Profil Puskesmas Sedayu 2012

of 52 /52
BAB I PENDAHULUAN P rofil Kesehatan Puskesmas sedayu I adalah gambaran situasi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Sedayu I yang diterbitkan setiap tahunnya. Dalam Profil Kesehatan ini memuat berbagai data tentang kesehatan dan data pendukung lain yang dianalisis dengan analisa sederhana dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Penerbitan profil kesehatan Puskesmas Sedayu I tahun 2012 ini adalah untuk menampilkan informasi pencapaian Pembangunan Kesehatan di Puskesmas Sedayu I tahun 2012 dengan mengacu kepada Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. 1

description

profil puskesmas sedayu bantul yogyakarta

Transcript of Profil Puskesmas Sedayu 2012

Page 1: Profil Puskesmas Sedayu 2012

BAB I

PENDAHULUAN

P

rofil Kesehatan Puskesmas sedayu I adalah gambaran situasi kesehatan

di wilayah kerja Puskesmas Sedayu I yang diterbitkan setiap tahunnya.

Dalam Profil Kesehatan ini memuat berbagai data tentang kesehatan dan

data pendukung lain yang dianalisis dengan analisa sederhana dan

ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik.

Penerbitan profil kesehatan Puskesmas Sedayu I tahun 2012 ini

adalah untuk menampilkan informasi pencapaian Pembangunan

Kesehatan di Puskesmas Sedayu I tahun 2012 dengan mengacu kepada

Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

1

Page 2: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Sistimatika penyajian Profil Kesehatan Puskesmas Sedayu I tahun 2012

ini adalah sebagai berikut :

Bab I – Pendahuluan.

Menyajikan maksud dan tujuan diterbitkannya Profil Kesehatan

Puskesmas Sedayu I. Dalam bab ini diuraikan secara ringkas isi

dan sistematika penyajianya.

Bab II – Gambaran umum.

Menyajikan gambaran umum Wilayah kerja Puskesmas Sedayu

I yang meliputi keadaan geografi, keadaan penduduk, tingkat

pendidikan, keadaan ekonomi dan lain-lain.

Bab III – Sedayu Sehat

Berisi uraian tentang indikator angka kematian, angka

kesakitan dan angka status gizi masyarakat.

Bab IV – Situasi Upaya Kesehatan

Menyajikan tentang hasil-hasil yang dicapai oleh Pembangunan

Kesehatan di Puskesmas Sedayu I yang meliputi indikator

angka kematian, angka kesakitan dan angka status gizi

masyarakat.

Bab V – Situasi Sumber Daya Kesehatan

Menguraikan tentang tenaga kesehatan, pembiayaan

kesehatan dan sarana kesehatan.

Bab VI – Kesimpulan

Menyajikan hal-hal penting yang perlu disimak dari profil

kesehatan Puskesmas Sedayu I di tahun 2012. Bab ini juga

2

Page 3: Profil Puskesmas Sedayu 2012

mengemukakan hal-hal yang dianggap masih kurang dalam

rangka upaya mencapai Indikator Indonesia Sehat.

Visi

Menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan Sedayu Sehat

Misi

1. Menyelanggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata

dan terjangkau oleh masyarakat secara efisien dan efektif

2. Mendorong kemandirian masyarakat untuk berperilaku sehat

dan hidup dalam lingkungan yang sehat

3. Mendorong masyarakat untuk secara aktif berperan serta dalam

upaya kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative

4. Mendorong masyarakat untuk mampu membiayai pelayanan

kesehatan secara pra-upaya.

3

Page 4: Profil Puskesmas Sedayu 2012

BAB II

GAMBARAN UMUM

WILAYAH KERJA PUSKESMAS

SEDAYU I

A. KEADAAN GEOGRAFIS

1. Keadaan Alam

Sedayu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bantul,

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kecamatan

Sedayu berada di sebelah Barat Laut dari Ibukota Kabupaten

Bantul. Ibukota Kecamatan Sedayu berjarak 20 km dari pusat

pemerintahan (Ibukota) Kabupaten Bantul. Secara keseluruhan

Kecamatan Sedayu berada di dataran rendah. Ibukota

Kecamatan berada pada ketinggian 87,50 meter diatas

permukaan laut. Sebagaimana wilayah dataran rendah di

daerah tropis lainnya, iklim di wilayah Kecamatan Sedayu

tergolong panas. Data monografi menyebutkan bahwa suhu

maksimum di Kecamatan ini tercatat 32,5 ºC dengan suhu

minimum sebesar 24,5 ºC. Kecamatan Sedayu mempunyai

bentangan wilayah yang bervariasi. Kecamatan Sedayu terdiri

atas 4 desa yaitu Desa Argorejo, Argodadi, Argomulyo dan

4

Page 5: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Argosari. Adapun wilayah kerja Puskesmas Sedayu I terdiri dari

