Template Program

download

of 40

  • date post

    15-Jul-2016
  • Category

    Documents
  • view

    8
  • download

    0

Embed Size (px)

description

template

transcript

<p>No</p> <p>PROGRAM PROTEKSIDAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONALRumah Sakit KencanaJl. Jendral A. Yani No. 21-23 Serang-Banten Telp. (0254) 200725/211554No. Dok 02</p> <p>Tanggal :26-03-2015</p> <p>Revisi : -</p> <p>Halaman 3 dari 26</p> <p>LEMBAR PENGESAHAN</p> <p>Disiapkan olehNamaJabatanTanda TanganTanggal</p> <p>Taimah, AMRPetugas Proteksi Radiasi01 April 2015</p> <p>Diperiksa olehdr.Ade Hidayat Daspa Sp. RadKepala Instalasi Radiologi02 April 2015</p> <p>Disahkan olehDr. Andre NovanKepala Rumah Sakit Kencana02 April 2015</p> <p>Pernyataan Kebijakan Proteksi dan Keselamatan Radiasi </p> <p>Setiap kegiatan di Rumah Sakit Kencana pelaksanaan proteksi dan keselamatan radiasi dalam pemanfaatan sumber radiasi pengion adalah mutlak dilakukan Nama instansi. Oleh karena itu Nama instansi wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan suatu program proteksi dan keselamatan radiasi untuk memastikan keselamatan pasien, pekerja, masyarakat, dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. </p> <p>Dokumen Program Proteksi Dan Keselamatan Radiasi dibuat untuk memenuhi persyaratan keselamatan radiasi. Program Proteksi Dan Keselamatan Radiasi diterapkan dalam setiap kegiatan di fasilitas sesuai dengan prinsip proteksi radiasi. Program Proteksi Dan Keselamatan Radiasi ini kami perbaharui dan disesuaikan dengan tujuan pemanfaatan sumber radiasi pengion dan peraturan yang berlaku di Negara Indonesia. Nama instansi bertanggungjawab dan mengutamakan keselamatan keselamatan pasien, pekerja, masyarakat, dan lingkungan hidup di atas segalanya. </p> <p>Dengan ini saya selaku pemegang izin, yang bertanda tangan di bawah ini atas nama Rumah Sakit Kencana mempunyai komitmen di dalam menjalankan program proteksi dan keselamatan radiasi.</p> <p>Kepala Rumah Sakit Kencana</p> <p>Dr. Andre NovanMayor Ckm NRP 11010002201171</p> <p>DAFTAR ISI</p> <p>Lembar Pengesahan .......................................................................................................Hal 1 </p> <p>Pernyataan Kebijakan Proteksi dan Keselamatan Radiasi .....................................Hal 2</p> <p>Daftar Isi ........................................................................................................................Hal 3 </p> <p>BAB I. PENDAHULUAN .............................................................................................Hal 5 </p> <p>1.1.Latar Belakang .................................................................................................. Hal 5 </p> <p>1.2.Tujuan ...............................................................................................................Hal 5 </p> <p>1.3.Ruang Lingkup ................................................................................................. Hal 5 </p> <p>1.4.Definisi .............................................................................................................Hal 5 </p> <p>BAB II. PENYELENGGARA PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASIHal 7 </p> <p>II.1.Struktur Organisasi (jika penyelenggara dalam bentuk organisasi) ................Hal 7 </p> <p>II.2.Tanggung Jawab ...............................................................................................</p> <p>Hal 9 </p> <p>II.3.Pelatihan ............................................................................................................</p> <p>Hal 11 </p> <p>BAB III. DESKRIPSI FASILITAS, PESAWAT SINAR - X DAN PERALATAN PENUNJANG, DAN PERLENGKAPAN PROTEKSI RADIASI ...............................Hal 12 </p> <p>III.1.Deskripsi Fasilitas .............................................................................................Hal 12</p> <p>III.2.Deskripsi pesawat sinar-X dan peralatan penunjang ........................................Hal 14</p> <p>III.3.Deskripsi Pembagian Daerah Kerja ..................................................................Hal 15</p> <p>III.4.Deskripsi Perlengkapan Proteksi Radiasi .........................................................Hal 16</p> <p>BAB IV. PROSEDUR PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASIHal 17</p> <p>IV.1.Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam Operasi Normal .............................. Hal 17 </p> <p>IV.1.1. Pengoperasian Pesawat Sinar-X ...........................................................Hal 17 </p> <p>IV.1.2. Proteksi dan Keselamatan Radiasi untuk Personil ............................... Hal 18 </p> <p>IV.1.3. Proteksi dan Keselamatan Radiasi untuk Pasien ..................................Hal 19 </p> <p>IV.1.4. Proteksi dan Keselamatan Radiasi untuk Pendamping Pasien .............Hal 19 </p> <p>IV.2.Rencana Penanggulangan Keadaan Darurat .....................................................Hal 20 </p> <p>BAB V. REKAMAN DAN LAPORANHal 21 </p> <p>V.1.Keadaan Operasi Normal ................................................................................Hal 21 </p> <p>V.2.Keadaan Darurat ..............................................................................................Hal 22 </p> <p>LAIN-LAIN ..................................................................................................................Hal 22 </p> <p>KESIMPULAN .............................................................................................................Hal 23 </p> <p>DAFTAR ACUAN .......................................................................................................Hal 24 </p> <p>LAMPIRAN ..................................................................................................................Hal 25</p> <p>BAB IPENDAHULUAN</p> <p>1.1. Latar belakang</p> <p>Program Proteksi dan Keselamatan Radiasi adalah tindakan sistematis dan terencana untuk melindungi pekerja, anggota masyarakat dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. Program ini dibuat sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 2008 tentang Perizinan Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion dan Bahan Nuklir, dengan mempertimbangkan Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 2007 tentang Keselamatan Radiasi Pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif, Perka BAPETEN No. 8 tahun 2011 tentang Keselamatan Radiasi dalam Penggunaan pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional, serta Perka BAPETEN No. 4 tahun 2013 tentang Proteksi dan keselamatan Radiasi dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir.</p> <p>1.2. Tujuan</p> <p>Tujuan pembuatan dokumen ini adalah: Memberikan gambaran tentang fasilitas, pesawat sinar-X, peralatan penunjang, dan perlengkapan proteksi; Memastikan bahwa proteksi dan keselamatan radiasi di fasilitas terpenuhi dan dapat direview atau dikaji ulang sesuai dengan pemanfaatannya; dan Pelaksanaan pelayanan radiologi diagnostik dan intervensional dapat memenuhi prinsip-prinsip keselamatan radiasi.</p> <p>1.3. Ruang lingkup</p> <p>Lingkup program proteksi ini mencakup seluruh pesawat sinar-X untuk tujuan pemanfaatan radiologi diagnostik dan intervensional di Rumah Sakit Kencana.</p> <p>1.4. Definisi</p> <p>a. Radiasi Pengion adalah gelombang elektromagnetik dan partikel bermuatan yang karena energi yang dimilikinya mampu mengionisasi media yang dilaluinya.b. Program Proteksi adalah rencana tindakan yang dilakukan untuk meminimalisir dampak radiasi pengion yang bisa terjadi akibat pemanfaatan radiasi sinar-X untuk radiologi diagnostik, baik terhadap pekerja, pasien, maupun masyarakat dan lingkungan sekitar daerah kerja.c. Radiologi Diagnostik adalah kegiatan yang berhubungan dengan penggunaan Fasilitas untuk keperluan diagnosis.d. Nama instansi adalah orang atau badan hukum yang telah menerima izin pemanfaatan tenaga nuklir dari BAPETEN.e. Petugas Proteksi Radiasi