Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

24
Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA Prof. Dr. Suswandari

Transcript of Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Page 1: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Lembaga Penelitian dan Pengembangan

Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA

Prof. Dr. Suswandari

Page 2: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

MISI LEMLITBANG

1. Memperkuat internalisasi nilai-nilai Islam dan

Kemuhammadiayahan dalam sikap dan perilaku aktivitas peneitian bagi segenap warga

UHAMKA. 2. Memperkuat organisasi/ lembaga pengelola

kegiatan penelitian yang terbuka dan transparan.

3. Memantapkan sistem dan mekanisme pengelolaan lembaga berbasis IT

4. Melakukan integrasi data melalui program

pengembangan manajemen riset berbasis IT

5. Membuat perencanaan program dan pemanfaatan fasilitas, tenaga ahli dan sumberdaya penelitian di lingkungan UHAMKA

guna mewujudkan Lembaga penelitian mandiri

VISI LEMLITBANG

Page 3: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmannirrohiem

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh

Rasa syukur selalu terpanjatkan kepada Allah SWT, atas segala berkah, rahmah dan karunia-

Nya Buku Penjaminan Mutu Penelitian Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

(UHAMKA) selesai disusun. Tujuan penyusunan buku ini terkait dengan upaya keras

UHAMKA rangka membuahkan hasil penelitian yang berkualitas, akurat dan akuntabel serta

dapat menjadi salah satu instrument penting dalam implementasi kebijakan pembangunan

nasional, menuju masyarakat Indonesia berkemajuan. Selain itu, buku panduan ini dapat dijadikan

pedoman bagi para peneliti dan penilai dalam melaksanakan perannya dalam melakukan tahapan

kegiatan penelitian.

Buku Penjaminan Mutu merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaminan

mutu pelaksanaan penelitian yang dibiayai dengan RAPB UHAMKA dengan tujuan untuk :

mengetahui kemajuan pelaksanaan penelitian; mengetahui berbagai hambatan yang dihadapi

peneliti selama proses penelitian berlangsung sampai luaran yang harus dipertanggungjawabkan,

jumlah publikasi ilmiah yang dapat dihasilkan dari kegiatan penelitian; informasi mengenai peran

lembaga penelitian dalam rangka peningkatan layanan, prospek pencapaian hasil, kemungkinan

untuk mendapatkan HKI, mengendalikan proses penelitian agar berlangsung secara efektif dan

mencapai hasil sesuai yang direncanakan, menggali informasi yang berkait dengan pelaksanaan

penelitian dan hasil-hasilnya, memperoleh bahan informasi untuk keberlanjutan penelitian,

menggali informasi untuk pengambilan keputusan dalam rangka pengambilan kebijakan

penelitian lebih lanjut, menjamin ketepatan alur penelitian sampai dengan luarannya untuk

mendapatkan kepastian layanan.

Harapan besar yang ingin diterbitkannya buku penjaminan mutu penelitian internal ini

adalah peningkatan kualitas hasil penelitian, publikasi ilmiah dalam rangka mendukung indeks

peringkat UHAMKA melalui hasil penelitian bermutu dan terpublikasi serta membawa dampak

perubahan pada masyarakat. Sehubungan dengan itu, ucapan terima kasih sebesar-besarnya

disampaikan kepada :

1. Prof. Dr. H. Suyatno, M. Pd, Rektor UHAMKA yang selalu memberikan motivasi

dalam penggiatan kegiatan penelitian.

i

Page 4: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

2. Prof. Dr. H. Gunawan Suryoputro, M. Ed selaku Wakil Rektor I dengan upaya

kerasnya untuk menguatkan budaya meneliti sebagai basis layanan pembelajaran di

UHAMKA.

3. Dr. H. Muchdie, M. Sc, selaku Wakil Rektor II dengan dukungan pembiayaan dalam

kegiatan di Lembaga Penelitian dan Pengembangan UHAMKA serta pembinaan

administratif kelembagaan .

4. Dr. H. Bunyamin, M. Pd, selaku Wakil Rektor III

5. Drs. Zamahsari, M. Ag, selaku Wakil Rektor IV dengan dukungan dan kerjasamanya

untuk menguatkan budaya meneliti bagi civitas akademika UHAMKA

6. Teman teman Tim reviewer proposal penelitian, Tim Monitoring dan Evaluasi atas

kerja kerasnya untuk menguatkan peran Lemlitbang dalam perubahan masyarakat

7. Teman teman sejawat lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Terima kasih atas budi baik ibu dan bapak, serta saudara saudara sekalian, Semoga Allah SWT

selalu memberikan imbalannya. Tiada gading yang tak retak, buku panduan ini masih jauh dari

sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran membangun ditunggu dengan penuh harap demi

sempurnanya buku ini. Akhir kata, marilah kita tabur pengabdian kita sebagai insan UHAMKA

dengan melakukan penelitian Bermutu

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh

Jakarta, 22 September 2016

Ka Lemlitbang UHAMKA

Prof. Dr. Suswandari, M. Pd

ii

Page 5: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

1

A. Analisis Dasar

BAB I PENDAHULUAN

Universitas Muhammadiyah Prof.DR. HAMKA (selanjutnya disebut

UHAMKA) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah konversi dari IKIP

Muhammadiyah Jakarta pada tahun 1997. Dalam sejarah panjangnya UHAMKA

mempunyai kesempatan untuk berperan penting dalam percaturan dan peradaban

Indonesia dan dunia melalui bidang pendidikan. Masyarakat Indonesia saat ini sedang

menghadapi berbagai tantangan internal maupun eksternal di era globalisasi yang

ditandai oleh keterbukaan, kompetisi, futurisasi dan teknologi informasi. Menghadapi

tantangan tersebut di atas, UHAMKA sudah sepatutnya mampu menampilkan diri

sebagai institusi perguruan tinggi yang tangguh dan unggul dalam kegiatan belajar

mengajar, penelitian dan pengabdian pada masyarakat menuju masyarakat berkemajuan.

