Tugas wulan sari

of 22 /22
Tugas individu Dosen pembimbing Praktikum Komputer dan Adm. Perpajakan Sri Zuliarni, S.Sos, M.BA Nomor Pokok Wajib Pajak dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak Oleh: Wulan Sari 1201112471 Administrasi Bisnis

Embed Size (px)

Transcript of Tugas wulan sari

Page 1: Tugas wulan sari

Tugas individu Dosen pembimbing

Praktikum Komputer dan Adm. Perpajakan Sri Zuliarni, S.Sos, M.BA

Nomor Pokok Wajib Pajak dan

Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

Oleh:

Wulan Sari

1201112471

Administrasi Bisnis

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Riau

2013

Page 2: Tugas wulan sari

Daftar Isi

Daftar isi

Bab I Pendahuluan

A. Latar Belakang

B. Ruang Lingkup Masalah

C. Tujuan

Bab II Pembahasan

A.Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

1) Pengertian dan fungsi NPWP

2) Pencantuman NPWP dan Jangka Waktu Penerbitan

3) Tempat dan Jangka Waktu Pendaftaran untuk Memperoleh PNWP

4) Yang Wajib dan Tidak Wajib mendaftar dan memperolah PNWP

5) Penghapusan dan ketentuan penghapusan PNWP

6) Format NPWP

B. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak(NPPKP)

1) Pengertian NPPKP

2) Fungsi NPPKP

3) Dasar dan Jangka waktu penerbitan NPPKP

4) Pengusaha yang wajib dan tidak wajib melaporkan usaha

5) Tenpat dan jangka waktu melaporkan usaha

6) Pencabutan surat pengukuhan kena pajak

Bab III Kesimpulan

A. Kesimpulan

Daftar pustaka

Page 3: Tugas wulan sari

BAB I

Pendahuluan

A. Latar Belakang

Pajak menurut Pasal 1 UU No.28 Tahun 2007 tentang Ketentuan umum dan tata cara

perpajakan adalah "kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau

badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang Undang, dengan tidak mendapat timbal

balik secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya

kemakmuran rakyat. Dari pengertian atau fakta diatas mengungkapkan bahwa tujuan pajak

adalah untuk memakmurkan rakyat atau membuat rakyat menjadi sejahtera. Ideal pemerintah

tentang pajak sebagai usaha untuk mencapai kemakmuran belum berjalan dengan baik karena

didalam pelaksanaannya masih banyak terdapat ketimpangan-ketimpangan yang menghambat

proses tersebut. Menjadi suatu masalah yang besar ketika Negara kehilangan kepercayaan

dari rakyatnya karena pajak tidak dapat mencapai tujuannya. Hal itu diakibatkan pengelolaan

dan pelaksana pengelolaan yang tidak transparaan serta adanya penyelewengan atau

pelanggaran ditubuh instansi yang mengurus pajak.

Jika Pajak didilihat dari perspektif ekonomi dipahami sebagai beralihnya sumber daya

darisektor privat kepada sektor publik. Pemahaman ini memberikan gambaran bahwa adanya

pajak menyebabkan dua situasi menjadi berubah. Pertama, berkurangnya kemampuan

individu dalam menguasai sumber daya untuk kepentingan penguasaan barang dan jasa.

Kedua, bertambahnya kemampuan keuangan negara dalam penyediaan barang dan jasa

publik yang merupakan kebutuhan masyarakat. Ini juga berarti pemerintah mempunyai kuasa

monopoli di dalam perekonomian yang tercermin dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 2. Yang

mana sumber ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak, dikuasai dan dikelola oleh

Negara. Pajak mempunyai fungsi Fungsi anggaran (budgetair) merupakan sumber

pendapatan negara, pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara.

Untuk menjalankan tugas-tugas rutin negara dan melaksanakan pembangunan. Pajak juga

berfungsi sebagai pengatur pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas perekonomian

dalam hal yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan.

Pajak mempunyai andil dalam pembentukkan harga pasar. Contoh dari fungsi pajak yaitu

berkaitan dengan harga minyak tanah yang di kendalikan mealalui pajak dan subsidi agar

menjadi stabil.

