KOMPOSISI JENIS DAN STRUKTUR TEGAKAN REGENERASI .vegetations on natural stand in Hutan Pendidikan

download KOMPOSISI JENIS DAN STRUKTUR TEGAKAN REGENERASI .vegetations on natural stand in Hutan Pendidikan

of 47

  • date post

    03-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KOMPOSISI JENIS DAN STRUKTUR TEGAKAN REGENERASI .vegetations on natural stand in Hutan Pendidikan

KOMPOSISI JENIS DAN STRUKTUR TEGAKAN

REGENERASI ALAMI DI HUTAN PENDIDIKAN

GUNUNG WALAT, SUKABUMI

SUSI SUSANTI

DEPARTEMEN SILVIKULTUR

FAKULTAS KEHUTANAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

2014

PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN

SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA*

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Komposisi Jenis dan

Struktur Tegakan Regenerasi Alami di Hutan Pendidikan Gunung Walat,

Sukabumi adalah benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan

belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber

informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak

diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam

Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut

Pertanian Bogor.

Bogor, Juli 2014

Susi Susanti

NIM E44089001

ABSTRAK

SUSI SUSANTI. Komposisi Jenis dan Struktur Tegakan Regenerasi Alami di

Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi. Dibimbing oleh CECEP

KUSMANA.

Suksesi/regenerasi alami merupakan salah satu faktor yang dapat mengubah

komposisi jenis dan struktur tegakan di Gunung Walat dari waktu ke waktu.

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis struktur dan komposisi jenis

tumbuhan pada tegakan alami di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Cibadak,

Sukabumi. Penentuan lokasi pengamatan dilakukan dengan metode systematic

sampling with random start dengan menggunakan petak analisis vegetasi pada

lima jalur. Berdasarkan penelitian didapatkan 39 jenis semai, 37 jenis pancang, 22

jenis tiang, 23 jenis pohon dan 21 jenis tumbuhan bawah. Komposisi jenis pada

hutan alam HPGW didominasi oleh jenis Tarenna fragrans dan Bellucia

axinanthera. Struktur tegakan terdiri atas stratum A, stratum B, dan stratum C.

Stratum A dan B didominasi oleh jenis Maesopsis eminii, sedangkan stratum C

didominasi oleh jenis Bellucia axinanthera dan Schima wallichii. Stratum E

didominasi oleh jenis Selaginella wildenowii dan Clidemia hirta. Kerapatan

pohon menurun secara eksponensial dari pohon berdiameter kecil ke pohon yang

berdiameter besar seperti kurva J terbalik. Hal ini menunjukkan terjaminnya

keberlangsungan tegakan hutan di masa yang akan datang

Kata kunci: hutan alam, komposisi jenis, struktur tegakan

ABSTRACT

SUSI SUSANTI. Species Composition and Stand Structure of Natural Forest in

Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi. Supervised by CECEP KUSMANA.

Natural regeneration is one of many factors which can change species

composition and stand structure in Gunung Walat from time to time. The

objective of this research is to analyze structure and species composition of

vegetations on natural stand in Hutan Pendidikan Gunung Walat, Cibadak,

Sukabumi. The location of observation determined by systematic sampling with

random start method by using vegetation analysis plot on five strips. The research

found 39 species of seedlings, 37 species of saplings, 22 species of poles, 23

species of trees and 21 species of understorey vegetation. Species composition in

natural forest of HPGW is dominated by Tarenna fragrans and Bellucia

axinanthera. Stand structure consists of stratum A, stratum B, stratum C and

stratum E. Stratum A and B are dominated by species Maesopsis eminii while

stratum C is dominated by Bellucia axinanthera and Schima wallichii. Stratum E

is dominated by Selaginella wildenowii and Clidemia hirta. Tree density decrease

exponentially from small diameter trees to large diameter trees which look like

inverted J curve. This shows the sustainability of forest stand in the future will be

secured.

Keywords: natural forest, species composition, stand structure

Skripsi

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Kehutanan

pada

Departemen Silvikultur

KOMPOSISI JENIS DAN STRUKTUR TEGAKAN

REGENERASI ALAMI DI HUTAN PENDIDIKAN GUNUNG

WALAT, SUKABUMI

SUSI SUSANTI

DEPARTEMEN SILVIKULTUR

FAKULTAS KEHUTANAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

2014

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah subhanahu wa taala atas

segala karunia-Nya sehingga karya ilmiah ini berhasil diselesaikan. Tema yang

dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan pada bulan Januari 2014 ini ialah

ekologi, dengan judul Komposisi Jenis dan Struktur Tegakan Regenerasi Alami di

Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi.

Terima kasih penulis ucapkan kepada Bapak Prof Dr Ir Cecep Kusmana,

MS selaku dosen pembimbing. Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada

ibu, kakak dan seluruh keluarga atas doa dan kasih sayangnya, dan penulis

ucapkan terima kasih kepada teman satu bimbingan (Peniwidiyanti), teman-teman

SVK 46, Bagus, Gugi, Yuldev, Wulan, Anom, Iqbal, Adly Firma, Syifa, Teguh,

Arin, Azka, sahabat Rumah Belajar Leadership, Yes! I am Muslim, FIM (Forum

Indonesia Muda) regional Bogor, dan KAMMI atas segala doa, semangat, kasih

sayang dan gagasan yang diberikan dalam penyusunan skripsi, serta semua pihak

yang telah membantu dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini yang tidak dapat

disebutkan satu per satu.

