makalah satelit

Click here to load reader

  • date post

    26-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    48
  • download

    2

Embed Size (px)

description

silahkan download saja bung, saya iseng upload biar bisa download document yg saya inginkan... hehe

Transcript of makalah satelit

MAKALAH

SISTEM TRANSMISI PADA SISTEM KOMUNIKASI SATELIT | Sigit Imron [32601200473]

UNISSULAMAKALAH

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangDewasa ini, pelayanan telekomunikasi mempunyai peranan yang besar untuk berbagai aspek kehidupan. Contohnya bisnis, perdagangan, rumah tangga, industri dan sebagainya. Agar telekomunikasi dapat berjalan dengan lancar, maka diperlukan sistem komunikasi. Sistem komunikasi dapat berupa sistem komunikasi optic, radio dan terrestrial, serta satelit.Pada awalnya, sistem komunikasi terrestrial banyak di pakai untuk pelayanan telekomunikasi, tapi pelayanan telekomunikasi dengan menggunakan terestrial memerlukan banyak biaya pembangunan infrastruktur. Selain itu, sistem komunikasi terrestrial tidak mampu melayani telekomunikasi secara global, hal ini disebabkan antar benua dipisahkan oleh samudra yang luas. Sedangkan komunikasi terrestrial memanfaatkan pemantulan gelombang radio pada lapisan ionosfer.Perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini, memungkinkan berkembangnya teknologi untuk pelayanan telekomunikasi. Salah satu bentuk perkembangan layanan telekomunikasi, yaitu dengan adanya sistem komunikasi satelit. Dimana sistem komunikasi ini memakai layanan satelit untuk berkomunikasi secara global tanpa dibatasi oleh jarak antar benua di dunia.Komunikasi satelit pada saat ini menyediakankapasitas yang sangat besar baik untuk percakapan telepon maupun untuk transmisi video. Selain itu, pemakaian stasiun bumi telah berkurang dari pada dengan pemakaian sistem komunikasi terrestrial. Sistem komunikasi tidak terlepas dari sistem transmisi, karena informasi yang akan dikirimkan harus mempunyai media untuk terjadinya komunikasi atau sering disebut dengan media transmisi. Dan setiap media transmisi memiliki sistem transmisi yang sesuai dengan karakteristik media tramsmisi. Karena hal tersebut maka pada makalah ini akan dibahas mengenai sistem transmisi pada sistem komunikasi satellite.

1.2 Batasan MasalahPada makalah ini dibahas tentang sistem transmisi sistem komunikasi satelit, khususnya satelit komunikasi, meliputi link budget dan jaringan satelit komunikasi.

BAB IITEORI

2.1 Sistem Komunikasi SatelitSatelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit, yakni satelit alam dan satelit buatan.1. Satelit Alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya, Bulan adalah satelit alami Bumi. Sebenarnya terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi, tetapi jarang digunakan. Bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami Matahari.2. Satelit Buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain, misalnya satelit Palapa yang mengelilingi Bumi.

Satelit Komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang diangkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit komunikasi menggunakan orbit geosinkron atau orbit geostasioner, meskipun beberapa tipe terbaru menggunakan satelit pengorbit bumi rendah.Untuk pelayanan tetap, satelit komunikasi menyediakan sebuah teknologi tambahan bagi kabel komunikasi kapal selam optik fiber. Untuk aplikasi bergerak, seperti komunikasi ke kapal laut dan pesawat terbang di mana aplikasi teknologi lain seperti kabel, tidak praktis atau tidak mungkin digunakan.

