Drama Penyelamatan

download Drama Penyelamatan

of 44

  • date post

    08-Dec-2016
  • Category

    Documents

  • view

    224
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Drama Penyelamatan

  • Volume 002|Tahun I 1

    Balance

    DramaPenyelamatan

    Talangjimar

    Edisi 002 | Tahun I | Juni 2013

  • 2 Volume 002|Tahun I

    Kami terlahir dari semangat untuk tumbuh bersama

    lingkungan...

    Volume 001 l Tahun I 1

    BALANCE Edisi 001 l Tahun I l Januari 2013

    Restrukturisasi Menjawab

    Tantangan Zaman

    Melongok Suku Asli di Thailand Utara

    KOLOM: NASIONALISME VERSUS GLOBALISASI

    Laporan Utama

    Wisata

    Balance

    DramaPenyelamatan

    Talangjimar

    Edisi 002 | Tahun I | Juni 2013

    Balance

    enak dilihat

    layak disimak

  • Volume 002|Tahun I 3

    Susunan Redaksi

    Pemimpin RedaksiAji Prayudi

    VP Legal Relations

    Wakil Pemimpin RedaksiAgus Amperianto

    Manager Humas

    Redaktur PelaksanaArya Dwi Paramita

    Pandji Galih Anoraga

    Alamat Redaksi

    Menara Standard Chartered

    Lantai 21-29

    Jl. Prof. Dr. Satrio No. 164

    Jakarta Selatan

    email: pep-redaksi@pertamina.com

    Pojok Redaksi

    Pembaca budiman,

    Safety adalah nadi industri migas. Perusahaan migas menerapkannya dengan standar tertinggi dalam tiap operasinya, termasuk Pertamina EP. Jika terjadi kecelakaan kerja, besar kemungkinan

    bukan karena kesalahan SOP , tapi karena sebab lain seperti kasus blow out di Talangjimar belum lama ini. Tak ada data bahwa di kedalaman 300 meter ada gas charging yang sudah terakumulasi puluhan tahun. Seperti balon yang meletus karena tertusuk jarum, begitulah yang terjadi di sumur TLJ 25/240.

    Kami mengangkat blow out Talangjimar sebagai cover story BALANCE edisi kedua ini karena banyak aspek menarik yang bisa dijadikan bahan pembelajaran, baik yang menyangkut teknis maupun nonteknis. Dari sisi teknis, seperti dikatakan GM Asset 2 Pertamina EP, Tubagus Nasiiruddin, proses capping pada kasus di Talangjimar harus dilakukan horizontal. Umumnya proses itu dilakukan vertikal sehingga lebih mudah. Boleh jadi , di seluruh dunia baru di Talangjimarlah capping dilakukan secara horizontal.

    Dari sisi non teknis, jarak sumur yang mengalami blow out dengan kediaman penduduk yang hanya beberapa meter menyebabkan masalah sosial yang kompleks. Hal kecil saja, misalnya penyediaan konsumsi. Dalam satu hari harus disediakan nasi sampai 39.000 Tentu bukan hal mudah harus menyediakan 39.000 bungkus dalam satu hari.

    Kasus Talangjimar juga bisa jadi model pendekatan bagaimana para stakeholder, mulai dari Pemerintahan Kota, Kepolisian , Kejaksaan, Tokokh masyarakat, dan perusahaan bahu membahu mengatasi persoalan tersebut. Secara khusus, Walikota Prabumulih mengeluarkan SK Pembentukan Tim yang melibatkan eksponen masyarakat. Relasi seperti itulah yang harus dijalankan dalam industri migas , tak terbatas saat bencana saja.

    Selain Kasus Talangjimar, kami juga menampilkan artikel-artikel lain yang menarik. Misalnya untuk rubrik wisata, kami menulis soal Vietnam yang kini jada salah satu destinasi pelesiran yang diburu wisatawan. Lainnya, untuk rubrik Rana , kami menampilkan penyelamatan Orangutan, yang secara terus menerus di lakukan Pertamina EP sebagai dukungan nyata terhadap lingkungan

    Selamat Membaca !

