IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

31
BAB I PENDAHULUAN A. KUNJUNGAN INDUSTRI Kunjungan Industri (KI) merupakan salah satu program yang telah ditetapkan oleh SMK Negeri 1 Metro guna menyiapkan para siswa dan siswinya mengenal lebih jauh tentang Dunia Usaha(DU) pada umumnya dan Dunia Usaha kerja diluar lapangan pada khususnya. Kunjungan Industri merupakan salah satu kegiatan pendidikan yang di lakukan dengan mengunjungai objek-objek perusahaan menengah dan internasional. Selain itu kunjungan industri juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah. B. LATAR BELAKANG DAN DASAR Latar belakang dari pelaksanaan Kunjungan Industri (KI) adalah kurikulum sekolah menengah kejuruan tahun 1994. dalam kurikulum tersebut di jelaskan bahwa tujuan sekolah menengah kejuruan adalah: 1. Mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dengan mengembangkan sikap propesionalisme. 1

description

isi proposal kunjungan industri

Transcript of IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

Page 1: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

BAB IPENDAHULUAN

A. KUNJUNGAN INDUSTRI

Kunjungan Industri (KI) merupakan salah satu program yang telah

ditetapkan oleh SMK Negeri 1 Metro guna menyiapkan para siswa dan

siswinya mengenal lebih jauh tentang Dunia Usaha(DU) pada umumnya

dan Dunia Usaha kerja diluar lapangan pada khususnya.

Kunjungan Industri merupakan salah satu kegiatan pendidikan

yang di lakukan dengan mengunjungai objek-objek perusahaan menengah

dan internasional. Selain itu kunjungan industri juga mengunjungi tempat-

tempat bersejarah.

B. LATAR BELAKANG DAN DASAR

Latar belakang dari pelaksanaan Kunjungan Industri (KI) adalah

kurikulum sekolah menengah kejuruan tahun 1994. dalam kurikulum

tersebut di jelaskan bahwa tujuan sekolah menengah kejuruan adalah:

1. Mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dengan

mengembangkan sikap propesionalisme.

2. Mempersiapkan siswa untuk mampu memilih karier, maupun

kompetensi dan mengembangkan diri untuk mencapai taraf hidup yang

lebih baik.

3. Agar tamatan sekolah menengah kejuruan mampu mengisi kebutuhan

Dunia Usaha dan Dunia Industri.

4. Agar tamtan sekolah menengah kejuruan mampu menjadi warga

Negara yang prokuktif dan mampu berkembang kreatif dan tidak

vakum dalam kehidupanya.

Berdasarkah hal-hal tersebut diatas, maka dirasakah bahwa

pendidikan yang di peroleh di bangku sekolah ialah materi semata, maka

jika hanya mengandalkan ilmu yang di peroleh di bangku sekolah, maka

pengetahuan dan ketrampilan siswa akan terbatas. Untuk mengatasi hal

1

Page 2: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

tersebut, maka siswa di ajak untuk mengamati proses produksi maupun

administrasi pemasaran yang di lakukan oleh suatu perusahaan yang di

kunjungi.

C. TUJUAN KUNJUNGAN INDUSTI

Kunjungan Industri di laksanakan dengan maksud agar para siswa

mengetahui paham temntang system produksi, system pemasaran,

admiinistrasi, system akuntansi, serta segala sesuatu yang terjadi di suatu

perusahaan melalui pengamatan secara langsung. Dengan demikian para

siswa dapat mengetahui, memahami, dan mengkaji seperti apakah dunia

industri itu sebenarnya. Dengan demikian maka para siswa diharap dapat

membandingkanya dengan ilmu pengetahuan yang selama ini di dapatkan

di bangku sekolah.

Dengan diadakannya kegiatan kunjungan industri ini maka di

harapkan para siswa dapat menambah cakrawala tentang dunia indutrinya.

Diharapkan pula para siswa dapat menjadikan sebagai pemicu semangat

agar dapat mengembangkan pengetahuan dan kemampuan diri sehingga

dapat bersaing dalam kehidupan ini.

