Transparan Studi Kelayakan Bisnis

of 41/41
STUDI KELAYAKAN BISNIS
  • date post

    07-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    108
  • download

    14

Embed Size (px)

Transcript of Transparan Studi Kelayakan Bisnis

STUDI KELAYAKAN BISNIS PENGERTIAN STUDI KELAYAKAN PROYEK Yang dimaksud dengan studi kelayakan proyek adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu proyek (biasanya proyek inestasi) dilaksanakan dengan berhasil. Pengertin keberhasilan ini mungkn bisa ditafsirkan agak berbeda-beda. Ada yang menafsirkan dalam artian yang lebih terbatas dan ada yang menafsirkan dalam arti lebih luas.- Bagi pihak swasta lebih berminat tentang manfaat ekonomis suatu investasi. - Bagi pemerintah lebih mempertimbangkan berbagai faktor seperti manfaatbagi masyarkat luas seperti penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan sumber daya yang melimpah di tempat tersebut, dan penghematan atau penambahan devisa yang diperlukan oleh pemerintah. Kalau seseorang atau suatu pihak melihat suatu kesempatan usaha, maka timbul suatu pertanyaan, apakah kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan secara ekonomis ? Apakah kita bisa kita bisa mendapatkan suatu tingkat keuntugan yang cukup layak dari usahatersbut ? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini yang sebenarnya mendasari dijalankan studi kelayan proyek. Pada umumnya suatu studi kelayakan proyek akanmenyangkut tiga aspek, yaitu : - Manfaat ekonomis proyek tersebut bagi proyek itu sendiri (manfaat finansial ). - Manfaat ekonomis proyek tersebut bagi negara tempat proyek tersebut dilaksanakan (Manfaat ekonomi nasional). - Manfaat soasial proyek tersebut bagi masyarakat sekitar proyek tersebut. Pentingnya Investasi Meningkatnyakegiatansuatiinvestasipadasuatunegaraakanberhubungan denganmeningkatnyaperekonomiannegaratersebut,jikakegiataninvestasi tersebutmerupakaninvestasiyangsehat,artinyasecaraekonomisinvestasi tersebut menguntungkan. Disinikitamengunakanpengertianproyeksebagaisuaturencanauntuk menginvestasikan sumber sumber daya yang bis dinilai secara cukup independen. Proyek tersebut bisa merupakan proyek raksasa maupun proyek kecil. Karakteristik dasarsuatuproyekadalahmerupakansuatupengeluaranmodalsaatinidan memperoleh manfaat dimasa yang akan datang. Manfaat bisa berwujud uangbisa juga tidak. Pengeluaran terebut misalnya untuk tanah, mesin banguinan , penelitian danpengembangansertaprogram-programlatihan.Dalamaktansipengeluaran modal ini biasanya dalam aktiva-aktiva yang ada dalam neraca. Secara konsistensi dalam perlakuan maka pengeluaran-pengeluaran inimerupakan biaya-biaya yang tertunda pembebanannya. Dan dilakukan lewat proses penyusutan. Dari sudut swasta , maka proyek adalah kegiatanyang menyangkut pengeluaran modal (Capital Expenditure), mempunyai arti yang sangat penting karena : 1. Pengeluaranmodalmempunyaikonsekwensijangkapanjang.Pengeluaranmodal akanmembentukkegiatanperusahaandimasayangakandatangdansifat perusahaandalam jangka panjang. 2.Pengeluaran modal umumnya menyangkut dalam jumlah yang besar. 3.Komitmenpengeluaranmodaltidakmudahuntukdirubah.Pasaruntukbarang-barangmodalbekas,mungkintidakadaterutamabarang-barangmodalyang khusus sifatnya, karena itu, sulit untuk mengubah keputusan pengeluran modal. Tujuan dilakukan studi kelayakan Banyak sebabyang mengakibatkan suatu proyek ternyatadikemudian hari menjadi tidak menguntungkan (gagal).Sebab itu bisa berujud; - kesalahan perencanaan,- kesalahan dalam menaksir pasar yang tersedia - kesalahan dalam memperkirakan teknologi yang digunakan - kesalahan dalam memperkirakan kontinuitas bahan baku yang tersesia - kesalahan memperkirkan kebutuhan tenaga kerja yang dutuhkan - Sebab-sebablainbisabeasaldaripelaksananproyekyangtak