Oleh karena itu, UHAMKA dalam layanan pendidikan yang diberikan harus mampu

memberikan jaminan untuk dapat menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang

cerdas, berakhlak dan bermoral tinggi, serta kreatif dan inovatif dalam menghadapi

berbagai tantangan hidup. Dalam rangka mencapai cita-cita untuk menjadi universitas

kelas dunia, UHAMKA terus mengembangkan kegiatan penelitian ilmiah secara lebih

produktif, lebih terstruktur dan dengan hasil penelitian.

Penelitian merupakan komponen penting bagi kemajuan dan kemakmuran suatu

bangsa. Dewasa ini, negara-negara maju di dunia adalah negara-negara yang sangat

maju dalam penelitian, baik dasar maupun rekayasa. Penelitian di Perguruan Tinggi

merupakan bagian penting di samping pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan penelitian dalam suatu perguruan tinggi merupakan salah satu ukuran yang

menentukan mutu suatu pendidikan tinggi tersebut. Dosen yang diangkat berdasarkan

pendidikan dan keahliannya oleh perguruan tinggi, mengemban tugas melaksanakan

pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini jelas tercantum

dalam Pasal 1 ayat (2) bahwa, UU No 20 Tahun 2003: dosen adalah pendidik profesional

dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan

menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian,

dan pengabdian kepada masyarakat. Tugas ini menjadi bagian penting ketika dosen

mengajukan laporan kinerja maupun ketika hendak disertifikasi dan akreditasi

program studi

Page 6: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

2

maupun akreditasi institusi, mencakup aktivitas mengajar, melakukan penelitian dan

pengabdian pada masyarakat.

Secara akademis, penelitian merupakan bagian dari pengembangan keilmuan.

Tugas melakukan penelitian merupakan tugas di bidang penelitian dan pengembangan

karya ilmiah yang dapat berupa : (1) menghasilkan karya penelitian; (2)

menerjemahkan/menyadur buku ilmiah;(3) mengedit/menyunting karya ilmiah; (4)

membuat rancangan dan karya teknologi; (5) membuat rancangan karya seni. Hasil

penelitian bisa memberikan pengayaan bagi materi perkuliahan. Dengan demikian

dapat dinyatakan bahwa, penelitian bagi dosen merupakan peningkatan kualitas

intelektual dosen yang akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas aktivitas

pembelajaran yang dilaksanakan. Hal ini akan berdampak terhadap mutu lulusan, daya

saing dosen, kedudukan perguruan tinggi di masyarakat, serta menjadi salah satu

indikator dan tolak ukur kinerja perguruan tinggi.

Kinerja lembaga penelitian saat ini dalam kebijakan Kemenristekdikti menjadi

bagian penting untuk memotret aktivitas kinerja akademik perguruan tinggi melalui

suatu sistem yang disebut penilaian kinerja lembaga penelitian. Penilaian kinerja

lembaga penelitian di update oleh Kemenristik Dikti dalam jangka waktu tiga tahun

sekali sebagai bagian dari aktivitas evaluasi kepada perguruan tinggi. Hasil evaluasi ini

menjadi salah satu penentu kebijakan penelitian di perguruan tinggi, khususnya

pengelompokkan lembaga penelitian perguruan tinggi sesuai dengan persoalan yang

dihadapi dan penentuan blockgrant sebagai bagian pembinaan yang dilakukan oleh

Kemenristek Dikti.

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas Muhammadiyah Prof.DR.

HAMKA (selanjutnya disebut Lemlitbang UHAMKA), merupakan unsur pelaksana

kegiatan penelitian dosen UHAMKA dengan tugas pokok dan fungsi sebagai berikut :

mengkoordinasi, memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang

diselenggarakan oleh para dosen UHAMKA serta ikut mengusahakan serta

mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan. Oleh karena itu,

pengembangan kelembagaan Lemlitbang erat kaitannya dengan manajemen penelitian,

yang terbagi dua menjadi : (a) makro, yang berkaitan dengan sistem penelitian dan arah

kebijakan penelitian yang berlaku secara nasional maupun internasional, dan; (b) mikro,

yang berkaitan dengan pelaksanaan penelitian itu sendiri. Tujuan manajemen penelitian

berkaitan dengan relevansi penelitian, mutu penelitian dan pemanfaatan hasil penelitian.

Relevansi penelitian berkaitan dengan: (a) perlunya pemahaman tentang

Page 7: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

3

sistem ilmu pengetahuan atau sistem kebutuhan pasar yang pengembangannya

memerlukan aktivitas penelitian; (b) Mapping Research Need, yaitu pemetaan

kebutuhan penelitian yang untuk memetakan isu terkini atau isu strategis, masalah

operasional dan mencari inovasi baru, agar basil penelitian benar-benar dapat diserap

pasar.

Mutu penelitian dalam konteks sistem penelitian berkaitan dengan (a) relevansi

atau kesesuaian penelitian dengan agenda yang telah ditetapkan serta; (b) aspek teknis

yang berkaitan dengan mutu ilmiah, seperti desain penelitian, validitas internal dan

eksternal, reliabilitas, dan lain-lain. Pemanfaatan basil penelitian harus jelas, apakah

untuk pengembangan keilmuan, pengambilan kebijakan atau untuk program intervensi.

