Tayangan IMB SLF TABG Palangkaraya

Click here to load reader

  • date post

    17-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    43
  • download

    6

Embed Size (px)

Transcript of Tayangan IMB SLF TABG Palangkaraya

PERATURAN MENTERI PU NO. 24/PRT/M/2007 TENTANG PEDOMAN TEKNIS IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN GEDUNG

PERATURAN MENTERI PU NO. 24/PRT/M/2007TENTANG PEDOMAN TEKNIS IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN GEDUNG

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMDIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYADIREKTORAT PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN

Permen 24: mandiri Permen 25: mandiri Permen 26: mandiriMenjadi acuan bagi daerah di dalam penyusunan Perda Bangunan Gedung. Di Kalimantan Tengah sudah ada 7 kab/kota yang punya perda BG sementara 4 belum. Dan hingga saat ini belum ada TABG yang dibentuk dan SLF yang dikeluarkan.1

DEFINISI IMBIzin Mendirikan Bangunan Gedung adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah kecuali untuk bangunan gedung fungsi khusus oleh Pemerintah kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

Jika ada perubahan pada ARSMET maka perlu IMB baru. Jika ada perubahan fungsi juga perlu IMB baru. Karena fungsi bangunan akan menentukan persyaratan teknis (tata bangunan dan keandalan). Tidak sama antara bangunan rumah tinggal sederhana dengan bangunan kantor atau bangunan publik. Misalkan bangunan rumah tinggal tidak diwajibkan menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas dan lansia sementara bangunan publik wajib termasuk penyediaan prasarana, sarananya seperti toilet, parkir, ruang ibadah dll.2

DASAR HUKUM PENERBITAN IMB(1) Setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif yang meliputi:a. status hak atas tanah, dan/atau izin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah;b. status kepemilikan bangunan gedung; danc. izin mendirikan bangunan gedung,sesuai ketentuan peraturan per-UU-an yang berlaku.Pasal 8 ayat (1), UUBG:Pasal 6 ayat (2), UUBG:(2) Fungsi bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan oleh pemerintah daerah dan dicantumkan dalam izin mendirikan bangunan gedung.

Fungsi bangunan yang ditetapkan akan menentukan persyaratan teknisnya. Fungsi Bangunan juga harus sesuai dengan renncana tata ruang (RTRW, RDTR) dll.Seseorang dapat mendirikan bangunan gedung di atas tanah yang bukan miliknya dengan perjanjian tertulis. Berapa lama masa pemanfaatan dan jika sudah habis waktunya maka bangunan akan dibongkar atau diberikan kepada pemilik tanah harus jelas ditulis dalam perjanjian tersebut.Status kepemilikan dinyatakan dengan surat bukti kepemilikan bangunan gedung (SBKBG) namun hingga saat ini payung hukumnya dalam bentuk Raperpres belum terbit sehingga belum dapat dilaksanakan. Ini merupakan akibat dari asas pemisahan horizontal yang dianut oleh UUBG dan PPBG. Jika seseorang mendirikan bangunan diatas tanah miliknya maka ia punya 2 bukti yaitu bukti atas pemilikan tanah dan bangunan. Jika seseorang mendirikan bangunan di atas tanah yang bukan miliknya maka ia memiliki SBKBG.

3

(4)Pembangunan bangunan gedung dapat dilaksanakan setelah rencana teknis bangunan gedung disetujui oleh pemerintah daerah dalam bentuk izin mendirikan bangunan gedung kecuali bangunan gedung fungsi khusus.Pasal 35 ayat (4), UUBG:DASAR HUKUM PENERBITAN IMB (Lanjutan)

Jika IMB sudah terbit maka baru dapat dilaksanakan kegiatan konstruksi. Untuk BGFK di DKI Jakarta maka izinnya diberikan oleh Pemerintah melalui Menteri PU jika BGFK berada di provinsi lainnya maka IMB diberikan oleh Gubernur.4

BG yang fungsional dan sesuai dengan tata bangunan gedung yang serasi dan selaras dengan lingkungannya;tertib penyelenggaraan BG yang menjamin keandalan teknis bangunan gedung dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan;kepastian hukum dalam penyelenggaraan BG;Terwujudnya:TUJUAN IMB

IMB tidak sekedar retribusi namun harus berfungsi sebagai pengendali pembangunan. Untuk mengendalikan pembangunan selain menyusun regulasi daerah, penegakan peraturan namun juga perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat secara terus menerus.5

1.Bagi Pemilik/Pengguna BGMemberi jaminan kepastian hukum atas kepemilikan bangunan;Melindungi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan pengguna/pemilik bangunan di dalam pemanfaatannya; Meningkatkan nilai teknis dan ekonomis bangunan;Prasyarat untuk memperoleh pelayanan utilitas kota seperti instalasi listrik atau air bersih;2.Bagi Masyarakat/LingkunganMelindungi masyarakat atas penyelenggaraan bangunan yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis (tata bangunan dan keandalan);Mewujudkan keserasian bangunan dengan lingkungan sekitar;MANFAAT IMB

