Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta … 2015.pdf · Ri ngk as an Ek se k ut ... SK 4.1...

of 68 /68

Transcript of Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta … 2015.pdf · Ri ngk as an Ek se k ut ... SK 4.1...

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- iii -

R

in

gk

as

an

E

ks

ek

ut

if

RINGKASAN EKSEKUTIF

Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyusun rencana strategis

(Renstra) tahun 2015 – 2019 yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran dan kegiatan

dilengkapi dengan indikator kinerja dan target yang harus dicapai. Renstra Perwakilan

BPKP DIY disusun mengacu dan sekaligus sebagai pendukung Renstra BPKP tahun

2015 – 2019.

Perwakilan BPKP DIY sebagai unit organisasi pelaksana atas kebijakan BPKP Pusat

memiliki sifat sebagai miniatur BPKP di daerah memiliki visi, misi, tujuan dan sasaran

yang sama dengan yang telah ditetapkan oleh BPKP Pusat.

Visi BPKP “Auditor Internal Pemerintah RI Berkelas Dunia untuk Meningkatkan

Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Nasional”. Sebagai pelaksana

kebijakan BPKP, Perwakilan BPKP DIY berperan membantu pemerintah dalam

meningkatkan akuntabilitas keuangan negara/daerah, pembinaan penyelenggaraan SPIP

dan peningkatan kapabilitas APIP, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,

serta membantu upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana

diamanatkan dalam RPJMN 2015-2019.

Untuk mewujudkan visinya, BPKP memiliki tiga misi, yaitu:

1. Menyelenggarakan Pengawasan Intern terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

dan Pembangunan Nasional guna Mendukung Tata Kelola Pemerintahan dan

Korporasi yang Bersih dan Efektif;

2. Membina Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang Efektif;

3. Mengembangkan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemerintah yang Profesional dan

Kompeten.

Dalam mencapai visi dan misi tersebut, BPKP menetapkan tiga tujuan strategis yang

akan dicapai dalam tahun 2015-2015, yaitu:

1. Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan

Nasional yang Bersih dan Efektif;

2. Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah;

dan

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- iv -

R

in

gk

as

an

E

ks

ek

ut

if

3. Peningkatan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemerintah yang Profesional dan

Kompeten.

Untuk mendukung pencapaian visi, misi dan tujuan BPKP, dalam Renstra 2015-2019

Perwakilan BPKP diamanahkan empat sasaran program yang harus dicapai dan dirinci

lebih lanjut sebagai target tahunan dalam perjanjian kinerja.

Laporan kinerja ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja dalam mencapai

sasaran program Perwakilan BPKP DIY menyajikan informasi realisasi kinerja

dibandingkan dengan target yang telah diperjanjikankan, disertai analisis capaian serta

analisis efisiensi penggunaan sumber daya. Laporan kinerja ini merupakan laporan kinerja

tahun pertama dari periode Renstra BPKP DIY tahun 2015 – 2019, dengan struktur

sasaran program dan indikator kinerja program dalam Renstra tahun 2015 - 2019 berbeda

dengan Renstra tahun 2010-2014, sehingga pembandingan capaian program tahun 2015

tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2014.

Hasil pengukuran kinerja tahun 2015 menunjukkan capaian empat sasaran program

dengan masing-masing didukung sasaran kegiatan sebagaimana disajikan dalam tabel

berikut.

Tabel RE.1

Capaian Sasaran Program dan Sasaran Kegiatan Tahun 2015

No. Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja

Program/Kegiatan

Capaian

(%)

SP 1 Perbaikan pengelolaan program prioritas nasional dan

pengelolaan keuangan negara bidang pengawasan

keuangan daerah

Perbaikan tata kelola

manajemen risiko dan

pengendalian intern pengelolaan

program prioritas nasional

100 %

SK 1 Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam

mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem

pengendalian intern pengelolaan keuangan

negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

Rekomendasi Hasil

Pengawasan

100 %

SP 2 Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK serta

Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi

Persentase Penerapan Kelima

Unsur SPIP pada

K/L/Pemda/Efektivitas SPI

Korporasi secara memadai

100%

SK 2 Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam

mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem

pengendalian intern pengelolaan keuangan

negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

Rekomendasi Pembinaan

Penyelenggaraan SPIP/SPI

100%

SP 3 Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P Persentase Tingkat kapabilitas

APIP Pemda (Level 3)

0 %

SK 3 Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam

mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem

Rekomendasi Pembinaan

Kapabilitas APIP

100 %

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- v -

R

in

gk

as

an

E

ks

ek

ut

if

No. Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja

Program/Kegiatan

Capaian

(%)

pengendalian intern pengelolaan keuangan

negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

SP 4 Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis

Pengawasan

Persepsi Kepuasan Layanan

Kesesmaan skala likert 1-10

100 %

SK 4.1 Tersedianya dukungan manajemen dan pelaksanaan

tugas teknis

Jumlah layanan dukungan

manajemen Perwakilan BPKP

100 %

SK 4.2 Termanfaatkannya Aset secara optimal dalam

mencapai kepuasan layanan kesesmaan

Tersedianya alat pengolah data

BPKP

100 %

Tersedianya sarana dan

prasaranan BPKP

100 %

Dari empat sasaran program, tiga sasaran program berhasil mencapai target,

sedangkan satu sasaran program belum mencapai target, karena capaian masih 0%.

Capaian sasaran program tahun 2015 tidak dapat dibandingkan dengan capaian sasaran

program tahun 2014, sehubungan struktur sasaran program dan indikator pengukuran

kinerja program sudah berbeda. Dibanding dengan target outcome akhir periode renstra

tahun 2019, maka capaian kinerja program tersebut harus terus ditingkatkan, sehubungan

target secara gradual ditetapkan meningkat sampai dengan akhir periode Renstra tahun

2019.

Pengukuran empat sasaran program menggambarkan keberhasilan peran

Perwakilan BPKP DIY dalam memberikan nilai tambah bagi mitra kerja. Pengukuran

capaian kinerja sasaran program didukung dengan pengukuran capaian kinerja lima

sasaran kegiatan. Kinerja empat sasaran program yang didukung dengan lima sasaran

kegiatan, adalah sebagai berikut.

1. Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara

Capaian outcome 100% program “Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara”

merupakan hasil penyelesaian 94 tindak lanjut atau mencapai 68% dari 138

rekomendasi yang disampaikan BPKP, dibandingkan dengan target outcome berupa

tingkat penyelesaian tindak lanjut sebesar 40%.

Capaian program tersebut didukung dengan realisasi sasaran kegiatan yang diukur

dengan indikator kinerja kegiatan berupa rekomendasi perbaikan tata kelola yang

disampaikan BPKP. Realisasi rekomendasi sebanyak 138 rekomendasi atau

mencapai 100% dari target sebanyak 122 rekomendasi.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- vi -

R

in

gk

as

an

E

ks

ek

ut

if

2. Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK serta Meningkatnya Upaya Pencegahan

Korupsi

Capaian outcome 100% program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK serta

Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi” merupakan hasil penyelesaian tiga tindak

lanjut atau mencapai 60% dari lima rekomendasi perbaikan SPIP yang disampaikan

BPKP, dibandingkan dengan target outcome berupa tingkat penyelesaian tindak lanjut

sebesar 50%.

Capaian program tersebut didukung dengan realisasi sasaran kegiatan yang diukur

dengan indikator kinerja kegiatan berupa rekomendasi perbaikan pengelolaan SPIP

yang disampaikan BPKP. Realisasi rekomendasi sebanyak lima rekomendasi atau

mencapai 100% dari target sebanyak dua rekomendasi.

3. Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P

Program Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P dengan target

sebanyak 8,33% APIP telah memiliki kapabilitas level 3, belum dapat dicapai karena

belum ada APIP di wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY yang memiliki kapabilitas

APIP minimal level 3.

Walaupun capaian program masih 0%, namun sasaran kegiatan yang diukur dengan

indikator kinerja kegiatan berupa rekomendasi perbaikan tata kelola APIP mencapai

100% yang dihitung dari realisasi rekomendasi sebanyak dua rekomendasi dari target

sebanyak dua rekomendasi.

4. Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis Pengawasan

Capaian outcome 100% program “Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis

Pengawasan” merupakan hasil survei kepuasan layanan ketatausahaan dengan

responden pegawai di lingkungan Perwakilan BPKP DIY. Hasil survei menunjukkan

kepuasan layanan ketatausahaan mencapai 7,95 skala likert 1-10 atau mencapai

100% dibanding target tahun 2015 sebesar 7,5 skala likert 1-10.

Capaian program tersebut didukung dengan realisasi sasaran kegiatan sebagai

berikut.

a. Tersedianya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya dalam

mencapai kepuasan layanan

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- vii -

R

in

gk

as

an

E

ks

ek

ut

if

Jumlah layanan dukungan manajemen Perwakilan BPKP diukur dengan realisasi

laporan yang dihasilkan, dengan realisasi tahun 2015 sebanyak 60 laporan atau

mencapai 100% dari target tahun 2015 sebanyak 60 laporan.

b. Termanfaatkannya aset secara optimal dalam mencapai kepuasan layanan

kesesmaan

Sasaran kegiatan termanfaatkannya aset secara optimal dalam mencapai

kepuasan layanan kesesmaan mempunyai 3 indikator, yaitu:

1) Tersedianya alat pengolahan data Perwakilan BPKP

Realisasi indikator kinerja tersedia alat pengolah data sebanyak 49 unit atau

mencapai 100% dari target tahun 2015 sebanyak 49 unit.

2) Tersedianya sarana dan prasarana Perwakilan BPKP

Realisasi indikator kinerja tersedianya sarana prasarana sebanyak 35 unit atau

mencapai 100% dari target tahun 2015 sebanyak 35 unit.

3) Tersedianya rehabilitasi Perwakilan BPKP

Realisasi indikator kinerja tersedianya rehabilitasi sebanyak 272 unit atau mencapai

100% dari tahun 2015 sebanyak 272 unit.

Selain keberhasilan capaian sasaran program, Perwakilan BPKP DIY juga

mempunyai prestasi/penghargaan sebagai berikut:

1. Juara I Lomba Eco Office Unit Perwakilan dan Pusdiklatwas di Lingkungan BPKP

berdasarkan Keputusan Ketua Panitia HUT Ke-32 BPKP Nomor: KEP-16/PANITIA-

HUT/2015 Tgl 29 Mei 2015

2. Juara umum Anugerah Media Kehumasan BPKP Tahun 2105, merupakan

penghargaan tertinggi dalam pengelolaan Kehumasan BPKP tahun 2015. Juara

umum diperoleh melalui perolehan juara pertama tiga kategori lomba, yaitu:

penerbitan majalah internal, penulisan berita dalam website, dan berita foto.

Capaian sasaran program dan sasaran kegiatan tahun 2015 didukung dengan

realisasi dana sejumlah Rp28.942.149.241,00 atau mencapai 98,14 % dari anggaran

sejumlah Rp29.490.805.000,00

Sebagian besar sasaran program tahun 2015 telah tercapai sesuai dengan target

yang ditetapkan. Keberhasilan dalam mencapai target kinerja didukung oleh beberapa

faktor sebagai berikut:

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- viii -

R

in

gk

as

an

E

ks

ek

ut

if

a. Komitmen yang kuat dari jajaran pimpinan Perwakilan BPKP DIY untuk dapat

memberikan pelayanan yang terbaik kepada stakeholders.

b. Komitmen pegawai dalam peningkatan kapabilitas dan profesionalisme dalam

melaksanakan tugas.

c. Suasana kerja yang kondusif dengan sikap kebersamaan yang telah tumbuh dengan

baik diantara pegawai.

d. Kerjasama yang baik dengan mitra kerja di lingkungan Perwakilan BPKP DIY.

Namun demikian, masih terdapat satu sasaran program yang masih belum

mencapai target. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dan kerja yang lebih keras lagi

untuk mengoptimalkan pencapaian sasaran strategis di masa yang akan datang,

denganmelakukan langkah-langkah antara lain sebagai berikut:

a. Melakukan evaluasi internal secara periodik mengenai keberhasilan maupun

kegagalan dalam melaksanakan program dan kegiatan serta mengambil langkah-

langkah riil untuk menyelesaikan permasalahan yang dijumpai.

b. Mengembangkan manajemen perubahan dan memantapkan sinergitas reformasi

birokrasi, SPIP, dan budaya kerja terutama berkaitan dengan penyempurnaan proses

bisnis agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efisien dan efektif serta

terwujudnya pengendalian risiko strategis dan risiko operasional.

c. Meningkatkan kapasitas SDM melalui pemantapan pengembangan knowledge based

management dalam berbagai aspek sehingga diharapkan lebih responsif dalam

melaksanakan tugas-tugas teknis maupun penunjang.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- ii -

D

af

ta

r

Is

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................................................i

DAFTAR ISI ................................................................................................................................................ II

RINGKASAN EKSEKUTIF ........................................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................................... 1

A. LATAR BELAKANG ...................................................................................................................... 1

B. TUGAS DAN FUNGSI ................................................................................................................... 1

C. ASPEK STRATEGIS ..................................................................................................................... 2

D. KEGIATAN DAN LAYANAN PRODUK........................................................................................... 3

E. STRUKTUR ORGANISASI DAN SUMBER DAYA.......................................................................... 5

F. SISTEMATIKA PENYAJIAN .......................................................................................................... 8

BAB II RENCANA DAN PERJANJIAN KINERJA ........................................................................................ 10

A. RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015 - 2019 .............................................................................. 10

B. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 ......................................................................................... 22

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA .......................................................................................................... 24

A. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI ............................................................................................ 24

B. ANALISIS CAPAIAN KINERJA..................................................................................................... 26

Sasaran Program 1 ..................................................................................................................... 26

Sasaran Program 2 ..................................................................................................................... 37

Sasaran Program 3 ..................................................................................................................... 42

Sasaran Program 4 ..................................................................................................................... 45

C. REALISASI ANGGARAN ............................................................................................................. 50

BAB IV PENUTUP ..................................................................................................................................... 52

LAMPIRAN

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 1 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

aporan Kinerja Perwakilan (LKj) BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2015

merupakan wujud pertanggungjawaban pelaksanaan program dan kegiatan

selama tahun 2015 guna mewujudkan sasaran program yang ditetapkan.

LKj Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) disusun dengan mengacu

pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor

53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata

Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

B. TUGAS DAN FUNGSI

Berdasarkan Peraturan Kepala BPKP Nomor 13 Tahun 2014 tanggal 26 Agustus

2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan

Pembangunan, Perwakilan BPKP DIY mempunyai tugas melaksanakan pengawasan

keuangan dan pembangunan serta penyelenggaraan akuntabilitas di Daerah Istimewa

Yogyakarta.

Untuk melaksanakan tugas tersebut maka Perwakilan BPKP DIY menyelenggarakan

fungsi:

1. Penyiapan rencana dan program kerja pengawasan.

2. Pengawasan terhadap pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja dan

pengurusan barang milik/kekayaan negara.

3. Pengawasan terhadap pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah dan

pengurusan barang milik/kekayaan pemerintah daerah atas permintaan daerah.

4. Pengawasan terhadap penyelenggaraan tugas pemerintahan yang bersifat strategis

dan atau lintas departemen/lembaga/wilayah.

5. Memberikan sosialisasi dan asistensi pada Pemerintah Daerah dalam rangka

pelaksanaan good governance.

6. Evaluasi atas laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah pusat dan pemerintah

daerah.

L

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 2 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

7. Pelaksanaan analisis dan penyusunan laporan hasil pengawasan serta pengendalian

mutu pengawasan.

8. Memberikan sosialisasi dan asistensi pada instansi pemerintah pusat dan pemerintah

daerah dalam rangka penyelenggaraan SPIP.

9. Memberikan sosialisasi dan asistensi pada instansi pemerintah pusat/ pemerintah

daerah, BUMD dan BUMN dalam rangka penyusunan laporan keuangan.

10. Memberikan sosialisasi dan asistensi penerapan Badan Layanan Umum (BLU).

11. Pelaksanaan administrasi Perwakilan BPKP.

C. ASPEK STRATEGIS

1. Wilayah Kerja Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta

Berdasarkan Peraturan Kepala BPKP Nomor 61 Tahun 2012 tanggal 2 Februari 2012,

wilayah kerja Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta disamping meliputi 6

Pemerintah Daerah di wilayah pemerintah daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, juga

meliputi 6 Pemerintah Daerah di wilayah Provinsi Jawa Tengah yaitu Kabupaten Klaten,

Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, dan

Kabupaten Cilacap.