Desa Argosari dan Argomulyo

Batas-batas wilayah Kecamatan Sedayu sebagai berikut:

Sebelah Utara : Kec. Moyudan Kab. Sleman

Sebelah Selatan : Kecaman Pajangan

Sebelah Barat : Kabupaten Kulon Progo

Sebelah Timur : Kec. Gamping Kab. Sleman

Adapun batas-batas wilayah Puskesmas Sedayu I adalah :

Sebelah Utara : Kec. Moyudan Kab. Sleman

Sebelah Selatan : Desa Argorejo

Sebelah Timur : Kec. Gamping Kab. Sleman

Sebelah Barat : Kabupaten Kulon Progo

Gambar 1. Peta Wilayah Kerja Puskesmas Sedayu I

2. Topografi

5

Page 6: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Sekitar 60 % dari wilayah Kecamatan Sedayu berupa

bentangan yang datar hingga berombak, 15 % lainnya berupa

bentangan yang berombak hingga berbukit dan 25 % dari

wilayah berupa bentangan yang berbukit hingga. Luas wilayah

kerja Puskesmas Sedayu I ditampilkan dalam tabel

B. KEADAAN PENDUDUK

1. Penduduk.

Jumlah penduduk di Wilayah kerja Puskesmas Sedayu I pada

tahun 2012 berdasarkan data monografi desa tercatat 23.191

jiwa dengan Jumlah Kepala Keluarga (KK). Jadi dalam tiap

keluarga rata-rata terdiri dari 4 sampai 5 jiwa.

2. Kepadatan Penduduk.

Kepadatan penduduk pada tahun 2012 di wilayah kerja

Puskesmas Sedayu I yang terdiri dari 2 (dua) desa adalah

sebesar 9 jiwa / km2. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah kerja

Puskesmas merupakan daerah yang tidak terlalu padat

C. KEADAAN EKONOMI

6

Page 7: Profil Puskesmas Sedayu 2012

1. Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)

Tingginya rasio beban tanggungan merupakan penghambat

ekonomi suatu negara, karena sebagian pendapatan yang

diperoleh oleh golongan produktif, terpaksa harus dikeluarkan

untuk memenuhi kebutuhan mereka yang tidak produktif.

Sehingga apabila penduduk usia tidak produktif besar maka

beban tanggungan ekonomi usia produktif semakin tinggi.

Grafik 1. Piramida Penduduk Tahun 2012

Dari Piramida Penduduk Tahun 2012 , jumlah penduduk

terbanyak adalah golongan usia 30-34 tahun untuk

perempuan dan golongan usia 20-24 tahun untuk laki-laki.

Rasio Beban Tanggungan adalah 35,47 % dan Rasio Jenis

Kelamin adalah 0,79 %.

7

Page 8: Profil Puskesmas Sedayu 2012

D. KEADAAN SOSIAL

Kualitas pendidikan yang memadai diperlukan penduduk untuk

meningkatkan kualitas hidup. Tingginya permintaan jasa

pendidikan menuntut tersedianya penyelenggaran pendidikan

yang bermutu baik yang diselenggarakan oleh pemerintah

maupun swasta.

Dengan daerah yang datar dan berbukit menjadikan bercocok

tanam padi serta palawija menjadi andalan dan digeluti

sebagian besar warga Sedayu.

BAB III

8

Page 9: Profil Puskesmas Sedayu 2012

SEDAYU SEHATA. Angka Kematian

1. Angka Kematian Ibu Maternal (AKI)

Angka kematian ibu melahirkan di wilayah Puskesmas

Sedayu I pada tahun 2012 dilaporkan ada 1 kematian per

100.000 kelahiran hidup.

Gambar 2. Penyebaran Angka Kematian ibu di wilayah

Puskesmas sedayu I Tahun 2012

2. Angka Kematian Bayi (AKB)

Apabila Angka Kematian Bayi atau Index Mortality Rate

(IMR) di suatu wilayah tinggi menunjukkan bahwa status

kesehatan tersebut rendah.

