Bulaksumur Pos edisi 186

Bulaksumur Pos edisi 186
Bulaksumur Pos edisi 186
Bulaksumur Pos edisi 186
Bulaksumur Pos edisi 186
download Bulaksumur Pos edisi 186

of 4

  • date post

    10-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    234
  • download

    7

Embed Size (px)

description

edisi terbaru

Transcript of Bulaksumur Pos edisi 186

  • Selasa, 29 Maret 2011Selasa, 29 Maret 2011 EDISI 186

    I I 1861868

    www.bulaksumurugm.com

    KAMPUSIANA

    Bijog Fokus EnsiklopediaPusat Waria... Tahapan Wajib... Supermoon...

    Garage sale menjadi cara baru bagi garage sale,-Red) menyumbang barang- mengunjungi Pasar Kutu mengatakan mahasiswa untuk memanfaatkan barang barang bekas tersebut karena sudah para pembeli sangat antusias karena bekas yang tak lagi dipakai. Dengan cara tidak menginginkannya lagi. Sudah barang-barangnya unik, berkualitas, dan yang relatif sederhana, garage sale kekecilan atau koleksi barangnya sudah harganya cukup murah. Barang yang mampu menyulap barang bekas menjadi terlalu memenuhi lemari pakaian, ujar dijual di Pasar Kutu antara lain sumber penghasilan. Kualitas barang Zara (Psikologi '08), pengurus acara handycraft, barang handmade, majalah, cenderung masih layak pakai meski Bazar Psikomedia. dan makanan. Para pengunjung juga memang tak lagi baru. Hal inilah salah Garage sale memiliki daya tarik dapat menyumbangkan barang bekas satu alasan garage sale banyak diminati tersendiri bagi kalangan yang hobi milik mereka untuk dijual oleh panitia mahasiswa. Harga barang yang dijual mengoleksi barang tertentu. Tak penyelenggara Pasar Kutu. pun tak akan menguras kantong mengherankan jika barang yang dijual di Tak berbeda jauh dengan Pasar Kutu, mahasiswa. Jika pintar memilih, ada garage sale merupakan koleksi pribadi antusiasme pengunjung juga terlihat kemungkinan kita mendapat barang seperti sepatu, tas, baju, majalah pada garage sale Rumah Pink. Garage berkualitas sama dengan yang baru. hingga buku-buku impor. Aku suka sale ini diadakan oleh Komunitas Online

    baca, jadi sering beli buku. Setelah itu Shop Yogyakarta. Manda (Ilmu bukuku menumpuk. Untuk memperbarui Komunikasi '09), salah seorang Eliminasi barangkoleksi, aku menjual buku lamaku, dan penyelenggara, mengatakan konsumen Garage sale menjadi alternatif untuk sekaligus menambah uang saku, ungkap sangat puas karena kualitas barang mengeliminasi barang yang tak Isti (Sastra Inggris '09). Bagi sebagian cukup baik dengan harga lebih murah.diperlukan. Sejarahnya dari orang-partisipan seperti Isti, garage sale yang Sita (Pascasarjana Filsafat '10), orang di luar negeri yang tinggal di awalnya merupakan hobi bisa menjadi merupakan salah seorang yang gemar apartemen. Saat akan pindah, mereka lahan berbisnis. Isti sendiri telah berbelanja di garage sale. Tinggal lihat memutuskan untuk mengeliminasi menggandeng beberapa penyedia barang barangnya apa dulu. Kalau pakaian, aku barang-barang pribadi yang tidak untuk mendapatkan buku-buku dengan mau karena modelnya unik, harganya terpakai dengan menjualnya, jelas harga murah. murah, dan sensasi mencari-carinya itu Intan (Ilmu Komunikasi '08), salah satu

    lho. Namun, tak semua orang suka partisipan garage sale. Intan sendiri berbelanja di garage sale, seperti yang gemar mengadakan garage sale karena Selalu ramaidiungkapkan Asih (D3 Ekonomika dan hobi. Terus ada teman yang ngajakin. Umumnya, garage sale selalu ramai Terapan '09). Aku belum pernah ke Yang beli juga dari temen-temen sendiri, oleh pembeli. Seperti yang terlihat pada garage sale dan nggak mau pergi ke sekalian nyari duit tambahan juga. garage sale Pasar Kutu oleh Papermoon garage sale karena aku masih ragu sama Dengan adanya garage sale, barang- Puppet Theatre Yogyakarta pada Sabtu kualitas barang-barangnya.barang yang tak terpakai akan berfungsi (19/3). Acara tersebut sukses meski

