (decisional) dan tindakan

    menghindar (avoidance).

    Decisional procrastination adalah awal dari disfunctional

    procrastination berupa penundaan dalam mengambil sebuah keputusan.

    Bentuk dari disfunctional procrastination ini diawali dengan persepsi

    terhadap tugas sebagai sesuatu dengan penuh tekanan sehingga kognitif

    kita memutuskan untuk menunda mengerjakan tugas.

    Kelanjutan dari decisional procrastination adalah perilaku menghindar

    atau avoidance procrastination. Perilaku ini muncul untuk menghindari

    diri dari tekanan besar. Perilaku menunda pekerjaan dianggap sebagai

    perilaku menghindar dari tugas-tugas sulit dan tidak menyenangkan.

    Perilaku tersebut membuat individu merasa gagal, kurang mampu, dan

    mendapatkan hasil buruk dalam pekerjaan.

    b. Functional procrastination

    Functional procrastination merupakan penundaan tugas untuk mencari

    informasi lebih lengkap serta akurat. Pelaku functional procrastination

    mampu mengatur diri secara efektif dan bertanggung jawab terhadap

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 8

    tugas. Mereka memfokuskan diri pada tugas penting. Functional

    procrastination sengaja dilakukan untuk mendapatkan hasil maksimal.

    Penelitian ini memfokuskan pada disfunctional procrastination yaitu

    penundaan yang tidak memiliki tujuan dan menimbulkan masalah karena

    berdampak buruk pada pengerjaan tugas.

    3. Ciri-ciri Prokrastinasi Akademik

    Ferrari et al. (1995) menyatakan bahwa prokrastinasi memiliki ciri-ciri sebagai

    berikut:

    1. Menunda memulai penyelesaian tugas

    Individu sadar harus segera menyelesaikan tugas, namun individu

    tersebut memilih untuk menunda dengan alasan seperti jangka waktu

    pengumpulan tugas yang masih lama dan menggangap tugas memiliki

    tingkat kesulitan tinggi.

    2. Keterlambatan dalam menyelesaikan tugas

    Individu terlalu lama mempersiapkan diri dan lebih memilih

    melakukan berbagai hal yang tidak mendukung penyelesaian tugas tanpa

    memperhitungkan keterbatasan waktu.

    3. Kesenjangan waktu antara rencana dan kinerja aktual

    Pelaku prokrastinasi kesulitan mengatur waktu pengerjaan tugas.

    Individu merencanakan memulai pengerjaan tugas sesuai dengan waktu

    yang mereka tentukan. Individu tidak segera memulai mengerjakan tugas

    ketika waktu pengerjaan tiba, sehingga membuat individu terlambat

    menyelesaikan tugas.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 9

    4. Melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan daripada mengerjakan

    tugas

    Setiap individu memiliki berbagai aktivitas selain mengerjakan tugas.

    Pelaku prokrastinasi belum mampu mengatur aktivitas mereka. Pelaku

    prokrastinasi lebih banyak menggunakan waktu untuk melakukan aktivitas

    seperti bermain dengan teman-teman, membaca buku novel, bermain

    gadget, dan sebagainya.

    4. Faktor yang Mempengaruhi Prokrastinasi Akademik

    Ferrari et al. (1995) menetapkan dua faktor yang mempengaruhi prokrastinasi

    akademik sebagai berikut:

    a. Faktor internal

    Faktor internal meliputi kondisi fisik dan kondisi psikologis individu.

    Kondisi fisik dan kondisi kesehatan individu mempengaruhi munculnya

    prokrastinasi. Seseorang dalam keadaan lelah cenderung melakukan

    prokrastinasi (Ferrari dalam Chu dan Choi, 2005).

    Chu dan Choi (2005) menyatakan bahwa kemampuan mengatur diri

    mempengaruhi prokrastinasi (Park dan Sperling, 2012). Kemampuan

    mengatur diri yang baik dan motivasi tinggi mempengaruhi prokrastinasi

    secara negatif. Artinya individu dengan kemampuan mengatur diri yang

    baik dan tingkat motivasi tinggi cenderung tidak melakukan prokrastinasi

    akademik. Penelitian Rakes dan Dunn (2010) menyatakan bahwa saat

    motivasi belajar individu dan usaha mengatur diri berkurang maka

    prokrastinasi akademik meningkat.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 10

    b. Faktor Eksternal

    Faktor eksternal merupakan faktor dari luar diri individu. Faktor

    eksternal tersebut antara lain adalah pengasuhan orang tua, lingkungan,

    dan dukungan sosial. Penelitian Vahedi (2009) menjelaskan bahwa orang

    tua dengan gaya pengasuhan keras atau tidak mendukung anak, ditandai

    dengan penolakan, kekacauan, dan paksaan, cenderung menimbulkan

    prokrastinasi. Kondisi lingkungan dengan pengawasan rendah

    meningkatkan perilaku prokrastinasi pada individu.

    B. PERCEIVED SOCIAL SUPPORT

    1. Pengertian Perceived Social Support

    House (1981) mendefinisikan dukungan sosial sebagai persepsi individu

    mengenai dukungan dari orang lain dan lingkungan. Gottlieb (Smet, 1994)

    menyatakan bahwa dukungan sosial adalah informasi atau nasehat secara verbal,

    non-verbal, dan memberikan bantuan nyata serta tindakan karena memiliki

    manfaat emosional bagi individu. Pierce (Cavanaugh & Kail, 2000) mengatakan

    dukungan sosial adalah sumber emosional, informasional, atau pendampingan

    yang diberikan oleh orang-orang disekitar individu. Dukungan sosial merupakan

    informasi dari orang lain bahwa individu dicintai, diperhatikan, dihargai, serta

    dipandang sebagai hubungan dalam komunikasi dan saling bertanggung jawab

    (Cobb, dalam Fibriana, 2009).

    Young (2006) mengatakan bahwa dukungan sosial memiliki dua bentuk yaitu

    dukungan sosial diterima (received social support) dan dukungan sosial

    dipersepsikan (perceived social support). Perceived social support diukur dengan

    menanyakan sejauh mana seseorang mempersepsikan atau percaya bahwa dirinya

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 11

    ditolong oleh orang lain. Sarason (1987) menemukan bahwa perceived social

    support memiliki korelasi dengan kesehatan mental.

    Perceived social support didefinisikan sebagai persepsi atau perasaan individu

    mengenai dukungan dari lingkungan sosial (Kaya, Akgemci, Çelik, 2012). Peneliti

    memilih definisi perceived social support sebagai persepsi atau perasaan

    seseorang terhadap dukungan dari orang-orang disekitarnya seperti orangtua dan

    teman sebaya.

    2. Aspek Perceived Social Support

    Aspek perceived social support didasarkan pada aspek dukungan sosial

    menurut House (1981) adalah:

    1. Dukungan emosional

    Dukungan ini mencakup empati, kepedulian, dan perhatian. Bentuk

    dukungan emosional adalah mendengarkan keluhan atau memberikan

    pengertian terhadap masalah. Dukungan emosional memberikan rasa

    nyaman dan perasaan dicintai.

    2. Dukungan penghargaan

    Dukungan ini berbentuk penghargaan positif, persetujuan dengan

    gagasan atau perasaan, dan perbandingan positif dengan orang lain.

    Dukungan ini membangun perasaan berharga, kompeten, dan bernilai.

    3. Dukungan instrumental

    Dukungan imstrumental adalah dukungan berupa materi seperti

    menerima pinjaman uang atau memperoleh fasilitas dalam penulisan

    skripsi. Menerima dukungan instrumental membuat individu merasa

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 12

    mendapatkan pelayanan dalam mengerjakan tugas serta membuat individu

    menjadi mudah untuk memenuhi tanggung jawab.

    4. Dukungan informatif

    Dukungan informatif mencakup nasehat, petunjuk-petunjuk, atau

    saran. Dukungan ini membantu individu dalam memahami situasi serta

    mencari alternatif untuk menyelesaikan masalah.

    3. Dampak Perceived Social Support

    Dampak dari perceived social support dipahami sama dengan dampak dari

    dukungan sosial. Taylor (2006) mengatakan bahwa dukungan sosial secara efektif

    menurunkan tingkat psychological distress seperti depresi dan kecemasan.

    Dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya menjadi moderator stres

    terhadap penyesuaian diri dan kesehatan (Solberg dan Viliarreal, 1997).

    Dukungan sosial merupakan ikatan sosial yang menggambarkan kualitas

    hubungan interpersonal (Rook dalam Smet, 1994). Hubungan interpersonal

    dengan orang lain merupakan aspek untuk memberikan kepuasan secara

    emosional. Dukungan sosial membuat individu merasa tenang, dicintai, percaya

    diri dan kompeten.

    Dukungan sosial memberikan manfaat dalam pekerjaan individu. Johnson dan

    Johnson (1991) mengatakan bahwa dukungan sosial memiliki manfaat untuk

    meningkatkan produktivitas, kesejahteraan psikologis dan penyesuaian diri.

    Dukungan sosial meningkatkan kesehatan fisik, harga diri, dan menurunkan stress.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 13

    C. Dinamika Perceived Social Support Pada Prokrastinasi Akademik Mahasiswa

    Penulis Skripsi

    Mahasiswa menggangap bahwa penulisan skripsi merupakan sebuah beban

    dan menimbulkan tekanan. Penulisan skripsi menimbulkan stres pada mahasiswa.

    Mahasiswa memilih melakukan prokrastinasi akademik untuk menghilangkan stres.

    Prokrastinasi akademik menghambat mahasiswa dalam mengerjakan skripsi.

    Mahasiswa yang tertekan akibat prokrastinasi ditandai dengan perasaan cemas, putus

    asa serta menyalahkan diri sendiri. Mahasiswa membutuhkan bantuan dan dukungan

    dari keluarga ataupun teman sebaya untuk mengurangi perilaku prokrastinasi.

    Penelitian Wahyuni (2015) serta Pradinata dan Susilo (2016) mengenai

    hubungan antara dukungan sosial dan prokrastinasi akademik menunjukkan

    perbedaan hasil. Penelitian Wahyuni (2015) menunjukkan bahwa dukungan sosial

    orang tua berkorelasi negatif dengan prokrastinasi akademik, sedangkan penelitian

    Pradinata dan Susilo (2016) mengatakan dukungan sosial teman sebaya memiliki

    korelasi positif dengan prokrastinasi akademik.

    Perbedaan hasil ini disebabkan oleh perbedaan subjek dan alat tes yang

    digunakan. Subjek penelitian Wahyuni (2015) adalah mahasiswa penulis skripsi pada

    STIE Pelita Bangsa Binjai, sedangkan subjek penelitian Pradinata dan Susilo (2016)

    adalah mahasiswa penulis skripsi pada Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya

    Mandala Surabaya.

    Penelitian Wahyuni (2015) menggunakan skala dukungan sosial orang tua dari

    Weiss (dalam Cutrona, 1994). Skala yang digunakan Wahyuni mencakup aspek-aspek

    yaitu attachment (kasih sayang), social intergration (integrasi sosial), reassurance of

    worth (penghargaan/pengakuan), reliable alliance (ikatan/hubungan yang dapat

    diandalkan), guidance (bimbingan), dan opportunity for marturance (kemungkinan

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 14

    dibantu). Penelitian Pradinata dan Susilo (2016) menggunakan skala dukungan sosial

    teman sebaya dari House (1981). Aspek dukungan sosial menurut House (1981) yaitu

    dukungan emosional, instrumental, penghargaan, dan informatif.

    Penelitian ini menggunakan aspek dari House (1981). Peneliti memilih aspek

    yang sama dengan Pradinata dan Susilo (2016) karena peneliti ingin membuktikan

    dengan analisis sebab-akibat apakah perceived social support memiliki pengaruh

    positif pada prokrastinasi akademik mahasiswa penulis skripsi. Semakin tinggi

    perceived social support, semakin tinggi prokrastinasi akademik mahasiswa penulis

    skripsi.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 15

    D. SKEMA KERANGKA BERPIKIR

    Pengaruh Perceived Social Support Pada Prokrastinasi Akademik Di Kalangan

    Mahasiswa Penulis Skripsi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

    PERCEIVED SOCIAL

    SUPPORT

    - DUKUNGAN

    INFORMATIF

    - DUKUNGAN

    EMOSIONAL

    - DUKUNGAN

    PENGHARGAAN

    - DUKUNGAN

    INSTRUMENTAL

    PROKRASTINASI

    AKADEMIK PENULISAN

    SKRIPSI

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 16

    E. Hipotesis

    Hipotesis penelitian ini adalah perceived social support berpengaruh pada

    peningkatan perilaku prokastinasi akademik mahasiswa penulis skripsi. Semakin

    tinggi perceived social support, semakin tinggi prokrastinasi akademik mahasiswa

    penulis skripsi.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 17

    BAB III

    METODOLOGI PENELITIAN

    A. Jenis Penelitian

    Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif yaitu

    pengumpulkan data berupa angka melalui prosedur pengukuran dan diolah dengan

    analisis statistika (Azwar, 2017). Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan adalah

    penelitian kuantitatif kausal dengan tujuan mengetahui hubungan sebab-akibat antara

    satu variabel dengan variabel lain (Azwar, 2017).

    B. Identifikasi Variabel

    Variabel adalah atribut atau karakteristik pada individu yang dapat diobservasi

    bahkan diukur karena keberadaannya bervariasi pada tiap-tiap orang yang diteliti

    (Creswell, 2009). Penelitian ini memiliki 2 variabel, yaitu:

    Variabel Independen : Perceived social support

    Variabel Dependen : Prokrastinasi akademik

    C. Definisi Operasional

    1. Prokrastinasi akademik

    Prokrastinasi akademik merupakan penundaan pengerjaan tugas, sehingga

    memunculkan perasaan cemas dan menyesal. Skala untuk mengetahui tingkat

    prokrastinasi akademik mahasiswa penulis skripsi disusun oleh peneliti

    berdasarkan ciri-ciri prokrastinasi menurut Ferrari et al. (1995) yaitu menunda

    memulai mengerjakan tugas, keterlambatan menyelesaikan tugas, kesenjangan

    waktu antara rencana dan kinerja aktual, serta memilih melakukan aktivitas lain

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 18

    yang lebih menyenangkan daripada mengerjakan tugas. Skor total pada skala

    menunjukkan tingkat prokrastinasi akademik subjek. Semakin tinggi skor total,

    maka semakin tinggi prokrastinasi akademik subjek.

    2. Perceived Social Support

    Perceived Social Support adalah persepsi atau perasaan seseorang mengenai

    dukungan dari orang-orang disekitarnya seperti orangtua dan teman sebaya.

    Perceived social support diukur menggunakan skala yang disusun peneliti

    berdasarkan empat aspek dukungan sosial dari House (1981) yaitu dukungan

    emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan

    informatif. Skor total skala ini menunjukkan tingkat perceived social support.

    Semakin tinggi skor total menunjukkan subjek memiliki perceived social support

    yang tinggi.

    D. Subjek Penelitian

    Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa penulis skripsi di Universitas

    Sanata Dharma Yogyakarta. Mahasiswa penulis skripsi membutuhkan proses panjang

    dan memungkinkan mahasiswa cenderung melakukan prokrastinasi. Teknik pemilihan

    subjek menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan subjek

    berdasarkan pada kriteria-kriteria tertentu (Siregar, 2013). Kriteria tertentu dalam

    penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Sanata Dharma yang sedang mengerjakan

    skripsi minimal dua semester.

    E. Metode Pengumpulan Data

    Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuantitatif

    dengan instrumen penelitian berupa skala. Skala digunakan untuk mendapatkan data

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 19

    mengenai prokrastinasi akademik dan perceived social support. Metode penggunaan

    skala ini dilakukan dengan memberikan skala pada subjek dalam bentuk booklet atau

    online. Peneliti mempertimbangkan penggunaan skala dalam bentuk online agar lebih

    mudah mencari subjek dan menghemat dana.

    a. Skala prokrastinasi

    Skala ini disusun berdasarkan ciri-ciri dari prokrastinasi menurut

    Ferrari et al. (1995) yaitu:

    1. menunda mengerjakan tugas

    2. keterlambatan dalam menyelesaikan tugas

    3. kesenjangan waktu antara rencana yang ditetapkan dan kinerja

    aktual

    4. melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan daripada

    mengerjakan tugas

    Skala ini menggunakan metode likert dengan 4 kategori. Kategori yang

    digunakan adalah Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS),

    Sangat Tidak Setuju (STS). Pemberian skor dalam skala ini diberikan

    dalam setiap jawaban dengan rentang angka 1 sampai dengan 4. Item dari

    skala ini ditulis dalam pernyataan item favorable dan unfavorable.