Publikasi hasil penelitian merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari

kegiatan penelitian, karena melalui publikasi inilah basil penelitian akan memperoleh

pengakuan dari masyarakat luas. Manfaat lain dari publikasi hasil penelitian adalah : (1)

Secara tidak langsung akan mempromosikan kompetensi peneliti maupun perguruan

tinggi; (2) Memperluas daya jangkau, manfaat dan pengaruh dari basil penelitian

maupun peneliti itu sendiri; (3) Dapat mendatangkan sponsor penelitian. Publikasi hasil

penelitian dapat dilaksanakan melalui berbagai cara, yaitu: (1) mengirimkan Hasil

Penelitian pada Jurnal Nasional atau Internasional; (2) Seminar basil penelitian, atas

biaya sendiri maupun sponsor. Pelaksanaannya bisa terbatas di lingkungan kampus

maupun terbuka untuk masyarakat luas; (3) menerbitkan hasil penelitian dalam bentuk

buku atas biaya sponsor atau penerbit; (4) menerbitkan Jurnal atau Majalah Ilmiah

sendiri.

Aktivitas penelitian dosen UHAMKA sampai saat ini dikoordinir oleh

Lemlitbang UHAMKA sesuai dengan Surat Keputusan Rektor. Dalam lima tahun

terakhir geliat meneliti dosen menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kondisi ini

seiring dengan peningkatan jumlah dosen baru di UHAMKA dalam rangka pemenuhan

kebutuhan dosen.

B. Dasar Legalitas

1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang

Sistem Pendidikan Nasional

2. Undang –Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2002 tentang

Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Pnerapan Iptek.

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional

Pendidikan

Page 8: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

4

4. Peratura Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan

Penyelengaraan Pendidikan

5. Kaidah Penyelengaraan Perguruan Tinggi Muhammadiyah

6. Rencana Stategis Kemendiknas Tahun 2010-2014

7. Rencana Strategis UHAMKA

8. Hasil rapat Senat UHAMKA Tentang Standar Penelitian.

9. Surat Keputusan Rektor tentang Tim Penyusun Sistem Penjaminan Mutu

Penelitian Universitas Muhammadiyah Prof.DR. HAMKA

B. Sasaran Buku Pedoman :

Sasaran buku pedoman ini adalah para manajer, pengelola dan dosen yang

terkait dengan kegiatan bidang penelitian.

Page 9: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

5

BAB II PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP MUTU PENELITIAN

A. Pengertian

1. Penelitian

Pengertian penelitian yang dimaksud dalam Buku Pedoman Sistem Penjaminan

Mutu Penelitian UHAMKA adalah seluruh aktivitas penelitian yang dilakukan oleh

civitas akademika dalam kegiatan untuk mencari kebenaran di bidang Ilmu

Pengetahuan dan Teknologi ((to seek the truth) secara sistematis sesuai dengan

kaidah keilmuan (scientific research) bagi keperluan kemajuan dan perkembangan

ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai

bentuk pengabdian kepada Allah SWT menuju masyarakat Indonesia berkemajuan.

2. Arah Mutu Penelitian

Terdapat tiga arah mutu penelitian di UHAMKA, yaitu :

a. Penerapan : adalah pemanfaatan hasil penelitian, pengembangan, dan/atau ilmu

pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam kegiatan perekayasaan,

inovasi serta difusi teknologi

b. Perekayasaan : adalah kegiatan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi

dalam bentuk desain dan rancang bangun untuk menghasilkan nilai, produk,

dan/atau proses produksi dengan mempertimbangkan keterpaduan sudut

pandang dan/atau konteks teknikal, fungsional, bisnis, sosial budaya, dan

estetika.

c. Inovasi : adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau perekayasaan

yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu

pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan

teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi.

3. Etika Penelitian :

adalah pedoman etika yang berlaku pada semua kegiatan penelitian termasuk

didalamnya perilaku peneliti dalam melakukan penelitian. Penelitian harus dilakukan

dengan berpedoman pada etika penelitian yang sudah disepakati dan berlaku, termasuk

didalamnya etika perilaku penelitian. Untuk ini misalnya, UHAMKA harus membentuk

Ethical Peer Reviewer yang kuat untuk dapat menjaga etika penelitian ini.

Page 10: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

6

4. Indikator Mutu Penelitian

adalah indikator kinerja yang dapat dipergunakan untuk memantau

keberhasilan pencapaian sasaran dan strategi kinerja penelitian Pedoman Kebijakan

Penelitian UHAMKA.

5. Hak Cipta dan Hak Paten

adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada pencipta atau inventor yang

dapat diwariskan pada ahli waris atau penerima wasiat.

6. Hak Kekayaan Intelektual

adalah hak untuk menikmati hasil kreativitas intelektual secara ekonomis.

B. Ruang Lingkup

Sasaran utama penelitian ditujukan kepada peningkatan kualitas melalui

penelitian unggulan UHAMKA yang bermanfaat bagi kemajuan seluruh bangsa

Indonesia. Selain itu, aktivitas penelitian di UHAMKA juga dikaitkan dengan

penguatan nilai- nilai kemanusiaan sesuai komitmen UHAMKA dalam memperkuat

terbentuknya masyarakat Indonesia berkemajuan melalui pengembangan ilmu

pengetahuan, teknologi, seni dan budaya. Sehubungan dengan itu, diperlukan suatu

sistem penjaminan mutu penelitian untuk dapat memastikan seluruh aktivitas penelitian

di UHAMKA sebagai aktivitas akademik yang objektiv, transparan dan memiliki

keberlanjutan secara terukur pada seluruh penelitian unggulan yang telah ditetapkan

oleh UHAMKA.