9

Page 10: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Hasil pelaporan yang disampaikan pada tahun 2012 jumlah

kematian bayi di Puskesmas Sedayu I sebanyak 5 (lima)

kasus.

Gambar 3. Penyebaran Angka Kematian bayi di wilayah

Puskesmas sedayu I Tahun 2012

Grafik 2. Kecenderungan AKB Per 1000 KH

Tahun 2008 – 2012

10

Page 11: Profil Puskesmas Sedayu 2012

3. Angka Kematian Balita (AKABA)

Angka Kematian Balita (0-4 tahun) adalah jumlah kematian

anak umur 0-4 tahun per 1.000 kelahiran hidup. AKABA

menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan anak dan

faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap kesehatan

anak balita seperti gizi, sanitasi, penyakit menular dan

kecelakaan.

Pada tahun 2012 dilaporkan bahwa jumlah kematian balita

sebanyak 5 (lima) kasus.

B. Angka Kesakitan

1. Demam Berdarah Dengue

Angka kesakitan Demam Berdarah Dengue di Puskesmas

Sedayu I dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2012

mengalami pasang surut. Pada tahun 2012 angka kesakitan

DBD sebesar 4 (empat) kasus.

11

Page 12: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Gambar 4. Angka Kesakitan DBD Tahun 2012

Dalam hal tatalaksana penanganan kasus DBD di wilayah

Puskesmas Sedayu I bahwa 100 % baik dari aspek klinis

maupun lingkungan.

2. Diare

Dari data yang dilaporkan angka kesakitan diare pada tahun

2012 sebesar 705 kasus meliputi 416 di Argomulyo dan 289

di Argosari. Seluruh Penderita diare di Puskesmas Sedayu I

sudah ditangani 100%

Gambar 5. Angka Kasus DiareTahun 2012

12

Page 13: Profil Puskesmas Sedayu 2012

3. Tuberkulosis

Keberhasilan program TBC ditunjukkkan dengan angka

kesembuhan TBC. Untuk penderita yang diobati pada tahun

2012 dilaporkan hasilnya adalah 83,33% sembuh

Gambar 6. Angka Kasus TB Tahun 2012

4. Malaria

Angka kesakitan penyakit malaria di Puskesmas Sedayu I

pada tahun 2012 dilaporkan adalah 0 (nol) kasus, karena

tidak ada kasus penyakit malaria

5. AFP < 15 Tahun

Kasus AFP pada penduduk yang berumur < 15 tahun di

Puskesmas Sedayu I tahun 2012 dilaporkan adalah ada 0

(nol) kasus.

6. Kusta

13

Page 14: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Angka kesakitan penyakit Kusta di Puskesmas Sedayu I

pada tahun 2012 dilaporkan adalah 0 (nol) kasus, karena

tidak ada kasus penyakit Kusta

7. Filariasis

Angka kesakitan penyakit filariasis di Puskesmas Sedayu I

pada tahun 2012 dilaporkan adalah 0 (nol) kasus, karena

tidak ada kasus penyakit filariasis

8. Pneumonia Balita

Pada tahun 2012 penyakit pneumonia pada balita di

Puskesmas Sedayu I dilaporkan sebanyak 19 penderita.

9. PD3I : Difteri, Pertusis, Tetanus, Tetanus Neonatorum,

Campak, Polio, dan Hepatitis B

Di wilayah kerja puskesmas Sedayu I tidak muncul penyakit-

penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi

10.Sepuluh Besar Penyakit

Sepuluh besar penyakit di Puskesmas Sedayu I tahun 2012 :

NO 10 PENYAKIT TERBANYAK JUMLAH

1 Nasofaringitis akut ( Commond Cold ) 40562 Hipertensi 25963 Myalgia 13454 Faringitis Akut 11705 Sindroma Sakit Kepala 10366 Dispepsia 9717 Demam 8208 Dermatitis Lainnya 7339 Diare dan Gastroenteritis 71810 Diabetes Mellitus 653

