SORT (pengurutan)

download SORT (pengurutan)

of 29

  • date post

    19-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    64
  • download

    8

Embed Size (px)

description

SORT (pengurutan). M. Ajir Muzakki, S.Si. Pengertian :. Sort adalah proses pengurutan data yang tersusun secara acak menjadi data yang tersusun secara teratur menurut aturan tertentu. Urutan data dapat berbentuk Ancending (naik) atau Descending(turun). - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of SORT (pengurutan)

  • M. Ajir Muzakki, S.Si

  • Pengertian :Sort adalah proses pengurutan data yang tersusun secara acak menjadi data yang tersusun secara teratur menurut aturan tertentu.

    Urutan data dapat berbentuk Ancending (naik) atau Descending(turun).

  • Bila N obyek disimpan dalam larik L, maka pengurutan menaik berarti menyusun elemen larik sedemikian sehingga:L[1] L[2] L[3] L[N]

    Sedangkan pengurutan menurun berarti menyusun elemen larik sedemikian sehingga:L[1] L[2] L[3] L[N]

  • Data yang diurut dapat berupa data bertipe numerik dasar atau tipe bentuk. Jika data bertipe bentukan (rekaman), maka harus dijelaskan berdasarkan field apa data tersebut diurutkan.

    Contoh:(i) 23, 27, 45, 67 (data integer terurut menaik)(ii) 25.12, 20.19,-12.20 (data riil terurut menurun)(iii) Amir, Badu, Budi, Dudi (data string terurut manaik)(iv) , < 08053110011, Reza, C>, (data mahasiswa terurut menaik berdasarkan field NIM

  • Keuntungan Data Terurut

    Mempercepat pencarian; Mudah menentukan data maksimum / minimum.

  • Pengurutan Terbagi Dua Kelompok:

    Pengurutan Internal adalah pengurutan terhadap sekumpulan data yang disimpan di dalam memori utama komputer. Umumnya struktur data yang dipakai adalah larik, sehingga pengurutan internal disebut juga pengurutan larik.

    Pengurutan Eksternal adalah pengurutan data yang disimpan di dalam memori sekunder, biasanya data bervolume besar sehingga tidak mampu dimuat semuanya dalam memori komputer, disebut juga pengurutan arsip (file), karena struktur eksternal yang dipakai adalah arsip.

  • Metode Pengurutan DataBubble/Exchange SortSelection Sort(Maximum/Minimum Sort )Insertion SortQuick SortHeap Sort; Merge Sort;Radix Sort;Tree Sort, dan lain-lain.

  • Metode pengurutan gelembung diinspirasikan oleh gelembung sabun yang berada dipermukaan air. Karena berat jenis gelembung sabun lebih ringan daripada berat jenis air, maka gelembung sabun selalu terapung ke atas permukaan.

    Metode ini dilakukan dengan cara membandingkan elemen yang sekarang dengan yang berikutnya, jika elemen berikutnya lebih kecil maka elemen ditukar

  • Algoritma Pengurutan GelembungUntuk mendapatkan larik yang terurut menaik, proses yang dilakukan pada setiap langkah sebagai berikut:

    Langkah 1: Mulai elemen K =N, N-1, , 2, bandingkan L[K] dengan L[K-1]. Jika L[K] < L[K-1], pertukarkan L[K] dengan L[K-1]. Pada akhir langkah 1, elemen L[1] berisi harga minimum pertama.Langkah 2: Mulai elemen K =N, N-1, , 3, bandingkan L[K] dengan L[K-1]. Jika L[K] < L[K-1], pertukarkan L[K] dengan L[K-1]. Pada akhir langkah 2, elemen L[2] berisi harga minimum kedua dan larik L[1..2] terurut.Langkah N-1: Mulai elemen K =N, bandingkan L[K] dengan L[K-1]. Jika L[K] < L[K-1], pertukarkan L[K] dengan L[K-1].

    Pada akhir langkah N-1, elemen L[N-1] berisi harga minimum ke-(N-1) dan larik L[1..N-1] terurut menaik, sehingga elemen yang tersisa adalah L[N] yang tidak perlu lagi diurutkan karena hanya satusatunya.

  • procedure UrutGelembung(input/output L: Larik; input N : integer)

    I : integer {pencacah untuk jumlah langkah}K : integer {pencacah untuk pengapungan pada setiap langkah}Temp : integer {peubah bantu untuk pertukaran}Algoritmafor I 1 to N-1 dofor K N downto i+1 doif L[K] < L[K-1] then {pertukarkan L[K] dengan L[K-1]}Temp L[K]L[K] L[K-1]L[K-1] Tempendifendforendfor

  • 221015382222101538221015328222101538221021538221015238Iterasi ke-1 (Langkah 1)Iterasi ke-2 (Langkah 2)222101538222101538232210158222103158222310158

  • Iterasi ke-3(Langkah 3)232215158232210815232281015238221015238221015238221015238102215238102215238101522Iterasi ke-4 (Langkah 4)Iterasi ke-5 (Langkah 5238101522terurut

  • Selection SortMetode ini dilakukan dengan cara membandingkan elemen sekarang dengan elemen berikutnya,jika ditemukan elemen yang lebih kecil dari elemen sekarang maka dicatat posisinya dan kemudian tukar data dari posisi sekarang ke posisi yang terakhir dicatat tsb.

