Makalah Keanekaragaman Hayati Biodiversitas Docx

download Makalah Keanekaragaman Hayati Biodiversitas Docx

of 41

  • date post

    27-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    56
  • download

    21

Embed Size (px)

description

doc,

Transcript of Makalah Keanekaragaman Hayati Biodiversitas Docx

KeanekaragamanHayati (Biodiversitas)Pembimbing: Meti Indrowati, S.Si., M.Si.

TujuanMakalah ini disusun sebagai salah satu tugas dan guna mengembangkan kemampuan dibidang akademis mata kuliah Biologi Umum

Disusun Oleh FKIP Pend. Fisika Kelas A:

Azhar UmamK2313012

Dwi Widiani AstutiK2313018

Fadiah Azmi RahmasariK2313022

Lanti Hida RahmawatiK2313038

Mukhamad SaifudinK2313046

Ria Dwi UtamiK2313060

Rintis Agun PurwajatiK2313062

RoniatiK2313064

Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas MaretSurakarta2013Kata Pengantar

Assalamualaikum Wr. Wb.

Segala puji kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan nikmat luar biasa sehingga dapat menyusun dan menyelesaikan tugas mata kuliah Biologi Umum. Terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Meti Indrowati, S.Si., M.Si. selaku dosen mata kuliah Biologi Umum yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman kelompok II yang telah bekerja sama dalam penyusunan makalah ini.Makalah kami berjudul KeanekaragamanHayati (Biodiversitas) yang membahas tentang kondisi keanekaragaman bentuk kehidupan dalam ekosistem ataubiomatertentu. Dalam makalah ini kami menjelaskan konsep keanekaragaman dan keseragaman, tingkat, keanekaragaman hayati, keanekaragaman hayati di indonesia, kegiatan manusia yang memengaruhi biodiversitas dan upaya-upaya pelestarian keanekaragaman hayati di IndonesiaSemoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kegiatan pembelajaran ke depan. Dalam penyusunan makalah ini kami menyadari bahwa tiada gading yang tak retak, masih bayak kekurangan dalam makalah kami. Oleh karena itu kami mengharapkan evaluasi dari Ibu Dosen.

Terima kasih,

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Surakarta, September 2013

Daftar Isi

i. Cover ..1ii. Kata Pengantar ...................................2iii. Daftar isi .3A. Bab I : Pembukaana. Latar belakang ...4b. Rumusan Masalah .4c. Tujuan ...4d. Manfaat .5B. Bab II : Isia. Konsep Keanekaragaman Hayati ..6b. Tinggkat Keanekaragaman Hayatii. Tingkat Keanekaragaman Gen 8ii. Tingkat Keanekaragaman Spesies .12iii. Tingkat Keanekaragaman Ekosistem1. Komponen-komponen Pembentuk Ekosistem ..132. Satuan-satuan Ekosistem ..153. Hubungan Ketergantungan Antar Ekosistem ...154. Macam Macam Ekosistem .18c. Keanekaragaman Hayati di Indonesiai. Keanekaragaman Tumbuhan di Indonesia .24ii. Keanekaragaman Hewan di Indonesia ...27d. Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati ...30e. Manfaat dan Nilai Keanekaragaman Hayati ...35C. Bab II : PenutupKesimpulan ..37

Daftar Pustaka ...38

BAB 1PENDAHULUANA. Latar BelakangKeanekaragaman hayatiataubiodiversitasadalah suatu istilah pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan, yang secara ilmiah dapat dikelompokkan menurut skala organisasibiologisnya, yaitu mencakup gen, spesiestumbuhan,hewan, danmikroorganismesertaekosistemdan proses-prosesekologidimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya.Keanekaragaman hayati dapat pula diartikan sebagai keanekaragaman makhluk hidup di berbagai kawasan di muka bumi, baik di daratan, lautan, maupun tempat lainnya. Dapat juga dapat diartikan sebagai kondisi keanekaragaman bentuk kehidupan dalam ekosistem ataubiomatertentu. Keanekaragaman hayati seringkali digunakan sebagai ukuran kesehatan sistem biologis.Pentingkah keanekaragaman hayati untuk kita pelajari? Tentu saja. Bukan sekadar untuk mengetahui bahwa spesies di muka bumi ini banyak ragamnya. Lebih penting lagi kita memahami peranan setiap spesies bagi kelangsungan kehidupan bumi itu sendiri, dan bagi kelangsungan makhluk lainnya. Kita dapat merasakan manfaat langsung keanekaragaman hayati melalui perbandingan lingkungan yang baik dan lingkungan yang rusak. Sebagai warga Indonesia, kita harus memiliki kepedulian tersendiri terhadap keanekaragaman hayati karena negeri kita dijuluki gudang botani dunia dan negara megabiodiversity. Namun, perhatian kita terhadap kekayaan ini sangat kurang sehingga banyak jenis makhluk hidup mengalami kepunahan, menjadi langka, atau diakui secara hak paten atas temuan spesies baru oleh orang-orang asing. Padahal, apabila bangsa Indonesia terus mengeksplorasi kandungan flora, fauna, dan mikroorganisme yang ada, masih banyak kesempatan mengidentifikasi dan membuat hak paten hasil temuan atas nama sendiri. Masih sekitar 90% keanekaragaman hayati di Indonesia belum teridentifikasi.B. Rumusan Masalah1. Bagaimanakah konsep dan arti keanekaragaman hayati?2. Bagaimana tingkat tingkat keanekaragaman hayati?3. Bagaimana keanekaragaman hayati di Indonesia?4. Manfaat dan nilai apayang terkandung dalam keanekaragaman hayati?5. Bagaimana melestarikan keanekaragaman hayati?C. Tujuan1. Merumuskan arti keanekaragaman hayati2. Membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis dan ekosistem3. Menelaah keanekaragaman hayati Indonesia4. Mengurai berbagai kejadian, manfaaat dan nilai dalam keanekaragaman hayati5. Mengidentifikasi usaha pelestarian keanekaragaman hayatiD. Manfaat1. Memahami arti, konsep, dan materi keanekaragaman hayati2. Kita dapat mengetahui macam-macam organisme dan tingkat-tingkat keanekaragaman hayati, khususnya di Indonesia 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keanekaragaman hayati dalam menunjuang kehidupan manusia4. Meningkatkan potensi keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi kehidupan manusia5. Meningkatkan usaha pelestarian keanekaragaman hayati

