Modul Sejarah Pembentukan Bumi Dan Tata Surya

Click here to load reader

  • date post

    03-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    70
  • download

    7

Embed Size (px)

description

ffgfghhjhggggggggggggggggggggggggjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjj

Transcript of Modul Sejarah Pembentukan Bumi Dan Tata Surya

MODUL SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI DAN TATA SURYA

Setelah mempelajari kegiatan belajar 1 ini, Anda diharapkan dapat:1. menjelaskan beberapa teori pembentukan tata surya2. menyebutkan tata surya dan menjelaskan masing-masing planet3. menjelaskan kedudukan bumi dalam tata surya

Modul 1 telah menjelaskan kepada kita tentang obyek ilmu geografi, berikut ini merupakan modul yang menjelaskan kepada kita tentang posisi bumi, sejarah perkembangan bumi dan pembentukan muka bumi sebagai obyek utama geografi.

Tahukah Anda dimana bumi kita ini berada?, Ya, tepat sekali, bumi kita merupakan salah satu planet yang ada di tata surya.Lalu apakah tata surya itu ?, tata surya dapat kita sebut juga sebagai jagad raya. Jagad raya merupakan alam semesta yang sangat luas bahkan sampai tidak terukur dimana didalamnya mencakup berjuta-juta benda angkasa. Benda-benda angkasa tersebut diantaranya :

1.Matahari.

2.planet-planet (Mercurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto)

3.Asteriod disebut juga planetoid

4.Komet (bintang berekor)

5.Meteor (bintang beralih)

A. Teori Terbentuknya Tata Surya

Terpikirkah oleh Anda, bagaimana benda-benda angkasa tersebut dapat terbentuk ?, beberapa ahli menegemukakan teorinya dalam berbagai teori berikut ini :

1.Teori Nebula

Teori nebula dikemukakan oleh Immanuel Kant (1749-1827),menurut Kant bahwa pembentukan jagat raya diawali oleh adanya gumpalan kabut yang berputar terus-menerus sehingga pada bagian tengah kabut tersebut berubah menjadi gumpalan gas yang kemudian menjadi matahari, sedangkan kabut yang berada di sekitarnya menjadi plapnet-planet dan satelit.

2.Teori Planetasimal

Teori planetasimanl dikemukakan oleh Chamberlindan Moulton.Menurut chamberlin dan Moulton bahwa matahari telah terbentuk sejak dahulu, ketika matahari dan bintang berpapasan maka terjadi gaya grafitasi atau saling tarisk menarik antara matahari dan bintang. Massa matahari sebagian tertarik ke arah bintang dan ketika bintang bergerak menjauh maka sebagian massa matahari akan berhamburan dan membentuk planet-planet.

3.Teori Awan Debu

Teori awan debu dikemukakan oleh Carl Van Weizsaecker, teori ini menyebutkan bahwa tata surya terbentuk dari gumpalan awan gas dan debu. Salah satu gumpalan awan mengalami pemampatan sehingga partikel-partikel debu yang berada disekitarnya tertarik ke pusat awan dan membentuk gumpalan bola dan berpilin sehingga memipih dan membentuk seperti cakram dan menjadi matahari. Sedangkan bagain luar dari cakram tersebut terus berputar dan menjadi planet dan satelit.

Nah, memperhatikan teori-teori diatas, bagaimanakah menurut Anda?, lakukan diskusi lebih lanjut dengan dipandu guru.

Benda-Benda AngkasaUraian diatas telah menjelaskan kepada kita bahwa jagad raya berisi berjuta-juta benda angkasa, berjuta-juta benda angkasa tersebut membentuk keteraturan dan membentuk suatu pola-pola tertentu. Perhatikan pengertian dari istilah-itilah berikut ini untuk memahami tentang jagad raya lebih lanjut.1.Tata Surya:Sekelompok benda angkasa yang stabil mengelilingi matahari karena gaya tarik matahari sehingga membentuk satu kesatuan.