2. Peran Strategis Perwakilan BPKP

Perwakilan BPKP DIY berperan mendukung terwujudnya sasaran pembangunan

nasional yaitu, pembangunan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis

dan terpercaya. Pengawasan pembangunan dan pembangunan pengawasan BPKP

DIY diarahkan untuk mencapai sasaran terwujudnya kualitas tata kelola pemerintahan

yang bersih, efektif dan terpercaya, penguatan kebijakan sistem pengawasan intern

pemerintah, penguatan pengawasan terhadap kinerja pembangunan nasional,

kebijakan dalam penerapan pengawasan intern yang independen, profesional dan

sinergis, serta kebijakan penerapan sistem manajemen kinerja pembangunan nasional

yang efisien dan efektif. Untuk mewujudkan peran tersebut, Perwakilan BPKP DIY

melaksanakan pengawasan intern dengan fokus pada peningkatan kualitas hasil

pengawasan terhadap isu-isu strategis melalui penguatan SPIP, penguatan kapasitas

APIP, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia BPKP.

Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bagian organisasi BPKP

berperan penting dalam mendukung BPKP mencapai visinya sebagai “Auditor

Internal Pemerintah RI Berkelas Dunia untuk Meningkatkan Akuntabilitas

Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Nasional.” Sebagai auditor internal

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 3 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

pemerintah, BPKP berperan melaksanakan pengawasan intern yaitu memberikan jasa

assurance dan consultancy. BPKP DIY sebagai kepanjangan tangan BPKP di daerah

memokuskan diri pada pengawasan yang bersifat makro strategis, yaitu pengawasan

atas akuntabilitas kinerja pada tingkat outcome dan impact dalam rangka pengawalan

pembangunan nasional di daerah. Sebagai mitra strategis Kementerian, Lembaga,

Pemerintah Daerah, dan Korporasi (KLPK), Perwakilan BPKP DIY memberikan

rekomendasi berupa upaya perbaikan manajemen risiko, perbaikan sistem

pengendalian dan perbaikan proses governance serta memastikan tujuan program

pemerintah dapat tercapai.

Untuk mencapai visi tersebut BPKP menyelenggarakan misinya melalui tiga sasaran

yaitu:

1. Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan

Nasional yang Bersih dan Efektif;

2. Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah;

3. Peningkatan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemerintah yang Profesional dan

Kompeten.

D. KEGIATAN DAN LAYANAN PRODUK

Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kegiatan pengawasan

intern akuntabilitas keuangan negara dan pembinaan SPIP dengan produk layanan antara

lain meliputi :

1. Audit atas Laporan Keuangan Proyek PHLN

2. Audit Kekurangan Pembayaran Tunjangan Profesi Guru

3. Audit Kinerja Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

4. Audit Operasional BOS Pendidikan Menengah (Kemendikbud dan Kemenag)

5. Audit Pengelolaan PNBP pada Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan

Lingkungan dan pada Kementerian Komunikasi dan Informatika

6. Evaluasi Penanggulangan Bencana

7. Evaluasi Pengelolaan Benda sitaan dan Barang Rampasan Negara

8. Evaluasi/Audit Operasional Bidik Misi dan Bantuan Operasional PTN Kemenristek dan

Dikti

9. Evaluasi/Monitoring Penyerapan Anggaran Kementerian/Lembaga

10. Joint audit operasional pada KPU

11. Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan pada Bawaslu

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 4 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

12. Pengawasan Program Indonesia Pintar

13. Pengawasan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP)

14. Pengawasan Program Perlindungan Sosial

15. Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Pelaporan Keuangan

16. Pembinaan SPIP Pemda ((RTP, sosialisasi, Monitoring, Penilaian Maturitas Pemda)

17. Asistensi/Bimtek Pengelolaan Keuangan dengan Aplikasi SIMDA

18. Asistensi/Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

19. Asistensi/Bimtek Penyusunan Rencana Aksi Hasil Temuan BPK

20. Asistensi/Bimtek Reviu LKPD Berbasis Akrual

21. Bimbingan Teknis Kapabilitas APIP Pemda

22. Evaluasi Penyusunan dan Penetapan APBD

23. Evaluasi SAKIP

24. Kajian Permasalahan PBJ/ Pengadaan Barang dan Jasa

25. Kinerja Pelayanan Pemda Bidang Kesehatan, Perhubungan, Kemaritiman

26. Kompilasi LKPD dan Analisis Kinerja Keuangan Pemda

27. Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK – BPKP

28. Pencegahan/ Pemberantasan Korupsi dalam PBJ dan Peningkatan Kinerja

29. Pengawasan atas Advance Payment DAK Reimbursement Pengawasan atas DAK,

DAU, DBH

30. Pengawasan atas Kepemilikan, Pemanfaatan dan Pengelolaan Aset Public Private

Patnership (P3) Daerah

31. Pengawasan atas Lintas Sektoral dengan Fokus (per tahun :kemiskinan, ketahanan

pangan, percepatan dan pemerataan pembangunan/infrastruktur (MP3EI), ketahanan

energi, maritim, infrastruktur )

32. Pengawasan atas Pendapatan Asli Daerah

33. Pengendalian pengadaan barang/jasa melalui Pelaksanaan Probity Audit

34. Penyusunan RTP Penyusunan LAKIP

35. Penyusunan RTP SPIP Daerah

36. Asistensi/Bimtek Implementasi SIA BLUD pada PSD/PKM BLUD

37. Asistensi/Bimtek Pengembangan dan Penerapan GCG di PDAM

38. Asistensi/Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan RSUD/Puskesmas BLUD

39. Asistensi/Bimtek Penyusunan Pedoman PBJ RSUD/Puskesman BLUD

40. Asistensi/Bimtek Penyusunan RSB dan RBA pada RSD/PKM BLUD

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 5 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

41. Audit/Evaluasi Kinerja PDAM

42. Bimtek/Asistensi Manajemen Aset, Corporate Plan PDAM

43. Bimtek/Asistensi Penyusunan Pedoman Tata Kelola pada RSD/Puskesmas BLUD

44. Evaluasi Kinerja RSD BLUD

45. Evaluasi Sistem Pengendalian Intern PDAM berbasis COSO

46. Evaluasi SKAI pada BPD/BPR

47. Evaluasi/Bimtek Pengembangan dan Penerapan SIA dan Billing System PDAM

48. Pembinaan SPI Korporasi

49. Audit dalam rangka Penghitungan Kerugian Keuangan Negara

50. Audit Investigatif pada BUMN/BUMD/K/L/IPP/IPD

51. Fraud Control Plan

52. Pemberian Keterangan Ahli K/L/IPP/IPD

53. Sosialisasi Program Anti Korupsi

E. STRUKTUR ORGANISASI DAN SUMBER DAYA

1. Struktur Organisasi

Perwakilan BPKP DIY berdasarkan Keputusan Kepala BPKP Nomor 14 Tahun 2014

tanggal 26 Agustus 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan Badan

Pengawasan Keuangan dan Pembangunan adalah Perwakilan BPKP yang

berkedudukan di Yogyakarta dan dipimpin oleh seorang Kepala Perwakilan.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Perwakilan membawahi :

Bagian Tata Usaha

Kelompok Jabatan Fungsional, yang terdiri dari:

Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah

Pusat;

Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah;

Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntan Negara;

Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Investigasi;

Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Program dan Pelaporan serta

Pembinaan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah.

2. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia yang tersedia per 31 Desember 2015 sebanyak 146 orang,

berdasarkan jenis jabatannya dapat dirinci dalam tabel sebagai berikut:

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 6 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

Tabel 1.1 Jumlah Pegawai per Jenis Jabatan per 31 Desember 2015

Jenis Jabatan Jumlah Orang

2015 2014

Struktural 5 5

Fungsional Auditor 101 105

Fungsional Arsiparis - -

Fungsional Analis Kepegawaian 2 1

Fungsional Umum 36 36

Pranata Komputer 2 2

Total 146 149

Dibandingkan dengan jumlah pegawai per 31 Desember 2014 sebanyak 149 orang,

jumlah pegawai per 31 Desember 2015 berkurang sebanyak tiga orang karena

adanya pegawai yang mutasi keluar/dipindahkan ke unit lain sebanyak 12 orang, dan

mutasi masuk dari unit lain sebanyak sembilan orang. Berdasarkan jenjang

pendidikan, dari jumlah pegawai tersebut dapat dirinci dalam tabel sebagai berikut:

Tabel 1.2 Jumlah Pegawai per Jenis Jabatan per 31 Desember 2015

Jenjang Pendidikan Jumlah Orang

2015 2014

Pasca Sarjana (S2) 13 9

Sarjana/Diploma IV 65 67

Diploma III 42 46

Diploma I - -

SLTA 25 25

SLTP - 1

SD 1 1

Total 146 149

Beberapa pegawai mengalami peningkatan pendidikan dari jenjang S1/DIV ke S2

sebanyak 4 orang (13 – 9 = 4) meliputi lulus tugas belajar sebanyak 2 orang dan

tambahan mutasi masuk yang sudah berpendidikan S2 sebanyak 2 orang.

Untuk pendidikan S1/DIV mengalami penurunan dari 67 menjadi 65 terdiri dari jumlah

mutasi masuk S1/DIV sebanyak 4 orang, jumlah mutasi keluar sebanyak 10 orang

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 7 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

dan terdapat penambahan peningkatan jenjang pendidikan pegawai ijin belajar dan

lulus UPI III (DIII ke S1) sebanyak 4 orang.

Berdasarkan golongan pegawai, keseluruhan pegawai sejumlah 146 orang dapat

dirinci dalam tabel sebagai berikut:

Tabel 1.3 Jumlah Pegawai per Golongan per 31 Desember 2015

Golongan Jumlah (orang)

2015 2014

IVd 1 -

IVc 18 14

IVb 5 8

IVa 12 5

IIId 47 51

IIIc 14 16

IIIb 21 26

IIIa 18 16

IId 6 5

IIc 4 7

IIa 1 1

Total 146 149

3. Sumber Daya Keuangan

Pelaksanaan kegiatan Perwakilan BPKP DIY tahun anggaran 2015 dibiayai dari DIPA

Tahun 2015 dan dari dana yang disediakan oleh pihak ketiga (dana mitra). Jumlah

anggaran selama tahun 2015 seluruhnya sebesar Rp24.490.805.000,00 dengan realisasi

termasuk dana mitra mencapai Rp29.522.249.241,00 atau 120,54% dari anggaran.

Rincian anggaran dan realisasi keuangan tersebut nampak dalam tabel berikut:

Tabel 1.4 Anggaran dan Realisasi s.d. 31 Desember 2015

Uraian Anggaran (Rp) Realisasi

(Rp) %

Bagian Anggaran BPKP (DIPA) 24.490.805.000,00 28.942.149.241,00 98,14

Di luar Bagian Anggaran BPKP 0,00 580.100.700,00 NA

Jumlah 24.490.805.000,00 29.522.249.941,00 120,54

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 8 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

4. Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana berupa aset tetap yang ada di Perwakilan BPKP Daerah

Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2015 sebagai berikut :

Tabel 1.3 Aset Tetap per 31 Desember 2015

No. Uraian Per 31 Des 2015

(Rp) Per 31 Des 2014

(Rp) % Naik/ (Turun)

1 Tanah 25.340.460.000,00 25.340.460.000,00 0,00

2 Peralatan dan Mesin 12.380.387.072,00 12.056.937.072,00 2,68

3 Gedung dan Bangunan 20.952.370.199,00 20.851.775.199,00 0,48

4 Aset tetap lainnya 141.551.981,00 141.551.981,00 0,00

5 Konstruksi Dlm Pengerjaan 0,00 0,00 0,00

6 Akumulasi Penyusutan (15.384.105.258,00) (14.571.127.000,00) 5,57

Jumlah 43.430.663.994,00 43.819.597.252,00 (0,88)

F. SISTEMATIKA PENYAJIAN

Penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Perwakilan BPKP DIY

tahun 2015 terdiri dari empat bab.

Bab I Pendahuluan

Memuat informasi tentang latar belakang penyusunan LKj, tugas dan fungsi, aspek

strategis, gambaran kegiatan dan produk layanan, serta struktur organisasi dan sumber

daya.

Bab II Rencana dan Perjanjian Kinerja

Memuat informasi tentang Rencana Strategis tahun 2015 - 2019 dan perjanjian kinerja.

Dalam uraian tentang rencana strategis dijelaskan tentang pernyataan visi, misi, tujuan

strategis, indikator kinerja utama, serta program dan kegiatan.

Bab III Akuntabilitas Kinerja

Menguraikan capaian kinerja setiap sasaran strategis dan indikator kinerja utama beserta

analisisnya. Dalam uraian analisis capaian kinerja dijelaskan mengenai gambaran umum

setiap indikator kinerja utama, realisasi capaian, hambatan tidak tercapainya atau

dukungan tercapainya target, perbandingan realisasi indikator kinerja utama tahun 2015

dengan tahun 2014, serta perbandingan realisasi indikator kinerja utama tahun 2015

dengan target indikator kinerja utama pada akhir periode Renstra tahun 2019.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 9 -

B

ab

I

P

en

da

hu

lu

an

Ba

b

I

Pe

nd

ah

ul

ua

n

Bab IV Penutup

Menguraikan rangkuman capaian sasaran program dan rencana tindak atau langkah

strategis yang direncanakan untuk dilaksanakan dalam rangka perbaikan kinerja pada

tahun 2016.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 10 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

BAB II

RENCANA DAN PERJANJIAN KINERJA

ebagai salah satu unit kerja BPKP yang berada di daerah, Perwakilan BPKP

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan program-program yang

ditetapkan oleh BPKP. Program pada Renstra BPKP periode tahun 2015-2019

telah diselaraskan dengan program yang direstrukturisasi oleh Bappenas. Berdasarkan

restrukturisasi program tersebut, arah kebijakan pengawasan Perwakilan BPKP DIY akan

dilaksanakan dengan program pengawasan intern akuntabilitas keuangan negara dan

pembangunan nasional, pembinaan SPIP (program 06) dengan kegiatan utama

pengawasan intern atas akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dan pembangunan

nasional, pembinaan penyelenggaraan SPIP, dan pembinaan kompetensi aparat

pengawasan intern pemerintah, serta program dukungan manajemen dan pelaksanaan

tugas teknis lainnya (program 01) .

Berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara

dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian

Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi

Pemerintah, BPKP melakukan penajaman tujuan dan sasaran strategis, serta

merekonstruksi Indikator Kinerja Utama. Hal yang sama juga dilakukan oleh Perwakilan

BPKP DIY, sehingga dapat disajikan akuntabilitas pencapaian sasaran program yang

mendukung sasaran strategis. Perwakilan BPKP DIY selaku miniatur BPKP di daerah

bertindak sebagai unit pelaksana kebijakan dan program yang telah ditetapkan BPKP

Pusat, sehingga visi, misi, tujuan dan sasaran strategis mengacu pada penetapan BPKP

Pusat. Sasaran program dan sasaran kegiatan yang diamanahkan kepada Perwakilan

BPKP DIY dalam rangka mendukung pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran strategis

BPKP.

A. RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015 - 2019

Penyusunan Rencana Strategis Perwakilan BPKP DIY merupakan salah satu

amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional (SPPN). Renstra merupakan dokumen perencanaan yang

S

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 11 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan serta program dan kegiatan

Kementerian/Lembaga (K/L) dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Renstra-KL merupakan bagian dari perencanaan nasional, sehingga harus sinkron dan

mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan

mendukung pencapaian program-program prioritas pemerintah.

Gambaran singkat Renstra Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta tahun

2015-2019 adalah sebagai berikut:

1. Visi

Auditor Internal Pemerintah RI Berkelas Dunia untuk Meningkatkan

Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Nasional

Visi BPKP sebagai Auditor Internal Pemerintah RI merupakan visi yang strategis

dalam rangka meningkatkan prinsip independensi, baik in fact maupun in appearance

terhadap semua instansi di bawah Presiden yaitu kementerian, lembaga, pemerintah

daerah dan korporasi. Dengan demikian, informasi yang dihasilkan dari

proses/kegiatan pengawasan oleh BPKP diharapkan bersifat obyektif, tidak bias dan

tidak diintervensi oleh pihak-pihak lain yang menciderai penegakan prinsip

independensi.