    Dewi, Lailakembali. Biasanya mereka (partisipan diguyur hujan. Intan yang turut

    Dengan tujuan penggalangan dana atau bisnis pribadi, banyak mahasiswa tertarik untuk menyelenggarakan garage sale.

    Garage Sale, Alternatif Baru Mencari Uang

    Lalu lintas di Jalan Sosio Yustisia pelanggar peraturan tersebut.depan Kampus Fisipol kini Peraturan baru ini mendapat diberlakukan satu arah. Peraturan ini respon yang variatif dari mahasiswa. dibuat untuk menghindari kemacetan Salah satunya yaitu Irfan (Fisipol dan mencegah terjadinya '06). Ia setuju dan tak masalah kecelakaan. Biar nanti jalannya dengan pemberlakukan peraturan lancar, apalagi kalau ada acara di jalan searah di kawasan Sosio GSP. Kalau tidak searah jadi macet Yustisia. Menurutnya, arus lalu lintas makanya dibuat searah, terang di jalan tersebut memang cukup Dono, petugas Satuan Keamanan dan padat. Namun, Irfan mengaku pernah Keselamatan Kampus (SKKK) di melanggar peraturan tersebut. kawasan Sosio Yustisia. Di ruas Jalan Karena ya repot saja kalau harus Sosio Yustisia sendiri terdapat empat mutar, ungkapnya. Prisca (Ilmu fakultas, yaitu Fisipol, Hukum, Komunikasi '09) juga berpendapat Teknologi Pertanian, dan Pertanian. peraturan baru ini membuat jalan

    Meski peraturan ini sudah menjadi lebih tertib. Jika dibuat berlaku selama empat bulan, banyak dua arah kadang-kadang ada menjadi alasan banyaknya pelanggaran pengguna jalan yang tak mematuhinya. kendaraan yang memakan jalan jalur yang terjadi. Selain itu, sosialisasi untuk Menurut Dono, pengendara jalan yang lawan, terangnya. menginformasikan peraturan baru ini melanggar peraturan tak hanya Vinapun dinilai kurang. Hingga kini, belum mahasiswa, tapi juga dosen dan ada tindakan tegas terhadap pelanggar. karyawan. Pemasangan rambu yang Sejauh ini masih sebatas pemberitahuan terlalu kecil dan kurang strategis secara lisan oleh petugas SKKK terhadap

    Pelanggaran Jalan Searah di Sosio Yustisia

    Foto: Ardian/ Bul

    Pemandangan yang sedikit ini, total perpustakaan di UGM 2berbeda akan terlihat jika kita mencapai 36.000 m . Angka ini telah

    melewati lokasi pembangunan mendekati standar internasional, perpustakaan UGM di antara gedung bahkan telah melampaui standar pusat dan GSP. Lokasi yang biasanya nasional.ramai dan bising oleh suara Nantinya perpustakaan pusat pembangunan perpustakaan kini akan disentralkan di satu titik, yakni tampak sepi. Beberapa waktu mengelilingi UPT (Unit Pelaksana terakhir ini, pembangunan Teknis,-Red) Unit 1. Hal ini sesuai perpustakaan memang terhenti. master plan bahwa gedung Pembangunan perpustakaan sendiri perpustakaan pusat di Sekip akan sudah dimulai sejak Juli 2010. digunakan untuk kompleks D3 Tahap kontruksi sudah selesai, (Sekolah Vokasi,-Red). Harapannya selanjutnya memasuki tahap perpustakaan bisa menjadi tempat lanjutan. Namun, pembangunan pembelajaran, tempat bertemunya Hingga kini, keputusan pemenang lelang break sejenak menunggu hasil lelang pengetahuan. Orang-orang bisa belum ada. Maka, menurut Singgih, hingga pekan pertama bulan April, berkumpul untuk berdiskusi tentang pelaksanaan pembangunan sekaligus penandatanganan kontrak berbagai hal yang berhubungan dengan perpustakaan memang harus berhenti untuk mulai tahap pelaksanaan, tutur pengetahuan, ungkap Drs Ida Fajar sejenak. Pembangunan perpustakaan Dr Ing Singgih Hawibowo, Kepala Dewan Priyanto MA, Ketua Perpustakaan Pusat diharapkan selesai pada akhir 2013. Pemeliharaan dan Pengelolaan Aset UGM. Pembangunan perpustakaan ini (DPPA) mengemukakan alasan Pipitbertujuan memenuhi tuntutan standar berhentinya pembangunan ini. internasional bahwa setiap mahasiswa Lelang yang dimaksud merupakan berhak mendapatkan tempat satu meter pemilihan penyedia jasa pemborongan. persegi. Dengan adanya pembangunan

