Reaksi Dan Pembuatan Alkana

of 21 /21
Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014 REAKSI DAN PEMBUATAN ALKANA, ALKENA & ALKUNA NURSIA, JURUSAN KIMIA FMIPA UNIVERSITAS TANJUNGPURA ABSTAK Telah dilakukan percobaan pembuatan alkana, alkena, dan alkuna. Alkana, alkena, dan alkuna merupakan bagian dari senyawa organik khususnya senyawa hidrokarbon yang sangat berperan sebagai penyuplai atau produsen energy terbesar. Pembuatan alkana secara laboratorium dapat dilakukan dengan mereaksikan natrium asetat dan soda lime. Pembuatan alkena dapat dilakukan dengan mereaksikan asam sulfat pekat, etil alkohol, aluminium sulfat dan kalium sulfat. Pembuatan alkuna dapat dilakukan dengan mereaksikan kalsium karbida, asam sulfat, dan air. Masing-masing pembuatan didapatkan senyawa metana, etena, dan alkuna. Kata kunci: alkana, alkena, alkuna hidrokarbon, dan pembuatan. I. PENDAHULUAN Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa organik yang paling sederhana. Ini disebabkan oleh atom-atom penyusunnya yang hanya terdiri dari hidrogen dan NURSIA, KELOMPOK 6

description

Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Transcript of Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Page 1: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

REAKSI DAN PEMBUATAN ALKANA, ALKENA & ALKUNA

NURSIA, JURUSAN KIMIA

FMIPA UNIVERSITAS TANJUNGPURA

ABSTAK

Telah dilakukan percobaan pembuatan alkana, alkena, dan alkuna. Alkana, alkena,

dan alkuna merupakan bagian dari senyawa organik khususnya senyawa

hidrokarbon yang sangat berperan sebagai penyuplai atau produsen energy

terbesar. Pembuatan alkana secara laboratorium dapat dilakukan dengan

mereaksikan natrium asetat dan soda lime. Pembuatan alkena dapat dilakukan

dengan mereaksikan asam sulfat pekat, etil alkohol, aluminium sulfat dan kalium

sulfat. Pembuatan alkuna dapat dilakukan dengan mereaksikan kalsium karbida,

asam sulfat, dan air. Masing-masing pembuatan didapatkan senyawa metana,

etena, dan alkuna.

Kata kunci: alkana, alkena, alkuna hidrokarbon, dan pembuatan.

I. PENDAHULUAN

Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa organik yang paling sederhana.

Ini disebabkan oleh atom-atom penyusunnya yang hanya terdiri dari hidrogen dan

karbon. Hidrokarbon dapat digolongkan menjadi 3 golongan yaitu hidrokarbon

alifatik, hidrokarbon alisiklik dan yang terakhir adalah hidrokarbon aromatik

(Rilyanti, 2008).

Alkana, alkena, dan alkuna merupakan senyawa hidrokarbon alifatik.

Alkana merupakan senyawa hidrokarbon jenuh, sedangkan alkena dan alkuna

merupakan hidrokarbon tak jenuh. Alkana alkena dan alkuna memiliki fungsi dan

kegunaan yang sangat luas. Senyawa ini sangat dibutuhkan bagi manusia terutama

sebagai bahan bakar minyak (misalnya kerosin, bensin, solar) dan bahan bakar gas

(LPG) sebab alkana merupakan komponen utama gas alam dan minyak bumi.

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 2: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

Selain itu digunakan untuk pelapisan jalan (aspal), pelumas dan parafin (lilin)

(Hard,2003).

Alkena kegunaannya dalam bidang industri yaitu pembuatan plastik dan

sintesis karet.Penelitian oleh (Hanoch J. Sohilait.2003) yaitu penelitian tentang

sintesis 3,4-dimetoksifenil-2- propanon dari metileugenol. 3,4-dimetoksifenil-2-

propanon ini merupakan bahan dasar pembuatan L-α-metil dopa suatu obat anti

hipertensi dan parkinson, disini menjelaskan metode pembuatan alkohol sekunder

pada beberapa alkena secara oksimerkurasi-demerkurasi yang sebelumnya Brown

dan Lynch (1981) telah berhasil mensintesis senyawa alkohol sekunder dari

oksimerkurasi-demerkurasi beberapa alkena secara in situ dengan bantuan katalis

Hg(OAc)2-NaBH4. Pada proses oksimerkurasi pada alkena hidrasi terjadi secara

regioselektif Markovnikov karena alasan sterik (Brown and Geoghegen, 1981).