terkendalikan,akibatnyabiayapembangunanproyekmenjadimembenggkak. - penyelesaian tertunda dan lain sebagainya. - Disampingitumungkinkarenafaktorlingkunganyangberubah,baik lingkungan ekonomi, sosial, bahkan politik.Untuk itulah studi tentang kelayakan (minimal) ekonomis suatu proyek menjadi sangat penting. Pada proyek-proyek besar biasanya studi dilakuakn dalam dua tahap, yaitu tahap pendahuluan dan tahap keseluruhan. Padaproyek-proyekbesarbiasanyastudidilakukandalamdua tahap, yaitu tahap pendahuluan dan tahap keseluruhan. Dalam studi kelayakan tersebut, hal-hal yang diketahui adalah : -Ruang lingkup kegiatan proyek. -Cara kegiatan proyek dilakukan. -Evaluasi aspek-aspek yang menentukan berhasilnya seluruh proyek. -Sarana yang diperlukan proyek. -Hasilkegiatan proyek tersebut, serta biaya-biaya yang harus ditanggung untuk memperoleh hasil tersebut. -Akobat-akobat yang bermanfaat maupun yang tidak dari adanya proyek tersebut. -Langkah-lang rencana untuk mendirikan proyek, beserta jadwal dari masing-masing kegiatan tersebut, sampai dengan kegiatan investasi siap berjalan. Perbedaan Intensitas Sudi kelayakan Ada beberapa faktor yang mempengaruhi intensitas studi kelayakan. Diantaranya yang utama adalah : -Besarnya dana yang ditanamkan. - Tingkat ketidak pastian proyek. -Kompleksitas elemen-elemen yang mempengaruhiproyek tersebut. Lembaga yang memerlukan studi kelayakan -Investor -Kriditor/Bank. -Pemerintah Tahap-Tahap Melakukan Studi kelayakan Identifikasi : Mengidentifikasi kesempatan investasi yang mungkin menguntungkan. Perumusan: Menerjemahkankesempatan investasi secara garisbesar kedalam suatu rencana proyek yang kongkrit. Penilaian :Melakukan analisa dan menilai aspek pasar, teknik,keuangandan perekonomian. Pemilihan:Melakukan pemilihan dengan mengingat segalaketerbatasan dan tujuan yang ingin dicapai. Implementasi : Menyelesaikan pyoyek tersebut dengan tetapberpegang pada anggaran. Identifikasi kesempatan dapat dilakukandengan berbagai cara Yaitu : Mempelajari Impor. Menyelidikimaterial lokal Mempelaari keterampilan tenaga keerja Melakukan studi industri Menerapkan kemajuan teknologi Mempelajari hubungan antar industri Menilai rencana pembangunan Melakukan pengamatan ditempat lain Tujuan keputusan Investasi Dalamteoritujuanyangpalingtepatdaripengambilankeputusan untukmelakukaninvestasiadalahmemaksimumkannilaipasar modal sendiri (saham). Alasan yang mendukung tujuan ini adalah : Pemilikmodalsendiriadalahpemilikperusahaandan perusahaanseharusnyaberusahameningkatkankemakmuran mereka.sedangkan nilai pasar (saham) merupakan ukuran yang tepat untuk menilai kemakmuran para pemegang saham. Tujuaninimempunyaijustifikasiteoritis,walaupunmenghadapi masalah-masalahoperasional(terutamadinegara-negarasedang berkembang).Karenakesulitanoperasionalinimakatujuan investasi dapat dilihat dari pertimbangan perusahaan yaitu : memaksimumkannetpresentvaluedenganmemperhatikan resiko yang bersedia ditanggung oleh manajemen. Selainitudapatdinilaidariperspektihyanglebuhluasyaitu memaksimumkannetpresentvaluedarisemuasocialcost and benefits Aspek-aspek studi kelayakan Walaupun belum ada kesepakatan tentang aspek apa saja yangperluditeliti,tetapiumumnyapenilaianakan dilakukan terhadap: Aspekpasar,teknis,keuagan,hukumdanekonomi negara.Halinitergantungbesarataukecilnyadanayang tertanamdalaminvestasitersebutdanterkadang ditambah dengan studi tentang dampak sosial. I.Aspek pasar dan pemasaran mencoba mempelajari tentang : 1. Permintaan, baik secara total maupun terperinci menurut daerah, jeniskonsumendanperusahaanbesarpemakai.Disiniperlu diperkirakan tentang proyeksi permintaan tersebut. 2. Penawaran,baikyangberasaldaridalamnegerimaupundari impor. 3. Harga,dilakukanperbandingandenganbarang-barangimport atau produksi dalam negeri lainnya. 