    Item dalam skala ini berjumlah 40 item yang terdiri dari 20 item

    favorable dan 20 item unfavorable. Perbandingan item dalam skala ini

    dibuat seimbang karena peneliti beranggapan bahwa setiap indikator

    dalam variabel prokrastinasi dapat menunjukkan perilaku prokrastinasi

    akademik subjek.

    Skor untuk item favorable berurutan dari pilihan STS-TS-S-SS, yaitu

    1, 2, 3, 4. Sedangkan skor untuk item unfavorable berurutan dari pilihan

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 20

    STS-TS-S-SS, yaitu 4, 3, 2, dan 1. Persebaran skala prokrastinasi

    akademik sebelum uji coba dapat dilihat dari tabel 1 berikut:

    Tabel 1. Sebaran Item Skala Prokrastinasi Akademik Sebelum Uji Coba

    No. Ciri-Ciri / Indikator

    Sebaran Item Jumlah

    Item No. Item

    Favorable

    No. Item

    Unfavorable

    1. Menunda mengerjakan

    tugas

    1, 6, 15, 30,

    35

    3, 8, 13, 33,

    37 10

    2. Keterlambatan dalam

    menyelesaikan tugas

    4, 9, 20, 26,

    38

    10, 14, 18,

    31, 40 10

    3.

    Kesenjangan waktu antara

    rencana yang ditetapkan

    dan kinerja aktual

    11, 36, 24,

    19, 27

    2, 22, 32, 16,

    29 10

    4.

    Melakukan aktivitas lain

    yang lebih menyenangkan

    daripada mengerjakan

    tugas

    7, 21, 34,

    39, 25

    12, 5, 23, 28,

    17 10

    Jumlah 40

    b. Skala Perceived Social Support

    Skala ini disusun berdasarkan aspek dari dukungan sosial yang

    dikemukakan oleh House (1981) yaitu:

    1. dukungan emosional

    2. dukungan penghargaan

    3. dukungan instrumental

    4. dukungan informatif

    Skala ini menggunakan metode likert dengan 4 kategori. Kategori yang

    digunakan adalah Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan

    Sangat Tidak Setuju (STS).

    Item dalam skala ini berjumlah 40 item yang terdiri dari 20 item

    favorable dan 20 item unfavorable. Perbandingan jumlah item tiap aspek

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 21

    dibuat seimbang oleh peneliti karena peneliti beranggapan bahwa setiap

    aspek perceived social support dapat menunjukkan yang diterima.

    Skor dalam skala ini diberikan pada setiap jawaban dengan rentang

    angka dari 1 sampai dengan 4. Skala ini berisi dengan item favorable dan

    unfavorable. Pada item favorable, skor diberikan sesuai dengan urutan

    STS-TS-S-SS yaitu 1, 2, 3, dan 4. Sedangkan pada item unfavorable, skor

    diberikan sesuai dengan urutan STS-TS-S-SS yaitu 4, 3, 2, dan 1. Berikut

    adalah blue print dari skala dukungan sosial pada tabel 2.

    Tabel 2. Sebaran Item Skala Perceived Social Support Sebelum Uji Coba

    Bobot

    No Aspek Indikator No. Item

    Favorable

    No. Item

    Unfavorable

    Jumlah

    Item

    1. Dukungan

    emosional

    Mendengarkan

    keluhan, mendapatkan

    perhatian, empati,

    motivasi

    1, 12, 18,

    25, 36

    4, 22, 15, 30,

    38 10

    2. Dukungan

    penghargaan

    Menerima

    penghargaan positif

    7, 13, 19,

    37, 29

    9, 26, 32, 16,

    20 10

    3. Dukungan

    instrumental

    Mendapat bantuan

    berupa uang, barang-

    barang, dan lain-lain

    5, 14, 27,

    33, 35

    10, 17, 23,

    39, 28 10

    4. Dukungan

    informatif

    Mendapat saran,

    nasehat, atau petunjuk

    dalam mengerjakan

    skripsi

    2, 8, 21,

    31, 40

    11, 3, 6, 24,

    34 10

    Jumlah 40

    F. Validitas dan Reliabilitas

    1. Uji Validitas

    Validitas adalah ketepatan dan kecermatan skala dalam menjelaskan fungsi

    ukurnya, artinya sejauh mana skala yang telah dibuat mampu menghasilkan data

    akurat sesuai dengan tujuan ukurnya (Azwar, 2017). Validitas dalam penelitian ini

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 22

    adalah validitas isi. Validitas isi didapat dari pengujian oleh ahli atau professional

    judgement. Proses validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan berkonsultasi

    bersama dosen pembimbing skripsi.

    2. Seleksi Aitem

    Seleksi aitem dilakukan dengan analisis kuantitatif terhadap parameter-

    parameter aitem. Seleksi aitem ini dilakukan berdasarkan daya diskriminasi

    aitemnya. Parameter daya beda aitem berupa koefisien korelasi aitem-total dan

    pemilihan aitem-aitemnya didasarkan pada besarnya koefisien korelasi tersebut.

    Besar koefisien korelasi aitem total berkisar antara 0 sampai 1,00 dengan

    tanda positif ataupun negatif. Jika koefisien mendekati angka 1,00 maka semakin

    baik daya diskriminasi aitemnya. Jika koefisien mendekati angka 0 atau bahkan

    memiliki tanda negatif (-) maka aitem tersebut memiliki daya diskriminasi yang

    kurang baik (Azwar, 1999).

    Menurut Azwar (1999) kriteria pemilihan aitem berdasar korelasi aitem total

    menggunakan batasan rix ≥ 0,30. Aitem dengan koefisien korelasi minimal 0,30

    dianggap memiliki daya diskrimiansi yang baik. Jika aitem memiliki angka

    koefisien korelasi kurang atau dibawah 0,30, bisa dikatakan bahwa aitem tersebut

    memiliki daya diskriminasi rendah. Aitem dengan daya diskriminasi rendah

    sebaiknya dihapus. Namun jika aitem yang memiliki koefisien korelasi kurang

    mencukupi sesuai dengan yang diinginkan, maka peneliti bisa menurunkan sedikit

    batas kriteria menjadi 0,25 (Azwar, 1999).

    a) Skala Prokrastinasi Akademik

    Uji coba skala diberikan kepada 48 mahasiswa Sanata Dharma yang

    sedang mengerjakan skripsi. Dari 40 aitem yang diujikan, lolos 32 aitem

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 23

    dengan koefisien korelasi aitem total (rix) sebesar ≥ 0,25. Distribusi aitem

    dapat dilihat dari tabel 3 berikut:

    Tabel 3. Sebaran Item Skala Prokrastinasi Setelah Uji Coba

    Sebaran Item

    No Ciri-Ciri / Indikator No. Item

    Favorable

    No. Item

    Unfavorable

    Jumlah

    Item

    1. Menunda mengerjakan

    tugas

    1, 6*, 15,

    30, 35

    3, 8*, 13*,

    33, 37 7

    2. Keterlambatan dalam

    menyelesaikan tugas

    4*, 9*, 20,

    26, 38

    10, 14, 18*,

    31, 40 7

    3.

    Kesenjangan waktu

    antara rencana yang

    ditetapkan dan kinerja

    aktual

    11, 36, 24,

    19, 27

    2, 22, 32, 16,

    29 10

    4.

