MENGGAMBAR KONTRUKSI TANGGA

download MENGGAMBAR KONTRUKSI TANGGA

of 63

  • date post

    31-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.452
  • download

    52

Embed Size (px)

Transcript of MENGGAMBAR KONTRUKSI TANGGA

MENGGAMBAR KONTRUKSI TANGGA

MENGGAMBAR KONTRUKSI TANGGA2011

2011WindowsSMK N 1 DENPASAR

MENGGAMBAR KONTRUKSI TANGGA

MODUL NO01/2012PENYUSUN I PUTU HARRY SUTRISNA PUTRA,ST

ISO 9001 : 2008Lic no: QEC23382

PENDAHULUANDESKRIPSIDalam modul ini anda akan mempelajari teori kontruksi tangga, gambar kontruksi tangga beton, kayu dan baja termasuk didalamnya detail penggambaran dari masing-masing bahan kontruksi tanggaPERSYARATANDalam mempelajari modul ini anda harus memahami peralatan gambar, skala, ukuran kertas, macam-macam garis dan format gambar, dimensi tulangan,notasi tulangan, dimensi kayu, sambungan kayu, profil baja beratPETUNJUK PENGGUNAAN MODULPelajari daftar isi modul akan nampak materi-materi yang ada dan tugas-tugas yang akan dilakukanPahami setiap materi teori dasar yang akan menunjang dalam penguasaan suatu pekerjaan dengan cara membaca secara telitiKerjakan soal-soal evaluasi sebagai sarana latihan dan jawablah pertanyaan dengan singkat dan jelasBila terdapat penugasan, kerjakan tugas tersebut dengan baik dan bila mana terdapat kesulitan konsultasikan hasil pekerjaan pada guru

KEGIATAN BELAJAR Standar kompetensi : Menggambar Kontruksi TanggaKompetensi dasar: Mendeskripsikan Kontruksi TanggaPertemuan: 1 & 2

Tujuan Pembelajaran :Siswa dapat menjelaskan pengertian tanggaSiswa dapat menyebutkan bahan-bahan tanggaSiswa dapat mengetahui kesesuaian bahan tangga dengan fungsi bangunanSiawa dapat menyebutkan bagian-bagian kontruksi tanggaSiswa dapat mengetahui bentuk-bentuk tangga bangunanSiswa dapat menyelidiki bagian-bagian tanggaSiswa dapat menyelidiki bahan dan bentuk tangga bangunan disesuaikan dengan fungsi bangunanSiswa dapat menganalisis bahan dan bentuk tangga yang digunakan dalam rumah tinggalMemilih bahan dan bentuk tangga yang akan digunakan dalam kontruksi rumah tinggal

1.1 MENDESKRIPSIKAN KONTRUKSI TANGGATangga pada masa lampau memiliki kedudukan yang sangat penting karena memiliki nilai prestise bagi penghuni rumah tersebut. Namun pada masa sekarang tangga sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi rumah yang menggunakan lahan terbatas. Dengan perkembangan kebutuhan perumahan pada jaman sekarang dan tingkat ekonomi masyarakat yang belum merata makan masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas hanya memiliki pilihan membuat rumah di lahan yang sempit ( > 1,5 Are ). Disamping itu perbandingan harga tanah dan harga bangunan sangat berbeda sehingga masyarakat cenderung membeli tanah yang sempit namun perluasan bangunan cenderung kea rah vertical (bangunan bertingkat). Mengingat hal tersebut maka, untuk menghubungkan antara lantai satu dengan lantai diatasnya digunakan tangga.