JUMLAH

14

Page 15: Profil Puskesmas Sedayu 2012

C. Angka Status Gizi

Angka status gizi ditunjukkan dengan angka balita gizi buruk. Hasil

pemantauan status gizi balita di Puskesmas Sedayu I pada tahun

2012 dilaporkan terdapat 0.68 % ( 8 balita) gizi buruk.Kasus Gizi

buruk di Puskesmas Sedayu I terus mengalami penurunan seperti

terlihat pada grafik berikut

Grafik 3. Status Gizi Buruk Tahun 2008 – 2012

Gambar 7. Angka Penderita Gizi Buruk Tahun 2012

15

Page 16: Profil Puskesmas Sedayu 2012

BAB IV

SITUASI UPAYA KESEHATAN

A. Pelayanan Kesehatan

1. Kesehatan Ibu

a) Cakupan K1 dan K4

Di Puskesmas Sedayu I kecenderungan pemeriksaan ibu

hamil K1 dari tahun 2008 – 2012 meningkat. Cakupan

pemeriksaan ibu hamil K1 pada tahun 2012 dilaporkan

mencapai 100 % sehingga dibandingkan dengan target

Bantul 100 % telah mencapai target. Selengkapnya

disajikan dalam grafik berikut

Grafik 4. Cakupan K1 Tahun 2007 – 2012

16

Page 17: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Cakupan pemeriksaan ibu hamil K4 dari tahun 2007

sampai dengan tahun 2012 kecenderungannya

meningkat. Cakupan pemeriksaan ibu hamil K4 tahun

2012 dilaporkan mencapai 92,6% dari target bantul 90% .

Gambar 8. Cakupan K4 Tahun 2012

b) Persalinan

Persalinan ditolong tenaga kesehatan di Puskesmas

Sedayu I tahun 2008 sampai dengan tahun 2012

kecenderungannya meningkat. Cakupan persalinan

ditolong oleh tenaga kesehatan pada tahun 2012

dilaporkan mencapai 99,7 %,. Berikut disajikan grafik

kecenderungan Cakupan Persalinan .

17

Page 18: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Grafik 5. Cakupan Pertolongan oleh Nakes

tahun 2008 – 2012

c) Ibu Hamil yang mendapat Tablet Fe

Dalam rangka pencegahan anemia pada ibu hamil, di

Puskesmas Sedayu I dilaksanakan program pemberian

tablet Fe kepada ibu hamil sebanyak tiga kali selama

kehamilannya. berikut disajikan grafik kecenderungan

pemberian tablet Fe3 kepada ibu hamil tahun 2008 -2012

Grafik 6. Cakupan Pemberian Fe 3 Tahun 2008 – 2012

18

Page 19: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Gambar 9. Cakupan Pemberian Fe 3 Tahun 2012

d) Pencapaian Cakupan Nifas

Kunjungan nifas di tahun 2008 – 2012 mengalami

peningkatan, hal ini menggambarkan bahwa semua ibu

setelah melahirkan memeriksakan kembali kondisi

kesehatannya kepada petugas kesehatan sampai

dengan 42 hari pasca melahirkan, dengan kriteria

pemeriksaan nifas I pada 6 jam sampai dengan 3 hari

setelah melahirkan, pemeriksaan nifas II pada hari ke 8

sampai dengan 14 hari setelah melahirkan dan

pemeriksaan nifas III pada hari ke 36 sampai dengan 42

hari pasca melahirkan. Hal tersebut menggambarkan

bahwa pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan oleh

19

Page 20: Profil Puskesmas Sedayu 2012

ibu nifas sudah bagus. Selengkapnya tersaji dalam grafik

berikut

Grafik 7. Cakupan Nifas Tahun 2008 – 2012

2. Kesehatan Anak

Kunjungan neonatus (KN) di Puskesmas Sedayu I pada tahun

2012 dilaporkan sudah mencapai 96,6 %. Pencapaian ini

melebihi target Bantul yaitu 90 %, berikut disajikan grafik

kecenderungan cakupan kunjungan neonatus (KN) di

Puskesmas Sedayu I tahun 2008 – 2012

20

Page 21: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Grafik 8. Cakupan Kunjungan Neonatus Tahun 2008 – 2012

Cakupan bayi yang diberi ASI ekslusif di Puskesmas Sedayu I

tahun 2012 menurun yaitu dilaporkan sebanyak 48,6%

Bayi dan balita yang sudah diberikan vitamin A sebanyak 2 kali

mengalami peningkatan sebanyak 97,74 %

Dalam rangka penentuan status gizi balita, dilaporkan bahwa

baru 71,4 % balita di wilayah kerja Puskesmas Sedayu I

ditimbang, dari balita yang ditimbang hasilnya 56,6 % naik berat

badannya dan 2,4 % balita berada di bawah garis merah.