Page 4: Tugas wulan sari

Keadaan perpajakkan di Indonesia tidak begitu baik karena terdapat masalah dalam

pengelolaan dan pelaksana kegiatan pajak itu sendiri. Di tubuh instansi pajak terdapat

kepincangan berupa penyalahgunaan surat pajak atau NPWP dan surat denda keterlambatan

membayar pajak yang dipalsukan untuk kepentingan pribadi oknum pajak. Contoh kasus

Gayus Tambunan yang sedang hangat di media masa saat ini yang dikenal dengan mafia

pajak yang melakukan penipuan terhadap surat-surat berkenaan pembayaran pajak oleh

pemilik NPWP.

B. Ruang lingkup masalah

Adapun ruang lingkup atau maslah yang di bahas dalam makalh ini adalah:

1. Pengertian, fungsi serta pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak

2. Pengertian dan fungsi Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

3. Ketentuan pencabutan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

C. Tujuan

Adapun tujuan yang ingin di capai dalam makalah ini yaitu:

1. Dapat memahami pengertian, fungsi serta pendaftaran nomor pokok wajib pajak,,

2. Mengetahui pengertian dan fungsi surat pengukuhan pengusaha kena pajak,,

3. Dapat menjelaskan tentang ketentuan pencabutan surat pengukuhan pengusaha kena

pajak,,,,

Page 5: Tugas wulan sari

BAB II

Pembahasan

A. NOMOR POKOK WAJIB PAJAK (NPWP)

1.Pengertian dan Fungsi NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai

sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri

atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Fungsi NPWP:

a. Sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak

b. Untuk menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan dalam pengawasan administrasi

perpajakan

c. Dicantumkan di dalam setiap dokumen perpajakan

2. Pencantuman NPWP dan Jangka Waktu Penerbitan NPWP

NPWP harus dicantumkan atau dituliskan dalam setiap dokumen perpajakan antara lain :

a. Formulir pajak yang dipergunakan wajib pajak, seperti SPT, SSP dan lain-lain

b. Surat menyurat dalam hubungan perpajakan, seperti surat keberatan, banding dan lain-lain

c. Dalam hubungan dengan instansi tertentu yang mewajibkan mengisi NPWP. Misalnya

surat perjanjian kredit dengan bank

Dasar dan jangka waktu penerbitan NPWP

Penerbitan Nomor Pokok Wajib Pajak didasarkan atas :

a. Berdasarkan formulir pendaftaran wajib pajak yang mendaftarkan diri untuk memperoleh

NPWP

Kantor Pelayanan Pajak menerbitkan Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak dan Surat Keterangan

Terdaftar paling lama pada hari kerja berikutnya setelah permohonan pendaftaran beserta

persyaratannya diterima secara lengkap.

Page 6: Tugas wulan sari

b. Secara jabatan oleh Dirjen Pajak

Penerbitan NPWP secara jabatan dilakukan apabila Wajib Pajak yang telah memenuhi syarat

untuk mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, namun tidak melaksanakan

kewajibannya untuk mendaftar.

Kewajiban perpajakan bagi Wajib Pajak yang diterbitkan Nomor Pokok Wajib Pajak dimulai

sejak saat Wajib Pajak memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan

peraturan perundang-undangan perpajakan, paling lama 5 (lima) tahun sebelum

diterbitkannya Nomor Pokok Wajib Pajak.

3.Tempat dan jangka waktu pendaftaran untuk memperoleh NPWP

Tempat Pendaftaran Untuk Memperoleh NPWP

Tempat pendaftaran adalah pada Kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya

meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan wajib pajak atau ke Kantor Pelayanan Pajak

tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan

Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas yang

melakukan kegiatan usaha dibeberapa tempat atau mempunyai tempat usaha yang berbeda

alamat dengan tempat tinggal, selain mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak yang

wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal, juga mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak

yang wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat kegiatan usaha Wajib Pajak.

