Makalah Bahasa Pemrograman

of 19

  • date post

    11-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.308
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Bahasa Pemrograman

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Informatika adalah disiplin ilmu teknik yang menangani masalah transformasi atau pengolahan fakta simbolik dengan menggunakan komputer melalui proses-proses logika. Membahas tentang informatika, bahasaannya tidak akan jauh dari bahasa pemrograman atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer. Sejak dulu hingga sekarang, tentu kita mengetahui bahwa di dunia komputer terdapat beraneka ragam bahasa pemrograman. Karena begitu banyaknya jenis-jenis bahasa pemrograman, bahasabahasa tersebut juga dikelompokan berdasarkan kriteria tertentu. Ada yang mengelompokkannya menjadi 3 level bahasa yaitu: high level (Seperti Pascal dan Basic), middle level (Seperti Bahasa C), dan low level (Seperti Bahasa Assembly). Ada juga yang mengelompokkannya menjadi procedural/functional programming, object oriented programming, dan sebagainya. Namun pada dasarnya, bahasa-bahasa pemrograman tersebut memiliki bagian-bagian yang serupa. Yang membedakan hanyalah tata bahasa yang digunakan. Seperti halnya belajar bahasa Indonesia, bahasa Jawa, ataupun bahasa asing. Masing-masingnya memiliki bagian-bagian yang sama, yang membedakan hanyalah istilah/simbol yang digunakan dan dialek bahasa tersebut.

B. Rumusan Masalah Masalah yang diangkat dalam makalah ini adalah mengenai Bahasa Pemrograman. Adapun rumusan masalahnya sebagai berikut : 1. Apa itu Bahasa Pemrograman ? 2. Siapa yang mengenalkan Bahasa Pemrograman ? 3. Kapan Bahasa Pemrograman mulai dikenal ? 4. Apa saja macam-macam Bahasa Pemrograman ? 5. Mengapa Bahasa Pemrograman dibutuhkan ? 6. Kapan Bahasa Pemrograman dibutuhkan ?1

| Copyright ayolihatsini.blogspot.com

C. Batasan Masalah Masalah yang dibahas dalam makalah ini, yaitu penjelasan mengenai bahasa pemrograman, sejarah bahasa pemrograman, generasi bahasa pemrograman, macammacam bahasa pemrograman, serta fungsi dari bahasa pemrograman itu sendiri.

D. Tujuan Penulisan Terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam penulisan makalah tentang bahasa pemrograman ini. Beberapa tujuan tersebut antara lain: 1. Menenal bahasa pemrograman. 2. Mengetahui sejarah bahasa pemrograman. 3. Mengetahui generasi bahasa pemrpgraman 4. Memahami macam-macam bahasa pemrograman. 5. Memahami fungsi bahasa pemrograman.

E. Sistematika Penulisan Penulis membagi sistematika penulisan makalah ini, menjadi tiga bab. Adapun babbab dalam penulisan makalah ini dapat penulis perinci sebagai berikut : 1. Bab I Pendahuluan, di dalam pendahuluan ini penulis mengemukakan permasalahanpermasalahan yang berkaitan dengan Bahasa Pemrogramaan. 2. Bab II Isi, di dalam isi ini, penulis mengemukakan teori sebagai jawaban permasalahan-permasalahan dari rumusan masalah. 3. Bab III Penutup, sebagai penutup penulis mengemukakan kesimpulan dan saran.

2

| Copyright ayolihatsini.blogspot.com

BAB II ISI

A. Bahasa Pemrograman Bahasa adalah suatu sistem untuk berkomunikasi. Bahasa tertulis menggunakan simbol (yaitu huruf) untuk membentuk kata. Dalam ilmu komputer, bahasa manusia disebut bahasa alamiah, dimna komputer tidak bisa memahaminya, sehingga diperlukan suatu bahasa komputer. Program merupakan sekumpulan instruksi yang merupakan penyelesaian masalah. Program dmasukkan ke dalam komputer, komputer mengerjakan instruksi-instruksi di dalam program tersebut, lalu memberikan hasil atau keluaran yang diinginkan. Agar program dapat dilaksanakan oleh komputer, programtersebut harus ditulis dalam suatu bahasa yang dapat dimengerti komputer. Karena komputer adalah mesin, maka program harus ditulis dalam bahasa yang khusus dibuat untuk berkomunikasi dengan komputer. Bahasa komputer yang digunakan dalam menulis program dinamakan bahasa pemrograman. Jadi Bahasa Pemrograman yaitu kumpulan perintah-perintah bermakna, berstruktur tertentu (syntax dan semantik) yang dapat dimengerti komputer yang berguna dalam penyelesaian masalah.

