Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

of 69 /69
1 Direktorat Profesi Pendidik SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008 DIREKTORAT PROFESI PENDIDIK DITJEN PMPTK BUKU 1 PEDOMAN PENETAPAN PESERTA

Transcript of Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

Page 1: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

1

Direktorat Profesi Pendidik

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

DIREKTORAT PROFESI PENDIDIKDITJEN PMPTK

BUKU 1PEDOMAN PENETAPAN PESERTA

Page 2: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

2

Direktorat Profesi Pendidik

Jalur Sertifikasi Guru

A. Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio– proses pemberian sertifikat pendidik bagi guru

dalam jabatan melalui penilaian dokumen prestasi yang telah dimiliki guru selama mengajar (berdasarkan Permendiknas Nomor 18 tahun 2007).

B. Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan– proses pemberian sertifikat pendidik bagi guru

dalam jabatan melalui pendidikan selama-lamanya 2 semester (Permendiknas Nomor 40 Tahun 2007).

Page 3: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

3

Direktorat Profesi Pendidik

Pedoman Sertifikasi Guru DalamJabatan Tahun 2008

Buku 1: Pedoman Penetapan Peserta.Buku 2: Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan

melalui Penilaian Portofolio.Buku 3: Panduan Penyusunan Portopolio.Buku 4: Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan

melalui Penilaian Portofolio untuk Guru.Buku 5: Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan

Latihan Profesi Guru (PLPG).Buku 6: Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi

Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan.Buku 7: Rambu-rambu Peyusunan Kurikulum Sertifikasi

Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan

Page 4: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

4

Direktorat Profesi Pendidik

Alur Sertifikasi Guru melaluiPenilaian Portofolio

SERTIFIKAT PENDIDIK

PENILAIAN PORTOFOLIO

Lulus

UJIANPELAKSANAAN DIKLAT

Tidak Lulus

Lulus

KEGIATAN MELENGKAPI PORTOFOLIO

Lulus

GURU DALAM JABATAN S1/D4

DIKLAT PROFESI GURU

PEMBINAAAN OLEH DINAS PENDIDIKAN

KAB/KOTA

Tidak Lulus

Tidak Lulus

UJIANULANG

(2X)

Page 5: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

5

Direktorat Profesi Pendidik

Alur Sertifikasi Guru melalui JalurPendidikan

GURU DALAM JABATAN S1/D4

PKA PELAKSANAANPENDIDIKAN

UJIKOMPETENSI

REMIDI

L

TL

L

SELEKSI ADM

SELEKSI AKADEMIK

DINAS KKAB/KOTA

LPTK & DIKTI TL

PEMBINAAN

PROGRAMPENDIDIKAN

SERTIFIKAT PENDIDIK

3 x TL tlTL

Page 6: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

6

Direktorat Profesi Pendidik

PRINSIP SERTIFIKASI

1. Dilaksanakan secara objektif, transfaran, danakuntabel

2. Berujung pada peningkatan mutu pendidikannasional melalui peningkatan kompetensi dankeseahteraan guru

3. Dilaksanakan sesuai peraturan dan perundang-undangan

4. Dilaksanakan secara terencana dan sistematis5. Jumlah peserta sertifikasi ditetapkan oleh

pemerintah

Page 7: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

7

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan PesertaSertifikasi Guru

Melalui Penilaian Portofolio

Page 8: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

8

Direktorat Profesi Pendidik

SASARAN

200.000 guru

Untuk TK, SD, SMP, SMA, SMK, SLB

Page 9: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

9

Direktorat Profesi Pendidik

Persyaratan Peserta1. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau

diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi. 2. Mengajar di sekolah umum di bawah binaan Departemen

Pendidikan Nasional. 3. Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang

diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau guru yang diperbantukan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

4. Guru bukan PNS yang berstatus guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang diangkat oleh Pemda yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

5. Memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun pada satu sekolah atau sekolah yang berbeda dalam yayasan yang sama;

6. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).

