DOKUMEN PENAWARAN INTERKONEKSI (DPI) REFERENCE ...· (Daftar Layanan Interkoneksi dan Harga)....

download DOKUMEN PENAWARAN INTERKONEKSI (DPI) REFERENCE ...· (Daftar Layanan Interkoneksi dan Harga). Penawaran

of 151

  • date post

    30-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    222
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of DOKUMEN PENAWARAN INTERKONEKSI (DPI) REFERENCE ...· (Daftar Layanan Interkoneksi dan Harga)....

Lampiran II : Keputusan Direktur Jenderal Pos & Telekomunikasi Nomor : 205 Tahun 2008 Tentang Persetujuan Terhadap Dokumen Penawaran Interkoneksi (DPI) Milik Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Dengan Pendapatan Usaha (Operating Revenue) 25% atau Lebih Dari Total Pendapatan Usaha Seluruh Penyelenggara Telekomunikasi dalam Segmentasi Layanannya.

Tanggal : 11 April 2008

DOKUMEN PENAWARAN INTERKONEKSI (DPI) REFERENCE INTERCONNECT OFFER (RIO)

TELKOMSEL

Jakarta, April 2008

PT. TELEKOMUNIKASI SELULAR Wisma Mulia Mezzanine - 19th Floor Jl. Jenderal Gatot Subroto No. 42 Jakarta - 12710

DOKUMEN PENAWARAN INTERKONEKSI (DPI)

MILIK PT. TELKOMSEL

DAFTAR ISI

1. DAFTAR PERUBAHAN

2. EXECUTIVE SUMMARY

3. PERJANJIAN POKOK INTERKONEKSI

4. DOKUMEN PENDUKUNG A PERENCANAAN DAN OPERASI

5. DOKUMEN PENDUKUNG B PENAGIHAN DAN PEMBAYARAN

6. DOKUMEN PENDUKUNG C DAFTAR LAYANAN INTERKONEKSI

7. DOKUMEN PENDUKUNG D SPESIFIKASI TEKNIS

8. DOKUMEN PENDUKUNG E DEFINISI DAN INTEPRETASI

9. DAFTAR LAYANAN INTERKONEKSI YANG DITAWARKAN

Dokumen Penawaran Interkoneksi (DPI) PT. Telekomunikasi Selular

DAFTAR PERUBAHAN

No/Hal Referensi Uraian

1. Executive Summary

Penambahan klausul baru pada hal. iii sbb : Hal-hal yang berkaitan dengan kesepakatan harga jasa layanan transit dapat dibuat dalam perjanjian terpisah secara B2B (Business to Business) antara Pencari Akses dengan Pihak Ketiga dan Pihak Ketiga dengan Penyedia Akses. Penyaluran trafik yang bersifat refilling tidak diperkenankan

2. Dokumen Pendukung A

Perencanaan & Operasi

a) Point 3.1 tentang Interkoneksi Voice

Perubahan/penjabaran lebih jelas pada klausul butir (c) dalam DPI 2007 (hal.5) menjadi dua butir, yaitu butir (c) dan butir (d) dalam DPI 2008 (hal.5)

b) Lampiran A1 tentang Informasi Jaringan Penyelenggara

Perubahan pada Point 1.2 tentang Daftar lokasi sentral gerbang dan kapasitas Interkoneksi yang disediakan (hal.29-30)

Penambahan Point 1.3 tentang Daftar Lokasi STP untuk interkoneksi signaling beserta konfigurasinya (hal.31)

3. Dokumen Pendukung C

Daftar Layanan Interkoneksi

a) Lampiran C201 Layanan Panggilan Terminasi Telkomsel

Mengalami perubahan dari sisi tarif terminasi baik dari penyelenggara jasa maupun jaringan (hal.5)

b) Lampiran C202 Layanan Panggilan Originasi Telkomsel

Mengalami perubahan dari sisi tarif originasi baik ke penyelenggara jasa SLI maupun SLJJ serta perubahan klausul service charge (hal.6)

c) Lampiran C203 Layanan Interkoneksi SMS Telkomsel

Mengalami perubahan dari sisi tarif interkoneksi SMS (hal.7)