D. PESERTA KUNJUNGAN INDUSTRI

a. Peserta

Pesrta Kunjungan Industri adalah siswa/siswi kelas III SMK

Negeri 1 Metro tahun pelajaran 2008/2009 sejumlah 230 siswa dan 22

orang pembimbing.

Adapun siswa-siswi tersebut terdiri dari :

A. Program keahlian Akuntansi sebanyak 69 orang

B. Program keahlian Sekretaris sebanyak 41 orang

C. Program keahlian Penjualan sebanyak 89 orang

D. Program keahlian Akomodasi Perhotelan sebanyak 31 orang

Jumlah 230 orang

2

Page 3: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

b. Dana.

Dana kunjungan industri di peroleh dari tabungan yang di

kumpulkan para siswa yang di mulai dari kelas satu.

E. WAKTU DAN TEMPAT

Sasaran Objek Kunjungan Industri berdasarkan hasil musyawarah

antara perwakilan siswa dengan panitia kunjungan industri dan beberapa

orang guru pada tanggal 27 januari 2008 dan tanggal 24 Februari 2008

penetapan Kunjungan Industri Tahun 2008/2009 adalah ke daerah Jawa

Tengah Solo, Yogyakarta, Bandung, dan sekitarnya. Adapun tempat-

tempat yang akan di kunjungi adalah Dunia Kerja dan Dunia Industri

(DI/DU) barang dan jasa yang telah di rencanakan dan dipilih. Sedangkan

waktu kunjungan industri mulai tanggal 26 sampai dengan 31 Juli 2008

dengan menggunakan sarana transportasi Bus Tampia AC.

Jadwal Kegiatan Kunjungan Industri

Waktu Keterangan

Pk 08.00 WIB

Pk 12.00 WIB

Pk 19.00 WIB

Pk 20.00 WIB

Rombongan berangkat/out dari tempat penjemputan menuju

Jogja

Rombongan makan siang

Rombongan makan malam

Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Jogja

Waktu Keterangan

Pk 06.00 WIB

Pk 07.00 WIB

Pk 09.00 WIB

Pk 10.00 WIB

Pk 12.00 WIB

Rombongan diperkirakan tiba di jogja, transit untuk beres-beres

Rombongan makan pagi

Rombongan langsung menuju ke pantai parangtritis.

Rombongan diperkiran tiba dipantai parangtritis.

Rombongan makan siang

3

Sabtu, 26 Juli 2008

Minggu, 27 Juli 2008

Page 4: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

Pk 13.00 WIB

Pk 14.00 WIB

Pk 16.00 WIB

Pk 19.00 WIB

Pk 20.00 WIB

Rombongan melanjutkan perjalanan menuju candi prambanan

Rombongan di perkirakan tiba di candi prambanan

Rombongan out dari candi prambanan dilanjutkan menuju ke

penginapan/hotel untuk chekin

Rombongan makan malam

Rombongan istirahat / acara bebas

Waktu Keterangan

Pk 07.00 WIB

Pk 08.00 WIB

Pk 10.00 WIB

Pk 13.00 WIB

Pk 13.30 WIB

Pk 15.30 WIB

Pk 17.00 WIB

Pk 19.00 WIB

Pk 20.00 WIB

Rombongan makan pagi

Rombongan menuju ke sritex di solo

Rombongan diperkirakan tiba di sritex

Rombongan out dari sritex dilanjutkan makan siang

Rombongan kembali ke jogjamenuju ke malioboro

Rombongan di perkirakan di malioboro

Rombongan out dari malioboro menuju penginapan hotel

Rombongan makan malam

Rombongan istirahat acara bebas

Waktu Keterangan

Pk 07.00WIB

Pk 08.00 WIB

Pk 09.00 WIB

Rombongan makan pagi dilanjutkan checkout hotel

Rombongan menuju kunjungan ke:

A. Akuntansi menuju ke Mirota

B. Penjualan menuju ke Tom’s Silver

C. Sekretsris menuju ke Kator Arsip

D. Perhotelan menuju ke Perhotelan

Rombongan di perkirakan tiba di tempat kunjungan

4

Senin, 28 Juli 2008

Selasa, 29 Juli 2008

Page 5: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

Pk 12.00 WIB

Pk 12.30 WIB

Pk 14.30 WIB

Pk 17.00 WIB

Pk 19.00 WIB

Pk 20.00 WIB

Rombangan out dari tempat kunjungan dilanjutkan makan siang

Rombongan menuju ke candi borobudur

Rombongan diperkirakan tiba di candi borobudur

Rombongan cek out dari Candi Borobudur kmudian menuju Bandung

Rombongan makan malam

Rombongan melanjutka perjalan menuju Bandung

Waktu Keterangan

Pk 05.00 WIB

Pk 07.00 WIB

Pk 08.00 WIB

Pk 10.00 WIB

Pk 12.00 WIB

Pk 12.30 WIB

Pk 16.00 WIB

Pk 18.00 WIB

Rombongan diperkirakan tiba di Bandung

Rombongan makan pagi

Rombongan menuju ke tempat kunjungan

Rombongan out dari tempat kunjungan menuju ke Cibaduyut / Ciamples

Rombongan makan siang

Rombongan menuju puncak

Rombongan diperkirakan tiba dipuncak

Rombongan out dari puncak dan melanjutkan perjalanan menuju kota

asal tempat penjemputan (Lampung)

Waktu Keterangan

Pk 06.00 WIB Rombongan diperkirakan tiba di kota asal tempat penjemputan

(Lampung)

Kamis, 31 Juli 2008

5

Rabu,30 Juli 2008

Page 6: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

BAB IIKUNJUNGAN

PT. SRI REJEKI ISMAN TEKSTIL (SRITEX)

A. SEJARAH BERDIRINYA PERUSAHAN

SRITEX berdiri pada tahun 1987 di daerah Solo dan masih merupakan

perusahan Tekxtil yang kecil dan dengan peralatan yang masih sederhana.

Proses produksinya masih bersifat tradisional.

Pada saat itu luas perusahaan masih sempit kurang lebih 3500 meter

persegi. dan baru memiliki satu unit mesin Finishing (mesin peyempurna

kain).

Pendiri perusahaan ini adalah Bapak Lukminto. Beliau adalah WNI

keturunan Cina. Pada tanggal 11 Maret 1993 beliau telah memeluk agama

Islam dan pada tahun 1994 beliau telah melaksanankan ibadah haji ke tanah

suci Mekkah. Alasan beliau mendirikan perusahaan Textile di Solo adalah

karena pada saat itu semua pabrik tenun yang ada di Solo jika hendak

mengambil bahan baku maka harus mengambilnya di daerah Bandung dan

tentuya akan membutuhkan waktu yang cukup lama, banyak biaya, sehingga

akan memperbesar harga pokok textile itu sendiri.

Pada tahun 1993 pemerintah daerah Solo tidak mengijinkan lagi

pendirian perusahaan di daerah itu karena daerah tersebut penduduknya sudah

semakin padat dan dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas perekonomian

dan keadaan penduduk daerah tersebut.

Akhirnya bapak Lukminto harus memindahkan perusahaannya ke

suatu daerah dekat Solo. Dia bertekad mendirikan perusaan textile yang lebih

maju dan modern, dan akhirnya beliau mencari tempat untuk itu dan pada

1994 beliau memindahkan perusahaan ke Desa Sukoharjo. Pada saat itu luas

perusahaannya baru kurang lebih 5.500 meter persegi dan jumlah

karyawannya 2000 orang.

6

Page 7: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

B. PERALATAN/MESIN UNTUK PRODUKSI

Pada tahun 1989 PT Sritex menambah satu unit mesin baru dan lebih

modern. PT Sritex menggunakan peralatan-peralatan yang modern seperti

mesin pemintal, mesin Pertenunan, mesin Printing, dan mesin Garment.