Komponen Dasar Link Satelit Arsitektur Komunikasi Satelit

Ada 2 bagian penting pada sistem komunikasi satelit yaitu space segment (bagian yang berada di angkasa) dan ground segment (biasa disebut stasiun bumi).Space Segment, terdiri dari Struktur / Bus Payload Power Supply Kontrol temperature Kontrol attitude dan orbit Sistem propulsi Telemetry, Tracking, & Command (TT&C)Space segment berguna untuk mengontrol dan memonitor satelit. Hal ini termasuk, tracking, telemetry dan command station (TT&C) bersama dengan satellite control centre, tempat operasional dari station-keeping dan checking fungsi vital dari satelit dilakukan. Gelombang radio yang ditransmisi oleh stasiun bumi, diterima oleh satelit. Link yang terbentuk disebut UPLINK. Satelit akan mentransmisi gelombang radio ke stasiun bumi penerima, dan link nya disebut DOWNLINK. Kualitas dari suatu link radio ditentukan oleh carrier-to-noise ratio. Kualitas dari overall link menentukan kualitas sinyal yang dikirim ke end user.Pada prinsipnya satelit komunikasi merupakan stasiun pengulang (repeater)diangkasa. Sinyal-sinyal yang dikirim oleh antena di bumi setelah diterimadiperkuat oleh peralatan-peralatan di satelit kemudian dikirim kembali ke bumi.Keuntungan utama dari satelit komunikasi adalah daya tampung lalu lintastelekomunikasi yang besar dan fleksibel serta mempunyai daerah liputan yangluas di bumi.Subsistem - subsistem yang harus dimiliki oleh satelit :a)Sub-sistem Antena ; untuk memnerimadan memancarkan sinyalb)Transponder: peralatan-peralatan elektronik untuk menerima, memperkuatdan merubah frekwensi sinyal-sinyal yang diterima dan dipancarkankembali ke bumi.c)Sub-sistem pembangkit daya listrik : untuk membangkitkan daya listrikyang dibutuhkan bagi satelit.d)Sub-sistem pengatur daya: untuk mengatur dan merubah dayalistrik yangdibangkitkanke dalam bentuk-bentuk yang dibutuhkan oleh peralatan-peralatan elektronik.e) Sub-sistem komando dan telemetri : untuk memancarkan data-datatentang satelit ke bumi dan menerima komando (perintah-perintah)daribumi.f)Sub-sistem pendorong (thrust) untuk mengatur perubahan-perubahanposisi dan ketinggian satelit agar bisa berada tetap pada posisi tertentudalam orbit.g)Sub-sistem stabilisasi : untuk menjaga agar antena-antena satelit dapatselalu mengarah ke sasaran yang tepat di bumi.Ground Segment, terdiri dari User Terminal SB Master Jaringan.Dari SB (stasiun bumi) langsung dihubungkan ke end user. Stasiun bumi dibedakan atas ukurannya yang bervariasi berdasarkan volume traffic yang dibawa oleh link satelit dan tipe trafiknya. Stasiun terbesar memiliki antena berdiameter 30 m (standard A dari Intelsat Network),yang terkecil memiliki diameter antena 0,6 m atau lebih kecil lagi berupa mobile station terminal. Sebagian stasiun berfungsi menerima dan mengirim, namun ada juga yang hanya menerima saja (RCVO station)Berdasarkan fungsinya, ground segment dibedakan atas :1)Stasiun Bumi Utama: stasiun bumi yang berdungsi untuk mengendalikansatelit agar tetap ditempat yang diperintahkan, serta menjalankan fungsiyang dikomandokan.2) Stasiun Bumi Besar : stasiun bumi yang dapat mengirimkan danmenerima sinyal-sinyal informasi dan siaran televisi3)Stasiun Bumi Kecil: stasiunbumi yangdapat mengirimkan danmenerimasinyal-sinyal informasi tetapi hanya dapat menerima siaran televisi.4)Stasiun Bumi Bergerak (SBB) : stasiun bumi yang untuk keadaandaruratataupun khusus misalnya peliputan siaran TV secara langsung.5)Television Reception Only (TVRO) : stasiun bumi yang hanya dapatmenerima siaran televisi lewat satelit.

2.2 Perkembangan Sistem Komunikasi SatelitKomunikasi Satelit muncul pada Perang Dunia II yang merupakan pengembangan teknologi saat itu, Missiles dan Microwaves, untuk dikombinasikan sebagai awal dari era komunikasi satelit.Secara garis besar sejarah satelit dunia dari tahun ke tahun diantaranya:1945 : Athur Clarke menerbitkan essay tentang Extra Terrestial Relays1957 : Diluncurkan pertama kali satelit sputnic1959 : Satelit cuaca pertama, Vaguard 21960 : Diluncurkan satelit komunikasi Refleksi ECHO1963 : Diluncurkan satelit komunikasi Geostasioner SYNCOM1965 : Komunikasi satelit Geostasioner komersial pertama di dunia, INTELSAT I1976 : Satelit marisat untuk komumnikasi maritim dan peluncuran PALAPA1982 : Sistem telepon dengan satelit mobile , INMARSAT 41988 : Sistem satelit dengan komunikasi data dan telepon mobile, INMARSAT C1993 : Sistem telepon denga digital satelit1998 : Sistem satelit Global untuk Small Mobile Phones.1999 : Peluncuran Telkom 1

BAB IIIPEMBAHASAN

3.1 Pentransmisian Sistem Komunikasi SatelitPada prinsip karakteristik Sistem Komunikasi Satelit serupa dengan microwave radio links tapi dibedakan atas 3 karakteristik penting: Sinyal Komunikasi Satelit menempuh jarak yang sangat jauh tanpa penguatan, konsekuensinya satelit bersifat aktif, mempunyai penguatan sinyal yang on-board. Peralatan berada di daerah yang tidak dihuni manusia (extreme environment = luar angkasa) Perbaikan dapat dianggap mustahil dilakukan setelah satelit diluncurkan ke orbit (baru bisa dilakukan pada orbit LEO)Satelit komunikasi awalnya digunakan untuk pelengkap sistem kabel jarak jauh (long distance cable systems), namun terdapat beberapa perbedaaan diantara kedua sistem tersebut : Long distance cable bersifat point-to-point connections, Komunikasi Satelit bersifat point-to-multipoint / multipoint-to-multi point connections Biaya sistem kabel meningkat dengan pertambahan jarak, biaya link satellite tidak tergantung oleh jarak antar Stasiun bumi. Transmisi satelit dapat mengatasi hambatan fisik dan politik yang tidak dapat dilewati oleh sistem kabel. Satelit dapat menyediakan layanan bagi mobile terminals.Perbedaan ini mengubah evolusi layanan Komunikasi Satelit. Satelit sendiri memiliki 2 peranan, yaitu: Memperkuat (amplify) received carriers untuk retransmisi pada posisi downlink Mengubah frekuensi carrier untuk menghindari re-injection dari sebagian transmitted power ke receiver.Alokasi Frekuensi untuk Layanan SatelitPengalokasian frekuensi untuk layanan satelit adalah proses yang sangat kompleks yang membutuhkan koordinasi dan perencanaan tingkat internasional. Hal ini dilakukan dibawah pengawasan International Communication Union (ITU). Dalam hal perencanaan frekuensi ini (frequency planning), dunia dibagi menjadi 3, yaitu: Kawasan 1: Eropa, Afrika, Rusia (dulu masih Soviet) dan Mongolia Kawasan 2: A