Dehidrasi alkohol juga dapat terjadi dengan adanya kahadiran katalis asam

kuat dan pemanasan sehingga menghasilkan alkena pada T 170℃. Alkena atau

elofin dapat bergabung dengan gugus karbonil maupun berpolimerisasi

(bambang,dkk. 2008).Brown (1982) telah melakukan oksidasi terhadap

beberapa alkena terminal dengan oksidator KMnO4 menggunakan katalis

transfer fasa adogen 464. Salah satu model senyawa yang digunakan adalah

stirena, yaitu senyawa yang terdiri atas cincin aromatis dan gugus vinil.

Oksidasi stirena dengan prosedur ini menghasilkan asam benzoat dengan

rendemen sebesar 76% (Triana.2004).

Sumber dari alkana, alkena dan alkuna sangat banyak. Contohnya di alam

sendiri. Selain itu beberapa penelitian membuat alkana (khususnya metana) dari

kotoran hewan gajah dan eceng gondok sebagai bahan bakar dan biogas

(hardyanti,2007). Pembuatan alkana alkena dan alkuna dapat dilakukan dengan

banyak cara dan sebenarnya senyawanya cukup banyak dialam namun

dikarenakan banyaknya aplikasi dan pengeksploitasnya semakin menjadi-jadi dari

senyawa alkana alkena dan alkuna maka harus diketahui cara pembuatannya

secara laboratorium.

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 3: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

II. METODOLOGI2.1 alat dan bahanAlat yang digunakan pada pembuatan alkena alkana dan alkuna adalah

bunsen, burner, dropping funnel, erlemeyer, kotak penampung, labu asam destilat,

pipa U, statif, tabung polyndyng, tutup gabus dan tabung reaksi.

Bahan yang digunakan adalah almunium sulfat, asam sulfat, etil alkohol,

kalsium karbida, kalsium karbonat, natrium hidroksida, kalium permanganate,

magnesium sulfat, natrium asetat, dan pecahan perselin.

2.2 prodesur kerja

Alkana

Dicampur kedalam tabung 5 gram natrium asetat, dan 15 gram soda lime

(natrium hidroksida). Dirangkai peralatan. Dipanaskan dengan burner dan diamati

perubahan.

Alkena

Diisi labu alas bulat dengan ca,puran 15 mL H2SO4, 20 mL etanol, 4 gram

magnesium sulfat, pecahan porselein, dan kalium permanganat. Dirangkai

peralatan. Dipanaskan labu dengan bunsen, ditunggu 2 sampai 4 menit sambil

digoyang.

Alkuna

Dirangkai alat dan disiapkan laruta uji. Dimasukkan 4 mL kalium

permanganat dalam tabung reaksi. Diisi erlemeyer dengan 4 gram kalsium

karbida. Dibiarkan air menetes perlahan hingga terbentuk gas. Diamati perubahan.

2.3 rangkaian alat

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 4: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

Gambar 2.1 Rangkaian alat pembuatan alkana

Gambar 2.2 rangkaian alat pembuatan alkena

Gambar 2.3 rangkaian alat pembuatan alkuna

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 5: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Data pengamatan

Pembuatan Alkana

Perakuan Pengamatan

1. Membuat

campurkan 5 gram natrium asetatdan 15 gram

soda lime kedalam tabung reaksi.

2. Sementara itu

rangkai alat sesuai dengan petunjuk.

3. Semudian

dipanaskan menggunakan Bunsen.

4. Diamati gas yang

terbentukyang ditandai dengan

gelembung gas dalam air yang dialirkan

melalui pipa leher angsa.

5 gram natrium asetat

15 gram soda lime

Terdapat gelembungdi pipa S

yang menandakan adanya gas

Metana.

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 6: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

Pembuatan Alkena

Perakuan Pengamatan

1. Dibuat campuran

larutan antara asam sulfat pekat, etil alkohol,

magnesium sulfat dan batu didih.

Dimasukkan kedalam labu alas.

2. Dimasukkan kalium permanganat

kedalam tabung.

3. Kemudian

dipanaskan dengan menggunakan bunsen.

4. Diamati hasil yang

terjadi yaitu terdapat perubahan warna pada

KMnO4 yang terbentuk adanya endapan.

15 mL asam sulfat pekat, 20 mL

etil alkohol, 4 gram aluminium

sulfat dan pecahan porslin.

Kalium permanganate 5 gram

dalam 50 mL akuades. Kemudian

berubah menjadi warna ungu

Larutan berwarna coklat dan

adanya endapan.

Pembuatan Alkuna

Perakuan Pengamatan

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 7: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

1. Dirangkai alat.

2. tabung reaksi 1

diisi dengan kalium permanganat dan asam

sulfat encer.