1. Mesin Pemintal

Jumlah mesin pemintl pada perusahaan ini berjumlah 3 unit. Mesin

ini berfungsi untuk memproses bahan baku kapas menjadi benang.

Kapasitas produksi mesin ini sekitar 6500 Balt perbulan (1 balt = 400lbs).

2. Mesin Pertenun

Mesin berjumlah 5 unit . mesin ini berfungsi sebagai alat untuk

memproses benang menjadi kain dan 2 mesin digunakan untuk

memproduksi kain jet dan jeans. Kapasitas Produksi mesin ini kurang

lebih 7,5 juta meter perbulan.

3. Mesin Finishing

Pada perusahaan textile ini jumlah mesin finishing berjumlah 3

unit. Mesin ini berfungasi untuk memproses penyempurnaan kain.

4. Mesin Printing

Mesin berjumlah 3 unit. Mesin ini berfungsi untuk memberi corak atau

motif.

5. Mesin Garment

Jumlah mesin Garment pada perusahaan ini berjumlah 2 unit.

Mesin ini berfungsi untuk mempriduksi pakaian jadi dengan menggunakan

2900 mesin jahit.

C. SUMBER DAYA MANUSIA

PT SRITEX memiliki 100Ha lahan dan mempunyai 13.500 karyawan

yang kebanyak adalah karyawan wanita. Mengenai jam kerja yang di pakai PT

Sritex yaitu digolongkan menjadi 3 jam kerja (Shift) yaitu :

7

Page 8: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

1. Pukul 07.00 sampai dengan 14.00 untuk jam kerja pagi (Shift 1)

2. Pukul 14.00 sampai dengan 22.00 untuk jam kerja malam (Shift 2)

3. Pukul 22.00 sampai dengan 07.00 untuk jam kerja malam (Shift 3)

Di perusahaan ini telah ada KKB (Kesepakatan Kerja Bersama ) yang

berisikan dan kewajiban antara pengusaha dan karyawan. KKB ditanda

tangani oleh kepala kantor tenaga kerja setempat.

PT SRITEX telah berusaha mengikuti peraturan yang berlaku seperti

UMR yaitu Rp 3.400,- perhari dengan 7 jam kerja sesuai dengan ketentuan

menteri tenaga kerja. Kesejahteraan karyawan PT Sritex pun telah diusahakan

untuk dipenuhi seperti adanya JAMSOSTEK, adanya jatah makan dan

diberikan seragam 2 stel pertahun.PT Sritex menyediakan tempat tinggal

untuk karyawan dengan membangun rumah tipe RSS (RUMAH SEJAHTERA

SRITEX).

Dengan demikian PT SRITEX telah membantu dan melaksanakan

program pemerintah yaitu telah menguarangi pengangguran dan menambah

pendapatan.

D. PRODUKSI DAN PEMASARAN

PT SRITEX telah menaikkan produksinya untuk ekspor luar negeri

yang bersifat nonmigas dan menaikan sandang dalam negeri hasil produksi

PT SRITEX ini 9 juta meter kain perbulan dan Garment/pakain jadi

dihasilkan 72.000 perbulan.

Dari hasil tersebut 70% adalah untuk ekspor luar negeri dan 30%

adalah untuk dalam Negeri. Mengenai tujuan ekspor adalah ke seluruh dunia

dengan pasar utamanya antara lain Singapura, Malaysia, Dubai, Saudi Arabia,

Taiwan, Swedia, Perancis, Yugolavia, dan Jepang.