Meningkatkan nilai teknis: karena pemenuhan persyaratan teknisnya sudah diperiksa oleh Pemerintah daerah. Untuk bangunan tertentu dibantu oleh TABG.Meningkatkan nilai ekonomis: karena memiliki legalitas dan secara kualitas bangunannya dapat lebih baik.Jika sudah punya IMB maka dapat diberikan sambungan pelayanan utilitas kota seperti listrik, air bersih dll.Masyarakat akan terlindungi dari penyelenggaraan bangunan yang tidak memenuhi persyaratan tata bangunan dan lingkungan.Tidak hanya bangunan harus fungsional namun juga memperhatikan keserasian dengan lingkungan di sekitarnya.6

MANFAAT IMB (Lanjutan)3.Bagi Pemerintah DaerahMenjadi instrumen pengendalian pembangunan bangunan gedung di daerah;Menjadi instrumen guna mewujudkan tertib penyelenggaraan bangunan gedung di daerah; Memberi kontribusi atas PAD;

IMB menjadi instrumen pengendalian pembangunan oleh Pemda dalam tahap perencanaan. Pada tahap pemanfaatan melalui SLF, insentif dan disinsentif maupun sanksi.7

Dibangun dengan menyalahi ketentuan tata ruangPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Banyak bangunan gedung yang didirikan dengan melanggar tata ruang seperti di sepanjang daerah aliran sungai, sempadan pantai, pinggiran rel kereta api dan pedestrian.8

Tidak memenuhi persyaratan teknis keselamatan struktur sehingga runtuh ketika terjadi gempa bumiPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Bangunan yang tidak andal roboh pada saat gempa sehingga mencelakai bahkan membunuh manusia. Padahal bangunan harus memenuhi persyaratan keselamatan struktur: harus memenuhi persyaratan safety dan seviceability. Daktail yaitu mampu berdeformasi tanpa mengalami keruntuhan. Jika bangunan runtuh maka harus dapat menjamin keselamatan pengguna bangunan yaitu dengan memberikan waktu yang cukup bagi pengguna untuk menyelamatkan diri.9

Kurangnya RTH sebagai area resapan air menjadi salah satu penyebab bencana banjirPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

kurangnya area resapan air hujan di perkotaan menjadi salah satu penyebab genangan atau banjir. Kota sebagai suatu sistem yang saling mempengaruhi, contoh perubahan fungsi lahan dari green area yang berfungsi sebagai resapan air hujan menjadi permukiman di Bogor menghasilkan banjir kiriman di Jakarta dan sekitarnya10

Tidak memenuhi persyaratan sistem proteksi kebakaranPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

11Tidak memenuhi persyaratan sistem proteksi kebakaran.Lebih dari 8 lantai perlu mandiri memadamkan api sehingga harus ada sprinkler

Penggunaan agregat/split bulat(Nabire)

Jumlah & ukuran tulangan yg tdk memadai(Bengkulu)

Penggunaan tulangan bekas(Sumbar)SEHARUSNYASumber: Ir. RG Eko Djuli Sasongko

Pembesian hubungan sudut yang keliru (Yogya)Persoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Tidak menggunakan kolom praktis

1212

Indonesia Berada Pada Jalur Ring of FireSumber: www.google.co.id

Indonesia berada di jalur ring of fire, banyak gunung berapi aktif dan terletak di pertemuan 3 lempeng benua, pasifik, eurasia, dan indo australia menyebabkan rawan terhadap bencana gempa13

PERSYARATAN BANGUNAN GEDUNGAdministrasiTeknisStatus Hak atas TanahTata BangunanPersyaratan administratif dan teknis untuk bangunan gedung adat, semi permanen, darurat, dan bangunan gedung yang dibangun pada daerah lokasi bencana ditetapkan oleh PemDa sesuai dengan kondisi sosial dan budaya setempat.Keandalan BGStatus Kepemilikan BGPerizinan (IMB)Peruntukan dan Intensitas BGArsitektur BGPengendalian Dampak LingkunganKeselamatanKesehatanKenyamananKemudahanPembangunan BG di atas Tanah Milik Orang/Pihak Lain dengan Perjanjian Tertulis

