Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

19
LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI) TAHUN AJARAN 2012-2013 SMA NEGERI 2 SIDOARJO

Transcript of Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

Page 1: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR

PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

TAHUN AJARAN 2012-2013

SMA NEGERI 2 SIDOARJO

Page 2: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 2

DAFTAR NAMA KELOMPOK 6

KELAS XI IPA 7 :

1. M. Alfiras Aziz (21)

2. M. Anang Mufid (22)

3. Nita Dewi Mardiana (23)

4. Novellia Karlinda Utari (24)

5. Nurina Rahmatika Sari (25)

Page 3: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 3

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya kami

dapat menyelesaikan laporan kegiatan tentang materi Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

(P3GI) untuk siswa SMA kelas XI.

Laporan kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa dan guru pada sekolah menengah atas dan

sederajatnya dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu, guru dan semua siswa

kelas XI dapat menggunakan laporan kegiatan ini sebagai bahan untuk mempelajari tentang Pusat

Penelitian Pabrik Gula Indonesia dalam mengembangkan ilmu biologi, kimia, dan fisika.

Dengan cakupan informasi yang telah kami dapatkan, kami berusaha untuk menyajikan bahasa

yang sederhana dan mudah dimengerti sehingga mempermudah dalam pembelajarannya.

Kami mengucapkan banyak terimakasih karena laporan kegiatan ini mau diperhatikan. Oleh

karena itu, kami menerima kritik dan saran positif serta membangun untuk tugas laporan kegiatan

berikutnya. Semoga laporan kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua. Amin.

Sidoarjo, 17 Desember 2012

Penyusun

Page 4: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 4

DAFTAR ISI

Daftar Nama……………………………………………………………………………... 2

Kata Pengantar……………………...…………………………………………………… 3

Daftar Isi………………………………………………………………………………… 4

Bab 1

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang………………………………………………………………………. 5

1.2 Tujuan……………………………………………………………………………...... 6

Bab 2

Isi Laporan

2.1 Pelaksanaan Kegiatan ………………………………………………………………. 7

2.2 Peserta Kegiatan ……………………………………………………………………. 7

2.3 Hasil Kegiatan …………………………………………………………………........ 7

Bab 3

Penutup

3.1 Kesimpulan………………………………………………………………………….. 14

3.2 Kritik dan Saran……………………………………………………………………... 12

3.3 Daftar pustaka……………………………………………………………………….. ` 15

Page 5: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 5

BAB I

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) merupakan suatu lembaga riset

pergulaan di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dengan usia lebih dari 125 tahun, yang

dahulu bernama Het Proefstation voor de Java Suiker Industrie. Pada waktu didirikan tahun 1887,

institusi ini berperan dalam mendukung industri gula di wilayah Hindia Belanda agar mampu

memberikan pelayanan kepada stakeholders, penyandang dana dan para pengguna teknologi

gula.Proefstation menjadi kiblat industri gula tebu dunia dengan prestasi spektakuler yang diraih

pada tahun 1921 melalui penemuan varietas POJ 2878 yang dapat menyelamatkan industri gula

dunia dari serangan penyakit sereh dan pada tahun 1930 melalui penemuan varietas POJ 3016

karena mampu menghasilkan 18 ton gula per hektar.

P3GI menjadi satu-satunya lembaga penelitian di Indonesia yang khusus meneliti tentang

gula dan pemanis, mulai dari sektor on-farm, off-farm hingga konsep kebijakan dan tata niaga. Oleh

karena itu, kinerja industri gula Indonesia tidak terlepas dari peran P3GI.

P3GI mempunyai tugas untuk menghasilkan berbagai inovasi teknologi dan produk bagi

kemajuan masyarakat gula, khususnya petani tebu dan Pabrik Gula (PG). Salah satu penyebaran

teknologi dan produk P3GI agar bisa diterapkan secara luas oleh para pengguna, dilakukan melalui

website. Pembuatan website P3GI diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong interaksi

yang lebih intensif antara penghasil dan pengguna teknologi, sehingga pada gilirannya bisa

mendorong upaya peningkatan produksi dan produktivitas gula, serta kesejahteraan petani tebu.