Gambar 1.1 Rumah bertingkat di areal sempi1.2 Bahan TanggaBahan bahan tangga dibuat dari bahan-bahan yang yang disesuaikan dengan gaya bangunan, fungsi bangunan, fungsi tangga dan selera dari penghuni. Sebagai ContohJika bangunan berfungsi sebagai gudang maka bahan tangga harus memiliki sefesifikasi kuat menopang beban barang yang akan melewati tangga tersebut, maka bahan yang cocok adalah tangga beton dan baja1. Kontruksi Tangga KayuKonstruksi tangga kayu, untuk bangunan sederhana dan semi permanen. Pertimbangan : material kayu ringan, mudah didapat serta menambahkan segi estetika yang tinggi bila diisi dengan variasi profil dan difinishing dengan rapi. Kelemahan : tidak dapat dilalui oleh beban-beban yang berat, lebarnya terbatas, memiliki sifat lentur yang tinggi serta konstruksi tangga kayu tidak cocok ditempatkan di ruang terbuka karena kayu mudah lapuk jika terkena panas dan cahaya

Gambar 1.2 Tangga Kayu2. Kontruksi Tangga BajaBiasanya digunakan pada bangunan yang sebagian besar komponen-komponen strukturnya terdiri dari material baja. Tangga ini digunakan pada bangunan semi permanen seperti bangunan peruntukan bengkel, bangunan gudang, dan lain-lain. Tangga ini kurang cocok untuk bangunan dekat pantai karena pengaruh garam akan mempercepat proses karat begitupun bila ditempatkan terbuka akan menambah biaya perawatan.

Gambar 1.3 Tangga Baja3. Kntruksi Tangga BetonSampai sekarang banyak digunakan pada bangunan bertingkat 2 (dua) atau lebih dan bersifat permanent seperti peruntukan kantor, rumah tinggal, pertokoan. Tangga beton memiliki keuntungan mudah dibuat sesuai dengan begesting/cetakan beton yang direncanakan.

Gambar 1.4 Tangga Beton

4. Kontruksi Tangga Batu/BataKonstruksi ini mulai jarang digunakan karena sudah ketinggalan dalam bentuk, kekuatan, efisiensi pembuatannya, dana sangat terbatas dalam penempatannya.Dilihat dari penempatannya tangga batu/bata sering digunakan pada bangunan di luar rumah seperti teras, tangga menuju halaman yang lebih tinggi

Gambar 1.5 Tangga Batu/Bata

5. Kontruksi Tangga JalanTangga jalan adalah tangga yang berjalanatau bergerak secara terus menerus tampa berhenti. Gerakan tangga disebabkan anak tangga dihubungkan dengan motor listrik yang bekerja secara otomatis. Tangga jalan banyak dipasang ditempat yang rama dan penghuni menggunakan tangga secara terus menerus misalnya perkantoran, bandara dan mall. Ada dua tipe tangga berjalana. Satu arah, dimana orang yang akan melanjutkan ketingkat yang lebih tinggi harus berjalan, kemudian mulai lagi seperti semula. Lihat Gambar 1.6

Gambar 1.6 Eskalator satu arah

b. Arah silang, dimana orang yang akan melanjutkan ketingkat yang lebih tinggi cukup berpindah ketempat yang berdekatan. Gambar 1.7

Gambar 1.7 Eskalator arah silang

1.3 SUSUNAN DAN BENTUK TANGGA1.3.1 SUSUNAN ATAU BAGIAN TANGGA

Balok Tangga/Ibu tanggaAnak TanggaReling TanggaSusunan tangga terdiri dari ibu tangga atau daun tangga (boom) dan anak tangga (trede).

Bordes

Gambar 1.6 Susunan Tangga

Pada tangga yang panjang dibuat tempat pemberhentian yang dinamakan bordes, bordes difungsikan sebagai tempat beristirahat sewaktu menaiki tangga. Anak tangga terdiri dari anak tangga datar/langkah datar (antrede), dan anak tangga tegak juga dinamakan langkah naik (optrede). Ibu tangga merupakan kontruksi utama tangga yang memegang anak dan dapat merupakan bagian yang terpisahkan atau menyatu dengan kontruksi bangunan , ibu tangga yang menempel pada tembok disebut ibu tangga luar (boomtembok) karena biasanya menempel pada tembok sedangkan yang lain disebut ibu tangga dalam. Pegangan tangga (reiling) sering disebut juga handrail merupakan tempat tangan menumpu sewaktu kita manggunakan tangga Pagar tangga (baluster), bagian yang menghubungkan ibu tangga dengan reiling dan juga berfungsi sebagai pagar pengaman

