PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI POLA ASUH DI DEPAN.pdfPENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI POLA

download PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI POLA ASUH DI DEPAN.pdfPENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI POLA

of 21

  • date post

    14-Jun-2019
  • Category

    Documents

  • view

    222
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI POLA ASUH DI DEPAN.pdfPENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI POLA

PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI POLA ASUH DI PANTI

ASUHAN YATIM PUTRI AISYIYAH KARANGANYAR

TAHUN 2018

SKRIPSI

Diajukan kepada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk Memenuhi

Salah Satu Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd)

Oleh:

AFAF ALIYAH MADIHAH

NIM : G000140100

NIRM : 14/X/02.2.1/0116

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2018

v

MOTTO

Artinya:

Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam , bersabda:

Sesungguhnya aku diutus (oleh Allah) untuk menyempurnakan akhlak yang baik

(sholeh) (HR. Bukhari1)

1 https://portal-ilmu.com/misi-nabi-muhammad-di-muka-bumi/

https://portal-ilmu.com/misi-nabi-muhammad-di-muka-bumi/

vi

PERSEMBAHAN

Bismillahirahmanirahim

Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Taala yang telah

memberikan nikmat-Nya. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada

junjungan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan

para pengikutnya yang tetap istiqomah mengikuti risalah beliau, sehingga penulis

bisa menyelesaikan karya sederhana ini.

Karya ini penulis persembahkan untuk:

Kedua orang tua saya, Bapak Sugiyono dan Ibu Jumiani yang tak putus-putusnya

memberikan doa dan dukungan terbaik kepada penulis.

Kepada Kakak saya, Fatin Faizah dan Utuh Panggayuh Ardi yang selalu

memberikan dukungan, semangat dan mendengarkan segala keluh kesah penulis saat

menghadapi masalah.

Kepada keponakan saya, Vee dan Lio yang senantiasa bisa menghibur penulis.

Kepada keluarga besar Simbah Ponco Warsono dan Simbah Patmo Salamun yang

memberikan doa, dukungan dan motivasi kepada penulis.

Kepada Hafidz yang menjadi inspirasi, pendorong semangat dan senantiasa

meluangkan waktunya untuk membantu penulis.

Kepada sahabat-sahabat, Novi Nur Eka Putri, Siti Nur Ayiyah, dan Ana Retna Mutia

yang selalu memberikan motivasi terhadap penulis.

Teman teman yang tergabung dalam komunitas HTG 14 (Happy Tour Group 2014)

vii

Seluruh teman teman di Universitas Muhammdiyah Surakarta, teman teman

Program Studi Pendidikan Agama Islam angkatan 2014 yang telah menemani

berjuang selama menempuh perkuliahan, memberikan motivasi dan doa.

Seluruh dosen dan Staf Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas

Muhammadiyah Surakarta yang telah berbagi ilmu, wawasan, pengalaman dan

keterampilan.

Almamater Universitas Muhammadiyah Surakarta.

viii

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Menteri

Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 158/1987 dan 0543b/U/1987, tanggal 22

Januari 1988.

1. Konsonan Tunggal

Huruf

Arab Nama Huruf Latin Keterangan

Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan

ba B Be

ta T Te

sa Es (dengan titik di atas)

Jim J Je

a Ha (dengan titik di bawah)

Kha Kh Ka dan Ha

Dal D De

al Zet (dengan titik di atas)

ra R Er

Zai Z Zet

Sin S Es

Syin Sy Es dan Ye

ix

d Es (dengan titik di bawah)

a De (dengan titik di bawah)

a Te (dengan titik di bawah)

a Zet (dengan titik di bawah)

ain Koma terbalik ke atlas

Gain G Ge

fa F Ef

Qf Q Qi

Kf K Ka

Lam L El

Mim M Em

Nun N En

Wau W We

ha H Ha

Hamzah ` Apostrof

ya Y Ye

2. Konsonan Rangkap karena Syaddah ditulis Rangkap

Ditulis iddah

x

3. Ta marbtah

a. Bila dimatikan ditulis h

Ditulis hibah

Ditulis jizyah

(Ketentuan ini tidak diberlakukan terhadap kata-kata Arab yang sudah

terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti shalat, zakat, dan sebagainya,

kecuali bila dikehendaki lafal aslinya). Bila diikuti dengan kata sandang al

serta bacaan kedua itu terpisah, maka ditulis dengan h.