FUNGSI BANGUNAN GEDUNGHUNIANSatu bangunan gedung dapat memiliki lebih dari satu fungsiKEAGAMAANUSAHASOSIAL & BUDAYAKHUSUSRumah tinggal tunggalRumah tinggal deretRumah susunRumah tinggal sementaraMasjidGerejaPuraViharaKelentengPerkantoranPerdaganganPerindustrianPerhotelanTempat wisata dan rekreasiTerminal, danPenyimpanan.Pendidikan, Kebudayaan, Pelayanan kesehatan, Laboratorium, dan Pelayanan umumreaktor nuklirinstalasi pertahanan dan keamananharus sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam peraturan daerah tentang RTRW kabupaten/kota.mengubah fungsi BG yang telah ditetapkan, harus mendapatkan persetujuan dan penetapan kembali oleh PemDaRumah tinggal tunggalRumah tinggal deretRumah susunRumah tinggal sementara

Bangunan fungsi hunian

FUNGSI BANGUNAN GEDUNG (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Searah jarum jam dari kiri atas: Rumah tinggal tunggal, rumah tinggal sederhana, rumah deret dan rumah susun 16

Bangunan fungsi usaha

FUNGSI BANGUNAN GEDUNG (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Searah jarum jam dari kiri atas: perbelanjaan, toko, perdagangan, hotel

17

Bangunan fungsi sosial budaya

FUNGSI BANGUNAN GEDUNG (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Searah jarum jam dari kiri atas: sekolah, rumah sakit, pelayanan kebudayaan, kantor pos

18

Bangunan fungsi keagamaan

FUNGSI BANGUNAN GEDUNG (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Searah jarum jam dari kiri atas: pura, masjid, wihara, gereja

19

Bangunan fungsi khusus

FUNGSI BANGUNAN GEDUNG (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Searah jarum jam dari kiri atas: reaktor nuklir dan gudang senjata

20

BAGAN PROSES PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG PADA UMUMNYA

UU, PERATURAN, PEDOMAN, STANDAR TEKNIS BG, PERDA

PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG

PENYEDIA JASAKETERANGAN :M-MasyarakatKT-Kajian TeknisKI-Kajian IdentifikasiRTB-Rencana Teknis PembongkaranTABG-Tim Ahli Bangunan GedungSLF-Sertifikat Laik Fungsi SLFn-Perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi

Alur proses utamaAlur proses penunjang

Opsional

PERENCANAANPERSETJ/ REKOM.INSTANSILAIN

AMDAL

PELAKSANAAN

PENDATAAN / PENDAFTARAN

IMB

SLF

PEMANFAATAN

PELESTARIAN

SLFn

RTB

PEMBANGUNAN

KT

KI

RTBL

PEMBONGKARAN

RTRWKAB/KOTA, RDTRKP

Rekomendasi:Jika berada di KKOP oleh DanlanudJika di tepi jalan negara oleh Dinas PU ProvinsiJika di tepi sungai oleh Dinas PUJika menimbulkan bangkitan lalu lintas oleh Dinas PerhubunganJika membutuhkan pemisahan median jalan oleh LLAJRJika dibawah SUTET oleh PLN

21

BAGAN PROSES PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG TERTENTU

PELAKSANAAN

TABGM

TABGM

M

TABG

M

M

TABG

TABGM

PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG

UU, PERATURAN, PEDOMAN, STANDAR TEKNIS BG, PERDA

PENDATAAN / PENDAFTARAN

KETERANGAN :

PENYEDIA JASAM-MasyarakatKT-Kajian TeknisKI-Kajian IdentifikasiRTB-Rencana Teknis PembongkaranTABG-Tim Ahli Bangunan GedungSLF-Sertifikat Laik Fungsi SLFn-Perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi

Alur proses utamaAlur proses penunjang

Opsional

PERENCANAANPERSETJ/ REKOM.INSTANSILAIN

RTRWKAB/KOTA, RDTRKP

AMDALUPL/UKL

IMB

SLF

PEMANFAATAN

PELESTARIAN

SLFn

RTB

PEMBANGUNAN

KT

KI

RTBL

PEMBONGKARAN

TABG

PRINSIP PENERBITAN IMBWAKTU PROSES YANG SESUAIPROSEDUR YANG JELAS SEBAGAI PRASYARATTRANSPARANSIKETERJANGKAUANPELAYANAN PRIMA

Prosedur harus jelas sesuai dengan proses dan kelengkapan yang diperlukan.Waktu proses singkat sesuai dengan tingkat kompleksitas prosedur penerbitannya.Transparansi dalam pelayanan dan informasi penghitungan besarnya retribusi IMB secara proporsional dan terbukaKeterjangkauan yaitu besarnya retribusi IMB sesuai dengan lingkup dan jenis bangunan serta sesuai dengan kemampuan ekonomi masyarakat.