BAB IIISI

A. KonsepKeanekaragamanHayatiPengertian Sumber Daya Alam Hayati (Biodiversitas)1. Pengertian Biodiversitas (dari Society of American Foresters): Biodiversitas mengacu pada macam dan kelimpahan spesies, komposisi genetiknya, dan komunitas, ekosistem dan bentang alam di mana mereka berada. Definisi yang lain menyatakan bahwa biodiversitas sebagai diversitas kehidupan dalam semua bentuknya, dan pada semua level organisasi. Dalam semua bentuknya menyatakan bahwa biodiversitas mencakup tumbuhan, binatang, jamur, bakteri dam mikroorganisme yang lain. Semua level organisasi menunjukkan bahwa biodiversitas mengacu pada diversitas gen, spesies dan ekosistem 2. Menurut adif , Biodiversitas juga mengacu pada macam struktur ekologi, fungsi atau proses pada semua level di atas. Biodiversitas terjadi pada skala spasial yang mulai dari tingkat lokal ke regional dan global. Biodiversitas dapat pula dikelompokkan ke dalam: diversitas komposisional, struktural dan fungsi3. Biodiversitas komposisional mencakup apa yang dikenal dengan diversitas spesies termasuk diversitas genetik dan ekosistem. Menjaga diversitas genetik sangat penting bagi eksistensi diversitas spesies, sedangkan menjaga diversitas ekosistem penting untuk menyediakan habitat yang diperlukan untuk mengonservasi berbagai spesies.4. Biodiversitas strukturalberkaitan dengan susunan spasial unit-unit fisik. Pada level tegakan, diversitas struktural dapat dikarakterisasi dengan jumlah strata dalam hutan, misalnya kanopi tumbuhan utama, subkanopi, semak, tumbuhan herba. Pada level bentang alam, diversitas struktural dapat diukur dengan distribusi kelas-kelas umur pada suatu hutan atau susunan spasial dari ekosistem yang berbeda.5. Biodiversitas fungsional merupakan variasi dalam proses-proses ekologi, seperti pendauran unsur hara atau aliran energi.Ini merupakan komponen yang paling sulit untuk diukur dan dipahami.6. Ahli ekologi membedakan biodiversitas pada skala spasial pada tiga kategori: alpha, beta dan gamma . Diversitasalphaadalah diversitas di dalam suatu habitat. Diversitasbetamerupakan diversitas di antara habitat, sedangkan diversitasgammamerupakan diversitas di antarageografi (diversitas skala geografi).7. Sedangkan dalam Wikipedia, Keanekaragaman hayati atau biodiversitas (Bahasa Inggris: biodiversity) adalah suatu istilah pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan, yang secara ilmiah dapat dikelompokkan menurut skala organisasi biologisnya, yaitu mencakup gen, spesies tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme serta ekosistem dan proses-proses ekologi dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya. Dapat juga diartikan sebagai kondisi keanekaragaman bentuk kehidupan dalam ekosistem atau bioma tertentu. Keanekaragaman hayati seringkali digunakan sebagai ukuran kesehatan sistem biologis.

Dengan demikian dari berbagai pengertian diatas dapat kita simpulkan pengertian biodiversitas atau yang kita kenal dengan keanekaragaman hayati terbagi menjadi dua kata keanekaragaman dan hayati, keanekaragaman adalah semua kumpulan benda yang bermacam-macam, baik ukuran, warna, bentuk, tekstur dan sebagainya. Hayati yaitu menunjukkan sesuatu yang hidup. Jadi keanekaragaman hayati menggambarkan bermacam-macam makhluk hidup (organisme) penghuni biosfer. Keanekaragaman atau keberagaman dari makhluk hidup dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat-sifat lainnya.Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan variasi gen, spesies dan ekosistem di suatu daerah. Ada dua faktor penyebab keanekaragaman hayati, yaitu faktor genetik (biotik) dan faktor luar (abiotik). Faktor genetik bersifat relatif konstan atau stabil pengaruhnya terhadap morfologi organisme. Sebaliknya, faktor luar relatif stabil pengaruhnya terhadap morfologi organisme. Lingkungan atau faktor eksternal seperti makanan, suhu, cahaya matahari, kelembaban, curah hujan dan faktor lainnya bersama-sama faktor menurun yang diwariskan dari kedua induknya sangat berpengaruh terhadap fenotip suatu individu. Dengan demikian fenotip suatu individu merupakan hasil interaksi antara genotip dengan lingkungannya Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan, mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. Misalnya dari mahluk bersel satu hingga mahluk bersel banyak dan tingkat organisasi kehidupan individu sampai tingkat interaksi kompleks, misalnya dari spesies sa