Jangka Waktu Pendaftaran

a) Untuk wajib pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan wajib

pajak badan, wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak paling

lama 1 bulan setelah saat usaha mulai dijalankan.Saat usaha mulai dijalankan adalah saat

pendirian, atau saat usaha, atau pekerjaan bebas nyata-nyata mulai dilakukan.

b) Untuk Wajib Pajak orang pribadi yang tidak menjalankan usaha atau tidak melakukan

pekerjaan bebas, apabila jumlah penghasilannya sampai dengan suatu bulan yang

disetahunkan telah melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak, wajib mendaftarkan diri untuk

memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak paling lama pada akhir bulan berikutnya.

4. Yang wajibdan yang Tidak Wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP

Page 7: Tugas wulan sari

Yang wajib mendaftarkan diri

Yang wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPW adalah Setiap Wajib Pajak yang telah

memenuhi persyaratan subjektif dan objektif yang meliputi :

a). Setiap Wajib Pajak Badan yang menjadi subjek pajak penghasilan, yaitu : perseroan terbatas,

perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik negara atau badan usaha milik

daerah dengan nama dan dalam bentuk apa pun, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun,

persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik, atau

organisasi lainnya, lembaga dan bentuk badan lainnya termasuk kontrak investasi kolektif

dan bentuk usaha tetap.

b). Setiap Wajib Pajak orang pribadi yang mempunyai penghasilan neto diatas penghasilan tidak

kena pajak (PTKP)

Penghasilan tidak kena pajak diberikan sebesar :

a). Rp 13.200.000,- untuk diri wajib pajak pribadi

b). Rp 1.200.000,- tambahan untuk wajib pajak kawin

c). Rp 13.200.000,- tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan

penghasilan suami

d). Rp 1.200.000,- tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga

semenda

dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya,

paling banyak 3 orang untuk setiap keluarga.

c). Wanita kawin yang dikenakan pajak secara terpisah karena hidup terpisah berdasarkan

keputusan hakim atau dikehendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan

penghasilan dan harta.

Catatan :

1. Wanita kawin yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan

ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan dan tidak hidup terpisah atau tidak

melakukan pemisahan penghasilan dan harta, hak dan kewajiban perpajakannya digabungkan

dengan pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan suaminya.

2. Wanita kawin sebagaimana dimaksud pada angka 1 yang ingin melaksanakan hak dan

memenuhi kewajiban perpajakannya terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suaminya

dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak.

Page 8: Tugas wulan sari

Yang tidak wajib pajak

Yang tidak diwajibkan untuk mendaftarkan diri guna memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak

adalah :

1. Orang pribadi yang memperoleh penghasilan neto tidak melebihi PTKP

2. Orang pribadi atau badan yang dikecualikan sebagai subjek pajak penghasilan

3. Subjek Pajak Luar Negeri

5. Penghapusan NPWP dan Ketentuan Tentang Penghapusan NPWP

Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak adalah tindakan menghapuskan Nomor Pokok

Wajib Pajak dari tata usaha Kantor Pelayanan Pajak

Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak hanya ditujukan untuk kepentingan tata usaha

perpajakan, dan tidak menghilangkan kewajiban perpajakan yang harus dilakukan Wajib

Pajak dan/atau Pengusaha Kena Pajak yang bersangkutan

Ketentuan Tentang Penghapusan NPWP

1)Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak dilakukan dalam hal:

a). Diajukan permohonan penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak oleh :

. Wajib Pajak dan/atau ahli warisnya karena Wajib Pajak sudah tidak memenuhi

persyaratan subjektif dan/atau objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-

undangan perpajakan

. Wajib Pajak badan dalam rangka likuidasi atau pembubaran karena penghentian atau

penggabungan usaha

. Wanita yang sebelumnya telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan menikah

tanpa membuat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan

. Wajib Pajak bentuk usaha tetap yang menghentikan kegiatan usahanya di Indonesia

b). Dianggap perlu oleh Direktur Jenderal Pajak untuk menghapuskan Nomor Pokok Wajib