2.Bintang: Benda langit langit yang mengeluarkan cahaya.

3.Rasi bintang:Beberapa bintang yang berkelompok membentuk pola tertentu.

4.Satelit:Benda langit yang berukuran relatif lebih kecil mengelilingi benda langit yang langit.

5.Galaksi:Bintang atau materi antarbintang yang jumlahnya mencapai ribuan juta lebih.

6.Komet:Benda langit berukuran relatif kecil yang terdiri dari kepala dan ekor dan bergerak mengitari matahari dalam orbit elips.

7.Asteroid:Planet berukuran kecil yang berjumlah ribuan dan mengorbit diantara Mars dan Yupiter membentuk suatu sabuk atau sering disebut juga sebagai asteroid belt.

8Meteor:Benda angkasa yang bergerak memasuki atmosfer karena gaya tarik bumi.

Menrut Edwin Hubble (1926), galaksi-galaksi di jagad raya dapat dikelompokkan menjadi empat bentuk yaitu :

1.Bentuk Spiral

Galaksi yang berbentuk seperti huruf S dan terdiri dari tiga bagian yaitu titik pusat, lingkaran bintang dan tumpukan bintang yang selalu berbputar mengelilimgi titik pusat.

Sebagian besar (70%) dari galaksi yang adal di jagad raya berbentuk spiral.

2.Bentuk EllipsGalaksi yang berbentuk seperti bola lonjong, galaksi yangberbentuk seperti ini kurang lebih 17 %.

3.Bentuk Spiral Berbatang

Galaksi yangberbentuk seperti spiral tetapi tengahnya berbentuk seperti batang, dari kedua ujung batang keluar lingkaran spiral.

4.Bentuk Tak BeraturanGalaksi yang berbentuk tidak jelasbentuknya atau organisasinya, berjumlah sekitar 2-3 % dari total galaksi yang diketahui.

Diantara ribuan galaksi yang ada di jagad raya, maka kita perlu mengetahui lebih lanjut terhadap Galaksi Bimasakti (Milky Way).Galaksi Bimasakti merupakan galaksi dimana tata surya kita berada. Galaksi Bimasakti merupakan tatanan bintang yang berbentuk piringan dan beranggotakan 100 miliar bintang. Namun, matahari sebagai pusat tata surya kita tidak terletak di pusat galaksi. Matahari berjarak 30.000 tahun cahaya dari pusat galaksi Bimasakti. Matahari dan bintang-bintang disekitarnya mengelilingi pusat galaksi dengan kecepatan 262 km/jam dan memerlukan waktu 225 juta tahun cahay untuk sekali berputar.

B. Tata Surya

Sebelum lebih lanjut kita membahas tetang planet-planet anggota tata surya, maka kita harus memahami terlebih dahulu tentang mataharikarena matahari merupakan pusat dari tata surya kita.

1. Matahari

1.Diameter: 1,4 juta Km

2.Massa:1,99 x 10 20 Kg (332.946 x mass bumi)

3.Grafitasi:28 x lebih kuat dari pada grafitasi bumi

4.Suhu:14.000.000 C (bagian inti)

6.000 C (bagian permukaan).

Matahari merupakan salah satu bintang di jagad raya, sebagai pusat dari tata surya matahari memiliki ukuran gais tengah 100 kali lebih besar dari bumi, dan 332.946 kali massa bumi. Jika matahari diibaratkan sebagai wadah kosong, maka matahari mampu menampung lebih dari 1 juta bumi. Matahari merupakan gas yang terdiri dari hidrogen dan helium yang terdiri dari 3 bagian,yaitu :1.Bagian Inti

Bagian inti matahari terbagi menjadi 3 bagian yaitu :

a.Zona inti

Diameter zona inti 500.000 km, suhu 14 juta C. Pada zona ini terjadi reaksi fusi antara atom-atom Hidrogen menjadi Helium sehingga menghasilkan radiasi dan konveksi panas/cahaya.