    Pembangunan Perpustakaan Pusat Berhenti Sejenak

    Foto: Rizki/ Bul

    Foto: Novan/ Bul

  • DARI KANDANG B21

    Bekerja Lebih Keras Dalam Babak Baru

    I I 1861862

    TAJUK

    DARI KANDANG B21

    Segala barang yang bersifat bekas umumnya tak menarik. Memang barang bekas memiliki banyak kekurangan. Mulai dari setengah rusak, kotor, atau hampir tak layak guna lagi. Namun kenyataannya masih banyak saja orang yang mau mencari barang-barang bekas. Motivasinya beragam, umumnya orang-orang yang ingin menambah nilai guna barang bekas. Selain itu, harga barang bekas lebih miring. Hal inilah yang kemudian membuat garage sale jadi menjamur.

    Keinginan anak muda untuk tampil beda mendukung ramainya tren ini. Mereka bisa memperoleh barang unik dengan harga murah. Apabila beruntung, barang itu masih cukup baik kondisinya. Dengan bermodal barang bekas layak pakai, penyelenggara yang umumnya mahasiswa juga dapat memperoleh penghasilan lumayan menggiurkan. Meski bekas, barang-barang garage sale tak kalah bersaing dengan barang baru.

    Fenomena ini pun mulai diminati mahasiswa untuk menyukseskan acara. Mahasiswa seringkali mengalami kesulitan dana ketika menggarap acara. Meminta ke rektorat, kadang tersendat birokrasi. Mengharap dari sponsor, takut tak sesuai ekspektasi. Memakai uang pribadi, akan menguras kantong sendiri. Garage sale pun akhirnya dipilih menjadi salah satu alternatif.

    Ada berbagai keuntungan mahasiswa mengadakan garage sale. Pertama, mahasiswa dapat belajar bewirausaha. Kedua, dapat membantu mengurangi barang yang tak terpakai sehingga dapat bermanfaat kembali. Terakhir, mahasiswa tak perlu meminta bantuan pihak lain untuk memperoleh dana. Tak mengherankan garage sale tetap jadi pilihan meski keuntungan tak selalu bisa diprediksi.

    Garage sale hanya sebuah bentuk alternatif saja dalam menggalang dana. Pelaksanaannya, mahasiswa sendiri yang menentukan. Memilih garage sale yang mudah tetapi keuntungan tak menjanjikan, atau cara lain yang lebih menyulitkan. Hanya saja, mahasiswa harus ingat tujuan utama yaitu belajar di bangku kuliah. Jangan sampai karena terlalu asyik berjualan di garage sale, kuliah pun terlupakan.

    Tim Redaksi

    Apakah yang ingin Anda dapatkan saat memasuki sebuah dunia baru, baik itu pekerjaan, komunitas, organisasi, ataupun studi? Mungkin pengakuan terhadap kinerja dan loyalitas menjadi salah satu jawabannya. Masuk ke dunia baru bukanlah sesuatu yang mudah. Adaptasi terhadap keadaan yang baru mutlak diperlukan. Begitu berartinya pengakuan akan kinerja dan loyalitas kita hingga berbagai kegiatan dan pengorbanan pun tak segan dilakukan