Pajak dari Wajib Pajak yang sudah tidak memenuhi persyaratan subjektif dan/atau objektif

sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Penghapusan Nomor

Page 9: Tugas wulan sari

2) Pokok Wajib Pajak sebagaimana dimaksud pada angka 1 dilakukan apabila utang pajak

telah dilunasi atau hak untuk melakukan penagihan telah daluwarsa, kecuali dari hasil

pemeriksaan diketahui bahwa utang pajak tersebut tidak dapat atau tidak mungkin ditagih lagi

antara lain karena:

. Wajib Pajak orang pribadi meninggal dunia dengan tidak meninggalkan warisan dan

tidak mempunyai ahli waris atau ahli waris tidak dapat ditemukan atau

. Wajib Pajak tidak mempunyai harta kekayaan

3). Direktur Jenderal Pajak setelah melakukan pemeriksaan harus memberikan keputusan atas

permohonan penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak dalam jangka waktu 6 bulan untuk

Wajib Pajak orang pribadi atau 12 bulan untuk Wajib Pajak badan, sejak tanggal permohonan

Wajib Pajak diterima secara lengkap

4). Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada angka 3 telah lewat dan Direktur

Jenderal Pajak tidak memberi suatu keputusan, permohonan penghapusan Nomor Pokok

Wajib Pajak dianggap dikabulkan.

5). Dalam hal permohonan Wajib Pajak dianggap dikabulkan sebagaimana dimaksud pada

angka 4, Direktur Jenderal Pajak harus menerbitkan surat keputusan penghapusan Nomor

Pokok Wajib pajak dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan setelah jangka waktu

sebagaimana dimaksud pada angka 3 berakhir.

Catatan :

a. Wajib pajak yang tidak diwajibkan untuk memiliki NPWP, bila memerlukan NPWP dapat

mendaftarkan diri dan akan diberikan NPWP

b. Warisan yang belum terbagi dalam kedudukannya sebagai Subjek Pajak menggunakan Nomor

Pokok Wajib Pajak dari Wajib Pajak orang pribadi yang meninggalkan warisan tersebut.

c. Setiap wajib pajak hanya mempunyai satu NPWP

d. Untuk perusahaan perseorangan, NPWP adalah atas nama pemilik perusahaan sedangkan

untuk perusahaan berbentuk badan, NPWP adalah atas nama badan.

e. Untuk perusahaan yang baru didirikan sebaiknya segera mempunyai NPWP. Karena apabila

menderita kerugian pada tahun pertama pendirian perusahaan tersebut, maka kerugian

tersebut dapat dikompensasikan dengan tahun-tahun berikutnya.

6.      Format NPWP

Page 10: Tugas wulan sari

NPWP terdiri dari 5 digit, yaitu 9 digit pertama merupakan kode wajib pajak dan 6

digit berikutnya merupakan kode administrasi pajak.

Formatnya adalah sbb:   XX. XXX. XXX. X- XXX. XXX

Catatan:

a.       Wajib pajak yang tidak diwajibkan mendaftarkan diri apabila memerlukan NPWP dapat

mendaftarkan diri dan kepadanya akan dibrikan NPWP.

b.      Setiap wajib pajak hanya mempunyai satu NPWP untuk semua jenis pajak.

c.       Untuk perusahan perseorangan, NPWP atas nama pemiliknya.

d.      Untuk badan misalnya PT. yang baru berdiri sebaiknya tetap mempunyai NPWP karena

apabila rugi dapat dikompensasi dengan tahun berikutnya

e.       Warisan yang belum terbagi dalam kedudukannya sebagai subjek pajak menggunakan nomor

pokok wajib pajak dari wajib pajak orang pribadi yang meninggalkan warisan tersebut

B.NOMOR PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (NPPKP)

1.Pengertian NPPKP

Surat Pengukuhan Pengusah Kena Pajak adalah surat yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan

Pajak yang berisikan identitas dan kewajiban perpajakan Pengusaha Kena Pajak.