Perkembangan riset pergulaan nasional tidak bisa lepas dari peran P3GI sebagai centre of

knowledge pergulaan di tanah air. Dalam sejarah panjangnya, sejak masa Hindia-Belanda sampai

dengan era Sistem Tebu Sewa, peran P3GI cukup besar dalam membangun industri gula nasional.

Selama 125 tahun, P3GI telah banyak berkiprah bagi kemajuan industri gula Indonesia.

Berbagai teknologi P3GI telah digunakan petani tebu dan pabrik gula (PG) seperti varietas unggul

tebu, pupuk alternatif, serta teknologi budidaya, proses pembuatan gula, pengolahan limbah, dan

lain-lain.

Page 6: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 6

1.2 Tujuan

1. Mengetahui informasi mengenai tanaman tebu sebagai bahan dasar pembuatan gula.

2. Mengetahui informasi mengenai sari tebu dan zat-zat yang terkandung di dalamnya serta limbah

yang dihasilkan.

3. Mengetahui informasi tentang berbagai jenis mesin yang digunakan dalam proses pengolahan

tebu hingga menjadi gula.

Page 7: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 7

BAB II

Isi laporan

2.1 Pelaksanaan Kegiatan

Jenis Kegiatan : Study Wisata

Tempat Kegiatan : Pusat Penelitian Perkebuan Gula Indonesia (P3GI)

Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

Waktu kegiatan : Senin, 17 Desember 2012

Tabel 2.1 Teknis Pelaksanaan Kegiatan Kunjungan Industri (P3GI)

No. Pukul Keterangan

1. 06.30 – 07.00 Upacara keberangkatan oleh Bapak Kepala Sekolah

2. 07.00 – 08.30 Perjalanan menuju P3GI dan makan pagi didalam Bus

3. 08.30 – 09.00 Upacara penerimaan peserta kunjungan industri oleh

petugas P3GI dan Kepala Sekolah sekaligus penyerahan

kenang-kenangan dari SMAN 2 Sidoarjo

4. 09.00 – 12.00 Kegiatan penelitian

5. 12.00 – 13.00 Istirahat, sholat

6. 13.00 – 15.30 Perjalanan menuju Kota Batu

7. 15.30 – 16.00 Ishoma (Istirahat, Sholat, Makan) dan ganti baju di

Masjid Agung Btau Malang

8. 16.00 – 16.30 Perjalanan ke tempat wisata (BNS)

9. 16.30 – 19.30 Acara pengamatan di BNS

10. 19.30 – 19.45 Berkumpul di Bus (persiapan pulang)

11. 19.45 – 22.30 Perjalanan menuju Sidoarjo

12. 22.30 Sampai di sekolah.

2.2 Peserta Kegiatan

Siswa-siswi SMAN 2 Sidoarjo kelas XI IPA dan IPS.

Page 8: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 8

2.3 Hasil Kegiatan

2.3.1 Biologi

Daftar Pertanyaan Biologi

A. Tanaman Tebu

1. Apa jenis tanaman tebu yang digunakan untuk pembuatan gula?

2. Apakah jenis tanaman tebu yang digunakan tidak dapat digantikan, jika bahan jenis yang

biasa dipakai habis atau kurang? Jadi apa jenis tanaman tebu yang dipakai sebagai

penggantinya?

3. Berapa lama panen untuk jenis tanaman tebu yang digunakan untuk pembuatan gula

tersebut sehingga cukup memenuhi kebutuhan?

B. Kultur Jaringan Tanaman Tebu

1. Apa saja bahan media yang digunakan untuk kultur jaringan tanaman tebu?

2. Bagaimana metode/cara kerja untuk proses kultur jaringan tanaman tebu?

3. Bagian organ apa dari tanaman tebu yang digunakan untuk kultur jaringan?

4. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pemrosesan kultur jaringan tanaman tebu?