Di samping itu, UHAMKA memberikan perhatian yang siginifikan untuk

penelitian sosial budaya yang berdampak pada proses pembudayaan masyarakat

berkemajuan. Hilirisasi hasil penelitian unggulan sedapat mungkin meminimalkan

efek negatif teknologi dengan penguatan etika, moral dan tata nilai guna menunjang

penelitian unggulan tersebut dapat dimanfaatkan dalam proses peubahan hidup

masyarakat berkemajuan.

Lingkup penelitian UHAMKA meliputi tiga hal yaitu:

1) Penelitian dasar atau fundamental : merupakan penelitian ilmu dasar

yang berkaitan dengan pengembangan teori dan yang mendasari kemajuan

ilmu pengetahuan tertentu.

2) Penelitian terapan merupakan kegiatan penelitian untuk menerapkan ilmu

dasar agar dapat menghasilkan produk teknologi yang kelak bermanfaat

bagi kesejahteraan masyarakat.

Page 11: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

7

3) Penelitian pengembangan merupakan kegiatan penelitian pengembangan

teknologi atas permintaan masyarakat untuk meningkatkan produk

yang telah ada agar dapat memenuhi kebutuhan mereka

C. Profesionalisme Peneliti

Guna meningkatkan mutu kegiatan penelitiannya, UHAMKA meningkatkan

profesionalisme para dosen sebagai aktor utama aktivitas penelitian. Profesionalisme

Peneliti yang dimaksud dalam pedoman ini adalah menjadikan penelitian sebagai

profesi utama untuk mendukung tugas-tugas akademik para dosen peneliti, yang

dihargai sesuai dengan standar dan kekuatan pembiayaan dari lembaga sesuai dengan

kontribusi yang telah diberikan melalui kegiatan penelitian. Profesionalisme peneliti

dapat dilihat secara individual, kelompok ataupun tim yang saling bekerja sama.

D. Kemanfaatan

Penelitian yang dilakukan UHAMKA harus bisa bermanfaat untuk kemajuan

bangsa dan kemanusiaan. Kepedulian UHAMKA akan kemajuan bangsa sudah

merupakan tradisi UHAMKA sejak cikal bakal dan kelahirannya. Penelitian yang

dilakukan civitas akademika UHAMKA bermanfaat sebagi pratikalisasi Teologi Al

Ma’un sebagai roh gerakan Muhammadiyah untuk menumbuhkan amal nyata ajaran

Islam melalui aktivitas penelitian ya ng dapat dipertanggungjawabkan.

Page 12: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

8

BAB III STANDAR MUTU PENELITIAN

A. Butir-Butir Mutu Penelitian

1) Rektor UHAMKA melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan merencanakan,

mengarahkan, dan mengendalikan aktivitas penelitian di UHAMKA berdasarkan

peta penelitian (road map) yang telah ditetapkan. Road map penelitian UHAMKA

merupakan kebijakan Universitas.

2) Tujuan road map penelitian UHAMKA adalah memberikan arah terhadap penelitian,

baik penelitian individual/mandiri atau institusi yang melibatkan antar disiplin serta

mensinergikan penelitian-penelitian di UHAMKA agar terjadi relevansi dan

kesinambungan dalam rangka membangun masyarakat berkemajuan

3) Rektor UHAMKA melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan terus memantau

dengan kritis perubahan global dan dampaknya terhadap kondisi lingkungan hidup

dan dinamika kehidupan, untuk selanjutnya melakukan reposisi terhadap roadmap

penelitian yang disusun.

4) Roadmap Penelitian UHAMKA diupdate setiap kurun waktu tertentu agar output

penelitian memenuhi kebutuhan stakeholder dan selalu relevan terhadap

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

5) UHAMKA terus berupaya secara aktif mendapatkan sumber pendanaan bagi

pengembangan kegiatan penelitian yang dipandang kompetitif di tingkat nasional

serta memfasilitasi dan mengkoordinasi penelitian- penelitian terpadu.

6) UHAMKA proaktif membina kolaborasi dengan institusi di luar, baik domestik

maupun internasional, yang dijadikan sebagai dasar up date roadmap penelitian

yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan.

7) Penelitian dasar, inovatif dan terapan diarahkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan

dan/ atau perolehan hak paten dalam rangka mendorong perkembangan industri

nasional dengan menekankan pemanfaatan sumber daya yang ada secara

berkesinambungan dan berwawasan lingkungan.

8) UHAMKA mendorong peneliti untuk melakukan penelitian-penelitian yang

dapat menghasilkan perangkat keras dan lunak yang dapat

Page 13: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 9

dimanfaatkan secara luas dan bebas oleh masyarakat serta secara bersama memecahkan

masalah masyarakat dengan menggunakan inovasi teknologi sederhana atau tepat

guna dalam rangka memperbaiki taraf hidup masyarakat.

9) Peneliti muda di lingkungan UHAMKA harus mendapatkan pelatihan metode

penelitian dan komunikasi ilmiah.

10) Mengembangkan mekanisme reward dalam bentuk proposal development fund yang

dapat diakses oleh segenap sivitas akademika dalam menda- patkan dana penelitian.

B.. Komponen Standar Mutu Penelitian

Komponen-komponen yang digunakan sebagai jaminan mutu penelitian

ditetapkan sebagai Standar Mutu UHAMKA. Standar mutu UHAMKA ditetapkan

dengan berpedoman pada UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

(SPN) Bab IX Pasal 35 dan PP No 19 tahun 2005 tentang SNP dan Peraturan

Mendikbud No 49 tahun 2014. Standar mutu yang ditetapkan merupakan hasil mutu

kumulatif dari semua kegiatan yang terencana, yang meliputi unsur masukan, proses

dan keluaran dari sistem pendidikan. Standar mutu pada Sistem Penjaminan Mutu

Internal UHAMKA mencakup komponen-komponen yang mencerminkan tingkat

efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan tinggi yang bermutu. Komponen yang

tercakup dalam standar mutu untuk menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal di

UHAMKA, meliputi :

1. Standar Nasional Pendidikan yang terdiri dari:

a. Standar kompetensi lulusan;

b. Standar isi pembelajaran;

c. Standar proses pembelajaran;

d. Standar penilaian pembelajaran;

e. Standar dosen dan tenaga kependidikan;

f. Standar sarana dan prasarana pembelajaran;

g. Standar pengelolaan pembelajaran; dan

Page 14: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 10

h. Standar pembiayaan pembelajaran.

