Human bevaiour erickson

of 32 /32
Tingkah Laku Manusia Aspek Neo- Analisis dan Ego dari Kepribadian: Identitas

description

 

Transcript of Human bevaiour erickson

Page 1: Human bevaiour erickson

Tingkah Laku Manusia

Aspek Neo- Analisis dan Ego dari Kepribadian: Identitas

Page 2: Human bevaiour erickson

Carl Gustav Jung

• Pikiran atau psike terbagi menjadi tiga bagian:– Ego sadar (aspek dari kepribadian yang disadari)– Ketidaksadaran personal (pemikiran yang tidak

sedang di permukaan –tapi bukan juga dibawah sadar-, misalnya sedang di kelas, jadi tidak memikirkan kencan tadi malam)

– Ketidaksadaran kolektif (arketipe – pemikiran nenek moyang, tentang alam, pahlawan dll)

Page 3: Human bevaiour erickson

Menurut Jung ada 4 fungsi pikiran

Tidak Rasional• Mengindrai (sensing) –

apakah ada sesuatu di luar sana?

• Berintuisi (intuiting)- dari mana asalnya dan kemana perginya?

Rasional• Berpikir (thinking)- apakah

yang ada di luar sana?• Merasa (feeling)-apa arti

dari benda tersebut?

Page 4: Human bevaiour erickson

Berkombinasi dengan ekstroversi dan introversi

Page 5: Human bevaiour erickson

Alfred Adler

Page 6: Human bevaiour erickson

Alfred Adler

• Psikologi Individual• Tiap manusia memiliki motivasi unik• Inti dari kepribadian adalah pencarian dan

perjuangan untuk menggapai superioritas• Ketika orang merasa sangat tidak mampu dia

tenggelam dalam inferiority complex• Orang yang terlalu sombong biasanya sedang

berjuang untuk mengalahkan ic-nya (ingin diakui)

Page 7: Human bevaiour erickson

Karen Horney

• Budaya dan Feminisme• Fokus menyoroti bayi/anak-anak yang masih

tidak berdaya• Konsep kecemasan dasar, yaitu ketakutan akan

ditinggal sendiri, tidak berdaya dan perasaan tidak aman

Page 8: Human bevaiour erickson

Erik Erickson

• Menolak anggapan Freud bahwa identitas sudah ada sejak anak-anak, menurutnya pembentukan identitas adalah proses yang berlansung seumur hidup

• Seseorang harus memiliki tanggung jawab personal atas hidupnya sendiri

Page 9: Human bevaiour erickson

Dimension of Human BehaviorPerson and Environment

Page 10: Human bevaiour erickson

Physical Environment

Culture

Social Institutional& Social Structure

Dyads

Families

SmallGoups

FormalOrganization

Communities

SocialMovement

Environment

PersonBiological

PsychologicalSpiritual

Life course

Time

Life event

ConstanTrendsCyclesShift

Page 11: Human bevaiour erickson

Person in Environment (PIE)Budhi Wibhawa (2010:170)

• Person in Environment (PIE) adalah suatu metode untuk menggambarkan, mengklasifikasi dan mengkoding permasalahan-permasalahan pasien dan klien dewasa yang memperoleh pelayanan pekerja sosial.

• PIE sistem adalah suatu “holistic model system” yang mengidentifikasi dan mengklasifikasi permasalahan-permasalahan klien atau pasien dalam pengalamannya dengan keberfungsian sosial.

• Di dalamnya termasuk assessment mengenai hubungan sosial

Page 12: Human bevaiour erickson

Struktur dari PIE terdiri dari empat faktor sistem

• Faktor I : mengidentifikasi dan menggambarkan permasalahan klien dalam keberfungsian sosial. Gambaran berisikan permasalahn peran sosial, jenis permasalahan, ragam dan durasi permasalahan, dan kapasitas klien dalam mengatasinya.

• Faktor II : menggambarkan awal permasalahan dari lingkungan yang mempengaruhi keberfungsian klien. Hal tersebut juga menggambarkan tiap masalah serta ragam dan durasinya.

• Faktor III : menggambarkan permasalahan kesehatan mental klien yang mungkin dialami.

• Faktor IV : menyediakan suatu statement tentang permasalahan kesehatan fisik klien.

Page 13: Human bevaiour erickson

Erickson 8 Stages of Development

• Basic Trust vs. Mistrust - Infant stage / 0-1 year. Does the child believe its caregivers to be reliable?

Page 14: Human bevaiour erickson

1. Trust vs Mistrust

• Jika ibu dapat memenuhi kebutuhan bayinya (pengasuhan, kehangatan) maka ia akan mengembangkan kemampuan untuk mempercayai dan mengembangkan asa.

• Jika gagal, bayi akan mengembangkan rasa curiga, suatu perasaan bahwa dunia ini tidak aman, dan sulit percaya dengan orang lain

Page 15: Human bevaiour erickson

2. Autonomy vs Shame & Doubt

• Anak belajar bahwa ia memiliki kontrol atas tubuhnya

• Orang tua sebaiknya menuntun tapi tidak dengan kasar

• Kesalahan pada tahap ini akan berakibat anak mengembangkan perasaan seperti “saya selalu salah,..saya selalu tidak baik dll

Page 16: Human bevaiour erickson

• Autonomy vs. Shame and Doubt - Toddler stage / 1–3 years. Child needs to learn to explore the world. Bad if the parent is too smothering or completely neglectful.