3. Imunisasi

Di wilayah kerja Puskesmas Sedayu I sudah merupakan desa

UCI (Universal Child Imunization). Pencapaian Program

imunisasi lengkap di Puskesmas Sedayu I tahun 2012

21

Page 22: Profil Puskesmas Sedayu 2012

dilaporkan DPT1+HB1 93,2% , campak 92% , BCG 93% ,

POLIO3 91,6%.

Gambar 10. Cakupan Desa UCI 2012

4. Keluarga Berencana

Akseptor KB baru di Puskesmas Sedayu I tahun 2012

dilaporkan sebanyak 8 % dari 2.910 pasangan usia subur.

B. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan

Puskesmas Sedayu I sebagai unit kesehatan terdepan di

masyarakat Sedayu menyelenggarakan berbagai pelayanan antara

lain

a) BP – Umum

Jenis pelayanan di BP Umum adalah sebagai berikut :

22

Page 23: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Pemeriksaan Umum, Pertolongan Gawat Darurat, Operasi

Minor, Perawatan Luka, Pemeriksaan EKG (Elektro Cardio

Graphy), Pemeriksaan refraksi dan Buta Warna, Pemeriksaan

THT sederhana

Grafik 9. Kunjungan Pasien BP- Umum Tahun 2007 – 2012

Tren kunjungan pasien menunjukkan tingkat kepercayaan

masyarakat kepada Puskesmas Sedayu I semakin baik.

b) BP – Gigi

Jenis pelayanan di BP – Gigi dan Mulut antara lain :

Pemeriksaan Gigi, Pencabutan Gigi Anak dengan CE ataupun

dengan injeksi, Pencabutan Gigi Dewasa, Penambalan Gigi

dengan amalgam ataupun dengan LC, Pembersihan Karang

Gigi dengan USS Scaler, Perawatan Syaraf, Perawatan Gigi

Gangren, Insisi Abses, Pembuatan Gigi Palsu,

23

Page 24: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Grafik 10. Kunjungan Pasien BP – Gigi Tahun 2007 – 2012

Dari tahun ke tahun mengalami peningkatan kunjungan, hal

tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat sudah

baik

c) BP – KIA

Jenis pelayanan yang dapat dilakukan di BP KIA adalah

Pemeriksaan Bayi sakit maupun sehat, tindik telinga,

Pemeriksaan Ibu Hamil, Pemeriksaan Ginekologi, Keluarga

Berencana, Pemeriksaan USG

Grafik 11. Kunjungan Pasien KIA Tahun 2007 – 2012

24

Page 25: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Dilihat dari kunjungan pertahunnya Pelayanan KIA di tahun

2012 mengalami kenaikan dari pasien lama maupun pasien

baru.

d) Ugd dan Rawat Inap

1. KUNJUNGAN PASIEN DI UGD

Kunjungan pasien di UGD selama tahun 2012 mengalami

peningkatan dibanding tahun 2011 yaitu sebanyak 1363 pasien

tahun ini dan 1094 pada tahun lalu. Rata-rata jumlah kunjungan

tiap bulan adalah 91 pasien. Kunjungan paling banyak terjadi

pada bulan Agustus tetapi tidak tampak ada perbedaan tajam

pada jumlah kunjungan antar bulan. Hal ini sama dengan

gambaran kunjungan pada tahun lalu. Distribusi pasien

berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa jumlah pasien

perempuan lebih banyak di bandingkan jumlah pasien laki-laki

yaitu 722 pasien perempuan dan 641 pasien laki-laki.

Grafik 12. Kunjungan Pasien UGD Tahun 2012

25

Page 26: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Dibandingkan top penyakit pada tahun 2011, penyakit infeksi

tidak lagi dominan meski kasus yang paling banyak sama

dengan tahun lalu yaitu nasofaringitis akut (common cold).

Febris, diare dan faringitis merupakan golongan penyakit infeksi

lainnya yang masih masuk 10 kasus terbanyak di UGD.

Grafik 13. Top 10 Kasus UGD Tahun 2012

Pemeriksaan kehamilan juga masuk 10 besar kasus UGD, hal

ini berhubungan dengan jumlah persalinan yang memang

meningkat di tahun 2012. Selain itu, kasus luka karena trauma

cukup banyak mengingat kasus seperti itu memang perlu

penanganan segera sehingga akan sangat terbantu dengan

adanya pelayanan UGD 24 jam.