    Melakukan aktivitas lain

    yang lebih

    menyenangkan daripada

    mengerjakan tugas

    7, 21, 34,

    39, 25

    12, 5*, 23*,

    28, 17 8

    Jumlah 32

    Nomor dengan simbol * merupakan aitem yang gugur

    b) Skala Perceived Social Support

    Uji coba diberikan kepada 48 mahasiswa Sanata Dharma yang sedang

    mengerjakan skripsi. Berdasarkan hasil uji coba, dari 40 aitem yang

    diujikan, lolos 30 aitem dengan korelasi aitem total total (rix) sebesar ≥

    0,25. Distribusi aitem dapat dilihat dari tabel 4.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 24

    Tabel 4. Pesebaran Skala Perceived Social Support Setelah Uji Coba

    No Aspek Indikator

    Bobot Jumlah

    Item No. Item

    Favorable

    No. Item

    Unfavorable

    1. Dukungan

    emosional

    Mendengarkan

    keluhan, mendapatkan

    perhatian, empati,

    motivasi

    1, 12, 18,

    25*, 36

    4, 22, 15, 30,

    38 9

    2. Dukungan

    penghargaan

    Menerima

    penghargaan positif

    7, 13, 19*,

    37*, 29*

    9*, 26, 32,

    16, 20 6

    3. Dukungan

    instrumental

    Mendapat bantuan

    berupa uang, barang-

    barang, dan lain-lain

    5, 14, 27*,

    33*, 35

    10, 17, 23,

    39*, 28 7

    4. Dukungan

    informatif

    Mendapat saran,

    nasehat, atau petunjuk

    dalam mengerjakan

    skripsi

    2, 8, 21,

    31*, 40

    11, 3, 6, 24*,

    34 8

    Jumlah 30

    Nomor dengan simbol * merupakan aitem yang gugur

    3. Uji Reliabilitas

    Reliabilitas mengacu pada konsistensi hasil ukur dan mengandung makna

    kecermatan pengukuran atau sejauh mana hasil pengukuran dapat dipercaya.

    Dalam pengukuran, reliabilitas suatu alat ukur dinyatakan oleh koefisien

    reliabilitas (rxx’) dengan rentang angka dari 0 sampai dengan 1,00. Jika angka

    koefisien reliabilitas hampir mendekati angka 1,00 maka semakin tinggi

    reliabilitasnya. Namun jika angka koefisien reliabilitas mendekati angka 0 maka

    semakin rendah reliabilitasnya (Azwar, 2009).

    Dalam melihat reliabilitas dari skala yang disusun, peneliti hanya melakukan

    satu kali pengenaan tes kepada individu sebagai subjek penelitian (single-trial

    administration). Teknik yang digunakan peneliti dalam menghitung reliabilitas

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 25

    dalam penelitian ini adalah teknik koefisien Alpha dari Cronbach. Peneliti

    menggunakan bantuan program SPSS versi 22.0 untuk mengelola data.

    Berdasarkan uji reliabilitas aitem pada skala prokrastinasi diperoleh koefisien

    relibilitas sebesar 0,889. Sedangkan pada skala perceieved social support

    diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,910.

    G. Teknik Analisis Data

    1) Uji Asumsi

    a. Uji Linearitas

    Uji linearitas dilakukan untuk menguji hubungan antara

    variabel bebas dan variabel tergantung mengikuti garis lurus (linear)

    atau tidak (Santoso, 2010). Dua variabel dikatakan mengikuti garis

    lurus jika memiliki nilai signifikansi atau probabilitas lebih kecil dari

    0,05 (p

  • 26

    Glejser merupakan uji yang meregresikan nilai mutlak residual

    unstandardized dan nilai variabel independen atau variabel independen

    yang telah ditransformasi (Kurniawan, Rachmach, & Yamin, 2011).

    Uji homoskedastisitas terpenuhi jika nilai signifikansi regresi > 0,05

    dan tidak terpenuhi jika nilai signifikansi regresi < 0,05. Scatter plot

    dan uji Glejser dilakukan menggunakan program SPSS 22.0 for

    Windows.

    c. Uji Normalitas Residu

    Uji normalitas adalah uji yang dilakukan untuk memeriksa

    apakah data penelitian berasal dari populasi yang sebarannya normal

    atau tidak (Santoso, 2010). Dalam uji normalitas residu yang diuji

    adalah residu atau error dari variabel tergantung (Santoso, 2010). Data

    akan dikatakan berdistribusi normal jika memiliki signifikansi lebih

    besar dari 0,05 (p > 0,05). Sedangkan data akan dikatakan berdistribusi

    tidak normal bila signifikansi lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05). Uji

    normalitas dilakukan dengan menggunakan teknik analisis

    Kolmogorov-Smirnov dalam program SPSS 22.0 for Windows.

    2) Uji Hipotesis

    Hipotesis penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode statistik

    regresi sederhana. Regresi sederhana merupakan hubungan satu variabel

    dependen dengan satu variabel independen (Santoso, 2010). Uji hipotesis

    regresi sederhana dihitung menggunakan bantuan program SPSS 22.0 for

    windows.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 27

    BAB IV

    HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

    A. Persiapan Penelitian

    Penelitian dimulai dengan melakukan uji coba skala penelitian. Uji

    coba skala dilakukan untuk melihat apakah aitem-aitem yang digunakan

    telah memenuhi kriteria atau belum. Uji coba skala dilaksanakan pada

    tanggal 27 November 2017 sampai dengan tanggal 11 Desember 2017.

    Pengambilan sampel uji coba skala dilakukan dengan

    menggunakan metode purposive sampling kepada 50 mahasiswa. Peneliti

    melakukan uji coba dengan memberikan kuesioner secara langsung kepada

    subjek. Dari 50 eksemplar yang disebar, ada 2 eksemplar yang tidak diisi

    dengan penuh sehingga hanya 48 eksemplar yang digunakan untuk uji

    coba skala.

    Setelah 48 eksemplar terkumpul, dilakukan uji reliabilitas alat ukur

    dengan program SPSS 22.0 for Windows. Berdasarkan uji reliabilitas, yang

    dilakukan pada skala prokrastinasi, terdapat 8 aitem yang gugur dari 40

    aitem yang dibuat sehingga terdapat 32 aitem yang lolos seleksi. Pada

    skala dukungan sosial, berdasarkan uji reliabilitas terdapat 10 aitem yang

    gugur dari 40 aitem yang dibuat sehingga terdapat 30 aitem yang lolos

    seleksi. Berdasarkan hasil seleksi aitem, terdapat 62 aitem yang digunakan

    sebagai skala penelitian.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 28

    B. Pelaksanaan Penelitian

    Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2018 sampai

    dengan 15 Februari 2018. Metode yang peneliti gunakan dalam

    pengambilan data sama seperti pengambilan data untuk uji coba yaitu

    dengan teknik purposive sampling. Purposive sampling merupakan teknik

    penelitian sampel dengan pertimbangan tertentu. Menurut Margono (2004)

    pemilihan subjek dengan teknik purposive sampling berdasarkan ciri-ciri

    tertentu yang dipandang memiliki sangkut paut yang erat dengan ciri-ciri

    populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Ciri-ciri subjek dari penelitian

    ini adalah mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang saat ini

    sedang mengerjakan skripsi minimal dua semester.

    Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan media online

    yaitu google form yang disebar oleh peneliti melalui media sosial seperti

    Whatsapp dan Line. Peneliti mengirimkan link atau alamat web kepada

    subjek yang memiliki ciri-ciri atau kriteria yang sesuai melalui media

    sosial seperti Whatsapp dan Line. Peneliti juga meminta subjek untuk

    menyebar skala penelitian secara online melalui Whatsapp dan Line.

    C. Deskripsi Subjek

    Subjek dalam penelitian ini berjumlah 100 mahasiswa Universitas

    Sanata Dharma Yogyakarta dari angkatan 2011 sampai dengan angkatan

    2013. Semua subjek yang digunakan peneliti telah memenuhi ciri-ciri yang

    dibutuhkan yaitu merupakan mahasiswa aktif Universitas Sanata Dharma

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 29

    yang saat ini sedang mengerjakan skripsi minimal dua semester. Berikut

    merupakan data demografis subjek penelitian:

    Tabel 5. Deskripsi subjek berdasarkan fakultas

    No Fakultas Jumlah Presentase

    1 F. Psikologi 54 54%

    2 F. Ekonomi 18 18%

    3 FKIP 13 13%

    4 F. Sastra 8 8%

    5 FST 7 7%

    Total 100 100 %

    Dari data keseluruhan, subjek berasal dari 5 fakultas. Jumlah

    terbesar subjek berasal dari Fakultas Psikologi sebesar 54 mahasiswa.