b.Zona Radioaktif

Suhu pada zona ini berkisar antara 2,5 juta C, proses yang terjadi adalah aliran energi berupa pancaran (radiasi).

c.Zona Konveksi

Suhu pada zona ini berkisar antara 1,1 juta C. Pada daerah konveksi terdapat gas-gas yang tidak tembus cahaya (transparan) sehingga energi matahari tidak bisa dilewatkan secara radiasi (pancaran) tetapi yang terjadi adalah energi inti matahari terperangkap dan terjadi pengadukan hebat (konveksi / turbulensi).

2.Bagian Permukaan MatahariTebal : 320 km

Suhu : 8.000 C km

Karakteristik bagian permukaan matahari antara lain :

a.Bagian permukaan matahari tampak seperti bola putih yang berpijar disebut juga fotosfer atau cakram matahari.

b.Bagian permukaan matahar terdapat sunspot atau noda-noda hitam yang bersuhu 4.000 C. Sunspot terdiri dari dua daerah yaitu (1) daerah bayang-bayang yang gelap disebut dengan umbra, (2) daerah hampir bayang-bayang dan berwarna lebih terang disbut dengan penumbra.

c.Sunspot merupakan medan magnet yang sangat kuat, satu pasang terdiri dari dari satu noda positif (U) dan negatif (S). Gaya magnet ini menyebabkan aliran konveksi terhalang sehingga suhu sunspot lebih rendah dibanding dengan daerah sekitarnya dan berwarna gelap.

d. Sunspot merupakan pusat keaktifan matahari, pada sunspot terdapat kolom gas yang menjulang dan melengkung disebut dengan prominance, serta letupan cahaya yang menyemburkan aliran partikel-partikel bermuatan listrik daro fotosfer yang disebut dengan flare.

e.Terdapat obor kecil atau disebut fakula.

f.Terdapat granulasi fotosfer yang disebut juga sebagai granula merupakan semburan api yang menggumpal pada lapisan fotosfer kadang-kadang besar dan dahsyat.

3. Bagian Atmosfer Matahari

Atmosfer matahari merupakan lapisan matahari paling luar, atmosfer matahari terdiri dari dua lapisan yaitu :

a.Lapisan luar/mahkota (korona)Korona tersebar meluas ke angkasa dalam bentuk angin matahari (solar wind) dan mencapai orbit bumi.

b.Lapisan dalam/bawah (kromosfer).

2. Planet-Planet Tata Surya

Setelah Anda memahami tentang matahari sebagai pusat tata surya, perhatikan uraian tentang karakteristik dari anggota-anggota tata surya berikut ini :

1.Merkurius

:Merupakan planet terkecil dalam tata surya dan mempunyai jarak paling dekat dengan matahari sehingga waktu yang diperlukan untuk mengelilingi matahari lebih cepat dibanding denganplanet lain. Merkurius mengililingi matahari satu putaran selama 88 hari bumi dan masa rotasinya adalah 58,6 hari bumi. Merkurius tidak mempunyai atmosfer, pada siang hari suhu sangat tinggi yaitu 430 C dan pada malam hari suhu sangat rendah yaitu -180 C.

2.Venus

:Venus merupakan planet kedua yang terdekat dengan matahari, venus sering disebut juga sebagai bintang timur karena venus bersinar paling terang diantara planet-planet tata surya yang lain. Venus muncul pada saat fajar (3jam sebelum matahri muncul) dab 3 jam sebelum matahari tenggelam. Saat pagi hari Venus dijuluki sebagai bintang fajar/ phosporus, dan saat senja Venus dijuluki sebagai bintang senja / hesperus.Venus diselubungi atmosfer yang tebal yang terdiri dari CO2, sedikit N, H dan uap air, dan tidak terdapat air. Venus mengelilingi matahari satu putaran selama 2