Manual IKU dan KMK 467/KMK.01/2014

download Manual IKU dan KMK 467/KMK.01/2014

of 31

Embed Size (px)

Transcript of Manual IKU dan KMK 467/KMK.01/2014

  1. 1. 1 Pembinaan Pengetahuan dan Keterampilan Pegawai (P2KP) KPPBC TMP C Nunukan Jalan Pelabuhan Baru 40A Nunukan, Kalimantan Utara Rabu, 11 Februari 2015
  2. 2. DTU PENGELOLAAN KINERJA di Lingkungan Kementerian Keuangan INTERNALISASI PENILAIAN KINERJA ORGANISASI/PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN Kementerian Keuangan Republik Indonesia Sekretariat Jenderal
  3. 3. Daftar Isi Pokok-Pokok Pengaturan KMK 467/KMK.01/2014 Manual IKU 3 Kontrak Kinerja Tahun 2015
  4. 4. Pokok-Pokok Pengaturan KMK 467/KMK.01/2014 4
  5. 5. 1. Perubahan Pokok KMK 467/2014 3 Penetapan PP No. 46/2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS Mengatur perubahan metode penilaian prestasi Kerja PNS (DP3). Wajib diterapkan di seluruh K/L sejak 1 Januari 2014 KMK No. 467/KMK.01/2014 tentang Pengelolaan Kinerja di Lingkungan Kemenkeu Mengatur metode penilaian prestasi kerja PNS di lingkungan Kemenkeu. Berlaku sejak 1 Oktober 2014 Perubahan Pokok KMK 467/2014 : PNS Kemenkeu wajib menandatangani SKP paling lambat tgl 31 Januari. Penilaian IKU dan Perilaku Kerja sebagai dasar penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Penilaian Prestasi Kerja PNS (DP3) sebagaimana diatur dalam PP 46/2011. Keterlambatan penetapan SKP, Penilaian SKP, dan DP3 berimplikasi pada tertundanya kenaikan pangkat pegawai dan pengenaan hukuman disiplin PNS.
  6. 6. IKU berbasis BSC Sasaran Kerja Pegawai (SKP) Penilaian Perilaku Kerja PNS OutputInput Penilaian Perilaku 360 derajat Sistem Penilaian Prestasi Kerja PNS Sistem Pengelolaan Kinerja Kemenkeu 2. Penyelarasan KMK 467/2014 dengan PP 46/2011 Penilaian Prestasi Kerja PNS (sebelumnya disebut DP3). 4 - Kreativitas -Tugas Tambahan+
  7. 7. PP 46/2011 Mekanisme Penilaian Kinerja Komponen Perhitungan NKO Indeks Capaian IKU Nilai Sasaran Strategis Nilai Perspektif Nilai Kinerja Organisasi Realisasi IKU Ya Pemilik peta strategi Raw Data Capaian Kinerja Pegawai Nilai Kinerja Pegawai Nilai Perilaku Nilai Prestasi Kerja Pegawai Nilai Sasaran Kerja Pegawai Nilai Tugas Tambahan Nilai Kreativitas Tidak Nilai Perilaku Komponen Perhitungan NKP Komponen Perhitungan NPKP 70% 30% 60% 40% KMK 467/2014 7
  8. 8. 4. Pokok-Pokok Perubahan KMK 467/2014 No PP 46/2011 dan Perka BKN 1/2013 KMK Nomor 454/KMK.01/2011 KMK 467/2014 1. PNS dan CPNS wajib menandatangani SKP (kontrak kinerja) setiap tahun paling lambat 31 Januari. Pegawai tugas belajar langsung penilaian prestasi akademik , tidak perlu kontrak kinerja. PNS Kemenkeu wajib menandatangani kontrak kinerja setiap tahun paling lambat 31 Maret. Pegawai tugas belajar wajib kontrak kinerja. CPNS Kemenkeu tidak diwajibkan menandatangani kontrak kinerja. Sesuai PP 46/2011 PNS dan CPNS wajib menandatangani kontrak kinerja setiap tahun paling lambat 31 Januari. Pegawai tugas belajar langsung penilaian prestasi akademik , tidak perlu kontrak kinerja. 2. Periode pelaporan: NPKP dilaporkan secara tahunan (Bulan Januari tahun berikutnya) Periode pelaporan: Pelaporan NPKP belum diatur NKP dilaporkan secara tahunan (Bulan Januari tahun berikutnya) CKP dilaporkan secara triwulanan (April, Juli, Oktober, dan Januari) CKP pegawai promosi/mutasi belum diatur Periode pelaporan: NPKP dilaporkan secara tahunan (Bulan Januari tahun berikutnya) NKP dilaporkan secara tahunan (Bulan Januari tahun berikutnya) CKP dilaporkan secara triwulanan (April, Juli, Oktober, dan Januari) CKP pegawai promosi/mutasi dihitung dengan mempertimbangkan periode blankspot 8