B. Sejarah Bahasa Pemrograman Penemuan bahasa pemrograman di mulai bersamaan dengan kemunculan komputer itu sendiri. Bahasa pemrograman dan komputer merupakan dwitunggal yang tidak terpisahkan karena sebuah komputer hanya bisa berfungsi jika ada program. Sementara itu, sebuah program yang dibuat dengan bahasa pemrograman hanya bisa hidup dengan menggunakan komputer sebagai media. Bahasa pemrograman telah mengalami berbagai proses perkembangan. Kondisi bahasa pemrograman saat ini telah berbeda jauh dengan bahasa pemrograman di tahun 40-an. Dahulu progammer memrintah komputer secara fisik menggunakan metode pengkabelan / wiring secara manual. Metode wiring kemudian berkembang hingga menjadi bahan pemrograman sederhana. Kualitas dan fitur berkembang dan bertambah dengan pesat. Bahasa pemrograman di awal kemunculannya hanya dapat digunakan untuk satu keperluan saja/ one purpose only, tetapi kini dapat digunakan untuk bermacam-macam keperluaan. | Copyright ayolihatsini.blogspot.com3

Tokoh pertama yang di anggap memperkenalkan bahasa pemrograman pada komputer adalah Charles Babbage. Charles Babbage adalah seorang ilmuwan yang hidup di Inggris pada abad pertengahan. Beliau adalah orang yang pertama kali mendesain mesin menyerupai komputer. Mesin tersebut diisi beberapa program yang dapat berjalan di dalamnya (identik seperi bahasa assembly sekarang ini). Pembuat program tersebut adalah Byron Countess of Lovelace, putri dari Lord Byron. Komputer modern yang menggunakan tenaga listrik pertama kali diciptakan pada tahun 1940-an. Ketika itu, komputer masih menjadi barang mewah dan hanya dimiliki oleh pihak-pihak yang memerlukan perhitungan data yang sangat banyak, seperti pihak militer dan universitas. Komputer pada waktu itu berukuran sangat besar sehingga memakan banyak tempat.

Meskipun besar, komputer dianggap lambat menjalankan proses komputasi. Di awal penciptaannya hanya sedikit tokoh yang menyarankan untuk membuat program pada komputer. Dunia pemrograman kemudian mengalami perkembangan yang sangat pesat setelah ditemukan komponen-komponen elektronika. Penggunaan komponen elektromika menyebabkan komputer menjadi komputer berukuran kecil karena ditemukannya teknologi Integrated Circuit (IC) dan teknologi pembuatan chip lainnya. Selain ukuran yang mengecil, kelebihan komputer setelah revolusi elektronika terdapat pada kemampuan komputasinya yang meningkat tajam. Oleh karena itu kemampuannya meningkat, secara otomatis komputer mampu menangani pemrosesan algoritma dangan lebih cepat. Hal tersebut mendorong di buatnya berbagai macam bahasa pemrograman tingkat tinggi.

C. Generasi Bahasa Pemrograman 1. Generasi Pertama : Bahasa Mesin Bahasa Mesin adalah bahasa internal komputer yang mengeksekusi secara langsung tanpa terjemahan (translation) Disebut generasi pertama karena merupakan jenis yang paling awal dikembangkan, tahun 1940-an dan awal 1950-an semua program harus dikodekan dalam bahasa mesin.4

| Copyright ayolihatsini.blogspot.com

Pemrograman dalam bahasa mesin : a. Akan menyita waktu dan kondusif untuk membuat kesalahan b. Berbeda untuk setiap jenis komputer, sehingga bergantung pada komputer dan tidak standar

2. Generasi Kedua : Bahasa Assembly Penggunaan komputer secara komersial tahun 1950-an mengakibatkan dikembangkannya bahasa assembly. Ciri-ciri bahasa assembly : a. Kode ditandai dengan nama yang mudah diingat sepert ADD, SUB, dan MULT. b. Alamat penyimpanan (storage addresses) nyata di mana data ditempatkan dapat didefinisikan dengan nama-nama seperti AMT1 dan AMT2 untuk memudahkan rujukan.

3. Generasi Ketiga : Bahasa Tingkat Tinggi Penggunaan komputer dalam bisnis berkembang sangat dramatis pada tahun 1950-an. Bahasa mesin dan assembly terlalu sulit, sehingga muncul third-generation languages (3GLs) yang lebih mudah untuk program dan portable. Disebut tingkat tinggi karena mudah dipelajari dan program tingkat tinggi memerlukan proses penerjemahan oleh komputer yang sangat rumit yang disebut compiler dan interpreter. Contoh bahasa tingkat tinggi, diantaranya FORTRAN (FORmula

TRANslator), Cobol, Pascal, Basic, Modula-2, ADA, Object-oriented programming laguage. Bahasa C disebut bahasa tingkat menengah karena format instruksinya dengan bahasa tingkat tinggi sekaligus bisa berinteraksi sekaligus bisa berinteraksi langsung dengan hardware.

4. Generasi Keempat Ciri-ciri : a. Mudah untuk dipelajari dan dipahami b. Tepat untuk pengaksesan database c. Memfokuskan pada memaksimalkan produktivitas manusia dari pada5

minimasasi waktu computer | Copyright ayolihatsini.blogspot.com

d. Nonprosedural e. Tersedia dalam software paket yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi yang diinginkan Contoh generasi keempat, diantaranya Query language seperti SQL (structured query language), QBE (query-by-example), dan INTELLECT, Report generator.

5. Generasi Kelima Sering digunakan untuk akses database atau membuat sistem pakar (expert system) atau knowledge-based system. Dalam konsep ditunjukkan untuk bahasa alami (natural language) yang semirip mungkin dengan hubungan kemanusiaan. Contoh generasi keempat, diantaranya LISP dan Prolog Sekarang ini banyak sistem pakar dikodekan baik dalam LISP maupum Prolog, meski untuk hal yang sama bisa ditulis dalam C atau C++. Usaha yang sekarang dilakukan adalah memperbaiki bahasa AI (Artificial Intellegence) dengan mengkombinasikan kemampuan terbaik dari LISP dan Prolog.

D. Mengenal Macam-macam Bahasa Pemrograman 1. Bahasa Pemrograman HTML HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).

HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan fil