Page 10: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

10

Direktorat Profesi Pendidik

Kuota Propinsia. Ditetapkan oleh Direktorat Jenderal

Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK)

b. Penetapan kuota provinsi didasarkan atas data guru yang terdapat pada SIMPTK Ditjen PMPTK.

c. Perhitungan kuota provinsi menggunakan data jumlah guru keseluruhan pada masing-masing provinsi, tanpa memperhatikan latar belakang pendidikan (kualifikasi akademik) guru.

Penetapan Kuota

Page 11: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

11

Direktorat Profesi Pendidik

Rumus perhitungan kuotaKUOTA PROPINSI:

KP = jumlah kuota provinsiGP = jumlah guru seprovinsiGN = jumlah guru nasionalTN = jumlah target sertifikasi nasional per tahun.

GPKP = ----------x TN

GN

KUOTA KAB/KOTA:

KK = jumlah kuota kab/kotaGK = jumlah guru S1/D4kab/kotaGP = jumlah guru S1/D4provinsiKP = jumlah kuota provinsi

GKKK = ----------x KP

GP

GSpKSp = ----------x KK

GK

KUOTA SATUAN PENDIDIKAN:

KSp = jumlah kuota satuan pendidikanGSp = jumlah guru S1/D4satuan pendidikanGP = jumlah guruS1/D4 kabupaten/kotaKK = jumlah kuota kabupaten/kota

Page 12: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

12

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Kuota

Contoh Perhitungan Kuota Provinsi

Page 13: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

13

Direktorat Profesi Pendidik

2006 2007 2008 Total

1 DKI Jakarta 662 7,889 8,486 17,037 2 Jawa Barat 2,044 18,964 21,534 42,542 3 Jawa Tengah 3,293 26,180 29,960 59,433 4 DI. Yogyakarta 407 4,093 4,530 9,030 5 Jawa Timur 5,904 25,791 31,399 63,094 6 Nanggroe Aceh D. 498 4,007 4,605 9,110 7 Sumatera Utara 788 11,317 12,405 24,510 8 Sumatera Barat 270 5,971 5,357 11,598 9 R i a u 315 4,454 4,920 9,689

10 J a m b i 273 2,946 3,322 6,541 11 Sumatera Selatan 220 3,697 4,072 7,989 12 Lampung 483 7,361 8,075 15,919 13 Kalimantan Barat 164 3,861 4,210 8,235 14 Kalimantan Tengah 157 2,148 2,400 4,705 15 Kalimantan Selatan 254 3,616 4,012 7,882 16 Kalimantan Timur 165 2,665 2,912 5,742 17 Sulawesi Utara 172 2,530 2,779 5,481 18 Sulawesi Tengah 204 3,062 3,357 6,623 19 Sulawesi Selatan 867 8,100 9,095 18,062 20 Sulawesi Tenggara 138 2,360 2,570 5,068 21 Maluku 63 1,821 1,980 3,864 22 B a l i 532 3,488 4,062 8,082 23 NTB 458 4,707 4,264 9,429 24 NTT 150 3,939 4,279 8,368 25 Papua 140 2,054 1,233 3,427 26 Bengkulu 165 1,488 1,695 3,348 27 Maluku Utara 65 707 802 1,574 28 Banten 837 6,198 7,200 14,235 29 Bangka Belitung 56 1,155 1,255 2,466 30 Gorontalo 65 2,098 1,200 3,363 31 Kepulauan Riau 44 336 390 770 32 Irian Jaya Barat 60 412 486 958 33 Sulawesi Barat 87 1,035 1,154 2,276

20,000 180,450 200,000 400,450

KUOTA SERTIFIKASI GURU (2006 - 2008)