Pencapaian BOR Puskesmas cenderung semakin meningkat

tiap bulannya. BOR rata-rata tahun ini sebesar 9,16%, lebih

26

Page 27: Profil Puskesmas Sedayu 2012

tinggi dibanding tahun 2011 (6.36%). Memang pencapaian ini

masih sangat kurang jika dibandingkan dengan target BOR

ideal minimal 60%.

Grafik 14. Pencapaian BOR Tahun 2012

Jumlah kasus yang dirujuk ke RS lebih banyak dibanding tahun

lalu. Indikasi rujukan paling banyak karena ketuban pecah dini

(KPD) diikuti dengan kasus proses persalinan yang tidak lancar

baik Kala I memanjang atau Kala II tak maju. Indikasi rujukan

lainnya antara lain karena faktor usia kehamilan (pre term dan

post term), kondisi yang menyertai (riwayat asma, gagal

jantung, anemia, hipertensi, riwayat persalinan dengan vakum),

malpresentasi janin (letak bayi tidak normal), IUFD (bayi

menimggal di dalam kandungan) serta kondisi paska persalinan

yaitu retensi plasenta (plasenta tidak bias keluar spontan),

perdarahan dan ruptur porsio (robekan leher rahim).

27

Page 28: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Grafik 15. Jumlah Indikasi Rujukan Persalinan Tahun 2012

I. KUNJUNGAN RAWAT INAP PERSALINAN

Jumlah kunjungan persalinan tahun 2012 ini menunjukkan

banyak peningkatan dibanding tahun lalu. Salah satu faktor

yang mempengaruhi adalah adanya program jaminan

persalinan (Jampersal) yang digulirkan oleh Kemenkes dalam

upaya menurunkan AKI dan AKB. Program ini mulai

diberlakukan pada 1 Januari 2011 meskipun pada prakteknya

baru bisa dimanfaatkan pada pertengahan tahun 2011.

Jampersal merupakan jaminan pembiayaan untuk pemeriksaan

kehamilan, pertolongan persalinan sampai pelayanan nifas dan

KB. Sehingga wajar jika berdampak pada peningkatan kasus

persalinan di Puskesmas atau RS karena hanya sebagian kecil

28

Page 29: Profil Puskesmas Sedayu 2012

BPS atau RB yang memiliki perjanjian kerjasama. Puncak

kunjungan terjadi bulan Desember yaitu sebanyak 22 kasus.

Grafik 16. Jumlah Persalinan Tahun 2012

Peningkatan jumlah kasus persalinan ini ditindaklanjuti dengan

penambahan tenaga bidan dalam setiap shift jaga menjadi 2

orang agar pelayanan lebih optimal. Kendala yang masih sering

dijumpai adalah permasalahan transportasi rujukan (ambulans)

yakni lambatnya kesiapan ambulans untuk merujuk karena

hanya ada 1 petugas driver. Sejauh ini, permasalahan diatasi

dengan bekerja sama dengan ambulans dari RS swasta

terdekat ketika ambulans Puskesmas tidak bisa siap dalam

waktu cepat dan memotivasi kembali setiap ibu hamil mengenai

P4K (Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi)

yang salah satunya adalah menyiapkan transportasi untuk

rujukan jika diperlukan.

29

Page 30: Profil Puskesmas Sedayu 2012

a. Imunisasi

Pelayanan imunisasi di Puskesmas Induk tetap dilaksanakan

pada hari Senin dan Rabu khusus untuk imunisasi Campak dan

BCG dilaksanakan setiap Senin minggu pertama dan ketiga.

Jenis Pelayanan Imunisasi di Unit Imunisasi Puskesmas

Sedayu I adalah BCG, Polio, Hepattitis B, Campak, Combo

(Hepatitis B dan DPT)..

b. Farmasi

Unit farmasi sebagai unit pengelola obat dan alat kesehatan.

Obat yang ada di Puskesmas adalah obat dengan standar

DOEN Puskesmas. Obat di dapat dari dinas Kesehatan

Kabupaten Bantul.

c. Laboratorium

Pelaksanaan kegiatan laboratorium Puskesmas berasal dari

rujukan pelayanan kesehatan umum, gigi, ibu dan anak, KB,

dan gizi.

Jenis pelayanan yang dapat dilakukan antara lain Pemeriksaan

darah rutin, Pemeriksaan urin rutin, Faeces, Asam Urat,

Kolesterol, Gula Darah. Jumlah kunjungan Laboratorium tahun

2011 sebesar 2508 kunjungan.