Terdapat tiga aspek yang menunjukkan kualitas BPKP sebagai Auditor Internal

berkelas dunia yaitu aspek SDM, aspek organisasi dan aspek produk.

a. Profesionalisme Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia (SDM) BPKP wajib menerapkan due professional care

dalam setiap pelaksanaan penugasan pengawasan dan wajib memenuhi

persyaratan minimal. Kedua persyaratan tersebut biasanya ditetapkan dalam

standar pengawasan yang berlaku bagi BPKP sebagai organisasi profesi.

SDM BPKP yang memiliki kompetensi minimal dalam bidang pengawasan,

diarahkan menjadi personel yang lebih memiliki kompetensi sesuai tujuan dan

sasaran strategis BPKP. Kompetensi yang memungkinkan kemahiran profesional

dalam pelaksanaan pengawasan intern, berdasarkan standard operating procedure

(SOP) yang berlaku dan memperhatikan standar audit dari AAIPI atau IIA, dengan

quality assurance berjenjang untuk memastikan kualitas proses pelaksanaan

pengawasan.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 12 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

b. Kewenangan dan Kapabilitas Organisasi

Kewenangan BPKP dalam pengawasan program lintas di Kementerian, Lembaga

dan Pemerintah Daerah diwujudkan dengan adanya penguatan kelembagaan oleh

pemerintah dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008

tentang SPIP, Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 tentang Badan

Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta Instruksi Presiden Nomor 9

Tahun 2014 tentang Peningkatan Kualitas Sistem Pengendalian Intern dan

Keandalan Penyelenggaraan Fungsi Pengawasan Intern Dalam Rangka

Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat.

Kapabilitas BPKP sebagai organisasi pengawasan tidak lepas dari kapabilitas

sumber daya manusia dan kualitas proses pengawasan yang dilaksanakan. Dalam

upaya peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, BPKP selalu mengusahakan

peningkatan kompetensi dalam berbagai bidang terkait sehingga meningkatkan

kemampuan dalam mengidentifikasi masalah dan solusinya serta memahami

perubahan peraturan terkait dan standar baru di bidang pengawasan.

c. Leverage Rekomendasi Hasil Pengawasan

Dari sudut peran, hasil pengawasan internal BPKP dapat berupa informasi

assurance dan/atau consultancy. Informasi assurance memberikan jaminan kepada

Presiden dan pembantunya bahwa tata kelola pemerintahan atas seluruh program-

program prioritas pembangunan telah dijalankan sesuai dengan standar, aturan,

kebijakan atau instrumen operasional manajemen risiko dan governance lainnya.

Informasi consultancy berwujud rekomendasi tentang perbaikan manajemen risiko,

aktivitas pengendalian dan proses governance dalam penyelenggaraan

pemerintahan dan program pembangunan. Kualitas informasi assurance dan

rekomendasi strategis harus mempunyai daya ungkit (leverage) yang cukup

signifikan dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan program pembangunan.

2. Misi

Misi merupakan penjabaran lebih lanjut dari visi dan berisi pernyataan tentang

apa yang akan dilakukan untuk mencapai visi. Misi BPKP merupakan pengejawantahan

tugas dan fungsi yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan, terutama

sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014, Instruksi

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 13 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Presiden Nomor 9 Tahun 2014, serta Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008.

Rumusan misi BPKP adalah:

a. Menyelenggarakan Pengawasan Intern terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

dan Pembangunan Nasional guna Mendukung Tata Kelola Pemerintahan dan

Korporasi yang Bersih dan Efektif;

b. Membina Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang Efektif; dan

c. Mengembangkan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemerintah yang Profesional dan

Kompeten.

Misi pertama mengandung dua hal yaitu tugas dan manfaat BPKP. Tugas

dimaksud adalah pengawasan intern terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dan

pembangunan dengan manfaat mendukung tata kelola pemerintahan dan korporasi yang

bersih dan efektif. Pengawasan Intern Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan

Pembangunan dalam misi ini akan bermuara pada pemberian informasi assurance dan

rekomendasi atas penyelenggaraan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara/daerah

dan pembangunan nasional. Prinsip dari akuntabilitas adalah kesiapan pemerintah untuk

merespon pertanyaan masyarakat dan stakeholder lainnya tentang pelaksanaan mandat

dan penggunaan sumber daya yang diamanatkan kepada penyelenggara pemerintahan.

Dalam menggapai misi BPKP menjadi mitra kerja KLPK melalui jasa assurance

dan jasa consultancy. Jasa assurance mencakup pemberian informasi kepada Presiden

tentang capaian pelaksanaan tugas dari para mitra kerja BPKP, sedangkan jasa

consultancy berwujud rekomendasi yang mempunyai daya ungkit dalam peningkatan

kinerja KLPK. Perwujudan peran pengawasan intern tersebut sekurang-kurangnya harus

memberikan keyakinan yang memadai melalui informasi assurance atas ketaatan,

kehematan, efisiensi, dan efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan

fungsi instansi pemerintah dan sasaran pembangunan nasional. BPKP harus berperan

aktif dalam memberikan peringatan dini terhadap kemungkinan terjadinya penyimpangan

atau kecurangan, inefektivitas manajemen risiko, dan kurang memadainya kualitas proses

tata kelola penyelenggaraan pemerintahan dan risiko tidak tercapainya sasaran

pembangunan nasional dalam RPJMN 2015 - 2019.

Pengawasan intern terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dan

pembangunan diselenggarakan untuk mendukung tata kelola pemerintah yang bersih dan

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 14 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

efektif, termasuk tata kelola korporasi. Pengawasan intern BPKP diarahkan untuk

memastikan bahwa governance process dalam penyelenggaraan pemerintahan dan

pembangunan telah berjalan secara partisipatif, akuntabel, transparan dan efektif. Di

samping itu, terdapat struktur organisasi dan mekanisme yang melibatkan stakeholder

kunci dalam menetapkan dan mengawasi tujuan pemerintah dan pembangunan termasuk

korporasi. Masyarakat juga diberi akses yang cukup terhadap informasi anggaran dan

target pemerintahan dan pembangunan serta laporan pertanggungjawaban yang

memungkinkan mereka mengetahui sejauh mana tujuan pemerintahan dan pembangunan

tercapai. Dengan kerangka transparansi tersebut, para penyelenggara menyiapkan diri

untuk menjelaskan capaian targetnya dan menjelaskan jika terjadi kegagalan, alasan

kegagalan pengelolaan keuangan dan pembangunan atau menjelaskan ukuran

pencapaian efektivitas pencapaian tujuan dimaksud. Dengan menjaga partisipasi

masyarakat, transparansi dan akuntabilitas tersebut diharapkan tercipta tata kelola

pemerintahan dan korporasi yang bersih dan efektif.

Dalam misi pertama ini juga termasuk kegiatan dalam rangka membantu aparat

penegak hukum dan pemerintah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mencegah

dan mengurangi KKN, yang dilakukan dalam bentuk pengawasan investigatif, pemberian

keterangan ahli, dan perhitungan kerugian negara.

Misi kedua terkait erat dengan misi kesatu. Untuk menjamin pelaksanaan seluruh

program dan kegiatan adalah dalam rangka mencapai tujuan suatu organisasi, termasuk

organisasi pemerintahan dan pembangunan, dibutuhkan suatu sistem pengendalian intern

yang dapat memberi keyakinan memadai bahwa kegiatan berjalan efektif dan efisien,

diikuti dengan pelaporan keuangan yang handal, penanganan aset yang aman dan taat

terhadap peraturan perundang-undangan. Berdasarkan PP 60 Tahun 2008, sistem yang

dimaksud adalah SPIP. Sesuai dengan PP tersebut, BPKP diberikan mandat untuk

melakukan pembinaan penyelenggaraan SPIP. Peran BPKP dalam pembinaan SPIP

tidak terlepas dari posisi strategis BPKP yang langsung berada di bawah Presiden dan

membantu Presiden untuk memastikan tercapainya akuntabilitas kinerja Presiden.

Akuntabilitas kinerja Presiden merupakan suatu kesatuan akumulatif-integratif dari kinerja

berbagai Kementerian/Lembaga dan juga Pemerintah Daerah, sehingga perlu juga

dipastikan efektivitas penyelenggaraan SPIP pada seluruh instansi pemerintah baik di

pusat maupun daerah.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 15 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Misi ketiga juga terkait dengan misi kedua dan misi kesatu. Salah satu unsur

penting SPIP, yaitu lingkungan pengendalian, mewajibkan setiap pimpinan instansi

pemerintah untuk membentuk dan memelihara lingkungan pengendalian yang

menimbulkan perilaku positif dan kondusif untuk menerapkan budaya pengendalian di

lingkungan organisasinya. Upaya pembentukan budaya kendali ini antara lain

diselenggarakan melalui perwujudan peran aparat pengawasan intern pemerintah (APIP)

yang efektif. Untuk mewujudkan peran APIP sebagai aparat pengawasan intern

diperlukan kapabilitas untuk menjalankan tugas dan fungsinya. adalah misi pengimbang

bahwa kinerja yang berorientasi ke luar tidak akan terwujud tanpa adanya proses kerja

internal yang baik maupun proses kerja sesama APIP yang sinergis. Dengan adanya

proses kerjasama antar APIP yang sinergis diharapkan akan menghasilkan kinerja APIP

yang maksimal. Hal ini merupakan jawaban atas arahan Presiden akan perwujudan

pengawasan yang terpadu, terarah, dan memberi nilai tambah yang dapat mendukung

perwujudan kepemerintahan yang baik, bersih dan kredibel, dan berorientasikan pada

peningkatan kesejahteraan masyarakat.

3. Tujuan Strategis

Penetapan tujuan organisasi merupakan pengejawantahan visi dan misi yang

telah ditetapkan, dan berorientasi pada operasionalisasi visi dan misi. BPKP menetapkan

tiga tujuan, yaitu kondisi yang ingin dicapai oleh BPKP pada tahun 2019 yaitu:

a. Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan

Nasional yang Bersih dan Efektif;

b. Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah;

c. Peningkatan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemerintah yang Profesional dan

Kompeten.

4. Sasaran Program yang mendukung sasaran strategis BPKP

Sasaran strategis merupakan ukuran pencapaian dari tujuan dan mencerminkan

berfungsinya outcome dari semua program yang telah ditetapkan. Sasaran merupakan

penjabaran lebih lanjut dari tujuan dengan periode capaian lebih pendek yaitu paling lama

satu tahun. Sasaran strategis hanya ada di BPKP Pusat, untuk mendukung sasaran

strategis BPKP, Perwakilan BPKP DIY mendapat amanah sasaran program dengan target

disajikan pada tabel 2.1 dan tabel 2.2 sebagai berikut:

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 16 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Tabel 2.1. Indikator Kinerja Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara

dan Pembangunan Nasional, Pembinaan SPIP Tahun 2015

No Sasaran Program Indikator Kinerja Program (Outcome)

Uraian Target

1 Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Negara/daerah, dan peningkatan

kapabilitas APIP

Persentase Perbaikan Tata

Kelola, Manajemen Risiko, dan

Pengendalian Intern Pengelolaan

Keuangan Negara

40%

2 Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI

KLPK serta Meningkatnya Upaya

Pencegahan Korupsi

Persentase penerapan kelima

Unsur SPIP/ pada

K/L/Pemda/Efektivitas SPI

Korporasi secara memadai

50%

3 Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan

Intern K/L/P

Persentase Tingkat Kapabilitas

APIP Pemda (Level 3)

8,33%

Tabel 2.2. Indikator Kinerja Program

Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Tahun 2015

No Sasaran Program

Indikator Kinerja Program (Outcome)

Uraian Target (skala

likert 1-10)

1 Meningkatnya Kualitas Layanan

Dukungan Teknis pengawasan

Persepsi Kepuasan layanan

Kesesmaan

7,5

5. Indikator Kinerja Kegiatan

Sasaran program pengawasan Perwakilan BPKP DIY diharapkan dapat dicapai

melalui pelaksanaan kegiatan utama pengawasan intern akuntabilitas pengelolaan

keuangan negara, keuangan daerah dan pembangunan nasional, pembinaan

penyelenggaraan SPIP serta pembinaan kompetensi aparat pengawasan intern

pemerintah. Sasaran kegiatan tersebut terlihat pada Tabel 2.3 berikut:

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 17 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Tabel 2.3. Indikator Kinerja Kegiatan

Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembangunan Nasional, Pembinaan SPIP Tahun 2015

No Sasaran Kegiatan

Indikator Kinerja Kegiatan (Output)

Uraian Target 2015

1 Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai

Perbaikan Tatakelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern

Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah, Dan Peningkatan

Kapabilitas APIP

Jumlah Rekomendasi

Hasil Pengawasan

122

2 Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai

Perbaikan Tatakelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern

Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah, Dan Peningkatan

Kapabilitas APIP

Jumlah Rekomendasi

Hasil Pembinaan

SPI/SPIP

5

3 Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai

Perbaikan Tatakelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern

Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah, Dan Peningkatan

Kapabilitas APIP

Jumlah Rekomendasi

Pembinaan Kapabilitas

Pengawasan Intern

K/L/P

2

Jumlah 129

Pencapaian sasaran program pengawasan, didukung oleh kegiatan dan sasaran kegiatan

dukungan pengawasan sebagaimana terlihat pada Tabel 2.4

Tabel 2.4. Indikator Kinerja Kegiatan

Program Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Tahun 2015

No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan (Output)

Uraian Target 2015

1 Tersedianya Dukungan Manajemen

dan Pelaksanaan Tugas Teknis

Lainnya Dalam Mencapai

Kepuasan Layanan

Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan

Perlengkapan serta Pembayaran

Gaji/Tunjangan

12

layanan

Fasilitas Dukungan Manajemen Perwakilan

BPKP

60

laporan

2 Termanfaatkannya Aset Secara

Optimal Dalam Mencapai

Kepuasan Layanan

Pengadaan dan Penyaluran Sarana dan

Prasarana

40 unit

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 18 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

6. Program dan Kegiatan

Kebijakan dan program serta kegiatan dalam Renstra Perwakilan BPKP DIY

didasarkan pada mandat yang diperoleh dari Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun

2008 tentang SPIP, Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 tentang Badan

Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun

2014 tentang Peningkatan Kualitas Sistem Pengendalian Intern dan Keandalan

Penyelenggaraan Fungsi Pengawasan Intern Dalam Rangka Mewujudkan Kesejahteraan

Masyarakat.

Penyusunan sasaran program dan kegiatan Renstra Perwakilan BPKP DIY tahun

2015-2019 mengacu kepada sasaran program dan kegiatan Renstra BPKP 2015-2019

yang berpedoman pada kebijakan restrukturisasi program dan kegiatan yang diterapkan

dalam penyusunan RPJMN tahun 2015-2019. Program didefinisikan sebagai instrumen

kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh K/L untuk mencapai

sasaran dan tujuan serta memperoleh alokasi anggaran, dan/atau kegiatan masyarakat

yang dikoordinasikan oleh K/L. Terdapat dua jenis program, yakni program pengawasan

dan program dukungan pengawasan. Program pengawasan BPKP ditujukan dalam

rangka program pengawasan intern akuntabilitas keuangan negara dan pembinaan

penyelenggaraan SPIP, sedangkan program dukungan pengawasan merupakan program

dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya.

1. Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara Dan Pembangunan

Nasional, dan Pembinaan SPIP dengan anggaran tahun 2015 sejumlah

Rp3.413.575.000,00.

2. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya dengan

anggaran tahun 2015 sejumlah Rp26.077.230.000,00.

Dari kedua program tersebut selanjutnya disusun kegiatan-kegiatan. Kegiatan

merupakan bagian dari program yang dilaksanakan oleh satuan kerja setingkat eselon 2

yang terdiri dari sekumpulan tindakan pengerahan sumber daya berupa personil, barang

modal termasuk peralatan dan teknologi, dana dan atau kombinasi dari beberapa atau

kesemua jenis sumber daya tersebut sebagai masukan (input) untuk menghasilkan

keluaran (output) dalam bentuk barang/jasa. Program dan kegiatan yang dilaksanakan

oleh Perwakilan BPKP DIY dalam rangka mendukung pencapaian sasaran strategis

BPKP tahun 2015 disajikan dalam Tabel 2.5.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 19 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Tabel 2.5. Program, Sasaran Program, dan Kegiatan

Program Sasaran Program Kegiatan Pengawasan

1.