KuotaNo Propinsi

Page 14: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

14

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Kuota

Kuota Kabupaten/Kota.a. Dihitung oleh dinas pendidikan kabupaten/kota dan

dinas pendidikan provinsi bersama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

b. Penghitungan didasarkan atas jumlah guru S1/D4c. Meliputi kuota PNS dan bukan PNS, serta kuota per

jenis dan jenjang pendidikan TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SLB

d. Proporsi kuota guru PNS dan bukan PNS disesuaikan dengan proporsi jumlah guru pada masing-masing daerah– PNS minimal 75% dan maksimal 85%– bukan PNS minimal 15% dan maksimal 25%– apabila kuota guru bukan PNS tidak terpenuhi, maka dinas

pendidikan kabupaten/kota mengusulkan pemindahan kuota bukan PNS ke kuota PNS ke Ditjen PMPTK melalui dinas pendidikan provinsi disertai kelengkapan data pendukung.

Page 15: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

15

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Kuota

Kuota Kabupaten/Kota (lanjutan)

e. Ditetapkan melalui kesepakatan dan disahkan bersama antara dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, dan LPMP

f. Hasil kesepakatan yang telah ditandatangani bersama dikirim ke Ditjen PMPTK cq. Direktorat Profesi Pendidik.

Page 16: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

16

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan KuotaContoh Perhitungan Kuota Kab/Kota

Page 17: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

17

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Kuota

Kuota Satuan Pendidikan• Dihitung oleh kabupaten/kota

Page 18: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

18

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan KuotaContoh Perhitungan Kuota Satuan Pendidikan

Page 19: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

19

Direktorat Profesi Pendidik

Format Penetapan Kuota

PROVINSI : ________________________

JUMLAH SMK SMA SMP SLB SD TK JML SMK SMA SMP SLB SD TK TANDATANGAN TOTAL

BUKAN PNSPNSKAB / KOTANO

_________, _______ 2008

Kepala LPMP ________Kepala Dinas PendidikanPropinsi ____________

____________________NIP _________________

____________________NIP _________________

KUOTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

Page 20: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

20

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Peserta Beberapa hal yang perlu diperhatikana. Penetapan peserta untuk TK, SD, SMP, SMA, dan

SMK oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b. Penetapan peserta untuk SLB oleh Dinas Pendidikan

Provinsi.c. Guru yang diranking hanya guru yang memenuhi

persyaratan yaitu memiliki ijasah S1/D4 dan NUPTK.d. Guru berprestasi peringkat 1 tingkat provinsi dan

peringkat 1, 2, dan 3 tingkat nasional, dan guru yang mendapat penghargaan internasional yang belum mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio dan jalur pendidikan pada tahun 2007, dicalonkan menjadi peserta tahun 2008.

Page 21: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

21

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Peserta

e. Guru yang sudah mengikuti sertifikasi tahun 2006 dan 2007 tidak termasuk dalam daftar calon peserta.

f. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah, guru, pengawas, PGRI, dan asosiasi profesi guru lainnya.

g. Mengikuti prosedur yang telah ditetapkan yaitu meranking guru calon peserta berdasarkan urutan kriteria penetapan peserta.

h. Menggunakan data individu guru pada masing-masing wilayah yang telah diverifikasi.

i. Tidak memberikan kuota ke sekolah-sekolahj. Hasil penetapan peserta diumumkan secara terbuka

melalui pertemuan dengan kepala sekolah, media masa, papan pengumuman di LPMP/Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, atau media lain.

Page 22: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

22

Direktorat Profesi Pendidik

Urutan Prioritas Penetapan Peserta

• Menggunakan sistem ranking, bukan seleksi atau tes.

• Urutan prioritas penetapan peserta: a. masa kerja sebagai guru, b. usia, c. pangkat/golongan (bagi PNS), d. beban mengajar, e. tugas tambahan, dan f. prestasi kerja.

Page 23: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

23

Direktorat Profesi Pendidik

Tahapan Penetapan Peserta• Penetapan calon peserta

– TK, SD, SMP, SMA, SMK oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota

– SLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi• Tahapan

– Mendata guru berprestasi peringkat 1 tingkat provinsi, peringkat 1, 2, dan 3 tingkat nasional dan guru yang memperoleh penghargaan tingkat internasional yang belum mengikuti sertifikasi guru.

