Elektron 56

download Elektron 56

of 24

  • date post

    23-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    276
  • download

    21

Embed Size (px)

description

Majalah Elektroteknik HME ITB

Transcript of Elektron 56

  • Edisi 56 / 2015

    ELECTRO ISSUEBitcoin Indonesia

    ELECTRO POPULARRekam Jejak Mobil

    Roomba Si Robot Pembantu

    Smart Card, Bukan Kartu Biasa

    Wearable Device

    Smart city : sebuah konsep baru dalam pengembangan dan penataan kota

    Soccer in Technology

    ELECTRO PRACTICE

    LUXMETER:

    Sebagai klasifikasi kebutuhan pencahayaan suatu ruangan

    ELECTROMAN

    Alan Yudhahutama

    WAW! FAKTANYA

    ELEKTRON

  • Kata Sambutan

    Berbeda dengan 10 tahun yang lalu, teknologi menjadi san-gat dekat, saat ini, dengan kehidupan kita sehari-hari. Teknologi memudahkan kita melakukan banyak hal, hingga menambah nilai-nilai dari barang dan jasa yang ada. Teknologi-teknologi yang ada tentu berkaitan langsung dengan dunia elektroteknik yang sedang berkembang. Perkembangan itulah yang sangat menarik untuk di-mengerti.

    Perkembangan teknologi menuntut kreativitas dan kerja keras para pelaku sains serta engineer yang mencakup segala lapisan, termasuk mahasiswa. Mahasiswa, pun, tanpa disadari turut terli-bat dalam perkembangan teknologi melalui proyek-proyek yang dilakukan baik dalam ranah akademik maupun diluar akademik.

    Majalah Elektron edisi kali ini menitikberatkan pembahasannya pada proyek-proyek yang dilakukan oleh mahasiswa elektroteknik ITB. Proyek yang dilakukan bervariasi mulai dari elektronika prak-tis hingga menyinggung topik tugas akhir yang ada di ITB. Harapan saya, tulisan-tulisan yang ada di majalah ini akan membukakan wawasan pembaca, serta menambah rasa keingintahuan terha-dap teknologi saat ini, dan nanti.

    Ketua Umum Elektron 2014/2015

    Gabriel Frans

    Teknik Elektro 2011

    Ketua Umum: Gabriel Frans (EL11)

    Bendahara: Fitriana HN Aji Pramesti (EL12)

    Administrasi: Ariana Tulus P (EL11)

    Pemimpin Redaksi : Teguh Imam D (EP11)

    Publikasi: Amalia Irma N (EL11)

    Sponsorship: Nabila Husna S (ET11)

    Produksi: Oktapriana Putra S (EL11)

    Desain & Artistik: Siti Chiquitita V (ET11)

    Dwiky F Syahbana (EL12)

    Kru:Akhmad Sakir (EL11)Amalia Irma N (EL11)Andini Noviana (EL11)

    Ariana Tulus Purnomo (EL11)Arya Tama (EL11)

    Cindy Agustina (EL11)Dennis Citralokam (EL11)

    Gabriel Frans (EL11)Hasnan Chatim (ET11)

    M. Hariomurti M (EL11)Nabila Husna S (ET11)Oktapriana PS (EL11)

    Siti Chiquitita V (ET11)Teguh Imam D (EP11)

    Tito Nurwahyu MN (EL11)Wisnu Murti (EL11)

    Zahrotul Aisyah U (EL11)Abdur Rouf (EP12)

    Abram Wawi Putra (EP12)Albert shan Handoko (EP12)

    Ammar Syahid R (EP12)Dwiky F Syahbana (EL12)

    Fahrur Rozzi (EP12)Fitriana NH AP (EL12)

    Harashta Tatimma Larasati (ET12)Hasna Satya Dini (EP12)

    Kurniawan Adiyta W (EP12)Rahmi Prameta (EL12)Riska Audina A (ET12)

  • Electro Popular:- Rekam Jejak Mobil Listrik- Roomba Si Robot Pembantu- Smart Card, Bukan Kartu Biasa- Wearable Devices- Soccer In Technology

    Electro Issue:Bitcoin

    Indonesia

    Electro Man:Alan Yudhatama

    Electro Practice:Luxmeter

    Contents

    4

    14

    15

    21 Waw! Faktanya.....

    18

  • Apa itu mobil listrik?