Program

Pengawasan

Intern

Akuntabilitas

Keuangan

Negara Dan

Pembangunan

Nasional,

Pembinaan

SPIP

A. Perbaikan

Pengelolaan

Keuangan

Negara/Daerah,

Dan Peningkatan

Kapabilitas APIP

Audit atas Laporan Keuangan Proyek PHLN

Audit Kekurangan Pembayaran Tunjangan Profesi Guru

Audit Kinerja Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Audit Operasional BOS Pendidikan Menengah

(Kemendikbud dan Kemenag)

Audit Pengelolaan PNBP Pada Ditjen Pengendalian

Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan

Audit Pengelolaan PNBP Pada Kementerian Komunikasi

Dan Informatika

Evaluasi Penanggulangan Bencana

Evaluasi Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang

Rampasan Negara

Evaluasi/Audit Operasional Bidik Misi dan Bantuan

Operasional PTN Kemenristek dan Dikti

Evaluasi/Monitoring Penyerapan Anggaran

Kementerian/Lembaga

Joint Audit Operasional pada KPU

Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan pada

Bawaslu

Pengawasan Program Indonesia Pintar

Pengawasan Program Pembangunan Infrastruktur

Perdesaan (PPIP)

Pengawasan Program Perlindungan Sosial

Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Pelaporan Keuangan

Asistensi/Bimtek Pengelolaan Keuangan dengan

Aplikasi SIMDA

Asistensi/Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

Asistensi/Bimtek Reviu LKPD Berbasis Akrual

Evaluasi Penyusunan dan Penetapan APBD

Evaluasi SAKIP

Kinerja Pelayanan Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 20 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Program Sasaran Program Kegiatan Pengawasan

Kinerja Pelayanan Pemda Bidang Perhubungan/

Kemaritiman

Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

Kompilasi LKPD dan Analisis Kinerja Keuangan Pemda

Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK –

BPKP

Pencegahan/ Pemberantasan Korupsi dalam PBJ dan

Peningkatan Kinerja

Pengawasan atas Advance Payment DAK

Reimbursement

Pengawasan atas DAK, DAU, DBH

Pengawasan atas Kepemilikan, Pemanfaatan dan

Pengelolaan Aset Public Private Patnership (P3)

Daerah

Pengawasan Atas Lintas Sektoral Dengan Fokus (Per

Tahun :Kemiskinan, Ketahanan Pangan, Percepatan

Dan Pemerataan Pembangunan/Infrastruktur (MP3EI),

Ketahanan Energi, Maritim, Infrastruktur )

Pengawasan atas Pendapatan Asli Daerah

Probity Audit Pengadaan Barang dan Jasa

Asistensi/Bimtek Pengembangan dan Penerapan GCG

di Perusda/PDAM

Asistensi/Bimtek Implementasi SIA BLUD pada

PSD/PKM BLUD

Asistensi/Bimtek Penyusunan Pedoman PBJ

RSUD/Puskesmas BLUD

Asistensi/Bimtek Penyusunan RSB dan RBA pada

RSD/PKM BLUD

Audit/Evaluasi Kinerja PDAM

Bimtek/Asistensi Manajemen Aset dan Corporate Plan

PDAM

Bimtek/Asistensi Penyusunan Pedoman Tata Kelola

pada RSD/Puskesmas BLUD

Evaluasi Kinerja RSD BLUD

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 21 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Program Sasaran Program Kegiatan Pengawasan

Evaluasi Sistem Pengendalian Intern PDAM Berbasis

COSO

Evaluasi/Bimtek Pengembangan dan Penerapan SIA

dan Billing System PDAM

Pembinaan SPI Korporasi

Penyusunan Profil BUMD

Audit dalam Rangka Penghitungan Kerugian Keuangan

Negara pada BUMN/BUMD

Audit dalam Rangka Penghitungan Kerugian Keuangan

Negara pada K/L/IPP/IPD

Audit Investigatif pada BUMN/BUMD

Audit Investigatif pada K/L/IPP/IPD

Audit Klaim

Audit Penyesuaian Harga

Evaluasi Hambatan Kelancaran Pembangunan

Fraud Control Plan

Kajian Hasil Pengawasan

Koordinasi Hasil Pengawasan

Pemberian Keterangan Ahli

Sosialisasi Program Anti Korupsi

Penilaian Risiko pada KPU

Peningkatan Kualitas LAKIP

2. Meningkatnya

Kualitas

Penerapan SPI

KLPK serta

Meningkatnya

Upaya

Pencegahan

Korupsi

Penataan Sisdur PBJ di Tingkat Pemda

Pengendalian pengadaan barang/jasa melalui

Pelaksanaan Probity Audit

Pembinaan SPIP Pemda (RTP, sosialisasi, Monitoring)

2. Penilaian Maturitas Pemda

3. Meningkatnya

Kapabilitas

Pengawasan

Intern K/L/P

Bimbingan Teknis Kapabilitas APIP Pemda

Evaluasi Kapabilitas APIP

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 22 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Program Sasaran Program Kegiatan Pengawasan

2.

Program

Dukungan

Manajemen Dan

Pelaksanaan

Tugas Teknis

Lainnya

Meningkatnya

Kualitas Layanan

Dukungan Teknis

pengawasan

Pelayanan Pengelolaan Data dan Teknologi Informasi

Pembinaan JFA pada K/L/Pemda

Perencanaan Program dan Pengendalian

Pemantauan, Analisis, dan Evaluasi

Perencanaan, Pembinaan dan Manajemen

Kepegawaian

Akuntansi/Laporan Keuangan dan Barang Milik Negara

Fasilitasi Dukungan Manajemen BPKP

B. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

Sesuai Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014, perjanjian kinerja (PK) merupakan suatu

dokumen pernyataan kinerja/kesepakatan kinerja/perjanjian kinerja antara atasan dan

bawahan untuk mewujudkan target kinerja tertentu berdasarkan pada sumber daya yang

dimiliki oleh instansi.

Perjanjian kinerja dimanfaatkan pimpinan BPKP untuk memantau dan

mengendalikan pencapaian kinerja organisasi, sebagai dasar melaporkan capaian

realisasi kinerja dalam laporan kinerja instansi pemerintah, dan menilai keberhasilan atau

kegagalan organisasi.

Perjanjian kinerja Perwakilan BPKP DIY tahun 2015 memuat sasaran program

dan sasaran kegiatan, indikator kinerja program dan kegiatan, serta target dan anggaran.

Target kinerja merepresentasikan komitmen pimpinan dan seluruh pegawai untuk

mencapai hasil yang diinginkan dari setiap sasaran program sesuai indikator kinerja

program yang bersifat outcome.

Dokumen Penetapan Kinerja Perwakilan BPKP DIY tahun 2015 memuat empat

indikator kinerja program dan lima indikator kinerja kegiatan berupa rekomendasi strategis

dan persepsi kepuasan yang dirinci dalam tabel 2.6 sebagai berikut:

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 23 -

B

ab

I

I

Re

nc

an

a

da

n

Pe

rj

an

ji

an

K

in

er

ja

Ba

b

II

R

en

ca

na

d

an

P

er

ja

nj

ia

n

Ki

ne

rj

a

Tabel 2.6. Perjanjiaan Kinerja Tahun 2015

SASARAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA Satuan Target Tahun

2015

A Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara Persentase Perbaikan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Intern Pengelolaan Keuangan Negara

% 40

A.1 Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan system pengendalian intern pengelolaan keuangan negara / daerah dan peningkatan kapabilitas APIP

A.1.1 Rekomendasi Hasil Pengawasan Rekomendasi

122

B Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI K/L/P/K serta meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi

Persentase penerapan kelima unsur SPIP pada K/L/Pemda/Efektivitas SPI Korporasi secara memadai

% 50

B.1 Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan system pengendalian intern pengelolaan keuangan negara / daerah dan peningkatan kapabilitas APIP

B.1.1 Rekomendasi Pembinaan Penyelenggaraan SPIP/SPI

Rekomendasi

5

C Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P

Persentase Tingkat Kapabilitas APIP Pemda (Level 3)

% 8,33

C.1 Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan system pengendalian intern pengelolaan keuangan negara / daerah dan peningkatan kapabilitas APIP

C.1.1 Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas APIP

Rekomendasi

2

Jumlah (A+B+C) Rp 3.413.575.000

D Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis Pengawasan

Persepsi Kepuasan Layanan Kesesmaan Skala likert 1-

10

7,50

D.1. Tersedianya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya dalam mencapai kepuasan layanan

D.1.1 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP

Laporan 60

D.2. Termanfaatkannya Aset secara optimal dalam mencapai kepuasan layanan kesesmaan

D.2.1 Tersedianya Alat Pengolah Data Perwakilan BPKP

Unit 33

D.2.2 Tersedianya Sarana Dan Prasarana Perwakilan BPKP

Unit 7

D.2.3 Tersedianya Rehabilitasi Kantor Perwakilan BPKP

M2 272

Anggaran Pelaksanaan Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan SPIP

Rp 377.394.000

Anggaran Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan Perlengkapan serta Pembayaran Gaji/Tunjangan BPKP

Rp 24.351.938.000

Anggaran Fasilitas Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP Rp 702.370.000

Anggaran Pengadaan dan Penyaluran Sarana dan Prasarana Rp 645.528.000

JUMLAH D Rp 26.077.230.000

TOTAL 29.490.805.000

.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 24 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

A. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI

ujuan dan sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam dokumen Renstra

menjadi ukuran perwujudan akuntabilitas kinerja suatu instansi pemerintah.

Tujuan dan sasaran strategis Perwakilan BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta

(DIY) mengacu pada tujuan dan sasaran strategis BPKP merupakan ukuran pencapaian

dari tujuan dan mencerminkan berfungsinya outcome dari semua program yang telah

ditetapkan, sehingga capaian kinerja tujuan strategis dinilai berdasarkan capaian sasaran

strategis. Untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran strategis BPKP, Perwakilan

BPKP DIY bertanggung jawab atas pencapaian sasaran program dan sasaran kegiatan

sesuai dengan lingkup wilayah kerjanya.

Tahun 2015 merupakan tahun awal dalam periode Renstra Perwakilan BPKP DIY

tahun 2015 – 2019, sehingga capaian sasaran program tahun 2015 akan berkontribusi

pada keberhasilan pencapaian tujuan strategis BPKP. Pengukuran capaian sasaran

program dilakukan dengan membandingkan antara realisasi kinerja outcome dengan

target yang diperjanjikan dalam dokumen penetapan kinerja tahun 2015. Perwakilan

BPKP DIY melaksanakan program dan kegiatan yang mendukung sasaran strategis

BPKP Pusat dengan empat sasaran program yang didukung lima sasaran kegiatan

beserta indikator kinerja dan targetnya.

Pengukuran capaian kinerja program dan kegiatan meliputi identifikasi atas

persentase outcome yang diukur berdasarkan indikator kinerja program (IKP) dan

indikator kinerja kegiatan (IKK) masing-masing, antara lain diperoleh dari persentase

tindak lanjut dari realisasi rekomendasi strategis dan membandingkannya dengan target

outcome yang ditetapkan. Selanjutnya dilakukan analisis yang lebih mendalam terhadap

capaian kinerja program dan kegiatan yang tidak mencapai target untuk mengetahui

24actor penyebab sebagai bahan penetapan strategi peningkatan kinerja pada tahun

2016 dan atau tahun-tahun selanjutnya (performance improvement).

T

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 25 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Hasil pengukuran terhadap 4 IKP dan 5 IKK Perwakilan BPKP DIY tahun 2015

yang menunjukkan capaian sasaran program dan sasaran kegiatan secara ringkas

disajikan pada Tabel 3.1 berikut ini.

Tabel 3.1 Capaian Kinerja Sasaran Program dan Sasaran Kegiatan Tahun 2015

No. Sasaran Program/Kegiatan dan Indikator Kinerja Capaian

(%)

SP.1 Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara

IKP.1 Persentase Perbaikan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian

Intern Pengelolaan Keuangan Negara

100%

SK.1 Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai Perbaikan Tata

Kelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern Pengelolaan Keuangan

Negara/Daerah, dan Peningkatan Kapabilitas APIP

IKK.1 Rekomendasi Hasil Pengawasan 100%

IKK.1.1 Rekomendasi Perbaikan Akuntabilitas Pelaporan 100%

IKK.1.2 Rekomendasi Perbaikan Kebijakan dan Tata Kelola Kebendaharaan Umum

Negara

100%

IKK.1.3 Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Korporasi 100%

IKK.1.4 Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Keuangan Daerah 100%

IKK.1.5 Rekomendasi Perbaikan Kinerja Program Pembangunan Pusat, Daerah,

dan Korporasi

100%

IKK.1.6 Rekomendasi Perbaikan Kelancaran Pembangunan 0%

IKK.1.7 Rekomendasi Keinvestigasian 72%

IKK.1.8 Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi K/L 100%

IKK.1.9 Rekomendasi Perbaikan Perbaikan SPI Korporasi 100%

SP.2 Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK Serta Meningkatnya

Upaya Pencegahan Korupsi

IKP.2 Persentase Penerapan Kelima Unsur SPIP Pada K/L/Pemda/Efektifitas SPI

Korporasi Secara Memadai

100%

SK.2 Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai Perbaikan Tata

Kelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern Pengelolaan Keuangan

Negara/Daerah, dan Peningkatan Kapabilitas APIP

IKK.2.1 Rekomendasi Pembinaan Penyelenggaraan SPIP/SPI K/L 100%

IKK.2.2 Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Program Prioritas

Nasional

100%

IKK.2.3 Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Pemda 100%

SP.3 Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P

IKP.3 Persentase Tingkat Kapabilitas APIP Pemda (Level 3) 0%

SK.3 Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai Perbaikan Tata

Kelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern Pengelolaan Keuangan

Negara/Daerah, dan Peningkatan Kapabilitas APIP

IKK.3.1 Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda 100%

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 26 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

No. Sasaran Program/Kegiatan dan Indikator Kinerja Capaian

(%)

SP.4 Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis Pengawasan

IKP.4 Persepsi Kepuasan Layanan 100%

SK.4.1 Tersedianya Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis

Lainnya Dalam Mencapai Kepuasan Layanan

IKK.4.1.1 Jumlah Layanan Perkantoran 100%

IKK.4.1.2 Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP 100%

SK.4.2 Termanfaatkannya Aset Secara Optimal Dalam Mencapai Kepuasan

Layanan Ketatausahaan Perwakilan BPKP

IKK.4.2.1 Tersedianya Alat Pengolahan Data Perwakilan BPKP 100%

IKK.4.2.2 Tersedianya Sarana dan Prasarana Perwakilan BPKP 100%

IKK.4.2.3 Tersedianya Rehabilitasi Perwakilan BPKP 100%

Uraian lebih lengkap tentang capaian kinerja program dan kegiatan beserta realisasi

anggaran dapat dilihat pada lampiran 1.

B. ANALISIS CAPAIAN KINERJA

Dalam rangka mendukung pencapaian tujuan dan sasaran strategis BPKP,

Perwakilan BPKP DIY telah melaksanakan empat sasaran program dan lima sasaran

kegiatan yang diuraikan berikut ini.

Sasaran Program 1

Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara

Perbaikan pengelolaan keuangan negara dalam rangka meningkatan kualitas

akuntabilitas pengelolaan keuangan dan pembangunan nasional yang bersih dan efektif

menjadi salah satu sasaran program yang harus dicapai Perwakilan BPKP DIY pada akhir

periode Renstra tahun 2015 – 2019.

Sasaran program “Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara” merupakan perwujudan

peran pengawasan intern Perwakilan BPKP DIY dalam rangka memberikan keyakinan

yang memadai melalui informasi assurance atas ketaatan, kehematan, efisiensi, dan

efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah dan

sasaran pembangunan nasional di samping consultancy sebagai pengungkit bagi

peningkatan tata kelola, manajemen risiko, dan proses pengendalian intern.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 27 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Sasaran program “Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara” dilengkapi satu indikator

kinerja yaitu “Persentase Perbaikan Tata Kelola, Manajemen Risiko, Dan Pengendalian

Intern Pengelolaan Keuangan Negara” yang diukur dengan menghitung persentase

perbaikan/tindak lanjut yang telah dilaksanakan berdasarkan rekomendasi hasil

pengawasan yang disampaikan BPKP.

Realisasi outcome dari indikator kinerja sasaran program “Perbaikan pengelolaan

Keuangan Negara” tahun 2015 sebesar 68% atau mencapai 100% dari target periode

yang sama sebesar 40%. Realisasi sebesar 68% merupakan perbaikan tata kelola yang

terjadi sebanyak 94 tindak lanjut atas 138 rekomendasi yang disampaikan. Rincian

realisasi rekomendasi dan jumlah tindak lanjut perbaikan tata kelola per bidang disajikan

pada tabel 3.2 berikut.