5. Hasil kultur jaringan tanaman tebu itu dipindahkan/ditanam di mana?

C. Limbah Tanaman Tebu

1. Apakah pabrik gula tersebut sudah memiliki AMDAL yang sudah disahkan notaris dan

terdaftar pada pemerintahan?

2. Apakah memakai lahan khusus untuk pemrosesan limbah tanaman tebu?

3. Metode apa yang digunakan untuk pengelolaan limbah?

4. Apakah limbahnya bisa dimanfaatkan menjadi bahan lain yang bermanfaat?

5. Jika limbahnya dibuang ke sungai, apakah sudah melalui proses sesuai prosedur?

Page 9: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 9

Jawaban

A. Tanaman Tebu

1. Jenis tebu yang digunakan untuk pembuatan gula adalah Tebu PS 881, PS 862, PS 882,

dan PS 851.

2. Jika bahan jenis yang biasa dipakai habis atau kurang, jenis tanaman tebu yang dipakai

sebagai penggantinya harus berasal dari variasi yang sama dan tidak boleh tercampur

dengan variasi lain.

Namun biasanya sudah ada tebu-tebu yang sebelumnya disiapkan, agar tidak terjadi

kekurangan bahan jenis tebu.

3. Lama panen bervariasi untuk jenis tanaman tebu yang digunakan sebagai pembuatan gula

tersebut sehingga cukup memenuhi kebutuhan.

Untuk jenis tanaman tebu giling lama panen adalah 1 tahun yang bisa menghasilkan gula.

Sedangkan untuk jenis tanaman tebu bibit , lama panen adalah 6 sampai 7 bulan dan

hanya bisa menghasilkan bibit.

B. KulturJaringanTanamanTebu

1. Bahan media yang digunakan untuk kultur jaringan tanaman tebu adalah:

a) Tanah + pasir + pupuk SP36 dengan perbandingan 3 : 1, atau

Tanah + pasir + kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1

b) Polybag

2. Metode/cara kerja untuk proses kultur jaringan tanaman tebu adalah:

a) Menyiapkan media berisi tanah dan pasir dengan perbandingan 3 : 1 ditambah dengan

pupuk SP36.

b) Siram sampai tanah jenuh.

c) Masukkan tebu yang telah dipotong di bagian matanya ke dalam polibag yang berisi

tanah, pasir , dan pupuk SP36. Sebelum memasukkan tebu, tanah terlebih dahulu

dilubangi menggunakan tugal.

d) Posisi mata tebu berada di atas

3. Organ dari tanaman tebu yang digunakan untuk kultur jaringan adalah tunas (mata tebu).

4. Lama waktu yang dibutuhkan untuk pemrosesan kultur jaringan tanaman tebu adalah

kurang lebih 26 Bulan.

5. Hasil kultur jaringan tanaman tebu itu dipindahkan/ditanam di lahan ( kebun ) yang sudah

disiapkan.

Page 10: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 10

C. LimbahTanamanTebu

1. P3GI sudah memiliki AMDAL yang telah disahkan notaris dan terdaftar pada

pemerintahan.

2. Telah disiapkan lahan khusus untuk pemrosesan limbah tanaman tebu, yaitu di pabrik.

3. Metode yang digunakan untuk pengolahan limbah adalah dengan menggunakan bakteri

yang berfungsi untuk memakan organic.

4. Limbahnya bisa dimanfaatkan menjadi bahan lain yang bermanfaat, seperti :

a) Ampas dijadikan sebagai bahanbakar.

b) Batang dijadikan untuk pembuatan pupuk.

c) Tetes digunakan untuk vetsin dan etanol.

5. Limbah yang dibuang ke sungai diolah terlebih dahulu sesuai prosedur.

Page 11: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 11

2.3.2 Kimia

Daftar Pertanyaan Kimia

1. Apakah di dalam kandungan sari tebu itu berbeda kalau nanti jadi gula yang berwarna

putih/gulaku dengan gula kecoklatan? Kalau ya,

a) Kandungan-kandungan zat kimia apa saja yang menjadikan warna gula berbeda (gula

putih dan kecoklatan) tersebut?

b) Ditinjau dari sisi kesehatan mana yang lebih baik gula yang mahal atau yang murah?

