IKD Polusi Air

download IKD Polusi Air

of 16

  • date post

    27-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    227
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Polusi airPolusi airPolusi airPolusi airPolusi airPolusi airPolusi air

Transcript of IKD Polusi Air

TUGASILMU KEALAMAN DASAR (IKD)

Disusun oleh:Nindy Violita Putri (F0311083)Novia Listiana (F0311085)Rafika Putri Utami (F0311095)Tri Lestari (F0311113)

Fakultas EkonomiUniversitas Sebelas Maret (UNS)Kampus UNS Jalan Ir. Sutarmi 36 A , Kentingan, Surakarta 57126Surakarta, IndonesiaKata Pengantar

Assalamualaikum Warahmatullahi WabarakatuhPuja dan puji Syukur marilah kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat, hidayah, serta karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Ilmu Kealaman Dasar. Makalah ini membahas mengenai polusi air dan hubungannya dengan lingkungan di sekitar. Segala penyebab, dampak, serta cara penanggulangan polusi air telah kami uraikan dengan jelas dalam makalah ini.Sekirannya makalah ini dapat membantu mahasiswa lain, dosen, ataupun masyarakat sekitar yang ingin mengetahui sesuatu hal mengenai Polusi Air. Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan tidak hanya berhenti sampai pada kelompok kami dalam mempelajari makalah ini. Tak ada gading yang tak retak, kiranya pepatah itulah yang bisa menggambarkan makalah kami yang jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kami menantikan saran ataupun kritikan membangun yang sangat kami butuhkan untuk menyempurnakan makalah kami selanjutnya. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pihak - pihak yang telah ikut serta membantu di dalam pembuatan makalah ini. Sekian.Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Surakarta, Maret 2012

Penulis

BAB IPENDAHULUAN

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, kemajuan terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memang sudah tidak lagi menjadi hal yang tabu sehingga menjadikan adanya perubahan terhadap iklim dan lingkungan yang sangat signifikan. Dilihat dari berbagai segi, perubahan demi perubahan terjadi dengan sangat cepat dan tidak dapat diprediksi. Perubahan tersebut tentunya akan membawa dampak bagi kehidupan di sekitar yang bukan hanya berupa dampak positif, namun juga berdampak negatif yang salah satu diantaranya adalah pencemaran. Pencemaran atau polusi merupakan masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang - Undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982). Sedang yang di maksud lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, baik berupa faktor abiotik (benda mati) maupun faktor biotik (makhluk hidup).Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara bermanfaat bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,003% dapat memberikan efek merusak. Suatu zat dapat disebut polutan apabila :1. Jumlahnya melebihi normal2. Berada pada waktu yang tidak tepat3. Berada pada tempat yang tidak tepatDengan kata lain polutan bisa berada dimanapun dan mempengaruhi apapun termasuk lingkungan di sekitar kita. Polutan atau zat-zat asing yang berada didalam lingkungan dan membuat kualitas lingkungan menjadi menurun disebut dengan polusi lingkungan. Secara garis besar polusi dibagi menjadi tiga jenis yaitu:1. Polusi Udara2. Polusi Air3. Polusi TanahKetiga polusi itu memang memberikan dampak yang kurang baik terhadap lingkungan. Era globalisasi menuntut kita untuk mempelajari setiap masalah lingkungan. Disamping memanfaatkan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, kita juga harus bisa mengatasi sisi negatif dari perkembangan IPTEK. Dan dalam makalah ini kelompok kami akan membahas tentang Polusi Air. Segala hal yang mempengaruhi terjadinya polusi air, dampak yang terjadi, dan solusi untuk mengatasinya ataupun cara pencegahan terjadinya polusi air. BAB IIPENCEMARAN AIR