Tabel 3.2 Realisasi dan Tindak Lanjut Rekomendasi Strategis Per Bidang Tahun 2015

Bidang Rekomendasi Strategis

Realisasi Tindak Lanjut

Instansi Pemerintah Pusat (IPP) 20 10

Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) 35 27

Akuntan Negara (AN) 34 12

Investigasi (INV) 49 45

Program, Pelaporan dan Pembinaan APIP (P3A) - -

Jumlah 138 94

Perbaikan tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian intern yang terjadi di tahun

2015 antara lain:

a. Implementasi SAP berbasis akrual meliputi mapping kode rekening, melengkapi data

BMD untuk memenuhi system requirement SIMDA BMD, menyempurnakan

penatausahaan pendapatan, piutang, dan hutang

b. Penyusunan Peraturan Bupati tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan percontohan

(piloting) implementasi aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) dalam pengelolaan

keuangan desa

c. Penyusunan laporan keuangan RSUD Kabupaten Kebumen telah menggunakan

aplikasi SIA BLUD sehingga lebih efektif dan efisien

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 28 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

d. Melakukan perubahan sistim operasi suplai air antar sumber, untuk mengoptimalkan

kontinuitas aliran kepelanggan PDAM Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul

Realisasi indikator kinerja program “Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara” tahun

2015 sebesar 68% atau 100% dibanding target tahun 2019 sebesar 60% memperlihatkan

realisasi indikator kinerja telah memuaskan, harus dipertahankan dan ditingkatkan di

masa yang akan datang.

Pencapaian target indikator kinerja program tahun 2015 didukung anggaran dana sebesar

Rp3.028.997.554,00 dengan realisasi sebesar Rp2.860.130.304,00 atau mencapai 94%

dari anggaran. Sumber daya manusia yang mendukung pencapaian target indikator

kinerja program sebanyak 12.114 OH atau 74% dari rencana tahun 2015 sebanyak

16.165 OH.

Dari sisi penggunaan dana, indikator kinerja sasaran program “Perbaikan pengelolaan

Keuangan Negara” telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator

kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian

dana sebesar 94%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), indikator kinerja indikator kinerja

program Perbaikan pengelolaan Keuangan Negara” telah dicapai secara efisien. Kondisi

ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi

dibandingkan dengan capaian OH sebesar 74%.

Efisiensi penggunaan dana dan SDM dapat dicapai seiring dengan upaya Perwakilan

BPKP DI Yogyakarta melakukan optimalisasi penggunaan dana dan SDM untuk

memenuhi permintaan mitra kerja terkait kegiatan assurance maupun consultancy.

Sasaran Kegiatan 1

Tersedianya informasi pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah dan peningkatan kapabilitas APIP

Sasaran program “Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara” dihasilkan melalui

pencapaian sasaran kegiatan “Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai

Perbaikan Tatakelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern Pengelolaan Keuangan

Negara/Daerah, Dan Peningkatan Kapabilitas APIP” dengan indikator kinerja

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 29 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

“Rekomendasi Hasil Pengawasan”. Realisasi rekomendasi hasil pengawasan yang

dihasilkan tahun 2015 sebanyak 138 RS atau mencapai 100% dari target 122 RS.

Realisasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan audit, evaluasi, bimtek, asistensi pada 12

pemerintah daerah kabupaten/kota, dan BUMN/BUMD di wilayah kerja Perwakilan BPKP

DIY. Rekomendasi tersebut didukung dengan realisasi penugasan sebanyak 632 PP atau

200% dari target PKPT sebanyak 315 PP.

Indikator kinerja kegiatan “Rekomendasi Hasil Pengawasan” Perwakilan BPKP DIY

didukung oleh sembilan subindikator kinerja kegiatan, dengan uraian berikut ini.

a. Rekomendasi Perbaikan Akuntabilitas Pelaporan

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan akuntabilitas pelaporan

sebanyak 25 rekomendasi atau mencapai 100% dari target sebanyak tiga

rekomendasi. Realisasi tersebut antara lain didukung dengan pelaksanaan

penugasan pengawasan (PP) berupa:

1) Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Pelaporan Keuangan

2) Asistensi/bimtek pengelolaan keuangan dengan aplikasi SIMDA

3) Asistensi/bimtek penyusunan rencana aksi hasil temuan BPK

4) Asistensi/bimtek reviu LKPD berbasis akrual

5) Pendampingan penyusunan revisi Perkada kebijakan akuntansi

6) Penyusunan database permasalahan aset daerah

7) Bimtek perencanaan pembangunan daerah

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan realisasi dana

senilai Rp307.602.408,00 atau mencapai 100% dari anggaran sebesar

Rp297.744.890,00 dan dengan SDM sebanyak 2.100 OH atau mencapai 100% dari

rencana tahun 2015 sebanyak 1.284 OH.

Dari sisi penggunaan dana dan SDM, subindikator kinerja sasaran kegiatan

rekomendasi perbaikan akuntabilitas pelaporan telah dicapai secara efisien. Kondisi

ini terlihat pada capaian indikator kinerja tahun 2015 secara maksimal dicapai 100%

dengan dukungan maksimal capaian dana dan OH sebesar 100%.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 30 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Pendukung tercapainya subindikator kegiatan secara efisien adalah upaya

optimalisasi pemanfaatan dana dan SDM, terutama dalam memenuhi permintaan

mitra kerja yang penugasan terkait tidak direncanakan di awal tahun.

b. Rekomendasi Perbaikan Kebijakan dan Tata Kelola Kebendaharaan Umum

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan kebijakan dan tata

kelola kebendaharaan umum sebanyak delapan rekomendasi atau mencapai 100%

dari target sebanyak delapan rekomendasi.

Realisasi tersebut didukung dengan jumlah realisasi penugasan pengawasan (PP)

tahun 2015 sebanyak 68 PP atau 100% dari target 49 PP, antara lain adalah:

1) Reviu laporan keuangan RSUD Kabupaten Kebumen Tahun 2014.

2) Pendampingan penyusunan laporan keuangan tahun 2014 pada RSUD Majenang.

3) Reviu laporan keuangan BLUD Puskesmas Tahun 2014 pada Dinas Kesehatan

Kota Magelang.

4) Reviu laporan keuangan RSUD Muntilan Tahun 2014.

5) Bimtek penyusunan laporan keuangan BLUD Triwulan I Tahun 2015 pada 27 UPT

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

6) Bimtek tata kelola keuangan pada UPT Pusat Bisnis Dinas Pengelolaan Pasar Kota

Yogyakarta.

7) Bimtek penyusunan neraca awal BLUD UPTD di lingkungan Dinas Kesehatan

Kabupaten Bantul.

8) Audit atas laporan keuangan proyek PHLN.

9) Audit atas pengelolaan PNBP pada BPN.

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp383.438.496,00 atau mencapai 83% dari anggaran sebesar Rp458.476.400,00 dan

dengan SDM sebanyak 1.611 OH atau mencapai 54% dari rencana tahun 2015

sebanyak 2.971 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan kebijakan dan tata kelola kebendaharaan umum telah dicapai secara

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 31 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar

100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian dana sebesar 83%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan kebijakan dan tata kelola kebendaharaan umum

telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan

tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian OH sebesar 54%.

Efisiensi penggunaan dana dan SDM dapat dicapai karena Perwakilan BPKP DIY

melakukan optimalisasi penggunaan dana dan SDM untuk memenuhi permintaan

mitra kerja yang melebihi PKPT tahun 2015

c. Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Korporasi

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan kebijakan korporasi

sebanyak enam rekomendasi atau mencapai 100% dari target sebanyak enam

rekomendasi.

Realisasi tersebut didukung dengan jumlah realisasi penugasan pengawasan (PP)

tahun 2015 sebanyak 20 PP atau 100% dari target 12 PP, yang antara lain adalah:

1) Monitoring dan Evaluasi SIA PDAM Kabupaten Kebumen

2) Monitoring Implementasi SIA PDAM Kabupaten Sleman

3) Monitoring Implementasi SIA PDAM pada PDAM Kabupaten Gunungkidul

4) Pendampingan Penyusunan Code of Corporate Governance PDAM Kabupaten

Klaten

5) Reviu Corporate Plan PDAM Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012 – 2016

6) Reviu atas Laporan Verifikasi Hibah Air Minum di Kabupaten Bantul

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp89.930.803,00 atau mencapai 48% dari anggaran sebesar Rp187.243.000,00 dan

dengan SDM sebanyak 512 OH atau mencapai 86% dari rencana tahun 2015

sebanyak 593 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan kebijakan korporasi telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 32 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100% dengan capaian dana

sebesar 48%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan kebijakan korporasi telah dicapai secara efisien.

Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100%

dengan capaian OH sebesar 86%.

Efisiensi penggunaan dana dan SDM dapat dicapai karena Perwakilan BPKP DIY

melakukan optimalisasi penggunaan dana dan SDM untuk memenuhi permintaan

mitra kerja yang melebihi PKPT tahun 2015.

d. Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Keuangan Daerah

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan kebijakan keuangan

daerah sebanyak empat rekomendasi atau mencapai 100% dari target sebanyak

empat rekomendasi.

Realisasi tersebut didukung dengan penugasan pengawasan sebanyak 77 PP yang

antara lain adalah sebagai berikut.

1) Pengawasan atas advance payments DAK reimbursement

2) Pengawasan atas DAK

3) Evaluasi kerjasama pemanfaatan aset daerah

4) Pengawasan atas pendapatan asli daerah

5) Evaluasi penyerapan anggaran Pemda.

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp392.211.390,00 atau mencapai 86% dari anggaran sebesar Rp455.108.598,00 dan

dengan SDM sebanyak 1.593 OH atau mencapai 51% dari rencana tahun 2015

sebanyak 3.077 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan kebijakan keuangan daerah telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat

dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan

dengan capaian dana sebesar 86%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan kinerja program telah efisien. Kondisi ini terlihat dari

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 33 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan

capaian OH sebesar 51%.

Efisiensi dapat dicapai terutama sehubungan kegiatan monitoring DAK dilaksanakan

mendekati akhir tahun anggaran, sehingga waktu yang tersedia untuk merealisasi

lebih pendek dari rencana.

e. Rekomendasi Perbaikan Kinerja Program Pembangunan Pusat, Daerah, dan

Korporasi

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan kinerja program

pembangunan pusat, daerah dan korporasi sebanyak 36 rekomendasi atau mencapai

100% dari target sebanyak 30 rekomendasi.

Realisasi tersebut didukung dengan jumlah realisasi penugasan pengawasan (PP)

tahun 2015 sebanyak 164 PP atau mencapai 100% dari target 97 PP, dengan

penugasan pengawasan antara lain sebagai berikut:

1) Audit kinerja pada PDAM Kabupaten Klaten Tahun 2014

2) Evaluasi Kinerja RSUD Muntilan Kabupaten Magelang Tahun 2014

3) Assessment Good Corporate Governance (GCG) pada PT Taman Wisata Candi

Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Tahun 2014

4) Validasi dan Kompilasi Hasil Pengawasan atas Peran BUMN dalam Mendukung

Program Ketahanan Pangan Nasional di Semarang

5) Audit Kekurangan Pembayaran Tunjangan Profesi Guru TK Non PNS TA 2014.

Evaluasi Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara

6) Pengawasan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP)

7) Asistensi/bimtek pengelolaan keuangan desa;

8) Audit kinerja pelayanan pemda bidang kesehatan;

9) Audit kinerja pelayanan pemda bidang perhubungan/kemaritiman;

10) Probity audit pengadaan barang dan jasa

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp1.077.783.333,00 atau mencapai 100% dari anggaran sebesar Rp953.597.635,00

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 34 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

dan dengan SDM sebanyak 4.458 OH atau mencapai 78% dari rencana tahun 2015

sebanyak 5.672 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan kinerja program pembangunan pusat, daerah dan korporasi telah dicapai

secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015

tercapai 100% dan didukung capaian dana sebesar 100%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan kinerja program pembangunan pusat, daerah dan

korporasi telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja

kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian OH

sebesar 78%.

Efisiensi penggunaan dana dan SDM dapat dicapai karena Perwakilan BPKP DIY

melakukan optimalisasi penggunaan dana dan SDM untuk memenuhi permintaan

mitra kerja yang melebihi PKPT tahun 2015.

f. Rekomendasi Perbaikan Kelancaran Pembangunan

Target rekomendasi perbaikan kelancaran pembangunan sebanyak empat

rekomendasi tidak terealisasi atau mencapai 0% dari target.

Belum tercapainya target rekomendasi perbaikan kelancaran pembangunan,

disebabkan tidak ada hambatan kelancaran pembangunan dalam tahun 2015 yang

memenuhi syarat untuk dievaluasi sebagaimana yang ditentukan dalam Peraturan

Deputi Kepala BPKP Nomor 1 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Hambatan

Kelancaran Pembangunan, baik berdasarkan permintaan mitra kerja maupun dari

pengembangan penugasan yang dilakukan selama tahun 2015.

g. Rekomendasi Keinvestigasian

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi keinvestigasian sebanyak 34

rekomendasi atau mencapai 72% dari target sebanyak 47 rekomendasi.

Realisasi rekomendasi tersebut didukung dengan realisasi penugasan pengawasan

sebanyak 34 PP, antara lain berupa:

1) Audit investigatif

2) Audit dalam rangka perhitungan kerugian keuangan negara

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 35 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

3) Pemberian keterangan ahli dalam perkara penyimpangan pengelolaan keuangan

negara yang merugikan keuangan negara

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp89.369.488,00 atau mencapai 59% dari anggaran sebesar Rp149.568.000,00 dan

dengan SDM sebanyak 406 OH atau mencapai 51% dari rencana tahun 2015

sebanyak 796 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

keinvestigasian telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator

kinerja tahun 2015 sebesar 72% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian dana

sebesar 59%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi keinvestigasiantelah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat

dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 72% lebih tinggi dibandingkan

dengan capaian OH sebesar 51%.

Efisiensi penggunaan dana dan sumber daya manusia disebabkan efisiensi

penggunaan anggota tim dalam penugasan lebih sedikit dari yang direncanakan.

h. Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi K/L

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan pencegahan korupsi

K/L sebanyak sebelas rekomendasi atau telah tercapai 100% dari target sebanyak

tujuh rekomendasi.

Realisasi kinerja kegiatan didukung dengan penugasan pengawasan sebanyak

sebelas PP, antara lain berupa:

1) Sosialisasi fraud control plan;

2) Diagnostic assessment fraud control plan;

3) Bimbingan teknis fraud control plan

4) Evaluasi fraud control plan;

5) Sosialisasi program anti korupsi; dan

6) Kajian peraturan tentang bantuan sosial

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp338.198.158,00 atau mencapai 100 % dari anggaran sebesar Rp336.715.000,00.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 36 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

dan dengan SDM sebanyak 610 OH atau mencapai 100 % dari rencana tahun 2015

sebanyak 516 OH.

Dari sisi penggunaan dana dan SDM, subindikator kinerja sasaran kegiatan

rekomendasi perbaikan pencegahan korupsi K/L telah dicapai secara efisien. Kondisi

ini terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 tercapai maksimal 100% yang

didukung dengan capaian dana dan SDM sebesar 100%.

Efisiensi penggunaan sumber daya manusia disebabkan penggunaan anggota tim

dalam penugasan kurang dari yang direncanakan. Dalam perencanaan penugasan

jumlah anggota tim direncanakan dua orang tetapi realisasinya hanya satu orang.

i. Rekomendasi Perbaikan SPI Korporasi

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan SPI Korporasi

sebanyak 14 rekomendasi atau telah tercapai 100% dari target sebanyak 13

rekomendasi.

Realisasi tersebut antara lain didukung dengan pelaksanaan kegiatan pengawasan

berupa koordinasi hasil pengawasan dengan jumlah keseluruhan penugasan

pengawasan (PP) sebanyak 49 PP.

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp181.596.228,00atau mencapai 96% dari anggaran sebesar Rp189.000.000,00 dan

dengan SDM sebanyak 824 OH atau mencapai 86% dari rencana tahun 2015

sebanyak 956 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan SPI Korporasi telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian

indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian

dana sebesar 96%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan SPI Korporasi telah dicapai secara efisien. Kondisi

ini terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi

dibandingkan dengan capaian OH sebesar 86%.

