Kejadian sederhana yang ada dalam kehidupan sebuah kota ...arsip.galeri- berbeda mulai dari lukisan,

Kejadian sederhana yang ada dalam kehidupan sebuah kota ...arsip.galeri- berbeda mulai dari lukisan, page 1
Kejadian sederhana yang ada dalam kehidupan sebuah kota ...arsip.galeri- berbeda mulai dari lukisan, page 2
Kejadian sederhana yang ada dalam kehidupan sebuah kota ...arsip.galeri- berbeda mulai dari lukisan, page 3
download Kejadian sederhana yang ada dalam kehidupan sebuah kota ...arsip.galeri- berbeda mulai dari lukisan,

of 3

  • date post

    17-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    216
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Kejadian sederhana yang ada dalam kehidupan sebuah kota ...arsip.galeri- berbeda mulai dari lukisan,

?rf.e ia Tangga[ J(afaman

Kejad ian sederhana yang ada dalam kehidupan sebuah kota dibentuk lewat seni instalasi yang penuh dengan kritik.

IWAN KUR NIAWAN

UANSA perkotaan begitu melekat pada pameran ber-sarna 10 seniman. Mereka menghadirkan berbagai per-

soalan dan isu terhangat . Soal trans-portasi yang buruk hingga spanduk bertuliskan 'Negeri Auto Pilot' yang terpampang di beberapa sudut Ibu Kota ditampilkan para seniman.

Dalam pameran bertajuk Little Box di Bentara Budaya, Jakarta, 19-29 Januari, men;~ka memetakan kejadian dengan karya berbeda mulai dari lukisan, insta-lasi, hingga seni alfabetis.

Uniknya, beberapa karya diselingi de-ngan karya komposer, seperti pada karya M Arham Aryadi, Kevin Ivan Renardy, dan Joshua Sentoso. Halltu sengaja dihadirkan ~ntuk memetakan irama musik sebagai ~ebuah kegaduhan dan kegundahan yang dirasakan para seniman.

"Karya-karya yang dipamerkan meng-ambil strategi untuk memilih seeara terang-terangan sisi baik dan buruk sebuah kota. Ada konsep yang seniman tuangkan seeara absolllt," ujar kurator Annisa Rahadi di sela-sela pameran.

Jika diperhatikan seeara jell. setiap seniman menghadirkan k. rya berbeda. Ada sebuah perlawilllan batin yang m . reka tunjukan. Tak ayal, beberapa karya lukisan dihadirkan dengilll memadlll an unsur bungabungaan

Sebagai seburlh kill ya kontl'lI1jlo)'('\ ', senlman pun menyudar\

gaun 'N" bahwd add krrllWl'lill1 yf. '.Mufa ll 'M dllli kt'rl'sahanll'l'lI

sebuah kota--disimbolkan dengan sebuah kota- sehingga berdampak terhadap proses kreatif.

"Beberapa seniman merespons sisi ge-lap sebuah kota besar. Ini menunjukkan ada sebuah persoalan ketidaknyamanan dan emosi yang tidak terpeeahkan." jelas-

nya, senus. Pendapat Annisa terkait respons terha-

dap sisi gelap ada benarnya juga. Seniman Arif Hidayat yang berkolabora i dengan Kevin Ivan Renardy mengangkat ten tang isu polusi. Pol'usi dinilai sudah menjadi sesuatu yang wajar dalam kehidupan sehari-hari.

Karya berjudul Coco Lover (cat enamel, cat duko di atas papan kayu dan be i itu terbagi menjadi dua bagian, yaitll dua dimensi (174x413 em) dan tiga dimensi (120x200x78 em).

Pada karya yang dibuat di awai tahlln itll terdapat tujuh buah papan clellgan gambar berbeda becla . Ma 'ing ma 'ing bereerita tentang sebuah perbtiwa. \cI, kegiatall anak mucla cli kat'e. di! orang berboneengan di atas motor. Ada kepllian asap bus, dan ada PUll' pekerja kanto!' dengan aktivitasn a.

Sentuhan video Pellggabungan audio

clan visual sebagai sebuah titik \11\ luk mem o Ill' l') l' 1.1 S ke h \I

I (021) j/IiIlQ ., t

. ,.,.,

: /~

Pengu Jun Jakart Juma

In ala I (20/1 )

tuhan publik yang masih minim. Aulia Ibrahim dan Kevin Ivan Renardy menghadirkan karya berjudul Sesuatu yang Berada di Sudut. Karya yang meng-gunakan tape itu menghadirkan bunyian looping.

Mendengar karya musik itu membuat pengunjung seakan merasakan sebuah sentuhan suara deru angin. Ada paduan dengan efek sehingga menghasilkan sebuah hiruk pikuk kehidupan kota be-sal'.

Ada pula paduan antara musik dan gam-bar yang begitu ditonjolkan. Yaitu, lewat karya Sebastianus Seno, Joshua Sentosa, dan Theo Frids berjudul Planet Love (cetak digital. suara, dan tumbuhan).

Karya itu menggunakan dimensi ber-variasi dalam bingkai. Ada objek-objek

yang berbeda seperti paduan antara objek tumbuhan dan

lukisan mini perempuan yang sedani berak-

tivitas.

KJRLW;

Ada yang bermain di

taman, ada

yang duduk merenung, dan ada yang berdiri di pinggir tebing serta di bawah sinar bulan besar. Untuk melihat objek-objek itu perlu kejelian. apaJagi gambar (objek manusia) yang ada sangat kecil yakni sekitar 1 sentimeter.

Sebagai terobosan untuk memetakan karya secara ekstrem, Andi Rharharha menghadirkan karya fotografi berjudul Koleksi Doa di Ruang Kota.

Lewat karya itu, ia memotret nama-nama tempat usaha, mulai dari warung, toko, hingga bengkel.

Beberapa tempat usaha bertuliskan 'Lancar jaya', 'S umber Karya', 'Sinar Terang', hingga 'Doa Ibu'. Kendati tema fotonya cukup stan dar, ia bisa mengha-dirkan karya instalasi dalam meningkat-kan kepercayaan dan harapan.

Keunikan lain dalam pameran terse-but tak lepas dari karya Putriani Mulyadi berjudul The Alphabad Resin (dimensi bervariasi). Ia menyusun kalimat yang menggambarkan tentang situasi sa at terjadi macer.

Kata-kata itu tersusun 'Kalau lagi macet, saya sukanya marah .... Goblok!'

Putriani menggunakan kata-kata bernu-ansa cacian hingga makian. Tanpa diduga. ia seakan menghadirkan sebuah percakap-an di kepala saat berada di sebuah hiruk

pikuk perkotaan. (M-2)

miweekend @mediaindonesia.com

(jaCm "vaSlOlla{ I /lI[olle la J[ '.Meaan n,teratR.g 'limur o. H JilR.grta (Pu at T. '021)3411)3954 F. (011) J0130)) t: 1~'tl 'Bil{tIl - IliJ.'j/ollar.o",a t//ltJ lC: BablaS@lIlaO.lll t.IlC t.la

:Melia :/Vi . / %ngga[ :,J,J. -Jc7ruarl- ~(JJ;{ J{afaman :JiL.

PERKOTAAH Nuansa perkota-," begltu nelekat pada pal er r yang mE'r amp,lkar , G sermafl1tu.