2. Menurut balai ini kandungan sari tebu yang bagaimana yang nantinya akan menjadi gula

berkualitas? Dan bagaimana proses kristalisasinya, apakah ada tambahan zat kimia dalam

proses tersebut, mohon kami dijelaskan zat-zat kimia tambahannya?

3. Apakah ada zat pengawet di dalam pengolahan gula? Sedangkan gula sendiri sudah

merupakan pengawet alami?

4. Tanda-tanda apa saja secara fisik gula itu dikatakan kadaluwarsa, karena selama ini saya beli

gula tidak tertulis masa kadaluwarsa?

5. Setiap pabrik gula di jatim (APAKAH SE INDONESIA) ini meneliti kandungan yang ada

dalam gula baik tidaknya kualitas tebu di tempat ini (P3GI)

a) Bagaimana kualitas sari tebunya sebelum di buat gula untuk pabrik gula yang ada di

Sidoarjo seperti (al. Pabrik Krembung, Tulangan, Candi ) apakah sama atau ada yang

lebih baik? Mohon penjelasan!

b) Apakah setiap sari tebu memiliki kandungan karbohidrat yang berbeda?

c) Apakah semakin tinggi karbohidrat, daya manisnya semakin tinggi?

6. Apakah ada limbah dari proses pengolahan tebu menjadi gula? Kalau ada apa saja jenis

limbahnya, dan apakah balai ini juga meneliti hasil samping pengolahan gula (seperti

misalnya tetes tebu)?

Page 12: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 12

7. Di balai ini yang diteliti sari tebu yang nantinya dijadikan gula, yang menjadi pertanyaan

kami,

a) Sari tebu yang bagaimana yang memenuhi standar P3GI, mohon penjelasan (baik itu

sifat fisik maupun kimianya)!

b) Apa dibalai ini mampu membedakan secara fisik antara glukosa dengan sukrosa (yang

saya ketahui sukrosa itu sama dengan gula), kalau glukosa rumusnya C6H12O6, sukrosa

C12H22O11?

8. Seperti gula batu itu, apakah sebelum menjadi gula batu itu diteliti di balai ini, dan apakah

komponennya sama dengan Gulaku atau gula lokal, mohon penjelasan!

9. Bagaimana kandungan karbohidrat dalam gula? Dan apakah gula Tropicana juga diteliti di

sini (yang biasanya dikunsumsi untuk orang yang gula darahnya tinggi/diabet). Kalau ya

apakah yang membedakan secara kimia untuk gula-gula tersebut?

10. Jika produksi tebu mengalami penurunan atau bahkan tebu habis (dikarenakan banyak lahan

yang disulap jadi perumahan), Apakah ada alternatif lain untuk mengganti tebu sebagai

bahan dasar? Ataukah gula tidak akan diproduksi lagi?

11. Mohon penjelasan ada istilah gula penyulingan/rafinasi dengan gula yang dikonsumsi

sehari-hari! Dan apakah ada dampak dalam penggunaan gula penyulingan?

Page 13: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 13

Jawaban

1. Tidak berbeda, karena warna gula yang berbeda (gula putih dan kecoklatan) dipengaruhi

oleh proses pengolahan-nya yaitu pada saat proses kristalisasi (suhu yang tinggi akan

menyebabakan gula berwarna kecoklatan, begitu juga sebaliknya)

a. Kandungan-kandungan zat kimia yang menjadikan warna gula berbeda (gula putih dan

kecoklatan) adalah

b. Ditinjau dari sisi kesehatan, yang lebih baik adalah gula yang mahal dan berwarna putih,

karena proses pengolahannya berpengaruh terhadap kualitas gula yang dihasilkan.

2. Kandungan sari tebu yang nantinya akan menjadi gula berkualitas adalah sari tebu yang

memiliki kadar gula sedikit, yaitu 10-13%. Pada proses kristalisasinya tidak ada tambahan

zat kimia dalam proses tersebut.