– Mengelompokkan data guru yang memenuhi persyaratan menurut status guru (PNS/bukan PNS) serta jenis dan jenjang pendidikan (TK, SD, SLB, SMP, SMA, SMK).

– Menyusun daftar urut guru

Page 24: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

24

Direktorat Profesi Pendidik

Tahapan Penetapan Peserta (lanjutan)

– Menetapkan guru• Prioritas: guru berprestasi peringkat 1 tingkat

provinsi, peringkat 1, 2, dan 3 tingkat nasional dan guru yang memperoleh penghargaan tingkat internasional

• Sisa kuota per jenis dan jenjang pendidikan ditetapkan berdasarkan urutan prioritas penetapan peserta,

– Ketentuan lain bahwa guru yang ditetapkansebagai peserta sertifikasi harus:• sesuai dengan kriteria dan urutan prioritas,• masih aktif mengajar, • Pada tahun 2008 tidak akan dialihtugaskan pada

jabatan lain baik fungsional maupun struktural.

Page 25: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

25

Direktorat Profesi Pendidik

Contoh Daftar Urut

Page 26: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

26

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Pilihan Bidang Studi

• Penetapan bidang studi merupakan hal yang terpenting bagi guru,

• Guru yang profesional seharusnya disertifikasi dalam bidang studi yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

• Banyak guru ditugaskan oleh kepala sekolah mengajar bidang studi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya(mismatch).

Page 27: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

27

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Pilihan Bidang Studi

• Guru yang mismatch harus menetapkan pilihan bidang studi sebelum mengikuti sertifikasi. – sesuai ijazah S1/D-IV yang dimiliki, atau – sesuai dengan bidang studi yang diampu selama ini.

• Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:– Latar belakang pendidikan yang dimiliki.– Kompetensi bidang studi yang paling dikuasai. – Kelengkapan dokumen portofolio yang dimiliki. – Konsisten terhadap pilihannya

Page 28: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

28

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan PesertaSertifikasi Guru

Melalui Jalur Pendidikan

Page 29: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

29

Direktorat Profesi Pendidik

Sasaran

1.500 guru Untuk satuan pendidikan

SD dan SMP

Page 30: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

30

Direktorat Profesi Pendidik

Persyaratan Peserta1. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau

diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi.

2. Mengajar di sekolah umum di bawah binaan Departemen Pendidikan Nasional.

3. Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah atau guru yang diperbantukan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

4. Guru bukan PNS, yaitu guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

5. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

6. Memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun dengan usia maksimal 40 tahun pada saat mendaftar.

Page 31: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

31

Direktorat Profesi Pendidik

Persyaratan Peserta, lanjutan

7. Guru SD: guru kelas dan guru Pendidikan Jasmani.– Guru kelas diutamakan memiliki latar belakang pendidikan

S1 PGSD atau S1 kependidikan lainnya, – Guru Pendidikan Jasmani diutamakan yang memiliki latar

belakang S1 keolahragaan.8. Guru SMP diutamakan yang mengajar sesuai dengan

latar belakang pendidikannya bidang studi: – PKn, – Bahasa Indonesia, – Bahasa Inggris, – Matematika, – IPA, – IPS, – Kesenian, – Pendidikan Jasmani, dan – Bimbingan Konseling.

Page 32: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

32

Direktorat Profesi Pendidik

9. Memiliki prestasi akademik/non akademik dan karya pengembangan profesi di tingkat kabupaten/kota, provinsi, atau nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun organisasi/lembaga;

10. Bersedia mengikuti pendidikan selama 2 semester dan meninggalkan tugas mengajar;

11. Disetujui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dengan pertimbangan proses pembelajaran di sekolah tidak terganggu;

Persyaratan Peserta, lanjutan

Page 33: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

33

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Peserta

• Proses berjenjang:– seleksi administrasi oleh Dinas Pendidikan

Kabupaten/Kota, dan – seleksi akademik oleh LPTK difasilitasi oleh Direktorat

Ketenagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

• Beberapa hal yang perlu diperhatikan– Kelengkapan dokumen peserta,– Calon peserta tidak terdaftar sebagai peserta

sertifikasi melalui jalur penilaian portofolio.