adalah petugas yang ditunjuk oleh Nama instansi dan oleh BAPETEN dinyatakan mampu melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan proteksi radiasi.f. Pekerja Radiasi adalah setiap orang yang bekerja di fasilitas radiasi pengion yang diperkirakan menerima dosis radiasi tahunan melebihi dosis untuk masyarakat umum.g. Radiografer adalah tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dengan diberikan tugas, wewenang, dan tanggungjawab secara penuh untuk melakukan kegiatan radiologi diagnostik.h. Rekaman adalah dokumen yang menyatakan hasil yang dicapai atau memberi bukti pelaksanaan kegiatan dalam pemanfaatan tenaga nuklir.i. Kecelakaan radiasi adalah kejadian yang tidak direncanakan termasuk kesalahan operasi, kerusakan ataupun kegagalan fungsi alat atau kejadian lain yang menimbulkan akibat atau potensi akibat yang tidak dapat diabaikan dari aspek proteksi atau keselamatan radiasi.j. Fisikawan medis adalah tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dalam bidang fisika medik klinik dasar.</p> <p>BAB II PENYELENGGARAAN PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI</p> <p>II.1. Struktur organisasi penyelenggara proteksi dan keselamatan radiasi di Rumah Sakit KencanaPENGUSAHA INSTALASI RADIOLOGIKepala Rumah Sakit</p> <p>PETUGAS PROTEKSI RADIASI</p> <p>PEKRJA RADIASIPETUGAS KAMAR GELAP DAN PETUGAS ADMINISTRASIPEKERJA RADIASIRADIOLOGPEKERJA RADIASIRADIOGRAFER</p> <p> Diagram 1. struktur penyelenggara proteksi dan keselamatan radiasi.</p> <p>Pada saat program proteksi ini dibuat, personil yang bekerja di Fasilitas radiologi diagnostik dan intervensional Rumah Sakit Kencana adalah sebagai berikut:</p> <p>Tabel.1 Data personil pada struktur organisasi.</p> <p>1.Nama pemegang izin:Dr. Andre Novan</p> <p>No. KTP:3604041311710111</p> <p>Masa berlaku:13-11-2015</p> <p>Status: Kepala Rumah Sakit</p> <p>2.Dokter spesialis radiologi / dokter yang berkompeten </p> <p>Nama:dr. Ade Hidayat Daspa Sp.Rad</p> <p>Pendidikan terakhir:Dokter spesialis radiologi</p> <p>Nomor SIP:</p> <p>Masa berlaku:</p> <p>Status :Radiologist</p> <p>3Nama:Vivin Kusumawati</p> <p>Pendidikan terakhir:D3 ATRO</p> <p>Nomor SIR:</p> <p>Masa berlaku:</p> <p>Status :Radiografer</p> <p>4Petugas Proteksi Radiasi</p> <p>Nama:Taimah, Amd.Rad</p> <p>Pendidikan terakhir:D3 ATRO</p> <p>Nomor SIB:01579.224.02.280814</p> <p>Masa berlaku:11 Agustus 2017</p> <p>:</p> <p>5Nama:Dewi Ika P</p> <p>Pendidikan terakhir:D3 ATRO</p> <p>Nomor SIR:</p> <p>Masa berlaku:</p> <p>Status: Radiografer</p> <p>6.Nama :Dedi Iswanto, Amd. Rad</p> <p>Pendidikan terakhir:D3 ATRO</p> <p>Nomor STR:110751112-0024354</p> <p>Masa berlaku:24 September 2017</p> <p>Status: Radiografer</p> <p>7Tenaga Kamar Gelap:</p> <p>Nama:Makudin</p> <p>Pendidikan terakhir:SMP</p> <p>8Tenaga Kamar Gelap</p> <p>Nama:Awian</p> <p>Pendidikan terakhir:SMP</p> <p>:</p> <p>9Tenaga administrasi</p> <p>Nama:Gatot Susilo</p> <p>Pendidikan terakhir:SMK</p> <p>10Tenaga Administrasi</p> <p>NamaPendidikan Terakhir : </p> <p>MaunSMU</p> <p>II.2. Tanggung jawab</p> <p>1. Pemegang izin</p> <p>a) Menyediakan, melaksanakan, mendokumentasikan program proteksi dan keselamatan radiasi.b) Membangun komunikasi yang baik pada seluruh tingkatan organisasi sehinggga informasi mengenai proteksi radiasi dapat mudah dimengerti dan dipahami.c) Menetapkan kualifikasi personil yang memadai sesuai dengan bidang pekerjaannya. d) Memastikan bahwa hanya personil yang sesuai dengan kompetensi yang bekerja dalam Penggunaan pesawat sinar-X;e) Menyelenggarakan pelatihan Proteksi Radiasi secara reguler;f) Menyelenggarakan pemantauan kesehatan bagi Pekerja Radiasi setiap tahun;g) Menyediakan perlengkapan Proteksi Radiasi sesuai pemanfaatan radiasi pengion; h) Melaporkan kepada Kepala BAPETEN mengenai pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi, dan verifikasi keselamatan;i) Mengidentifikasi dan memperbaiki faktor-faktor yang mempengaruhi proteksi dan keselamatan radiasi sesuai dengan potensi