Page 17: Human bevaiour erickson

• Initiative vs. Guilt - Preschool / 3–6

years - Does the child have the ability to or do

things on their own, such as dress him or

herself? If "guilty" about making his or her

own choices, the child will not function well.

Erikson has a positive outlook on this stage,

saying that most guilt is quickly compensated

by a sense of accomplishment.

Page 18: Human bevaiour erickson

3. Initiative vs Guilt

• Anak yang berhasil melewati ini ia akan tahu bahwa ia merupakan individu yang independen dan mandiri

• Ketidakberhasilan pada tahap ini membuat anak takut untuk mengejar mimpi-mimpinya

Page 19: Human bevaiour erickson

• Industry vs. Inferiority - School-age / 6-11. Child comparing self worth to others (such as in a classroom environment). Child can recognize major disparities in personal abilities relative to other children. Erikson places some emphasis on the teacher, who should ensure that children do not feel inferior.

Page 20: Human bevaiour erickson

4. Industry vs Inferiority

• Anak belajar untuk memperoleh kesenangan dan kepuasan dari menyelesaikan tugas (akademis)

• Kegagalan di tahap ini membuat anak akan merasa inferior dan tidak mampu membuat solusi

Page 21: Human bevaiour erickson

• Identity vs. Role Confusion - Adolescent / 12 years till 20. Questioning of self. Who am I, how do I fit in? Where am I going in life? Erikson believes that if the parents allow the child to explore, they will conclude their own identity. However, if the parents continually push him/her to conform to their views, the teen will face identity confusion.

Page 22: Human bevaiour erickson

Identity vs Role Confusion

• Remaja bereksperimen dengan berbagai peran dan mengintegrasikannya dengan identitas yang telah ia dapatkan di tahapan sebelumnya

• Kegagalan tahap ini membuat remaja kehilangan jati diri, limbung dan plin plan, dan selalu mencari jati dirinya dalam kebingungan

Page 23: Human bevaiour erickson

• Intimacy vs. isolation - This is the first and very crucial stage of development. This development usually happens during young adulthood, which is between the ages of 20 to 24. Dating, marriage, family and friendships are important during the stage in their life. By successfully forming loving relationships with other people, individuals are able to experience love and intimacy. Those who fail to form lasting relationships may feel isolated and alone

Page 24: Human bevaiour erickson

Intimacy vs Isolation

• Orang dewasa mudah mempelajari cara berinteraksi secara lebih mendalam

• Mereka memperbolehkan orang lain mengenal diri mereka

• Ketidakmampuan untuk membuat ikatan sosial yang kuat akan menciptakan rasa kesepian, alih-alih cinta.

Page 25: Human bevaiour erickson

• Generativity vs. stagnation is the second stage of adulthood and happens between the ages of 25-64. During this time, people are normally settled in their life and know what is important to them.

• A person is either making progress in their career or treading lightly in their career and unsure about if this is what they want to do for the rest of their working lives.

• Also during this time, a person is enjoying raising their children and participating in activities that gives them a sense on purpose. If a person is not comfortable with the way their life is progressing; they're usually regretful about the decisions and feel a sense of uselessness

Page 26: Human bevaiour erickson

Generativity vs Stagnation

• Memberikan sesuatu pada dunia sebagai balasan dari apa yang telah diberikan dunia

• Setelah tujuan pribadi tercapai, ingin menolong sesama

• Ketidakmampuan untuk memiliki pandangan generatif akan menciptakan perasaan bahwa hidup ini tidak berharga dan membosankan

Page 27: Human bevaiour erickson

• Ego integrity vs. despair. This stage affects the age group of 65 and on. During this time you have reached the last chapter in your life and retirement is approaching or has already taken place. Many people have achieved what was important to them look back on their lives and feel great accomplishment and a sense of integrity. The ones who had a difficult time during middle adulthood may look back and feel a sense of despair.

Page 28: Human bevaiour erickson

Ego integrity vs despair

• Individu memperoleh kebijaksanaan dari pengalaman masa lalunya

• Kegagalan pada tahap ini akan mengakibatkan rasa putus asa; saya belum menyelesaikan apa yang saya inginkan dalam hidup ini, dan sekarang semuanya terlambat

Page 29: Human bevaiour erickson

• Lev Vygotsky – emphasized the importance of interacting with other people,

particularly adults or capable peers who can guide the child’s understanding

• Zone of proximal development

– difference between what the child can understand without help and what she can understand with help

– the distance between the child’s actual developmental level and the child’s potential developmental level if the child has appropriate guidance

Page 30: Human bevaiour erickson

Actual developmental levelProblems child can solve on his own

Mentoring, scaffolding

Potential developmental levelProblems child can solve with assistance

Zone of Proximal Development

Page 31: Human bevaiour erickson

• The type of assistance that helps the child move to the next level:

– Scaffolding

– The adult adjusts the amount of guidance to fit the child’s level of understanding

– A skilled teacher will provide experiences that are above the lower limit, but below the upper limit, of the child’s zone of proximal development

– The teacher tapers off the assistance as the child acquires the next level of understanding

– Examples: asking focused questions, encouraging, providing examples – sharing the problem-solving experience

Page 32: Human bevaiour erickson

• Each child is capable of solving problems on his own, but he is also capable of solving problems with assistance

• This range is the zone of proximal development

• Main idea: the child’s abilities and understanding are constantly developing and, with the right assistance, he can move to the next level