4. Programpemasaran,mencakupstrategipemasaranyangakan digunakan,Marketingmixdanidentifikasisikluskehidupan produk yang dibuat. 5. Perkiraan penjualan yang bisa dicapai perusahaan (market share yang bisa dikuasai perusahaan). II. Aspek teknis dan produksi, menyangkut berbagai pertanyaan penting tentang: 1. Apakah studi pengujian pendahuluan pernah dilakukan ? 2. Apakah skala produksi yang dipilih sudah optimal ? 3. Apakah proses produksi yang dipilih sudah tepat ? 4. Apakah mesin dan perlengkapan yang dipilih sudah tepat ? 5. Apakahperlengkapan-perlengkapantambahandanpekerjaan teknis tambahan sudah dilakukan ? 6. Apakahtelahdisiapkantentangtentangkemungkinanpenanganan terhadap limbah produksi ? 7. Apakah tata letak yang diusulkan dari fasilitas produksi cukup baik ? 8. Bagaimanadengan pemilihan lokasi dan Site produksi 9. Apakah skedul kerja telah dibuat dengan cukup realistis ? 10. Apakahteknologiyangakandigunakanbisaditerimadari pandangan sosial ? III. Aspek keuangan mempelajari berbagai faktor penting seperti : 1. Dana yang diperlukan untuk investasi, baik untuk aktiva tetap maupun modal kerja. 2. Sumber-sumber pembelanjaan yang akan digunakan. 3. Taksiran penghasilan, biaya, rugi/laba pada berbagai tingkat operasi. 4. Manfaat dan biaya dalam artian finansil, seperti rate of return on investment, Net present value, Internal rate or return dan payback period. Estimasi terhadap resiko proyek, risiko dalam artian total, atau kalau mungkin yang hanya sistematis. 5. Proyeksi keuangan. Pembuatan neraca yang diproyeksikan dan proyeksi sumber dan penggunaan dana. IV. Aspek manajemen mempelajari tentang : 1. Manajemen dalam masa pembangunan proyek 2. Manajemen dalam operasi. V. Aspek hukum mempelajari tentang : 1. Bentuk badan usaha yang digunakan 2. Jaminan apa yang bisa disediakan kalau akan menggunakan sumber dana berupa pnjaman 3. Berbagai akta, sertifikat, izin yang diperlukan dan sebagainya. VI. Aspek ekonomi dan sosial, meliputi penelitian tentang : 1. Pengaruhproyektersebutterhadappenigkatanpenghasilan negara. 2. Pengaruh proyek tersebut terhadap devisa yang bisa diperoleh. 3. Penambahan kesempatan kerja. 4. Pemerataan kesempatan kerja. 5. Bagaimana pengaruh proyek tersebut terhadap industri lain. 6. Aspekyangbersifatsosial.Aspeksosialinimerupakanmanfaat danpengorbanansosialyangmungkindialamiolehmasyarakat, tetapi sulit dikuantifikasikan yang bisa disepakati secara bersama.Data dan sumber data Dari rencana analisa yang kita buat, kita bisa menentukan data apa saja yang diperlukan dan dari mana bisa memperoleh data tersebut. Data yang digunakan dapat berbentu data primer dan data skunder. Data skunder pada umumnya dari instansi-instansi pemerintah ataulembaga-lembaga lainnya seperti antar lain : Berbagai publikasi yang diterbitkan oelhBiro Pusat Statistik atau Kantor Statistik Daerah. Publikasi yang dikeluarkan oleh BKPM (Daerah). Publikasi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Publikasi yang dkeluarkan oleh asosiasi industri. Publikasi yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga yang bekerja sebagai lembaga penelitian.Kriteria penilaian Kriteria penilaian dapat dalam arti sempit yang menekankan dalam aspek prfitabilitas dipandang dari sudut perusahaan. Dari sudut yang lebih luas adalah dengan memperhatikan manfaat proyek bagi perekonomian nasional dan segi sosial. KONSEP POKOK DALAM ASPEK PASAR Dalampersainganantarperusahaanuntuk memperebutkankonsumenbelumbegitutajam,aspek pasarbelummendapatperhatianutamadariinvestor padaumumnyamasihdapatditerapkanSelling Concept dalam memasarkan produknya. Tetapijikaterjaditingkatpersainganyangtajamantar perusahaandalammemperebutkankonsumen,maka aspek pasar harus menjadi perhatian atau pertimbangan bagiinvestordankonseppemasarannyayang digunakanberdasarkanintegratedmarketing concept.