    Pasti pembaca sudah sering kan men-dengar berita tentang mobil listrik? Baik itu mobil listrik yang didesain oleh produsen luar negeri maupun kreasi anak dalam negeri. Banyak kalangan berpendapat bahwa mobil listrik mer-upakan salah satu solusi terbaik untuk mengurangi tingkat polusi yang ada di perkotaan. Namun di sisi lain, tidak sedikit orang yang pesimis akan keber-langsungan program mobil listrik ini. Nah, tapi sebelum kita berbicara leb-ih lanjut tentang kontroversi mobil ini, lebih baik yuk kita lihat teknis dari kerja suatu mobil listrik.

    Ya, pada dasarnya mobil listrik mer-upakan jenis mobil yang digerakkan oleh motor listrik dan menggunakan listrik sebagai sumber energi utaman-ya. Oiya, mungkin kawan baru men-dengar isu mengenai mobil listrik seki-tar tahun 2000-an kan? Apakah kalian tahu bahwa sebenarnya mobil listrik sendiri telah ada sejak tahun 1800-an? Prototipe mobil listrik pertama diran-cang oleh nyos Jedlik yang merupa-kan warga negara Hungaria. Kemudi-an sistem penyimpanan energi listrik mulai dikembangkan secara lebih baik sekitar tahun 1840, dimana tercatat nama-nama seperti Gaston Plant

    yang merupakan pencipta baterai isi ulang dan Camille Alphonse Faure yang mengembangkan kapasitas bat-erai isi ulang sehingga memungkinkan baterai untuk dapat diproduksi pada skala industri.

    Sekitar tahun 1920 mobil listrik mulai ditinggalkan karena perkembangan kapasitas penyimpanan listrik yang ti-dak dapat mengikuti akselerasi pem-bangunan infrastruktur jalan. Perkem-bangan infrastruktur jalan yang semakin baik tentunya menyebabkan orang membutuhkan kendaraan yang dapat digunakan untuk menempuh ja-rak yang semakin jauh. Karena sistem penyimpanan pada mobil listrik belum dapat menjawab tantangan ini, mas-yarakat beralih untuk menggunakan mobil berbahan bakar minyak bumi.

    Ketika jumlah mobil berbahan bakar minyak bumi semakin banyak, disadari bahwa terjadi penurunan kualitas uda-ra. Atas dasar tersebut sekitar tahun 1970 Ilmuwan mulai kembali menco-ba mengembangkan teknologi mobil listrik yang dulu ditinggalkan. Bagian yang menjadi fokus adalah penelitian adalah sistem penyimpanan energi elektrik. Untuk dapat bersaing denagn mobil berbahan bakar minyak bumi yang rata-rata memiliki jarang tempuh

    MOBIL LISTRIKRekam Jejak Mobil Listrik

    Mobil Chevy Volt

    Elektro Popular

  • 5500km (asumsi tangki 50L, 10km/1L) setiap pengi-sian bensin full, dibutuhkan inovasi yang sangat baik oleh ilmuwan dan juga produsen mobil listrik. Salah satu jawaban yang paling menjanjikan diberikan oleh Tesla Motor. Produsen mobil listrik yang berpusat di California, Amerika Serikat ini menawarkan mobil lis-trik dengan jarak tempuh sampai 306 km untuk satu kali pengisian pada kecepatan optimum, sedangkan pada kecepatan normal jarak tempuh berkisar pada 265 km.

    Cara Kerja Mobil Listrik

    Perbedaan prinsip kerja dari mobil listrik dengan mobil berbahan bakar minyak bumi terletak pada motor penggerak, sistem penyimpanan, dan con-troller. Energi yang tersimpan pada sistem penyim-panan (baterai), digunakan oleh motor listrik yang pengaturannya dilakukan controller yang terhubung dengan pedal gas. Ketika pengemudi menekan ped-al gas dalam-dalam berarti controller akan member-ikan energi penuh sedangkan ketika pengemdi tidak mengunjak pedal gas, controller tidak akan mengi-rimkan energi pada motor listrik.

