Legalitas Praktek Perawat

download Legalitas Praktek Perawat

of 20

  • date post

    20-Jun-2015
  • Category

    Healthcare

  • view

    807
  • download

    6

Embed Size (px)

description

Legalitas penyelenggaraan prakit perawat

Transcript of Legalitas Praktek Perawat

  • 1. PENYELENGGARAN PRAKTIK PERAWAT Hasan Rahim, S.Kep.,Ns.,MARS. (Sekretaris PPNI Pengkab Maros)

2. Ketentuan umum Psl 1 Poin 6 UU 36/2009, Psl 1 poin 1 Permenkes 46/2013 : Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan 3. Psl 22 UU 36/2009 1) Tenaga kesehatan harus memiliki kualifikasi minimum. 2) Ketentuan mengenai kualifikasi minimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri. 4. Psl 23 UU 36/2009 1) Tenaga kesehatan berwenang untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan. 2) Kewenangan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki. 3) Dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan wajib memiliki izin dari pemerintah. 4) Selama memberikan pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang mengutamakan kepentingan yang bernilai materi. 5) Ketentuan mengenai perizinan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dalam Peraturan Menteri. 5. Psl 24 UU 36/2009 1) Tenaga kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 harus memenuhi ketentuan kode etik, standar profesi, hak pengguna pelayanan kesehatan, standar pelayanan, dan standar prosedur operasional. 2) Ketentuan mengenai kode etik dan standar profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur oleh organisasi profesi. 3) Ketentuan mengenai hak pengguna pelayanan kesehatan, standar pelayanan, dan standar prosedur operasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri. 6. UU 44/2009 Rumah Sakit harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, sumber daya manusia, kefarmasian, dan peralatan. (Psl 7 (1) UU 44/2009) Persyaratan sumber daya manusia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) yaitu Rumah Sakit harus memiliki tenaga tetap yang meliputi tenaga medis dan penunjang medis, tenaga keperawatan, tenaga kefarmasian, tenaga manajemen Rumah Sakit, dan tenaga nonkesehatan. (Psl 12 (1) UU 44/2009) Tenaga kesehatan tertentu yang bekerja di Rumah Sakit wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Psl 13 (2) UU 44/2009) 7. Kenapa Harus Memiliki STR? Permenkes No. 161/2010 ttg RegistrasiTenaga Kesehatan Permenkes No. 1796/Menkes/Per/VIII/2011 ttg RegistrasiTenkes Permenkes No. 46Tahun 2013 ttg RegistrasiTenkes 8. (1) Setiap tenkes yg akan menjalankan praktik dan/atau pekerjaan keprofesiannya wajib memiliki izin dari Pemerintah (2) Untuk memperoleh izin dari Pemerintah sebagaiman dimaksud pd ayat (1) diperlukan STR (3) STR sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikeluarkan oleh MTKI dan berlaku secara nasional Psl 2 Permenkes 46/2013 (4) Untuk memperoleh STR sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3),Tenaga Kesehatan harus memiliki Sertifikat Kompetensi. Psl 2 Permenkes 46/2013 9. Bagaimana Memperoleh STR Psl 3 Permenkes 46/2013 (1) Sertifikat Kompetensi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (4) diberikan kepada peserta didik setelah dinyatakan lulus Uji Kompetensi oleh perguruan tinggi bidang kesehatan yang memiliki izin penyelenggaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (2) Uji Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan oleh perguruan tinggi bekerja sama dengan MTKI Psl 4 Permenkes 46/2013 (1) STR berlaku sejak tanggal dikeluarkan dan berakhir pada tanggal lahir Tenaga Kesehatan yang bersangkutan di tahun kelima. (2) STR dapat diperpanjang setiap 5 (lima) tahun setelah memenuhi persyaratan. Psl 4 Permenkes 46/2013 (3) Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi: a. pengabdian diri sebagai tenaga profesi atau vokasi di bidang kesehatan; dan b. pemenuhan kecukupan dalam