    Urutan berikutnya adalah Fakultas Ekonomi sebesar 18 mahasiswa.

    Selanjutnya adalah FKIP sebesar 13 mahasiswa. Berikutnya adalah

    Fakultas Sastra sebesar 8 mahasiswa dan FST sebanyak 7 mahasiswa.

    Tabel 6. Deskripsi subjek berdasarkan jenis kelamin

    Jenis Kelamin Jumlah Presentase

    Laki-laki 36 36%

    Perempuan 64 64%

    Total 100 100 %

    Dari data yang terkumpul, total subjek ada 100 mahasiswa yang

    terdiri dari 36 laki-laki dan 64 perempuan.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 30

    Tabel 7. Deskripsi subjek berdasarkan angkatan

    No Tahun Angkatan Jumlah Presentase

    1 2011 5 5%

    2 2012 12 12%

    3 2013 83 83%

    Total 100 100 %

    Dari data yang terkumpul, jumlah terbesar subjek berdasarkan

    tahun angkatan adalah angkatan tahun 2013 sejumlah 83 mahasiswa.

    Berikutnya adalah angkatan tahun 2012 sejumlah 12 mahasiswa. Lalu

    yang terakhir adalah mahasiwa angkatan 2011 sejumlah 5 mahasiswa.

    D. Deskripsi Data Penelitian

    Pada bagian ini peneliti membandingkan nilai mean empiris dan

    teoritis dari data yang diperoleh masing-masing variabel. Mean empiris

    diperoleh dengan perhitungan menggunakan SPSS.22 for windows.

    Sedangkan mean teoritis diperoleh dengan menggunakan perhitungan

    secara manual. Mean empirik dan teoretik dua variabel dapat dilihat dalam

    tabel berikut:

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 31

    Tabel 8. Tabel Deskripsi Data Penelitian

    Data Teoritik Data Empirik

    Variabel N Min Max Mean SD Min Max Mean SD

    Dukungan

    Sosial 100 30 120 75 15 73 119 93,10 10,468

    Prokrastinasi

    Akademik 100 32 128 80 16 54 111 80,05 12,175

    Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, diketahui nilai

    mean teoritik skala dukungan sosial adalah sebesar 75 sedangkan nilai

    mean empirik yang didapat sebesar 93,10. Data tersebut menunjukkan

    bahwa mean empirik pada skala dukungan sosial lebih besar daripada

    mean teoritisnya. Dari hasil tersebut dikatakan bahwa tingkat dukungan

    sosial pada subjek penelitian cenderung tinggi.

    Dari hasil perhitungan terhadap skala prokrastinasi didapat mean

    teoritik sebesar 80 dan nilai mean empirik skala prokrastinasi sebesar

    80,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai mean empirik lebih besar

    daripada nilai mean teoritik dari skala prokrastinasi. Dari hasil perhitungan

    tersebut menyatakan bahwa subjek dalam penelitian ini memiliki

    prokrastinasi yang cenderung tinggi.

    Peneliti juga membuat analisis kategorisasi. Analisis ini digunakan

    untuk melihat tinggi dan rendahnya dukungan sosial dan prokrastinasi

    pada masing-masing subjek dengan norma kategorisasi. Tujuan

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 32

    kategorisasi ini adalah menempatkan individu kedalam kelompok-

    kelompok yang terpisah secara berjenjang menurut suatu kontinum

    berdasar atribut yang diukur (Azwar, 2009). Peneliti menentukan untuk

    membagi subjek kedalam tiga kategori yaitu: rendah, sedang, tinggi.

    Berikut adalah tabel norma kategori

    Tabel 9. Norma Kategori

    Skor Kategori

    (µ + 1.σ) ≤ X Tinggi

    (µ - 1.σ) ≤ X < (µ + 1.σ) Sedang

    X < (µ - 1.σ) Rendah

    Keterangan: µ (mean teoritik), σ (standar deviasi)

    1. Norma Kategorisasi Dukungan Sosial

    Tabel 10. Kategorisasi Skor Variabel Perceived Social Support

    Kategori Skor Jumlah

    Subjek Presentase

    Tinggi 90 ≤ X 53 53%

    Sedang 60 ≤ X < 90 47 47%

    Rendah X < 60 0 0%

    Total 100 100 %

    Berdasarkan hasil kategorisasi skor variabel dukungan

    sosial, subjek penelitian dengan kategori tinggi ada 53%, subjek

    dengan kategori sedang ada 47%, dan subjek dengan kategori

    rendah ada 0%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dukungan

    sosial subjek penelitian rata-rata berada pada kategori tinggi.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 33

    2. Norma Kategorisasi Prokrastinasi Akademik

    Tabel 11. Kategorisasi Skor Variabel Prokrastinasi Akademik

    Kategori Norma Jumlah Presentase

    Tinggi 96 ≤ X 10 10%

    Sedang 64 ≤ X< 96 84 84%

    Rendah X < 64 6 6%

    Total 100 100%

    Berdasarkan hasil yang telah didapat, subjek penelitian

    dengan kategori tinggi ada 10%, subjek dengan kategori sedang

    ada 84%, dan subjek dengan kategori rendah ada 6%. Hasil

    tersebut menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik dalam skripsi

    subjek penelitian rata-rata berada pada kategori sedang.

    E. Hasil Penelitian

    1) Uji Asumsi

    a. Uji Normalitas Residu

    Dalam uji normalitas residu yang diuji adalah residu atau

    error dari variabel tergantung (Santoso, 2010). Uji normalitas

    dilakukan dengan menggunakan teknik analisis Kolmogorov-

    Smirnov dalam program SPSS 22.0 for Windows.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 34

    Tabel 12. Uji normalitas residu

    Tests of Normality

    Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

    Statistic Df Sig. Statistic df Sig.

    Unstandardized

    Residual .048 100 .200

    * .990 100 .625

    *. This is a lower bound of the true significance.

    a. Lilliefors Significance Correction

    Berdasarkan hasil uji normalitas residu dapat diketahui

    bahwa data residu memiliki nilai signifikansi diatas 0,05 (p > 0,05)

    dengan skor siginifikansi sebesar 0,200. Hal ini menunjukkan

    bahwa distribusi data residu dianggap normal.

    b. Uji Linearitas

    Uji linearitas merupakan uji yang dilakukan untuk

    mengetahui linearitas hubungan antara variabel bebas dan variabel

    tergantung. Uji linearitas dilakukan dengan teknik test of liniearity

    dari program SPSS 22.0 for Windows. Dua variabel dapat

    dikatakan linear jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Jika

    nilai signifikansi yang didapat lebih besar dari 0,05 maka

    hubungan antara variabel bebas dan variabel tergantung tidak

    linear.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 35

    Tabel 13. Uji Linearitas

    ANOVA Table

    Sum of

    Squares df

    Mean

    Square F Sig.

    prokrastinasi

    *

    dukungan_s

    osial

    Between

    Groups

    (Combined) 7806.828 35 223.052 2.078 .006

    Linearity 1457.146 1 1457.146 13.578 .000

    Deviation from Linearity 6349.682 34 186.755 1.740 .028

    Within Groups 6868.172 64 107.315

    Total 14675.000 99

    Dari hasil uji linearitas menunjukkan bahwa nilai p adalah

    0,000. Hal ini menunjukkan bahwa variabel dukungan sosial dan

    variabel prokrastinasi akademik memiliki sifat yang linear.

    c. Uji Homoskedastisitas

    Hasil uji homoskedastisitas dengan scatter plot sebagai

    berikut:

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 36

    Gambar 1. Scatter plot pengaruh antara Variabel

    Prokrastinasi Akademik dan Perceived Social Support

    Berdasarkan scatter plot dapat diketahui bahwa sebaran

    data terlihat acak atau tidak membentuk megaphone effect.

    Uji Glejser digunakan untuk meregresikan nilai mutlak

    residual unstandardized dan nilai variabel independen atau variabel

    independen yang telah ditransformasi. Uji Glejser dihitung

    menggunakan program SPSS 22.0 for windows.