Efisiensi dapat dicapai karena kegiatan pendukung yang direncanakan dalam PKPT

sebanyak tiga kegiatan hanya direalisasi satu kegiatan.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 37 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Sasaran Program 2

Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK serta Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi

Pengawasan Intern terkait dengan peningkatan kualitas penerapan SPI KLPK dan

peningkatan upaya pencegahan korupsi, akan bermuara pada pemberian rekomendasi

atas perbaikan kualitas penyelenggaraan SPIP pada KLP dan program prioritas nasional.

Sasaran program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK Serta Meningkatnya

Upaya Pencegahan Korupsi” merupakan perwujudan peran pengawasan intern oleh

Perwakilan BPKP DIY dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bagi

tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan

daerah, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset daerah dan ketaatan terhadap

peraturan perundang-undangan.

Sasaran program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK Serta Meningkatnya

Upaya Pencegahan Korupsi” dilengkapi dengan indikator kinerja program “Persentase

penerapan kelima unsur SPIP pada K/L/Pemda/Efektifitas Korporasi secara memadai”

yang diukur dengan menghitung persentase perbaikan yang telah dilaksanakan

berdasarkan rekomendasi hasil pengawasan yang disampaikan BPKP.

Realisasi indikator kinerja “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK Serta

Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi” sebesar 60% atau mencapai 100% dari

target tahun 2015 sebesar 50%. Realisasi outcome sebesar 60% diukur dari realisasi

tindak lanjut perbaikan penyelenggaraan SPIP atas tiga rekomendasi dibandingkan

keseluruhan lima rekomendasi perbaikan SPIP yang disampaikan Perwakilan BPKP DIY.

Realisasi indikator kinerja program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK serta

Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi” tahun 2015 sebesar 60% atau mencapai 70%

dibanding target tahun 2019 sebesar 85% memperlihatkan realisasi indikator kinerja telah

memuaskan, harus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Realisasi indikator kinerja program didukung dengan dana sebesar Rp95.692.569,00

atau 62% dari anggaran sebesar Rp152.230.446,00 dan dengan SDM sebanyak 381 OH

atau 58% dari rencana tahun 2015 sebanyak 656 OH.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 38 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Dari sisi penggunaan dana, indikator kinerja sasaran program “Meningkatnya Kualitas

Penerapan SPI KLPK Serta Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi” telah dicapai

secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100%

lebih tinggi dibandingkan dengan capaian dana sebesar 62%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), indikator kinerja indikator kinerja

program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK Serta Meningkatnya Upaya

Pencegahan Korupsi” telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian

indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian OH

sebesar 58%.

Realisasi tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan penyelenggaraan SPIP yang terjadi di

tahun 2015 adalah sebagai berikut:

1) Penyusunan Rencana Tindak Pengendalian (RTP) atas tujuan tertentu pada

Kabupaten Bantul;

2) Peningkatan kualitas penyusunan LAKIP pada Kabupaten Sleman;

3) Penyusunan RTP pada SKPD di Kabupaten Magelang dan Kota Magelang;

4) Satuan Tugas SPIP Kabupaten Purworejo telah pro aktif dalam sosialisasi dan

asistensi penyelenggaraan SPIP di SKPD Kabupaten Purworejo.

Selain dengan menghitung persentase tindak lanjut atas rekomendasi, pengukuran

keberhasilan sasaran program juga dinilai berdasakan indikator kinerja program “Maturitas

SPIP Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota pada Level 3”.

Realisasi indikator kinerja sasaran program “Maturitas SPIP Pemerintah Provinsi dan

Pemerintah Kabupaten/Kota berada pada level 3” pada tahun 2015 belum ada atau

mencapai 0% dari target periode yang sama sebesar 5% (target BPKP).

Tidak tercapainya target maturitas SPIP karena Pemda dalam mengembangkan

penyelenggaraan SPIP lebih menekankan pada upaya memperbaiki/menindaklanjuti

laporan hasil audit BPK mengenai SPI, atau perbaikan pada proses kegiatan

implementasi SPIP yang telah dilaksanakan. Evaluasi maturitas SPIP dilakukan pada

akhir tahun 2014 dan 2015 sehingga Pemda masih dalam proses menindaklanjuti saran

perbaikan yang disampaikan.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 39 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Kendala lain dalam meningkatkan level maturitas SPIP antara lain kurangnya komitmen

pimpinan Pemda dalam menyelenggarakan SPIP yang ditandai belum masuknya indikator

kinerja utama (IKU) maturitas SPIP didalam dokumen perencanaan Pemda dan sedikitnya

anggaran/kegiatan yang dialokasikan dalam menguatkan penyelenggaraan SPIP.

Sepuluh dari 12 Pemda di wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY telah dievaluasi maturitas

SPIP dan masih berada di bawah level 3. Hasil evaluasi maturitas SPIP pada 10 Pemda

dapat dilihat pada tabel 3.3 berikut ini.

Tabel 3.3 Level Maturitas SPIP di Wilayah Kerja Perwakilan BPKP DIY Tahun 2015

No Pemda Level Keterangan

1 Kabupaten Sleman 2 Berkembang

2 Kabupaten KulonProgo 2 Berkembang

3 Kabupaten Bantul 1 Rintisan

4 Kabupaten Gunungkidul 1 Rintisan

5 Kota Magelang 1 Rintisan

6 Kabupaten Magelang 1 Rintisan

7 Kabupaten Klaten 1 Rintisan

8 Kabupaten Purworejo 1 Rintisan

9 Kabupaten Kebumen 1 Rintisan

10 Kabupaten Cilacap 1 Rintisan

Dalam rangka peningkatan kinerja program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK

Serta Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi”, strategi yang akan dilakukan pada

tahun 2016 adalah sebagai berikut.

1) melakukan pendampingan atau koordinasi ke Pemda sehingga peningkatan maturitas

SPIP masuk dalam IKU di dokumen perencanaan Pemda;

2) melakukan asistensi/bimtek peningkatan level maturitas SPIP;

3) melakukan monitoring tindak lanjut rekomendasi hasil penilaian maturitas SPIP.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 40 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Sasaran Kegiatan 2

Tersedianya informasi pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah dan peningkatan kapabilitas APIP

Sasaran program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK Serta Meningkatnya

Upaya Pencegahan Korupsi” dihasilkan melalui pencapaian sasaran kegiatan

“Tersedianya informasi pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan

sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah dan peningkatan

kapabilitas APIP” dengan indikator kinerja “Rekomendasi Pembinaan Penyelenggaraan

SPIP/SPI”.

Realisasi indikator kinerja “Rekomendasi Pembinaan Penyelenggaraan SPIP/SPI”

sebanyak lima rekomendasi atau mencapai 100% dari target tahun 2015 sebanyak lima

rekomendasi. Realisasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan penyusunan

Rencana Tindak Pengendalian (RTP) atas tujuan tertentu, Pendampingan penyusunan

RTP penyusunan LAKIP, Penilaian maturitas SPIP pada Pemda, Bimtek penyusunan

LAKIP, Pendampingan penyusunan sistem dan prosedur PBJ pada Pemda di wilayah

kerja Perwakilan BPKP DIY.

Indikator kinerja kegiatan rekomendasi pembinaan penyelenggaraan SPIP/SPI didukung

oleh tiga subindikator kinerja kegiatan, dengan kinerja diuraikan berikut ini.

a. Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Program Prioritas Nasional

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan penyelenggaraan SPIP

program prioritas nasional sebanyak dua rekomendasi atau mencapai 100% dari target

sebanyak dua rekomendasi.

Realisasi tersebut didukung dengan pelaksanaan kegiatan pengawasan diantaranya

berupa pendampingan penataan sistem dan prosedur PBJ di Pemda dan kegiatan

Workshop Peningkatan Kapasitas Satuan Pengawasan Intern kepada BUMD/BLUD di

wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY.

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp11.520.000,00 atau mencapai 45% dari anggaran sebesar Rp25.218.000,00 dan

dengan SDM sebanyak 42 OH atau mencapai 16% dari rencana tahun 2015 sebanyak

251 OH.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 41 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan penyelenggaraan SPIP program prioritas nasional telah dicapai secara

efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih

tinggi dibandingkan dengan capaian dana sebesar 45%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan penyelenggaraan SPIP program prioritas nasional

telah efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100%

lebih tinggi dibandingkan dengan capaian OH sebesar 16%.

Efisiensi dapat dicapai sehubungan untuk merealisasi output berupa dua rekomendasi

dapat direalisasi dengan satu kegiatan dari tiga kegiatan yang direncanakan dalam

PKPT.

b. Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Pemda

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan penyelenggaraan SPIP

Pemda sebanyak dua rekomendasi atau mencapai 100% dari target sebanyak dua

rekomendasi.

Realisasi tersebut antara lain didukung dengan pelaksanaan kegiatan pengawasan

sebanyak 34 PP, antara lain: pendampingan penyusunan rencana tindak pengendalian

(RTP); pendampingan penyusunan RTP penyusunan LAKIP; penilaian maturitas SPIP

pada Pemda; bimtek penyusunan LAKIP.

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp82.632.569,00 atau mencapai 66% dari anggaran sebesar Rp124.012.446,00 dan

dengan SDM sebanyak 301 OH atau mencapai 82% dari rencana tahun 2015

sebanyak 365 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan penyelenggaraan SPIP Pemda telah dicapai secara efisien. Kondisi ini

terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi

dibandingkan dengan capaian dana sebesar 66%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan penyelenggaraan SPIP Pemda telah efisien. Kondisi

ini terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi

dibandingkan dengan capaian OH sebesar 82%.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 42 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Efisiensi penggunaan dana dan OH dapat dicapai karena kegiatan penilaian maturitas

SPIP dilaksanakan di akhir tahun anggaran, sehingga waktu yang tersedia lebih

pendek dari rencana.

c. Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP K/L

Realisasi subindikator kinerja kegiatan rekomendasi perbaikan penyelenggaraan SPIP

KL sebanyak satu rekomendasi atau mencapai 100% dari target sebanyak satu

rekomendasi. Realisasi tersebut antara lain didukung dengan pelaksanaan

penugasan pengawasan sebanyak lima PP, antara lain kegiatan penilaian risiko SPIP

pada KPU.

Realisasi subindikator kinerja sasaran kegiatan didukung dengan dana sebesar

Rp1.540.000,00 atau mencapai 51% dari anggaran sebesar Rp3.000.000,00 dan

dengan SDM sebanyak 38 OH atau mencapai 95% dari rencana tahun 2015

sebanyak 40 OH.

Dari sisi penggunaan dana, subindikator kinerja sasaran kegiatan rekomendasi

perbaikan penyelenggaraan SPIP KL telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat

dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan

dengan capaian dana sebesar 51%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), subindikator kinerja sasaran

kegiatan rekomendasi perbaikan akuntabilitas pelaporan telah dicapai secara efisien.

Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi

dibandingkan dengan capaian OH sebesar 95%.

Efisiensi dicapai dengan optimalisasi dana dan OH sehingga dapat direalisasikan

penugasan sebanyak lima PP lebih banyak dibandingkan dari rencana sebanyak dua

PP.

Sasaran Program 3 Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/Pemda

Keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi APIP sangat dipengaruhi oleh kompetensi

dan profesionalitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh APIP. Sumber daya

manusia yang kompeten adalah SDM yang memiliki penguasaan teoritis, didukung

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 43 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

dengan pengalaman, dan mendapat pengakuan keahlian spesifik berdasarkan standar

yang berlaku umum dalam lingkungan keahlian tersebut. Sumber daya manusia yang

profesional adalah SDM yang mampu melaksanakan tugas dengan baik, sesuai dengan

bidang keahliannya. Keahlian tersebut perlu secara terus menerus diperbaharui dan

ditingkatkan, baik melalui program pendidikan gelar maupun program pendidikan non

gelar.

Untuk mengukur tingkat keberhasilan pembinaan yang dilakukan oleh Perwakilan BPKP

DIY selaku instansi pembina JFA dan yang diberi amanah melakukan peningkatan

kapabilitas APIP, ditetapkan sasaran program berupa “Meningkatnya Kapabilitas

Pengawasan Intern K/L/Pemda”. Sasaran program ini diindikasikan oleh satu indikator

kinerja program yang terkait langsung dengan upaya peningkatan kapabilitas APIP yaitu

“Prosentase Tingkat Kapabilitas APIP Pemda Di Level 3”, yang diukur dengan menghitung

jumlah Inspektorat yang kapabilitas APIP-nya telah mencapai level 3. Pengukuran

kapabilitas dilakukan melalui evaluasi dengan menggunakan tools Internal Auditor

Capability Model (IACM) dibandingkan dengan jumlah seluruh Inspektorat di wilayah kerja

Perwakilan BPKP DIY.

Realisasi indikator kinerja sasaran program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan

Intern K/L/P” sampai dengan tahun 2015 masih nihil atau mencapai 0% dari target periode

yang sama sebesar 8,33% dan target tahun 2019 sebesar 85%, karena belum ada APIP

Pemda yang telah mempunyai kapabilitas APIP pada level 3.

Realisasi Indikator kinerja program didukung dengan dana sebesar Rp191.807.940,00

atau 82% dari anggaran sebesar Rp232.347.000,00. Untuk melaksanakan 28 PP tersebut

menggunakan SDM sebanyak 676 OH atau 98% dari rencana tahun 2015 sebanyak

688 OH untuk 14 PP.

Dari sisi penggunaan dana, indikator kinerja sasaran program “Meningkatnya Kapabilitas

Pengawasan Intern K/L/P” belum efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja

program tahun 2015 sebesar 0% lebih rendah dibandingkan dengan capaian dana

sebesar 82%%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), indikator kinerja indikator kinerja

program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P” belum efisien. Kondisi ini

terlihat dari capaian indikator kinerja program tahun 2015 sebesar 0% lebih rendah

dibandingkan dengan capaian OH sebesar 98%.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 44 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Belum dapat dicapai target program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P”

terutama disebabkan hal berikut.

1. Kurangnya komitmen APIP dalam meningkatkan kualitas tata kelola APIP.

2. Kurangnya kualitas dan kuantitas SDM APIP dalam melaksanakan penugasan

pengawasan.

3. Kurangnya dukungan pimpinan pemerintah daerah agar APIP mampu melaksanakan

peran dan fungsinya.

Kinerja program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P” harus ditingkatkan

antara lain dengan upaya sebagai berikut:

1. Mewujudkan komitmen bersama 12 APIP di wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY untuk

dapat mencapai kapabilitas APIP level 3.

2. Mewujudkan komitmen bersama APIP untuk melakukan peer reviu antar APIP secara

berkala.

3. Evaluasi dan bimbingan teknis peningkatan kapabiltas APIP lebih diprioritaskan pada

APIP yang paling berpotensi dapat mencapai level 3 di tahun 2016, disamping tetap

memperhatikan APIP lainnya.

4. Peningkatan level atas elemen kapabilitas APIP lebih diprioritaskan pada elemen

“Peran dan Layanan” dan elemen “Praktek Profesionalisme” disamping tetap

memperhatikan empat elemen lainnya.

5. Meningkatkan kapasitas SDM melalui pemantapan pengembangan knowledge based

management dalam berbagai aspek sehingga diharapkan lebih responsif dalam

melaksanakan tugas-tugas teknis (audit dan non audit) maupun non teknis

(penunjang), terutama dalam upaya percepatan pencapaian level 3 APIP.

Sasaran program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P” didukung dengan

sasaran kegiatan “Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam Mencapai Perbaikan

Tatakelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern Pengelolaan Keuangan

Negara/Daerah, Dan Peningkatan Kapabilitas APIP” yang diuraikan berikut ini.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 45 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Sasaran Kegiatan 3

Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tatakelola,

perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah, dan

peningkatan kapabilitas APIP

Keberhasilan sasaran kegiatan “Tersedianya Informasi Hasil Pengawasan Dalam

Mencapai Perbaikan Tatakelola, Perbaikan Sistem Pengendalian Intern Pengelolaan

Keuangan Negara/Daerah, Dan Peningkatan Kapabilitas APIP” diukur dengan indikator

kinerja “Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda”. Realisasi

indikator kinerja kegiatan “Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern

Pemda” mencapai 100% dari target tahun 2015 sebanyak dua rekomendasi. Realisasi

tersebut diwujudkan melalui kegiatan evaluasi dan bimtek pada 12 Inspektorat di wilayah

kerja Perwakilan BPKP DIY. Realisasi penugasan mencapai 28 PP atau 200% dari target

PKPT sebanyak 14 PP.