2. Standar Nasional Penelitian yang terdiri dari:

a. Standar hasil penelitian;

b. Standar isi penelitian;

c. Standar proses penelitian;

d. Standar penilaian penelitian;

e. Standar peneliti;

f. Standar sarana dan prasarana penelitian;

g. Standar pengelolaan penelitian; dan

h. Standar pendanaan dan pembiayaan penelitian

Semua unsur/ komponen ini harus terus diupayakan agar berada pada kondisi

sebaik mungkin untuk mencapai mutu terbaik, yang sekaligus mencerminkan mutu

penelitian di UHAMKA . Upaya peningkatan kinerja dan mutu dilakukan terhadap hasil

pelaksanaan dan pencapaian 24 standar tersebut.

C. Standar Mutu Penelitian UHAMKA

Standar mutu penelitian UHAMKA mendasarkan diri pada delapan standar

mutu yang ditetapkan oleh Kemenristek Dikti, berdasarkan PP Nomor ..... tentang

Standar Nasional Pendidikan. Standar Mutu Penelitian UHAMKA dikembangkan

berdasarkan ..... di bawah ini yang akan menjadi payung dalam pengembangan delpan

standar penelitian sesuai dengan PP di atas sebagai berikut di bawah ini.

1. Standar Hasil Penelitian

Tabel 3.2

Standar Hasil Penelitian

No Aspek Sub Aspek Indikator

HASIL PENELITIAN

1 Kode Etik Penelitian

Etik Penelitian 1. Komisi etik penelitian disebut dengan reviewer diangkat berdasarkan SK Rektor.

2. Reviewer terdiri dari para dosen UHAMKA dengan persyaratan tertentu dan lulus dalam seleksi

3. Reviewer merupakan tim ad hoc sesuai dengan tugas yang diberikan

4. Reviewer bertugas untuk mereview usulan penelitian, monitoring kegiatan dan advokasi pelaporan serta hasil penelitian lainnya

Page 15: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

5. Hasil penelitian memenuhi kaidah ilmiah yang ditentukan

6. Hasil penelitian diseminarkan dalam forum tertentu

2 Kegunaan Hasil Penelitian

Relevansi dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat

1. Minimal melibatkan satu mahasiswa untuk setiap judul penelitian di setiap program studi.

2. Minimal ada lima judul penelitian kolaboratif antar program studi dan fakultas

3. Minimal ada 8 judul penelitian terapan kerjasama dengan pihak eksternal

4. Perolehan HAKI sejumlah lima judul 5. Lima Jumlah prototipe produk atau

kebijakan yang dihasilkan minimal tiga judul dalam waktu lima tahun

3 Nilai Komersial penelitian

Hilirisasi hasil penelitian untuk dunia industri

Jumlah hasil penelitian yang telah dikomersilkan minimal satu per fakultas/pusat studi dalam waktu lima tahun

4 Publikasi a. Jenis karya ilmiah

b. Ranah publikasi c. Sebagai nara

sumber utama d. Sebagai nara

sumber

1. Jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan dalam bentuk buku ber ISBN sejumlah 50 judul untuk tiga tahun

2. Jumlah karya ilmiah dalam bentuk bahan ajar ber ISBN sejumlah 75 judul dalam waktu tiga tahun

3. Jumlah karya ilmiah yang masuk jurnal internasional bereputasi sejumlah 50 judul dalam waktu lima tahun

4. Jumlah karya ilmiah masuk dalam jurnal internasional 75 judul dalam waktu lima tahun

5. Jumlah karya ilmiah masuk dalam jurnal nasional terakreditasi 75 judul dalam waktu lima tahun

6. Jumlah karya ilmiah dalam bentuk jurnal

nasional 150 judul dalam waktu lima tahun 7. Sebagai nara sumber utama hasil penelitian

dalam seminar internasional lima orang dalam waktu lima tahun

8. Sebagai nara sumber hasil penelitian dalam seminar nasional sejumlah 50 orang dalam waktu lima tahun.

9. Prosiding hasil penelitian ber ISBN dua

kali setahun 10. Seminar nasional hasil penelitian dengan

menghadirkan perguruan tinggi lain satu kali dalam satu tahun.

11. Perolehan HAKI satu judul satu tahun

5 Layanan bimbingan penelitian

a. Mahasiswa b. Dosen yunior c. Dosen senior

1. Prosentase jumlah proposal hibah kompetisi oleh mahasiswa dan diterima 50 judul dalam waktu lima tahun

2. Jumlah mahasiswa yang mengikuti PKM lebih dari 50 orang per tahun

3. Jumlah dosen yunior yang memenagkan hibah kompetisi sejumlah 100 orang dalam waktu lima tahun

4. Dosen senior mampu memperoleh tiga judul penelitian dalam skema stranas, kerjasama antar perguruan tinggi dan kerjasama luar negeri

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 11

Page 16: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

6 Dosen melakukan kegiatan penelitian melibatkan mahasiswa

Mahasiswa terlibat dalam penelitian dosen

Jumlah penelitian dosen atas biaya sendiri ataupun dari pihak lain melibatkan mahasiswa satu judul pertahun

2. Standar Isi Penelitian

Standar isi penelitian merupakan kriteria minimal tentang kedalaman dan keluasan materi penelitian, meliputi :

materi pada penelitian dasar dan terapan, dengan indikator sebagai berikut :

No Aspek Sub aspek Indikator

STANDAR ISI PENELITIAN

1 Penelitian Dasar a. Pengembangan keilmuan ditingkat program studi.

b. Pengembangan keilmuan di tingkat pusat studi

1. Jumlah penelitian sesuai dengan konten kurikulum program stud dan program kerja pusat studi masing-masing minimal 50%

2. Luaran penelitian berupa penjelasan atau penemuan untuk mengantisipasi suatu fenomena, kaidah, model atau postulat baru.