Banyakcontohyangdapatdilihat,bahwausahapendirianatau perluasanusahayangsecarasepintasmemilikipasarpotensial cukupbesarnamunsetelahpelaksanaannyapasarpotensial tersebuttidakcukuptersediadantimbuldikemudianharimasalah yang cukup rumit untuk diselesaikan. Haliniterjadipadaumumnyadinegarayangsedangberkembang sepertidiKenyapadatahun1975,dalampendirianpabriketanol (etilalkohol)olehKenyaChimicalandFoodCompanyyang mengalamikegagalankarenatidakmemilikipasarpotensialyang cukup. HalinimungkinsajaterjadidiIndonesia.Aspekpasardinegara sedangberkembangtermasukIndonesiayangdalambatas-batas tertentu berbeda dengan hukum pasar yang telah mapanKarakteristik dari aspek pasar di negara yang sedang berkembangantara lain adalah : 1. Seringkali permintaan nasional untuk produk atau jasa tertentu tidak terlalu besar, dengan kata lain pembangunan 4 atau 5 proyek telah menyebabkan terjadinya kejemuhan pasar. 2. Adanyagarispemisahyancukupjelasdarisegmenpasaryangada,baik atas dasar geografis, status sosial atau atas dasar lainnya. 3. Kebanyakan produk yang dibuat merupakan produk pengganti bagi produk impor. 4. Untukproduktertentu,seringkaliterjaditerlalubesarnyaperanan pemerintahuntukikutcampurtangandalammempengaruhimekanisme pasar. Selain4karakteristikdiatas,perlujugadipahamibahwadalamnegara sedangberkembangdapatterjadiadanyaproyekyangdiputuskanuntuk dilaksanakanberdasarkankeputusanpolitik.Proyekdemikian memungkinkanterjadinyamasalahyangcukuprumitdipecahkan dikemudianhari.Demikianpuladalampengunaandataskunderyang diperlukanuntukestimasipasarpotensialkadang-kadangmemerlukan penyesuaiandanseringterjadiadanyaduadatayangberbedauntuk masalah yang sama. Beberapa pertanyan dasar Beberapa pertanyaan dasar yang perlu mendapatkanjawaban dalam aspek pasar dari usulan proyek adalah : Berapa market potensial (Pasar potensial) yang tersedia untuk masa yang akan datang ? BerapaMarket Share yang dapat diserap oleh proyek tersebut dari keseluruhan pasar potensial ?. Dan bagaimana perkembangan market sahre di masa yang akan datang ? Strategi pemasaran yang digunakan untuk mencapai market share yang telah ditetapkan. Data dan Sumber data Data yang diperlukan dalam analisa aspek pasar dari usulan proyek untukMenjawab pertanyaan diatas antara lain : 1. Kecendrungan konsumsi/permintaan masa lalu dan masa sekarang, dan variabel-variabel yang berpengaruh yang dapat dijadikan dasar perumusan model peramalan pasar potensial dimasa yang akan datang. 2. Penawaran produk sejenis dimasa lalu dan sekarang serta kecendrungan di masa yang akan datang termasuk didalamnya kemungkinan perluasan produksi dari perusahaan pesaing dan batasan-batasan yang mempengruhinya. 3. Impor dan ekspor yang dilakukan oleh negara yang bersangkutan untuk produk yang diusulkan dalam studi kelayakan proyek. 4. Struktur persaingan, yakni untuk mengetahui kedudukan proyek dalam struktur persaingan, termasuk didalamnya diusahakan dapat diketahui strukur biaya dari perusahaan pesaing dalam memproduksi dan memasarkan produknya. 5. Tingkah laku, motivasi, kebiasaan, dan preferensi konsumen. 6. Pemilihan marketing effort yang dilakukan dan pemilihan skala proritas dari merketing yang tersedia. Evaluasi terhadap data skunder yang dugunakandalam analisis pasar 1. Siapa yang menggali data skunder tersebut dan apa tujuan penggalian data tersebut ? 2. Kapan data tersebut digali dan kapan dipublikasikan, dan apakah masih cukup representative untuk digunakan sebagai dasar analisa untuk investasi yang direncanakan ? 3. Bagaimana Term (Pengertian) yang digunakan ? Dalam hal ini perlu diperhatikan kemunginan ada kekacaun pengertian yang digunakan. 4. Populasi data skunder, bagaimana prosedur penarikan sampel dilakukan ? Apakah sampel yang dilakukan cukup representative ? 5. Bagaimana pengumpulan data dilakukan ? Sejauh mana kemungkinan adanya jawaban yang biasa dari responden serta sejauh mana kemungkinan responden tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan ? 6. Bagaimaa proses editing, tabulasi, dan analisis dilakukan ? Tremasuk di dalamnya penggunaan rumus-rumus statistik yang dilakukan. Beberapa sumber data skunder yang mungkin dapat Digunakan adalah : 1. Laporan sensus penduduk Indonesia. 2. LaporanperencanaandiIndonesia,baikperencananlimatahunan ataupun perencanaan tahunannya. 3. BukuStatistikIndonesia,ataupunstatistikmasing-masingdaerah yang diterbitkan oleh biro statistik yang ada. 4. Bulletin yang ada masing-masing departemen. 5. Bulletin yang diterbitkan kalangan Perbankan. 6. Bulletin yang diterbitkan oleh asosiasi profesi. 7. Laporan-laporan seminar, lokakarya, dan yang sejenis. 8. Laporanlain,baiklaporanpenelitiansejenisyangsudahpernah dilakukan ataupun laporan khusus yang mungkin di dapat. Peramalan Permintaan Pada pembahasan ini terdapat dua masalah utama yang perlu mendapat kejelasan pengertian : Pengukuran pasar potensial saat sekarang dan peramalan pasar potensial di masa yang akan datang. Pengkuran dari sebagian pasar potensial tersebut yang dapat diraih oleh proyek yang bersangkutan saat sekarang dan masa yang akan datang. Pengertian yang pertama adalah pasar potensial dan pengertian yang kedua sales potensial. Pasar potensial adalah keseluruhan jumlah produk atau sekelompok produk yang mungkin dapat dijual dalam pasar tertentu dalamsuatu periode tertentu dibawah pengaruh suatu set kondisi tertentu. Sedangkan sales potensial adalah proporsi (Sebagian) sdari keseluruhan pasar potensial yang diharapkan dapat diraih oleh proyek yang bersangkutan (market Share). Dalam pengertian lain walaupun tidak tepat benar, pasar potensial dapat diartikan dengan permintaan industri jika marketing efforts yang dilakukan oleh perusahaan dalam industri tersebut mencapai titik optimal dan sales potensial adalah permintaan perusahaan tertentu dibawah marketing efforts yang dilakukan perushaan atau sering juga disebut market share. Secara skematis pengertian pasar potensial dan permintaan industri dapat digambarkan sebagai berikut : Pasar potensial Pasar potensial (Dengan asumsi tertentu) permintaan industri PeramalanPasar potensial