Page 34: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

34

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Peserta

• Tahapan Seleksi Peserta:– Seleksi administrasi oleh dinas pendidikan

kabupaten/kota– Seleksi akademik oleh LPTK

Page 35: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

35

Direktorat Profesi Pendidik

Penetapan Peserta

Kriteria seleksi administrasi:a. Prestasi akademik:

• adalah prestasi yang dicapai guru dalam pelaksanaan tugasnya yang mendapat pengakuan dari lembaga/panitia penyelenggara, tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional:• lomba dan karya akademik (juara lomba atau penemuan

karya monumental di bidang pendidikan atau nonkependidikan),

• pembimbingan teman sejawat (instruktur, guru inti, tutor), dan

• pembimbingan siswa kegiatan ekstra kurikuler (pramuka, drumband, mading, karya ilmiah remaja-KIR, dan lain-lain).

Page 36: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

36

Direktorat Profesi Pendidik

(Kriteria seleksi administrasi)b. Karya pengembangan profesi

• adalah hasil karya guru yang menunjukkan adanya upaya pengembangan profesi meliputi hal-hal sebagai berikut.• Buku yang dipublikasikan (tingkat kabupaten/kota,

provinsi, atau nasional); • Artikel yang dimuat dalam media jurnal/majalah/buletin

yang tidak terakreditasi, terakreditasi, dan internasional; • Reviewer buku, penulis soal EBTANAS/UN; • Modul/buku cetak lokal (kabupaten/kota) yang minimal

mencakup materi pembelajaran selama 1 (satu) semester; • Media/alat pembelajaran dalam bidangnya; • Laporan penelitian tindakan kelas, PTK • individu/kelompok); dan • Karya seni (patung, rupa, tari, lukis, sastra, dan lain-lain).

Penetapan Peserta

Page 37: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

37

Direktorat Profesi Pendidik

a. Dokumen Pendaftaran:

1.Biodata peserta sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan

2.Format isian calon peserta sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan

3.Foto kopi ijazah S1/D-IV yang sudah dilegalisasi oleh perguruan tinggi.

4.Surat keterangan sebagai guru PNS (guru pegawai negeri sipil yang diangkat oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah) dari kepala sekolah.

Seleksi Administrasi(oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota)

Page 38: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

38

Direktorat Profesi Pendidik

5. Surat keterangan sebagai guru bukan PNS (guru tetap pada satuan pendidikan tempat yang bersangkutan mengajar) dari kepala sekolah dan/atau yayasan.

6. Surat keterangan yang menyatakan memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun, dilengkapi SK pengangkatan sebagai guru.

7. Surat pernyataan kesediaan mengikuti pendidikan dan meninggalkan tugas mengajar yang ditandatangani oleh yang bersangkutan dan kepala sekolah.

8. Surat persetujuan/izin dari kepala dinas pendidikan kabupaten/kota.

Seleksi Administrasi(oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota) lanjutan

Page 39: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

39

Direktorat Profesi Pendidik

Seleksi Administrasi(oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota) lanjutan

9. Bukti prestasi yang dapat berupa:a. Fotokopi sertifikat/piagam/surat keterangan tentang

prestasi guru yang telah dilegalisasi oleh kepala sekolah.b. Buku, modul, artikel, laporan penelitian yang relevan

dengan pendidikan atau media/alat pembelajaran. c. Surat keterangan/sertifikat/piagam penghargaan mengenai

prestasi akademik/non akademik dan karya pengembangan profesi di tingkat kabupaten/kota, provinsi, atau nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun organisasi/lembaga yang dilegalisasi atasan.

d. Surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang tentang pembimbingan teman sejawat atau siswa yang telah dilegalisasi oleh kepala sekolah.