23

PERSYARATAN PERMOHONAN IMB Status hak atas tanah PERSYARATAN ADMINISTRATIF Status kepemilikan bangunan gedung Dokumen/surat-surat terkait Data Umum Bangunan Gedung Fungsi/klasifikasi, luas lantai, ketinggian/jumlah lantai PERSYARATAN TEKNIS Rencana Teknis Bangunan Gedung Gambar-gambar site plant/situasi, denah, tampak, potongan, detail. Spesifikasi Teknis Rekomendasi (opsional)

24

PERSYARATAN TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGANPERUNTUKAN LOKASI BG

INTENSITAS BG

MUATAN MATERI RTBL

BG DI BWH TANAH MELINTASI P/S

TATA RUANG DALAM

PENAMPILAN BG

KESEIMBANGAN, KESERASIAN, KESELARASAN

DAMPAK PENTING

UKL DAN UPL

TINDAK LANJUT RTRW & RDTRKP

PENYUSUNAN RTBL

Pembangunan di atas/bawah Tanah/Air/Prasarana/sarana UmumPengendalianDampak LingkunganRTBLPeruntukan & Intensitas BGArsitektur BG

BG DI ATAS P/S

BG DI BAWAH/ATAS AIR

DI BAWAH SUTET/MENARA TELKOM/MENARA AIR

1Persyaratan Keandalan BGINSTALASI GAS PEMBAKARAN

SISTEM KELISTRIKAN

PROTEKSI KEBAKARAN (Pasif, Aktif, MPK)

STRUKTUR dan BAHAN

SISTEM KEAMANAN THD BAHAN LEDAK

SISTEM PROTEKSI PETIR

KOMUNIKASI DARURAT DALAM BG

PENCAHAYAAN

VENTILASI

Kesehatan BGKeselamatan BGSANITASI

INSTALASI GAS MEDIK

PENYALURAN AIR HUJAN

SAMPAH

PENCAHAYAAN DARURAT, TANDA ARAH, SISTEM PERINGATAN BAHAYA

BAHAN BANGUNAN

1KONDISI UDARA

KENYAMANAN GETARAN

KENYAMANAN PANDANGAN

KENYAMANAN RUANG GERAK

KENYAMANAN KEBISINGAN

HUBUNGAN VERTIKAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

Kemudahan BGKenyamanan BGSARANA EVAKUASI

AKSESIBILITAS

PRASARANA/SARANA DALAM BG

Persyaratan Keandalan BG (Lanjutan)

PENGENAAN IMBOBJEKKEGIATANRehabilitasi/renovasi termasuk : perbaikan/ perawatan, perubahan, perluasan/ pengurangan Pelestarian/pemugaranPembangunan baru Prasarana bangunan gedungBangunan gedung

28Pemeliharaan tidak perlu IMB

BAGAN PRINSIP LAYANAN IMBWajib memberikan keterangan rencana kabupaten/kota (KRK) kepada setiap orang yang akan mengajukan permohonan IMBPEMDADiberikan oleh PEMDA, kecuali BG fungsi khusus oleh Pemerintah, melalui proses permohonan IMBDalam KRK dapat juga dicantumkan ketentuan-ketentuan khusus yang berlaku untuk lokasi yang bersangkutanKeterangan rencana kabupaten/kota digunakan sebagai dasar penyusunan rencana teknis bangunan gedung.

IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN GEDUNGSetiap orang yang akan mendirikan bangunan gedung wajib memiliki IMB

29

fungsi bangunan yang boleh dibangun pada lokasi bersangkutan;ketinggian maksimum bangunan yang diizinkan;jumlah lantai/lapis bangunan di bawah permukaan tanah dan KTB yang diizinkan;garis sempadan dan jarak bebas minimum bangunan yang diizinkan;KDB maksimum yang diizinkan;KLB maksimum yang diizinkan; KDH minimum yang diwajibkan; dan jaringan utilitas kota.KETERANGAN RENCANA KABUPATEN/KOTA

Dalam keterangan rencana kabupaten/kota untuk lokasi yang terletak pada:kawasan rawan bencana gempa;Kawasan rawan longsor;Kawasan rawan banjir; dan/atauLokasi yang kondisi tanahnya tercemar;kondisi dan persyaratan untuk lokasi yang bersangkutan juga harus dicantumkan. KETERANGAN RENCANA KABUPATEN/KOTA (Lanjutan)

INTENSITAS PEMANFAATAN LAHAN

tapak besmendasar bangunanlantai bangunandaerah hijau

Koefisien Dasar Bangunan (KDB)Koefisien Lantai Bangunan (KLB)Koefisien Daerah Hijau (KDH)Koefisien Tapak Besmen (KTB)

KDB instrumen untuk mengendalikan kerapatan bangunan, yang menentukan adalah lokasi dan fungsi bangunan. Dari pusat kawasan ke pinggiran kawasan angka KDB semakin rendah. Fungsi komersial angka KDB tinggi sementara hunian dan fungsi sosial angka KDB nya rendah.KLB merupakan perangkat untuk mengendalikan kepadatan penduduk. Faktor berpengaruh adalah lokasi, tipe bangunan dan kepadatan penduduk. Dari pusat ke pinggiran angkanya semakin rendah. Rumah deret atau rumah tinggal KLB nya rendah, tipe blok KLB nya sedang dan tipe menara KLB nya tinggi.KDH perangkat untuk mengendalikan luas perkerasan di luar bangunan. KTB perangkat untuk mengendalikan luas bagian lahan terbangun sehingga penghijauan dan peresapan air hujan masih bisa terjamin. Batas terdepan dinding besmen tidak boleh melampaui GSB.32