3. Konten penelitian memiliki kemutakhiran, kemanfaatan dan mampu mengantisipasi kebutuhan masa depan.

4. Ada materi khusus yang berkaitan dengan kebijakan nasional lima judul untuk lima tahun.

2 Penelitian Terapan

a. Penerapan ilmu pengetahuan sesuai dengan konten program stdi

b. Penerapan ilmu pengetahuan sesuai dengan dasar pendirian pusat studi

1. Jumlah penelitian terapan sesuai dengan onten kurikulum program studi./ program kerja pusat studi mencapai 50 %

2. Luaran penelitian berupa inovasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, dunia usaha dan atau industri

3. Konten penelitian memiliki kemutakhiran, kemanfaatan dan mampu mengantisipasi kebutuhan masa depan.

4. Ada materi khusus yang berkaitan dengan kebijakan nasional lima judul untuk lima tahun

3 Prinsip-Prinsip a. Manfaat b. Kemutahkhiran c. Up to date

1. Memberikan manfaat untuk pengembangan keilmuan dan persyarikatan Muhammadiyah

2. Sesuai dengan kebutuhan 3. Mampu mengantisipasi

kebutuhan masa depan.

3. Standar Proses

Standar proses penelitian merupakan kriteria minimal tentang kegiatan

penelitian mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.

No Aspek Sub Aspek Indikator

1 Perencanaan Persyaratan administratif dosen /

mahasiswa pelaksana

a. Kepastian statud dosen lengkap

dengan NIDN, kepangkatan

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 12

Page 17: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

akademik dan pendidikan

terakhir

b. Merupakan dosen tetap dengan

Surat keputusan dan berstatus

aktif

c. Mempelajari / memahami buku

panduan penelitian yang sah

d. Berstatus mahasiswa aktif

UHAMKA

e. Aktivitas penelitian dibagi dalam

tiga batch per tahun

2 Pelaksanaan a. Pengajuan Proposal

internal

1. Dosen pengusul telah mengetahui

segala ketentuan tentang tata cara

pengajuan proposal penelitian

sesuai dengan buku panduan

penelitian yang diterbitkan oleh

Lemlitbang UHAMKA.

2. Penelitian yang diusulkan sesuai

dengan roadmap

3. Penelitian diusulkan sesuai

dengan schedul time yang telah

ditetapkan

4. Dosen pengusul telah mengetahui

tema unggulan untuk setiap

kepentinganprogram studi

5. Dosen pengusul

mengkomunikasikan /

mendiskusikan dengan peer grup

dan ketua program studi

6. Pengajuan proposal oleh ketua

tim peneliti setelah mendapat

persetujuan dari ketua program

studi terutama dari aspek subtansi

penelitian.

7. Ketua tim peneliti adalah dosen

tetap UHAMKA dengan pangkat

akademik sesuai dengan skema

penelitian yang diambil

8. Proposal penelitian

ditandatangani ketua tim

pengusul, ketua program studi

dan dekan di fakultas masing-

masing.

9. Proposal dikirimka dalam bentuk

softkopi ke alamat ..... lemlitbang

UHAMKA dan dua eksemplar

hard copy untuk kepentingan

arsip dan proses pendanaan.

10. Proposal dalam proses review.

b. Pelaksanaan Penelitian 1. Lemlitbang UHAMKA

mengumumkan proposal yang

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 13

Page 18: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 14

lolos untuk didanai melalui

berbagai media sosial.

2. Pengusul penelitian mengambil

proposal untuk diperbaiki bila

ada perbaikan

3. Pengusul mengembalika

proposal sekaligus

penandatangan kontrak kerja

penelitian

4. Pencairan tahap pertama via bank

5. Pelaksanaan penelitian

6. Monitoring internal

7. Seminar draf hasil penelitian di

tingkat program studi

8. Perbaikan laporan hasil

penelitian

9. Penyerahan ke lemlitbang dalam

bentuk soft copy dan dua

eksemplar hard copy dilengkapi

dengan artikel ilmiah

10. Seminar hasil penelitian di

Lemlitbang

c. Pelaporan 1. Sesuai dengan sistematika yang ditentukan

2. Mengikuti kaidah ilmiah yang ditentukan

3. Melampirkan soft copy dan hard copy artikel ilmiahnya

4. Laporan akhir dalam bentuk soft copy dikirim ke ....hard copy dua eksemplar

5. Laporan dilengkapi dengan SPK penelitian

6. Laporan ditandatangani pengusul kaprodi dan dekan serta ketua lemlitbang

Monitoring Online Monitoring dan evaluasi

penelitian

1. Jadwal monitoring

2. Pedoman monitoring 3. Kriteria pelaksanaan monitoring 4. Laporan monitoring secara online

4. Standar Penilaian Penelitian

Standar penilaian penelitian merupakan kriteria minimal terhadap proses dan

hasil penelitian yang dilakukan. Penilaian proses penelitian dilakukan dengan prinsip

edukatif sebagai motivasi bagi peneliti untuk meningkatkan mutu penelitiannya. Selain

itu, penilaian penelitian juga bersifat objektif, akuntabel dan transparan. Selain itu

