KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK 5.1 Prodi_5.pdf juga menetapkan jumlah jenis mata...

download KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK 5.1 Prodi_5.pdf juga menetapkan jumlah jenis mata kuliah

of 44

  • date post

    26-Dec-2019
  • Category

    Documents

  • view

    3
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK 5.1 Prodi_5.pdf juga menetapkan jumlah jenis mata...

  • STANDAR 5

    KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

    126

    STANDAR 5

    KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

    5.1 Kurikulum

    Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.

    Kurikulum berisikan keterangan/penjelasan yang mencakup kompetensi lulusan dalam pengembangan bidang ilmu, tingkat pemahaman tentang bidang ilmunya, kemampuan mengkomunikasikan hasil pemikiran dan karyanya secara lisan dan tertulis, kemampuan menggunakan pengetahuan dan keterampilannya dalam kawasan keahliannya untuk menemukan jawaban dan/ atau memecahkan masalah kompleks termasuk yang memerlukan pendekatan lintas disiplin ilmu.

    Kurikulum dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

    Kurikulum pada Program Studi Doktor IImu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya adalah kurikulum terstruktur. Kurikulum terstruktur ialah kurikulum yang mencantumkan, selain tugas penelitian dan penulisan disertasi/bentuk lain penyajian hasil penelitian, tugas seminar/kolokium, juga menetapkan jumlah jenis mata kuliah dan kredit yang harus diselesaikan oleh mahasiswa untuk lulus Program Doktor. Kurikulum merupakan seperangkat sistem yang memuat isi bahan kajian, maupun bahan ajar, serta cara penyampaian, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran, khususnya di perguruan tinggi. Kurikulum memuat standar kompetensi lulusan yang terbagi dalam kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya yang digunakan untuk mendukung terwujudnya visi, terlaksananya misi, dan tercapainya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Kurikulum berisi mata kuliah yang mendukung tercapainya kompetensi luluasan. Untuk memudahkan penyampaian kepada mahasiswa, kurikulum dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah, silabus, rencana pembelajaran semester (RPS), dan metode evaluasi yang digunakan. Penyusunan kurikulum di Program Studi Doktor Ilmu Hukum mengacu pada peraturan perundang-undangan yang terdiri atas: 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi. 3. Peraturan Pemerintah 4 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Perguruan Tinggi

    dan Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi. 4. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi

    Nasional Indonesia. 5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73 Tahun 2013 tentang

    Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi. 6. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun

    2015 mengenai Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Memperhatikan beberapa peraturan perundang-undangan sebagaimana diuraikan di atas, dapat dikemukakan bahwa Program Studi Doktor Ilmu Hukum mengembangkan sendiri kurikulum pendidikan tinggi dengan merujuk pada standar nasional pendidikan tinggi, dengan tujuan agar mahasiswa cerdas secara

  • STANDAR 5

    KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

    127

    intelektual, dan mempunyai akhlak mulia, serta memiliki skill/keterampilan. Untuk menindaklanjuti ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut, maka penyusunan dan pengembangan kurikulum di Program Doktor Ilmu Hukum juga mengacu pada beberapa ketentuan, baik peraturan yang diterbitkan oleh Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya (YPTA-Surabaya), maupun yang diterbitkan oleh Rektor Untag Surabaya. Peraturan-peraturan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Keputusan Yayasan Nomor: 03/SK/YP-A/VIII/2013 Tentang Statuta

    Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, khususnya pada Bab III Pasal 14, bagian 6.

    2. Surat Keputusan Rektor Nomor 179/SK/R/IX/2011 Tentang Standar Mutu Universitas, Fakultas, dan Program Studi.

    3. Surat Keputusan Rektor Nomor 241/SK/R/X/2015 Tentang Penetapan Renstra Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya tahun 2016-2020.

    4. Surat Keputusan Rektor Nomor 180/SK/R/IX/2011 Tentang Standar Mutu Program Studi.

    5. Surat Keputusan Rektor Nomor 182/SK/R/VIII/2018 Tentang Rencana Induk Pengembangan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, khususnya Bab V Tentang Kebijakan, Strategi dan Pengembangan, point b.1.