Daftar Perubahan

ii

No/Hal Referensi Uraian

4. Daftal Layanan Interkoneksi Yang Ditawarkan

a) Layanan Panggilan Terminasi

Mengalami perubahan dari sisi tarif terminasi baik dari penyelenggara jasa maupun jaringan serta skenario ruting trafik terminasi ke Telkomsel (hal.3-8)

b) Layanan Panggilan Originasi

Mengalami perubahan dari sisi tarif Originasi baik ke penyelenggara jasa SLI maupun SLJJ, perubahan klausul service charge, serta skenario ruting trafik originasi dar Telkomsel (hal.8-10)

c) Layanan SMS

Mengalami perubahan dari sisi tarif Interkoneksi SMS (hal. 10)

d) Layanan Fasilitas Penting Interkoneksi (FPI)

Penambahan dan perubahan pada Point 4 tentang layanan FPI yang ditawarkan oleh Telkomsel, yaitu jenis layanan FPI Sarpen dan FPI sarpen berikut lokasi dan harga sewa yang ditawarkan (hal. 11-15)

Dokumen Penawaran Interkoneksi (DPI) PT. Telekomunikasi Selular

EXECUTIVE SUMMARY Pendahuluan

Dengan ditetapkannya PM No. 08/Per/M.KOMINFO/02/2006 tahun 2006, maka Telkomsel sebagai salah satu operator yang ditetapkan sebagai Significant Market Power (SMP) mempunyai kewajiban untuk menyusun Dokumen Penawaran Interkoneksi (DPI) yang tata cara penyusunannya telah ditetapkan oleh Pemerintah.

DPI ini disusun dengan tujuan:

1. Memenuhi ketentuan pemerintah, dimana Telkomsel sebagai salah satu operator yang ditetapkan sebagai SMP diwajibkan untuk membuat DPI yang harus disetujui oleh BRTI sebagai regulator.

2. Memberikan petunjuk dan pedoman kepada Penyelenggara lainnya yang ingin berinterkoneksi dengan Telkomsel

3. Memberikan penjelasan mengenai layanan interkoneksi yang diberikan Telkomsel kepada pihak lainnya yang ingin berinterkoneksi dengan Telkomsel

Dokumen DPI Telkomsel ini disusun dengan mengacu dan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

Dokumen Petunjuk Penyusunan Dokumen Penawaran Interkoneksi (P2DPI) yang ditetapkan oleh pemerintah

Data-data dan Informasi Telkomsel

Fundamental Technical Plan (FTP) Nasional.

Standarisasi ITU, ETSI dan standarisasi lainnya yang relevan.

Daftar Layanan Yang Diberikan

Layanan interkoneksi yang ditawarkan kepada pihak lainnya mengacu pada ketentuan pada UU No. 36 Tahun 1999 dan PP No. 52 tahun 2000, FTP Nasional serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika PM No. 08/Per/M.KOMINFO/02/2006 tahun 2006 tentang Interkoneksi.

Daftar layanan dan/atau fasilitas interkoneksi yang ditawarkan oleh Telkomsel, disusun dengan mengacu pada ketentuan dokumen P2DPI yang dikeluarkan oleh pemerintah. Jenis-jenis jasa layanan yang ditawarkan oleh Telkomsel dalam DPI ini, terdiri dari:

Executive Summary

ii

1. Layanan Panggilan Terminasi Terminasi Lokal dari Penyelenggara Jaringan dan Penyelenggara Jasa Terminasi Jarak Jauh dari Penyelenggara Jaringan dan Penyelenggara Jasa Terminasi Internasional dari Penyelenggara Jasa

2. Layanan Panggilan Originasi Originasi Lokal ke Penyelenggara Jasa Originasi Jarak Jauh ke Penyelenggara Jasa Originasi Internasional ke Penyelenggara Jasa

3. Layanan SMS 4. Layanan Fasilitas Penting Interkoneksi (FPI)

5. Telkomsel tidak menutup kemungkinan untuk memberikan Layanan-layanan lain

sepanjang secara teknis dan operasional memungkinkan serta adanya kesepakatan diantara Para Pihak.