Di samping itu, penghargaan penulis sampaikan kepada Direktur dan

pegawai Hutan Pendidikan Gunung Walat yang bersedia memberikan ilmu-

ilmunya kepada penulis, sehingga membantu dalam proses pengumpulan data.

Semoga karya ilmiah ini bermanfaat.

Bogor, Juli 2014

Susi Susanti

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL vii

DAFTAR GAMBAR vii

DAFTAR LAMPIRAN vii

1 PENDAHULUAN 1

1.1 Latar Belakang 1

1.2 Perumusan Masalah 2

1.3 Tujuan Penelitian 2

1.4 Manfaat Penelitian 2

2 METODE 2

2.1 Waktu dan Tempat 2

2.2 Bahan dan Alat 3

2.3 Data yang Dikumpulkan 3

2.4 Prosedur Penelitian 3

2.5 Analisis Data 4

3 KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 8

4 HASIL DAN PEMBAHASAN 9

4.1 Komposisi Jenis 9

4.2 Struktur Tegakan 12

4.3 Pembahasan 16

5 SIMPULAN DAN SARAN 19

5.1 Simpulan 19

5.2 Saran 20

DAFTAR PUSTAKA 20

LAMPIRAN 22

RIWAYAT HIDUP 37

DAFTAR TABEL

1 Jenis dominan dan kodominan pada berbagai tingkat pertumbuhan di hutan alam Gunung Walat Sukabumi 9

2 Jenis dominan dan kodominan tumbuhan bawah di hutan alam Gunung Walat, Sukabumi 10

3 Indeks dominansi jenis (C) di kawasan hutan alam HPGW 10 4 Indeks kekayaan jenis (R), indeks kemerataan jenis (E) dan indeks

keanekaragaman jenis di hutan alam HPGW 11

5 Indeks kesamaan komunitas tumbuhan pada setiap tingkat pertumbuhan di hutan alam HPGW 12

6 Pola penyebaran individu jenis yang dominan di hutan alam Gunung Walat, Sukabumi 13

7 Komposisi jenis pada setiap stratum tajuk pada hutan alam HPGW 14 8 Perbandingan jumlah kerapatan individu per tingkat pertumbuhan 15

DAFTAR GAMBAR

1 Peta lokasi penelitian hutan alam HPGW 3 2 Desain petak contoh analisis vegetasi 4 3 Peta Hutan Pendidikan Gunung Walat 8 4 Jumlah jenis tumbuhan di hutan alam HPGW 11 5 Strukur horizontal tegakan hutan tingkat pohon di hutan alam HPGW 12 6 Kerapatan individu pohon dengan regenerasinya di hutan alam HPGW 13 7 Strukur vertikal tegakan hutan di hutan alam HPGW 14

DAFTAR LAMPIRAN

1 Jumlah seluruh jenis tumbuhan di hutan alam HPGW 22 2 Jenis-jenis tumbuhan yang berhasil ditemukan di lokasi hutan alam

HPGW 24

3 Hasil data analisis vegetasi 29

file:///E:/PPKI/CD%20PPKI/CD/Templat/Skripsi-Custom.dotx%23_Toc331485136file:///E:/PPKI/CD%20PPKI/CD/Templat/Skripsi-Custom.dotx%23_Toc331485137

1

1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Hutan adalah ekosistem yang dicirikan oleh komunitas pohon dan

sumberdaya alam hayati lainnya yang pengelolaan dan pelestariannya

memerlukan pengetahuan ekologi dan pendekatan ekosistem (Soerianegara 1998).

Dalam suatu ekosistem hutan, tumbuh-tumbuhan berhubungan erat satu sama lain

dengan lingkungannya. Hubungan ini terlihat dengan adanya variasi dalam jumlah

masing-masing jenis tumbuhan dan terbentuknya struktur tumbuh-tumbuhan

tersebut. Terbentuknya pola keanekaragaman dan struktur tegakan hutan

merupakan proses yang dinamis, erat hubungannya dengan kondisi lingkungan,

baik biotik maupun abiotik.

Kondisi suatu tegakan hutan selalu dipengaruhi oleh keadaan tempat

tumbuhnya, perlakuan silvikultur, umur dan sifat genetik pohon, interaksi antara

setiap individu pohon terhadap keadaan tempat tumbuhnya, serta interaksi yang

terjadi antar individu pohon (Adianti 2011). Perbedaan kelas-kelas diameter,

tinggi, luas bidang dasar pohon, pengelolaan yang diterapkan, serta adanya

suksesi/regenerasi alami turut berperan dalam pembentukan struktur tegakan di

Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW)

Menurut Suhendang (1985), pengetahuan tentang struktur tegakan hutan

berguna untuk penentuan kerapatan pohon pada berbagai kelas diameter,

penentuan luas bidang dasar tegakan dan penent