Marketingefforts industriTotal Marketing Efforts Industri Dalam peramalan permintaan perlu dipertimbangkan: Kedudukan produk dalam siklus usia produk. level produk (product level) Unit/area permintaan produk ; lokal, nasional atau internasional Persaingan yang dihadapi ; monopoli, oligopoli atau persaingan lainnya. Jangka waktu peramalan : pendek, menengah atau jangka panjang. Strategi pemasaran Stratedi pemasaran berbagai usaha yang perlu dilakukan oleh calon investor dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan pembelian hasil produksinya. Hal yang perlu diperhatikan dalam usaha-usaha pemasaran adalah: Ketika produk yang pertama kali memasuki pasar Usahapemasaran lanjutan.Metode Pengukuran dan peramalan permintaan Hal ini dilakukan untuk : a. Melihat peluang pemasaran yang tersedia b. Mengetahui sebagian dari peluang pemasaran tersebut yang menjadi peluang pemasaran bagi proyek yang permintaan diusulkan. Pengukuran permintaan adalah usaha untuk mengetahui atas suatu produk atau sekelompok produk dimasa yang lalu dan masa sekarang dalam kendala suatu set tertentu Permalan permintaan merupakan usaha untuk megetahui jumlah produk atau sekelompok produk dimasa yang akan datang dalam kendala satu set kondisi tertentu. Peramalan dapat dilakukan untuk : Usulan proyek baru Usulan proyek perluasan Pendekatan Peramalan Pendekatan peramalan dengan metode kuantitatif terbagi dua yaitu : 1.Pendekatan Time Series yaitu modeltanpa memperhatikan hubungan sebab akibat. Dalam pendekatan ini adalah merupakan peramalan dengan metode trend : Linear, kuadartik dan logaritma. Secara skematis adalah sebagai berikut System Unputs Outputs