kegiatan pelayanan, pendidikan, pelatihan, dan/atau kegiatan ilmiah lainnya. (4) Jumlah satuan kredit profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b untuk setiap kegiatan ditetapkan oleh MTKI atas usulan dari organisasi profesi 10. Psl 5 PMK 46/2013 1) Pengabdian diri sebagai tenaga profesi atau vokasi di bidang kesehatan sebagaimana dimaksud pada pasal 4 ayat (3) huruf a dibuktikan dengan: a. keterangan kinerja dari institusi tempat bekerja, atau keterangan praktik dari kepala dinas kesehatan kabupaten/kota; b. Surat izin Praktik atau Surat Izin Kerja; dan c. rekomendasi dari organisasi profesi. 2) Pemenuhan kecukupan dalam kegiatan pelayanan, pendidikan, pelatihan, dan/atau kegiatan ilmiah lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) huruf b dibuktikan dengan pemenuhan syarat satuan kredit profesi yang diperoleh selama 5 (lima) tahun yang ditetapkan oleh organisasi profesi 11. Lulusan Sebelum 2012 fotokopi Sertifikat Kompetensi yang dilegalisasi pas foto 4x6 dengan latar belakang merah Lulusan 2012 Ke atas daftar lulusan Uji Kompetensi dari perguruan tinggi yang bersangkutan; pas foto 4x6 dengan latar belakang merah; surat keterangan dari perguruan tinggi tentang kebenaran seluruh data yang diusulkan. 12. ALUR PENGURUSAN STR START Kelengkapan Berkas FC Ijazah (D3/Ners) legalisir 3 lbr Pas Photo berwarna uk.4x6 = 5 lbr Bukti lunas iuran PPNI dari Bendahara/ kolektor komisariat masing-masing Pemeriksaan Kelengkapan berkas Lengkap? Bayar biaya administrasi Lengkapi Berkas Proses pengiriman berkas ke PPNI Propinsi MTKP FINISH STR TIDAK YA Proses registrasi dan penerbitan STR Pengambilan STR di PPNI Kab. Maros 13. Psl 30 (4) PMK 46/2013 Permohonan STR sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini dapat dilakukan secara kolektif melalui organisasi profesi, institusi pendidikan dan/atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan dimanaTenaga Kesehatan melakukan pekerjaan/praktiknya kepada MTKI melalui MTKP. 14. STR tidak berlaku apabila: (Psl 9 PMK 46/2013) a. masa berlaku habis; b. dicabut atas dasar peraturan perundang- undangan; c. atas permintaan yang bersangkutan; atau d. yang bersangkutan meninggal dunia. 15. Dasar Penyelenggaraan Praktek Perawat Permenkes No.1239/Menkes/SK/XI/2001 ttg Registrasi dan Praktik Perawat Permenkes No.HK.02.02/Menkes/148/I/2010 ttg Izin dan Penyelenggaraan Praktik Perawat 16. Perawat adalah seseorang yg telah lulus pendidikan perawat baik di dalam maupun di luar negeri sesuai peraturan perundang-undangan (Psl 1 angka 1 PMK 148/2010) Surat Izin Praktik Perawat (SIPP) adalah bukti tertulis yang diberikan kepada perawat untuk melakukan praktik keperawatan secara perorangan dan/atau berkelompok (Psl 1 angka 3 PMK 148/2010) Surat Tanda Registrasi (STR) adalah bukti tertulis yang diberikan oleh Pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi sesuai peraturan perundang- undangan (Psl 1 angka 5 PMK 148/2010) 17. Dikeluarkan oleh PEMDA KABUPATEN/KOTA (Psl 4 (1) PMK 148/2010) SIAPAYG KELUARKAN BERLAKU SELAMA STR BERLAKU (Psl 4 (2) PMK 148/2010MASA BERLAKU Setiap perawat yg menjalankan praktik wajib memiliki SIPP Kewajiban memiliki SIPP dikecualikan bagi perawat yg menjalankan praktik pada fasyankes diluar praktik mandiri SIAPAYG WAJIB SIPP (Psl 3 PMK 148/2010) SIPP 18. Apa Persyaratan SIPP Fc STR yg masih berlaku dan dilegalisir; Surat Keterangan sehat fisik dari dokter yg memiliki SIP; Surat pernyataan memiliki tempat praktik; Pas foto berwarna terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 3 lbr; Rekomendasi dari organisasi profesi . SIPP Hanya diberikan untuk 1 tempat praktik 19. Kapan SIPP Tidak Berlaku Tempat praktik tidak sesuai lagi dengan SIPP; Masa berlaku habis dan tidak diperpanjang; Dicabut atas perintah pengadilan; Dicabut atas rekomendasi organisasi profesi; YBS meninggal dunia. 20. TERIMA KASIH