Pengusaha Kena Pajak adalah Pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena

Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenai pajak berdasarkan Undang-

Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan

Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir

dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000

Pengusaha adalah orang pribadi atau badan dalam bentuk apa pun yang dalam kegiatan

usaha atau pekerjaannya menghasilkan barang, mengimpor barang, mengekspor barang,

melakukan usaha perdagangan, memanfaatkan barang tidak berwujud dari luar daerah

pabean, melakukan usaha jasa, atau memanfaatkan jasa dari luar daerah pabean

2.Fungsi nomor pengukuhan pengusaha kena pajak

Untuk mengetahui identitas Pengusaha Kena Pajak yang sebenarnya.

Page 11: Tugas wulan sari

Untuk melaksanakan hak dan kewajiban di bidang Pajak Pertambahan Nilai dan

Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

Untuk pengawasan administrasi perpajakan

Dicantumkan dalam pemenuhan kewajiban PPN/PPnBM

3. Dasar dan jangka waktu penerbitan surat pengukuhan pengusaha kena pajak

Penerbitan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak didasarkan atas :

Berdasarkan pelaporan Pengusaha yang melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai

PKP

Surat pengukuhan Pengusaha Kena Pajak harus diterbitkan oleh KPP paling lama 3 hari kerja

berikutnya setelah pelaporan beserta persyaratannya diterima secara lengkap

Secara jabatan oleh Dirjen Pajak

Penerbitan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak secara jabatan dilakukan apabila Wajib

Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas dan Wajib

Pajak badan serta pengusaha kecil yang sudah memenuhi syarat sebagai Pengusaha Kena

Pajak namun tidak melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak

Kewajiban perpajakan bagi Wajib Pajak yang dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak

secara jabatan dimulai sejak saat Wajib Pajak memenuhi persyaratan subjektif dan objektif

sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan, paling lama 5 (lima)

tahun sebelum dikukuhkannya sebagai Pengusaha Kena Pajak.

4. Pengusaha yang wajib dan tidak wajib melaporkan usahanya untuk di kukuhkan

sebagai pengusaha kena pajak(PKP)

Yang wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak adalah

Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas dan

Wajib Pajak badan dan memenuhi ketentuan sebagai Pengusaha Kena Pajak

Pengusaha yang tidak wajib melaporkan usaha yang di kukuhkan sebagai PKP

Pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai pengusaha kecil

Page 12: Tugas wulan sari

Pengusaha yang melakukan penyerahan barang atau jasa yang tidak dikenakan pajak

pertambahan nilai

5. Tempat dan jangka waktu melaporkan usaha

Tempat melaporkan usaha :

Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas dan

Wajib Pajak badan serta Pengusaha kecil yang ingin dikukuhkan sebagai PKP atau sudah

memenuhi syarat sebagai PKP wajib melaporkan usahanya ke Kantor Pelayanan Pajak yang

wilayah kerjanya meliputi tempat kegiatan usaha Wajib Pajak atau ke Kantor Pelayanan

Pajak tertentu sesuai dengam ketentuan Peraturan perundang-undangan perpajakan

Jangka Waktu Untuk Melaporkan Usaha

Untuk Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan

Wajib Pajak badan yang memenuhi ketentuan sebagai Pengusaha Kena Pajak, wajib

melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak sebelum

melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/ atau Jasa Kena Pajak.

Wajib Pajak sebagai Pengusaha Kecil yang:

a). Memilih sebagai Pengusaha Kena Pajak, wajib mengajukan pernyataan tertulis untuk

dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak

b). Tidak memilih sebagai Pengusaha Kena Pajak tetapi sampai dengan suatu bulan

dalam suatu tahun buku jumlah nilai peredaran bruto atas penyerahan Barang Kena Pajak

atau Jasa Kena Pajak telah melampaui batasan yang ditentukan sebagai Pengusaha Kecil,

wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak paling

lama akhir bulan berikutnya.

Catatan

1. Pengusaha Kecil adalah Pengusaha yang selama satu tahun buku melakukan penyerahan

Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak dengan jumlah peredaran bruto dan atau

penerimaan bruto tidak lebih dari Rp 600.000.000,00.