  9. 9. 4. Pokok-Pokok Perubahan KMK 467/2014 No PP 46/2011 dan Perka BKN 1/2013 KMK Nomor 454/KMK.01/2011 KMK 467/2014 3. Komponen penilaian (Nilai Prestasi Kerja Pegawai): Sasaran Kerja Pegawai + Nilai Tugas Tambahan + Nilai Kreativitas (bobot 60%) Penilaian Perilaku (bobot 40%) Komponen penilaian (Nilai Kinerja Pegawai): Capaian Kinerja Pegawai (berbasis BSC) (bobot 70%) Penilaian perilaku (bobot 30%) Penilaian kinerja pegawai menghasilkan 2 output: a.Nilai Kinerja Pegawai (NKP), yang digunakan untuk kepentingan internal Kemenkeu antara lain dalam rangka pemetaan pegawai, tunjangan kinerja, Laporan Kinerja (NKP pemilik peta strategi), dan lainnya. b.Nilai Prestasi Kerja Pegawai (NPKP) Sebagai pengganti DP3 untuk administrasi kepegawaian di BKN. 9
  10. 10. 4. Pokok-Pokok Perubahan KMK 467/2014 No PP 46/2011 dan Perka BKN 1/2013 KMK Nomor 454/KMK.01/2011 KMK 467/2014 4. Aspek Penilaian Perilaku: a. Penilaian pelaksana dinilai berdasarkan pada 5 aspek penilaian perilaku b.Penilaian pejabat struktural dinilai berdasarkan 6 aspek penilaian perilaku (ditambah aspek Kepemimpinan) Aspek Penilaian Perilaku: a. Seluruh pegawai dinilai berdasarkan 5 Nilai-nilai Kementerian Keuangan b.Khusus untuk pejabat struktural, ditambahkan dengan penilaian 7 kompetensi manajerial Pegawai dinilai berdasarkan pada 6 aspek penilaian yg disesuaikan dalam standar perilaku yang telah ditentukan. 5. Setiap aspek penilaian perilaku tidak dijabarkan dalam pertanyaan-pertanyaan Format pertanyaan: a. Perilaku pejabat struktural diukur melalui 36 pertanyaan b.Perilaku pejabat fungsional dan pelaksana diukur melalui 22 pertanyaan Format pertanyaan: Kuesioner melalui pemberian skor dengan skala 0-100 dalam 5 kriteria penilaian sesuai PP 46/2011 10
  11. 11. 4. Pokok-Pokok Perubahan KMK 467/2014 11 No. PP 46/2011 dan Perka BKN 1/2013 KMK Nomor 454/KMK.01/2011 KMK 467/2014 6. Metode penilaian: Penilaian oleh atasan langsung (belum 360 derajat). Tidak ada pembobotan evaluator Metode penilaian: Penilaian oleh atasan, peers dan bawahan (360 derajat) Pembobotan evaluator: a. Atasan Langsung: 60% b. Peer: 15% c. Bawahan: 25% Metode penilaian: Penilaian oleh atasan, peers dan bawahan (360 derajat) Pembobotan evaluator: a. Atasan Langsung: 60% b. Peer: 15% c. Bawahan: 25% 7. Frekuensi penilaian perilaku setahun sekali Frekuensi penilaian perilaku setiap semester (2x per tahun) Frekuensi penilaian perilaku setiap semester (2x per tahun) 8. Penalti Penilaian Perilaku Tidak diatur Penalti Penilaian Perilaku Tidak diatur Penalti Penilaian Perilaku Evaluee dan Evaluator yang tidak menjalankan kewajiban penilaian dikenakan penalti (pengurangan NP). Diberlakukan untuk keperluan internal Kemenkeu. 11
  12. 12. 4. Pokok-Pokok Perubahan KMK 467/2014 No. PP 46/2011 dan Perka BKN 1/2013 KMK Nomor 454/KMK.01/2011 KMK 467/2014 9. Kategorisasi Sebutan Nilai Prestasi Kerja Pegawai (NPKP): a. 91 ke atas : Sangat baik b.76 90 : Baik c. 61 75 : Cukup d.51 60 : Kurang e. 50 ke bawah : Buruk Kategorisasi Sebutan Nilai Kinerja Pegawai (NKP): NKP < 75% : Rendah 75% NKP < 90% : Sedang 90% X 120% : Tinggi Menggunakan 2 kategorisasi Sebutan Nilai Kinerja: 1.Kategorisasi Status untuk NKP, menggunakan metode distribusi normal dan forced rank, dengan ketentuan sbb: 2.Kategorisasi Status untuk NPKP mengikuti PP 46/2011 (sebagaimana kolom 2) Persentase Pegawai Status Kinerja 15% Kinerja Terbaik 70% Kinerja Rata-rata 15% Kinerja di bawah Rata-rata 12