RUMUS PENGHITUNGAN RETRIBUSI IMB

PENETAPAN INDEKS TERINTEGRASI UNTUK BANGUNAN GEDUNG

FUNGSIHunian xKeagamaan xUsaha xSosial dan Budaya xKhusus xGanda / Campuran xKLASIFIKASIKompleksitas oxPermanensi oxRisiko Kebakaran oxZonasi Gempa oxLokasi oxKetinggian BG oxKepemilikan oxWAKTU PENGUNAANSementara xTetap xCATATAN :o bobotx indeksIndeks terintegrasi adalah perkalian indeks - indeks

34

TABEL PENETAPAN INDEKS TERINTEGRASI

CONTOH PENGHITUNGAN INDEKS TERINTEGRASI

IMB MENURUT UU 28/2009

IMB MENURUT UU 28/2009

PERATURAN MENTERI PU NO. 25/PRT/M/2007TENTANG PEDOMAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI BANGUNAN GEDUNGKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMDIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYADIREKTORAT PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN

DEFINISISertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah kecuali untuk bangunan gedung fungsi khusus oleh Pemerintah untuk menyatakan kelaikan fungsi suatu bangunan gedung baik secara administratif maupun teknis, sebelum pemanfaatannya.

Pasal 39 ayat (1).a

Pasal 37 ayat (2)

Pasal 37 ayat (3)PASAL-PASAL DALAM UU 28/2002 TERKAIT SLFPemeliharaan, perawatan, dan pemeriksaan secara berkala pada bangunan gedung harus dilakukan agar tetap memenuhi persyaratan laik fungsi

Bangunan gedung dinyatakan memenuhi persyaratan laik fungsi apabila telah memenuhi persyaratan teknis, sebagaimana dimaksud dalam Bab IV undang-undang iniBangunan gedung dapat dibongkar apabila tidak laik fungsi dan tidak dapat diperbaiki

PEMBERIAN SLFPENERBITAN SLF SLFPERPANJANGAN SLF SLFn

Tidak memenuhi persyaratan keselamatan ITC Permata HijauMenara JamsostekPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

4343Tidak memenuhi persyaratan keselamatan struktur.Dalam gambar IMB ada pembesian tapi dalam pelaksanaannya tidak ada.Perlu pengawasan terhadap IMB yang diberikan dan pemberlakuan SLF

Penyebab potensial:Kualitas udara yang burukVentilasi dan pencahayaan yang tidak memadaiBahan kimia dalam gedung- Tata letak peralatan elektronik dan penghasil radiasi elektromagnetikBanyak bangunan yang tidak terawat dan terpelihara dengan baik sehingga melahirkan Sick Building Syndrome dengan gejala sakit kepala, sulit berkonsentrasi, mudah lelah dan batuk saat bekerja di dalam ruangan.

Kondisi semakin memburuk bila gedung menggunakan AC yang tidak terawatPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Sempit!

Lubang berbahayaTidak aksesibel bagi pendisPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

45Bangunan publik tidak aksesibel bagi penyandang disabilitas

PERSOALAN - Pengurangan GSBPenambahan ketinggian bangunan/luas lantaiTidak menyesuaikan langgam arsitektur dengan bangunan eksisting (Gedung Pakuan) yang masuk dalam kategori cagar budaya

Hotel Vue Palace/Hotel Planet

Gedung Pakuan(Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jawa BaratPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Melanggar IMB yang diberikan.Pemda menggugat ke PTUN tapi dikalahkan karena tidak melayangkan surat teguran pada saat pembangunannya46

Penyegelan bangunan karena kasus keracunan gas CO

Persoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Kasus Keracunan di besmen Ratu Plaza sebanyak 3 kejadian karena genset mati saat listrik padam sehingga tidak bisa mensirkulasikan udara dengan baik47

Jatuh korban jiwa akibat sistem sirkulasi udara yang buruk5 orang meninggal duniaPersoalan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (Lanjutan)Sumber: www.google.co.id

Keracunan asap genset karena genset diletakkan di dalam ruangan yang ditutup sehingga asap tidak bisa keluar mengakibatkan kematian48

1. Ronan Point - London, Inggris London Timur, runtuh 16 Mei 1968,Apartement berlantai 22Ledakan gasdi lt 18Bangunan sangat baruPenghuni 260 orangKorban tewas 4 jiwa, luka-luka 17 org

KASUS KEGAGALAN /KONSTRUKSIBANGUNANSumber: Joessair Lubis, 2014

2. Skyline Plaza, Virginia USA2 Maret 1973 tragedy menimpa gedung skyline plaze di Bailey's Virginia Amerika Serikat.Gedung msh dalam tahap konstruksi, rencananya baru akan dibuka Agustus 1973.Kolom-kolom beton di lantai 22 sepenuhnya belum mengeras sehingga tidak bisa menahan beban berat dilantai 24. Akibat kesalahan tsb membuat beban tekanan yang harus dipikul oleh kolom beton dilantai 23 semakin besar, hingga akhirnya struktur menjadi kurang daya dan mengakibatkan runtuh kebawah.