    Tabel 14. Uji Glejser

    Coefficientsa

    Model

    Unstandardized

    Coefficients

    Standardized

    Coefficients

    t Sig. B Std. Error Beta

    1 (Constant) -.309 6.016 -.051 .959

    dukungan_sosial .104 .064 .161 1.613 .110

    a. Dependent Variable: ABS_1

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 37

    Berdasarkan tabel hasil uji Glejser taraf signifikansi yang

    didapat adalah p= 0,110. Hasil tersebut menunjukkan bahwa

    asumsi homoskedastisitas diterima karena nilai p > 0,05. Kedua uji

    yang telah dilakukan menunjukkan bahwa asumsi

    homoskedastisitas terpenuhi.

    2) Uji Hipotesis Regresi Sederhana

    Pengujian hipotesis dilakukan untuk melihat apakah

    perceived social support berpengaruh pada prokrastinasi akademik

    penulisan skripsi. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan

    bantuan programSPSS 22.0 for Windows.

    Tabel 15. Hasil Regresi Linear Variabel Prokrastinasi Akademik

    dan Dukungan Sosial

    Model Summaryb

    Model R R Square

    Adjusted R

    Square

    Std. Error of the

    Estimate

    1 .315a .099 .090 11.614

    a. Predictors: (Constant), dukungan_sosial

    b. Dependent Variable: prokrastinasi

    Tabel 16. Tabel Koefisien Regresi Linear

    Coefficientsa

    Model

    Unstandardized

    Coefficients

    Standardized

    Coefficients

    T Sig. B Std. Error Beta

    1 (Constant) 46.380 10.445 4.440 .000

    dukungan_sosial .366 .111 .315 3.287 .001

    a. Dependent Variable: prokrastinasi

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 38

    Persamaan regresi sederhana yang didapatkan adalah Y=

    46,380 + 0,366 X. Y adalah prokrastinasi akademik dan X adalah

    perceived social support. Kemampuan garis regresi melakukan

    prediksi atau sumbangan efektif dilihat dari r2

    = 0,099 dengan

    signifikansi 0,000 (p

  • 39

    menunjukkan bahwa semakin tinggi perceived social support, maka

    semakin tinggi prokrastinasi akademik pada penulisan skripsi.

    Berdasarkan hasil penelitian, hipotesis dalam penelitian ini

    terbukti. Metode analisis sebab-akibat membuktikan bahwa perceived

    social support meningkatkan prokrastinasi akademik mahasiswa penulis

    skripsi.

    Hasil penelitian ini memperkuat penelitian Pradinata dan Susilo

    (2016). Penelitian Pradinata dan Susilo (2016) menyatakan bahwa

    dukungan sosial teman sebaya memiliki hubungan positif dengan

    prokrastinasi akademik. Peneliti menduga individu mempersepsikan

    dukungan sosial sebagai hal yang membuat nyaman dan mudah

    didapatkan, maka dia tetap melakukan perilaku prokrastinasi.

    Kelemahan penelitian ini adalah penggunaan google form.

    Pemakaian google form memungkinkan faking dalam pengisian identitas

    (tahun angkatan). Penggunaan skala secara online tidak bisa mengawasi

    subjek ketika mengisi skala dan memungkinkan kalau data yang didapat

    tidak sesuai dengan yang peneliti harapkan. Kelemahan penelitian juga

    terletak pada sumber dukungan sosial yang kurang spesifik. Penelitian

    Wahyuni (2015) meneliti dukungan sosial dari orangtua. Penelitian

    Pradinata dan Susilo (2016) memusatkan pada dukungan sosial teman

    sebaya. Penelitian ini tidak memiliki kejelasan mengenai sumber

    dukungan sosial yang diteliti.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 40

    BAB V

    KESIMPULAN DAN SARAN

    A. KESIMPULAN

    Hasil penelitian dengan regresi linear sederhana menunjukkan koefisien

    regresi r2 = 0,099 dengan nilai siginifikansi p = 0,000 (p < 0,005). Hasil ini

    membuktikan pengaruh positif dan signifikan dari perceived social support pada

    prokrastinasi akademik penulisan skripsi. Semakin tinggi dukungan sosial maka

    semakin meningkat prokrastinasi akademik penulisan skripsi.

    B. SARAN

    1. Bagi Mahasiswa

    Hasil penelitian ini menyatakan bahwa perceived social support meningkatkan

    prokrastinasi akademik mahasiswa penulis skripsi. Semakin tinggi perceived social

    support yang diterima mahasiswa maka semakin tinggi prokrastinasi akademik

    mahasiswa. Mahasiswa disarankan mengubah persepsi mengenai dukungan sosial

    sebagai dukungan untuk mempercepat penulisan skripsi.

    2. Bagi Penelitian Selanjutnya

    Penelitian selanjutnya disarankan memperjelas aspek sumber dukungan sosial.

    Cara pengumpulan data sebaiknya menggunakan pengisian kuesioner secara tatap

    muka untuk meminimalisir faking dalam pengumpulan data.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 41

    DAFTAR PUSTAKA

    Azwar, S. (1999). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Sigma Alpha

    Azwar, S. (2009). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

    Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

    Cavanaugh, J. & Kail, R.V. (2000). Human Development: A Life Span View. USA:

    Wadsworth

    Chu, A.H.C. & Choi, J.M. (2005). Rethinking Procrastination: Positive Effects of Active

    Procrastination Behavior on Attitudes and Performance. The Journal of Social

    Psychology, 2005, 145 (3), 245–264

    Cresswell. J.W. (2009). Research Design Pendekatan Penelitian Kualitatif,

    Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

    Cutrona, C.E. (1994). Perceived parental social support and academic achievement:

    an attachment theory perspective. J Pers Soc Psychol 66 (4): 687

    Fauziah, H.H. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prokrastinasi Akademik

    pada Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

    Psympatic, Jurnal Ilmiah Psikologi Desember 2015, Vol. 2, 123-132

    Ferrari, J.R. (2010). Still procrastination?: The No-regrets Guide to Getting It Done.

    New Jersey: John Wiley & Sons, Inc

    Ferrari, J.R., Johnson, J.L., & Mc. Cown, W.G. (1995). Procrastination And Task

    Avodance: Theory, research, and treatment. New York: Plenum Press

    Ferrari, J.R., Lay, C.H., Pychyl, T.A., & Schouwenburg, H.C. (2004). Counseling The

    Procrastinator In Academic Settings. Washington, DC, US: American

    Psychological Association

    Fibriana, R. (2009). Prokrastinasi Akademik Ditinjau Dari Motivasi Berprestasi dan

    Dukungan Sosial. Universitas Muhammadiyah

    Goode, C. (2008). Effects of Academic Procrastination: Students Procrastination

    Affects More Than Grades. Diakses pada 27 Juli 2018 dari

    http://homeworktree.com/

    House, J. S. (1981). Work Stress and Social Support. Reading, MA: Addison-Wesley.

    Johnson, D.W & Johnson, R.T. (1991). Learning Together and Alone.

    Massachussetts: Allin and Bacon

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 42

    Kaya, D., Akgemci, T., & Çelik, A. (2012). A Research Levels of Perceived Social

    Support On The Responsible Persons Of The Hospital Units. Ç.Ü. Sosyal

    Bilimler Enstitüsü Dergisi 21(3), 357- 370

    Kim, K.R., & Seo, E.H. (2015). The Relationship Between Procrastination And

    Academic Performance: A Meta-Analysis. Personality and Individual

    Differences 82, 26-33

    Kurniawan, H., Rachmach, L.A., & Yamin, S. (2011). Regresi Dan Korelasi Dalam

    Genggaman Anda: Aplikasi Dengan Software SPSS, EViews, MINITAB, Dan

    STATGRAPHICS. Jakarta: Salemba Empat

    Mackinnon, S.P. (2012). Perceived Social Support and Academic Achievement:

    Cross-Lagged Panel and Bivariate Growth Curve Analyses. Journal Youth

    Adolescence 41: 474-485

    Maisel, N.C., & Gable, S.L. (2009). The Paradox of Received Support. Association

    for Psychological Science, Volume 20, Number 8

    Milgram, N., Mey-Tal, G., & Levison, Y. (1998). Procrastination, generalized or

    specific, in college students and their parents. Personality and Individual

    Differences, 25(2), 297-316

    Mu’tadin, Z. (2002). Disiplin. Jurnal Psikologi. Diakses pada 27 Juli 2018 dari

    https://www.e-psikologi.com

    Novia, D.M.R. (2014). Wamendikbud: Mahasiswa Terlambat Lulus Jadi Beban

    Negara. Diakses pada 27 Juli 2018 dari https://www.republika.co.id

    Nurhayati, I., & Kuswaradani, I. (2008). Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga

    Dengan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa. Jurnal Psikohumanika Vol. 1

    No.2,hal 24-37

    Park, S.W. & Sperling, R.A. (2012). Academic Procrastinators and Their Self

    Regulation. Psychology Vol.3, No.1, 12-23

    Pradinata, S., & Susilo, D.S. (2016). Prokrastinasi Akademik Dan Dukungan

    Sosial Teman Sebaya Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Katolik

    Widya Mandala Surabaya. Jurnal Experentia Vol. 4 No. 2, 85-95

    Rakes, G.C. & Dunn, K.E. (2010). The Impact of Online Graduate Students

    Motivation and Self-Regulation on Academic Procrastination. Journal of

    Interactive Online Learning, 9 (1), 78-93

    Rothblum, E.D. & Solomon, L.J. (1984). Academic procrastination: Frequency and

    Cognitive Behavioral Correlates. Journal of Counseling Psychology, 31, 503–

    509

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

    https://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/14/08/19/naju91-

  • 43

    Santoso, A. (2010). Statistik untuk Psikologi dari Blog menjadi Buku. Yogyakarta:

    Universitas Sanata Dharma

    Sarafino, E.P. (2008). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions Sixth

    Edition. Hoboken: John Wiley & Sons, Inc

    Sarason, B.R., Shearin, E.N., Pierce, G.R., & Sarason, I.G. (1987). Interrelationships

    of social support measures: Theoretical and practical implications. Journal of

    Personality and Social Psychology, 52,813-832

    Siregar, S. (2013). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT

    Bumi Aksara

    Sirois, F.M. (2014). Procrastination and Stress: Exploring the Role of Self-

    compassion. Self and Identity, 13(2). 128-145

    Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta: PT. Grasindo

    Solberg, V.S., & Viliarreal, P. (1997). Examination of Self-Efficacy, Social Support,

    and Stress as Predictors of Pychological and Physical Distress among Hispanic

    College Students. Hispanic Journal of Behavioral Sciences 19(2): 182-201

    Steel, P. (2007). The Nature of Procrastination: A Meta-Analytic and Theoritical

    Review of Quintessential Self-Regulatory Failure. Psychological Bulletin 133

    No 1, 65-94

    Surijah, E.A., & Tjundjing, S. (2007). Mahasiswa Versus Tugas: Prokrastinasi

    Akademik Dan Conscientiousness. Anima, Indonesia Psychological Journal

    Vol.22, No.4 352-374

    Taylor, S.E. (2006). Health psychology (6th ed.) Los Angeles: McGraw-Hill

    Ursia, N.R., Siaputra, I.B, & Sutanto, N. (2013). Prokrastinasi Akademik Dan Self-

    Control Pada Mahasiswa Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Surabaya.

    Makara Seri Sosial Humaniora, 17(1), 1-18

    Vahedi, S., Mostafafi, F., & Mortazanajad, H. (2009). Self-Regulation and

    Dimensions of Parenting Styles Predict Psychological Procrastination of

    Undergraduate Students. Iran J Psychiatry vol 4, 147-154

    Wahyuni, N.S. (2015) Hubungan Dukungan Sosial Orangtua Dengan Prokrastinasi

    Akademik Dalam Menyelesaikan Skripsi Pada Mahasiswa/I STIE Pelita

    Bangsa Binjai. Jurnal Paedagogi vol 7, no 13

    Weiss, R. S. (1974). The provisions of social relationships dalam Z. Rubin (Ed.),

    Doing unto others (pp. 17-26). Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 44

    Young, K.W. (2006). Social Support and Life Satisfaction. International Journal of

    Psychosocial Rehabilitation. 10(2), 155-164

    Yudiaatmaja, F. (2013). Analisis Regresi Dengan Menggunakan Aplikasi Komputer

    Statistik SPSS. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 45

    LAMPIRAN 1

    Skla Uji Coba

    Skala 1 : Skala Prokrastinasi Akademik

    Skala 2 : Skala Perceived Social Support

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 46

    Skala Perceived Social Support dan Prokrastinasi Akademik dalam penulisan

    skripsi

    Ignatius Seno Aji Prasetyo

    139114056

    Fakultas Psikologi

    Universitas Sanata Dharma

    Yogyakarta

    2017

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 47

    Kepada yth:

    Mahasiswa/i Fakultas Psikologi

    Universitas Sanata Dharma

    Dengan hormat, saya

    Nama : Ignatius Seno Aji Prasetyo

    NIM : 139114056

    Meminta bantuan saudara/i sekalian guna mengisi pernyataan dalam skala ini berhubungan

    dengan penulisan tugas akhir saya. Bantuan saudara/i sekalian saya butuhkan dalam

    penyelesaian tugas akhir ini.

    Skala ini dikelompokkan dalam 2 bagian yang berisi beberapa pernyataan. Dalam merespon

    pernyataan, saya berharap saudara/i membaca setiap pernyataan dengan seksama dan

    memberikan respon sesuai dengan keadaan saudara/i saat ini tanpa dipengaruh oleh siapapun.

    Semua respon atau jawaban yang saudara/i berikan adalah benar dan bersifat rahasia. Semua

    respon atau jawaban ini hanya digunakan untuk kepentingan penelitian.

    Atas partisipasi dan kerjasama saudara/i , saya mengucapkan terima kasih.

    Hormat saya,

    Ignatius Seno Aji Prasetyo

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 48

    Data diri

    Nama/ inisial :

    Usia :

    Jenis kelamin :

    Angakatan, semester :

    Pernyataan kesediaan

    Dengan ini saya menyatakan kesediaan saya untuk mengisi skala ini tanpa paksaan ataupun

    tekanan dari pihak manapun. Saya dengan sukarela mengisi skala ini untuk membantu

    jalannya penelitian ilmiah ini.

    Semua respon atau jawaban yang saya berikan dalam skala ini mewakili apa yang saya alami

    dan pikirkan saat ini tanpa adanya tekanan atau paksaan dari siapapun ataupun pandangan

    umum masyarakat. Saya juga bersedia memberikan respon atau jawaban ini guna sebagai

    data dalam penelitian ini.

    Yogyakarta, November 2017

    ………………….

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 49

    Petunjuk pengisian

    Berikut ini terdapat beberapa pernyataan berkaitan dengan kemungkinan keadaan ketika anda

    mengerjakan skripsi. Berikan respon atau jawaban pada setiap pernyataan yang ada. Bacalah

    setiap pernyataan dengan cermat, teliti, serta hati-hati. Apabila anda:

    Sangat Setuju (SS) dengan pernyataan tersebut, maka berikan tanda (V) pada kolom SS

    Setuju (S) dengan pernyataan tersebut, maka berikan tanda (V) pada kolom S

    Tidak Setuju (TS) dengan pernyataan tersebut, maka berikan tanda (V) pada kolom TS

    Sangat Tidak Setuju (STS) dengan pernyataan tersebut, maka berikan tanda (V) pada kolom

    STS

    Pilihlah respon atau jawaban yang sesuai atau yang paling mewakili diri anda. Semua respon

    atau jawaban yang anda berikan adalah benar.