Pemasukan atau penghasilan dari hasil penjualan oleh PT SRITEX

adalah mencapai 20 hingga 25 Milyar perbulan. Dengan demikian jelaslah

bahwa perusahaan Textile PT SRITEX merupakan perusahaan terbesar di

Asia Tenggara

8

Page 9: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

BAB IIIKUNJUNGAN KE TOM`S SILVER

A. SEJARAH BERDIRINYA

Tom`s Silver didirikan pada tahun 1983 oleh Bapak Soetomo

Sastrodiwarno sebagai generasi ke tiga dibidang kerajinan perak, yang lahir

dan dibesarkan dikota Gede sebagai salah satu pusat kerajinan perak di

Yoyakarta khususnya dan di Indonesia umumnya.

Kerajinan perak dan emas dikota Gede itu sebenarnya sudah lama

dirintis oleh generasi-generasi pendahulu sejak abad XIX, tetapi baru tahun

1953 oleh Bapak Soetomo Sasto diwarno didirikan perusahaan kerajinan

perak dalam bentuk yang lebih maju. karena didukung oleh pemikiran-

pemekiran maju yang tingkat intelektualnya jauh lebih tinggi serta wawasan

berpikir yang jangkauwannya lebih luas.

Inilah cikal bakal suatu perusahan yang kemudian diberi nama Tom`s

Silver. Tom`s ialah kependekan dari nama Soetomo dan merupakan nama

panggilan sehari-hari bagi bapak Soetomo Sastrodiwarno.

Adapun uruta-urutan generasi pengrajin perak sebagai cikal bakal

berdirinya perusahaan Tom`s Silver adalah sebagai berikut :

Generasi Tahun

Generasi I Bp Sastrowirono

Generasi II Bp Sastodiwarno

Genaras III Bp Soetomo Sastodiwarno

Generasi IV Ibu Yuni Soetomo

(1880-1930)

(1930-1953)

(1953-1986)

(1986 - Sekarang)

Tom`s Silver didirikan pada 1953 dengan modal dan kemampuan

sendiri yang sangat terbatas jumlahnya, tetapi disertai dengan kemampuan

yang keras dan keuletan serta semangat membaja oleh pendirinya untuk

membina dan mengembangkan perusahaan yang dirintisnya.

9

Page 10: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

B. PROSES PRODUKSI

1. Bahan Baku

Bahan baku utama adalah Perak murni yang didalam proses

pembuatan barang perlu dicampur dengan program lain

(tembaga)sehingga menghasilkan logam campuran tadi menjadi lebih

keras dan kuat dasri perak murninya.

Adapun perbandingan pencampuran tersebut ialah 7,5% Tembaga

dan 92,5% Perak murni.untuk mengetahui kadar dalam suatu logam

khususnya produk Tom`s Silver dapat dilihat setempel 925 yang berarti

92,5%.

Perak kadar 92,5% biasanya disebut Sterling Silver dipergunakan

untuk pembuatan barang perhiasan wanita yang berupa Trap-Taran

(Filligriee) yaitu perhiasan yang dibuat benang –benang perak.

Bahan baku perak dalam bentuk perak murni dapat dibeli di PT

Aneka Tambang (Persero), PT Logam Mulia (Persero) sepanjang

persedian masih ada.

Disamping itu itu juga diperoleh dari pasaran bebas dari

penambang-penambang rakyat yang terdapat ditambang mas dan perak di

Kotok, Banten Jawa Barat yang proses pemurniannya dilakukan oleh PT

Logam Mulia.

2. Processing

Pertama perak murni dilebur dan kemudian dicampur dengan tambang,

seperti telah dijelaskan diatas. Peleburan perak ini menghasilkan batangan-

batangan perak yang bentuk, ukuran, dan tebal tipisnya disesuaikan

dengan keperluan barang yang akan dibua,. juga menghasilkan perak

dalam bentuk benang untuk pembuatan barang-barang perhiasan wanita.

A. Batangan perak tersebut ditempa menggunakan palu untuk dibentuk

menjadi suatu barang menurut keperluan, misalnya sendok, garpu, pring,

mangkok, dan barang-barang miniature.

10

Page 11: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

B. Benang Peraki/Trap-Trapan (Filigree) dibentuk dan diproses sesuai

dengan bentuk barang yang akan dibuat seperti kalung, gelang, cicin, bros,

dan sebagainya.