    Talangjimar

    Balance

    DramaPenyelamatan

    Talangjimar

    Edisi 002 | Tahun I | Juni 2013

    coverFoto: Wahyu/ PEP Channel

    Desain: Andri Chienko

  • 4 Volume 002|Tahun I

    ko

    Volume 002 Tahun 1 2013DAFTAR ISI

    Rana36SOSOrangutanSumatera

    LaporanUtama05Drama Penyelamatan TalangjimarTalangjimar merupakan struktur yang ada di field Prabumulih, dari empat field di bawah asset 2 Pertamina EP, selain Limau, Pendopo, Adera. Di penghujung Maret lalu salah satu sumur Talangjimar yang sedang dibor mengalami kick karena adanya gas.

    Angin Bahorok malam ini berhembus cukup bergemuruh, membawa hawa dingin menusuk tulang...

  • Volume 002|Tahun I 5

    ko

    WisataSenyum Suku Terasingdi Vietnam

    28Inspirasi18Lima SekawanKartini Nglobo

    Wawancara24Doddy Priambodo

    Seni32

    Dari PementasanKetoprak Wado

    ngin dingin langsung menyergap tubuh kami dini hari itu saat kereta api yang membawa kami selama sembilan jam dari Hanoi merapat ke stasiun kota Lao Cai, Vietnam utara.

    GuyubModal Sukses

    Direktur Eksplorasi Pertamina EP

    Balance03 Pojok Redaksi 22 Apa Siapa

    40 Lensa Peristiwa43 Resensi

    Daftar Isi

  • 6 Volume 002|Tahun I

    Drama Penyelamatan

    Talangjimar

    Penyelamatan Talangjimar adalah cerita tentang kecemasan, kerja keras tanpa kenal lelah dan putus asa, kreativitas, serta doa-doa yang terus dipanjatkan. Kita allout dua

    puluh empat jam, ujar Tubagus Nasiruddin. GM Asset 2 Pertamina EP

  • Volume 002|Tahun I 7

    Telepon genggamnya berdering. Tubagus Nasiruddin pun menaruh semangkuk mie ayam yang disantapnya. Mie itu baru dibelinya dari tukang dagang yang lewat rumahnya, seusai olah raga di Minggu

    pagi. Tanpa mentutaskann makannya, Tubagus bergegas. Ia minta anaknya mengantar ke Bandara Soekarno-Hatta. Lalu apa yang menyebabkan Tubagus kelihatan tergesa-gesa?

    Saya dikabari staf Humas. Terjadi Blow out di sumur Talangjimar, ujar pria kelahiran Jakarta, saat menuturkan kejadian di penghujung Maret lalu. Bagi para pekerja migas, apalagi seorang Kepala Teknik Tambang seperti Tubagus, kejadian blow out adalah mimpi buruk. Talangjimar merupakan struktur yang ada di field Prabumulih, dari empat field di bawah asset 2 Pertamina EP, selain Limau, Pendopo, Adera. Di penghujung Maret lalu salah satu sumur Talangjimar yang sedang dibor mengalami kick karena adanya gas. Karena tekanan yang besar, fluida itu mengalir sampai ke permukaan yang mengakibatkan blowout.

    Tubagus Nasiruddin adalah orang nomor satu di Asset 2. Hampir setahun dia didapuk sebagai GM Asset 2. Saat dikabari musibah di sumur berkode TLJ- 249, biasa juga ditandai dengan kode lokasi TLJ-25 , jam menunjukkan pukul 09.00. Dari Bandara Internasional Indonesia itu, Tubagus terbang ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin , Palembang, kemudian meneruskan dengan perjalanan darat ke

    lokasi yang ditempuh selama dua jam. Tubagus sampai di lokasi sekitar jam 15.00

    Selama perjalanan, Tubagus mencoba tenang. Ia memeras memorinya, merekontruksi pengetahuan dan pengalaman yang didapatnya selama puluhan tahun bekerja di Pertamina, memikirkan cara yang sangkil dan mangkus menghentikan blow out. Saya berdoa jangan sampai ada api, katanya lirih.