3. Tidak ada zat pengawet di dalam pengolahan gula.

4. Tanda-tanda secara fisik gula itu dikatakan kadaluwarsa adalah :

a) Gula menggumpal dan lengket.

b) Baunya akan berubah menjadi tidak enak.

c) Warnanya berubah lebih kecoklatan dari asalnya

5. Setiap pabrik gula di Indonesia meneliti kandungan yang ada dalam gula, baik tidaknya

kualitas tebu.

a) Kualitas sari tebunya berbeda sebelum dibuat gula untuk pabrik gula yang ada di Sidoarjo

seperti (al. Pabrik gula Krembung, Tulangan, Candi). Untuk membandingkannya tidak

dapat dipastikan. Untuk saat ini, pabrik gula yang berkualitas ditinjau dari kadar gulanya

(10-13%) terdapat di daerah Malang, Kediri dan Lampung.

b) Setiap sari tebu memiliki kandungan karbohidrat yang berbeda karena memiliki kadar air

yang berbeda pula.

c) Semakin tinggi karbohidrat maka kadar glukosa di dalamnya semakin tinggi, sehingga

daya manisnya juga akan semakin tinggi.

6. Ada limbah dari proses pengolahan tebu menjadi gula.

Jenis limbahnya adalah :

a) Amplas tebu diolah menjadi bahan bakar.

b) Batang tebu diolah menjadi pupuk.

c) Tetes tebu diolah menjadi vitsin dan etanol.

Page 14: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 14

7. Di balai ini meneliti sari tebu yang nantinya dijadikan gula.

a. Sari tebu yang memenuhi standar P3GI adalah sari tebu yang segar dan mengandung

banyak air.

b. Pada glukosa (C6H12O6) bentuk fisiknya kecil, tipis, dan lembut. Sedangkan pada

sukrosa (C12H22O11) bentuk fisik kristalnya besar.

8. Yang diteliti di balai ini hanya gula pasir. Gula batu hanya bentuk variasi dari produksi gula

local yang biasanya dibuat oleh produksi rumah tangga. Dan dalam komponen gula batu

dengan gulaku/gula local itu komponennya berbeda.

9. Kandungan karbohidrat dalam gula berbeda. Gula tropicana tidak diteliti di sini. Secara

kimia, untuk gula biasa bahannya berasal dari sakarida atau sukrosa, sedangkan gula

Tropicana berasal dari jagung dan zat pati.

10. Jika produksi tebu mengalami penurunan atau bahkan tebu habis (dikarenakan banyak lahan

yang disulap jadi perumahan). Tidak ada alternatif lain untuk mengganti tebu sebagai bahan

dasar. Gula tetap akan diproduksi lagi, meskipun hasil produksi gula mengalami penurunan.

11. ada istilah gula penyulingan/rafinasi dengan gula yang dikonsumsi sehari-hari. Gula

penyulingan/rafinasi yaitu gula yang disuling kembali untuk menghasilkan gula yang murni

dan bersih sehingga kotorannya rendah. Gula ini khusus untuk pabrik makanan dan

minuman, sedangkan dengan gula yang dikonsumsi sehari-hari itu tidak murni dan masih

mengandung banyak kotoran. Dampak dalam penggunaan gula penyulingan itu tidak ada.

Page 15: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 15

2.3.3 Fisika

Daftar Pertanyaan Fisika

A. Jenis Mesin

1. Mesin apa sajakah yang dibutuhkan dalam pemrosesan tebu hingga menjadi gula?

2. Apakah semua mesin tersebut mutlak harus ada atau ada yang dapat digantikan oleh

hewan atau manusia?