  13. 13. Kontrak Kinerja Tahun 2015 13
  14. 14. Kontrak Kinerja Tahun 2015 Format Kontrak Kinerja 2015 terdiri dari: A. Pernyataan Kesanggupan B. Peta Strategi (bagi pemilik peta strategi) C. Perjanjian Kinerja (bagi pemilik peta strategi) D. Rincian Target Kinerja E. Inisiatif Strategis (Untuk Level Kemenkeu-One kebawah) F. Sasaran Kerja Pegawai A B 14
  15. 15. Kontrak Kinerja Tahun 2015 C. Perjanjian Kinerja (bagi pemilik peta strategi) 15
  16. 16. Kontrak Kinerja Tahun 2015 D. Rincian Target Kinerja 16 E. Inisiatif Strategis (Bagi Pemilik Peta Strategi K-One-Two-Three)
  17. 17. Kontrak Kinerja Tahun 2015 F. Sasaran Kerja Pegawai (SKP) 17
  18. 18. Manual IKU 18
  19. 19. Keterangan warna untuk tayangan berikutnya: Pengisian Format Manual IKU Dibedakan atas dua, yaitu: 19 Manual IKU Unit Pemilik Peta Strategi atau IKU Cascading Peta Strategi Format manual IKU diisi secara lengkap dengan mencantumkan seluruh informasi IKU Manual IKU selain IKU Cascading Peta Strategi Format manual IKU tidak diisi untuk informasi Perspektif, SS, Definisi SS, tingkat kendali IKU, Tingkat validitas IKU. Pink: diisi hanya untuk IKU Pemilik Peta Strategi atau IKU Cascading Peta Strategi
  20. 20. MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA (Pemilik IKU) (Pemilik Peta Strategi Level di Atasnya) Perspektif : Sasaran Strategis : Deskripsi Sasaran Strategis : Indikator Kinerja Utama : Deskripsi IKU: Definisi: Formula: Tujuan: Satuan Pengukuran : Format Manual IKU 20 Kode IKU Tuliskan nama perspektif Balanced Scorecard di mana Indikator Kinerja tersebut berada. Tuliskan Kode Sasaran Strategis yang diikuti nama Sasaran Strategisnya Tuliskan uraian SS dimaksud yang meliputi pengertian, alasan, ruang lingkup, dan tujuan SS tersebut Tuliskan kode IKU yang diikuti nama Indikator Kinerja Utama Tuliskan uraian mengenai IKU yang mencakup: Definisi, Formula, dan Tujuan Tuliskan unit pengukuran yang digunakan untuk menunjukkan kuantitas Indikator Kinerja, misal %, Rp, USD, kali, buah, orang Tuliskan nama unit pemilik manual IKU, misalnya untuk pelaksana: Danu, Pelaksana Subbid Prokeg IVD Pushaka
  21. 21. Jenis Aspek Target pada SKP : ( ) Kuantitas/ Output ( ) Kualitas/ Mutu ( ) Waktu ( ) Biaya Tingkat Kendali IKU : ( ) High ( ) Moderate ( ) Low Tingkat Validitas IKU: ( ) Exact ( ) Proxy ( ) Activity Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU : Unit/Pihak Penyedia Data : Sumber Data : Jenis Cascading IKU: ( ) Cascading Peta ( ) Cascading Non peta ( ) Non- Cascading Metode Cascading : ( ) Direct ( ) Indirect Format Manual IKU 21 Berikan tanda "X" pada salah satu dari tiga kriteria: High, Moderate, dan Low. Berikan tanda "X" pada salah satu dari tiga kriteria: Exact, Proxy, dan Activity Tuliskan Unit/Individu pada level dibawahnya yang bertanggung jawab terhadap pencapaian IKU tersebut, apabila IKU tersebut tidak dicascade maka penanggung jawab IKU adalah unit/individu bersangkutan. Tuliskan unit/Individu yang bertanggungjawab terhadap penyedia data Tu