Page 40: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

40

Direktorat Profesi Pendidik

Seleksi Administrasi(oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota) lanjutan

b. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan skoring penilaian administrasi menggunakan Format pada Lampiran 7

c. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengirimkan:– daftar ranking pendaftar setiap bidang studi dalam

bentuk cetakan (hardcopy) dan file (softcopy) menggunakan format pada Lampiran 8

– dokumen peserta ranking pertama dan kedua pada tiap-tiap bidang studi, (untuk guru SD tidak boleh kedua-duanya guru Penjas Orkes) ke Direktorat Ketenagaan, Ditjen Dikti di …..

Page 41: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

41

Direktorat Profesi Pendidik

Direktorat Ketenagaan, Ditjen Dikti Komplek Depdiknas Gedung D Lantai 5

Jl. Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta 10002

Telp/Fax 021-57946052 Email: subditppk@ditnaga_dikti.org

[email protected]

Page 42: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

42

Direktorat Profesi Pendidik

Biaya Sertifikasi

• Biaya diserahkan ke peserta– Biaya hidup 12.000.000/tahun– Buku 2.400.000/tahun– Transportasi (pergi-pulang)

• Biaya dikelola LPTK– PPL– Asuransi Kesehatan– Penyelenggaraan

Page 43: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

43

Direktorat Profesi Pendidik

Contoh Format Isian

Page 44: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

44

Direktorat Profesi Pendidik

Page 45: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

45

Direktorat Profesi Pendidik

Page 46: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

46

Direktorat Profesi Pendidik

Page 47: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

47

Direktorat Profesi Pendidik

Skor Penilaian Dokumen

Page 48: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

48

Direktorat Profesi Pendidik

Page 49: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

49

Direktorat Profesi Pendidik

Page 50: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

50

Direktorat Profesi Pendidik

Seleksi Akademik oleh LPTK

• Berdasarkan dokumen yang dikirim oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti membagi penyebaran calon peserta ke LPTK sesuai dengan daerah asal calon peserta.

• Dikti menetapkan kuota untuk setiap LPTK. • LPTK dengan difasilitasi Direktorat Ketenagaan

Ditjen Dikti melakukan seleksi akademik dan menetapkan peserta sesuai kuota.

Page 51: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

51

Direktorat Profesi Pendidik

Mekanisme Kerja Penetapan Peserta, Pemberian Nomor Peserta, dan Pengiriman Format A1 Sertifikasi Guru melalui Penilaian

Portofolio

Page 52: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

52

Direktorat Profesi Pendidik

Pemberian Nomor Peserta Sertifikasi• Nomor peserta sertifikasi adalah nomor identitas yang

dimiliki peserta sertifikasi guru jalur penilaian portofolio. • Nomor ini akan digunakan terus oleh peserta selama

pelaksanaan sertifikasi sampai guru tersebut mendapat sertifikat pendidik.

• Nomor peserta ini spesifik untuk masing-masing peserta, oleh karena itu nomor peserta tidak boleh salah dan harus diingat.

• Langkah-Langkah Pemberian Nomor Peserta– LPMP menyusun nomor peserta berdasarkan jumlah kuota

kabupaten/kota (sesuai format dan contoh sebagaimana – LPMP memberikan sejumlah nomor peserta tersebut kepada

masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. – Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota memberikan nomor peserta

tersebut kepada guru yang telah ditetapkan.

Page 53: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

53

Direktorat Profesi Pendidik

Rumusan Kode Nomor Peserta

Page 54: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

54

Direktorat Profesi Pendidik

• Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memberikan nomor urut peserta (khususnya digit 10 s.d 14):– Nomor urut peserta untuk masing-masing kabupaten/kota

dimulai dari angka 1 dan berakhir dengan angka sesuai jumlah kuota kabupaten/kota.