1.3.2 BENTUK BENTUK TANGGAMengingat ruangan yang tersedia dan juga bentuknya, maka tangga dapat dibuat beberapa macam.1. Tangga Tusuk Lurus

Gambar 1.7 Tangga Tusuk Lurus

Tangga ini digunakan pada ruang yang panjang atau pada panjang tangga hanya pendek. Tangga ini terdiri dari ibu tangga yang sejajar, sedangkan anak tangga tegak lurus pada ibu tangga.2. Tangga Bordes Lurus

Gambar 1.8 Tangga Bordes LurusJika anak tangga yang dijalani terlalu banyak ( mak 20 anak tangga ) akan membuat pengguna menjadi tidak nyaman karena akan melelahkan,oleh karena itu dipasang bordes, bordes juga dapat difungsikan sebagai tempat istirahat.

3. Tangga Dengan Perempatan

A B

C Gambar 1.9 Tangga Dengan Perempatan

Guna menghemat ruangan dalam pembuatan tangga dapat dibentuk perempatan pada bagian anak tangga. Jika dimulai pada awal naik tangga disebut tangga dengan dengan awal perempatan (Gambar 1.9-A), dan jika perempatan pada akhir tangga, dinamakan tangga dengan akhir perempatan (Gambar 1.9-B). Bahkan dapat dibuat perempatan pada awal dan akhir tangga (Gambar 1.9-C).4. Tangga Dengan LenganTangga yang tidak lurus dan membelok disebut tangga dengan lengan, dimana setiap lengan dibelokkan oleh bordes.

Gambar 1.10 Tangga Dengan Lengan

5. Tangga PorosTangga poros menggunakan ruangan yang sangat hemat karena tangga model ini berbentuk vertical dan membentuk setengah lingkaran dari awal sampai akhir tangga. Anak tangga bertemu pada satu tempat yaitu merupakan tiang, maka dinamakan tangga poros

Gambar 1.11 Tangga Poros lingkaran dan lingkaran6. Tangga PutarTangga putar pada Ibu tangga dibuat melingkat dan mempunyai ibu tangga sebelah dalam. Tangga bentuk ini banyak digunakan dengan bahan baja atau beton

Gambar 1.12 Tangga Putar

TUGAS 1 (LP1)JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT DENGAN SINGKAT DAN JELAS1. Deskripsikan secara singkat dan jelas mengenai pentingnya pemanfaatan tangga2. Sebutkan dan jelaskan fungsi tangga 3. Sebutkan dan jelaskan secara singkat bahan-bahan tangga yang ada di lapangan4. Tunjukan dan jelaskan dengan gambar bagian-bagian dari tangga5. Sebutkan fungsi bagian-bagian tangga6. Sebutkan dan gambarkan bentuk-bentuk tangga yang adaTUGAS 2 (LP2)1. Identifikasi dengan bantuan modul dan gambar bagian bagian tanggaa. Bentuk bentuk ibu tanggab. Bentuk reling dan ukuranc. Ukuran anak tanggad. Bordese. Kontruksi tangga2. Selidiki bahan dan bentuk tangga bangunan yang disesuaikan dengan fungsi bangunan

TUGAS 3 (LP3)1. Analisi bahan dan bentuk kontruksi tangga yang cocok di gunakan untuk rumah tinggal

KEGIATAN BELAJAR Standar kompetensi : Menggambar Kontruksi TanggaKompetensi dasar: MERANCANG KONTRUKSI TANGGAPertemuan: 3 & 4

Tujuan Pembelajaran :1. Siswa dapat menjelaskan syarat syarat penempatan tangga2. Siswa dapat menyebutkan ukuran-ukuran secara teori ukuran anak tangga dan bordes3. Siswa dapat mengetahui rumus menghitung anak tangga4. Siawa dapat mengetahui hubungan kemiringan tangga dengan tinggi lantai5. Siswa dapat menghitung ketinggian dan lebar tangga6. Siswa dapat menyelidiki bagian-bagian tangga7. Siswa dapat menghitung kebutuhan ruang tangga

2.1 MERANCANG KONTRUKSI TANGGADala