Page 19: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 15

standar penilaian penelitian digunakan untuk memastikan kesesuaian antara standar

hasil, standar isi dan standar proses penelitian

No Aspek Sub ASpek Indikator

1 Instrumen Penilaian - Pedoman penilaian penelitian

2 Proses Penilaian a. Perencanaan 1. Status pengusul dosen tetap UHAMKA aktif

2. Judul yang diusulkan sesuai dengan roadmap penelitian UHAMKA

3. Judul yang diusulkan sesuai dengan kepentingan pengembangan program studi, dan pengembangan masyarakat

4. Sistematika sesuai Pedoman penelitian

5. Diajukan sesuai dengan team schedule

6. Anggaran sesuai dengan pagu lembaga penelitian yang telah ditetapkan

7. Pedoman penilaian yang syah

b. pelaksanaan 1. ada kesesuaian antara usulan dan

pelaksanaan 2. ada kesesuaian antara isi laporan

penelitian dan kegiatan penelitian yang dilaporkan

3. ada kesesuaian antara waktu pengusulan dan pelaksanaan kegiatan

4. ada kesesuaian antara anggaran pelaksanaan penelitian dan pagu anggaran yang telah ditetapkan

5. Pedoman penilaian pelaksanaan

c. Evaluasi dan perbaikan 1. Check list penilaian kesesuaian 2. Tindakan koreksi terhadap

ketidaksesuaian.

3 Etika Penilaian Penelitian a. Edukatif 1. Jumlah kegiatan ilmiah berbasis riset berkualitas setiap tahun di

program studi minimal satu dosen satu penelitian per tahun.

2. Jumlah karya ilmiah berkualitas

berbasis riset 3. Aktivitas pengembangan

pembelajaran berbasis riset 4. Pelibatan mahasiswa dalam riset

di setiap program studi

b. Objektive 1. Check List penilaian

2. Pedoman penilaian

3. Bebas unsur subyektivitas

c. Sesuai kriteria dan prosedur yang terbuka

1. Pedoman penelitian yang disyahkan

2. Roadmap penelitian

d. Terbuka dan dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan

1. Tata kelola riset berbasis IT aktif 2. SDM lembaga penelitian yang

siap melayani

Page 20: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 16

e. Bebas plagiasi Memiliki software deteksi plagiasi

5.Standar Peneliti Standar peneliti merupakan kriteria minimal kemampuan peneliti untuk

melaksanakan penelitian. Peneliti diwajibkan memiliki kemampuan metodologi yang

sesuai dengan objek penelitiannya. Selain itu peneliti juga ditanamkan untuk mampu

memahai tingkat kerumitan dan tingkat kedalaman penelitian sehingga memiliki strtegi

untuk menyelesaikannya. . kemampuan peneliti menjadi salah satu faktor penentu

kewenangan melaksanakan penelitian. Kemampuan peneliti ditentukan beberapa faktor

sebagai berikut : a). Pengalaman, b), kredibilitas, c). Kemampuan kerjasama, d).

Komitmen waktu, e). Pengharganan nasional yang diperoleh, f). pengalaman

konsultan/staf ahli, g). keterlibatan dalam penelitian nasional dan internasional.

No Aspek Sub Aspek Indikator

STANDAR PENELITI

1 Peneliti Status Peneliti 1. Dosen Tetap Aktif di UHAMKA 2. Memiliki NIDN 3. Kepangkatan Akademik Minimal

Asistenn Ahli 4. Dosen 80% mengajukan sendiri

dalam skema yang ditentukan 5. Dosen dalam studi lanjut dapat

mengusulkan penelitian sesuai dengan tugas akhir yang dibuatnya

2 Profesionalisme peneliti

Kebutuhan program studi 1. Ada kesesuaian antara bidang keilmuan dan tema yang diusulkan untuk diteliti.

2. Satu dosen hanya mengusulkan satu judul penelitian sebagai ketua dalam waktu dua tahun .

3. Dosen senior menjadi peer group untuk dosen yunior

3 Capaian peneliti Karya ilmiah berupa artikel/buku/buku ajar/ nara

sumber

1. Jumlah artikel/buku/buku ajar diterbitkan dalam jurnal

internasional bereputasi 50 % dalam waktu lima tahun

2. Jumlah artikel/buku/buku ajar diterbitkan dalam jurnal internasional 65% dalam waktu lima tahun

3. Jumlah artikel diterbitkan dalam

jurnal nasional terakreditasi 65 % dalam waktu lima tahun

4. Jumlah artikel diterbitkan dalam prosiding 100% dalam waktu lima tahun

5. Penghargaan berskala nasional minimal tiga dalam waktu lima tahun. (hak cipta dan Paten)

6. Satu penghargaan berskala internasional dalam waktu lima tahun

4 Sumber daya Sumberdaya dosen memenuhi kualifikasi pendidikan

1. Sumberdaya dosen yang mengikuti post doct atau kerjasama penelitian prguruan tinggi dalam negeri lebih

Page 21: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 17

dari lima kelompok dalam waktu lima tahun.

2. Sumberdaya dosen yang mengikuti

post doct atau kerjasama penelitian

perguruan tinggi luar negeri lebih

dari dua kelompok dalam waktu

lima tahun.