2. Dalam hal Wajib Pajak melakukan pendaftaran sekaligus melaporkan usahanya untuk

dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, maka Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak, Surat

Keterangan Terdaftar, dan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak diterbitkan secara

bersamaan paling lama 3 (tiga) hari kerja berikutnya setelah permohonan pendaftaran dan

pelaporan beserta persyaratannya diterima secara lengkap.

Page 13: Tugas wulan sari

6.Pencabutan surat pengukuhan kena pajak

Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak adalah tindakan mencabut Pengukuhan

Pengusaha Kena Pajak dari tata usaha Kantor Pelayanan Pajak.

Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak hanya ditujukan untuk kepentingan tata

usaha perpajakan, dan tidak menghilangkan kewajiban perpajakan yang harus dilakukan

Wajib Pajak dan/atau Pengusaha Kena Pajak yang bersangkutan

Ketentuan tentang Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

1. Direktur Jenderal Pajak karena jabatan atau atas permohonan Wajib Pajak dapat melakukan

Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak. Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena

Pajak dapat dilakukan dalam hal:

Pengusaha Kena Pajak pindah alamat ke wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak lain atau

sudah tidak memenuhi persyaratan sebagai Pengusaha Kena Pajak termasuk Pengusaha

Kena Pajak yang jumlah peredaran dan/atau penerimaan bruto untuk suatu tahun buku

tidak melebihi batas jumlah peredaran dan/atau penerimaan bruto untuk Pengusaha Kecil.

2. Atas permohonan Wajib Pajak untuk melakukan Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena

Pajak, Direktur Jenderal Pajak setelah melakukan pemeriksaan harus memberikan keputusan

dalam jangka waktu 6 bulan sejak tanggal permohonan diterima secara lengkap.

3. Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada angka 3 telah lewat, Direktur Jenderal

Pajak tidak memberi suatu keputusan, maka permohonan Pencabutan Pengukuhan Pengusaha

Kena Pajak dianggap dikabulkan dan surat keputusan mengenai Pencabutan Pengukuhan

Pengusaha Kena Pajak harus diterbitkan dalam jangka waktu paling lama 1 bulan setelah

jangka waktu sebagaimana dimaksud pada angka 3 berakhir.

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Page 14: Tugas wulan sari

Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai

sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau

identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Fungsinya

yaitu sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak, Untuk menjaga ketertiban dalam

pembayaran pajak dan dalam pengawasan administrasi perpajakan, Dicantumkan di dalam

setiap dokumen perpajakan.

Surat Pengukuhan Pengusah Kena Pajak adalah surat yang diterbitkan oleh Kantor

Pelayanan Pajak yang berisikan identitas dan kewajiban perpajakan Pengusaha Kena Pajak.

Fungsinya yaitu Untuk mengetahui identitas Pengusaha Kena Pajak yang sebenarnya, Untuk

melaksanakan hak dan kewajiban di bidang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan

Atas Barang Mewah, Untuk pengawasan administrasi perpajakan, Dicantumkan dalam

pemenuhan kewajiban PPN/PPnBM.

Daftar Pustaka

Mardiasmo. 2006. Perpajakan: Edisi Revisi 2006. Yogyakarta:CV ANDI OFFSET.

Mardiasmo. 1991. Perpajakan:Cetakan keenan. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.

Soemitro, Rochmat. 1993. Pajak Penghasilan. Bandung: PT. Eresco.

Page 15: Tugas wulan sari

SITUS WEB

Budiyono dan Abdul Koni. 2009. Pajak untuk Non NPWP. [Tersedia]

www.infopajak.com (03 juni2010).

Rudi. 2008. Tarif Pajak Versi Undang – Undang Baru. [tersedia] www.klinik- pajak.com

( 02 Juni2010).

Wahyudi, Dudi. 2008. Tarif Pemotongan Pajak Lebih Tinggi untuk Wajib Pajak Non

NPWP. [tersedia] www. Google.com (01 Juni 2010).

Wahyudi, Dudi. 2008. PPh Pasal 21 Baru. [Tersedia] www.Google.com (02 Juni 2010).