    Untuk penjelasan yang lebih rinci, controller akan mengubah 300V DC dari baterai menjadi maksimum 240V AC 3 fasa yang akan diberikan pada motor listr-ik. Sedangkan pengaturan daya yang akan diberikan oleh controller diatur oleh potensiometer yang ter-hubung dengan pedal gas. Untuk alasan keamanan, terdapat dua potensiometer yang akan dibaca oleh controller. Daya dari controller baru akan disalurkan pada motor listrik ketika controller membaca nilai yang sama pada kedua potensiometer. Jadi ketika terjadi fault pada salah satu potensimeter sehingga

    menujukkan posisi gas full (pedal terinjak dalam), padahal pengemudi tidak bermaksud demikian, kecelakaan dapat dicegah karena pada pemba-caan nilai potensiometer yang berbeda mobil ti-dak akan bergerak.

    Jenis Mobil Listrik

    Dalam perkembangannya, terdapat empat jenis mobil listrik jika didasarkan pada sumber energin-ya, yaitu konvensional hybrid, Plug-In Hybrid Elec-tric Vehicle(PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV) dan yang terakhir fuel cell Electric Vehicle (FCEV). Perbedaan keempatnya terletak baik pada kom-binasi bahan bakar maupun media penyimpanan energi listrik. Terdapat jenis mobil yang sumber energinya merupakan kombinasi dari minyak bumi dan listrik, namun ada pula yang sumber energinya sudah sepenuhnya dipasok dari listr-ik. Jenis yang paling baru merupakan gabungan antara energi listrik dan hidrogen. Nah, mari kita lihat satu persatu dari keempat jenis tadi.

    Pada jenis conventioal hybrid , energi listrik yang digunakan dihasilkan dari sistem pengereman

    1. Electric Motor 2. Battery pack3. Motor Controller4. Contactor5. Fuse6.Vacuum Pump

    7.DC/DC Converter8.Instrumentation9.Power Steering Pump10.Battery Charger

    SKEMATIK MOBIL LISTRIK

  • Dua jenis mobil lainnya yaitu BEV dan FCEV memiliki sistem yang 100% meninggalkan bahan bakar bensin. Perbedaan keduanya terletak pada cara mendapat-kan energi listrik. Jika BEV memiliki kemiripan dengan PHEV yaitu mendapatkan energi listrik melalui sistem charging. Pada FCEV, energi listrik dihasilkan dari proses perubahan hidrogen menjadi air.Jadi penge-mudi tidak perlu mengisi ulang baterai listrik, tetapi yang dibutuhkan adalah hidrogen. Keuntungan dari PHEV adalah sistem pengisisan ulang yang relatif lebih cepat. Jika mobil yang memafaatkan listrik se-bagai penggerak motor harus memgisi ulang sekitar 4-8 jam untuk kondisi penuh. Dengan memanfaat-kan hidrogen hanya dibutuhkan waktu 5 menit untuk pengisian penuh. Mobil listrik produksi Tesla Motor yang tadi telah kita singgung merupakan jenis BEV. Sedangkan salah satu produsen motor yang meng-hasilkan FCEV adalah Mitsubishi dengan Mistubishi Outlander PHEVnya.

    Perkembangan mobil listrik bukan tanpa hambatan, beberapa masalah yang perlu dikaji lebih lanjut ada-lah bentuk fisik baterai yang besar dan menghabiskan tempat, selain itu baterai yang sekarang diproduksi hanya dapat tahan berfungsi optimal untuk penggu-naan dibawah 100.000 mile. Selain itu infrastruktur pengisian ulang listrik yang belum tersedia juga men-jadi alasan lain mengapa mobil ini belum populer un-tuk menjadi pilihan kendaran masyarakat.

    Beberapa orang berpendapat bahwa walaupun mobil listrik tidak menghasilkan emisi, namun pada saat pembangkitan listrik dari sumber tentunya tidak semua pembangkit menggunakan energi terbarukan seperti air, angin, ataupun biomas