Konfigrasi elektron

download Konfigrasi elektron

of 27

  • date post

    04-Jul-2015
  • Category

    Education

  • view

    3.921
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Konfigrasi elektron

  • 1. Kompetensi 1Mendeskripsikan struktur atom, sistem periodik unsur dan ikatan kimia untuk menentukanstruktur molekul, sifat-sifat unsur dan senyawaA. Konfigurasi Elektron dan Sistem Periodik UnsurMenganalisis notasi unsur dan kaitannya dengan struktur atom, konfigurasi elektron, jenis ikatankimia, rumus molekul, bentuk molekul dan sifat senyawa yang dapat dihasilkannya, serta letakunsur dalam tabel periodik.1. Konfigurasi Elektron Didalam inti atom terdapat elektro, proton, dan neutron. Nomor atom (Z) merupakanjumlah proton atau elektron dalam inti tiap-tiap atom suatu unsur. Sementara itu, nomor massaatau massa atom (A) adalah jumlah total proton dan neutron yang terdapat dalam inti suatuatom. Banyaknya neutron diperoleh dari suatu pengurangan massa atom denganelektronnya. Inti atom dilambangkan Keadaan elektron dalam suatu atom dinyatakan oleh empat macam bilangan kuantum,yaitu bilangan kuantum pertama (h), bilangan kuantum asimut (l), bilangan kuantum magnetik(m), dan bilangan kuantum spin (s). Konfigurasi elektron merupakan cara penulisan pendistribusian elektron dalam orbital-orbital pada kulit utama atau subkulit.

