Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

download Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

of 69

  • date post

    30-May-2018
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    1/69

    1

    Modul II

    MengoperasikanSoftware Multimedia

    SWR.OPR.416.(1).A

    Berdasarkan Kurikulum SMK Edisi 2004Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi

    Program Keahlian MultimediaWaktu 240 Jam Diklat

    Direktorat Pendidikan Menengah KejuruanDepartemen Pendidikan Nasional

    2004

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    2/69

    2

    Kata Pengantar

    Mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional mengenai TujuanPendidikan Nasional (pasal 3) dan Penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwapendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkanpeserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.

    SMK sebagai lembaga pendidikan kejuruan berkepentingan untuk ikut andilmensukseskan pendidikan nasional dengan berbagai pola dan strategipengembangan. Salah satu pola pengembangannya adalah melalui KurikulumSMK Edisi 2004.

    Kurikulum SMK Edisi 2004 memiliki karakteristik yang berbeda dari kurikulumSMK sebelumnya, dimana pendidikan kecakapan hidup yang diperkaya denganpelatihan berbasis kompetensi dan diperkuat dengan pelatihan berbasis produksidiharapkan dapat mengantarkan peserta diklat mencapai cita-citanya. Baik cita-

    citanya sebagai operator yang siap kerja maupun wirausaha di bidangnyamasing-masing.

    Salah satu sistem yang disiapkan untuk mempermudah peserta diklat daninstruktur dalam mengimplementasikan Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul-modul pemelajaran yang disusun sistemik mengikuti kompetensi yang akanditempuh oleh peserta diklat.

    Dengan diterapkannya sistem leveling dan sertifikasi di SMK, maka kualitasmuatan modul-modul pemelajarannya pun ditingkatkan ke standar yang berlakusecara nasional dan internasional.

    Modul-modul pemelajaran ini diterbitkan dalam versi cetakan (hardcopy) danversi multimedia interaktif (softcopy), dengan demikian diharapkan peserta diklatdapat mengikuti kegiatan-kegiatan belajar dengan mudah dan menyenangkan.

    Selamat belajar!

    Surabaya, 12 Agustus 2004

    Penyusun,

    Drs. Ismurdianto

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    3/69

    3

    Peta Kedudukan Modul

    SLTP & YangSederajat

    HDW.OPR.105.(1).A Tamat SM

    DTA.OPR.102.(1).A

    SWR.OPR.408.(1).A

    SWR.OPR.409.(1).A

    HDW.OPR.106.(1).A*

    DTA.OPR.102.(2).A

    SWR.OPR.414.(1).A*

    SWR.OPR.415.(1).A*

    HDW.OPR.107.(1).A*

    DTA.OPR.102.(2).B

    SWR.OPR.416.(1).A*

    SWR.OPR.407.(2).A

    HDW.OPR.108.(1).A*

    SWR.OPR.417.(1).A*

    SWR.OPR.418.(2).A*

    HDW.OPR.109.(1).A*

    HDW.OPR.110.(1).A*

    SWR.OPR.419.(1).A*

    SWR.OPR.420.(1).A*

    SWR.OPR.421.(1).A*

    SWR.OPR.413.(1).A

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    4/69

    4

    Artpad papan gambar yang berfungsi sebagai media digitizer dalammenggambar secara virtual

    CPU unit pemroses pusat pada computer yang mengandung chip

    beserta motherboard, cards, disk driver, power supply, danlain-lain

    Customization pemesanan/kebiasaan yang disiapkan oleh programkomputer namun dapat ditentukan oleh operator

    Default ragam asal/pilihan mula yang distandarkan oleh programcomputer namun dapat diubah oleh operator

    Digitizer perangkat pendigit yang berfungsi sebagai alat gambar 2dimensi yang hasilnya dapat langsung ditampilkan dimonitor

    Instruction Manual buku manual perangkat keras yang berisi tentang tata caramenginstalasi, mengaktifkan, mengoperasikan, danmendeaktifkan peralatan yang sesuai dengan standaroperasional dan keselamatan/kesehatan kerja

    Keyboard papan ketik/tombol komputer

    Monitor media tampilan/pantauan komputer

    Mouse tetikus yang berfungsi utama sebagai penunjuk

    Plotter pencetak media ukuran besar dengan lebar maksimum 1meter dan panjang tak terbatas

    Printer pencetak media ukuran standar keperluan kantor

    Report Sheet lembar pelaporan kerja/tugas

    Scanner pemindai gambar 2 atau benda 3 dimensi

    Software Tools peralatan spesifik yang merupakan fasilitas perangkat lunak

    Stabilizer peralatan penstabil voltase listrik

    Stand Alone komputer tersendiri/berdiri sendiri

    UPS penyedia daya bebas gangguan/sumber tenaganirgangguan

    User Manual buku manual pengguna perangkat lunak

    Glosarium

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    5/69

    5

    I. Kegiatan Belajar 1:

    Mempersiapkan Software Multimedia

    I.1. Tujuan Pemelajaran

    Dengan mempelajari modul ini Peserta diklat dapat memahami

    manfaat, fungsi dan mampu mengkoneksikan UPS ,Stabillizer dengansoftware multimedia ke PC.