30

Page 31: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Grafik 17. Kunjungan Laboratorium

Tahun 2012

Dilihat dari grafiknya kunjungan Pasien Lama semakin

meningkat, itu membuktikan bahwa Kesadaran Pasien akan

kesehatan lebih tinggi

d. Fisioterapi

Fisioterapi merupakan Jenis Pelayanan baru di Puskesmas

Sedayu I dan sudah berjalan sejak tahun 2010, Pelaksanan

kegiatan fisioterapi berasal dari rujukan Bp-umum, KIA, dan

Gizi.

Jenis pelayanan yang dapat dilakukan antara lain untuk kasus

Pediatri, Rematologi, neurologi, respirasi. Jumlah kunjungan

fisioterapi tahun 2011 sebanyak 535 kunjungan.

Grafik 18. Kunjungan Fisioterapi

Tahun 2012

31

Page 32: Profil Puskesmas Sedayu 2012

e. Puskesmas Pembantu

Puskesmas Pembantu di wilayah kerja Puskesmas Sedayu I

ada di dua tempat, yaitu Pustu Kaliurang dan Argosari.

Pelayanan yang diberikan kurang lebih sama dengan yang

diberikan di Puskesmas Induk. Pustu dibuka setiap hari.

Grafik 19. Kunjungan Pustu Kaliurang Tahun 2012

32

Page 33: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Grafik 20. Kunjungan Pustu Argosari tahun 2012

Dari grafik tersebut tingkat kunjungan Pustu Argosari lebih

banyak dibandingkan Pustu Kaliurang

f. Puskesmas Keliling

Dalam upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada

masyarakat maka dilaksanakan program Puskesmas Keliling.

Pasien puskesling kebanyakan pasien lansia dengan penyakit

rata-rata Commond Cold dan Hipertensi. Terkadang beberapa

pasien dirujuk ke Puskesmas Induk untuk mendapat

pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut karena memang

peralatan dan tenaga medis puskesling terbatas.

Grafik 21. Kunjungan Puskesmas Keliling 2012

33

Page 34: Profil Puskesmas Sedayu 2012

C. Promosi Kesehatan

Pada tahun 2012 di Puskesmas Sedayu I, dari 1,961 rumah tangga

yang dilakukan pemantauan hasilnya 43,9 % telah ber-PHBS.

Pencapaian keluarga ber-PHBS tahun 2012 naik bila dibandingkan

tahun 2011 yang pada saat itu hasil pemantauan PHBS 31,6 %.

Masih dibawah target Bantul yaitu 60 %

Gambar 11. Cakupan PHBS Tahun 2012

34

Page 35: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Posyandu di Puskesmas Sedayu dilaporkan sebanyak 31

posyandu, dengan persentase posyandu pratama 0 %, posyandu

madya 22,58 %, posyandu purnama 64,52 %, posyandu mandiri

12,90 %. Disamping posyandu balita juga terdapat posyandu

lansia sebanyak 10 unit, poskesdes 1 unit, poskestren 1 unit , dari 2

desa semuanya sudah menjadi desa siaga.

Grafik 22. Diagram Lingkaran Proporsi Posyandu Menurut

Strata

D. Kesehatan Lingkungan

Jumlah rumah yang dilakukan pemeriksaan kesehatan lingkungan

pada tahun 2011 sebanyak 4,909 rumah. Jumlah yang di periksa

641 rumah, dimana 76,1 % masuk dalam kategori rumah sehat.

Jumlah keluarga yang diperiksa akses air bersihnya sebanyak 561

keluarga.

Kepemilikan tempat sampah dilaporkan sebanyak 100 %, yang

memenuhi syarat kesehatan sebanyak 100 %

35

Page 36: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Pada pengelolaan limbah rumah tangga, dilaporkan sebanyak 601

KK sudah memiliki sarana pengolahan limbah rumah tangga, yang

memenuhi syarat kesehatan sebanyak 80,2 %

Dalam rangka upaya pencegahan penyakit yang dibawa oleh

nyamuk di wilayah Puskesmas Sedayu I dilakukan kegiatan Gertak

PSN.

36

Page 37: Profil Puskesmas Sedayu 2012

BAB VI

SITUASI SUMBER DAYA

KESEHATAN

ntuk mencapai status kesehatan masyarakat yang

setinggi – tingginya diperlukan sumber daya

kesehatan. Dimana sumber daya kesehatan tersebut

meliputi tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan dan sarana

kesehatan.

