LAMPIRAN INSTRUMEN VALIDASI DESAIN - Institutional ... Berikan validasi atau pendapat tentang desain

download LAMPIRAN INSTRUMEN VALIDASI DESAIN - Institutional ... Berikan validasi atau pendapat tentang desain

If you can't read please download the document

  • date post

    03-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    227
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of LAMPIRAN INSTRUMEN VALIDASI DESAIN - Institutional ... Berikan validasi atau pendapat tentang desain

262

LAMPIRAN INSTRUMEN VALIDASI DESAIN

VALIDASI DESAIN PANDUAN PELAKSANAAN SUPERVISI

KUNJUNGAN KELAS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI

KERJA GURU

BAGIAN I: IDENTITAS PAKAR

1. Nama :............................................

2. Jenis Kelamin :............................................

3. Umur :............................................

4. Jabatan :...........................................

5. Pangkat/ Golongan :................................

6. Unit Kerja :.................................

7. Masa Kerja :.................................

BAGIAN II: PETUNJUK

Assalamu'alaikum Warrohmatullahi Wabarokaatuh

1. Bacalah panduan pelaksanaan supervisi kunjungan

kelas untuk meningkatkan motivasi kerja guru ini

secara seksama.

2. Berikan validasi atau pendapat tentang desain

panduan pelaksanaan supervisi kunjungan kelas

untuk meningkatkan motivasi kerja guru.

Atas kesediaan Saudara untuk mengisi angket ini

penulis sampaikan terima kasih

Wassalamu'alaikum

Peneliti

263

BAGIAN III:

Draft tentang panduan pelaksanaan

supervisi kunjungan kelas untuk

meningkatkan motivasi kerja guru.

Kepala sekolah mempunyai tugas yang

sangat penting di dalam mendorong guru untuk

melakukan proses pembelajaran yang mampu

menumbuhkan cara berpikir kritis, kreatif,

inovatif, cakap dalam menyelesaikan masalah

dan bernaluri kewirausahaan. Panduan

pelaksanaan supervisi kunjungan kelas untuk

meningkatkan motivasi kerja guru diharapkan

dapat menjadi bahan referensi bagi kepala

sekolah sesuai yang telah diamanahkan dalam

Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang

standar kepala sekolah. Dalam Permendiknas

Nomor 13 Tahun 2007 menegaskan bahwa

untuk menjadi kepala sekolah minimal memiliki

lima dimensi kompetensi yaitu: kompetensi

kepribadian, manajerial, kewirausahaan,

supervisi,dan sosial. Strategi supervisi

kunjungan kelas yang dilaksanakan oleh kepala

sekolah adalah sebagai upaya untuk dapat

meningkatkan kemampuan dan profesionalisme

guru. Dalam upaya pencapaian target yang

direncanakan, kepala sekolah sebagai pimpinan

perlu merencanakan pelaksanaan supervisi

264

kunjungan kelas dengan baik yang diikuti oleh

teknik-teknik operasional agar pelaksanaannya

bisa berlangsung dengan efektif dan efisien.

Dalam topik ini, kepala sekolah akan

diajak untuk menggali pemahaman tentang

konsep dasar supervisi kunjungan kelas berupa

landasan teoritis dan filosofis yang dibahas

secara interaktif guna memperoleh pemahaman

awal kepala sekolah sebelum membangun

kerangka kerja pelaksanaan supervisi

kunjungan kelas.

Tujuan Panduan Pelaksanaan Supervisi

Kunjungan Kelas untuk meningkatkan motivasi

kerja guru diantaranya panduan pelaksanaan

supervisi kunjungan kelas untuk meningkatkan

motivasi kerja guru bertujuan agar kepala

sekolah mampu melaksanakan kegiatan sebagai

berikut:

1. Merencanakan sebuah program supervisi

kunjungan kelas. Kepala Sekolah

merencanakan jadwal pelaksanaan

supervisi kunjungan kelas.

2. Kepala sekolah selanjutnya melaksanakan

supervisi kunjungan kelas sesuai dengan

jadwal yang telah di programkan.

265

3. Kepala sekolah menindaklanjuti hasil

supervisi kunjungan kelas dengan

menyampaikan hasil pelaksanaan supervisi

kunjungan kelas kepada guru.

Tahapan Panduan Pelaksanaan supervisi Kunjungan

kelas untuk meningkatkan motivasi kerja guru:

Kegiatan 1

Konsep Dasar Supervisi Kunjungan Kelas

1. Kepala sekolah memahami tentang supervisi

kunjungan kelas.

2. Kepala Sekolah menjelaskan kepada guru

tujuan dan proses yang akan dilakukan dalam

proses supervisi kunjungan kelas.

3. Kepala sekolah menjelaskan kepada guru yang

akan di supervisi tentang target-target yang

akan di capai dalam pelaksanaan supervisi

kunjungan kelas.

4. Kepala sekolah menyampaikan jadwal akan di

laksanakannya supervisi kunjungan kelas.

5. Kepala sekolah menyampaikan apa saja yang

akan dilaksanakan dalam proses supervisi

kunjungan kelas.