3. Droping funnel

diisi dengan air brom.

4. Sementara itu

dilakukan juga rangkaian alat.

5. Diisi kalsium karbida padaerlenmeyer

6. Kemudian diamati perubahan

4 ml larutan kalium permanganat

dan 4mL asam sulfat encer

Air brom

4 gram kalsium karbida

Terdapat gelembung pada air

3.2 Pembahasan.

Alkana

Alkana merupakan senyawa hidrokarbon yang hanya mem[unyai

ikatan tunggal dengan rumus CnH2n + 2 . alkana juga merupakan hidrokarbo

jenuh, karena mengandung jumlah maksimum atom H yang dapat

berikatan

dengan sejumlah atom C(Fessenden dan Fessenden,1992). Pembuatan alkana pada

percobaan ini dapat dilakukan dengan mereaksikan natrium asetat dan soda lime

melalui proses pemanasan yang dapat membentuk gas metana. Dengan reaksi

sebagai berikut :

CH 3COONa+NaOH →CH 4+Na2 CO3

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 8: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

Pembuatan alkana pertama dilakukan dengan mencampurkan 5 gram

natrium asetat dan 15 gram soda lime kedalam tabung reaksi, kemudian

dipanaskan menggunakan bunsen. Pemanasan ini dilakukan supaya dapat

mempercepat reaksi dan untuk menghasilkan gas metana yang akan dialirkan

kedalam tabung reaksi. Reaksi ini berlangsung cukup lama, karena memakai

bahan yang berupa padatan. Gas metana dapat diidentifikasi dengan adanya

gelembung-gelembung udara yang terdapat didala air.

Mekanisme reaksinya adalah sebagai berikut:

Atom O pada Natrium hidroksida bermuatan parsial negatif dan menyerang atom

C yang bermuatan parsial positif setelah elektronnya tertarik ke atom O yang

sifatnya elektronegatif. Setelah itu C pada natrium asetat akan bermuatan positif

dan akan melepaskan metil. Setelah melepas metil terbentuk O dengan muatan

positif sehingga melepas H, dan H tersebut ditangkap metil membentuk metana.

.

Alkena

Alkena adalah senyawa hidrokarbon yang paling sedikit memiliki satu

ikatan rangkap dua karbon dengan rumus CnH2n. alkana dapat juga digunakan

sebagai obat bius, memasakkan buah-buahan dan sebagai bahan baku pembuatan

plastic.Alkena disebut juga olefin dari kata olefisnt gas (gas yang membentuk

minyak) (Hart,dkk,2003).

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 9: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

Pembuatan alkena dapat dilakukan dengan mencampurkan15 mL asam

sulfat, 20 mL etil alcohol, 4 gram aluminium sulfat dan kaca porselin kedalam

Erlenmeyer kemudian dipanaskan diatas Bunsen hingga mencapai 1600C dan

membentuk gas etena dari emisi alkohol hingga mendidih. Pecahan porselin

digunakan supaya menghindari bumping dari suhu yang tiba-tiba akan tinggi.

Asam sulfat digunakan sebagai katalis dalam reaksi alkena dan aluminium sulfat

digunakan untuk mencegah adanya reaksi balik yang akan menyebabkan tidak

terbentuknya gas etena. Gas yang terbentuk kemudian akan dialirkan melalui pipa

U kedalam tabung reaksi yang berisikalium permanganat. Kalium permanganat

bersifat reaktif sehingga akan tereduksi oleh gas etena yang dihasilkan. Kalium

permanganat yang dialirkan berubah warna dari ungu menjadi coklat dan terdapat

endapan berwarna coklat gelap. Jika kalium permanganat dijadikan sedikit

bersifat basa maka larutan ungu akan menghasilkan endapan berwarna coklat

gelap.Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:

Dibawah kondisi basa, ion-ion manganat(VII) pertama-tama direduksi menjadi

ion-ion manganat(VI) yang berwarna hijau sesuai persamaan berikut:

dan selanjutnya direduksi menjadi padatan mangan(IV) oksida yang berwarna

coklat gelap (mangan oksida).

Mekanisme reaksinya adalah:

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 10: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

Lepasnya H+ , atom H ter hidrasi

Reaksi yang terjadi pada alkena ialah reaksi SN2. Pada reaksi ini terjadi

penataan ulang dan adanya penyerang elektofil oleh atom O yang membentuk

H2O dan bereaksi dengan H2O dan akanmengalami keadaan transisi pertama metil

antara H2. Pada transisi kedua terjadi pelepasan atom H dan pemutusan ikatan H

dan C dengan ikatan C-C dan menghasilkan senyawa alkena.