bahaya;j) Melakukan pemantauan dosis yang diterima personil dengan film badge atau TLD badge[footnoteRef:1] setiap bulan; [1: Khusus untuk fluoroskopi dan intervensional, RS. Sehat Selalu harus memiliki dosimeter perorangan pembacaan langsung yang sudah dikalibrasi minimal 2 (dua) buah.] </p> <p>k) Membuat dan memelihara rekaman terkait program proteksi dan keselamatan radiasi; danl) Melakukan Uji Kesesuaian pesawat sinar-X dan memastikan bahwa pesawat sinar-X yang digunakan dalam kondisi layak beroperasi. </p> <p>2. Dokter spesialis radiologi atau dokter yang berkompeten</p> <p>a. Menjamin pelaksanaan aspek keselamatan pasien;b. Memberi rujukan dan justifikasi pelaksanaan diagnosis atau intervensionaldengan mempertimbangkan informasi pemeriksaan sebelumnya;c. Menjamin bahwa paparan pasien serendah mungkin untuk mendapatkan citra radiografi yang seoptimal mungkin dengan mempertimbangkan tingkat panduan paparan medik;d. Menetapkan prosedur diagnosis dan intervensional bersama dengan fisikawan medis dan/atau radiografer;e. Mengevaluasi kecelakaan radiasi dari sudut pandang klinis; dan f. Menyediakan kriteria untuk pemeriksaan wanita hamil, anak-anak, dan pemeriksaan kesehatan pekerja radiasi.</p> <p>3. Petugas Proteksi Radiasi (PPR)</p> <p>a. Membuat dan memutakhirkan program proteksi dan keselamatan radiasi;b. Memantau aspek operasional program proteksi dan keselamatan radiasi;c. Memastikan ketersediaan dan kelayakan perlengkapan Proteksi Radiasi, dan memantau pemakaiannya;d. Meninjau secara sistematik dan periodik, program pemantauan di semua tempat di mana pesawat sinar-X digunakan;e. Memberikan konsultasi yang terkait dengan proteksi dan keselamatan radiasi;f. Berpartisipasi dalam mendesain Fasilitas Radiologi;g. Memelihara rekaman;h. Mengidentifikasi kebutuhan dan mengorganisasi kegiatan pelatihan;i. Melaksanakan latihan penanggulangan dan pencarian fakta dalam hal paparan darurat;j. Melaporkan kepada Nama instansi setiap kejadian kegagalan operasi yang berpotensi menimbulkan Kecelakaan Radiasi; dank. Menyiapkan laporan tertulis mengenai pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi, dan verifikasi keselamatan.</p> <p>4. Radiografer</p> <p>a. Memberikan proteksi terhadap pasien, dirinya sendiri, dan masyarakat di sekitar ruang pesawat sinar-X;b. Menerapkan teknik dan prosedur yang tepat untuk meminimalkan paparan yang diterima pasien sesuai kebutuhan; danc. Melakukan kegiatan pemrosesan film.</p> <p>5. Fisikawan medis</p> <p>a. Berpartisipasi dalam meninjau ulang secara terus menerus keberadaan sumber daya manusia, peralatan, prosedur, dan perlengkapan Proteksi Radiasi;b. Menyelenggarakan uji kesesuaian pesawat sinar-X apabila fasilitas tersebut memiliki peralatan yang memadai;c. Melakukan perhitungan dosis terutama untuk menentukan dosis janin pada wanita hamil; d. Merencanakan, melaksanakan, dan supervisi prosedur jaminan mutu apabila dimungkinkan; e. Berpartisipasi dalam investigasi dan evaluasi kecelakaan radiasi;f. Berpartisipasi pada penyusunan dan pelaksanaan program pelatihan Proteksi Radiasi; dan g. Bersama Dokter Spesialis Radiologi dan Radiografer, memastikan kriteria penerimaan mutu hasil pencitraan dan justifikasi dosis yang diterima oleh pasien.</p> <p>II.3. Pelatihan</p> <p>Manajemen Rumah Sakit Kencana mengalokasikan sumber daya manusia yang memadai untuk menetapkan, melaksanakan dan menilai pendidikan dan pelatihan bagi pekerja radiasi. Manajemen berkomitmen menyelenggarakan dan mengevaluasi pelatihan dalam bidang proteksi dan keselamatan radiasi secara reguler untuk PPR, Dokter ahli radiologi/dokter yang berkompeten dan radiografer minimal 4 (empat) tahun sekali.[footnoteRef:2] [2: Nama instansi harus mencantumkan frekuensi penyelenggaraan pelatihan. ] </p> <p>Manajemen Rumah Sakit Kencana menetapkan dan menyediakan pekerja radiasi sesuai dengan kualifikasi minimal pendidikan formal yang ditentukan menurut bidang pekerjaannya.</p> <p>BAB IIIDESKRIPSI FASILITAS, PE...</p>