KASUS KEGAGALAN /KONSTRUKSIBANGUNANSumber: Joessair Lubis, 2014

3. Royal Place Hotel, Nakhon Rachasima Thailand 13 Agustus 1993, sebuah hotel mewah berlantai 6 runtuh hanya dalam waktu kurang dari 10 detikTragisnya 137 jiwa menjadi korban dan 227 orang cederaPolisi menahan pemilik hotel, arsitek serta insinyur yang menangani pembuatan hotel tersebut, karena pada tahun 1990 mereka telah melakukan penambahan lantai pada gedung tersebut tanpa izin selain itu di bagian atap juga digunakan sebagai tempat penampungan air dalam jumlah besar.

KASUS KEGAGALAN /KONSTRUKSIBANGUNANSumber: Joessair Lubis, 2014

5. Lotus Riverside Compound, Shanghai China27 Juni 2009, Blok 7 yang merupakan 1 dari 11 bangunan komplek apartemen berlantai 13 terguling kebawah namun struktur atas bangunan tetap utuh, hanya fondasi bawah apartemen tersebut yang terlepasBlok 7 runtuh hanya sehari setelah tanggul di tepian sungai yang hanya berjarak 272 m dari lokasi bangunan runtuh, hal ini menerangkan bahwa struktur lapisan tanah didaerah itu tidak stabil dan goyah.Setelah diadakan penyelidikan ternyata perusahaan pengembang apartement itu adalah sebuah perusahaan illegal

KASUS KEGAGALAN /KONSTRUKSIBANGUNANSumber: Joessair Lubis, 2014

6. Hotel New World, Singapore15 Maret 1986 bangunan Hotel New World, 6 lantai di Singapura runtuh hanya kurang dari 60 detik.Termasuk bangunan Hotel, Bank dan sebuah Night Club hancur menjadi puing.Tim peneliti menyimpulkan kesalahan dalam design asli bangunanStruktur pondasi gedung tersebut menerima kelebihan beban yang sangat parah.Peristiwa ini mengubur 50 orang hidup-hidup, setelah tindakan penyelamatan 17 korban berhasil selamat.

KASUS KEGAGALAN /KONSTRUKSIBANGUNANSumber: Joessair Lubis, 2014

KETENTUAN LAIK FUNGSI BANGUNAN GEDUNG1. Diberikan pertama kali dalam bentuk sertifikat laik fungsi, setelah bangunan gedung selesai dibangun.3. Slf diperpanjang setiap 20 tahun sekali untuk bangunan gedung rumah tinggal tunggal dan deret sampai dengan 2 lantai2. Slf diperpanjang setiap 5 tahun untuk bangunan gedung rumah tinggal tidak sederhana dan bangunan gedung lainnya.4. Slf berlaku selamanya untuk bangunan gedung rumah tinggal tunggal sederhana dan rumah deret sederhana

Bangunan rumah tinggal tunggal sederhana dan rumah deret sederhana sekali sumur bangunan SLF nyaBangunan rumah tinggal tunggal dan rumah deret sampai dengan 2 lantai setiap 20 tahun sekali SLF nyaBangunan rumah tidak sederhana dan bangunan tertentu tertentu setiap 5 tahun sekali54

BGSELESAIPENGESAHAN BUKTI PELAKSANAANMENDIRIKANBGPERMOHONANPENERBITAN SLFPEMERIKSAAN BERSAMAPEMERIKSAAN/PENGUJIAN &TESTING / COMMISSIONINGPERSETUJANPERBAIKANPERSYA-RATANPELAKSANAANSERAHTERIMA II(FHO)

YaTidakOpsionalTATA CARA PENERBITAN SLFLEGENDA

Opsional, dilakukan jika diperlukan pemeriksaan berkala atau pemeriksaan bersama kembaliPENERBITAN SLF

BGSELESAIPENGKAJIANTEKNISPERMOHONANPERPANJANGAN SLFPEMERIKSAAN BERSAMAPERSETUJANPERBAIKANPERSYA-RATANPERAWATAN

YaTidakOpsionalLEGENDA

Opsional, dilakukan jika diperlukan pemeriksaan bersama kembali dan/atau pengkajian teknis kembali