Dalam melaksanakan supervisi

kunjungan kelas kepala sekolah juga perlu

untuk melakukan kegiatan identifikasi dan

analisis supervisi kunjungan kelas untuk

266

meningkatkan motivasi kerja guru. Kegiatan ini

merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh

kepala sekolah, hal ini dilakukan untuk

menelusuri dan menemukan permasalahan yang

dihadapi oleh guru dalam kegiatan proses belajar

mengajar dan permasalahan tentang motivasi

kerja guru yang kadang kala di nilai belum

optimal. Proses penelusuran penggalian

informasi dan data yang akurat tentang cara

meningkatkan motivasi kerja guru melalui

supervisi kunjungan kelas akan membantu

kepala sekolah dalam membuat rencana,

menetapkan langkah-langkah atau tindakan dan

evaluasi yang diperlukan. Melakukan identifikasi

terhadap permasalahan dalam proses kegiatan

belajar mengajar guru dan mengidentifikasi

tentang penyebab motivasi kerja guru dianggap

belum optimal sangatlah penting untuk dicarikan

solusi pemecahannya. Oleh karena itu

pemahaman dan pengetahuan tentang supervisi

kunjungan kelas untuk meningkatkan motivasi

kerja guru harus dimiliki oleh kepala sekolah

agar mampu melakukan identifikasi dan analisis

tentang bagimanakah supervisi kunjungan kelas

untuk meningkatkan motivasi kerja guru secara

tepat dan benar.

Terdapat sejumlah alat yang dapat

digunakan untuk mengumpulkan fakta, data dan

informasi berkaitan dengan pelaksanaan

267

supervisi kunjungan kelas. Alat identifikasi dan

analisis ini telah dikembangkan dan digunakan

yang dalam upaya kepala sekolah melaksanakan

supervisi kunjungan kelas sehingga kepala

sekolah lebih memahami tentang permasalahan-

permasalahan yang dihadapi oleh guru.

Dalam pokok bahasan ini, dibahas

beberapa alternatif alat bantu praktis yang

bermanfaat dalam menggali permasalahan yang

dihadapi guru dalam proses belajar mengajar di

kelas. Dalam kondisi tertentu kepala sekolah bisa

mengadakan kunjungan kelas tanpa adanya

pemberitahuan terlebih dahulu, namun kadang

kala kepala sekolah melakukan supervisi

kunjungan kelas dengan memberitahukan

terlebih dahulu terhadap guru yang akan di

supervisi. Kepala sekolah kadang kala tanpa di

sadari oleh guru melakukan supervisi, di mana

kepala sekolah memantau kegiatan proses

kegiatan belajar mengajar di luar kelas sambil

mendengarkan bagaimana cara guru

menyampaikan materi pembelajaran kepada

siswa.

Merumuskan strategi meningkatkan

motivasi kerja guru merupakan bagian penting

dari penentuan bentuk pelaksanaan supervisi

kunjungan kelas dengan mempertimbangkan

hasil kajian atau pemetaan permasalahan yang

dihadapi guru dalam proses kegiatan belajar

268

mengajar dan dalam proses meningkatkan

motivasi kerja guru. Perumusan program

strategi menjadi rencana aksi bersama sebagai

bagian tidak terpisahkan pada saat menentukan

jenis program dan aktivitas pendukung yang

diperlukan agar secara efektif mencapai tujuan

sekaligus membangun tata kehidupan yang

lebih baik nyaman dan kondusif.

Program yang baik diukur dari tingkat

adaptasi dan kemampuan mengintegrasikan

permasalahan-permasalahan, visi misi dalam

sebuah kerangka program terukur dengan

melibatkan sebanyak mungkin kelompok

sasaran (pemerintah, siswa, orang tua) secara

optimal.

Topik supervisi kunjungan kelas untuk

meningkatkan motivasi kerja guru ini

merupakan bagian penting dalam

memformulasikan program kepal sekolah dalam

upaya meningkatkan motivasi kerja guru melalui

supervisi kunjungan kelas. Kepala sekolah perlu

kiranya memiliki kemampuan dalam

melaksanakan tugasnya sebagai supervisor dan

motivator bagi guru.

Hasil pelaksanaan supervisi kunjungan

kelas perlu untuk di tindak lanjuti agar bisa

memberikan suatu dampak nyata bagi

peningkatan motivasi kerja guru, Dampak nyata

269

dari pelaksanaan supervisi kunjungan kelas ini

diharapkan nantinya bisa di rasakan oleh warga

sekolah maupun stakeholder di sekolah yang

menyelenggarakan supervisi kunjungan kelas.

Tindak lanjut yang dilakukan oleh kepala

sekolah setelah di adakannya supervisi

kunjungan kelas ini bisa berupa pemberian

penguatan dalam pelaksanaan pembelajaran

maupun pemberian perhatian dan penghagaan

kepada guru yang telah menyelesaikan proses

pembelajaran dengan baik. Selain itu kepala

sekolah juga bisa memberikan teguran yang

mendidik bagi guru yang belum tuntas dalam

melaksanakan