Realisasi Indikator kinerja program didukung dengan dana sebesar Rp191.807.940,00

atau 82% dari anggaran sebesar Rp232.347.000,00. Untuk melaksanakan 28 PP tersebut

menggunakan SDM sebanyak 676 OH atau 98% dari rencana tahun 2015 sebanyak 688

OH untuk 14 PP.

Dari sisi penggunaan dana dan OH, indikator kinerja sasaran kegiatan “Rekomendasi

Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda” telah efisien. Kondisi ini terlihat dari

capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan

dengan capaian dana dan OH sebesar 82% dan 98%.

Sasaran Program 4

Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis Pengawasan

Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara Dan Pembangunan

Nasional, dan Pembinaan SPIP merupakan program dalam melaksanakan tugas dan

fungsi pengawasan dan bersifat pelayanan pengawasan ke mitra kerja KLPK. Untuk

keberhasilan pelaksanaan program pengawasan tersebut sangat diperlukan dukungan

layanan internal yang baik. Untuk mengukur tingkat keberhasilan layanan dukungan teknis

pengawasan ditetapkan sasaran program “Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan

Teknis pengawasan”

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 46 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Tercapainya sasaran program “Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis

pengawasan” diukur dengan satu indikator kinerja yaitu “Persepsi Kepuasan layanan

Kesesmaan”. Pengukuran indikator kinerja dilakukan melalui survei kepuasan pegawai

atas layanan yang telah dilaksanakan selama tahun 2015. Realisasi indikator kinerja

sasaran program “Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis pengawasan”

sampai dengan tahun 2015 sebesar 7,95 (skala likert 1-10) atau mencapai 100% dari

target periode yang sama sebesar 7,5 (skala likert 1-10).

Dibandingkan dengan target tahun 2019 realisasi indikator kinerja sasaran program

“Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis pengawasan” mencapai 99,38% dari

target sebesar 8 (skala likert 1-10) memperlihatkan realisasi indikator kinerja telah

memuaskan, harus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Keberhasilan pencapaian target indikator kinerja program “Meningkatnya Kualitas

Layanan Dukungan Teknis Pengawasan” tahun 2015 didukung dengan realisasi anggaran

sebesar Rp25.794.518.428,00 atau 98% dari anggaran sebesar Rp26.077.230.000,00.

Pencapaian kinerja program menggunakan SDM sebanyak 18.263 OH atau 100% dari

rencana tahun 2015 sebanyak 17.624 OH.

Dari sisi penggunaan dana, indikator kinerja sasaran program “Meningkatnya Kualitas

Layanan Dukungan Teknis pengawasan” telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat

dari capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan

dengan capaian dana sebesar 98%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), indikator kinerja indikator kinerja

program “Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis pengawasan” dicapai dengan

efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar

100% lebih besar dibandingkan dengan capaian OH sebesar 100%.

Efisiensi penggunaan dana dan SDM dapat dicapai karena Perwakilan BPKP DIY

melakukan optimalisasi penggunaan dana dan SDM yang ada.

Indikator kinerja program “Persepsi Kepuasan layanan Kesesmaan” di dukung oleh dua

sasaran kegiatan, “Tersedianya Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis

Lainnya Dalam Mencapai Kepuasan Layanan” dan “Termanfaatkannya Aset Secara

Optimal Dalam Mencapai Kepuasan Layanan Kesesmaan” dengan realisasi diuraikan

sebagai berikut.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 47 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Sasaran Kegiatan 4.1

Tersedianya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya dalam

mencapai kepuasan layanan

Keberhasilan sasaran kegiatan “Tersedianya Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan

Tugas Teknis Lainnya Dalam Mencapai Kepuasan Layanan” diindikasikan dengan dua

indikator kinerja kegiatan jumlah layanan perkantoran dan jumlah layanan dukungan

manajemen. Realisasi dan capaian atas dua indikator kinerja kegiatan diuraikan sebagai

berikut.

1. Layanan Perkantoran

Realisasi kegiatan layanan perkantoran sebanyak 12 dokumen gaji/tunjangan kinerja

atau mencapai 100% dari target sebanyak 12 dokumen gaji/tunjangan.

Realisasi tersebut didukung dengan jumlah realisasi penugasan non pengawasan

tahun 2015 sebanyak 76 penugasan atau 71% dari target 107 penugasan.

Realisasi kegiatan didukung dengan dana sebesar Rp24.139.382.659,00 atau

mencapai 99% dari anggaran sebesar Rp24.351.938.000,00 dan realisasi SDM

sebanyak 11.840 OH atau mencapai 80% dari rencana tahun 2015 sebanyak 14.698

OH.

Dari sisi penggunaan dana, kegiatan layanan perkantoran telah dicapai secara

efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar

100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian dana sebesar 99%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), kegiatan layanan perkantoran

telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan

tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian OH sebesar

80%.

Efisiensi penggunaan dana dan SDM dapat dicapai karena Perwakilan BPKP DIY

telah melakukan optimalisasi penggunaan dana dan SDM.

2. Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP

Realisasi kegiatan dukungan manajemen Perwakilan BPKP sebanyak 60 laporan atau

mencapai 100% dari target sebanyak 60 laporan.

Realisasi tersebut didukung dengan jumlah realisasi penugasan non pengawasan

tahun 2015 sebanyak 233 penugasan atau 100% dari target 183 penugasan.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 48 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Realisasi kegiatan didukung dengan dana sebesar Rp1.015.490.769,00 atau

mencapai 94% dari anggaran sebesar Rp1.079.764.000,00 dan dengan realisasi SDM

sebanyak 6.391 OH atau mencapai 100% dari rencana tahun 2015 sebanyak 2.898

OH.

Dari sisi penggunaan dana, kegiatan “Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP”

telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja kegiatan

tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian dana sebesar

94%.

Dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH), kegiatan “Dukungan Manajemen

Perwakilan BPKP” telah efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja

kegiatan tahun 2015 telah didukung dengan OH secara optimal.

Sasaran Kegiatan 4.2

Termanfaatkannya Aset Secara Optimal Dalam Mencapai Kepuasan Layanan

Kesesmaan

Keberhasilan sasaran kegiatan “Termanfaatkannya Aset Secara Optimal Dalam Mencapai

Kepuasan Layanan Kesesmaan” diukur dengan tiga indikator kinerja kegiatan, yaitu:

1. Tersedianya alat pengolahan data Perwakilan BPKP

2. Tersedianya sarana dan prasarana Perwakilan BPKP

3. Tersedianya rehabilitasi Perwakilan BPKP

Realisasi dan capaian ketiga indikator kinerja kegiatan tersebut diuraikan sebagai berikut.

1. Tersedianya Alat Pengolah Data Perwakilan BPKP

Realisasi indikator kinerja tersedianya alat pengolahan data Perwakilan BPKP

sebanyak 51 alat pengolah data atau mencapai 100% dari target sebanyak 49 alat

pengolah data.

Realisasi kegiatan didukung dengan dana sebesar Rp 306.350.000,00 atau mencapai

99% dari anggaran sebesar Rp 310.100.000,00.

Dari sisi penggunaan dana, kegiatan tersedianya alat pengolahan data Perwakilan

BPKP telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian indikator kinerja

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 49 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan capaian dana

sebesar 99%.

2. Tersedianya Sarana Prasarana Perwakilan BPKP

Realisasi indikator kinerja kegiatan tersedianya sarana dan prasarana Perwakilan

BPKP sebanyak 35 unit atau mencapai 100% dari target sebanyak 35 unit.

Realisasi indikator kinerja kegiatan didukung dengan dana sebesar Rp232.700.000,00

atau mencapai 99% dari anggaran sebesar Rp234.800.000,00.

Dari sisi penggunaan dana, indikator kinerja kegiatan tersedianya sarana dan

prasarana Perwakilan BPKP telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari

capaian indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan

dengan capaian dana sebesar 99%.

3. Tersedianya Rehabilitasi Perwakilan BPKP

Realisasi indikator kinerja kegiatan tersedianya rehabilitasi Perwakilan BPKP

sebanyak 272 unit atau mencapai 100% dari target sebanyak 272 unit.

Realisasi kegiatan didukung dengan dana sebesar Rp100.595.000,00 atau mencapai

99% dari anggaran sebesar Rp100.628.000,00.

Dari sisi penggunaan dana, indikator kinerja kegiatan tersedianya rehabilitasi

Perwakilan BPKP telah dicapai secara efisien. Kondisi ini terlihat dari capaian

indikator kinerja kegiatan tahun 2015 sebesar 100% lebih tinggi dibandingkan dengan

capaian dana sebesar 99%.

Selain keberhasilan capaian sasaran program, Perwakilan BPKP DIY juga mempunyai

prestasi/penghargaan sebagai berikut:

1. Juara I Lomba Eco Office Unit Perwakilan dan Pusdiklatwas di Lingkungan BPKP

berdasarkan Keputusan Ketua Panitia HUT Ke-32 BPKP Nomor: KEP-16/PANITIA-

HUT/2015 Tgl 29 Mei 2015

2. Juara umum Anugerah Media Kehumasan BPKP Tahun 2105, merupakan

penghargaan tertinggi dalam pengelolaan Kehumasan BPKP tahun 2015. Juara

umum diperoleh melalui perolehan juara pertama tiga kategori lomba, yaitu:

penerbitan majalah internal, penulisan berita dalam website, dan berita foto.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 50 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

C. REALISASI ANGGARAN

Dalam mencapai target kinerja organisasi tahun 2015, Perwakilan BPKP DIY

menggunakan dana sebesar Rp29.522.249.941,00 terinci sebagai berikut:

Tabel 3.4 Anggaran dan Realisasi Per Program Tahun 2015

Program Anggaran

(Rp)

Realisasi (dalam jutaan rupiah) Sisa

Anggaran (Rp)

% Realisasi terhadap

Anggar an Belanja

Pegawai

Belanja

Barang

Belanja

Modal Jumlah

01. Dukungan Manajemen

& Tugas Teknis

Lainnya- BPKP

26.077 21.228 3.926 639 25.794 282 98,92

06. Pengawasan

Intern AKN dan

Pembinaan

Penyelenggaraan

SPIP

3.413 - 3.147 - - 265 92,21

Dana Mitra Kerja - - 580 - 580 N/A N/A

Jumlah 29.490 21.228 7.653 639 29.522 548 120,54

Selain dibiayai DIPA Perwakilan BPKP, kegiatan pengawasan juga didanai oleh pihak

ketiga. Kegiatan tersebut berupa pendampingan, bimbingan teknis dan sosialisasi

berdasarkan permintaan dari Pemda/Kementerian/Lembaga, dan BUMN/BUMD/BLU yang

menjadi mitra kerja.

Realisasi biaya penugasan sebesar Rp580.100.700,00 seluruhnya dikelola dan

dipertanggungjawabkan oleh pihak mitra kerja sesuai dengan mekanisme

pertanggungjawaban yang berlaku pada masing-masing mitra kerja.

Rincian anggaran dan realisasi belanja tahun 2015 yang berasal dari DIPA Perwakilan

BPKP DIY TA 2015 per jenis belanja adalah sebagai berikut:

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 51 -

B

ab

I

II

A

ku

nt

ab

il

it

as

K

in

er

ja

Tabel 3.5 Anggaran dan Realisasi Per Jenis Belanja Tahun 2015 Dalam Jutaan Rupiah

Rupiah % Rupiah %1 2 3 4=(3/2) 5 6=(3-5) 7=6/2

51 - Belanja Pegawai 21.359 21.228 99,39% (67,0) 21.161 99,07%

52 - Belanja Barang 7.485 7.073 94,50% (0,6) 7.072 94,49%

53 - Belanja Modal 645 639 99,07% - 639 99,07%

Jumlah 29.489 28.940 98,14% (67,6) 28.872 97,91%

Realisasi NetoPengembalian

Jenis BelanjaRealisasi BrutoAnggaran

Rupiah

Realisasi belanja modal tahun 2015 sebesar Rp639.645.000,00. Dibandingkan mutasi

aset tetap tahun 2015 sebesar Rp424.045.000,00 terdapat selisih harga perolehan aset

tetap Rp216.500.000,00 berupa transfer keluar kendaraan ke Biro Umum BPKP.

Tabel 3.6 Aset Tetap per 31 Desember 2015

NO URAIAN 31 Des 2015 31 Des 2014 Mutasi Aset

Tetap

Realisasi Belanja Modal

Selisih

1 Tanah 25.340.460.000 25.340.460.000 - - -

2 Peralatan dan Mesin 12.380.387.072 12.056.937.072 323.450.000 539.050.000 215.600.000

3 Gedung dan Bangunan 20.952.370.199 20.851.775.199 100.595.000 100.595.000 -

4 Aset tetap lainnya 141.551.981 141.551.981 - - -

Jumlah 58.814.769.252 58.390.724.252 424.045.000 639.645.000 215.600.000

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 52 -

B

ab

I

V

Pe

nu

tu

p

BAB IV

PENUTUP

ertanggungjawaban pelaksanaan pengawasan intern dan pembinaan SPIP

disampaikan dalam laporan kinerja Perwakilan BPKP Daerah Istimewa

Yogyakarta (DIY) sesuai dengan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 53 Tahun

2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu

atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Laporan kinerja Perwakilan BPKP DIY tahun

2015 menyajikan informasi realisasi kinerja dibandingkan dengan target yang telah

diperjanjikankan, disertai analisis capaian serta analisis efisiensi penggunaan sumber

daya dalam rangka evaluasi guna perbaikan di masa yang akan datang. Laporan kinerja

ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja dalam mencapai sasaran program

Perwakilan BPKP DIY untuk mendukung pencapaian tujuan/sasaran strategis BPKP

tahun 2015.

Laporan kinerja ini merupakan laporan kinerja tahun pertama dari periode Renstra BPKP

DIY tahun 2015 – 2019, menggambarkan realisasi dan capaian sasaran program dan

sasaran kegiatan, sesuai dengan indikator kinerja program dan indikator kinerja kegiatan

dan target yang telah ditetapkan. Terdapat empat sasaran program dengan masing-

masing didukung sasaran kegiatan.

Dari empat sasaran program, sebanyak tiga sasaran program telah mencapai 100%, dan

satu sasaran program tidak tercapai, terinci sebagai berikut.

1. Sasaran program “Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara” mencapai 100%.

2. Sasaran program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK serta Meningkatnya

Upaya Pencegahan Korupsi” mencapai 100%.

3. Sasaran program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P” tidak tercapai.

4. Sasaran program “Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis Pengawasan”

mencapai 100%.

Capaian outcome 100% program “Perbaikan Pengelolaan Keuangan Negara” merupakan

hasil penyelesaian 94 tindak lanjut atau mencapai 68% dari 138 rekomendasi yang

disampaikan BPKP, dibandingkan dengan target outcome berupa tingkat penyelesaian

tindak lanjut sebesar 40%.

P

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 53 -

B

ab

I

V

Pe

nu

tu

p

Capaian outcome 100% program “Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI KLPK serta

Meningkatnya Upaya Pencegahan Korupsi” merupakan hasil penyelesaian tiga tindak

lanjut atau mencapai 60% dari lima rekomendasi perbaikan SPIP yang disampaikan

BPKP, dibandingkan dengan target outcome berupa tingkat penyelesaian tindak lanjut

sebesar 50%.

Capaian outcome 100% program “Meningkatnya Kualitas Layanan Dukungan Teknis

Pengawasan” merupakan hasil survei kepuasan layanan ketatausahaan dengan

responden pegawai di lingkungan Perwakilan BPKP DIY. Hasil survei menunjukkan

kepuasan layanan ketatausahaan mencapai 7,95 skala likert 1-10 atau mencapai 100%

dibanding target tahun 2015 sebesar 7,5 skala likert 1-10.

Program Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P dengan target sebanyak

8,33% APIP telah memiliki kapabilitas level 3, belum dapat dicapai karena belum ada

APIP di wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY yang memiliki kapabilitas APIP minimal

level 3.

Belum dapat dicapai target program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P”

terutama disebabkan hal berikut.

1. Kurangnya komitmen APIP dalam meningkatkan kualitas tata kelola APIP.

2. Kurangnya kualitas dan kuantitas SDM APIP dalam melaksanakan penugasan

pengawasan.

3. Kurangnya dukungan pimpinan pemerintah daerah agar APIP mampu melaksanakan

peran dan fungsinya.