A. Tenaga Kesehatan

Tenaga kesehatan di Puskesmas Sedayu I tahun 2011 dilaporkan

bahwa jumlah tenaga perawat 8 orang, tenaga bidan 9 orang,

tenaga farmasi 1 orang, tenaga gizi 1 orang, tenaga sanitasi 1

orang, tenaga teknisi medis 1 orang, tenaga Fisioterapi 1 orang,

tenaga Rekam Medis 1 orang. rasio tenaga kesehatan disajikan

pada gambar berikut

U

37

Page 38: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Grafik 23. Tabel Ratio Tenaga Kesehatan di Puskesmas

Sedayu I tahun

Dari gambar diagram tersebut terlihat bahwa semua jenis tenaga

kesehatan di Puskesmas Sedayu I jumlahnya masih kurang dan

jauh dari standart kebutuhan tenaga kesehatan sesuai indikator

Indonesia sehat.

B. Sarana Kesehatan

Sarana kesehatan di wilayah Puskesmas Sedayu I terdiri atas 1

Puskesmas induk, 2 puskesmas pembantu, mobil puskesmas

kelling 1 unit, mobil ambulans 1 unit,

Untuk pelayanan kesehatan swasta dilaporkan prakter dokter

swasta 3 buah, bidan praktek swasta 7 buah, balai pengobatan 1

buah, apotek 1 buah

38

Page 39: Profil Puskesmas Sedayu 2012

Untuk sarana kesehatan berbasis masyarakat di Puskesmas

Sedayu I sudah terbentuk 2 desa siaga, 1 poskesdes, 31 posyandu

balita, dan 10 posyandu lansia

.

BAB VI

Kesimpulan

erdasarkan data dan informasi hasil pembangunan kesehatan di

Puskesmas Sedayu I tahun 2012 yang dilaporkan, dapat

disimpulkan bahwa indikator kesehatan masyarakat di

Puskesmas Sedayu I adalah :

1. Angka Kematian Ibu dilaporkan sebesar 1 kematian per 100.000

kelahiran hidup

2. Angka Kematian Bayi dilaporkan sebanyak lima kasus

3. Angka Kematian Balita dilaporkan sebanyak lima kasus

4. Angka Kesakitan DBD dilaporkan sebesar empat kasus

5. Angka Kesakitan Diare sebesar 705 perkiraan kasus

6. Angka kesembuhan TBC dilaporkan sebesar 83,33 % sembuh

B

39

Page 40: Profil Puskesmas Sedayu 2012

7. Angka kesakitan AFP < 15 tahun dilaporkan sebesar nol kasus

8. Angka Gizi Buruk dilaporkan sebesar 0,68% balita gizi buruk

Dalam rangka meningkatkan status kesehatan masyarakat di

wilayah kerja Puskesmas Sedayu I, sudah dilakukan upaya-upaya

kesehatan, yang hasilnya sebagai berikut:

1. Persentase cakupan kunjungan Ibu hamil K1: 100%, K4 : 92,63%,

Persalinan ditolong tenaga kesehatan : 99,69%

2. Persentase cakupan KB aktif sebesar 78,42%

3. Persentase cakupan desa UCI sebesar 100%

4. Persentase cakupan imunisasi campak bayi sebesar 91,95%

5. Persentase Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe1 : 100%, Fe3 : 92,63%

6. Persentase Desa yang terkena KLB ditangani kurang dari 24 jam

sebesar 100%

7. Persentase penduduk miskin tercakup Jamkesmas sebesar 100%

8. Persentase Rumah Tangga ber PHBS sebesar 43,9%

9. Persentase rumah atau bangunan bebas jentik nyamuk Aedes sebesar

92,70%

Berbagai perbaikan untuk mencapai status kesehatan

masyarakat telah dilaksanakan, dapat terlihat dari menurunnya angka

kematian bayi dan angka status gizi buruk dari tahun ke tahun.

Bagaimanapun pembangunan kesehatan harus tetap ditingkatkan untuk

mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Profil kesehatan Puskesmas Sedayu I ini dilampiri juga dengan

tabel-tabel sesuai pedoman penyusunan dan diterbitkan setiap tahun,

sehingga diharapkan dapat memberikan gambaran tentang seberapa jauh

dinamika kondisi kesehatan yang telah dicapai di wilayah kerja

Puskesmas Sedayu I.

40