5 Kompetensi Peneliti a. Metode penelitian 1. Kemampuan peneliti ditentukan berdasarkan kualifikasi akademik dan hasil penelitian

2. Mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan metode penilitian untuk dosen

b. Kerjasama Kemampuan melakukan kerjasama yang bersifat membimbing untuk meningkatkan hasil penelitian

c. Prestasi peneliti di tingkat program studi

1. Perolehan hibah penelitian dari kemenristek dikti satu tahun minimal satu judul di setiap program studi.

2. Perolehan hibah penelitian dari departemen lain satu prodi satu judul dalam satu tahun.

3. Perolehen penelitian terapan kerjasama dengan pemerintah daerah satu judul satu tahun

4. Perolehan hibah penelitian dari departemen tertentu satu judul satu tahun.

5. Perolehan hibah penelitian kerjasama dengan perusahaan lima judul dalam waktu tiga tahun.

6. Standar Sarana dan Prasarana Penelitian Standar sarana dan prasarana penelitian merupakan kriteria minimal sarana dan

prasarana yang diperlukan untuk menunjang kebutuhan isi dan proses penelitian dalam

rangka memenuhi hasiil penelitian. Sarana dan prasarana penelitian merupakan fasilitas

perguruan tinggi yang digunakan untuk memfasilitasi peneliti minimal terkait dengan

bidang ilmu di program studi.

No Aspek Sub aspek Indikator

1 Sarana dan

prasarana penelitian

Memenuhi standar

mutu

1. Tersedia sarana dan prasarana

pendukung penelitian dengan

jumlah yang memadai

2. Tersedia sarana dan prasarana

penelitian yang masih layak

digunakan

3. Tersedia sarana dan prasarana

penelitian sesuai dengan kebutuhan

4. Minimal 40% penelitian

menggunakan sarana dan prasarana

milik institusi

Pendanaan 1. Pendanaan yang berkelanjutan

sesuai dengan jumlah dosen tetap

2. Besaran dana ditentukan oleh tema

penelitian

3. Pendanaan penelitian laboratoriun /

MIPA dibuat ketentuan khusus 4. Pagu dana penelitian dasar Rp.

10,000,000

Page 22: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 18

5. Pagu dana penelitian fundamental

Rp. 15,000,000

6. Pagu dana penelitian Unggulan

Universitas Rp. 50,000,000 dua

judul pertahun

7. Pagu dana unggulan fakultas Rp,

30,000,000 dua judul pertahun.

8. Pagu dana penelitian pusat studi

25,000,000 dua judul pertahun

9. Ketersediaan dana untuk publikasi

Kontrak Penelitian 1. Terdapat kontrak penelitian yang ditanda tangani pengusul, ketua lemlitbang dan wakil rektor II

2. Kontrak penelitian diarsipkan oleh

peneliti dan Lemlitbang

2 Fasilitas Keberadaan fasilitas

penelitian

1. Laboratorium riset yang memadai

dan memenuhi standar mutu

keselamatan kerja, kesehatan,

kenyamanan, keamanan, bagi

masyarakat dan lingkungan

termasuk peneliti sendiri

2. Bahan habis pakai di lab memadai

3. Laoratorium untuk BIMTEK

7. Standar Pengelolaan Penelitian Standar pengelolaan penelitian merupakan kriteria minimal tentang perencanaan, pelaksanaan,

pengendalian, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan kegiatan penelitian. Pengelolaan penelitian di

UHAMKA dilakukan oleh Lemlitbang UHAMKA dengan tugas terebut.

No Aspek Sub Aspek Indikator

1 Institusi Dasar Legalitas 1. Statuta

2. Renstra 3. Rencana Induk Penelitian

4. SK Rektor untuk Mengangkat

Pejabat ketua Lemlitbang,

sekretaris dan Kepala tata Usaha

2 Manajemen

Lembaga

Sistem tata kelola 1. Struktur kelemnbagaan

2. Tugas dan wewenang

3. Program Kerja dan anggaran 4. Sistem Informasi

5. Buku pedoman

6. Kode Etik

7. Workshop, lokakarya, seminar

8. Sarana prasarana 9. Alokasi dana

10. Sistem administrasi

11. Kesesuaian antara kegiatan

penelitian dengan rencana induk

penelitian

12. Gugus dan Unit penjaminan mutu

dengan tugas dan tanggung jawab

yang jelas

13. SOP monev

14. SOP tata laksana

15. Publikasi

16. Pengurusan HAKI 17. Kerjasama

18. Deseminasi

Page 23: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...

Buku Penjaminan Mutu Penelitian | 19

3 Sarana dan

prasarana

Fasilitas pendukung

penelitian

1. Lab yang sesuai

2. Jaringan kerjasama

3. Sarana lain

8. Standar pembiayaan Standar pembiayaan merupakan kriteria minimal sumber dan mekanisme pendanaan dan pembiayaan

penelitian. Universitas menyediakan dana penelitian internal. Selain anggaran internal, pendanaan

penelitian dapat bersumber dari pemerintah, kerjasama dengan pihak lain, dana masyarakat yang

digunakan untuk merencanakan kegiatan penelitian, pelaksanaan penelitian, pengendalian enelitian,

pemantauan penelitian, pelapiran hasil penelitian, desiminasi hasil penelitian.

No aspek Sub Aspek Indikator

1 Dana memadai Tingkat kecukupan dengan tema yang diteliti

1. Persentasi dana penelitian sesuai dengan RAPB universitas.

2. Penelitian untuk Dosen

pemula minimal Rp,

10,000,000

3. Penelitian

Fundamental/terapan,

minimal 15,000,000

4. Penelitian Unggulan

fakultas minimal rp,

25,000,000 5. Penelitian unggulan

fakultas minimal Rp. 50,000,000

6. Penelitian pusat studi

minimal Rp, 25,000,000

2 Pendanaan

Kerjasama

Dalam negeri Pendanaan minimal Rp,

20,000,000 dan maksimum Rp, 25,000,000

Luar negeri Pendanaan minimal Rp,

50,000,000

Page 24: Prof. Dr. Suswandari Lembaga Penelitian dan Pengembangan ...