A. Definisi Pencemaran (Polusi) Air

Air yang merupakan sumber kehidupan manusia sudah semakin sulit untuk dicari. Penggunaan air yang tidak terkontrol menyebabkan pemanfaatan air menjadi tidak maksimal dan tidak sesuai dengan porsinya sehingga ketika manusia mulai membutuhkan air sebagai sumber kehidupan, namun kuantitasnya sudah menipis akibat dari penggunaan yang tidak baik.Seperti yang kita ketahui bahwa air bersih sangat berguna bagi kehidupan sehari - hari khususnya untuk kebutuhan minum, memasak, mencuci, dan kebutuhan lainnya yang memanfaatkan air bersih. Kriteria air yang baik adalah yang berstandar 3B, yaitu tidak Berwarna, tidak Berbau, dan tidak Beracun.Namun tidak jarang juga kita melihat air yang bercampur dengan sampah organik dan anorganik yang sering kita temui di aliran sungai yang telah terpolusi padahal seperti yang telah kita ketahui bahwa masyarakat yang tinggal di pedesaan, air sungai masih menjadi sumber air kehidupan sehari - hari.Jadi, polusi air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampunganair seperti danau, sungai, lautan danairtanah akibat aktivitas manusia ataupun fenomena alam yang dapat menurunkan kualitas air baik dari segi perubahan bau, warna, dan rasa.Ciri - ciri air yang tercemar :a. Air minum yang tercemar akan mengalami perubahan rasa, walaupun mungkin dalam hal bau atau warna tidak mengalami perubahanb. Bau yang menyengat akan timbul di air sungai, danau, atau laut yang terkena polusic. Semakin terus berkurangnya populasi biota air yang hidup di air yang terkena polusid. Minyak yang terlihat terapung di bagian permukaan air yang tercemar

B. Penyebab Terjadinya Polusi AirPada dasarnya ada dua kategori penyebab pencemaran air, yaitu:1. Secara LangsungSecara langsung adalah buangan (effluent) yang berasal dari sumber pencemaran, yaitu limbah hasil pabrik atau suatu kegiatan dan limbah domestik berupa buangan tinja dan buangan air bekas cucian, certa sampah. Pencemaran ini terjadi karena buangan langsung dibuang kedalam air (sungai, danau, laut, dan sebagainya).2. Secara Tidak LangsungSumber - sumber kontaminan yang masuk melalui air tanah akibat adanya pencemaran pada air permukaan baik dari limbah industri maupun limbah pabrik. Jadi sumber terjadinya pencemaran ini bukan karena pembuangan yang langsung dilakukan ke dalam air, melainkan karena tercemarnya air yang ada pada permukaan.Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Zat-zat polutan yang berada dalam air menganggu kelangsungan hidup biotik yang tinggal di air karena biasanya lingkungan biotik akan berjalan baik apabila dalam keadaan bersih. Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal yaitu :1. Meningkatnya kandungannutrien dapat mengarah padaeutrofikasi. Nutrien atau hara merupakan unsur pembentuk metabolisme. Nutrien biasanya dikategorikan menjadi nutrien yang menyediakanenergi dan yang digunakan sebagai komponen untuk tubuh atau struktursel. Eutrofikasimerupakan masalah lingkungan hidup yang diakibatkan oleh limbahfosfat(PO3-), khususnya dalamekosistemair tawar. Definisi dasarnya adalah pencemaran air yang disebabkan oleh munculnya nutrient yang berlebihan ke dalam ekosistem air. Air dikatakan eutrofik jika konsentrasi total phosphorus (TP) dalam air berada dalam rentang 35-100 g/L. Sejatinya, eutrofikasi merupakan sebuah proses alamiah di mana danau mengalami penuaan secara bertahap dan menjadi lebih produktif bagi tumbuhnya biomassa (energi yang merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar). Diperlukan proses ribuan tahun untuk sampai pada kondisi eutrofik. Proses alamiah ini, oleh manusia dengan segala aktivitas modernnya, secara tidak disadari dipercepat menjadi dalam hitungan beberapa dekade atau bahkan beberapa tahun saja. Maka tidaklah mengherankan jika eutrofikasi menjadi masalah di hampir ribuan danau di muka Bumi, sebagaimana dikenal lewat fenomena algla bloom.2. Sampah organik seperti air selokan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.3. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya sepertilogam berat,toksinorganik,minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan olehpembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air. Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai.4. Pencemaran air oleh sampah, yaitu sampah organik maupun sampah anorganik. Pembuangan sampah dapat mengakibatkan kadar O2 terlarut dalam air semakin berkurang karena sebagian besar dipergunakan oleh bakteri pembusuk. 5. Terjadinya pembusukan yang berlebihan diperairan6. Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan7. Fenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms (salah satu masalah ekosistem), badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.8. Polutan yang masuk ke dalam air. Beberapa contoh polutan antara lain :a. Fosfat. Fosfat berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan deterjen.b. Nitrat dan Nitrit. Kedua senyawa ini berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan proses pembusukan materi organik.c. Poliklorin Bifenil (PCB). Senyawa ini berasal dari pemanfaatan bahan-bahan pelumas, plastik dan alat listrik.d. Residu Pestisida Organiklorin. Residu ini berasal dari penyemprotan pestisida pada tanaman untuk membunuh serangga.e. Minyak dan Hidrokarbon. Minyak dan hidrokarbon dapat berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak.f. Radio Nuklida. Radio nuklida atau unsur