• Contoh: Kabupaten Y memiliki kuota 279, maka monor urut pesertanya adalah 00001 s.d. 00279.

• Cara mengurutkan nomor peserta dimulai dari jenjang: – TK PNS - TK bukan PNS – SD PNS - SD bukan PNS – SMP PNS - SMP bukan PNS – SMA PNS - SMA bukan PNS– SMK PNS - SMK bukan PNS– SLB PNS - SLB bukan PNS

Page 55: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

55

Direktorat Profesi Pendidik

Page 56: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

56

Direktorat Profesi Pendidik

Page 57: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

57

Direktorat Profesi Pendidik

Pengendalian Program• Ruang Lingkup Pengendalian

– Pendataan guru per sekolah per kabupaten/kota– Jadwal persiapan dan pelaksanaan program– Penetapan kuota kabupaten/kota– Mekanisme dan prosedur penetapan calon guru peserta

sertifikasi– Proses penetapan peserta sertifikasi guru di provinsi dan

kabupaten/kota– Mekanisme pemberian nomor peserta sertifikasi guru oleh LPMP– Sosialisasi dan pemberian format-format ke guru peserta

sertifikasi guru– Pelaporan dari pihak yang terlibat (akademis dan keuangan)– Pemantauan dan evaluasi program oleh LPMP– Laporan hasil pemantauan dan evaluasi program merupakan

bahan masukan kepada pimpinan sebagai bahan kebijakan selanjutnya

Page 58: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

58

Direktorat Profesi Pendidik

Pelanggaran dan Sanksi• Sumber informasi

– surat resmi– telepon– surat elektronik (e-mail)– laporan langsung

• SOP– Informasi pelanggaran– Klarifikasi informasi– Pemberian sanksi

• Kartu laporan pelanggaran

Page 59: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

59

Direktorat Profesi Pendidik

Page 60: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

60

Direktorat Profesi Pendidik

Page 61: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

61

Direktorat Profesi Pendidik

Page 62: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

62

Direktorat Profesi Pendidik

Page 63: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

63

Direktorat Profesi Pendidik

Page 64: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

64

Direktorat Profesi Pendidik

Tulislah nama terang dan tanda tangan Anda dengan balpoin. Tanda tangan jangan sampai keluar dari kotak yang tersedia.

Isilah nama sekolah dan kabupaten/kota tempat Anda bertugas dengan tulisan biasa, bukan huruf cetak. Kemudian salinlah dengan balpoin pada tempat yang tersedia pernyataan:Dengan ini saya menyatakan bahwa data yang diisikan dalam formulir ini adalah benar.

Page 65: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

65

Direktorat Profesi Pendidik

Unit Pelayanan Masyarakat (UPM)

• UPM berfungsi sebagai berikut.– Pusat informasi umum tentang pelaksanaan

sertifikasi guru. – Mediator antara masyarakat dan guru dengan

penyelenggara sertifikasi guru.– Pusat pelayanan masyarakat (internal dan

eksternal) tentang pelaksanaan sertifikasi guru.

Page 66: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

66

Direktorat Profesi Pendidik

Page 67: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

67

Direktorat Profesi Pendidik

Alamat LayananDirektorat Profesi Pendidik, Ditjen PMPTKUp. Subdit Program Komplek Depdiknas, Gedung D Lantai 14Jl. Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta 10002Telp. 021-57974121, 021-57974122E-mail : [email protected]

Direktorat Ketenagaan, Ditjen Dikti Komplek Depdiknas, Gedung D Lantai 5 Jl. Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta 10002Telp 021-57946053 Fax 021-57946052 Email: [email protected][email protected]

Page 68: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

68

Direktorat Profesi Pendidik

Website

www.sertifikasiguru.orgwww.sergur.ditnaga-dikti.org

Page 69: Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2008

69

Direktorat Profesi Pendidik

TERIMA KASIH