Ditulis karmah al-auliy

b. Bila ta marbtah hidup atau dengan harakat fat ah, kasrah, dan ammah

ditulis

t

Ditulis zaktulfi ri

4. Vokal Pendek

Kasrah Ditulis i

fat ah Ditulis a

ammah Ditulis u

5. Vokal Panjang

fat ah + alifcontoh: Ditulis jhiliyah

xi

fat ah + alif layyinah contoh: Ditulis yas

kasrah + ya mati contoh: Ditulis karm

ammah + wwumati contoh:

Ditulis fur

6. Vokal Rangkap

fat ah + ya maticontoh: Ditulis ai bainakum

fat ah + wwumati contoh: Ditulis au qaulun

7. Huruf Sandang

Kata sandang ditransliterasikan dengan al diikuti dengan tanda

penghubung -, baik ketika bertemu dengan huruf qamariyyah maupun huruf

syamsiyyah, contoh:

Ditulis al-qalamu

Ditulis al-syamsu

8. Huruf Kapital

Meskipun tulisan Arab tidak mengenal kapital, tetapi dalam transliterasi

huruf kapital digunakan untuk awal kalimat, nama diri, dan sebagainya seperti

ketentuan EYD. Awal kata sandang pada nama diri tidak ditulis dengan huruf

kapital;

Ditulis

Wam

Mu ammadunillrasl

xii

ABSTRAK

Pola asuh merupakan sikap atau perilaku orang tua ataupun pengasuh yang

lain dalam berhubungan dengan anak-anaknya. Sikap atau perilaku dalam hal ini

menyangkut tentang bagaimana mendidik, membimbing, merawat, menerapkan

berbagai peraturan, memberikan tanggapan kepada anak hingga pada upaya

pembentukan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dengan harapan melalui

pola asuh ini mampu untuk menginternalisasikan nilai-nilai akhlak kepada anak

secara individu sehingga mereka memiliki akhlakul karimah dimana pun dan kapan

pun berada.

Penelitian tentang Penanaman Nilai-nilai Akhlak melalui Pola Asuh di Panti

Asuhan Yatim Putri Aisyiyah ini akan meneliti mengenai bagaimana pola asuh yang

diterapkan dalam upaya penanaman nilai-nilai akhlak dan apa saja nilai-nilai akhlak

yang ditanamkan di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Karanganyar.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil tempat di

Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Karanganyar. Dalam pengumpulan data, penulis

melakukan studi lapangan dengan metode pengumpulan data berupa wawancara,

observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deduktif yaitu

berangkat dari landasan teori kemudian disesuaikan dengan data yang diperoleh di

lapangan.

Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa Pola

asuh yang diterapkan di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Karanganyar secara

umum adalah pola asuh demokratis yang diterapkan melalui berbagai metode.

Pertama, Keteladanan melalui kegiatan sholat wajib berjamaah, kajian kajian,

puasa sunnah senin kamis, sholat tahajjud, tadarrus, kultum subuh (KulSub), menjaga

dan merawat lingkungan tempat tinggal serta ikut andilnya dalam kegiatan

kemasyarakatan. Kedua, Pembiasaan diterapkan melalui kegiatan rutin meliputi:

belajar kelompok, belajar malam, piket harian, ikut terjun dalam kegaiatan bersama

masyarakat serta pemberian amanah untuk keperluan internal panti asuhan terutama

bagi anak-anak yang sudah senior. Ketiga, Nasihat direalisasikan melalui berbagai

kegiatan seperti kajian kajian. Keempat, Hukuman diterapkan oleh pengasuh jika

terjadi suatu pelanggaran tata tertib yang sudah disepakati bersama.

Melalui pola asuh tersebut dapat diidentifikasikan bahwa nilai nilai yang

ditanamkan di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Karanganyar yaitu

Habluminallah Wa Habluminannas yang terdiri dari : Pertama, akhlak terhadap

Allah Subhanahu wa Taala. Kedua, akhlak terhadap sesama manusia. Ketiga, akhlak

terhadap lingkungan, yang dimaksud di sini adalah akhlak terhadap hewan, tumbuh

tumbuhan dan lingkungan tempat tinggal. Keempat, akhlak terhadap diri sendiri.

Kata Kunci : Penanaman Nilai-nilai Akhlak dan Pola Asuh

xiii

ABSTRACT

Parenting is the attitude or behavior of other parents or caregivers in dealing

with their children. Attitudes or behaviors in this regard concern how to educate,

guide, care for, implement various regulations, give responses to children to efforts to

form norms that apply in society. Through this upbringing, it is expected to be able to

internalize moral values to children individually so that they have akhlakul karimah

wherever and whenever they are.

Research on instill Moral Values of akhlak by attachment at orphanage of

'Aisyiyah will examine how attachment is applied in an effort to cultivate moral

values and what moral values are instilled in the' Orphanyah Karanganyar orphanage.

This research is a qualitative research, the research at the Orphanage

Aisyiyah Karanganyar. To get data, the author conducted a field study with data

colle