Kinerja program “Meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern K/L/P” harus ditingkatkan

antara lain dengan upaya sebagai berikut:

1. Mewujudkan komitmen bersama 12 APIP di wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY untuk

dapat mencapai kapabilitas APIP level 3.

2. Mewujudkan komitmen bersama APIP untuk melakukan peer reviu antar APIP secara

berkala.

3. Evaluasi dan bimbingan teknis peningkatan kapabiltas APIP lebih diprioritaskan pada

APIP yang paling berpotensi dapat mencapai level 3 di tahun 2016, disamping tetap

memperhatikan APIP lainnya.

Laporan Kinerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Tahun 2015

- 54 -

B

ab

I

V

Pe

nu

tu

p

4. Peningkatan level atas elemen kapabilitas APIP lebih diprioritaskan pada elemen

“Peran dan Layanan” dan elemen “Praktek Profesionalisme” disamping tetap

memperhatikan empat elemen lainnya.

5. Meningkatkan kapasitas SDM melalui pemantapan pengembangan knowledge based

management dalam berbagai aspek sehingga diharapkan lebih responsif dalam

melaksanakan tugas-tugas teknis (audit dan non audit) maupun non teknis

(penunjang), terutama dalam upaya percepatan pencapaian level 3 APIP.

Pencapaian kinerja tahun 2015 untuk program satu, dua dan empat harus dipertahankan

agar capaian tahun 2016 tetap mencapai 100%.

Lampiran 1

Laporan Kinerja No. LKj-16/PW12/6/2016

Tanggal 22 Januari 2016

Dana SDM

Target

Realisasi

Rekomen

dasi/

Layanan

Tindak

Lanjut

Capaian

Output (%)

Realisasi

Tindak Lanjut/

Level APIP (%)/

Kepuasan

Layanan

Capaian

Outcome (%)Target Realisasi Capaian (%) Target Realisasi

Capaian

(%)

Efisien/

Tidak

Efisien

Efisien/

Tidak

Efisien

1 2 4 5 6 7 8=(6:5)x100% 9=(7:6)x100% 10=(9:5)x100% 11 12 13 14 15 16 17 18

1 Perbaikan Pengelolaan

Keuangan Negara

1.1 % 40,00 138 94 68,12 170,29 3.028.997.554,00 2.860.130.304,00 94,42 16.165 12.114 74,94 Efisien Efisien

1.1.a.1 Rekomendasi

122 138 94 113,11 3.028.997.554,00 2.860.130.304,00 94,42 16.165 12.114 74,94 Efisien Efisien

1.1.a.1.1 Rekomendasi

3 25 22 833,33 297.744.890,00 307.602.408,00 103,31 1.284 2.100 163,55 Efisien Efisien

1.1.a.1.2 Rekomendasi

8 8 4 100,00 458.476.400,00 383.438.496,00 83,63 2.971 1.611 54,22 Efisien Efisien

1.1.a.1.3 Rekomendasi

6 6 3 100,00 187.243.000,00 89.930.803,00 48,03 593 512 86,34 Efisien Efisien

1.1.a.1.4 Rekome

ndasi

4 4 2 100,00 455.108.598,00 392.211.390,00 86,18 3.077 1.593 51,77 Efisien Efisien

1.1.a.1.5 Rekomendasi

30 36 15 120,00 953.597.635,00 1.077.783.333,00 113,02 5.672 4.458 78,60 Efisien Efisien

1.1.a.1.6 Rekomendasi

4 0 0 0,00 1.500.000,00 0,00 0,00 300 0 0,00 - -

1.1.a.1.7 Rekomendasi

47 34 34 72,34 149.568.000,00 89.369.488,00 59,75 796 406 51,01 Efisien Efisien

1.1.a.1.8 Rekomendasi

7 11 7 157,14 336.715.000,00 338.198.158,00 100,44 516 610 118,22 Efisien Efisien

3

Persentase Perbaikan

Tata Kelola,

Manajemen Risiko,

dan Pengendalian

Intern Pengelolaan

Keuangan Negara

Rekomendasi Hasil Pengawasan

Rekomendasi Perbaikan Akuntabilitas Pelaporan

Rekomendasi Perbaikan

Kinerja Program Pembangunan Pusat, Daerah, dan Korporasi

Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Korporasi

Rekomendasi Perbaikan

Kebijakan Keuangan Daerah

Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi

K/L

Rekomendasi Perbaikan

Kelancaran Pembangunan

Rekomendasi Keinvestigasian

Penggunaan

KINERJA SASARAN PROGRAM, KEGIATAN DAN ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN DANA/SDM (OH)

Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Tahun 2015

No. Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/ Kegiatan Satuan

Target dan Realisasi

Indikator Kinerja Dana (Rp000) SDM (OH)

Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

1.1.a

Rekomendasi Perbaikan Kebijakan dan Tata Kelola Kebendaharaan

Umum Negara

Halaman 1 / 3

Dana SDM

Target

Realisasi

Rekomen

dasi/

Layanan

Tindak

Lanjut

Capaian

Output (%)

Realisasi

Tindak Lanjut/

Level APIP (%)/

Kepuasan

Layanan

Capaian

Outcome (%)Target Realisasi Capaian (%) Target Realisasi

Capaian

(%)

Efisien/

Tidak

Efisien

Efisien/

Tidak

Efisien

1 2 4 5 6 7 8=(6:5)x100% 9=(7:6)x100% 10=(9:5)x100% 11 12 13 14 15 16 17 183

Penggunaan

No. Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/ Kegiatan Satuan

Target dan Realisasi

Indikator Kinerja Dana (Rp000) SDM (OH)

1.1.a.1.9 Rekomendasi

0 0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0 0 0,00 - -

1.1.a.1.10 Rekomendasi

13 14 7 107,69 189.044.031,00 181.596.228,00 96,06 956 824 86,19 Efisien Efisien

1.1.a.1.11 Rekomendasi

0 0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0 0 0,00 - -

2 Meningkatnya Kualitas

Penerapan SPI KLPK

serta Meningkatnya

Upaya Pencegahan

Korupsi

2.1 % 50,00 5 3 60,00 120,00 152.230.446,00 95.692.569,00 62,86 656 381 58,08 Efisien Efisien

2.1.b.1 Rekomendasi

5 5 3 100,00 152.230.446,00 95.692.569,00 62,86 656 381 58,08 Efisien Efisien

2.1.b.1.1 Rekomendasi

2 2 1 100,00 25.218.000,00 11.520.000,00 45,68 251 42 16,73 Efisien Efisien

2.1.b.1.2 Rekomendasi

1 1 0 100,00 3.000.000,00 1.540.000,00 51,33 40 38 95,00 Efisien Efisien

2.1.b.1.3 Rekome

ndasi

2 2 2 100,00 100,00 124.012.446,00 82.632.569,00 66,63 365 301 82,47 Efisien Efisien

3 Meningkatnya Kapabilitas

Pengawasan Intern K/L/P

3.1 % 8,33 0,00 0,00 232.347.000,00 191.807.940,00 82,55 688 676 98,26 Tidak

Efisien

Tidak

Efisien

3.1.c.1 Rekome

ndasi

2 2 100,00 232.347.000,00 191.807.940,00 82,55 688 676 98,26 Efisien Efisien

3.1.c.1.1 Rekomendasi

0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0 0 0,00

3.1.c.1.2 Rekomendasi

2 2 100,00 232.347.000,00 191.807.940,00 82,55 688 676 98,26 Efisien Efisien

4 Meningkatnya Kualitas

Layanan Dukungan

Teknis Pengawasan

4.1 skala

likert 1-

10

7,50 7,95 106,00 26.077.230.000,00 25.794.518.428,00 98,92 17.596 18.231 103,61 Efisien Efisien

Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi Korporasi

Persentase Penerapan

Kelima Unsur SPIP

pada

K/L/Pemda/Efektivitas

SPI Korporasi secara

memadai

Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Program Prioritas Nasional

Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP K/L

Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Pemda

Persentase Tingkat

kapabilitas APIP

Pemda (Level 3)

Rekomendasi

Pembinaan Kapabilitas APIP

Rekomendasi

Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern K/L

Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern

PemdaPersepsi Kepuasan

Layanan Kesesmaan

Rekomendasi Pembinaan Penyelenggaraan SPIP/SPI

Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi Pemda

Rekomendasi Perbaikan SPI Korporasi

Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

2.1.b

Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam

mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem

pengendalian intern pengelolaan keuangan

negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

3.1.c

Halaman 2 / 3

Dana SDM

Target

Realisasi

Rekomen

dasi/

Layanan

Tindak

Lanjut

Capaian

Output (%)

Realisasi

Tindak Lanjut/

Level APIP (%)/

Kepuasan

Layanan

Capaian

Outcome (%)Target Realisasi Capaian (%) Target Realisasi

Capaian

(%)

Efisien/

Tidak

Efisien

Efisien/

Tidak

Efisien

1 2 4 5 6 7 8=(6:5)x100% 9=(7:6)x100% 10=(9:5)x100% 11 12 13 14 15 16 17 183

Penggunaan

No. Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/ Kegiatan Satuan

Target dan Realisasi

Indikator Kinerja Dana (Rp000) SDM (OH)

4.1.d.1 Laporan 12 12 100,00 24.351.938.000,00 24.139.382.659,000 99,13 14.698 11.840 80,56 Efisien Efisien

4.1.d.2 Laporan 60 60 100,00 1.079.764.000,00 1.015.490.769,000 94,05 2.898 6.391 220,53 Efisien Tidak

Efisien

4.2.d.1 unit 0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0 0 0,00

4.2.d.2 unit 0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0 0 0,00

4.2.d.3 unit 49 51 104,08 310.100.000,00 306.350.000,00 98,79 0 0 0,00 Efisien

4.2.d.4 unit 0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0 0 0,00

4.2.d.5 unit 35 35 100,00 234.800.000,00 232.700.000,00 99,11 0 0 0,00 Efisien

4.2.d.6 unit 0 0 0,00 0,00 0,00 0 0 0,00

4.2.d.7 m2 272 272 100,00 100.628.000,00 100.595.000,00 99,97 0 0 0,00 Efisien

3.028.997.554,00 2.860.130.304,00 94,42 16.165 12.114 74,94

152.230.446,00 95.692.569,00 62,86 656 381 58,08

232.347.000,00 191.807.940,00 82,55 688 676 98,26

26.077.230.000,00 25.794.518.428,00 98,92 17.596 18.231 103,61

29.490.805.000,00 28.942.149.241,00 98,14 35.105 31.402 89,45

Tersedianya alat rumah tangga Perwakilan

BPKPTersedianya sarana dan prasarana Perwakilan BPKPTersedianya rehabilitasi berat rumah negara

Perwakilan BPKPTersedianya rehabilitasi Perwakilan BPKP

Tersedianya alat pengolahan data

Perwakilan BPKP

Tersedianya meubelair Perwakilan BPKP

Terlaksananya Pembangunan konstruksi gedung Perwakilan BPKP

Jumlah layanan perkantoran

Jumlah layanan dukungan manajemen Perwakilan BPKP

Total (Jumlah SP 1 + SP 2 + SP 3)

Jumlah SP 1 ( IKP 1.1 )

Jumlah SP 2 ( IKP 2.1 + 2.2 )

Jumlah SP 3 (IKP 3.1)

Jumlah SP 4

Tersedianya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya dalam mencapai kepuasan layanan

4.1.d

Termanfaatkannya Aset secara optimal dalam mencapai kepuasan layanan kesesmaan

4.2.d

Halaman 3 / 3

Lampiran 2

Laporan Kinerja No. LKj-16/PW12/6/2016

Tanggal 22 Januari 2016

1 2 4 5 6 7 8 9 10 11=(7:10)x100%

1 Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Negara

1.1 % 40,00 68,18 100,00 N/A N/A 60,00 100,00

1.1.a.1 Rekomendasi 122 138 113,11

1.1.a.1.1 Rekomendasi 3 25 833,33

1.1.a.1.2 Rekomendasi 8 8 100,00

1.1.a.1.3 Rekomendasi 6 6 100,00

1.1.a.1.4 Rekomendasi 4 4 100,00

1.1.a.1.5 Rekomendasi 30 36 120,00

1.1.a.1.6 Rekomendasi 4 0 0,00

1.1.a.1.7 Rekomendasi 47 34 72,34

1.1.a.1.8 Rekomendasi 7 11 157,14

1.1.a.1.9 Rekomendasi 0 0 0,00

1.1.a.1.10 Rekomendasi 13 14 107,69

1.1.a.1.11 Rekomendasi 0 0 0,00

2 Meningkatnya Kualitas Penerapan SPI

KLPK serta Meningkatnya Upaya

Pencegahan Korupsi

2.1 % 50,00 60,0 100,00 N/A N/A 85,00 70,59

2.1.b.1 Rekomendasi 5 5 100,00

2.1.b.1.1 Rekomendasi 2 2 100,00

2.1.b.1.2 Rekomendasi 1 1 100,00

2.1.b.1.3 Rekomendasi 2 2 100,00

3 Meningkatnya Kapabilitas

Pengawasan Intern K/L/P

3.1 % 8,33 0 0,00 N/A N/A 85,00 0,00

3.1.c.1 Rekomendasi 2 2 100,00

3.1.c.1.1 Rekomendasi 0 0 0,00

3.1.c.1.2 Rekomendasi 2 2 100,00

4 Meningkatnya Kualitas Layanan

Dukungan Teknis Pengawasan

4.1 skala likert 1-10 7,50 7,95 106,00 7,82 0,13 8,00 99,38

4.1.d.1 Bulan Layanan 12 12 100,00

4.1.d.2 Laporan 60 60 100,00

4.2.d.1 unit 0 0 0,00

4.2.d.2 unit 0 0 0,00

4.2.d.3 unit 49 51 104,08

4.2.d.4 unit 0 0 0,00

4.2.d.5 unit 35 35 100,00

4.2.d.6 unit 0 0 0,00

4.2.d.7 unit 272 272 100,00

No. Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/ Kegiatan

Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi Korporasi

Rekomendasi Hasil Pengawasan

Rekomendasi Perbaikan Akuntabilitas Pelaporan

Rekomendasi Perbaikan Kebijakan dan Tata Kelola Kebendaharaan

Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Korporasi

Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Keuangan Daerah

Rekomendasi Perbaikan Kinerja Program Pembangunan Pusat,

Rekomendasi Perbaikan Kelancaran Pembangunan

Rekomendasi Keinvestigasian

Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi K/L

3

Rekomendasi Perbaikan Pencegahan Korupsi Pemda

Rekomendasi Perbaikan SPI Korporasi

Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern K/L

Tersedianya rehabilitasi berat rumah negara Perwakilan BPKP

Tersedianya rehabilitasi Perwakilan BPKP

Capaian

Tahun

2014 (%)

Jumlah layanan dukungan manajemen Perwakilan BPKP

Terlaksananya Pembangunan konstruksi gedung Perwakilan BPKP

Tersedianya meubelair Perwakilan BPKP

Tersedianya alat pengolahan data Perwakilan BPKP

Tersedianya alat rumah tangga Perwakilan BPKP

Tersedianya sarana dan prasarana Perwakilan BPKP

Persentase Tingkat kapabilitas APIP Pemda (Level 3)

Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda

Persepsi Kepuasan Layanan Kesesmaan

Jumlah layanan perkantoran

Persentase Penerapan Kelima Unsur SPIP pada

K/L/Pemda/Efektivitas SPI Korporasi secara memadai

Rekomendasi Pembinaan Penyelenggaraan SPIP/SPI

RealisasiCapaian

(%)

Naik/

Turun

Target

2019

Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas APIP

Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Program Prioritas

Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP K/L

Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP Pemda

Satuan

Persentase Perbaikan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan

Pengendalian Intern Pengelolaan Keuangan Negara

4.1.d Tersedianya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya dalam mencapai kepuasan layanan4.2.d Termanfaatkannya Aset secara optimal dalam mencapai kepuasan layanan kesesmaan

DAN PERBANDINGAN OUTCOME DENGAN TAHUN SEBELUMNYA DAN TARGET TAHUN 2019PERWAKILAN BPKP DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

2.1.b Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

3.1.c

Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah, dan peningkatan kapabilitas APIP

1.1.a

Tersedianya informasi hasil pengawasan dalam mencapai perbaikan tata kelola, perbaikan sistem pengendalian intern pengelolaan keuangan negara/daerah,

Capaian

dibanding Target

2019 (%)

Output/ Outcome

Target

Halaman 1 / 1