Setelah barang-barang tersebut dibentuk sesuai dengan keinginan

pembeli maka dilanjutkan dengan pemberian hiasan-hisan dan fariasi

lainya. Seperti ukiran dan grafer sehingga menambah nilai seni lainya.

Proses selnjutnya setelah barang terbentuk yaitu diberikan atau

disuling menggunakan cairan atau busa perak, untuk menghsilkan barang

yang lebih bagus indah dan mengkilat. Proses terakhir adalah dicelup

memekai cairan sona.

Selain itu terdapat juga jenis perak yang dinamakan perak Baker

proses pembuatanya sama seperti diatas, hanya proses akhirna mengalami

pembkaran yang dicampur dengan cairan Prcromax dan Hon2. Untuk

menghasilkan barang-barang perak yang menggunakan hiasan ukiran yang

lebih nampak jelas dan menonjol.

C. PEMASARAN HASIL PRODUKSI

Hasi produksi kerajinan perak Tom`s Silver dipasarkan melalui 3

golongan pasar yaitu :

1. Penjualan langsung (Direct Selling)

Para pembeli datang langsung kesorum yaitu dijalan Neksigondo

60 Kota Gede Yogyakarta, Indonesia konsumen terdiri dari wisatawan

asing maupun domestic yng datang keyogya, baik dengan tujuan wisata

studitur, biasanya memberi barang souvenir tetapi ada juga diantara

mereka yang membeli secara partai untuk dijual kembali.

Untuk golomgan konsumen wisatawan asing perusahaan ini

mengadakan kerja sama dangan biro-biro perjalanan/travel baik yang ada

didalam negeri maupu diluar negeri. Adapun golongan ini datang dari

berbagai Negara yang ada didaratan benua Australia, Amerika, Eropa,

Asia dan Afrika. Sedangkan untuk golonag konsumen domestic biasanya

datang atas permintaan dan kemauan tinggi.

11

Page 12: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

2. Pelaksanaan penjualan dari pesanan (Order)

Penjualan ini biasa dikatagorikan sebagai penjualan tidak tetap

karena hanya menunggu pesanan pembuatan barang tertentu dengan model

dan jenis yang sudah ditentukan oleh pesanan itu sendiri.

Permintaan order ini datang dari berbagai kalangan diantaranya

swasta, peroranga, dan instansi pemerintah.

3. Ekspor

Seperti telah dikemukakan pada motivasi pendirian Tom`s Silver

yang bercita-cita bahwa barang kerugian perak bias dipasarkan sampai

diluar negeri .

Maka sejak tahun 1972 Tom`s Silver telah memulai kegiatan

ekspornya kebeberapa Negara seperti Australia, Amerika, Jerman Barat,

Nederlan, dan Jepang.

Pemasaran ekspor keluar negeri juga disesuaikan dengan

permintaan, tetapi ada kalanya permintaan ini terpengaruh oleh

perkembangan ekonomi dunia yang terkadang naik dan menurun sehingga

akan berakibat pula terdapat ekspor barang khususnya kerajinan perak.

Strategi pemasaran yang dijalankan oleh perusahan Tom`s Silver

diantaranya ialah :

1. Iklan

Kegiatan pemasaran iklan dilaksanakan secara berkala dengan

penempatan dan pemilihan media masa yang sangat tepet diantaranya

dimajalah –majalah terbitan luar negeri maupun media masa dalam

negeri

2. Folder/Pamphlet

Sebagai media iklan yang dibuatsendiri untuk dibagikan baik

kebiro-biro perjalanan/hotel-hotel maupun langsung kewisatanya.

3. Kerja sama

Strategi ini sebenernya hanya bersifat Intern dalam arti ruang

lingkup dan keuntungan sangat kurang sekali. Tetapi hal ini tetap

merupakan salah satu media promosi bagi perusahaan Tom`s Silver

12

Page 13: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

contoh pemasangan sepanduk, pamplet po kegiatan seminar dan acara

lainya.