    Gas yang dihasilkan dari sumur Talangjimar berkualitas bagus, sangat mudah terbakar. Satu percikan saja menyambar, api bisa langsung membesar berjilam-jilam. Kalau itu terjadi penanganannya bakal lebih kompleks. Yang menenangkannya, dari data ada, semua kejadian blowout , khususnya di Pertamina bisa dikendalikan

    Dalam dunia migas, blow out bukan sekali ini terjadi. Di Indonesia dalam 35 tahun terakhir setidaknya telah terjadi blowout sebanyak 17 kali, sehingga hampir setiap 2-3 tahun terjadi kecelakaan Blowout pada saat pengeboran sumur. Bila dibandingkan dengan kegiatan pemboran 300-350 sumur setiap tahun, maka berarti hampir setiap 1000 sumur pemboran terjadi 1 kali kecelakaan blowout. Seluruh kecelakaan blowout selalu dapat ditanggulangi, ada yang dengan cepat dan ada pula yang bisa berbulan-bulan.

    Tubagus sampai di TKP sekitar pukul 15.00. Tanpa menunda waktu ia langsung menggelar rapat, lintas divisi. Sesuai dengan SOP, sebagai Kepala Teknik Tambang, Tubagus menjadi orang pertama sekaligus,

    laporan utamaFo

    to-f

    oto:

    Way

    u/PE

    P C

    hann

    el

  • 8 Volume 002|Tahun I

    penanggung jawab penyelamatan.Meeting itu tak jadi dilangsungkan di lokasi,

    tapi dipindahkan ke kantor yang berjarak beberapa km. Alasannya di lokasi komunikasi tak mungkin dilangsungkan. Kebisingan itu masih terdengar sampai radius 100 m Bunyinya bising sekali. Komunikasi hanya bisa dilakukan dengan tulisan dan isyarat ujar Tubagus yang asli Banten tersebut.

    Ia langsung membentuk tim PKD (penyelamatan keadaaan darurat) yang dibagi menjadi dua. Satu tim bertanggugjawab menanggulangi persoalan sosial. Satu lagi menangani teknis. Dari keduanya itu, penyelamatan sosial menjadi prioritas utama. Saya minta teman-teman di Humas mentuntaskan evakuasi penduduk. ujar Tubagus. Begitu blowout terjadi petugas Humas ditemani HSSE berkeliling ke rumah penduduk minta mereka mengungsi. Semua keperluan disediakan mulai dari makan sampai dokter. (lihat tulisan bagian 2)

    Sesuai dengan SOP, penanganan sosial memang harus dilakukan lebih dahulu. Sebelum di Talangjimar, saat bertugas di Kuala Rantau, pada 2005 Tubagus sempat terlibat dalam tim penyelamatan blow out, meski skalanya lebih kecil. Penanganannya pun cepat, hanya dua minggu Yang saya alami dulu langsung saya terapkan, kata Tubagus.

    Agustinus Manager Humas Asset 2 mengakui terlibat dalam penanganan blow out Talangjimar memberinya pengalaman berharga. Tak terbayangkan

    sebelumnya, kami bisa menyediakan 39.000 bungkus makan dalam sehari, ujarnya.

    ***

    Penyelamatan Talangjimar adalah cerita tentang kecemasan, kerja keras tanpa kenal lelah dan putus asa, kreativitas, serta doa-doa yang terus dipanjatkan. Kita allout dua puluh empat jam, ujar Tubagus Nasiruddin. Semuanya bahu membahu. Antar Divisi saling menunjang. Tim subsurface, dan surface allout menyiapkan data-data yang diminta tim DD (department drilling ) dan PDSI. Beg