PEMERIKSAANBERKALA

PERSYA-RATANPELAKSANAANSERAH TERIMAPEKERJAAN PERAWATAN

YaTidakOpsional

PERPANJANGANSLF TATA CARA PERPANJANGAN SLF

PELAKSANA PENGKAJIAN TEKNIS BGPENYEDIA JASAPEMERINTAH DAERAH

Penyedia jasa bangunan rumah tidak sederhana dan bangunan tertentu (kepentingan umum dan fungsi khusus). Biaya pemeriksaan ditanggung oleh pemilik bangunan.Pemerintah daerah (instansi teknis) bangunan rumah tinggal sederhana. Biaya pemeriksaan ditanggung APBD

57

PERATURAN MENTERI PU NO. 26/PRT/M/2007TENTANG PEDOMAN TIM AHLI BANGUNAN GEDUNGKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMDIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYADIREKTORAT PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN

DEFINISITim Ahli Bangunan Gedung adalah tim yang terdiri dari para ahli yang terkait dengan penyelenggaraan bangunan gedung untuk memberikan pertimbangan teknis dalam proses penelitian dokumen rencana teknis dengan masa penugasan terbatas, dan juga untuk memberikan masukan dalam penyelesaian masalah penyelenggaraan bangunan gedung tertentu yang susunan anggotanya ditunjuk secara kasus per-kasus disesuaikan dengan kompleksitas bangunan gedung tertentu tersebut.

PASAL-PASAL DALAM UU 28/2002 TERKAIT TABG

Pasal 36 ayat (1)

Pasal 36 ayat (2)Pasal 36 ayat (3)Pengesahan rencana teknis bangunan gedung untuk kepentingan umum ditetapkan oleh Pemerintah Daerah setelah mendapat pertimbangan teknis dari tim ahli.Pengesahan rencana teknis bangunan gedung fungsi khusus ditetapkan oleh Pemerintah setelah mendapat pertimbangan teknis tim ahli.Keanggotaan tim ahli bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) bersifat ad hoc terdiri atas para ahli yang diperlukan sesuai dengan kompleksitas bangunan gedung.

KRITERIA BANGUNAN GEDUNG YANG MELIBATKAN TABGBangunan gedung untuk kepentingan umum

3. Bangunan gedung fungsi khususBangunan gedung untuk kepentingan umum di lintas kabupaten/kota BANGUNAN GEDUNG TERTENTU

MEMBERIKAN NASIHAT, PENDAPAT & PERTIMBANGAN PROFESIONAL

MEMBERIKAN MASUKAN DAN PERTIMBANGANMEMBERIKAN PERTIMBANGAN PROFESIONAL

INDEPENDEN, OBJEKTIF, DAN TIDAK TERDAPAT KONFLIKKEPENTINGAN Pengesahan rencana teknis BG tertentu Penetapan jarak bebas BG di bawah permukaan tanah Terhadap pendapat dan pertimbangan masyarakat tentang RTBL, rencana teknis BG tertentu, kegiatan penyelenggaraan BG yang menimbulkan dampak penting Pertimbangan dalam pemutusan perkara Terhadap masukan masyarakat tentang penyempurnaan peraturan, pedoman, dan standar teknis

TUGAS TABG

PEMBANGUNAN, PEMANFAATAN, PEMBONGKARAN YANG MENGAKIBATKAN KERUGIAN HARTA BENDA, KECELAKAAN, CACAT DAN KEHILANGAN NYAWA

PELAKSANAAN, PEMANFAATAN, PELESTARIAN, PEMBONGKARAN

PERENCANAAN Pengesahan rencana teknis BG tertentuPenetapan jarak bebas BG fasum di bawah permukaan tanahPendapat dan pertimbangan dari masyarakatDengar pendapat publikPemutusan perkara pelanggaran di pengadilanPROSES PENYELENGGARAAN BANGUNAN YANG MELIBATKAN TABG

UNSUR

Perguruan Tinggi Asosiasi Profesi Masyarakat Ahli (termasuk Masyarakat Adat) Pemda / Pemerintah

BIDANG KEAHLIAN

Arsitektur BG & Perkotaan Struktur dan Konstruksi ME Pertamanan / Lanskap BG Adat Jalan Transportasi TelekomunikasiEnergi K3 KebakaranPertahanan Keamanan Lain-lain

MINIMAL : ARSITEKTUR, STRUKTUR DAN ME SESUAI DENGAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAN KETERSEDIAAN SDM

KEANGGOTAAN TABG

KOMPOSISI

JUMLAH GABUNGAN UNSUR PERGURUAN TINGGI, ASOSIASI, & MASYARAKAT AHLI (A)

JUMLAH ANGGOTA TIAP UNSUR

JUMLAH GABUNGAN UNSUR INSTANSI, PEMDA DAN PEMERINTAH (B)