Dengan keuletan didukung oleh kemauan serta pemikiran yang

maju maka dapat dilihat hasil yang kongkrit dengan adanya pengakuan

dari dunia International dengan memproleh ASIA AWARDS 1981 di

Singpore, serta MEMBER OF TRADER`S CLUB.

D. SUMBER DAYA MANUSIA

Pembagian dan spesifikasi kerja yang ada di Tom`s Silver terdiri dari 4

bagian yaitu:

1. Bagian Pemasaran

Karyawan bagian pemasaran dengan latar belakang pendidikan

mayoritas SLTA dan dikepalai oleh sarjana serta D3 sebagi stafnya,

didukung oleh kemampuan dan keahlian berbahasa asing yang aktif dan

pasif.

2. Bagian Produksi

Untuk bagian produksi khususnya Pressing masalah pendidikan

tidak menjadi hal yang pokok, tapi keahlian dan ketermpilan yang dimiliki

tapi untuk bagian staf harus didukung oleh pemikiran yang telah maju dan

itelektualitas yang tinggi. hal ini diharapkan sebagai motivator dan

pemikir-pemikir hasil produksi

3. Bagian Keuangan

Bagian ini Tom`s Silver telah menempatkan seorang Accuouting

dibantu dengan staf-staf lainya dari disiplin ilmu yang berhubungan

dengan keuangan.

4. Bagian personalia

Sebagai pengerak dan Pembina Sdm di Tom`s Silver bagian ini

merupakan bagian yang bertanggun jawab terhadap pembinaan dan

pengaturan kariawan, baik masalah hak maupun kewajiban kariyawan.

13

Page 14: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAANTOM`S SIVER YOGYAKARTA

E. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI

1. Bidang Sumber Daya Manusia

Meskipun kenyataanya masih banyak sekali angkatan muda yang

belum banyak mendapatkan lapangan kerja dan kebanyakan mereka ialah

sudah memperoleh pendidikan minimum SLTA, tapi pihak perusahaan

Tom`s Silver tetap harus memperhitungkan efektifitas dari kegunaan

setiap karyawan.

Dalam hal ini seluruh karyawan Tom`s Silver dituntut harus bias

menguasai salah satu bahasa asing sebagai alat komunikasi khususnya

Manager Produksi

Manager Keuangan

WakilDirektur

Manager Penjualan

Manager Pemasaran

Manager Personalia

StafPemasaran dan Penjualan

Staf Keuangan

StafAdm.&Skrt

14

Konsultan

DIREKTUR

Sales CounterShow Room

Accounting

KaryawanWorkshop

Staf Produksi

Page 15: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

bagian pemasaran yang langsung berhubungan dengan konsumen-

konsumen asing.

2. Proses Produksi

Permasalahan yang kedua bahwa saat ini semakin sulit dapat

merekrut kariawan, merekrut pada bagian produksi karena disamping

harus punya keahlian khusus juga harus menghasilkan nilai-nilai seni

terhadap hasil produksinya. kenyataan yang ada sampai saat ini masih

menggunakan tenaga yang sudah lanjut usia sebagai tenaga ahli yang

punya bakat keturunan.

Tetapi pihak Tom`s Silver brusaha untuk tetap menjaga

kesinambungan dengan mengantisipasi keadaan.seperti halnya Regenerasi

bagian proses prduksi dilakukan dengan mengdakan kerja sama dengan

lembaga pendidikan yang berkompenten seperti SMK dan isi jurusan

Kriya Logam .

3. Pemasaran Produk

Seperti telah dikemukakan diatas dalam prosentase pembelian

antara konsumen dalam negeri dengan konsumen luar negeri jauh sangat

berbeda, menurut analisa yang kami simpulkan bahwa harga barang-

barang kerajinan perak pada umumya masih relatip mahal, yang kedua

daya beli konsumen dalam negeri umumnya masih relative rendah.