B. Mesin Pemotong Tebu

1. Berapa ukuran ideal tebu sebelum diproses?

2. Berapa kapasitas mesin memotong tiap jamnya?

3. Berapakah kecepatan maksimum kerja mesin?

4. Berapakah daya listrik yang dibutuhkan?

5. BBM jenis apakah yang dibutuhkan?

C. Mesin Penggiling Gula

1. Berapa kapasitas produksi mesin per jam ?

2. Untuk menghasilkan kapasitas di atas, berapa putaran mesin tiap sekon?

3. Berapa daya listrik yang dibutuhkan?

4. BBM jenis apa yang dibutuhkan ?

5. Apakah mesin harus beroperasi 24 jam ataukah dibatasi?

6. Berapakah kemampuan maksimum mesin beroperasi tiap hari?

D. Pengukur Kadar Air

1. Bagaimana cara kerja mesin pengukur kadar air atau kadar gula?

(untuk siswa, bandingkan dengan hukum Archimedes atau pengukuran kekentalan susu)

2. Nilai kadar air berapa yang baik untuk produksi gula?

3. Apabila diluar rentang tersebut, semisal lebih kental atau kadar airnya sangat rendah

apakah berpengaruh pada kerja mesin?

4. Apakah pengukuran dilakukan per sumber atau kebun tebu ataukah per pengiriman?

Mengapa begitu?

Page 16: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 16

Jawaban

A. Jenis Mesin

1. Mesin yang dibutuhkan dalam pemrosesan tebu hingga menjadi gula adalah :

a. Gilingan

b. Devecator

c. Puaporator

d. Kristalisasi

e. Palung pendigin, dan

f. Sentrifugal

2. Semua mesin tersebut tidak mutlak harus ada. Bila produksi tebu dalam skala kecil, maka

ada mesin yang dapat digantikan oleh manusia.

B. Mesin Pemotong Tebu

1. Ukuran ideal tebu sebelum diproses tidak ditentukan.

2. Kapasitas mesin memotong tiap jamnya adalah 1000-10.000 ton/hari bila di pabrik, dan

10 ton/hari bila di P3GI.

3. Kecepatan maksimum kerja mesin adalah 3000 rpm.

4. Untuk mesin sentrifugal dibutuhkan daya listrik sebesar 500 watt.

5. BBM yang dibutuhkan adalah jenis solar jika pabrik menggunakan minyak bakar.

C. Mesin Penggiling Gula

1. Kapasitas produksi mesin adalah 2200 rpm/jam.

2. Untuk menghasilkan kapasitas diatas, mesin berputar sebanyak 36,7 putaran/sekon

3. Daya listrik yang dibutuhkan adalah 14 kwh.

4. BBM yang dibutuhkan adalah jenis solar.

5. Mesin harus beroperasi 24 jam.

6. Kemampuan maksimum mesin beroperasi tiap hari adalah 2200 rpm.

D. Pengukur Kadar Air

1. Cara kerja mesin pengukur kadar air/kadar gula adalah dioven selama dua jam sebelum

ditimbang.

2. Nilai kadar air yang baik untuk produksi gula adalah 0,1%.

Page 17: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 17

3. Di luar rentang tersebut, semisal lebih kental atau kadar airnya sangat rendah akan

berpengaruh pada kerja mesin. Semakin rendah kadar airnya, maka semakin lancar kerja

mesinnya. Tujuannya adalah memperoleh kerja air serendah rendahnya.

4. Pengukuran di lakukan setiap 15 hari, sesuai standart pabrik.

Page 18: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 18

BAB 3

Penutup

3.1 Kesimpulan

Dari kegiatan study tour kali ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini merupakan salah

satu cara yang dapat membuat para siswa belajar di luar kelas dan almamater. Selain mendapat

banyak ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas, siswa diajak untuk berefreshing di luar area

belajar sehari-hari tanpa mengurangi fungsi dari pembelajaran itu sendiri.

3.2 Kritik dan Saran

Kami menyadari bahwa dalam pembuatan karya tulis ini banyak ditemui kesulitan. Oleh

karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran agar kami dapat menyempurnakan hasil laporan

kami.

Page 19: Makalah laporan kegiatan LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR  PUSAT PENELITIAN PABRIK GULA INDONESIA (P3GI)

[LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR ] TAHUN AJARAN 2012-2013

Kelompok 6 | XI IPA 7 19

3.3 Daftar Pustaka

http://sugarresearch.org/index.php/profil