Random effects Generating Process 2. Dalam pendekatan ini, memperhatikanhubungan sebab akibat (Cause- effect method) atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan (exsplanatori method) oleh sebab-sebab tertentu. Teknik pembahasan dalam pendekatan ini adalah merupakan teknik regresi dan korelasiyaitu : Teknis regresi dan korelasi sederhana maupu teknik regresi berganda,korelasi biasa, berganda maupun parsial. Secara skematis adalah sebagai berikut : System UnputsOutputs

Random effects Cause and Effect Relationship Prosedur Peramalan Secara ringkas prosedur peramalan permintaan yang dilakukan dalam studi kelayakan adalah sebagai berikut : Analisa ekonomi Analisa industri Analis penjualan masa lalu, hal ini dilakukan untuk melihat market positionong produk dalam persaingan dan selanjutnya dapat diketahui Market share produk tersebut. Analisa peramalan permintaan industri, baik untuk permintaan industri maupun untuk proyek yang diusulkan. Pengawasan hasil peramalan. Kendala pemilihan Teknik Peramalan. Beberapa kendala yang perlu diperhatikan dalam pemilihan teknik peeramalan adalah sebagai berikut : Waktu yang hendak diliput. Tingkah laku data Tipe model analisis Biaya yang tersedia Tingkat ketepatan yang diinginkan kemudahan penerapan Selain kendala-kendala di atas terdapat juga kendalalainnya yaitu : Data yang tersedia Waktu yang tersedia untuk melakukan peramalan permintaan. Kedudukan produk dalam siklus usia produk Pengukuran permintaan produk Terdapat beberapa metode pengukuran permintaan produk (dalam arti permintaan industri), masa lalu dan masa sekarang, baik untuk produkbaru maupun untuk produk yang sudah mapan yaitu : Penggunaan data impor. Penggunaan data impor, ekspor dan produksi dalam negeri Formula yang digunakan adalah sebagai berikut : PE = P + ( I E ) + CFormula di atas dapat juga digunakan untuk tingkat lokal/regional. Metode ratio rantai, yakni metode yang menghitung permintaan efektif dengan caramembagi dalam komponen-komponen yang lebih kecil dari suatu mata rantai urutan dari variabel yang berpengaruh terhadap permintaan produk yang bersangkutan. Contoh : Jumlah penduduk keseluruhan X % penghasilan perkapita yang dikonsumsikan X % rata-rata penghasilan per kapita yang dikonsumsikan untuk makanan dan minuman X % rata-rata penghasilan yang dikonsumsikan utnuk minuman keras X % rata-rata penghasilan yang dikunsumsikan untuk minuman bir APermintaan = untuk minum man bir Peramalan Permintaan Produk Yang Sudah Mapan Batasan yang digunakan adalah : Produk telah pernah diproduksi oleh investor Berartiproyek yang diusulkan adalah proyek perluasan. Konsumen telah mengenal produk yang bersangkutan Metode yang dapat digunakan adalah : Metode pendapat Metode test/Eksperimen Metode survey Metode time series Metode regresi korelasi Metode input Output Peramalan permintaan produk baru : Sales model Metode Time Series 1. Metode Trend Linear Y = a + bX dimana :a = b = Jika 2. Metode Trend Kuadratik Y = a + bX + cX2dimanaa = b = c =: Jik an Y : 2: X XY= 0 X( ) n X c Y :2 2: X XY( ) { ( ) } Y X Y X n2 2{ ( ) }22 4 X X n= 0 XMetode Trend Simple Exponential Funfsi persamaannya adalah sebagaiberikut : Y1 = abx