Alkuna

Alkuna adalah hidrokarbon tak jenuuh yang memiliki satu ikatan rangkap

tiga dengan rumus umum CnH2n-n alkuna juga mempunyai atom H yang lebih

sedikit ().

Pembuatan alkuna dapat dilakukan dengan mengoksidasi kalium karbida

dengan air yang kemudian menghasilkan gas etuna. Gas etuna kemudian dialirkan

melalui pipa U kedalam kalium permanganat dan kemudian terdapat endapan

coklat keenan,dkk 1996pada larutan. Reaksi yang terjadi adalah:

Alkuna akan teroksidasi oleh kalium permanganate kemudian akan menghasilkan

senyawa diketon. Contoh :

CH3─C≡C─CH3      KMnO4       CH3─C─C─CH3

                                    →                   ║   ║                                                           O   O

Mekanisme reaksinya adalah:

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 11: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

Reaksi alkuna diatas depat dilihat bahwa adanya penambahan H2O

sehingga mengalami keadaan transisi pertama yang bereaksi dengan H2O, dimana

R akan menyerang yang kemudian mengalami keadaan transisi kedua dan atom H

hilang. C disini menjadi miskin elektron, yang selanjutnya diserang oleh atom O

dan membentuk ikatan rangkap dua dengan atom O. Selanjutnya dapat dilihat

bahwa reaksi dengan R terjadi transisi antara ingin keluar atau berikatan sehingga

ikatan ini putus dan digantikan oleh atom H yang membentuk alkuna.

III. PENUTUP3.1 KesimpulanBerdasarkan percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa:

a. Pada pembuatan alkana dihasilkan gas metana dilakukan dengan mereaksikan natrium asetat dan soda lime pada suhu tinggi, dengan reaksiCH 3COONa+NaOH →CH 4+Na2 CO3

b. Pada pembuatan alkena dihasilkan dihasilkan gas etuna dengan reaksi eliminasi asam asetat, etil alkohol, aluminium sulfat, dan pecahan

porselin, dengan reaksi dengan perubahan warna dari ungu menjadi coklat.

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 12: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

c. Pada pembuatan alkuna menghasilkan etuna dengan mengoksidasi kalium permanganate dan kalium karbida. Gas yang dihasilkan ditandai dengan adanya gelembung gas dalam air. Dengan reaksi

III.2 saran

pada percobaan selanjutnya dapat melakukan hidrogenasi etena dengankatalis nikel untuk menghasilkan etana.

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 13: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

DAFTAR PUSTAKA

Bambang H.S, Mohammad N, dan Sukirno.

2008. Reaksi Esterifikasi Asam Oleat

Dengan Alcohol Rantai Panjang

Berkatalis Hpw/Zeolit Untuk

Produksi Pelumas Dasar Bio.

ISSN : 1411 – 4216.

Brown, H.C and Lynch, G.J, 1981.

“Oxymercuration-Demercuration

of Methoxy, Hydroxy-, and

Acetoxy-Substituted Alkenes.”J.

Org. Chem. 46 (3): 531-538.

Fessenden,R.J dan J.S Fessenden. 1992.

Kimia Organik. Edisi 3 alih bahasa:

A.H Pudjaatmaka.Erlangga. Jakarta.

Hanoch J. S. 2003. Sintesis 3,4

Dimetoksifenil-2- Propanon Dari

Metileugenol.Vol. 6, No.2. ISSN:

1410-5888

Hart H, Crame dan Hart D.H. Kimia

Organik. Edisi 11 alih

bahasa:

Suminar. Erlangga. Jakarta.

Hardyanti N, Endro S. 2007. Uji Pembuatan

Biogas Dari Kotoran Gajah

dengan Variasi Penambahan Urine

Gajah dan air. Jurnal

PRESIPITASI Vol. 3 No.2

September 2007, ISSN 1907-187X

Keenan C.W, Klein felter D.C, dan Wood

J.H. 1996. Kimia Untuk

Universitas. Edisi 3 alih bahasa:

A.H Pudjaatmaka. Erlangga.

Jakarta.

Rilyanti M. Zipora S. Tri RA. Subki EM.

2008. Sintesis Senyawa

Hidrokarbon. Jurnal Unila.

Triana K, Desi Suci H, Andi M. 2004.

Sintesis Senyawa Komponen

Parfum Etil P-Anisat Dari Anetol.

ISSN: 1693-2242.

.

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 14: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2014

NURSIA, KELOMPOK 6

Page 15: Reaksi Dan Pembuatan Alkana

Reaksi & Pembuatan Alkana, Alkena dan Alkuna, 12 November 2013

NURSIA, KELOMPOK 6