  • Procedure Asc_Selection;Varmin, pos : byte ;Beginfor i := 1 to max 1 doBegin pos := i ;for j := i+1 to max do If data [j] < data [pos] then pos := j;If i pos then TukarData(data[i], data [pos]);End;End;Sedang untuk pengurutan secara descending dilakukan dengan mengganti baris Ke-8if data [pos] < data [j] then pos := j;

  • 22 > 102

  • Dilakukan dengan cara membandingkan data ke-i (di mana i dimulai dari data ke-2 sampai dengan data terakhir) dengan data berikutnya. Jika ditemukan data yang lebih kecil maka data tersebut disisipkan ke depan sesuai dengan posisi yang seharusnya

  • Procedure Asc_Insert;Var i, j, temp : byteBeginFor i := 2 to max do Begin Temp := data[i];j :=i 1;While (data[j] > temp) and (j > 0) do Begin data[j + 1] := data [j];dec(j)End;Data [j+1] := temp;End;End;Sedang untuk pengurutan secara descending dilakukan dengan mengganti baris Ke-8While (data [ j ] < temp) and (j > 0) do

  • 221015382Iterasi ke-1 (Langkah 1)Temp cekGeserTemp menempati posisi ke-110Temp < 22Data ke-1 Posisi 2 i = 123456102215382102215382Iterasi ke-2 (Langkah 2)Temp cekGeserTemp menempati posisi ke-215Temp < 22Data ke-2 Posisi 3 i = 123456101522382Temp > 10

  • 101522382Iterasi ke-3 (Langkah 3)Temp cekGeserTemp menempati posisi ke-13Temp < 22Data ke-3 Posisi 4 i = 123456310152282Temp < 15Data ke-2 Posisi 3Temp < 10Data ke-1 Posisi 2310152282Iterasi ke-4 (Langkah 4)Temp cekGeserTemp menempati posisi ke-28Temp < 22Data ke-4 Posisi 5 i = 123456381015222Temp < 15Data ke-3 Posisi 4Temp < 10Data ke-2 Posisi 3Temp > 3

  • 381015222Iterasi ke-5 (Langkah 5)Temp cekGeserTemp menempati posisi ke-12Temp < 22Data ke-5 Posisi 6 i = 123456238101522Temp < 15Data ke-4 Posisi 5Temp < 10Data ke-3 Posisi 4Temp < 3Data ke-1 Posisi 2Temp < 8Data ke-2 Posisi 3238101522Terurut

  • Dilakukan cara membandingkan suatu elemen (disebut pivot) dengan elemen yang lain dan menyusunnya sedemikian rupa sehingga elemen-elemen lain yang lebih kecil dari pada pivot tersebut terletak disebelah kirinya dan elemen lain yang lebih besar dari pada pivot terletak sebelah kanannya.sehinggga terbentuk dua sublist yang terletak di sebelah kiri dan kanan pivot.Proses :i bergerak dari sudut kiri ke kanan sampai mendapatkan nilai >= pivot

    j bergerak dari sudut kanan kekiri sampai menemukan nilai < pivot

  • 221015382Iterasi ke-1 (Langkah 1) i = 123456i berhenti pada indek ke-1 karena diperoleh nilai yang lebih besar dari pivot (15)j berhenti pada indek ke-6 karena diperoleh nilai yang lebih kecil dari pivot (15)ijKarena i < j maka data yang ditunjuk oleh I ditukar dengan data j sehingga menjadi210153822

  • 210153822Iterasi ke-2 (Langkah 2) i = 123456i berhenti pada indek ke-3 karena tidak menemukan bilangan yang lebih besar dari pivot (15)j berhenti pada indek ke-5 karena diperoleh nilai yang lebih kecil dari pivot (15)ijKarena i < j maka data yang ditunjuk oleh i ditukar dengan data j sehingga menjadi210831522

  • 210831522Iterasi ke-2 (Langkah 2) i = 123456i berhenti pada indek ke-2 karena tidak menemukan bilangan yang lebih besar dari pivot (8)j berhenti pada indek ke-4 karena diperoleh nilai yang lebih kecil dari pivot (8)ijKarena i < j maka data yang ditunjuk oleh i ditukar dengan data j sehingga menjadi238101522

  • TugasTunjukan dengan Gambar cara pengurutan sekumpulan data berikut ini secara ascending dan sampai berapa iterasi yang diperlukan ?:41067258

    Gunakan metode :- Buble short- Quick Short