2. Aturan pendistribusian elektron sebagai berikut : a. Prinsip AufbauPengisian elektron dimulai dari orbital dengan tingkatan energi rendah ke orbital yang tingkat energinya lebih tinggi. 1s 2s 2p 3s 3p3d 4s 4p4d4f 5s 5p5d5f 6s 6p6d 7s 7p Urutan tingkat energi elektron seperti berikut. 1s, 2s, 2p, 3s, 2p, 4s, 3d, 4p, dst . . . . b. Prinsip Larangan Pauli (Prinsip Eksklusi Pauli) Dalam satu atom tidak boleh ada dua elektron yang memiliki keempat bilangankuantum sama. c. Aturan HundJika terdapat orbital-orbital dengan energi yang sama, tiap-tiap orbital akan terisidengan sebuah elektron yang memiliki spin sama 3. d. Diagram Orbital Jumlah elektron maksimum dalam suatu orbital sebanyak dua elektron. Muatan keduaelektron berharga negatif sehingga terjadi gaya tolak menolak. Gaya tolak elektron inidiimbangi dengan adanya rotasi yang arahnya berlawanan. Oleh karena itu, dalam suatudiagram orbital kedua elektron digambarkan seperti dau anak panah yang berlawanan arahOleh karena jumlah orbital pada kulit ke-n = n2, jumlah maksium elektron pada kulit ke-n = 2n2.Penulisan diagram konfigurasi elektron dapat diwakili oleh unsur-unsur gas mulia yaitu 2[He], 10[Ne], 18[Ar], 36[Kr], 54[Xe], 86[Rn].2. Sistem Periodik Unsur Sistem peiodik merupakan suatu cara untuk mengelompokkan unsur-unsur berdasarkansifatnya. Pengelompokkan unsur mengalami perkembangan berdasarkan hal-hal berikut a. Sifat Logam dan Nonlogam b. Hukum Triade Dobereiner c. Hukum Oktaf Newlands d. Hukum Mendeleev e. Sistem Periodik Modern Unsur-unsur pada sistem periodik medern disusun berdasarkan kenaikan massa atom.Susunan unsur ini dikenal dengan Tabel Periodik Unsur (TPU), yang terdiri atas periode dangolongan. TPU memiliki 7 periode yang disusun secara horizontal dari kiri ke kanan. 4. Unsur-unsur yang terletak dalam suatu periode memiliki jumlah kulit yang sama. Sementara itu,kolom vertikal dari atas ke bawah disebut golongan. TPU mempunyai 8 golongan yang terbagiatas golongan utama (A) dan golongan transisi (B). Unsur-unsur yang memiliki elektron valensiyang sama akan menempati golongan yang sama. Unsur-unsur dalam suatau golongan memilikisifat kimia dan fisika yang mirip. Unsur-unsur dalam TPU dibagi menjadi 4 blok, yaitu blok s, blok p, blok d, dan blok f. Blok sdan p ditempati oleh golongan utama (A), sedangkan blok d dan f ditempati oleh golongantransisi (B). Sifat unsur-unsur dalam sistem periodik berubah secara teratur. a. Jari-Jari Atom1) Dalam satu periode : semakin ke kanan letak unsur, jari-jari atom semakin kecil.2) Dalam satu golongan : semakin ke bawah letak unsur, jari-jari atom semakin besar. b. Potensial Ionisasi1) Dalam satu periode : semakin ke kanan letak unsur, potensial ionisasi semakin besar.2) Dalam satu golongan : semakin ke bawah letak unsur, potensial ionisasi semakin kecil. c. Afinitas Elektron1) Dalam satu periode : semakin ke kanan letak unsur, afinitas elektron semakin besar.2) Dalam satu golongan : Semakin ke bawah letak unsur, afinitas elektron semakin kecil. d. Keelektronegatifan1) Dalam satu periode : semakin ke kanan letak unsur, keelektronagatifan semakin besar.2) Dalam satu golongan : semakin ke bawah letak unsur, keelektronegatifan semakin kecil. 5. Contoh SoalWacana berikut digunakan untuk mengerjakan soal nomor 1 dan 2Dua buah unsur mempunyai notasi dan1. diagram orbital yang paling tepat untuk elektron terakhir unsur X adalah . . . . (Nomor atomNe = 10, Ar = 18, Kr = 36)a. [Ne]b. [Ar]c. [Ar]d. [Ar]e. [Kr]2. Unsur Y dalam sistem periodik terletak pada . . . .a. Golongan IIIB, Periode 5b. Golongan IA, Periode 4c. Golongan IIIA, Periode 3d. Golongan VIA, Periode 2e. Golongan VIIIA, Periode 2 6. Soal Pendalaman1. Jika unsur X berkaitan dengan unsur Z maka rumus senyawa dan jenis ikatan yang terjadiadalah . . . .a. XZ dan ionb. X2Z dan ionc. XZ2 dan iond. X2Z dan kovalene. XZ2 dan kovalen(Ujian Nasional 2009/2010)2. Konfigurasi elektron X2- dari suatu ion unsur X adalah . . . .a. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2b. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4c. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6d. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2e. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2 3d2(Ujian Nasional 2009/2010) 7. B. Ikatan KimiaMenganalisis jenis ikatan kimia atau gaya antarmolekul dan sifat-sifatnyaIkatan Kimia terbentuk antaratom atau antarmolekul untuk mencapai kestabilandengan susunan elektron terluar seperti gas mulia. Ada dua aturan yang digunakanagar atom-atom yang berkaitan mencapai kestabilan.1. Aturan Oktet: elektron terluar berjumlah 8.2. Aturan duplet: elektron terluar berjumlah 2.Ikatan kimia terbagi menjadi beberapa ikatan, diantaranya sebagai berikut.1. Ikatan ion, ikatan yang terjadi akibat gaya tarik-menarik elektrostatis antara ionpositif dan ion negatif. Ikatan ini tejadi antara unsur logam dengan unsur nonlogam.Senyawa yang berkaitan ion disebut ionik. Ciri-ciri senyawa ionik yaitu:a. Mempunyai titik didih dan titik leleh tinggi;b. Pada suhu kamar berwujud pada; danc. Dalam keadaan murni bersifat konduktor. 8. 2. Ikatan kovalen, ikatan yang terjadi kerena penggunaan bersama pasangan elektronoleh dua atom yang berkaitan, ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam danunsur nonlogam, ikatan kovalen terdiri atas:a. Ikatan kovalen tunggal;b. Ikatan kovalen rangkap dua;c. Ikatan kovalen rangkap tiga; dand. Ikatan kovalen koordinasiSenyawa yang berkaitan kovalen disebut senyawa kovalen. Ciri-ciri senyawa kovalensebagai berikut. a. Dalam keadaan murni bersifat isolator. b. Mempunyai tiga wujud yaitu padat, cair, dan gas c. Mempunyai titik didih dan titik leleh rendah. 9. Contoh Soal1. Perhatikan data hasil percobaan berikut! No.Sifat Fisik Zat A Zat B 1. Wujud zat Padat Padat 2. Kelarutan dalam air Larut Tidak terlarut 3. Daya hantar listrik larutan Konduktor Isolator 4. Titik leleh dan titik didih TinggiRendahBerdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa jenis ikatan yang terdapat pada zat A danzat berturut-urut adalah . . . .a. Ion dan kovaler nonpolarb. Kovalen polar dan ionc. Kovalen nonpolar dan iond. Kovalen koordinasi dan logame. Hidrogen dan kovalen 10. 2. Tabel berikut menunjukkan sifat-sifat senyawa A dan B Senyawa Titi didih Daya Hantar Listrik (C)Lelehan Larutan A -33Tidak dapat Dapatmenghantarkan menghantarkan B 58,78Tidak dapat Tidak dapatmenghantarkan menghantarkanBerdasarkan data tersebut, ikatan yang terdapat dalam senyawa A dan B berturut-turut adalah . .a. Ion dan kovalen poralb. Ion dan kovalen nonporalc. Ion dan kovalen koordinasid. Hidrogen dan kovalen nonporale. Kovalen poral dan kovalen nonporal 11. Soal Pendalaman1. Zat-zat di bawah ini mempunyai sifat sebagao berikutBerdasarkan data tersebut maka jenis ikatan yang terdapat pada zat P dan Q berturut-turutadalah . . . . Zat Daya hantar listrikTitik didih LarutanCairan P MenghantarkanMenghantarkanTinggi Q MenghantarkanTidak menghantarkanRendaha. Ion dan kovalen polarb. Kovalen poral dan kovalen nonporalc. Kovalen koordinasi dan kovalen porald. Kovalen poral dan ione. Hidrogen dan ion2. Senyawa Mmempunyai sifat sebagai berikut. 1) Mudah larut dalam air. 2) Dalam fase cair dapat menghantarkan listrik. 3) Titik didih dan titik lelehnya tinggi.Jenis ikatan dalam senyawa M tersebut adalah . . . .a. Kovalen poralb. Kovalen nonporalc. Hidrogend. Logame. Ion 12. TRYOUT 1 Mata pelajaran: Kimia Alokasi Waktu : 10 Menit Jumlah Soal :4 Pililah jawaban yang benar!1. Konfigurasi elektron X dari suatu ion unsur X adalah . . . . a. 1s2 2s2 2p5 b. 1s2 2s2 2p6 c. 1s2 2s2 2p6 3s1 d. 1s2 2s2 2p6 3s2 2p6 4s1 e. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s22. Letak golongan dan periode unsur A dalam sistem periodik unsur adalah . . . . a. IIA dan 4 b. VIIIA dan 3 c. IIB dan 4 d. VIIIB dan 3 e. VIIIB dan 4 13. 3. Rumus senyawa dan jenis ikatan yang terjadi jika unsur X berjaitan dengan unsur Y adalah . . . . a. XY dan ion b. X2Y dan ion c. XY2 dan ion d. X2Y2 dan kovalen e. X2Y3 dan kovalen4. Perhatikan data senyawa Y dan Z berikut!Simbol Titik lelehDaya hantar listrik larutannya senyawa (oC) Y870Menghantarkan Z -25Tidak menghantarkanBerdasarkan data diatas, jenis ikatan yang terdapat pada senyawa Y dan Z secara berurutanadalah . . . .a. Ion dan kovalen poralb. Ion dan kovalen nonporalc. Kovalen poral dan iond. Kovalen nonporal dan ione. Kovalen nonporal dan kovalen poral 14. TRYOUT 2 Mata pelajaran: Kimia Alokasi Waktu : 10 Menit Jumlah Soal :4 Pililah jawaban yang benar! Informasi berikut diberikan untuk mengerjakan soal Nomor 1 sampai dengan nomor 3.Tiga buah unsur dengan notasi sebagai berikut P, Q, R1. Konfigurasi elektron X dari suatu ion unsur X adalah . . . . a. [Ne] 3s1 b. [Ne] 4s1 c. [Ar] 3s1 d. [Ar] 4s1 e. [Ar] 4s2 3d32. Letak golongan dan periode unsur A dalam sistem periodik unsur adalah . . . . a. IIA dan 4 b. VIIIA dan 3 c. IIB dan 4 d. VIIIB dan 3 e. VIIIB dan 4 15. 3. Unsur R dan unsur K dapat membentuk senyawa dengan rumus dan jenis ikatan be rturutturut . . . . a. KR3 ion b. K2R ion c. KR2