dan dapat dirubah dalam fungsi logaitmalog Y1 = log a + (log b) X Jika,maka koefisien a dan b dapat dicari dengan : Hasil peramalannya dilakukan dengan mencari anti logaritma dari hasil permalan dengan fungsi logaritma tersebut. = 0 X= n Y a : ) log ( logMETODE REGRESI KORELASI 1. Regresi Linear Y = a + bX Dari persamaan regresi yang diperoleh terdapatberbagai kemungkinan grafik yang terjadi, seperti gambar sebagai berikut : Persamaan Regresi SignifikanPersamaan regresi tidak signifikan Persamaan regresi tak pasti =2 2) ( X X nY X XY nbnXbnYa =Untuk keperluan tersebut perludilakukan uji signifikan terhadap persamaan regresi yang diperoleh dengan menggunakan uji Ftest.

Fhitung =atau F =Uji F adalah Merupakan uji linieritasi Jika t hitung < t tabel tidak signifikan Jika thitung > t tabelSignifikan Selanjutnya perhitungan koeffisien korelasi yaitu sebagai berikut : r = Selanjutnya dilakukan uji kemaknaan dengan t test yaitu : t =

jika thitung < t tabel tidak signifikan jika thitung > t tabel signifikan ) ( : ) () 1 ( : ) (22k n Y Yk Y Yk nrkr2 21:1 ] ) ( ][ ) ( [2 2 2 2Y Y n X X nY X XY n2 .1212 2=nrrnrrLangkah peramalan pertama dilakukan perhitungan standard deviasi danselanjutnya menentukan batas atas dan batar atas nilai peramalannya. 1.Secara umum Y terhadap X a.n > 30 ; S = b.n 30 ;S = 2. Secara singkat : a.n > 30 ; S =

b.n30 ;S=nY Ynii =1^2) (ssXYsXY1) (1^2=nY YniinXY b Y a Y 2XYXY22 nXY b Y a YSTRATEGI BERSAING PERUSAHAAN DOMINAN Strategi penurunan harga Dalam suatu pasar dari suatu produk terdapat satu perusahaan dominan (memiliki pangsa pasar sekitar 60% sampai 70%) dan disaat yang sama tidak ada satu pesaing yang memiliki pangsa pasar yang mendekati yang besarnya pangsa pasar yang dimiliki oleh perusahaan terbesar. Dalam situasi demikian maka : Dilihat dari kepentingan perusahaan dominan Perusahaan dominan berusaha dengan berbagai strategi dan prilaku bisnis untuk mempertahankan pangsa pasar dan tingkat laba yang telah dimilii. Perusahaan dominan akan berusaha untuk menghambat tingkat pertumbuhan perusahaan pesaingnya. Dilihat dari kepentingan perusahan pesaing yang masih relatif kecil (perusahaan yang baru memasuki pasar ), akan berusaha bertahan atau berkembang pada pasar tersebut. Hal ini tergantung pada kemmmpuan memperoleh laba setelah mereka berada dipasar (Postentry profit) artinya sangat ditentukan oleh selisih antara harga dan biaya dan besarnya volume yang dapat diraih.