Layanan interkoneksi tersebut diatas kami tawarkan kepada : 1. Penyelenggara Jaringan; 2. Penyelenggara Jasa yang memiliki jeringan dan kode akses.

Penjabaran lebih lanjut dari jenis-jenis layanan yang ditawarkan berikut Call Scenario dan harga dari masing-masing layanan yang di tawarkan di atas adalah sebagaimana yang tercantum dalam Dokumen Perjanjian Interkoneksi: Dokumen Pendukung C (Daftar Layanan Interkoneksi dan Harga). Penawaran harga layanan interkoneksi mengacu kepada PM No. 08/Per/M.KOMINFO/02/2006 tahun 2006 tentang Interkoneksi. Harga-harga dimaksud hanya merupakan biaya jaringan dan khusus untuk layanan Originasi apabila Pencari Akses melimpahkan tanggung jawab atas panggilan interkoneksi yang meliputi tanggung jawab atas kualitas layanan, proses billing tarif pungut, penagihan kepada pengguna dan piutang tak tertagih (Service Cost) kepada Telkomsel, maka Telkomsel akan mengenakan biaya tambahan atas Service Cost tersebut.

Untuk dapat berinterkoneksi dengan Telkomsel pada satu POI tertentu, Pencari Akses harus memiliki Sentral Gerbang yang memiliki fungsi seperti diuraikan dalam FTP Nasional yang berlaku. Kewajiban untuk menyalurkan trafik sampai dengan POI tersebut merupakan kewajiban dari Pencari Akses, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. untuk layanan Terminasi yang dimaksud dengan Pencari Akses dalah Pihak yang mempunyai kewajiban untuk menyalurkan trafik (Outgoing);

b. untuk layanan Originasi yang dimaksud dengan Pencari Akses adalah Penyelenggara Jasa.

Dalam hal penyaluran trafik dimana akses secara langsung tidak dimungkinkan maka Pencari Akses sepakat untuk bersama dengan Telkomsel menentukan Pihak Ketiga sebagai penyedia layanan transit, dan kesepakatan ini akan dituangkan dalam suatu dokumen tertulis yang mengikat ketiga pihak dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian Interkoneksi Para Pihak.

Executive Summary

iii

Hal-hal yang berkaitan dengan kesepakatan harga jasa layanan transit dapat dibuat dalam perjanjian terpisah secara B2B (Business to Business) antara Pencari Akses dengan Pihak Ketiga dan Pihak Ketiga dengan Penyedia Akses. Penyaluran trafik yang bersifat refilling tidak diperkenankan.

Seluruh layanan di atas (Originasi dan Terminasi) dapat diberikan apabila:

1. Pencari Akses telah memenuhi seluruh ketentuan dalam DPI ini;

2. Jaringan Pencari Akses telah kompatible dengan Jaringan Telkomsel sebagaimana diuraikan Dokumen Perjanjian Interkoneksi: Dokumen Pendukung D Spesifikasi Teknis;

3. Pencari Akses telah melakukan pemesanan suatu kapasitas interkoneksi tertentu sesuai sistem antrian pemesanan. Tata cara pemesanan adalah sebagaimana dijelaskan dalam Dokumen Perjanjian Interkoneksi: Dokumen Pendukung A Perencanaan dan Operasi;

4. Perjanjian Interkoneksi antara Pencari Akses dan Telkomsel telah dilakukan.

Apabila dalam pelaksanaan interkoneksi diperlukan adanya Fasilitas Penting Interkoneksi (FPI) yang tidak dapat disediakan oleh Pencari Akses baik oleh dirinya sendiri maupun melalui pihak ketiga lainnya sesuai ketentuan dari Pemerintah dalam Lampiran 4 PM Interkoneksi, maka Telkomsel dapat menyediakan FPI tersebut dengan ketentuan:

1. secara teknis memungkinkan;

2. telah terjadi kesepakatan antara Para Pihak;

Khusus untuk lokasi POI yang berada di premises milik/dibawah kekuasaan Pihak Ketiga dan penempatan perangkat Pencari Akses Collocated dengan perangkat Telkomsel, harus sudah mendapatkan persetujuan tertulis (izin) dari Pihak K