Adanya kesenjangan antara mahalnya harga barang-barang

kerajinan perak disatu pihak dan rendahnya tingkat pendapatan rakyat

pada umumnya dipihak lain menyababkan pemasaran barang-barang

kerajinan perak lebih difokuskan pada konsumen barang-barang kerajinan

perak diluar negeri pada umumnya datang di Indonesia sebagai wisatawan

Manca Negara.

Bahwa mengendalikan pemasaran barang-barang kerajinan perak

pada wisatawan manca Negara dapat menimbulkan kerawanan-kerawanan.

15

Page 16: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

Sebagai contoh misalnya saja kalau hanya bahan baker minyak

naik agak menajak, sehingga staf penerbangan terpaksa dinaikan, maka

banyak kemungkinan wisatawan yang rencananya akan baerkujung ke

Indonesia terpaksa dibatalkan.

Disamping faktor-faktor ekonomis, stabilitas politik dan keamanan

suatu Negara sangat berpengaruh terhadap arus wisatwan manca

Negara.dengan uraian singkat seperti diatas kiranya mudah dipahami

bahwa pemasaran barang – barang kerajina perak yang lebih ideal ialah

pemasaran yang bertumpu pada konsumen dalam negeri.

Dan hal ini dimungkinkan apabila pendapatan rakyat Indonesia

pada umumnya sudah banyak meningkat pada tahap pembngunan jangka

panjang selanjutnya.

16

Page 17: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

BAB IVKESIMPULAN, SARAN DAN PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Tom’s Silver ialah perusahaan kerajinan perak di daerah djokjakarta. Di

perusahaan itu memuat berbagai perak dan juga menerima pesanan serta

kerajinan perak di perusahaan ini di jual ke luar negeri. Dan tidak di jual

kedalam mnegeri karena pendapatan konsumen di dalam negeri kurang

memadai.

2. PT Sritex merupakan salah satu perusahaan tektil yang terbesar di asia

tenggara. Perusahaan ini telah di percaya oleh berbagi Negara di dunia

untuk membuat pakaian seragam bagi angkatan bersenjata dan ini

merupakan suatu kebanggaan bagi dunia pertextilan Indonesia.

B. Saran

1. Agar semua pengusaha meningkatkan kualitas produk yang di hasilakan

sehingga produk tersebut dapat bersaing di pasaran nasional/ internasional.

2. Agar para pengusaha maju mau memperhatiakan lingkungan sekitarnya

terutama masalah kesejahteraan masyarakat sekitanya.

3. Agar perusahaan memiliki tenaga kerja yang lebih mempunyai

keahlian/kertrampilan sehingga dapat menghasilkan produka yang lebih

berkualitas.

C. Penutup

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa penyusun telah dapat

menyelesaikan tugas dari sekolah secara tertulis. Dengan demikian selesai

sudah tugas penysun dalam rangka mengadakan kunjungan industri pada :

17

Page 18: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

1. Tom’s Silver

2. PT Sri Rezeki Isma Textile(SRITEX)

3. Tempat-tempat bersejarah

-Candi Prambanan

-Candi Borobudur

Semua perusahaan yang terletak di Kota DJOGJA, SOLO, dan

BANDUNG pelaksanaan Kunjungan Industri selama 5 hari. Laporan ini

dibuat untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk mengikuti Ujian Akhir

Nasional / Ujian Akhir Sekolah pada Sekolah Menengah Kejuruan Kelompok

Bisnis dan Manajemen kususnya SMK Negeri 1 Metro.

Didalam penyusunan lapaoran ini penyusun menyadarai masih

banyak kekurangan dan kejanggalan. Oleh karena itu mohon saran dan kritik

yang sifatnya membangun guna sempurnanya laporan ini. Semoga laporan ini

dapat bermanfaat bagi para pembaca kususnya bagi penyusun.

18

Page 19: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

Gallery

19

Page 20: IzI Proposal Kunjungan Industri SMK N 1 Metro 2008

20