    6. SK Rektor Nomor 283/SK/R/XII/2016 mengenai Pedoman Administrasi Akademik.

    7. SK Rektor Nomor 148/SK/R/VI/2013 mengenai Panduan dalam Penyusunan Kurikulum di lingkungan Untag Surabaya.

    8. SK Rektor No. 129/SK/R/V/2013 mengenai Pedoman Evaluasi Kurikulum. 9. SK Rektor No. 129/SK/R/V/2013 mengenai Pengembangan Kurikulum. 10. SK Rektor Nomor 115/SK/R/IV/2016 mengenai Panduan Penyusunan RPS. Penyusunan kurikulum dirancang dengan mempertimbangkan relevansinya dengan visi, misi, tujuan, cakupan dan kedalaman materi yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan dan perilaku (soft skills) lulusan yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi. Pada semester gasal 2017/2018, Program Studi Doktor Ilmu Hukum sudah menerapkan kurikulum perguruan tinggi yang berbasis KKNI. Kurikulum Program Studi Doktor Ilmu Hukum terdiri dari 50 sks yang terdistribusi dalam semester I sampai semester VI. Setiap mata kuliah memiliki bobot sekurang-kurangnya 2 sks. Setiap mata kuliah yang tersaji dalam kurikulum wajib ditempuh mahasiswa sebelum menyusun disertasi untuk menyelesaikan studinya pada Program Studi Doktor Ilmu Hukum. Untuk meningkatkan keahlian dan kemampuan mahasiswa dalam penguasaan ilmu hukum, dikembangkan suasana akademik yang kondusif dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan diri dengan melakukan kegiatan ilmiah, seperti diskusi kelas, diskusi kelompok, seminar- seminar kelas, maupun seminar di luar kelas, bedah buku, dan kegiatan ilmiah lainnya, baik terkait dengan mata kuliah yang sedang ditempuh, maupun topik- topik aktual hukum lainnya. Kegiatan ilmiah ini dilakukan dalam rangka pengembangan bidang ilmu, tingkat pemahaman, kemampuan mengkomunikasikan hasil pemikiran secara lisan maupun tertulis, sesuai dengan keahliannya untuk memecahkan masalah-masalah hukum dengan pendekatan lintas disiplin ilmu. Untuk mendukung terciptanya suasana akademik yang kondusif, maka setiap mahasiswa diwajibkan membuat makalah sebagai bahan diskusi, baik yang berhubungan dengan mata kuliah, maupun di luar mata kuliah.

  • STANDAR 5

    KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

    128

    5.1.1 Kompetensi Lulusan Uraikan secara ringkas kompetensi lulusan (kompetensi utama,

    kompetensi pendukung, kompetensi lainnya).

    Program Studi Doktor Ilmu Hukum semenjak semester gasal tahun akademik 2017/2018 telah menerapkan kurikulum perguruan tinggi yang telah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Hal tersebut sesuai dengan Pasal 5 ayat (1) Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 mengenai Standar Nasional Pendidikan Tinggi ditentukan bahwa standar kompetensi lulusan dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran. Lebih lanjut, ditentukan bahwa capaian pembelajaran tersebut meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan (umum dan khusus). Sesuai Pasal 7 ayat (1) Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 mengenai Standar Nasional Pendidikan Tinggi, ditentukan bahwa khusus untuk rumusan sikap dan keterampilan umum telah ditetapkan dalam Lampiran. Dengan demikian, kompetensi lulusan Program Studi Doktor Ilmu Hukum telah dirumuskan dalam capaian pembelajaran sebagai berikut:

    a. Rumusan Sikap

    1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.

    2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.

    3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, bernegara berdasarkan Pancasila.

    4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalis beserta rasa tanggung jawab pada negera dan bangsa.

    5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.

    6. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat & lingkungan.

    7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat & bernegara. 8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik. 9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang

    keahliannya secara mandiri. 10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan

    kewirausahaan.

    b. Rumusan Keterampilan Umum 1. Mampu menemukan atau mengembangkan teori/ konsepsi/ gagasan

    ilmiah baru, memberikan kontribusi pada pengembangan serta pengamalan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora di bidang keahliannya, dengan menghasilkan penelitian ilmiah berdasarkan metodelogi ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif.

    2. Mampu menyusun penelitian interdisiplin, multidisiplin atau transdisiplin termasuk kajian teoritis dan/ atau eksperimen pada bidang keilmuan, teknologi, seni dan inovasi yang dituangkan dalam bentuk disertasi, dan makalah yang telah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi.

  • STANDAR 5

    KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

    129

    3. Mampu memilih penelitian yang tepat gun