    Perhatikan contoh

    No Pernyataan STS TS S SS

    1 Saya menggunakan sosial media setiap hari

    Jika anda sangat setuju dengan pernyataan tersebut, berikan tanda V pada kolom SS sesuai

    dengan contoh berikut

    No Pernyataan STS TS S SS

    1 Saya menggunakan sosial media setiap hari V

    Jika anda ingin mengganti jawaban, berikan tanda garis (-) terlebih dahulu pada jawaban

    yang anda rasa kurang tepat, lalu berikan tanda (V) pada jawaban yang menurut anda sesuai

    dengan diri anda seperti contoh berikut

    No Pernyataan STS TS S SS

    1 Saya menggunakan sosial media setiap hari V v

    Selamat mengerjakan

    XOXO

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 50

    SKALA 1

    No Pernyataan STS TS S SS

    1 Saya menunda mengerjakan skripsi untuk mengikuti

    kegiatan lain

    2 Saya dapat menyelesaikan revisi skripsi sesuai dengan

    deadline dosen

    3 Saya memilih mengerjakan skripsi dibandingkan

    mengikuti kegiatan lain

    4 Saya terkadang melanggar jadwal yang saya buat untuk

    mengerjakan skripsi

    5 Saya keluar dari akun sosial media agar saya bisa fokus

    mengerjakan skripsi

    6 Revisi skripsi yang cukup banyak membuat saya

    menunda untuk mengerjakannya

    7 Saya memilih untuk bermain bersama teman-teman

    daripada mengerjakan skripsi karena hal tersebut lebih

    menyenangkan

    8 Meskipun revisi skripsi banyak, saya mencoba untuk

    mengerjaknnya

    9 Saya menghabiskan waktu untuk mencari banyak

    referensi skripsi

    10 Saya melaksanakan jadwal yang saya buat untuk

    mengerjakan skripsi dengan teratur

    11 Saya tidak dapat menyelesaikan revisi skripsi sesuai

    dengan deadline dari dosen

    12 Saya menolak ajakan bermain dari teman-teman karena

    saya sedang mengerjakan skripsi

    13 Saya tetap bimbingan dengan dosen meskipun revisi yang

    dikerjakan hanya sedikit

    14 Saya menggunakan waktu dengan baik dalam mencari

    refrensi dan mengerjakan revisi skripsi

    15 Saya jarang melakukan bimbingan dengan dosen karena

    belum mengerjakan revisi skripsi

    16 Saya selalu mempertimbangkan waktu dalam setiap

    kegiatan saya

    17 Saya bisa menahan diri saya untuk tidak bermain game di

    gadget sebelum menyelesaikan revisi skripsi

    18 Ketika mendapatkan referensi mengenai skripsi saya

    langsung membacanya

    19 Saya melakukan banyak hal yang tidak berkaitan dengan

    skripsi tanpa mempertimbangkan waktu yang saya punya

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 51

    20 Saya menunda untuk membaca referensi skripsi meskipun

    tahu bahwa itu penting

    21 Saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain

    sosial media ketika mengerjakan skripsi

    22 Saya mampu membaca referensi skripsi sesuai dengan

    target yang saya tentukan

    23 Saya masih bisa fokus untuk mengerjakan revisi ketika

    saya mengantuk

    24 Saya terlalu menyiapkan banyak hal sehingga skripsi saya

    tidak kunjung dikerjakan

    25 Bermain game di gadget lebih menyenangkan daripada

    mengerjakan skripsi

    26 Terkadang saya menyelesaikan revisi melewati batas

    deadline yang dibuat

    27 Tidak teratur dalam mengerjakan skripsi membuat saya

    gagal mencapai target kelulusan

    28 Saya tetap fokus ketika membaca refrensi walaupun ada

    acara TV favorit

    29 Saya dapat mengerjakan skripsi dengan teratur sehingga

    saya dapat mencapai target yang ditentukan

    30 Refrensi yang saya temukan sulit untuk dipahami

    membuat saya menunda untuk mulai mengerjakan skripsi

    31 Saya mampu mengerjakan revisi sesuai dengan deadline

    yang saya tetapkan sendiri

    32 Saya mampu menyiapkan hal yang diperlukan sehingga

    langsung mengerjakan skripsi

    33 Saya meluangkan waktu untuk memahami refrensi skripsi

    sehingga langsung bisa mengerjakannya

    34 Terkadang saya tertidur ketika sedang mengerjakan

    skripsi

    35 Terbatasnya refrensi mengenai tema skripsi membuat

    saya menunda untuk mengerjakan skripsi

    36 Saya tidak mampu menyelesaikan membaca referensi

    sesuai dengan target yang saya tetapkan

    37 Saya mampu menemukan refrensi yang cukup untuk

    mengerjakan skripsi

    38 Ketika mengerjakan skripsi, terkadang fokus saya

    teralihkan ke hal lain

    39 Fokus saya teralihkan untuk melihat acara tv favorit saya

    daripada membaca referensi

    40 Ketika mengerjakan revisi saya selalu fokus tanpa

    mengerjakan hal-hal lain

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 52

    Skala 2

    No Pernyataan STS TS S SS

    1 Teman saya mau mendengarkan keluhan saya

    mengenai dosen pembimbing saya

    2 Saya dan teman-teman saya bertukar pikiran mengenai

    skripsi

    3 Orang tua saya jarang memberikan nasehat kepada saya

    ketika saya menghadapi masalah

    4 Teman saya tidak tertarik mendengarkan keluhan saya

    mengenai dosen pembimbing

    5 Orang tua saya akan menyediakan fasilitas yang saya

    butuhkan untuk menyelesaikan skripsi

    6 Teman-teman saya cuek ketika saya meminta masukan

    mengenai skripsi kepada mereka

    7 Orang tua saya mengajak saya bertukar pikiran ketika

    saya menghadapi masalah dalam skripsi

    8 Orang tua saya memberikan opsi-opsi ketika saya

    menghadapi masalah

    9 Orang tua saya beranggapan bahwa saya bisa

    menyelesaikan sendiri masalah mengenai skripsi

    10 Orang tua saya agak keberatan dengan fasilitas yang

    saya butuhkan untuk mengerjakan skripsi

    11 Teman-teman saya enggan ketika saya mengajak

    mereka untuk bertukar pikiran mengenai skripsi

    12 Teman–teman saya selalu ada ketika saya

    membutuhkan bantuan mereka

    13 Selama ini orang tua saya mendukung pengerjaan tugas

    akhir saya

    14 Teman saya memperbolehkan saya menggunakan

    laptop/komputernya untuk mengerjakan skripsi

    15 Orang tua saya tidak pernah memberikan motivasi

    ketika saya membutuhkannya

    16 Teman-teman saya tidak pernah memberikan semangat

    ketika saya mengerjakan skripsi

    17 Saya agak kesulitan dalam mengerjakan skripsi karena

    tidak memiliki komputer/laptop sendiri

    18 Orang tua saya memberikan motivasi kepada saya

    untuk segera menyelesaikan skripsi

    19 Teman-teman saya setuju mengenai keluhan saya

    mengenai dosen pembimbing

    20 Teman-teman saya kurang sependapat dengan gagasan

    saya mengenai skrpisi saya

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • 53

    21 Teman-teman saya bersedia memberikan kritik dan

    saran mengenai skripsi saya

    22 Teman-teman saya pergi ketika saya membutuhkan

    bantuan mereka

    23 Saya tidak mendapat pinjaman uang untuk mencetak

    hasil revisi skripsi

    24 Dosen pembimbing jarang memberikan arahan kepada

    saya dalam menyelesaikan skripsi

    25 Pasangan saya mendukung saya untuk segera

    menyelesaikan skripsi

    26 Orang tua saya tidak pernah bertanya kepada saya

    mengenai tugas akhir saya

    27 Pasangan saya meminjamkan uang kepada saya untuk

    mencetak hasil revisi skripsi

    28 Teman saya tidak mau menemani saya bermain ketika

    saya jenuh mengerjakan skripsi

    29 Teman-teman saya sependapat dengan gagasan saya

    mengenai skripsi saya

    30 Pasangan saya tidak memahami keadaan saya ketika

    saya sedang sibuk mengerjakan skripsi

    31 Dosen pembimbing memberikan arahan kepada saya

    dalam menyelesaikan skripsi

    32 Teman-teman saya tidak peduli dengan keluhan saya

    terhadap dosen pembimbing

    33 Dosen pembimbing memberikan link untuk mencari

    referensi skripsi

    34 Orang tua saya cuek terhadap proses pengerjaan skripsi

    saya

    35 Teman saya bersedia menemani saya bermain ketika

    saya jenuh mengerjakan skripsi

    36 Teman-teman saya memahami keadaan saya ketika

    saya menghadapi masalah dalam mengerjakan skripsi

    37 Terkadang teman-teman saya memberikan semangat

    kepada saya

    38 Teman-teman saya kurang memberikan perhatian

    ketika saya mengahadapi masalah dalam mengerjakan

    skripsi

    39 Dosen pembimbing tidak pernah memberikan link

    untuk mencari refrensi skripsi

    40 Orang tua saya selalu mengingatkan saya untuk segera