JUMLAH UNSUR A + B = GANJIL JUMLAH ANGGOTA UNSUR A+B = GANJIL SETIAP UNSUR DIWAKILI 1 (SATU) ORANGKOMPOSISI DAN JUMLAH ANGGOTA TABG

JANGKA WAKTU MASA KERJA TABGMasa kerja Tim Ahli Bangunan Gedung ditetapkan selama 1 (satu) tahun sesuai dengan periode tahun anggaran.Masa kerja dapat diperpanjang 1 (satu) tahun, dan maksimal 2 (dua) kali perpanjangan.Masa kerja ditetapkan oleh: 1. Bupati/walikota, kecuali Provinsi DKI Jakarta oleh Gubernur.2. Gubernur provinsi lainnya untuk bangunan gedung. kepentingan umum di lintas kabupaten/kota, dan bangunan gedung fungsi khusus di wilayahnya. 3. Menteri untuk bangunan gedung fungsi khusus di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

BAGAN TATA CARA PENGESAHAN DOKUMEN RENCANA TEKNIS BANGUNAN PADA UMUMNYA

PENCATATANKelengkapan dokumenrencana teknisPEMOHONPEMDAPIMBKepemilikanData pemilikRencana teknisRencana kotaAMDALPERSTJ. INST.

PENELITIANPemenuhan persyaratanrencana teknis

PENILAIAN/EVALUASIPemenuhanpersyaratanteknisPERSETUJUANPemenuhanpersyaratanteknisPENGESAHANKelayakandokumenyg disetujui

PENERBITANIMB

PEMBAYARANBiaya IMB

PEMERIKSAAN

PENCATATANKelengkapan dokumenrencana teknisPEMOHONTABGPEMDAPIMBKepemilikanData pemilikRencana teknisRencana kotaAMDALPERSTJ. INST.

PENELITIANPemenuhan persyaratanrencana teknis

PENILAIAN/EVALUASIPemenuhanpersyaratanteknisPERSETUJUANPemenuhanpersyaratanteknisPENGESAHANKelayakandokumenyg disetujui

PENERBITANIMB

PEMBAYARANBiaya IMB

PENGKAJIANUntukmenyimpulkankesesuaianpemenuhanpersyaratan teknis

SESUAI?

DENGAR PENDAPAT PUBLIK

SETUJU?

Ya

YaTidak

Tidak

PEMBERIANPERTIMBANGAN TEKNISSaran untukdasar penilaian

PEMERIKSAAN

BG fungsi khususBG untuk kepentingan umum

Proses ditangani oleh Pemerintah dengan berkordinasi dengan Pemda untuk bangunan gedung fungsi khususLEGENDABAGAN TATA CARA PENGESAHAN DOKUMEN RENCANA TEKNIS BANGUNAN GEDUNG TERTENTU

Pemerintah

Provinsi (DKI Jakarta)

Kabupaten / Kota

APBN

APBD Provinsi

APBD Kab/Kota

PEMBIAYAAN TABG

Dalam melaksanakan tugas untuk terwujudnya bangunan gedung yang fungsional, andal, dan efisien, serta sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat, dengan dituntun hati nurani yang dalam, anggota tim ahli bangunan gedung berjanji :melaksanakan tugas secara profesional dengan keilmuan yang didasari ilmu pengetahuan dan teknologi, sosial, budaya, dan ekonomi, serta menghargai kearifan lokal ;melaksanakan tugas secara independen, objektif, dan tanpa terdapat konflik kepentingan, danmelayani masyarakat senantiasa terbuka dan mempertanggung jawabkan hasil kerja.

KODE ETIK TABG

Terima kasih

Keselamatan Struktur BangunanPemeriksaan visualKuat TekanJumlah dan Dimensi TulanganSelimut BetonKorosi tulanganIntegritas komponen

PEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSI

Keselamatan terhadap Bahaya KebakaranProteksi PasifProteksi AktifManajemen keselamatan kebakaran

PEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSI

Keselamatan terhadap Bahaya Petir dan KelistrikanInspeksi Sistem Proteksi PetirInspeksi Sistem Kelistrikan

PEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSI

Sistem penghawaanKualitas udara dalam ruangan1) suhu, kelembaban relatif2) Kadar CO2 dalam ruangan

PEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSI

PencahayaanKecukupan tingkat pencahayaan ruangan sesuai aktivitasPEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSI

Sistem SanitasiKecukupan air bersihSistem plambing air limbahSistem pengolahan air limbahSistem penyaluran air hujanSistem persampahan

PEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSI

Bahan BangunanKandungan bahan beracunKekuatan bahan

PEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSI

Guiding Block

PEMERIKSAAN KELAIKAN FUNGSIFasilitas dan aksesibilitas

Perlu menyediakan kelengkapan sarana prasarana bangunan dan fasilitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan lansia79