    I.2. Uraian Materi

    KONSEP TENTANG ANIMASI

    Dasar animasi Penggunaan timeline Penggunaan layer control

    Animasi merupakan satu fungsi utama dari Flash. Animasi, dan cara

    pembuatannya tidak sesederhana menggerakkan sesuatu dari titik A ke titik B. Ada

    banyak faktor yang harus dipertimbangkan untuk membuat animasi yang efektif dan

    efisien.

    Dasar Animasi

    Animasi pada awalnya berupa kumpulan atau potongan gambar yang ditampilkan

    bergantian secara cepat. Karena keterbatasan mata kita, kita tidak bisa membedakan

    setiap gambar yang satu dengan yang lainya dan yang tampak dalam mata kita adalah

    sebuah gerakan yang disebut animasi.

    Dalam film, setiap bagian gambar itu disebut frame. Frame frame tersebut

    berganti dengan kecepatan tertentu sehingga tidak nampak oleh mata kita. Kecepatan

    banyaknya frame yang ditampilkan dihitung dalam satuan frame per detik(fps = frame per second). Film yang kita saksikan di bioskop menampilkan 24 frame per detik.

    Videotape dan televisi menampilkan 30 frame per detik. Semakin tinggi kecepatan dari

    frame maka gambar yang dihasilkan akan semakin halus tetapi kerugiannya adalah

    memerlukan jumlah frame yang lebih banyak dengan waktu yang sama.

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    6/69

    6

    Misalnya film kecepatan 50 frame perdetik lebih baik daripada 25 frame perdetik,

    tetapi dengan waktu yang sama misal dua jam, untuk kecepatan 50 frame perdetik

    membutuhkan lebih banyak frame daripada yang kecepatannya 25 frame perdetik dan itu

    berarti sebuah pemborosan. Dengan menggunakan flash kita bisa menentukan kecepatan

    frame dari animasi yang kita buat sehigga bisa optimal pada saat dimasukkan dalam web.

    Penggunaan Timeline

    Didalam flash frame-frame dari animasi diletakkan dalam bagian time line.

    Ditempat tersebut kita dapat mengatur frame yang digunakan untuk animasi.

    Timeline- header

    Playhead timeline

    didalam time line terdapat timeline

    header yaitu bagian yang terdapat

    angka 1, 5, 10, dst itu berguna untuk menunjukkan letak frame. Jadi jika kita membuat

    sebuah animasi maka gerakan dari gambar akan dimulai dari frame ke satu, dilanjutkan

    kedua dan seterusnya hingga animasi berakhir.

    Playhead yang selanjutnya kita sebut sebagai penunjuk frame yaitu garis vertikal

    berwarna merah berguna untuk menunjukkan posisi dari frame yang ditampilkan pada

    stage. Playhead dapat dipindah ke frame yang kita inginkan cukup dengan mengklik

    frame tersebut.

    Misalnya terdapat animasi bola yang bergerak dari kiri ke kanan

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    7/69

    7

    Penggunaan layer control

    Didalam flash juga terdapat layer yang

    fungsinya sama dengan

    didalam photoshop yaitu

    untuk memisahkan

    beberapa gambar atau

    animasi. Konsep tentang

    Layer sudah dibahas secara mendalam didalam pelajaran photoshop sehingga tidak

    dibahas lagi pada bab ini.

    New Layer

    New layer digunakan untuk menambah layer di dalam timeline

    Guide layer

    Ada dua tipe dari layer yaitu mask dan guide. Keduanya digunakan untuk animasi yang

    khusus dan akan dijelaskan pada bab selanjutnya.

    Delete layer

    Delete layer digunakan untuk menghapus layer.

    Hide/Show layer

    fungsinya sama dengan pada photoshop yaitu

    untuk menampilkan atau

    menyembunyikan suatu layer

    playhead diletakkan pada frame 1 makastage utama akan menampilkan gambar

    yang ada dalam frame 1

    Playhead diletakkan pada frame 10maka stage utama menampilkan

    gambar yang ada dalam frame 10

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    8/69

    8

    Lock/ Unlock layer

    Kita bisa melindungi layer dengan cara

    menguncinya sehingga tidak bisa kita

    ubah ketika kita sedang bekerja

    dengan layer lainnya.

    Outline layer

    Outline layer digunakan untuk

    menyembunyikan obyek dan hanya

    menampilkan tepinya saja.

    Seperti yang ada dalam photoshop, layer yang

    saat itu sedang aktif ditunjukkan dengan gambar pensil.

    Untuk memindah letak layer aktif tinggal

    mengklik layer lain yang diinginkan sehingga

    gambar pensil pindah ke layer baru tersebut.

    layer3 sedang aktif

    Setiap layer mempunyai timeline sendiri yang letaknya sejajar dengan masing

    masing layer dan pada saat animasi dijalankan maka timeline dari tiap tiap layer tersebut

    akan berjalan secara bersamaan mulai dari frame pertama hingga animasi berakhir.

  • 8/9/2019 Modul 12 b Mengoperasikan Software Multimedia_Ti

    9/69

    9

    KEYFRAME DAN FUNGSINYA

    pengertian keyframe pengertian in-between frame animasi antara dua keyframe

    Pengertian key frame

    Pada film animasi, memainkan 24 frame perdetik dengan durasi waktu 90 menit,

    membutuhkan 129600 frame yang harus dibuat